P. 1
Sinyal Digital

Sinyal Digital

|Views: 157|Likes:
Published by Yogi Gustriansyah

More info:

Published by: Yogi Gustriansyah on Mar 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/14/2012

pdf

text

original

Yogi Gustriansyah (03101004047

)

Pengenalan Sinyal Analog dan Digital Perkembangan teknologi pesat ini banyak yang menerapkan teknologi ini. Teknologi Sinyal Digital maupun Teknologi Sinyal Analog. Ada yang hanya menggunakan satu teknologi, ada juga yang menggunakan keduanya. Pengertian Sinyal Analog Sinyal analog / Isyarat Analog adalah sinyal data dalam bentuk gelombang yang kontinyu, yang membawa informasi dengan mengubah karakteristik gelombang. Dua parameter/ karakteristik terpenting yang dimiliki oleh isyarat analog adalah amplitude dan frekuensi. Isyarat analog biasanya dinyatakan dengan gelombang sinus, mengingat gelombang sinus merupakan dasar untuk semua bentuk isyarat analog. Gelombang pada Sinyal Analog yang umumnya berbentuk gelombang sinus memiliki tiga variable dasar, yaitu amplitudo, frekuensi dan phase. • Amplitudo merupakan ukuran tinggi rendahnya tegangan dari sinyal analog. • Frekuensi adalah jumlah gelombang sinyal analog dalam satuan detik. • Phase adalah besar sudut dari sinyal analog pada saat tertentu. Pengertian Sinyal Digital Sinyal digital merupakan sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1.Teknologi Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan, yaitu 0 dan 1, sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau/noise, tetapi transmisi dengan sinyal digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Sinyal Digital juga biasanya disebut juga Sinyal Diskret. Sistem Sinyal Digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). besarnya nilai suatu system digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat mempengaruhi nilai akurasi system digital. Teknologi Sinyal Digital ini juga memiliki kelebihan yang tidak dimiliki olehTeknologi Sinyal Analog. Diantaranya adalah dibawah ini : • Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi.

Cyntia Wulandari

Pengenalan Sinyal Digital

firmanthok. jumlah kemungkinan nilai yang terbentuk oleh kombinasi n bit adalah sebesar 2n buah. besarnya nilai suatu system lebih kebal terhadap noise karena bekerja pada level ’0′ dan ’1′. 10. dan 11.Yogi Gustriansyah (03101004047) • • • Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak mempengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri. DVD. Bit merupakan istilah khas pada isyarat digital. Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif. Kemungkinan nilai untuk 2 bit adalah sebanyak 4 (22). Sedangkan media penyimpanan sinyal analog adalah pita tape magnetik. Secara umum. tetapi transmisi dengan isyarat digital hanya mencapai jarak jangkau pengiriman data yang relatif dekat. Hardisk.web. Untuk menyimpan sinyal digital dapat menggunakan media digital seperti CD. Kemungkinan nilai untuk sebuah bit adalah 2 buah (21). berupa 00. lebih kebal terhadap perubahan temperatur. 3. System digital merupakan bentuk sampling dari sytem analog. digital pada dasarnya di code-kan dalam bentuk biner (atau Hexa). antara lain: 1. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini biasa disebut dengan bit. lebih mudah pemrosesannya. Sumber : digital.html) Sinyal Digital Sinyal digital merupakan hasil teknologi yang dapat mengubah signal menjadi kombinasi urutan bilangan 0 dan 1 (juga dengan biner). Karena kelebihan kelebihannya. 2. sinyal digital lebih mudah dibandingkan sinyal analog. Sebuah bit dapat berupa nol (0) atau satu (1). Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk. proses informasinya pun mudah. 01. (http://www. Flash Disk. Biasanya isyarat ini juga dikenal dengan isyarat diskret. 4.id/2012/01/pengenalan-sinyal-analog-dan- Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . Pada saat ini banyak teknologi-teknologi yang memakai Teknologi Sinyal Digital. cepat dan akurat. untuk menyimpan hasil pengolahan. sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau.

Dapat memproses informasi dalam jumlah yang sangat besar dan mengirimnya secara interaktif. Kelebihan ini dimanfaatkan secara optimal oleh teknologi internet. Kita bandingkan dengan system analog.255 (256 nilai : 2 pangkat 8). Sumber : (http://id. dst). Cara seperti ini disebut online di dunia cyber. Signal digital ini memiliki berbagai keistimewaan yang unik yang tidak dapat ditemukan pada teknologi analog yaitu : • • • • Mampu mengirimkan informasi dengan kecepatan cahaya yang dapat membuat informasi dapat dikirim dengan kecepatan tinggi. ada system digital dengan lebar 1 byte (8 bit). sinyal analog mudah terkena gangguan/noise. system analaog dapat menghasilkan nilai sebanyak tidak terhingga (0.org/wiki/Sinyal_Digital) Pengubahan Sinyal Analog ke Digital Dalam pengiriman sinyal melalui media transmisi. maka nilai-nilai yang dapat dikenali oleh system adalah bilangan bulat dari 0 .0.. misalnya dengan menaruhnya ke suatu website atau umumnya disebut dengan meng – upload.. Contoh kasus. sehingga di sisi penerima sinyal tersebut terdegradasi. Penggunaan yang berulang – ulang terhadap informasi tidak memengaruhi kualitas dan kuantitas informsi itu sendiri..0002.. Kelebihan informasi digital adalah kompresi dan kemudahan utnuk ditranfer ke media elektronik lain. Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital .. Informasi dapat dengan mudah diproses dan dimodifikasi ke dalam berbagai bentuk. di antara angka 0 s/d 255 -.Yogi Gustriansyah (03101004047) digital dibatasi oleh lebarnya / jumlah bit (bandwidth). jumlah bit juga sangat memengaruhi nilai akurasi system digital. Namun dengan semakin lebarnya bandwith digital (bisa hampir 3 GByte) dijaman sekarang ini membuat semakin tipisnya perbedaan antara digital dan analog system.wikipedia.

sinyal masih diterima/dikenali dalam kualitas yang sama dengan pengiriman.Yogi Gustriansyah (03101004047) Sementara untuk sinyal digital. Proses yang harus dilalui dalam metode pengubahan sinyal ini melalui beberapa tahapan. coding. quntizing. yang direalisasikan dalam bentuk Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . Dengan alasan ini. Sinyal Analog vs Digital Berikut ini adalah beberapa perbedaan dari sinyal analog dan digital : Sinyal Analog Bersifat Continue Bagus digunakan Sinyal Digital Bersifat Discrete (0 dan 1) untuk Bagus digunakan untuk tinggi Kemungkinan error kecil Perbaikan error lebih mudah Lebih tahan terhadap noise Kapasitas Informasi lebih besar Lebih mudah dilakukan modifikasi informasi Menggunakan konsep Biner/bit Lebih hemat bandwith komunikasi yang lalu lintasnya komunikasi yang lalu lintasnya rendah Kemungkinan error besar Perbaikan error sulit Mudah terkena noise Kapasitas informasi sedikit Sukar dilakukan modifikasi informasi Menggunakan konsep frekuensi Boros bandwith Signaling/Pensinyalan Berdasarkan FTP Telkom ‘96. yaitu selama diuser berbentuk analog dan selama di media transmisi berbentuk digital. keluar ide pemakaian bersama sinyal analog dan digital. pensinyalan (signaling) didefinisikan sebagai pertukaran informasi antar elemen dalam jaringan. yaitu : sampling. dan multiplexing. selama gangguan tidak melebih batasan yang diterima. Pengubahan sinyal dilakukan dengan pembagian sinyal analog (continue) menjadi sinyal biner (berbentuk bit 1 dan 0) untuk selanjutnya ditransmisikan pada media transmisi. Pembahasan lebih lengkap tentang pengubahan sinyal ini terdapat di materi PCM (Pulse Code Modulation).

Secara garis besar PCM 30 terdiri dari: Sampling dan Holding. maksudnya antar sentral atau antara sentral dengan terminal pelanggan (namun dalam pengertian umum. “antar elemen dalam jaringan”. Dalam sistem pensinyalan moderen seperti Common Channel Signaling (CCS7). mengawasi saluran (supervision) dan membubarkan hubungan (path disconnection)” adalah merupakan fungsi utama dari signaling. pengawasan saluran dan pembubaran hubungan. PCM adalah suatu teknik multiplexing yang menggunakan sistem TDM (Time Division Multiplexing).zxq.. Tujuan dari Sampling and Hold adalah mencuplik secara berkala sinyal informasi yang berupa gelombang analog. Encoding. PCM 30 dapat diartikan sebagai sejenis teknologi digital yang dapat menggandakan dari satu jalur fisik dapat disalurkan 30 percakapan sekaligus tanpa mengganggu satu sama lain (interferensi). “membangun hubungan (call set-up).net/.. dapat diambil beberapa pengertian sebagai berikut : yang dimaksud “pertukaran informasi” adalah saling mengirim pesan pensinyalan (signaling message). Kuantisasi. Kemudian dikonversikan menjadi sinyal Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . termnologi signaling lebih ditujukan kepada antar sentral). dan Multiplexing. bertujuan untuk melakukan pembentukan hubungan. disamping fungsi utama di atas. Sumber : (ibuku. Dari definisi di atas. signaling juga meliputi fungsi tambahan seperti manajemen jaringan (network management). aplikasi fitur tambahan (supplementary service). fungsi operasi & pemeliharaan (operations & maintenance) dll.Yogi Gustriansyah (03101004047) kode-kode standar yang telah disepakati./Bab%203%20(SIGNALING%20DAN%20SWITCH) PCM (Pulse Code Modulation) PCM adalah singkatan dari Pulse Code Modulation.

Kuantisasi adalah suatu konversi dari harga analog ke level-level tertentu yang mendekati. Contoh ini menggunakan 3 bit yang berarti ada 2^3 = 8 level. m2. menjadi kode biner 110 o Amplitudo pada level m7 . Setiap pulsa PAM ditempatkan pada polaritas positif atau negatif. menjadi kode biner 101 o Amplitudo pada level m6 . menjadi kode biner 100 o Amplitudo pada level m5 . Sedangkan pada PCM 30 sebenarnya menggunakan teknologi 8 bit. menjadi kode biner 001 o Amplitudo pada level m2 . dan Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . menjadi kode biner 111 Coding adalah proses mengubah sinyal PAM menjadi sinyal digital (A – D Converter). Encoding merupakan tahap pengkodean. m1.Yogi Gustriansyah (03101004047) dengan amplitudo yang rata agar bisa diubah menjadi kode-kode digital oleh rangkaian ADC (Analog to Digital Converter). Pada PCM-30 berlaku Hukum Companding-A : a. menjadi kode biner 010 o Amplitudo pada level m3 . menjadi kode biner 011 o Amplitudo pada level m4 . pada contoh ini menggunakan 3bit berarti ada 3 deret kode biner untuk tiap level yang telah dikuantisasi. sampai m7. o Amplitudo pada level m0 . Pada contoh diperoleh 8 level yaitu level m0. Metode kuantisasi dapat dilihat pada gambar di bawah ini. menjadi kode biner 000 o Amplitudo pada level m1 .

Setiap polaritas dibagi menjadi 8 segment. dan ditandai dengan huruf “WXYZ” Sehingga sinyal PAM akan berubah menjadi sinyal dengan susunan bitbitnya sbb: Dalam kaitan dengan proses kuantisasi dan coding ini. interval ke-0 s/d 15. yang ditandai dengan satu digit “1”. Menjadi satu deretan sinyal serial 2048 Kbps. dengan nomor mulai dari “0” s/d “7”. atau polaritas negatif yang ditandai dengan satu digit “0”.Yogi Gustriansyah (03101004047) ditandai dengan huruf “S” • Untuk Polaritas Positif S = 1 • Untuk Polaritas Negatif S = 0 b. yang mempunyai aturan sbb. dan ditandai dengan huruf “ABC”. yaitu polaritas positif. Setiap kanal menempati satu “Time Slot” (TS) : • TS-0 untuk FAS/Alarm • TS-1 s/d TS-15 untuk kanal telepon 1 s/d 15 • TS-16 untuk Signalling • TS-17 s/d TS-31 untuk kanal telepon 16 s/d 30. dikenal adanya hukum companding. Fungsi PCM 30 setelah A/D Converter adalah multiplexing : a. atau interval. dan ditandai dengan empat digit “0” dan/atau “1”. Methode: “Word-by-Word Interleaving” atau “Byte-by-byte Interleaving”. c. • 1 kanal signalling 64 kbps • 1 kanal FAS 64 kbps. 2. Meletakan sinyal kedalam 2 polaritas. 3. d. Menggabungkan : • 30 kanal telepon 64 kbps. Setiap Polaritas dibagi menjadi 8 segment. : 1. dengan nomer mulai dari “0” s/d “15”. yang ditandai dengan tiga digit “0” dan/atau “1”. Prinsip: Time Division Multiplexing b. dan didalam PCM-30 berlaku Hukum Companding “A”. Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . atau “Cyclic Word Interleaving” atau “Cyclic Byte Interleaving”. Setiap segment dibagi menjadi 16 sub-segment (interval). segment ke -0 s/d 7. Setiap segment dibagi lagi menjadi 16 subsegment.

9 μ S 4.5 dstnya) 11. Frame-1 s/d Frame-15 10. Frame-frame ganjil (1. Satu Multi Frame.0. pada bit-1 s/d 4.) 8. • Deretan digit “0” berturutan maksimum 3 buah. Sinkronisasi dan signaling berfungsi agar sinyal informasi yang diterima dapat diterima secara berurutan. 2. Bit Alarm (A2) sinyal 64 Kbit/s (Signalling) terletak pada bit-6 TS-16. dengan panjang waktu 1 Frame 125 μS 3. Bit Signalling (4 bit/kanal). Struktur Frame PCM-30 : 1.Yogi Gustriansyah (03101004047) Dan fungsi yang berikutnya adalah: line coding. yang polaritasnya selalu berlawan dengan digit “1” sebelumnya • Digit-0 dikodekan menjadi tegangan 0 volt. dengan panjang waktu 1 TS 3. dengan susunan 0000. Enam belas Frame. dan satu untuk signaling. Frame-frame genap (frame. 9. Bit MFAS sebanyak 4 bit. terletak pada bit-1 s/d 4 TS-16. 32 TS/Frame. dstnya. Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . 4. Bit FAS sebanyak 7 bit ( 0011011). Frame. dan bit-5 s/d 8 TS-16. *Menghitung sampling rate. Jumlah bit/Frame 256 bit 6. yaitu konversi sinyal unipolar NRZ 2048 Kbps menjadi sinyal HDB-3: • Digit “1” dikodekan menjadi tegangan positif atau negatif bergantian. dengan panjang waktu 1 Multi Frame 2 mS 2.0. 8 Bit/TS. Jumlah sampling rate minimal adalah 2 kali frekuensi maksimum. PCM 30 yang menggunakan sistem TDM ini. dan bit error rate pada PCM 30. Jumlah bit/Multi Frame 4096 bit 7. dengan panjang waktu 1 bit 488 nS 5. dibagi menjadi 32 timeslot yang ditempati oleh 30 kanal. 3. satu kanal sinkronisasi. bit rate. Bit Alarm (A1) sinyal 2 Mbit/s terletak pada bit-3 TS-0. kanal ke 16 sampai 30 menempati timeslot ke-17 sampai 30. Frame-0. Kanal pertama sampai ke 15 menempati timeslot 1 sampai 15. Sinkronisasi dan signaling masing-masing menempati timeslot ke-0 dan ke 16. bit-2 s/d 8 TS-0.

Transducer mengubah natural information (informasi dalam bentuk asli. Sinyal yang mempunyai dua keadaan ini juga biasa disebut dengan bit.com/2010/12/01/pcm-30/) Sistem Komunikasi Digital Sistem komunikasi digital adalah sebuah sistem komunikasi yang berbasis sinyal digital. Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . Maka jumlah sampling rate = 2×4000 = 8000 sample/detik. misalnya volume suara. Misal data dikirim selama 2 detik dan jumlah bit yang eror adalah 1 bit. Bit Error Rate (BER) adalah rasio bit yang error terhadap jumlah keseluruhan bit. Gambar sebuah sinyal digital yang hanya memiliki dua kemungkinan “0” dan ‘1” Konsep-Konsep Dasar Komunikasi Digital Transducer. Bit Rate = 8 x 8000 = 64000 bit/detik = 64kbps. Amplitudo adalah tinggi gelombang. Sinyal digital hanya memiliki dua keadaan. yaitu alat yang berfungsi untuk mengubah satu bentuk energi ke bentuk energi yang lain. yaitu 0 dan 1. Maka jumlah keseluruhan bit = 2s x 2048kbps = 4096kb. disimpan. BER= Bit Error/ Jumlah Bit. Dikalikan 32 karena pada PCM 30 terdapat 32 time slot. Dua hal yang paling penting jika kita membahas soal sinyal adalah amplitido dan frekuensi. sehingga tidak mudah terpengaruh oleh derau/noise. ke dalam bentuk sinyal elektrik sehingga memungkinkan untuk dapat diproses. Sinyal.wordpress. Biasanya sinyal ini juga dikenal dengan sinyal diskret. Sumber : (http://ahsanfath.Yogi Gustriansyah (03101004047) Pada PCM 30 frekuensi maksimumnya adalah 4kHz atau 4000 Hz. misalnya suara). atau ditransmisikan. Sinyal digital adalah sinyal data dalam bentuk pulsa yang dapat mengalami perubahan yang tiba-tiba dan mempunyai besaran 0 dan 1. Jadi BER = 1/4096k. PCM 30 menggunakan 8bit. Bit Rate total = 64 kbps x 32 = 2048 kbps. Oleh karena itu tiap sample dikodekan menjadi 8 bit.

Jika frekuensi yang dibawanya besar. Dan tidak seperti sinyal analog yang berubah saat di-relay.Yogi Gustriansyah (03101004047) Sedangkan frekuensi adalah jumlah gelombang yang melewati suatu titik per satu detik. Noise ini dapat berasala dari dalam peralatan komunikasi itu sendiri. Misalnya. Jika noise cukup besar. Teknologi Digital Perkembangan teknologi telah melahirkan teknologi digital. maupun dari sumber-sumber di luar alat komunikasi. Gelombang elektromagnetik adalah kumpulan seluruh frekuensi radiasi elektromagnetik. Informasi yang disimpan di dalamnya pun dapat diduplikat tanpa ada kerusakan. maka pertukaran informasi akan semakin terhambat. Disinalh terdapat hubungan antara frekuensi sinyal dan kapabilitascarriernya. Selama proses pertukaran ini. stasiun radio menggunakannya untuk melakukan siaran. Tidak seperti sinyal analog. mulai dari gelombang radio sampai sinar X sampai ke gelombang cosmic. antara lain dapat diproses oleh komputer. sinyal digital cebderung tidak Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . sinyal digital tidak bersifat terus-menerus. dan Noise. Energi elektromagnetik inilah yang kemudian membentuk spektrum yang dipergunakan untuk alat-alat komunikasi kita. Modulasi. Modulasi dapat didefinisikan sebagai penerima. Sedangkan sinyal digital menggunakan angka-angka yang sekuens untuk merepresentasikan informasi. Modulasi adalah sistem komunikasi yang sangat familiar untuk kita. apa bedanya antara sinyal analog dengan sinyal digital? Sinyal analog muncul saat terjadi perubahan dari bentuk gelombang fisikal atau gelombang cahaya menjadi sinyal elektrik. maka kapabilitas carrier juga harus cukup untuk mengakomodasinya. Lalu. informasi dalam bentuk aslinya dapat diolah. sering terjadi noise atau gangguan. Sistem Komunikasi Digital memiliki kelebihan. Selain itu banyak sinyal yang dapat di-relay dalam satu line. Karena itulah penggunaannya dibatasi oleh aturan-aturan tertentu. Bandwidth. Misalnya stasiun radio AM atau FM. Setelah sinyal diterima oleh penerima.

Terdapat tiga teknik yang bisa dipakai di dalam proses Multiplexing yaitu: Frequency Division Multiplexing (FDM) Time Division Multiplexing (TDM) Statistical Time Division Multiplexing (STDM) 3. 2. Sehingga kita dapat menciptakan efek tertentu pada gambar serta dapat juga memperbaiki kualitas gambar yang dianggap kurang baik. kebutuhan akan konstruksi dan pemeliharaan proses transmisi komunikasi akan semakin berkurang. Informasi yang berupa sinyal digital tersebut akan di distribusikan melalui sebuah saluran (kanal/channel ) komunikasi tunggal. Kemudahan Multiplexing Multiplexing adalah proses penggabungan beragam jenis informasi dalam jumlah yang sangat banyak untuk didistribusikan secara sekaligus. Contohnya adalah gambar kamera video yang telah diubah menjadi bentuk digital. informasi yang masuk akan berubah menjadi serangkaian bilangan biner yang membentuk informasi dalam wujud kode digital. Kelebihan sistem komunikasi digital Dibandingkan dengan sistem komunikasi analog. Elemen gambar tersebut dapat dimanipulasi oleh komputer. Sesuai dengan teknologi komputer masa kini Setelah melalui proses digitalisasi. sehingga dibutuhkan alat untuk mengubahnya menjadi digital. system komunikasi digital memiliki beberapa kelebihan sebagai berikut : 1. Bentuk manipulasinya bisa berupa penambahan intensitas cahaya pada gambar. Pulse pada sinyal digital akan beregenerasi. meningkatkan ketajaman gambar yang kurang fokus. Sedangkan kelemahannya misalnya masih banyaknya bentuk informasi yang analog. Keutuhan data pada saat proses transmisi Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital .Yogi Gustriansyah (03101004047) berubah. serta memperbaiki warna pada bagian tertentu dari gambar. Kode digital tersebut nantinya akan mampu dimanipulasi oleh komputer. sehingga kualitasnya tidak rusak. sehingga gambar yang ada menjadi lebih terang atau gelap. Bentuk digital tersebut mewakili element gambar (pixel). Sehingga. Nantinya saluran tunggal tersebut akan terbagi lagi menjadi saluran yang lebih kecil dan terpisah.

pada repeater station sinyal digital akan mengalami regenerasi. 5. audio. kemudahan proses enkripsi dan deskripsi terhadap sinyal digital merupakan fitur ekstra dari sistem komunikasi digital. 6. Hal tersebut terjadi karena. Sinyal-sinyal yang rusak akan digantikan oleh sinyal baru. ISDN mampu mengubah jaringan telepon analog menjadi sistem digital. karena dengan sebuah chips. praktis dan memiliki daya tahan yang lama dalam pemakaiannya. Gangguan berupa cuaca buruk dan noise tidak akan memengaruhi transmisi sinyal digital. Secara kontras. berat dan tidak praktis dapat digantikan tugasnya oleh chips tersebut. Sinyal digital tersebut akan melaui serangkaian repeater station (stasiun pengulang) yang berfungsi untuk melindungi dan memperkuat sinyal sepanjang jalur perjalanan transmisi.Yogi Gustriansyah (03101004047) Pada saat informasi dipancarkan dalam bentuk sinyal digital. Alat-alat pada teknologi digital juga lebih stabil. Teknologi ISDN ini membawa revolusi dalam cara kita berkomunikasi. terutama media yang kaya akan grafik. dan data dengan mudah. 4. walaupun telah menempuh jarak yang cukup jauh keutuhan data akan tetap terjaga. Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital . atau video atau bermacam aplikasi yang aktif di LAN. Kemudahan Enkripsi Meskipun pengguna telepon belum begitu membutuhkan sistem enkripsi data. lima kali lebih cepat daripada modem analog saat ini. ISDN dapat beroperasi mencapai kecepatan 128 kilobit/second. cepat serta dapat dilakukan dimana saja dan kapan saja (fleksibel). sinyal suara analog sangat sulit untuk dienkripsi sehingga sangat mudah untuk disadap di sepanjang jalur komunikasi. Hal tersebut menyebabkan biaya pemeliharaan menjadi lebih sedikit. ISDN dapat secara dramatis mempercepat pengiriman informasi pada internet atau LAN (Local Area Network) jarak jauh. Teknologi ISDN ISDN (Integrated Services Digital Network) dalam bahasa Indonesia yaitu jaringan telekomunikasi digital pelayanan terpadu adalah pelayanan telepon digital penuh berkecepatan tinggi. Kita dapat bertukar gambar. Efisiensi Biaya Peralatan pada teknologi digital membangkitkan produksi massal yang kemudian akan menekan biaya produksi. Hal ini dikarenakan adanya teknologi Integrated Circuit ( IC) yang kemudian akan lebih dikenal dengan sebutan chips. teknologi komputer yang sebelumnya harus menggunakan mesin dan komponen yang berukuran besar. grafik. Benda ini memberikan dampak yang signifikan.

html) Cyntia Wulandari Pengenalan Sinyal Digital .web. Sumber : (http://numb.id/e-book/bahan-ajar-sistem-komunikasi-digital.Yogi Gustriansyah (03101004047) 7. Pemrosesan Sinyal Digital Pemrosesan sinyal digital dapat diartikan sebagai proses operasi yang dilakukan pada sebuah sinyal untuk memanipulasi atau mentransformasi karakteristikkarakteristiknya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->