P. 1
Cara Kerja Mesin Mobil

Cara Kerja Mesin Mobil

|Views: 57|Likes:
Published by adhysains

More info:

Published by: adhysains on Mar 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/21/2012

pdf

text

original

Cara Kerja Mesin Mobil

Label: mesin Prinsip Kerja Tekanan gas hasil pembakaran bahan bakan dan udara akan mendorong torak yang dihubungkan dengan poros engkol menggunakan batang torak, sehingga torak dapat bergerak bolak-balik (reciprocating). Gerak bolak-balik torak akan diubah menjadi gerak rotasi oleh poros engkol (crank shaft). Dan sebaliknya gerak rotasi poros engkol juga diubah menjadi gerak bolak-balik torak pada langkah kompresi. Berdasarkan cara menganalisa sistim kerjanya, motor diesel dibedakan menjadi dua, yaitu motor diesel yang menggunakan sistim airless injection (solid injection) yang dianalisa dengan siklus dual dan motor diesel yang menggunakan sistim air injection yang dianalisa dengan siklus diesel (sedangkan motor bensin dianalisa dengan siklus otto).

Perbedaan antara motor diesel dan motor bensin yang nyata adalah terletak pada proses pembakaran bahan bakar, pada motor bensin pembakaran bahan bakar terjadi karena adanya loncatan api listrik yang dihasilkan oleh dua elektroda busi (spark plug), sedangkan pada motor diesel pembakaran terjadi karena kenaikan temperatur campuran udara dan bahan bakar akibat kompresi torak hingga mencapai temperatur nyala. Karena prinsip penyalaan bahan bakarnya akibat tekanan maka motor diesel juga disebut compression ignition engine sedangkan motor bensin disebut spark ignition engine.

di dalam ”ruang mesin” nya terdapat lecutan listrik/api dari BUSI untuk ”menyalakan” campuran bensin dan udara (oksigen). Kendaraan yang melaju di jalanan pada umumnya terbagi menjadi dua bagian besar. saat digunakan batang pompa nya akan menjadi panas. tidak diperlukan nyala listrik/api dari busi. Sementara suhunya bisa naik mencapai 500 oC (bayangkan ! minyak solar saja dapat ”meledak” pada suhu 250 oC saja) Cara kerjanya mudah. terdapat salah satu hukum yang menyatakan : ”jika volume di kecilkan (di kompresi / di mampatkan) tekanan udara akan bertambah disertai dengan bertambahnya Temperatur”. Pada mesin Diesel. Sebenarnya apa sih perbedaan keduanya yang paling mendasar? Lalu bagaimana persisnya cara kerja mesin DIESEL yang berbahan bakar SOLAR tadi? Perbedaan mendasar dari kedua jenis mesin itu adalah. dibuat ”ruangan” sedemikian rupa sehigga pada ruang itu akan terjadi peningkata suhu hingga mencapai ”titik nyala” yang sanggup ”membakar” minyak bahan bakar. kalau mesin BENSIN atau disebut juga mesin Otto (motor ledak). yaitu yang berbahan bakar BENSIN. mengapa? Ya karena udara yang di mampatkan pada saat kamu memompa ban membuat tekanan udara menjadi tinggi dan juga suhu nya. Koq bisa sama-sama meledak ya? Dalam hukum Fisika Thermodinamika (coba tanyakan pada guru kamu di sekolah deh). minyak solar yang sudah dicampur udara (seperti . Sementara pada mesin Diesel. dan berbahan bakar SOLAR . barangkali kamu yang pernah menggunakan pompa ban sepeda. Pemampatan yang biasanya digunakan hingga mencapai kondisi ”terbakar” itu biasanya 18 hingga 25 kali dari volume ruangan normal.B. Sebagai ilustrasi.

Walau cara kerjanya menjadi lebih rumit. Hasil pencampuran ini menyala dan membakar dengan cepat. Ayo. bahan bakar diesel disuntikkan ke ruang bakar dalam tekanan tinggi melalui nozzle supaya bercampur dengan udara panas yang bertekanan tinggi. jauh lebih tinggi dari rasio kompresi dari mesin bensin. Penyemprotan bahan bakar ke ruang bakar mulai dilakukan saat piston mendekati (sangat dekat) TMA untuk menghindari detonasi. Ketika udara dikompresi suhunya akan meningkat (seperti dinyatakan oleh Hukum Charles). sehingga dapat langsung membuat ”kabut solar” tadi meledak dan mendorong ”piston” yang kemudian akan menggerakkan poros-poros roda. ada yang tertarik menjadi ahli mesin? Rajin belajar dan coba sesekali ikut mengamati ayah kamu atau montir ”mengoprek” mesin mobilnya. Penyemprotan bahan bakar yang langsung ke ruang bakar di atas piston dinamakan injeksi langsung (direct injection) sedangkan penyemprotan bahan bakar kedalam ruang khusus yang berhubungan langsung dengan ruang bakar utama dimana piston berada dinamakan injeksi tidak langsung (indirect injection). Kejadian ini berulang-ulang dan tenaga yang muncul pun dapat dimanfaatkan untuk menggerakkan mobil. . Pembuat mesin diesel yang lebih maju tentu menambah di sana sini untuk memberi peningkatan kinerja dan tenaga. dan sebagainya. mesin diesel menggunakan sifat ini untuk proses pembakaran. Nah secara sederhana begitulah cara kerja mesin Diesel. tapi dasarnya tetap tidak berubah.yang keluar dari semprotan obat nyamuk) disemprotkan ke dalam ruangan yang telah ”mampat” dan bersuhu tinggi. Beberapa saat sebelum piston pada posisi Titik Mati Atas (TMA) atau BTDC (Before Top Dead Center). Udara disedot ke dalam ruang bakar mesin diesel dan dikompresi oleh piston yang merapat. singkatnya menjadi TENAGA. C. generator listrik.

Untuk meningkatkan kemampuan mesin diesel. Mesin diesel sulit untuk hidup pada saat mesin dalam kondisi dingin. Setelah mesin beroperasi pembakaran bahan bakar dalam silinder dengan efektif memanaskan mesin. Batang penghubung (connecting rod) menyalurkan gerakan ini ke crankshaft dan oleh crankshaft tenaga linear tadi diubah menjadi tenaga putar. Intercooler untuk mendinginkan udara yang akan masuk ruang bakar. . bahan bakar diesel mengental dan meningkatkan viscositas dan membentuk kristal lilin atau gel. Lainnya menggunakan pemanas "resistive grid" dalam "intake manifold" untuk menghangatkan udara masuk sampai mesin mencapai suhu operasi. Tenaga putar pada ujung poros crankshaft dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.Ledakan tertutup ini menyebabkan gas dalam ruang pembakaran mengembang dengan cepat. Ini dapat mempengaruhi sistem bahan bakar dari tanki sampai nozzle. Udara yang panas volumenya akan mengembang begitu juga sebaliknya. Cara umum yang dipakai adalah untuk memanaskan penyaring bahan bakar dan jalur bahan bakar secara elektronik. mendorong piston ke bawah dan menghasilkan tenaga linear. Beberapa mesin menggunakan pemanas elektronik kecil yang disebut busi menyala (spark/glow plug) di dalam silinder untuk memanaskan ruang bakar sebelum penyalaan mesin. membuat penyalaan mesin dalam cuaca dingin menjadi sulit. Dalam cuaca yang sangat dingin. umumnya ditambahkan komponen : Turbocharger atau supercharger untuk memperbanyak volume udara yang masuk ruang bakar karena udara yang masuk ruang bakar didorong oleh turbin pada turbo/supercharger. maka dengan didinginkan bertujuan supaya udara yang menempati ruang bakar bisa lebih banyak.

yang mengontrol suplai bahan bakar agar putaran mesin selalu para putaran yang diinginkan. Mesin bensin berbeda dengan mesin diesel dalam metode pencampuran bahan bakar dengan udara. hanya udara yang dikompresikan dalam ruang bakar dan dengan sendirinya .Untuk aplikasi generator listrik. Dasar Teori Mesin Bensin November 27.yang merupakan "komputer" dalam mesin. 2011 Andi Aryatno Tinggalkan komentar Go to comments 3 Votes Mesin bensin ataumesin Otto dari Nikolaus Otto adalah sebuah tipe mesin pembakaran dalam yang menggunakan nyala busi untuk proses pembakaran. ECM/ECU menerima sinyal kecepatan mesin melalui sensor dan menggunakan algoritma dan mencari tabel kalibrasi yang disimpan dalam ECM/ECU. dirancang untuk menggunakan bahan bakar bensin atau yang sejenis. Apabila putaran mesin turun terlalu banyak kualitas listrik yang dikeluarkan akan menurun sehingga peralatan listrik tidak dapat berkerja sebagaimana mestinya. Pada mesin diesel. komponen penting dari mesin diesel adalah governor. sedangkan apabila putaran mesin terlalu tinggi maka bisa mengakibatkan over voltage yang bisa merusak peralatan listrik. Mesin diesel modern menggunakan pengontrolan elektronik canggih mencapai tujuan ini melalui elektronik kontrol modul (ECM) atau elektronik kontrol unit (ECU) . dan mesin bensin selalu menggunakan penyalaan busi untuk proses pembakaran. dia mengontrol jumlah bahan bakar dan waktu melalui aktuator elektronik atau hidrolik untuk mengatur kecepatan mesin.

Pengapian yang tepat (besar percikan busi dan waktu penyalaan/timing ignition) . dan temperatur dalam kondisi tepat maka campuran udara dan bakar tersebut akan terbakar dengan sendirinya. memerlukan dua langkah piston dalam satu siklus proses pembakaran. tujuannya untuk mencampur udara dengan bahan bakar seproporsional mungkin. Mesin dua tak. Mesin empat tak. 2. keduanya mengalami perkembangan dari sistem manual sampai dengan penambahan sensor-sensor elektronik. ~Mobil. Hal ini dsebut EFI Aplikasi Mesin bensin sering digunakan dalam : ~Sepeda motor. bahan bakar disuntikan ke dalam ruang bakar di akhir langkah kompresi untuk bercampur dengan udara yang sangat panas. Pencampuran udara dan bahan bakar dilakukan oleh karburator atau sistem injeksi. Mesin enam tak. setiap langkah piston terjadi proses pembakaran. pada saat kombinasi antara jumlah udara. 2. Komposisi campuran udara dan bahan bakar yang sesuai. Kompresi ruang bakar yang cukup. Pada mesin bensin. pada umumnya udara dan bahan bakar dicampur sebelum masuk ke ruang bakar. 4. 5. Mesin satu tak. Sistem Injeksi Bahan bakar di motor otto terjadi diluar silinder. 3. ~Pesawat. sebagian kecil mesin bensin modern mengaplikasikan injeksi bahan bakar langsung ke silinder ruang bakar termasuk mesin bensin 2 tak untuk mendapatkan emisi gas buang yang ramah lingkungan. Mesin wankel (rotary engine/ wankel engine). memerlukan enam langkah piston dalam satu siklus proses pembakaran.udara tersebut terpanaskan. jumlah bahan bakar. Desain Tipe-tipe mesin bensin berdasarkan siklus proses pembakaran adalah : 1. memerlukan empat langkah piston dalam satu siklus proses pembakaran. 3. memerlukan satu putaran penuh rotor dalam satu siklus pembakaran. Tiga syarat utama supaya mesin bensin dapat berkerja : 1. ~Mesin untuk pemotong rumput ~Mesin untuk speedboat dan sebagainya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->