UNIVERSITAS INDONESIA

MAKALAH ILMU LINGKUNGAN TENTANG PERUBAHAN IKLIM

KELOMPOK 7

Ade Kurniawan Andri Wiyo Fajaryadi Tri Saputra Khrist Prasetya Rofa Falachudin

(1006806873) (1006807176) (1006808001) (1006808462) (1006809370)

FAKULTAS TEKNIK DEPARTEMEN TEKNIK KIMIA UNIVERSITAS INDONESIA 2012 Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 0

IPCC (Intergovermental Panel of Climate Change) (2001) menyatakan bahwa perubahan iklim merujuk pada variasi rata-rata kondisi iklim suatu tempat atau pada variabilitasnya yang nyata secara statistik untuk jangka waktu yang panjang (biasanya dekade atau lebih). angin. Istilah perubahan iklim sering digunakan secara tertukar dengan istilah ’pemanasan global’. LAPAN (2002) mendefinisikan perubahan iklim adalah perubahan rata-rata salah satu atau lebih elemen cuaca pada suatu daerah tertentu. apa tumbuhan yang kita makan dapat tumbuh. namun pemanasan global menjadi hal yang penting untuk dikaji. Pemanasan global merupakan peningkatan rata-rata temperatur atmosfer yang dekat dengan permukaan bumi dan di troposfer. atau ulah manusia yang terus menerus merubah komposisi atmosfer dan tata guna lahan. dan organisme apa yang Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 1 . Perubahan temperatur bumi dapat mengubah kondisi lingkungan yang pada tahap selanjutkan akan berdampak pada tempat dimana kita dapat hidup. bagaimana dan dimana kita dapat menanam bahan makanan.1. Selain itu juga diperjelas bahwa perubahan iklim mungkin karena proses alam internal maupun ada kekuatan eksternal. Pemanasan global terjadi sebagai akibat meningkatnya jumlah emisi Gas Rumah Kaca (GRK) di atmosfer. kondisi awan. 2000). maupun radiasi matahari. padahal fenomena pemanasan global hanya merupakan bagian dari perubahan iklim. Hal tersebut karena perubahan temperatur akan memberikan dampak yang signifikan terhadap aktivitas manusia. karena parameter iklim tidak hanya temperatur saja. Sedangkan istilah perubahan iklim skala global adalah perubahan iklim dengan acuan wilayah bumi secara keseluruhan. Meskipun pemanasan global hanya merupakan 1 bagian dalam fenomena perubahan iklim. melainkan ada parameter lain yang terkait seperti presipitasi. yang dapat berkontribusi pada perubahan pola iklim global. Naiknya intensitas efek rumah kaca yang terjadi karena adanya gas dalam atmosfer yang menyerap sinar panas yaitu sinar infra merah yang dipancarkan oleh bumi menjadikan perubahan iklim global (Budianto. PERUBAHAN IKLIM Perubahan iklim adalah berubahnya kondisi fisik atmosfer bumi antara lain suhu dan distribusi curah hujan yang membawa dampak luas terhadap berbagai sektor kehidupan manusia (Kementerian Lingkungan Hidup. 2001). Perubahan fisik ini tidak terjadi hanya sesaat tetapi dalam kurun waktu yang panjang.

berdasarkan laporan khusus dari IPCC mengenai skenario emisi (Special Report on Emission Scenarios –SRES).74oC.2oC diproyeksikan akan terjadi untuk setiap dekade pada dua dekade kedepan. Namun. Akhir tahun 1990an dan awal abad 21 merupakan tahun-tahun terpanas sejak adanya arsip data modern. Konsentrasi CO2 dalam atmosfer kita saat ini.dapat mengancam. dan tingkat karbon dioksida saat ini adalah sekitar 370 ppmv (IPCC). Tanpa adanya efek rumah kaca yang alami. Tingkat pemanasan rata-rata selama 50 tahun terakhir hampir dua kali lipat dari yang terjadi pada 100 tahun terakhir. ditambah gas-gas lainnya). selama 100 tahun terakhir (1906-2005) temperatur permukaan bumi rata-rata telah naik sekitar 0. dan gas. bahwa Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 2 . 2. kekeringan. kebanjiran bahkan mencairnya es dikutub. Kondisi atmosfer bumi yang hangat memungkinkan manusia dan mahluk hidup lainnya tumbuh dan berkembang biak. suhu di permukaan bumi akan berada pada angka -18˚C bukan seperti suhu saat ini. Aktivitas manusia telah meningkatkan konsentrasi gas rumah kaca dalam atmosfer (sebagian besar berupa karbon dioksida yang berasal dari pembakaran batu bara. Memanasnya suhu bumi memicu berbagai peristiwa seperti cuaca ekstri. Tingkat karbon dioksida sebelum masa industri (sebelum Revolusi Industri dimulai) adalam sekitar 280 ppmv. Masalahnya yang terjadi saat ini adalah konsentrasi gas rumah kaca semakin bertambah melebihi tingkat normal sehingga sebagian radiasi yang berasal dari matahari maupun permukaan bumi terjebak oleh gas-gas rumah kaca yang mengakibatkan radiasi tidak dapat ke luar angkasa dan kembali ke permukaan bumi sehingga memanaskan suhu bumi. dengan pemanasan yang lebih besar pada daratan dibandingkan lautan. Sistem kerjanya adalah dengan mengembalikan pantulan sinar matahari dari permukaan agar tetap berada dalam sistem atmosfer bumi.000 tahun. Ini artinya bahwa pemanasan global akan mengancam kehidupan manusia secara menyeluruh. PROSES PERUBAHAN IKLIM DAN KEADAAN SAAT INI Salah satu komponen iklim adalah temperatur. Peningkatan pemanasan sebesar 0. Dengan demikian. di akhir abad ke 21. minyak. Gas rumah kaca adalah salah satu kelompok gas dalam atmosfer yang dapat menjaga suhu permukaan bumi agar tetap hangat. pada dasarnya gas rumah kaca dan efeknya diperlukan untuk menjaga kehidupan di bumi. IPCC menemukan bahwa. belum pernah meningkat selama 420.

Gas rumah kaca lainnya yang menjadi kontributor utama pemanasan global adalah metana (CH4) yang dihasilkan dari aktivitas agrikultur dan peternakan (terutama dari sistem pencernaan hewan-hewan ternak). Karbon dioksida tersebut merupakan salah satu dari kontributor utama terhadap pemanasan global saat ini.konsentrasi karbon dioksida sebesar 490 – 1260 ppm (75 – 350%) di atas angka konsentrasi di masa pra industri. juga makin memperparah keadaan ini karena pohon-pohon yang mati akan melepaskan CO2 yang tersimpan di dalam jaringannya ke atmosfer. DAMPAK PERUBAHAN IKLIM Perubahan iklim merupakan sesuatu yang sulit untuk dihindari dan memberikan dampak terhadap berbagai segi kehidupan. dan gas-gas yang digunakan untuk kulkas dan pendingin ruangan (CFC). Gambar 1. Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 3 . Dampak ekstrem dari perubahan iklim terutama adalah terjadinya kenaikan temperatur serta pergeseran musim. Rusaknya hutan-hutan yang seharusnya berfungsi sebagai penyimpan CO2. Prediksi emisi CO2 dari sektor energi Indonesia tanpa upaya intervensi (Business as Usual – BAU) 3. Kenaikan temperatur menyebabkan es dan gletser di Kutub Utara dan Selatan mencair. Nitrogen Oksida (NO) dari pupuk.

Terjadinya pergeseran musim dan perubahan pola hujan. Adaptasi bisa dilakukan dengan menciptakan bibit unggul atau mengubah waktu tanam. (Murdiyarso. krisis air bersih dan kebakaran hutan. Kebakaran hutan dan lahan yang peluangnya akan makin besar dengan meningkatnya frekuensi dan intensitas El-Nino. Peningkatan suhu regional juga akan memberikan dampak negatif kepada penyebaran dan reproduksi ikan. konsentrasi es di Puncak Jayawija Papua semakin berkurang dan munculnya kondisi cuaca ekstrim yang sering yang menimbulkan bencana banjir bandang dan tanah longsor di beberapa lokasi dalam beberapa tahun terakhir.Dampak Perubahan Iklim Regional Pola musim mulai tidak beraturan sejak 1991 yang mengganggu swasembada pangan nasional hingga kini tergantung import pangan. Pada tahun 1991. Terjadinya perubahan musim di mana musim kemarau menjadi lebih panjang sehingga menyebabkan gagal panen. akibatnya Indonesia harus mengimpor beras. Naiknya permukaan air laut akan menggenangi wilayah pesisir sehingga akan menghancurkan tambak-tambak ikan dan udang di Jawa. Dampak perubahan iklim terhadap pertanian Diperkirakan produktivitas pertanian di daerah tropis akan mengalami penurunan bila terjadi kenaikan suhu rata-rata global antara 1-2o C sehingga meningkatkan risiko bencana kelaparan. Kalimantan dan Sulawesi Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 4 . Indonesia mengimpor sebesar 600 ribu ton beras dan tahun 1994 jumlah beras yang diimpor lebih dari satu juta ton (KLH. 1998). Delta Sungai Mahakam masuk ke dalam peta kawasan pantai yang rentan. Beberapa kajian dari IPCC 4AR yang menyinggung Indonesia secara spesifik antara lain : Meningkatnya hujan di kawasan utara dan menurunnya hujan di selatan (khatulistiwa). Meningkatnya muka air danau khususnya danau Toba makin susut dan mungkin danau/waduk lain di Indonesia. 2007). terutama pada sektor penyediaan pangan di daerah subtropis dan tropis. Aceh. Dampak Perubahan iklim terhadap kenaikan Muka Air Laut. Meningkatnya frekuensi kekeringan dan banjir diperkirakan akan memberikan dampak negatif pada produksi lokal. Pada musim kemarau cenderung kering dengan trend hujan makin turun salah satu dampak kebakaran lahan dan hutan sering terjadi.

Hal ini membawa banyak perubahan bagi kehidupan di bawah laut. Gejala ini sebetulnya sudah terjadi di kawasan Delta Mahakam Kalimantan Timur. Gelombang panas yang melanda Eropa tahun 2005 meningkatkan angka "heat stroke" (serangan panas kuat) yang mematikan.(UNDP.50C setiap tahunnya sampai 2050 akan memusnahkan 98% terumbu karang. infeksi salmonela. Pada pertengahan abad ini. karena itu peningkatan suhu udara per minggu akan menurunkan kasus DBD. Akibat pemanasan global pada tahun 2050 akan mendegradasi 98 persen terumbu karang dan 50% biota laut. Penduduk dengan kapasitas beradaptasi rendah akan semakin rentan terhadap diare. suhu berhubungan negatif dengan kasus DBD. gizi buruk. Penderita alergi dan asma akan meningkat secara signifikan. Faktor iklim berpengaruh terhadap risiko penularan penyakit tular vektor seperti demam berdarah dengue (DBD) dan malaria. Sehingga akan menurunkan produksi tambak ikan dan udang serta mengancam kehidupan masyarakat pesisir pantai. cumi-cumi dan rajungan. Di Maluku. nelayan amat sulit memperkirakan waktu dan lokasi yang sesuai untuk menangkap ikan karena pola iklim yang berubah. dan "hay fever" (demam akibat alergi rumput kering). Dampak perubahan iklim terhadap sumber daya air. Sementara Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 5 . ”Pemanasan global” juga memicu meningkatnya kasus penyakit tropis seperti malaria dan demam berdarah. Semakin tinggi curah hujan. Dampak perubahan iklim terhadap kesehatan. kasus DBD akan meningkat. seperti pemutihan terumbu karang dan punahnya berbagai jenis ikan. serta merubah sifat biofisik dan biokimia di zona pesisir. di Indonesia kita tak akan lagi menikmati lobster. Peristiwa ini menyebabkan terjadinya pemuaian massa air laut dan kenaikan permukaan air laut.. rata-rata aliran air sungai dan ketersediaan air di daerah subpolar serta daerah tropis basah diperkirakan akan meningkat sebanyak 10-40%. 2007). Frequensi timbulnya penyakit seperti malaria dan demam berdarah meningkat. Kenaikan temperatur menyebabkan es dan gletser di Kutub Utara dan Selatan mencair. serta berubahnya pola distribusi penyakit-penyakit yang ditularkan melalui berbagai serangga dan hewan. Kenaikan muka air laut juga akan merusak ekosistem hutan bakau. apabila suhu air laut naik 1.

permukaan tanah turun: pendirian bangunan bertingkat dan meningkatnya pengurasan air tanah telah menyebabkan tanah turun. Karena lingkungan rusak. air akan berkurang sebanyak 10-30% sehingga daerah-daerah yang sekarang sering mengalami kekeringan akan semakin parah kondisinya Dampak perubahan iklim Sektor Lingkungan Dampak perubahan iklim akan diperparah oleh masalah lingkungan. Banjir besar di Aceh.300 meninggalkan rumah.000 jiwa. Suatu penelitian memperkirakan bahwa paduan kenaikan muka air laut setinggi 0. Dampak perubahan iklim pada pemukim perkotaan Kenaikan muka air laut antara 8 hingga 30 centimeter juga akan berdampak parah pada kota-kota pesisir seperti Jakarta dan Surabaya yang akan makin rentan terhadap banjir dan limpasan badai.500 buah di antaranya rusak atau hanyut. yang 1. yakni: tiga di Jakarta – Kosambi. Penjaringan dan Cilincing. alam akan lebih rapuh terhadap perubahan iklim. Masalah ini sudah menjadi makin parah di Jakarta karena bersamaan dengan kenaikan muka air laut.Banyak wilayah lain di negeri ini juga akhir-akhir ini baru dilanda bencana banjir. Babelan dan Tarumajaya. Dampak terhadap penataan ruang dapat terjadi antara lain apabila penyimpangan iklim berupa curah hujan yang cukup tinggi. kependudukan. memicu terjadinya gerakan tanah (longsor) yang berpotensi menimbulkan bencana alam.Total kerugian ditaksir sekitar 695 juta dolar.Namun Jakarta memang sudah secara rutin dilanda banjir besar:p ada awal Februari. misalnya. Dampak perubahan iklim pada Sektor Ekonomi Semua dampak yang terjadi pada setiap sektor tersebut diatas pastilah secara langsung akan memberikan dampak terhadap perekonomian Indonesia akibat kerugian ekonomi yang harus ditanggung.2007. dan kemiskinan. berupa : banjir dan tanah longsor. dan tiga di Bekasi – Muaragembong. Dengan kata lain daerah rawan bencana menjadi perhatian perencanaan dalam mengalokasikan pemanfaatan ruang.banjir di Jakarta menewaskan 57 orang dan memaksa 422. di penghujung Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 6 .di daerah subtropis dan daerah tropis yang kering.5 meter dan turunnya tanah yang terus berlanjut dapat menyebabkan enam lokasi terendam secara permanen dengan total populasi sekitar 270.

tetapi harus menjadi upaya nasional yang melibatkan pemerintah daerah.berkenaan dengan beragam persoalan seperti pengentasan kemiskinan.tahun 2006 menewaskan 96 orang dan membuat mengungsi 110. mitigasi bisa berupa gerakan cinta lingkungan seperti pengelolaan sampah. pengelolaan bencana. Melalui mitigasi. penghijauan. usaha yang dapat dilakukan adalah mengurangi sebab pemanasan global dari sumbernya. Selanjutnya masih pada tahun itu. pemberdayaan masyarakat. re-use. serta mengucilkan 200.banjir dan longsor yang melanda Morowali. Beradaptasi terhadap perubahan iklim merupakan prioritas mendesak bagi Indonesia. Kedua istilah ini menjadi penting karena menyangkut strategi menghadapi perubahan alam. Sehingga diharapkan akan ditemukan suatu titik temu yang menjamin kelangsungan hidup manusia. bike to work. Sedangkan beradaptasi dapat dilakukan dengan melakukan penataan lansekap lingkungan. Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 7 . serta pihak swasta. Sedangkan adaptation atau adaptasi artinya penyesuaian diri. Gunanya agar laju pemanasan itu melambat. recycling dan lain-lain. menggunakan AC yang non CFC. Namun ini bukan merupakan tugas pemerintah pusat belaka. Sulawesi Utara memaksa 3. dan perencanaan tata kota. keamanan pangan. pengendalian penyakit.000 orang mengungsi ke tenda-tenda dan barak-barak darurat.000 penduduk. Pada tahun 2007 di Sinjai. 4. mengurangi penggunaan plastik. PENANGANAN MASALAH DENGAN ADAPTASI DAN MITIGASI Mitigasi dalam kamus John M. Dan pada saat bersamaan. hemat energi dan lain sebagainya. Sulawesi Selatan banjir yang berlangsung berhari-hari telah merusak jalan dan memutus jembatan. Dalam skala kecil. Seluruh kementerian dalam pemerintahan dan perencanaan nasional perlu mempertimbangkan perubahan iklim dalam program-program mereka. masyarakat umum. dan semua organisasi nonpemerintah. dapat dilakukan persiapan diri untuk beradaptasi dengan perubahan yang ada.000 orang yang kehilangan sumber penghidupan dan harta benda mereka. menjaga daerah resapan. Echols dan Hassan Shadily atinya pengurangan.

Di dalam kerangka ini mereka mengajukan dua strategi utama: mitigasi dan adaptasi . Seperti yang akan diungkap laporan ini. atau menyerapnya ke hutan atau ‘penyerap’ karbon lainnya. perubahan iklim menghambat upaya orang miskin untuk membangun kehidupan yang lebih baik bagi diri sendiri dan keluarga mereka. Semua itu memang terjadi. yang diberlakukan pada 1994.perhatian terhadap perubahan iklim terutama difokuskan pada ‘mitigasi’ dan utamanya pada upaya-upaya untuk menurunkan karbon dioksida. Itu bukan berita perubahan iklim kita yang biasa. Mitigasi meliputi pencarian cara-cara untuk memperlambat emisi gas rumah kaca atau menahannya. kerusakan lahan rawa. Air laut menyusup ke delta sungai. serta hilangnya serapan karbondioksida – yang menempatkan Indonesia sebagai penyumbang utama pemanasan global.Di tahun-tahun belakangan ini masyarakat dunia semakin meresahkan efek pemanasan global dan di awal tahun 1990an telah mengonsep United Nations Framework Convention on Climate Change (UNFCC). tetapi itu baru merupakan separuh cerita. Umumnya berita perubahan iklim di Indonesia berkisar pada soal penggundulan hutan secara besar-besaran. Kenaikan muka air laut yang dapat menggenangi ratusan pulau dan menenggelamkan batas wilayah negara Indonesia. Perubahan iklim mengancam berbagai upaya Indonesia untuk memerangi kemiskinan. Sementara itu adaptasi. bangsa Indonesia juga akan menjadi korban utama perubahan iklim dan bila kita tidak segera belajar beradaptasi dengan lingkungan yang baru ini. Anak-anak menderita kurang gizi akut. Apa yang dapat kita lakukan terhadap semua ini? Sejauh ini. serta menambah beban persoalan yang sudah di luar kemampuan mereka untuk menghadapinya. menghancurkan sumber nafkah pengusaha ikan. kebakaran hutan. Dengan demikian. tetapi bagi masyarakat termiskin. Musim tanam dan panen yang tidak menentu diselingi oleh kemarau panjang yang menyengsarakan. Banjir melanda sebagian besar jalan raya di berbagai kota besar di pesisir. prioritas yang paling mendesak adalah menemukan berbagai cara untuk mengatasi kondisi lingkungan hidup yang baru ini – Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 8 . atau memanfaatkan efek-efek positifnya. Dampaknya dapat memperparah berbagai risiko dan kerentanan yang dihadapi oleh rakyat miskin. Semua tindakan ini penting. jutaan rakyat akan menanggung akibat buruknya. yang hanya punya andil kecil saja terhadap emisi gas tersebut.mencakup cara-cara menghadapi perubahan iklim dengan melakukan penyesuaian yang tepat – bertindak untuk mengurangi berbagai pengaruh negatifnya.

Adaptasi dalam perencanaan pembangunan Yang jadi masalah saat ini adalah bahwa adaptasi dapat dilihat hanya sebagai masalah lingkungan hidup semata – dan merupakan tanggung jawab Kementerian Lingkungan Hidup. Meski mereka tidak menyebutnya dengan istilah ‘adaptasi’.beradaptasi. Berbagai persoalan besar seperti pengentasan kemiskinan. masyarakat sudah berpengalaman lama dalam beradaptasi dengan berbagai tindakan yang sudah dipraktikkan selama berabad-abad. pemberdayaan masyarakat. pengendalian penyakit. misalnya. sejak dulu sudah membangun rumah panggung. Padahal. pemeliharaan infrastruktur. perencanaan tata ruang. baik pada tingkat pusat maupun daerah. semuanya mesti ditinjau ulang dari perspektifperubahan iklim. Tantangannya adalah membuat perencanaan pembangunan menjadi ‘tangguh terhadap iklim’. Para petani di wilayah yang sering mengalami kemarau panjang sudah belajar untuk melakukan diversifikasi pada sumber pendapatan mereka. ketahanan pangan. Yang masih perlu dilakukan sekarang ini adalah mengevaluasi dan membangun di atas kearifan tradisional yang sudah ada itu untuk membantu rakyat melindungi dan mengurangi kerentanan sumber-sumber nafkah mereka. Bagaimanapun. Semua upaya ini juga harus dipadukan ke dalam berbagai upaya di tingkat masyarakat dan rumah tangga. Upaya-upaya pengentasan kemiskinan harus ditingkatkan di bidang-bidang yang khusunya rentan terhadap perubahan iklim dan dibutuhkan berbagai investasi tambahan untuk menggiatkan pengurangan risiko bencana. banyak yang telah berpengalaman dalam ‘adaptasi’ ini. semua departemen pemerintahan dan badan perencanaan nasional perlu mempertimbangkan dampak perubahan iklim ini ke dalam program masing-masing. perencanaan perkotaan. Orang-orang yang tinggal di daerah yang rawan banjir. Dampak perubahan iklim terhadap ekonomi dan pembangunan manusia harus dievaluasi secara seksama dan dipetakan. meski bahan-bahan yang digunakan Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 9 . atau bahkan berimigrasi sementara untuk mencari kerja di tempat lain. Kemudian strategi adaptasi harus diintegrasikan ke dalam berbagai rencana dan anggaran. Orang-orang yang tinggal di wilayah yang rentan banjir sejak dulu membangun rumah panggung dan banyak masyarakat masa kini masih meneruskan praktik ini. misalnya dengan menanam tanaman pangan yang lebih tahan kekeringan dan dengan mengoptimalkan penggunaan air yang sulit didapat.

dengan air memainkan peran lintas sektoral di berbagai bidang ini. Oleh karena itu. Hal ini akan mempersyaratkan suatu perubahan dalam arah pembangunan. Beberapa jenis Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 10 . masyarakat sipil.wilayah pesisir. misalnya akan perlu mempertimbangkan berbagai varietas tanaman pangan. Sejauh ini. air. Jika kita tidak mengubah pola pembangunan. Di masa lalu sebagian besar pembangunan di Indonesia didasarkan pada eksploitasi sumber daya alam – dengan manfaat ekonomi yang dinikmati di perkotaan dan biaya lingkungannya dibebankan ke wilayah pedesaan. dan wilayah pemukiman kemungkinan dapat menjadi makin sulit didapat. bahkan bermigrasi sementara untuk mencari pekerjaan di tempat lain. adaptasi hendaknya mencakup penguatan sumber-sumber penghidupan dan mengurangi kerentanannya. Pola itu harus diubah. kesehatan dan wilayah perkotaan. Mereka.maka seluruh sumber daya yang tersedia bagi rakyat – pangan. dan lokal.sudah modern seperti tiang beton atau genteng besi. para petani di Jawa berhasil menanam padi dua kali dalam setahun. secara khusus adaptasi penting dilakukan dalam bidang-bidang pertanian. Para petani yang terpapar kemarau panjang sudah belajar untuk mendiversifikasikan sumber pendapatan mereka. Di wilayah rawan longsor. Apakah itu melalui prakarsa di tingkat publik atau individual. Adaptasi dalam pertanian Di antara yang paling rentan terhadap dampak perubahan iklim adalah para petani Indonesia. Sementara adaptasi merupakan faktor vital dalam seluruh aktivitas pembangunan. Perubahan pola pembangunan ini memerlukan strategi adaptasi yang lebih luas yang melibatkan pemerintah. para petani yang sudah banyak berpengalaman mengatasi dampak buruk kejadian iklim yang ekstrem akan harus lebih banyak beradaptasi lagi di masa mendatang. kebangsaan. dan sektor swasta – memadukan antara pendekatan pada tingkat pemerintahan dan kelembagaan dengan pendekatan bottom-up yang berakar pada pengetahuan kewilayahan. orang-orang membangun tanggul penahan longsor yang kukuh. tetapi dengan perubahan iklim. Baik masyarakat di pedesaan maupun di perkotaan sudah seyogyanya menargetkan pembangunan manusia yang berkelanjutan dan ancaman perubahan iklim kini makin mendesakkan kepentingannya. panen kali kedua tampaknya akan menjadi lebih rentan. penyediaan air. menanam tanaman pangan yang tahan kekeringan dan mengoptimalkan penggunaan air yang terbatas.

Akhirnya. Mereka juga dapat beralih ke tanaman pangan yang lebih tinggi nilai jualnya meski hal ini bergantung pada kualitas benih dan masukan serta berbagai bantuan tambahan. misalnya. Caranya mungkin adalah dengan lebih banyak berinvestasi untuk irigasi dan juga dalam menampung dan menyimpan air – untuk menyeimbangkan peningkatan curah hujan di bulan April. maka mereka dapat mengganti tanaman pangan – mungkin dengan menanam kacang hijau. Mei dan Juni. Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 11 . Saat ini meski para petani ini sudah mendapatkan informasi dari Badan Meteorologi dan Geofisika. Jika. genangan air. Sementara itu mereka juga dapat melakukan penyesuaian antara menanam tanaman pangan dan memelihara ternak.tanaman pangan memiliki kapasitas adaptasi secara alamiah. Para petani juga perlu mengupayakan cara-cara untuk meningkatkan kesuburan tanah dengan bahan-bahan organik bagi tanah supaya lebih mampu menahan air – yaitu dengan menggunakan lebih banyak pupuk alamiah Prioritas lainnya adalah pengelolaan air yang lebih baik. mereka dapat menyesuaikan waktu tanam dengan turun hujan pertama. mereka akan dapat memanen hasil yang lebih baik karena tanaman pangan mereka memperoleh lebih banyak unsur penyubur. Para petani juga mungkin dapat menggunakan varietas yang lebih mampu bertahan terhadap kondisi yang ekstrem – kemarau panjang. Para petani mungkin akan lebih tangguh menghadapi perubahan iklim bila mereka memiliki perkiraan cuaca yang akurat dan tahu bagaimana harus merespon perubahan itu.mungkin dengan bermigrasi sementara ke daerah lain atau ke kota lain. Suatu prakarasa untuk menjembatani hal ini adalah Sekolah Lapang Iklim seperti yang diadakan di Indramayu yang bertujuan menerjemahkan perkiraan ilmiah iklim ke dalam bahasa petani yang lebih sederhana dan melatih para petani untuk merespon. Agustus. seperti jenis padi hasil persilangan yang berbunga pada waktu dini hari sehingga dimungkin terhindar dari suhu lebih tinggi di siang hari. dan September. dengan penurunan curah hujan di bulan Juli. mereka mungkin tidak tahu bagaimana menginterpretasikan informasi itu. intrusi air laut – atau berbagai varietas padi yang lekas matang yang cocok untuk musim hujan yang lebih pendek. dapat beradaptasi dengan bekerja di bidang non-tani. para petani yang tengah menghadapi atau sudah mengalami tahun gagal panen. Atau jika mereka tahu tahun itu akan menjadi tahun kemarau. dan bukan padi.

dengan menyediakan pengetahuan baru atau peralatan baru atau mencarikan teknologiteknologi baru. Adaptasi untuk wilayah perkotaan Di seluruh wilayah negeri ini. kita membutuhkan berbagai strategi yang lebih handal untuk mengurangi risiko perubahan iklim.Dalam berbagai kasus seperti ini. Adaptasi untuk bidang kesehatan Dengan lingkungan hidup yang lebih sulit nanti. maka diperlukan suatu sistem pengawasan kesehatan yang lebih handal untuk memonitor penyebaran penyakit seperti malaria dan deman berdarah dengue. entah itu karena tanah garapan mereka tidak subur. Adaptasi untuk penyediaan air Kita akan perlu menerapkan pengelolaan sumber air yang lebih terpadu – dengan melestarikan ekosistem disertai perbaikan waduk-waduk dan infrastruktur lainnya. Selain itu.Dan karena iklim yang lebih panas akan memungkinkan penyebaran nyamuk-nyamuk ke wilayah-wilayah baru. kita perlu memperkuat layanan dasar kesehatan masyarakat. dengan bermukim jauh dari pantai. mereka juga mungkin menghadapi berbagai kendala kelembagaan atau kultural.misalnya. khususnya di wilayah pesisir dan kota yang rawan dilanda banjir. yaitu dengan menanam tanaman penghadang seperti pohon mangrove. atau ‘melakukan penyesuaian’ yaitu misalnya.‘mundur’. dengan beralih ke sumber-sumber nafkah yang lain. sebagian dari mereka akan lebih sulit melakukan adaptasi. Adaptasi di wilayah pesisir – Penduduk yang menghadapi masalah kenaikan muka air laut dapat melakukan tiga strategi umum: ‘membuat perlindungan’. atau karena mereka tidak memiliki modal.Jika para petani memiliki akses ke informasi dan sarana yang tepat mereka akan dapat melakukan sendiri adaptasi yang dibutuhkan. Namun. Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 12 . atau karena pasokan air tidak memadai. pemerintah bisa membantu melalui intervensi yang langsung dan terencana.

komersialisasi Suplai air alternatif.Adaptasi dalam pengelolaan bencana Di negeri yang memang rawan bencana ini. yang mesti dicapai adalah mengurangi risiko dan membuat persiapan untuk menghadapi bencana sebelum bencana itu terjadi. Indonesia tidak wajib ikut menekan emisi GRK. mundur Perubahan lahan Pengelolaan Pertamanan Pengelolaan lahan. tetapi hanya bersifat sukarela. yaitu UU pengesahan Konvensi Kerangka Kerja PBB tentang perubahan iklim. Perlindungan thd. perubahan iklim makin mendesakkan pentingnya ‘pengelolaan yang cermat’ terhadap bencana. Tabel 1. pertanian dan aliran air Kepunahan Keanekaragaman Hayati Peningkatan resiko kebakaran Invasi Gulma Salinisasi lahan sawah di wil. Jadi upaya mengurangi laju emisi GRK menjadi keharusan dalam rangka melestarikan lingkungan. Menurut UU lingkungan hidup no 23 tahun 1997. Pantai Ekosistem Air Perubahan ekosistem sungai dan sawah Perubahan alokasi air Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 13 . Menurut UU no 6 tahun 1994. Alih-alih hanya merespon setelah bencana terjadi. Kebakaran Pengelolaan Pertamanan Intervensi fisik praktek penggunaan pembagian air. Pengairan dan peningkatan salinitas Intrusi air asin ke daratan dan aquifer pantai Peningkatan Ekosistem Darat salinitas di lahan Adaptasi Perencanaan. Sektor Dampak Kendala suplai irigasi dan air minum. Indonesia tidak termasuk dalam negara katagori Annex I (negara-negara maju). menjaga kelestarian lingkungan hidup adalah suatu yang harus dilakukan agar pembangunan dapat dilakukan secara berkelanjutan. Menurut penggolongan IPCC. Sektor-sektor yang akan terkena dampak perubahan iklim dan upaya adaptasi yang dapat dilakukan.

pengelolaan Pewilayahan. perlindungan terhadap kebakaran dan peramalan musim Pemasaran. Boer. mengurangi aliran masuk hara Ekosystem Pantai Perusakan terumbukarang Limbah beracun Penurunan produktivitas. 2001): Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 14 . Agar dapat memanfaatkan dana ini Indonesia harus melakukan beberapa tahapan antara lain ( Murdiyarso. industry Kesehatan Dalam UU no 6 tahun 1994 jika negara bukan anggota Annex I ikut dalam upaya menekan emisi GRK ataupun melakukan upaya-upaya adaptasi terhadap dampak perubahan iklim. resiko banjir dan kekeringan. perencanaan bencana Karantina. 2001 .Eutropikasi Perubahan alokasi air. Pengendalian penyemprotan Merubah teknik usaha tani dan industri Relokasi Monitoring. maka dalam melakukan upaya tersebut berhak menggunakan dana Climate Change Fund yang disediakan oleh UNFCC. badai dan kenaikan muka air laut Ekspansi dan perluasan vektor penyakit Peningkatan polusi fotokimia udara Hortikultur Perikanan Perumahan. resiko kebakaran hutan Perubahan pada pasar global Penyemaian terumbu karang Perubahan pengelolaan dan kebijakan. pengendalian Pengendalian emisi eradikasi atau terpadu. perencanaan . Peningkatan produksi oleh peningkatan CO2 diikuti dengan penurunan produksi oleh perubahan iklim Dampak campuran + dan – tergantung spesies dan lokasi Perubahan tangkapan Peningkatan dampak banjir. dan Pertanian dan Peningkatan kehutanan penyakit serangan hama dan perdaganngan Karbon.

Suatu masalah ditanggapi sebagai permasalahan sesaat dan penyelesaiiannya tidak menyentuh kepada akar permasalahan. Sehingga masih banyak terjadinya pelanggaran. KENDALA DALAM MEMERANGI PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA 1. sebagai bagian dari rencana pembangunan jangka panjang nasional (RPJPN) tahun 2005-2025. Upaya preventif yang dilakukan tidak dimulai dari tahap perencanaan. KEBIJAKAN IKLIM DI INDONESIA Dalam rangka mengatasi dampak perubahan iklim. dalam rangka mitigasi dan adaptasi climate change. Hal ini menunjukkan langkah nyata yang akan diambil Pemerintah Indonesia setelah pertemuan UNFCCC di Bali. 5. Norwegia. 3. Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 15 . Adanya instruksi yang terbatas pada daerah tertentu tidak menyeluruh secara nasional. Mekanisme ini telah dibicarakan dengan beberapa mitra kerjasama pembangunan Indonesia. Dalam waktu dekat program-program pembangunan menghadapi climate change akan ditekankan dan diintegrasikan pada penyusunan Rencana Kerja Pemerintah (RKP) tahun 2009 dan rencana pembangunan jangka menengah (RPJM) berikutnya. Tindakan penanganan masih melibatkan kepentingan pihak tertentu.o o o o o o Penyusunan data base dan sistim informasi Kajian ilmiah dan kemampuan prediksi serta analisis dampak perubahan iklim Menyusun Building Capacity dalam rangka adaptasi terhadap dampak perubahan iklim Menyiapkan kelembagaan di tingkat pusat dan daerah Menyiapkan perangkat hukum dan perundangan Meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat. 2. serta memobilisasi sumber pendanaan terutama dari hibah luar negeri. dan Bank Dunia untuk mendukung program kebijakan perubahan iklim di Indonesia. 5. Semua upaya tidak dibarengi dengan penekanan pada penegakan hukum 4. 6. diantaranya Belanda. Pemerintah akan lebih menekankan dan mengintegrasikan kebijakan program untuk perubahan iklim ke dalam sistem perencanaan pembangunan perencanaan pembangunan nasional dan kebijakan keuangan Negara. EU.

2009. 2009. KebijakanIiklim.php?option=com_content&view=article&id=79 Bidang Aplikasi Klimatologi dan Lingkungan. Pengertian Iklim dan Perubahan Iklim.dirgantaralapan. Meiviana. Jakarta.dirgantaralapan. Bagaimana Iklim Dapat Berubah. Rencana Aksi Nasional Dalam Menghadapi Perubahan Iklim.or. http://iklim. 2009.dirgantaralapan.php?option=com_content&view=article&id=80&catid=43&Itemid=77 Bidang Aplikasi Klimatologi dan Lingkungan. 2007.php?option=com_content&view=article&id=61&Itemid=41 Bidang Aplikasi Klimatologi dan Lingkungan.dirgantaralapan. Kerjsama Kementerian Lingkungan Hidup Bidang Pelestarian Lingkungan. ISBN: 978979-17069-0-2.http://iklim.or. Kelompok 7 |Makalah Ilmu Lingkungan Tentang Perubahan Iklim 16 . Pusfatsatklim LAPAN. Pelangi dan JICA. Dampak Perubahan Iklim. United Nations Development Programme – Indonesia. Sisi lain perubahan iklim Mengapa Indonesia harus beradaptasi untuk melindungi rakyat miskinnya.id/index.id/index. Pusfatsatklim LAPAN. 2007. Diah R Sulistiowati.dirgantaralapan. http://iklim.id/index.php?option=com_content&view=article&id=71&Itemid=79 Kementrian Negara Lingkungan Hidup. Pusfatsatklim LAPAN. Pusfatsatklim LAPAN.or. 2004. Armely. Pusfatsatklim LAPAN.php?option=com_content&view=article&id=60&Itemid=37 Bidang Aplikasi Klimatologi dan Lingkungan. 2009.DAFTAR PUSTAKA Aplikasi Klimatologi dan Lingkungan.id/index. Moekti H Soejachmoen.id/index. Adaptasi dan Mitigasi. 2009.ANCAMAN PERUBAHAN IKLIM DI INDONESIA. BUMI MAKIN PANAS .or. http://iklim.or. http://iklim.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful