Pembahasan oleh : Mariano N. Http://gurufisikamuda.blogspot.

com/

SOAL, KUNCI JAWABAN dan PEMBAHASAN SOAL UN FISIKA 2008
1. UN-08-1A-3B Untuk mengetahui tebal sebuah balok kayu digunakan jangka sorong seperti gambar. Tebal balok kayu itu adalah ... A. B. C. D. E. 0,31 0,40 0,50 0,55 0,60 cm cm cm cm cm

JAWABAN : TIDAK ADA Pembahasan :  Jika melihat gambar jangka sorong, maka kita akan bingung karena skala nonius pada gambar tersebut tidak sesuai dengan skala nonius yang seharusnya (Seharusnya panjang skala nonius = 9 mm, tetapi pada gambar hanya sekitar 7 - 8 mm saja)  Tetapi jika melihat aturan pembacaan, maka jawaban soal ini adalah 0,86 cm, karena 1) Skala 0 nonius ada di 0,8 cm lebih 2) Skala nonius yang berimpit tepat dengan skala cm adalah skala nonius ke 6 Jadi pembacaan skala menunjukkan 0,8 + 0,06 = 0,86 cm (Tidak ada jawaban) 2. UN-08-2A-2B Seorang siswa mengukur diameter sebuah lingkaran hasilnya adalah 8,50 cm. Keliling lingkarannya dituliskan menurut aturan angka penting adalah ... (π = 3,14). A. 267 cm B. 26,7 cm C. 2,67 cm D. 0.267 cm E. 0,0267 cm JAWABAN : B Pembahasan :  Keliling lingkaran = π.D = 3,14 x 8,50 = 26,69 cm  Sesuai aturan angka penting pada perkalian : ‘Hasil perkalian hanya boleh mengandung angka penting sebanyak angka penting tersedikit dari angka penting –angka penting yang dikalikan’  Maka hasil keliling lingkaran haruslah terdiri dari 3 angka penting saja (dari 8,50 – bukan dari 3,14), jadi jawabannya adalah membulatkan 26,69 samapai menjadi hanya 3 angka penting saja, yaitu 26,7 cm.  Note : Sebenarnya memberi garis pada angka 0 di diameter lingkaran 8,50 cm adalah tidak perlu dan tidak ada dalam aturan angka penting karena tidak ada angka nol di sebelah kanan angka yang diberi garis bawah itu. 3. UN-08-3A-1B Vektor 1 = 14 N dan 2 = 10 N diletakkan pada diagram Cartesius seperti pada gambar Resultan [ ] = 1 + 2 dinyatakan dengan vektor satuan adalah ... 7i + 10 j 7i + 10 j 3i + 7 j 3i + 10 j 3i + 7 j JAWABAN : C Pembahasan :  Komponen vektor dari F1 adalah : Komponen di sumbu-x : F1x = F1 cos 60 = 14 x Komponen di sumbu-y : F1y = F1 sin 60 = 14 x = 7 N (bernilai negatif karena searah sumbu x negatif) =7 N (bernilai positif karena searah dengan sumbu y positif) j N

A. B. C. D. E.

Maka komponen vektor dari F1 adalah : F1 = - 7 i + 7

Page 1 of 15

C.  Pada t = 2 – 5 s.. Http://gurufisikamuda. D.. UN-08-6A-14B Sebuah benda bergerak dengan kelajuan konstan v melalui lintasan yang berbentuk lingkaran berjari-jari R dengan percepatan sentripetal (as). A. 2 dan 3 E.. 2 dan no. 3 5. 2. 225 m 150 m 115 m 110 m 90 m (4) JAWABAN : C Pembahasan :  Cara paling mudah untuk menentukan jarak tempuh pada kurva v-t adalah dengan menghitung luas dibawah kurva.com/  Komponen vektor dari F2 adalah : F2 = 10 i + 0 j N (karena F 2 berada di sumbu –x sehingga hanya mempunyai komponen x)  Resultan [R] = F1 + F2 = (. Agar percepatan sentripetal menjadi dua kali dari semula maka . v v v v v dijadikan 4 kali dan R dijadikan 2 kali semula dijadikan 2 kali dan R dijadikan 4 kali semula dijadikan 2 kali dan R dijadikan 2 kali semula tetap dan R dijadikan 2 kali semula dijadikan 2 kali semula dan R tetap JAWABAN : C Pembahasan : Page 2 of 15 .1 = 35 m + JARAK TEMPUH = 115 m 6.. UN-08-4A-6B Tetesan oli yang bocor jatuh dari mobil yang bergerak lurus dilukiskan seperti pada gambar! Yang menunjukkan mobil bergerak dengan percepatan tetap adalah .½.2 = 80 m Luas Trapesium II = (50 + 20). kita memperoleh : Luas Trapesium I = (30 + 50). 1 dan 3 (1) B. B. D. 2 dan 4 (2) D. 1. C.. E.  Maka yang mengalami percepatan tetap adalah no. 2 dan 3 C.. grafik pada soal di atas dapat dibagi menjadi 2 trapesium seperti gambar di bawah ini :  Maka dengan rumus luas trapesium.Pembahasan oleh : Mariano N. E. UN-08-5A-13B Informasi dari gerak sebuah mobil mulai dari bergerak sampai berhenti disajikan dengan grafik (v-t) seperti gambar Jarak tempuh mobil dari t = 2 sekon hingga t = 5 sekon adalah . B.½. A. 3 dan 4 JAWABAN : B (3) Pembahasan :  Gambar (1) adalah gerakan GLB (Gerak Lurus Beraturan) karena jarak tetesan oli tetap (tidak ada percepatan)  Gambar (2) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang dipercepat karena jarak tetesan oli semakin lama semakin jauh  Gambar (3) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang diperlambat (percepatan negatif) karena jarak tetesan oli semakin lama semakin dekat  Gambar (4) adalah gerakan GLBB (Gerak Lurus Berubah Beraturan) yang dipercepat kemudian diperlambat (percepatan berubah dari positif ke negatif) karena jarak tetesan oli semakin lama semakin jauh kemudian berubah menjadi semakin lama semakin dekat.7 i + 7 j) + (10 i + 0 j) = 3 i + 7 j N  Note : Sebenarnya memberi kurung siku pada [ ] adalah tidak pada tempatnya dan tidak ada aturannya 4. A.blogspot.

gerakannya ada pada sumbu-x (benda tidak bergerak pada sumbu-y)  Karena itu : N  Nilainya > 0 Maka kesimpulannya adalah benda sedang bergerak dipercepat (GLBB) ke kanan Note : Titik tangkap gaya (digambarkan dengan titik tebal) sebenarnya tidak perlu digambar karena benda yang dimaksud adalah benda titik.. A.. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = 4 aSP 7. Perbandingan period planet A dan B adalah .8) cm D. (1 ..4) cm cm. 3. Titik tangkap yang digambar beserta garis penghubungnya mengisyaratkan persoalan benda tegar.Pembahasan oleh : Mariano N. Bergerak lurus berubah beraturan ke arah kanan C. UN-08-8A-5B Data fisis planet A.blogspot.5 R Period (T) .2) cm E.. Keppler 3)..7) cm B. dan antara balok dengan lantai tidak ada gesekan... (3 .5 R R 1. terhadap titik E adalah . 3..... sedangkan jarak planet A dan planet B tidak diketahui. Bergerak lurus beraturan ke arah kanan E. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = aSP V2 = 2v dan R2 = 2R. Diam (tidak bergerak) B.. Bergerak lurus beraturan ke arah kiri JAWABAN : B Pembahasan :  Gambarkan semua gaya-gaya yang ada dengan lengkap  Jika benda bergerak.. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = ½ aSP V2 = 2v dan R2 = R...  Mungkin saja yang dimaksud jari-jari (R) sebenarnya dalah jarak planet ke matahari. 6. A. UN-08-9A-6B y Benda bidang homogen pada gambar di bawah B mempunyai ukuran AB = BC = ini..5 M M 2.. E.0 M Jari-jari (R) 0. planet B dan planet Bumi terhadap matahari terlihat seperti pada tabel! Planet A Bumi Planet B Massa (M) 0.. Jika demikian halnya.. maka balok tersebut dalam keadaan . UN-08-7A-4B Perhatikan gambar di bawah ini! Jika massa balok 4 kg..com/  Rumus percepatan sentripetal pada gerak melingkar adalah : . D. (1 . maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = 2 aSP V2 = v dan R2 = 2R.6) cm 6A C C. B. C. maka a) b) c) d) e) V2 = 4v dan R2 = 2R. 3. Http://gurufisikamuda. 1.....   8.. (2 .. maka menurut Hukum Keppler 3 :    Note : Dapatkah jari-jari (R) disamakan dengan jarak (r)? Atau salah ketik soal? 9. Bergerak lurus berubah beraturan ke arah kiri D. Koordinat titik beratnya E D 4 X Page 3 of 15 .. A.. maka dengan rumus di atas diperoleh aSP2 = 8 aSP V2 = 2v dan R2 = 4R. 1 tahun . JAWABAN : Tidak ada (A ???) Pembahasan :  Soal ini tidak bisa dikerjakan karena periode planet berhubungan dengan jaraknya terhadap matahari (Hk.. (2 .

45 J E.Pembahasan oleh : Mariano N. soal ini bisa dikerjakan 11. Anggap percepatan gravitasi (g) 10 ms-2 dan gesekan antara balok dan bidang miring nol. UN-08-11A-10B Sebuah balok bermassa 1. A. momen inersianya menjadi . maka momen inersianya adalah :     kg m2 Note : Sebenarnya tanpa diketahui massa batang... maka :  Dengan rumus titik berat. 2 4 8 12 16 kg kg kg kg kg m2 m2 m2 m2 m2 A O B JAWABAN : A Pembahasan :  Jika batang diputar di ujung.m2.com/ JAWABAN : C Pembahasan :  Karena bidang homogen dan simetri. maka titik beratnya berada pada sumbu simetrinya. 35 J D. Http://gurufisikamuda. maka momen inersianya adalah :  Jika batang diputar di tengah. 50 J 2m F JAWABAN : A Pembahasan :  Gambarkan semua gaya yang bekerja pada benda : θ = 300 Page 4 of 15 . 3.blogspot. B.8) cm 10.5 kg didorong ke atas oleh gaya konstan F = 15 N pada bidang miring seperti gambar. 15 J B. yaitu X0 = 2 cm  Dengan melihat bangun tersebut terdiri dari 2 bangun (yaitu persegi panjang dan segitiga). Usaha total yang dilakukan pada balok adalah . Bila diputar melalui titik pusat O(AO = OB). E. maka : = 3. D. C. 30 J C.. A. UN-08-10A-7B Batang AB massa 2 kg diputar melalui titik A ternyata momen inersianya 8 kg.8 cm  Jadi Koordinat titik berat benda berada di (2 ..

08 X (m) Pembahasan :  Rumus EP pegas adalah : EP = ½ k Δx2.s-1 5 kg.m.2 joule 40 JAWABAN : D 0. UN-08-15A-18B Page 5 of 15 .2 joule 1.v2-m. maka gaya yang dihitung hanyalah yang sepanjang bidang miring saja. 8 kg.6 joule  Note : tidak perlu mencari nilai konstanta pegas dalam mengerjakan soal ini ! 13. Besar energi potensial pegas berdasarkan grafik di atas (N) F adalah . karena acuan arah dalam soal tidak diberitahu.08 = 1. bola bermassa 0.5 kg mula-mula bergerak dengan kecepatan 2 m.s -1 artinya di dalam soal.m.m. maka kecepatan benda hanyalah kecepatan pada sumbu x saja.s-1 seperti gambar. arah bola mula-mula diambil negatif. sehingga kecepatan bola berubah menjadi 6 m. maka perubahan momentumnya adalah .s-1.Pembahasan oleh : Mariano N.com/  Karena benda hanya bergerak sepanjang bidang miring. 15... yaitu : vx = v0 cos α = 40.s-1 dan 4 kg. 4 C. 24 joule joule joule joule joule JAWABAN : B Pembahasan :  Pada titik maksimum di gerak parabola..  Komponen kecepatan pada sumbu x selalu tetap sepanjang gerak parabola.02.m.01 sekon merupakan option pengecoh.5) .s-1. A. UN-08-13A-11B Sebuah peluru dengan massa 20 gram ditembakkan pada sudut elevasi 600 dan kecepatan 40 m. 2 = 15 joule 12. 12 E. hal ini sama saja.s-1 4 kg. Bila bola bersentuhan dengan pemukul selama 0.s-1 JAWABAN : D Pembahasan :  Perubahan momentum adalah : Δp = p2 – p1 = m.blogspot. E. 0. Tetapi kalau ada option – 4 kg.m. komponen kecepatan pada sumbu y adalah 0 (syarat h max).m. maka energi kinetik peluru pada titik tertinggi adalah .s-1.  Note : Pada option jawaban tidak ada jawaban – 4 kg.01 sekon.40.m. UN-08-14A-9B Pada permainan bola kasti. E. B.6 joule 1.cos 600 = 20 m/s  Maka Energi kinetik peluru di titik tertinggi adalah : EK = ½ mv2 = ½. Kemudian bola tersebut dipukul dengan gaya F berlawanan dengan gerak bola. A.s-1. tetapi 4 kg. C. maka usaha total : WTOT = ΣF .202 = 4 joule 14.5.m. D. 20 joule 16 joule 3.m. karena F = k Δx.s-1. Dengan tidak adanya jawaban – 4 kg. karena tidak dibutuhkan dalam menjawab soal ini. maka soal ini akan membingungkan.. D.  Note : waktu sentuh bola t = 0.m. Http://gurufisikamuda. s = (15 – 7.. 0 B. 8 D. B. UN-08-12A-8B Grafik (F – x) menunjukkan hubungan antara gaya dan pertambahan panjang pegas.s -1 (arah bola kasti mula-mula diambil positif sehingga arah bola pantulan menjadi negatif). C. Jika gesekan dengan udara diabaikan.v1 = m (v2-v1) = 0.s-1 2 kg.(– 6 – 2) = – 4 kg.s-1 6 kg.m. A.. maka : EP = ½ F Δx  Masukkan nilai yang diketahui dari grafik : EP = ½.0.

.c. maka suhu akhir air dan A. 800C 1000C 1200C 1500C 1600C JAWABAN : D Pembahasan :  Prinsipnya adalah laju aliran kalor secara konduksi (kenapa bukan secara konveksi atau radiasi hayo . Keduanya dihubungkan menjadi satu dan pada ujung-ujung yang bebas dikenakan suhu seperti pada gambar. 1000C JAWABAN : C Pembahasan :  Gambarkan diagram suhu dari soal di atas :  Dengan asas Black : QL = QT (m.. C.0. D.. Page 6 of 15 ..22.22 kal/g 0C dan kalor jenis air 1 kal/g0C. jadi dalam latihan soal-soal UN jangan membiasakan diri untuk mengandalkan kalkulator! 16. E.Pembahasan oleh : Mariano N. UN-08-17A-20B Perhatikan peristiwa kebocoran tangki air pada lubang P dari ketinggian tertentu pada gambar berikut! (g = 10 m. D. Suhu (t) pada sambungan logam A dan B adalah . UN-08-16A-19B Dua batang logam A dan B berukuran sama masing-masing mempunyai koefisien konduksi 2k dan k.?) pada kedua batang harus sama. 620C D.. E. 420C C.1.blogspot.. C.Δt) alumunium 100. . 800C E..  Note : harus dihitung secara manual oleh peserta. artinya : A. Kalimat soal ini kurang baik.c.(210 – t) = k (t – 30) 17. A dan d untuk kedua batang sama. 200C alumunium mendekati . B. Jika diketahui kalor jenis alumunium 0. Http://gurufisikamuda. B.(80-ta) = 200. tetapi karena dalam soal bejana tidak diperhitungkan berarti 100 gr adalah massa air.Δt)air = (m. A. s-2).. B.(ta-20) 8000 – 100ta = 44 ta – 880  Note : kalimat “dimasukkan ke dalam bejana air bermassa 100 gr” artinya yang bermassa 100 gr adalah bejana dan bukan air. Air yang keluar dari lubang P akan jatuh ke tanah setelah waktu t = .com/ Potongan alumunium bermassa 200 gram dengan suhu 200C dimasukkan ke dalam bejana air bermassa 100 gram dan suhu 800C. sehingga : 2k.

Suhu gas dalam tabung akan berubah jika tekanan gas berubah D. A. Jika volume gas bertambah maka tekanan gas akan berkurang JAWABAN : E (Pilihan D membingungkan) Pembahasan :  Pilihan A setengah benar. Apakah jawabannya A ??? 18.72 x 1023 0. Suhu harus dalam satuan Kelvin .1023 partikel Note : Pembagian 6. E. . maka ketinggian bocoran dari tanah adalah : h = ½gt 2..02 x 1023 partikel. Tekanan gas terhadap dinding bergantung pada energi kinetik rata-rata molekul B. Jika konstanta gas umum R = 8. Jawabannya tidak ada.blogspot..karena tekanan gas bergantung juga dengan N dan V  Pilihan B keliru. sehingga : m/s. maka banyak partikel gas Argon dalam tabung tersebut adalah . kecepatan air keluar dari bocoran adalah : adalah kedalaman bocoran dari permukaan.22 x 1023 0.314 J m-1K-1 dan banyaknya partikel dalam 1 mol gas 6. 0. N A adalah bilangan Avogadro = 6. seharusnya EK bergantung dari suhu gas.  Jika ketinggian bocoran dari tanah tidak kita hiraukan. (P = tekanan (Pa). Http://gurufisikamuda. maka soal ini dapat dikerjakan  Menurut persamaan Torricelli untuk tangki bocor.83 x 1023 0. yaitu antara dasar tangki dan titik P. maka waktu air jatuh adalah t = = = .10.(  2 = 1 m (lalu apa maksudnya ditulis 4 m??? Jika ketinggian bocoran adalah 4 m (jarak mendatar x = 2 m dan ketinggian yang hilang tidak kita hiraukan ). asal saja V gas juga berubah .Pembahasan oleh : Mariano N. dan EK adalah energi kinetik rata-rata molekul (J)]. Berdasarkan persamaan ini.. UN-08-19A-16B Tekanan gas ideal di dalam ruang tertutup terhadap dinding tabung dirumuskan sebagai N = jumlah molekul (partikel) gas. bukan bergantung tekanan molekul terhadap dinding  Pilihan C belum tentu. yaitu h = ½.com/ JAWABAN : A ??? (gambar soal tidak benar dan membingungkan) Pembahasan :  Soal ini membingungkan dan keterangan pada gambar soal tidak benar.42 x 1023 0.02/8. pernyataan yang benar adalah . partikel partikel partikel partikel partikel Pembahasan :  Dengan rumus gas ideal : . B. D.02 x 1023 partikel =  0..72. Energi kinetik gas bergantung pada tekanan yang ditimbulkan molekul terhadap dinding C. maka t = s/v = 2/ =  Jika ini jawabannya. UN-08-18A-15B Sebanyak 3 liter gas Argon bersuhu 270C pada tekanan 1 atm (1 atm = 105 Pa) berada di dalam tabung. karena suhu gas bisa saja dibuat tetap (proses isoterm) dengan mengubah tekanan. Jika jumlah molekul gas berkurang maka volume energi kinetik molekul akan berkurang E.12 x 1023 JAWABAN : B A. C. Page 7 of 15 .314 harus dilakukan secara manual karena UN tidak memakai kalkulator 19. karena ada ketinggian yang ‘hilang’. dimana h  Jarak mendatar air jatuh adalah 2 m.

. (4) E.. A. (3). berarti jarak antara lensa objektif dan okuler adalah . maka rumus panjang mikroskop adalah : d = s’ob + s’ok )  Maka perlu mencari jarak bayangan oleh lensa obyektif. yaitu :   s’ob = 22 cm  Maka panjang mikroskop adalah : d = s’ob + fok = 22 + 8 = 30 cm 22. (1) C. (2) televisi. UN-08-21A-26B Amatilah diagram pembentukan bayangan oleh mikroskop dibawah ini Jika berkas yang keluar dari lensa okuler merupakan berkas sejajar.7 J E. maka bayangan terbentuk di tempat tak berhingga (titik jauh mata normal).. Jika ini yang dimaksud. (3) ultraviolet. 20. (2) D. (3).6 J C. 105. karena frase “volume energi kinetik” tidak dimengerti. artinya pengamat mengamati dengan mata yang tidak berakomodasi  Panjang mikroskop untuk mata tidak berakomodasi adalah : d = s’ob + fok (Untuk mata berakomodasi. (3).7 J JAWABAN : D Pembahasan :  Melalui rumus efisiensi mesin Carnot : dimana : Q1 = Q2 + W. (1). 39 cm JAWABAN : D Pembahasan :  Karena berkas yang keluar dari lensa okuler adalah berkas sejajar. 636.blogspot. (4). (2). (3). A. maka pernyataan tersebut salah.6 J D. karena jika tekanan dijaga tetap dan maka EK maupun N bisa saja bertambah atau berkurang atau tetap Pilihah E baru pernyataan yang benar sesuai rumus di atas. 466. 336. 17 cm C.5 J B. Http://gurufisikamuda. 252. 8 cm B. (4). Mungkin maksudnya “volume gas  dan energi kinetik”.Pembahasan oleh : Mariano N. 30 cm E. Q1 adalah kalor yang diperlukan. (4). (1). (2).. (3). maka usaha yang dilakukan adalah . Urutan yang benar.com/  Pilihan D membingungkan. (4) sinar gamma. (1). Q2 adalah kalor yang dibuang  Note : Perhitungan di atas harus bisa dihitung secara manual 21. UN-08-20A-17B Grafik P –V dari sebuah mesin Carnot terlihat seperti gambar berikut! Jika mesin menyerap kalor 800 J. UN-08-22A-24B Perhatikan gelombang elektromagnetik berikut ini! (1) Infra merah.. berdasarkan frekuensi dari yang paling besar sampai yang paling kecil adalah . (1). (2) B. (2). (4) JAWABAN : A Pembahasan :  Spektrum gelombang elektromagnetik dari frekuensi terkecil sampai frekuensi terbesar (atau dari panjang gelombang terkecil sampai panjang gelombang terbesar) adalah : Sinar gamma – Sinar X – Sinar Ultraviolet – Cahaya Tampak – Sinar Infra Merah – Gelombang Mikro –Gelombang TV – Gelombang Radio Page 8 of 15 . 22 cm D.. A.

yP = 0.20 x 104 1.5 . 2. A.  Tetapi pertanyaannya seolah-olah sudah terjadi gelombang stasioner/gelombang berdiri/gelombang tegak. 0. 8.com/  Maka jawaban yang paling tepat adalah pilihan A. yaitu bagaimana simpangan di titik P setelah terjadi gelombang stasioner?  Panjang gelombang bisa diperoleh dari gambar. B. yaitu 4 m.Pembahasan oleh : Mariano N. 9. yP = 1 sin π (4 t + ) m Pembahasan :  Pada soal disebut : “gelombang berjalan merambat pada tali ujung tetap”. atau : IA. berarti intensitas gempa di A sebesar . (ym = Jarak antara 2 garis terang atau 2 garis gelap yang berdekatan.m-2 W. maka simpangan titik P memenuhi persamaan . sin ½π .m-2 W. maka jarak dua pita terang yang berdekatan adalah .π.. D. masih bersifat gelombang berjalan..m-2 Pembahasan :  Besarnya intensitas selalu berbanding terbalik secara kuadrat dengan jaraknya terhadap sumber.2 x 104 W. 9. maka bilangan gelombang : k =  Karena 1½ gelombang ditempuh dalam 0. yP = 0. E.m-2 W. Http://gurufisikamuda. maka Frekuensi gelombang adalah : f =   = = ½ π rad/m = 6 Hz atau frekuensi sudut gelombang adalah : ω = 2πf = 2.rA2 = IBrB2 Page 9 of 15 .6 mm JAWABAN : A Pembahasan :  Dengan rumus interferensi celah ganda Young : . d = jarak kedua celah. C. Jika jarak kedua celah 0.05 x 104 4. A. UN-08-25A-22B Jarak seorang pengamat A ke sumber gempa dua kali jarak pengamat B ke sumber gempa.5 m dari celah. λ = panjang gelombang monokromatik yang digunakan) = 4.0 mm C.  Jika sudah memantul dari ujung tetap.10-3 m = 4 mm 25. maka akan terjadi superposisi gelombang atau gambarnya bukan gambar gelombang berjalan.00 x 105 JAWABAN : A A.5 sin π (12t – )m B.. W.0 mm D.10 x 104 8.5 sin π (12 t + ) m C. Kalimat ini berarti gelombang tersebut belum memantul dari ujung tetap (belum ada superposisi gelombang). yP = 0.25 (s)” sebenarnya s (satuan waktu) tidak perlu diberi tanda kurung.64 x 105 2.m-2 W. 23.0 mm B. yP = 1 sin π (4t – ) m JAWABAN : Tidak ada E. Apabila intensitas gempa di pengamat B 8. cos 12π t (Jawaban tidak ada yang cocok dengan pilihan yang ada) Note : “selang waktu 0. 6.. Sebuah layar diletakkan 1.0 mm E..24 mm.25 s. UN-08-23A-25B Gelombang berjalan merambat pada tali ujung tetap dilukiskan seperti pada diagram di bawah ini : Jika jarak AB = 6 m ditempuh dalam selang waktu 0. UN-08-24A-21B Sebuah celah ganda disinari dengan cahaya yang panjang gelombangnya 640 nm.5 sin π (6 t – ) m D.6 = 12 π rad/s Maka dengan menerapkan persamaan gelombang stasioner pada tali ujung tetap : Y = 2A sin kx cos ωt = 2 .m-2. L = Jarak dari celah ke layar. 24.25 (s).blogspot. 4..

maka F21 dan F23 haruslah memiliki besar yang sama tetapi arah yang berlawanan.5 µC B.s-1 4. dan q3 terpisah seperti pada gambar di udara.  Karena fS2 = fP1.4 m/s (coba sendiri ya . E...s-1 3.s-1 5. UN-08-26A-23B Seorang anak yang berdiri diam meniup peluit pada frekuensi 490 Hz ke arah mobil yang sedang bergerak mendekati anak tersebut seperti pada gambar.rB2 IA = 2.m-2 26. +25 µC D. sebab jarak sumber dan pendengar makin lama makin dekat (jika makin jauh maka harus dikurangkan)  Efek Doppler yang pertama. karena itu q3 haruslah muatan positif agat terjadi gaya tolak-menolak.s-1 JAWABAN : E Pembahasan :  Soal ini adalah soal efek Doppler.. yang kedua adalah dari mobil (sumber bunyi kedua) ke anak (pendengar kedua)  Karena frekuensi pelayangan yang didengar adalah 10 Hz. berarti frekuensi pantulan yang didengar anak (Frekuensi pendengar 2) adalah 490 + 10 = 500 Hz. +q2 = 20 µC .) 27.5 µC C. maka kecepatan mobil adalah .s-1 3... Jika kecepatan bunyi diudara 340 m.2 x 104. +2.9 m. bunyi berjalan dari mobil (karena dipantulkan) ke anak :  A. hanya saja yang perlu diperhatikan adalah penerapan rumus efek Doppler haruslah dua kali.  Besar q3 dapat diperoleh dari : Page 10 of 15 . A. D. +4 µC JAWABAN : A Pembahasan :  Gambarkan gaya-gaya Coulomb yang bekerja pada muatan q2 :  F21 adalah gaya Coulomb yang dikerjakan muatan 1 terhadap muatan 2  F23 adalah gaya Coulomb yang dikerjakan muatan 3 terhadap muatan 2  Agar gaya yang bekerja pada q2 menghasilkan resultan 0.4 m. 6. –2.8 m.8 m. maka akan dihasilkan vM = 3. UN-08-27A-31B Muatan listrik +q1 = 10 µC . Ditambahkan karena frekuensi akan membesar. Http://gurufisikamuda. B.rB)2 = 8. C. (2. maka persamaan di atas menjadi :  Jika persamaan tersebut dikerjakan. Agar gaya Coulomb yang bekerja di muatan q2 = nol .com/ IA. maka muatan q3 adalah . –25 µC E.05 x 104 W.blogspot. Pelayangan yang terdengar antara gelombang langsung dan gelombang yang dipantulkan mobil adalah 10 Hz.s-1.Pembahasan oleh : Mariano N. bunyi berjalan dari anak ke mobil : Dimana : frekuensi sumber 1 (anak) = fS1 = 490 Hz Jangan lupa persyaratan tanda efek Doppler : frekuensi sumber 2 (mobil) = fS2 = fP1 frekuensi pendengar 1 (mobil)= fP1 = fS2 Jika Pendengar mendekati Sumber = VP = negatif (-) frekuensi pendengar 2 (anak )= fP2 = 500 Jika Pendengar menjauhi Sumber = VB = positif (+) Hz Jika Sumber mendekati Pendengar = VP = positif Kecepatan anak = vA = vS1 = vP2 = 0 (+) kecepatan mobil = vp = vP1 = vS2 = vM kecepatan angin = vB = 340 m/s  Efek Doppler yang kedua. yang pertama dari sumber bunyi pertama (yaitu anak yang meniup peluit) ke mobil (sebagai pendengar pertama)..4 m.

. 2. 18 W D.242 = 3456 J (tidak ada jawaban). pada kapasitor B. UN-08-30A-34B Rangkaian seperti gambar di bawah ini! Bila saklar S ditutup. 144 Joule Z adalah .blogspot. Apakah salah pengetikan soal?  Coba carilah energi yang tersimpan pada kapasitor X atau kapasitor Y.. seharusnya setengahnya.Besar q2 tidak perlu diketahui untuk dapat mengerjakan soal ini . 10. maka daya pada R = 4 Ω adalah .5a.Pembahasan oleh : Mariano N. UN-08-28A-32B Kapasitor X. 6 W B. UN-08-29A-33B Untuk mengetahui nilai hambatan (RAB) kawat AB.Jika diperhatikan pada gambar soal. Nilai hambatan kawat (RAB) adalah . 6.320 Joule JAWABAN : Tidak ada Pembahasan :  Tegangan yang dialami oleh kapasitor Z adalah 24 V juga (karena tersusun secara paralel).V2 = ½ 12. 36 W JAWABAN : B Pembahasan : Page 11 of 15 . 4.0 Ω C. 9 W C.  Note : Soal ini sangat mudah.0 Ω E.com/  (muatan positif)  Note : .0 Ω JAWABAN : E Pembahasan :  Penunjukan Voltmeter = tegangan jepit rangkaian = tegangan pada ujung kawat AB.. yaitu 4/5 x 10 = 8 V  Penunjukan Amperemeter = arus yang mengalir pada hambatan kawat AB = 2/5 x 10 = 4 A  Maka : 30. energi listrik yang tersimpan A.0 Ω D. 720 Joule C. maka akan diperoleh jawaban 864 J –pilihan jawaban C. 864 Joule D. A. Apakah ini sebenarnya maksud soal hanya saja salah ketik ??? 29. 4. 1.5a memiliki panjang yang sama. A. tanda panahnya kurang satu. .. Http://gurufisikamuda.728 Joule E.. 8. digunakan rangkaian dengan penunjukan voltmeter dan amperemeter seperti pada gambar. 28.. Y dan Z dirangkai seperti pada gambar ! Bila saklar S ditutup selama 5 sekon. juga waktu 5 s sama sekali tidak ada hubungannya. tetapi tidak ada jawabannya. tidak membutuhkan kerumitan dari kapasitor X maupun Y. Jika ini soalnya. 20 W E. maka kapasitor Z hanyalah sebagai pengecoh dan waktu 5 s sama sekali tidak ada artinya. maka energi yang tersimpan pada kapasitor Z adalah : W = ½ C. maka jarak a dan jarak 0.Gambar garis yang menyatakan jarak 0.0 Ω B.

 Dengan prinsip tersebut.R = (1. :  Untuk arah medan magnet kita pakai kaidah tangan kanan (tangan kanan dikepal dengan ibu jari diluruskan – seperti  pujian hebat dengan ibu jari tangan.. hanya saja pemahaman konsep harus kuat.blogspot. Arah arus kita tentukan sendiri di awalnya. T.5 + i2 = 3  i2 = 1. Kawat ke-(3) akan diletakkan di dekat kawat (1) dan (2).  Karena Gaya Lorentz pada 2 kawat lurus kawat berbanding terbalik dengan jarak antar kawat itu. [µ0 = 4π x 10-7 WbA-1m-1]. Page 12 of 15 . B. QS T P R E. maka kita memperoleh besar medan magnetik di sekitar kawat lurus panjang adalah sbb. Http://gurufisikamuda. Jadi arah medan magnet di titik P adalah keluar dari bidang kertas (menjauhi bidang kertas – acuan adalah pengamat – kita) 32. maka diletakkan di daerah . maka tentu saja kawat harus diletakkan di PQ ( karena I2 > I1)supaya gaya tarik yang terjadi antara kawat 1 dan 3. T. PQ (1) (2) B.4 = 9 W    31. Agar kawat itu mengalami gaya megnetik sekecil-kecilnya. untuk itu perlu dibuat arah loop pada setiap loop tertutup dan arah   arus pada setiap cabang yang ada. juga dengan kawat 2 dan 3 akan sebanding (resultannya mendekati nol). maka gaya terkecil yang akan dialami oleh kawat ketiga hanya akan terjadi di daerah PQ dan ST.com/  Soal ini bisa diselesaikan dengan Hk.2 = 0 I3 = 3 A  i1 = 1.5 A Maka arus yang lewat pada R = 4 Ω adalah i1 = 1.4 + i3.5)2. kemudian perhitungan akan menghasilkan arah arus yang benar (jika negatif berarti arahnya berlawanan. QR (3) C. A. maka arah ibu jari adalah arah arus dan arah jari yang mengepal adalah arah medan magnet).Pembahasan oleh : Mariano N.2 = 0 4i1 + 2i3 = 12 Loop 2 : Σ E + Σ iR = 0 –6 + i3. D. ST I3 = 1A Q S JAWABAN : A 4 cm Pembahasan :  Pada prinsipnya. C. T. Besar dan arah induksi magnet dititik P adalah . dan berbading lurus dengan arus. UN-08-32A-28B Dua kawat lurus (1) dan (2) diletakkan sejajar dan terpisah seperti gambar. RS I1 = 2A I2 = 6A D. jika positif berarti arahnya benar): Loop 1 : Σ E + Σ iR = 0 –12 + i1. T.5 A Hukum Kirchoff 1 untuk arus pada percabangan : I 1 + i2 = i 3 1... Kirchoff II. E. dua kawat sejajar yang masing-masing dialiri arus yang searah akan saling tarik-menarik (gunakan kaidah tangan kanan untuk medan magnet di sekitar kawat berarus dan kaidah tangan kanan untuk Gaya Lorentz pada kawat berarus) dan jika dialiri arus yang berlawanan arah akan saling tolak menolak. A.  Note : Untuk menjawab soal ini tidak dibutuhkan perhitungan. ke kanan ke kiri tegak lurus menuju bidang kertas tegak lurus menjauhi bidang kertas tegak lurus menjauhi bidang kertas JAWABAN : D Pembahasan :  Dari penurunan Hukum Biot-Savart maupun penurunan hukum Ampere. UN-08-31A-27B Sebuah kawat lurus dialiri listrik 5 A seperti gambar..5 A Daya pada R = 4 Ω adalah : P = i2. 4 4 5 5 9 x x x x x 10-5 10-5 10-5 10-5 10-5 T.

8 ampere dari P ke Q JAWABAN : A Pembahasan :  Dengan Hukum Faraday pada kawat yang digerakkan dalam medan magnet : εIN = BLv  i. 6 = 96 V 35. 6 Volt C = 800 L = 32 m R= B.. seharusnya sama dalam jaraknya setiap titik satu sama lain..s-1). UN-08-34A-30B Rangkaian RLC seri dirangkaikan seperti pada gambar! Bila saklar S ditutup. ZBD = 12 . karena medan magnet yang digambarkan sebagai ‘dot’ tidak seragam jaraknya yang ada di sisi kanan batang dan sisi kiri batang. 4 ampere dari P ke Q D. 34..com/ 33. 32 x 10-3 = 4 Ω Reaktansi Kapasitif : Resistor = 8 Ω Impedansi = Z =  Maka dengan Hukum Ohm : i = V/Z = 120 / 10 = 12 A  Jadi : ZBD = |XL – XC| = |4 – 10| = 6 Ω  Maka VBD = i . yaitu arah telapak tangan adalah arah kecepatan. 6 m C.Pembahasan oleh : Mariano N. 12 Volt C. beda potensial antara titik B dan D adalah . 1 ampere dari Q ke P C.blogspot. 7 m D.8 c (c = kecepatan cahaya = 3 x 108 m.. UN-08-33A-29B Kawat PQ panjang 50 cm digerakkan tegak lurus sepanjang kawat AB memotong medan magnetik serba sama 0..L = 125 . arah empat jari adalah arah medan magnet dan arah ibu jari adalah arah arus. 1 ampere dari P ke Q B. 0.R = BLv  i . 0. A. 9 m JAWABAN : B Pembahasan :  Roket yang bergerak mendekati kecepatan cahaya tersebut akan mengalami kontraksi panjang. Terapkan kaidah tangan kiri yang terbuka. 4. Jika roket itu bergerak dengan kecepatan 0. maka menurut pengamat di bumi panjang roket tersebut selama bergerak adalah . Http://gurufisikamuda. 4 ampere dari Q ke P E. UN-08-35A-40B Roket yang sedang diam panjangnya 10 m.02 Tesla seperti pada gambar : Besar dan arah arus induksi pada kawat PQ adalah . 8 m E. A.5 . yaitu : Page 13 of 15 . 48 Volt A C D B D. maka kita akan mendapatkan arus yang mengalir berarah dari P ke Q..02 . 2  i = 1 A  Dengan Hukum Lenz. 5 m B.02 = 0. dengan kata lain medan magnetik homogen.  Note : gambar soal kurang baik. A. 96 Volt JAWABAN : E Pembahasan :  Impedansi rangkaian : S ε = 120 V/125 Reaktansi induktif : XL = ω. 72 Volt E.

com/ 36. sehingga kemungkinan jawaban adalah B atau C. karena energi yang besarnya sama maka jarijarinyapun harus sama di setiap titik. maka berlaku : A. Tetapi keterangan yang diberikan di soal terbalik A dan Z-nya. Untuk atom karbon.. jumlah proton adalah 6 dan jumlah neutron adalah 6 sehingga nomor atomnya Z = 6 dan nomor massanya A = 1. Gambar model atom Carbon menurut teori atom Niels Bohr adalah .s-1 12 R J..  Untuk benda hitam yang sama. sama seperti lintasan planet mengelilingi matahari.  Karena kulit pertama (kulit N) hanya boleh diisi maksimal 2 elektron dan kulit kedua harus diisi oleh 8 elektron dulu (baru boleh mengisi elektron di kulit berikutnya).s-1... e = emisitivitas benda hitam.s-1 4 R J. UN-08-37A-36B Suatu benda hitam pada suhu 270C memancarkan energi R J. 16 R J.s-1 JAWABAN : A Pembahasan : A. gambar di soal kurang tepat. UN-08-36A-35B Diketahui atom Carbon terdiri dari nomor atom A = 12 dan nomor massa Z = 6.s-1 10 R J. Besar energi setiap lintasan stasioner berbanding terbalik dengan jari-jarinya terhadap inti.  Besarnya energi radiasi benda hitam per satuan waktu dirumuskan oleh persamaan : dengan σ = konstanta Stefan-Boltzman.  Untuk atom karbon yang netral (tidak bermuatan – seperti pada soal). Lintasan ini disebut lintasan stasioner yang memiliki energi tertentu. maka jumlah elektronnyapun adalah 6.s-1 6 R J. C.   Semua foton merupakan gelombang elektromagnet B. E.Pembahasan oleh : Mariano N. Efek Compton menerapkan teori kuantum Planck 38. B.blogspot. bentuk lintasan elektron adalah elips.. Energi dalam satu foton adalah cahaya) (h = tetapan Planck. 37. Cahaya terdiri ini yang tidak menggambarkan teori kuantum Planck adalah . Artinya lintasan elektron pada model atom Bohr paling tidak berbentuk lingkaran atau bola.. c = kecepatan Page 14 of 15 .  Note : Postulat pertama dari model atom Niels Bohr adalah : ‘Elektron berputar disekitar inti hanya melalui lintasanlintasan tertentu tanpa membebaskan energi’. D. Http://gurufisikamuda. UN-08-38A-37Bsama dengan kecepatan cahaya C. maka jawaban yang paling tepat adalah B. JAWABAN : B (Tetapi soal membingungkan) Pembahasan :  Nomor Atom (lambang Z) adalah jumlah proton dalam suatu atom dan Nomor Massa (lambang A) adalah jumlah Proton + Neutron dalam suatu atom.  E2 = 16 R E. Tetapi pada soal di atas. Jika dipanaskan sampai 3270C energi radiasinya menjadi . A = luas penampang benda hitam dan T suhu benda hitam dalam Kelvin. Kecepatan foton Pernyataan berikut atas kuantum-kuantum D.

Http://gurufisikamuda. yaitu : (h = tetapan Planck. Perbandingan antara X : Y = . dll). dengan t adalah waktu. maka :  Massa sistem sebelum bereaksi :  Massa sistem sesudah bereaksi :  Massa sistem sebelum bereaksi lebih besar daripada massa sistem sesudah bereaksi.. 40. yaitu : Energi yang dihasilkan = (18. 4:1 D. 1:8 E. Setelah 8 hari unsur yang tersisa Y gram.blogspot. UN-08-40A-38B Massa unsur radioaktif P mula-mula X gram dengan waktu paruh 2 hari. maka pada reaksi di atas . Setiap foton bergerak dengan kecepatan cahaya dengan panjang gelombang yang tertentu (atau frekuensi yang tertentu) tergantung besar energinya sesuai dengan persamaan dari Planck..00783 MeV . 16 : 1 B.00696)x 931 = 1.20099 MeV 1.10000 MeV 1.20099 MeV. yaitu energi yang terkuantisasi atau terpusatkan sehingga ‘mirip’ dengan partikel (bisa menumbuk.00567 – 18. A. Dihasilkan energi Diperlukan energi Dihasilkan energi Diperlukan energi Diperlukan energi JAWABAN : A Pembahasan :  Karena reaksi inti tersebut sudah setara.com/ JAWABAN : E Pembahasan :  Menurut teori kuantum. maka dihasilkan sebuah inti Oksigen dan sebuah proton seperti terlihat pada reaksi inti berikut ini : Diketahui massa inti : . c = kecepatan cahaya)  Maka dari semua pilihan. C.. A. memiliki momentum. jawaban E yang tidak sesuai dengan persamaan Planck. B. T½ = waktu paruh  bahan hanya tersisa 1/16 dari semula Dalam bentuk perbandingan X : Y = 16 : 1 Page 15 of 15 . E. UN-08-39A-39B Jika Nitrogen ditembak dengan partikel alfa. hal ini mengindikasikan adanya perubahan massa yang hilang menjadi energi.20099 MeV 1. 8:1 C.10000 MeV 1. gelombang elektromagnetik terdiri dari foton-foton. D.. 1 : 16 JAWABAN : A Pembahasan :  Dengan rumus waktu paruh :  Jadi  . 1. 39. Jika 1 sma setara dengan energi 931 Mev.Pembahasan oleh : Mariano N.

  .  – f¾  f ff° ff    – f¾ ff° fff°f°    – f¾ ff° ff   J -    9 ¯ ff¾f°   f¯ ff°¾ ¯f–ff –fff°–f f °–f° °–f½  f ° f – f – ff°°ff f½f f¾¯   % ° f f – f½f f¾¯  %  f °f      - -f°f   . . f ©f%%      9  %@%  f°  9  f° °–f°½  ½f°  f° f ff       .    ff€¾¾½f°  ½f°   f°½f°  ¯ f f½¯fff f¾ ½ ½f ff "  9f°  ¯ 9f°   .ff ¾¯½f°°ff ff ° f¾ f°– – f ½ n ½f% % f°f°  -  @f°–f½–ff% –f¯ ff° °–f° f%¾ °f°f f½  –f¯ ff °f ° ff°– ¯f¾ f ff ° f  @f°–f½f°– –f¯ f ¾ f–f¾½ °– °–°f¯ °–¾fff°½ ¾ff° ° f –f    D.%  .f¾¾f%.

        J - @ ff f%"""%  9 ¯ ff¾f°   f° f ¾f  ©ff°f °f½  ½f°   °–f° °–f°©ff°f f f½¯fff%  ½½ % ¾ f°–f°©ff½f°  f°½f°   f  f   .    ° f  f°–¯– °½f f–f¯ f  ff° ¯ ¯½°ff°   .°–°¾f©ff°– ¯f¾ ©f ©f%%¾ °f°f ff©ff½f°  ¯fff f ¯f°f°f ¯ff¯ °¯ ½½           -  f½ff©f ©f%% ¾f¯ff° °–f°©ff%%"f¾ff ¾f"   D.

       %  %n¯   %  %n¯  .

 %  %n¯    %  %n¯    .

   %  %n¯   J - .

 n¯  °f f°f f f½f ff     O 9f– €  .

 ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$ 9 ¯ ff¾f°   f °f  f°–¯– ° f°¾¯  ¯ff f°f f f½f f¾¯ ¾¯ °f fO n¯   °–f°¯ f f°–° ¾    f f°–°%f½ ¾ –½f°©f°– f°¾ ––f% ¯ff           °–f°¯¾ f ¯ff       n¯  f  °f f ° f f f %  %n¯   D.    ff°– ¯f¾¾f– ½f¯ f °ff¯¯ °° ¾f°f– ¯  f ½f¯ f½¾f%  % ¯¯ °° ¾f°f¯ °©f      –¯    –¯    .9 ¯ ff¾f°  .ff°.

 –¯      –¯     –¯     J -   9 ¯ ff¾f°    f ff°– ½f ©°– ¯ff¯¯ °° ¾f°ff ff  f ff°– ½f  °–f ¯ff¯¯ °° ¾f°ff ff         –¯     -   °f°ff°½f  f¯f¾¾f ff°– ¾f° ¾f  ©ff°   D.     f f ¯f¾¾f –  °– ff¾ –ff°¾f° -½f f  f°–¯°–¾ ½ –f¯ f °––f½½ n ½ff°–ff¾%–%¯¾  f°– ¾ f°f°ff f f°  f°–¯°–° D¾ffff°– ff°½f f ff ff          .

            ¯          J -   9 ¯ ff¾f°   f¯ ff°¾ ¯f–fff°–  ©f½f f ° f        f °f ° ff°f – f¾ ½f°©f°–  f°–¯°– ¯ff–fff°– °–f°fff°–¾ ½f°©f°–  f°–¯°–¾f©f ¯ff¾fff  J@@ ÷ ¾ %  %  ©    9f– €  .

 ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$  D.9 ¯ ff¾f°  .    f€% %¯ °°©f° °–f°f°ff–ff f°½ f¯ ff°½f°©f°–½ –f¾  ¾f ° –½ °¾f½ –f¾  f¾ff°–f€ ff¾f ff    %-%    ©    ©   .ff°.

       f ½  °–f° ¯f¾¾f  –f¯  ¯ ff° ½f f ¾   f¾   f°  n ½ff°  ¯ ¾  ¾ ½  –f¯ f  f – ¾ f° °–f°  ff f ff° ¯ff ° –° ½ ½f f °––f ff      ©    ©   .   ©       ©      ©   J -  O%¯%    9 ¯ ff¾f°    ¯¾9½ –f¾f ff 9 *ê f °f ê ¯ff 9 *ê  .f¾f°°ff°–  f f–f€ 9 *     ©   -   f½ ¯ °nf°f°¾f°f½ –f¾ ff¯¯ °– ©ff°¾f°"    D.

  ©     ©     ©    J -    9 ¯ ff¾f°   9f f¯f¾¯¯ – f½ff f ¯½° ° n ½ff°½f f¾¯ f ff%¾ff¯f% ¯ff n ½ff° ° ff°ff n ½ff° ½f f¾¯ ¾f©f    ¯½° ° n ½ff°½f f¾¯ ¾ f f½¾ ½f°©f°–– f½ff f f  n¾   n¾  ¯$¾    .     9f f ½ ¯f°f° f f¾  f ¯f¾¾f   – ¯f ¯f – f °–f°  n ½ff°  ¯ ¾   ¯ f° f  ¾  ½ °–f° –ff   ff°f° °–f°– f f ¾ °––f n ½ff° f  f¯ °©f ¯ ¾  f f ¾ °f° °–f°½ ¯¾ f¯f ¾ ° ¯ff ½  ff°¯¯ °¯°ff ff     – ¯ ¾     – ¯ ¾    .ff° –° ½   °––f ff  *¯  *     ©    D.

 – ¯ ¾     – ¯ ¾     – ¯ ¾   J -   9 ¯ ff¾f°   9  ff° ¯¯ °¯ f ff  ê½  ½  ½  ¯  ¯   ¯ % %    %    %    – ¯ ¾  %ff f f¾ ¯f ¯f f¯  ½¾€ ¾ °––fff f½f°f°¯ °©f ° –f€%   -  9f f½°©ff f° ff f©ff f° – ¯ ¾   f½– ¯ ¾  f°¾f¯f¾f©f f °ffnf°ff ff¯¾f f  f   °–f° ff f°f©ff f° – ¯ ¾ f°f  ff¯¾f ff f¯f ¯f f¯ ° –f€ @ f½fff f½° – ¯ ¾  f°  – ¯ ¾ ¯ff¾f°ff°¯ ¯ °–°–f°   -  f¾ ° f  ¾ °¯ ½ff°½°½ °– n f °f f  f° ff¯¯ °©ff ¾f°    D.      9°–f°f¯°¯ ¯f¾¾f–f¯ °–f°¾ .

 ¯f¾f°  ff¯ ©f°ff ¯f¾¾f–f¯ f°¾ .

f  ff   © °¾f¯°¯ f$– .

 f°f© °¾ff$– .

¯ff¾ff f°f¯°¯¯ ° f      .

     .

  .

  .

     .

     .

  9f– €  .

ff°. ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$ J - .9 ¯ ff¾f°  .

 .    f ff°––f¯ f°  f°¾f¯f¯f¾°– ¯f¾°–¯ ¯½°f €¾ °° ¾ f°    f°f  °–f°¯ °©f ¾f f°½f f©°– ©°–f°– f¾  °ff°¾¾ ½ ½f f–f¯ f   %%½f f¾f¯ °–f°–f¯ f° f ff       .@ %¯ n ê%f %¯ n ê%f¯°¯   % f%    %f %  f f      -  f¯f# ¯f¾f°  ff¯ ©f°ff ¯f¾¾f–#f°ff°– ¯f¾¾f–f ff ©f°f f° f°f  f½f °f ff¯¾f ©f°f f ½ °–f° f–f ff¯f¾¾ff f¯f¾f°f°– f  -    f¾ °– ¾ nff ¯f°f   ½ ¾ f  ©f  ff¯ ff° ¾f ¾f D- ©f°–f° ¯ ¯ f¾ff°  ° ¯ °–f° ff° ff"   D.  9 ¯ ff¾f°   f¯ ff° f–f¯¾ f¾f ff¾    °–f°f¾f¾ fn  .

   .

  .

 .

      .

    .

  J -   9 ¯ ff¾f°   9°¾½°ff fff©ff°f¾ nff° ¾% °f½f f°¾ nff° ¾fff f¾f "%½f f f ff°–f¾¾f¯f f°f            f° ° f ff°–¾f¯f ¾ °––f   % % % %   D.    9 ff°½ ¾f nf°f°–f½f f f°–9 f °––f°  °½f f–f¯ f "%– ¯ ¾ %  f°– f f f°–9ff°©f f°f¾  ff           .

          J - """%–f¯ f¾f f °f f°¯ ¯ °–°–f°%  9 ¯ ff¾f°   f°¯ ¯ °–°–f° f°  f°–f°½f f–f¯ f¾f f °f f °ff f °––f°f°–#f°–# ff°ff f¾ff°– f°9   f °––f° nf° ff°f ffff° ¯ff¾f° f½f  ©ff° 9f– €  .

ff°. ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$     .9 ¯ ff¾f°  . °½ ¾f¯ff°@n °f°– n  n ½ff°f f f nf°f ff  f½ ¯ff° ¾ °––f  ¯$¾        ¯f°ff ff ff¯f° nf° ff¯ ° fff©ff ff¯ ¯ff ¾$ $ f°©ff f°°f ¯ff °––f° nf° ff°ff ff  *– f *  %  ¯%ff½f¯f¾ °f ¾¯"""  f °––f° nf°f ff¯%©ff¯ ° ff ¯ f° °––f°f°–f°– ffff°% ¯ffff©ff ff    ff f°°f ff f ½ff©ff f°°f"""   D.         f°f –f¾–° ¾ .

½f f f°f°f¯%f¯  9f% f f  ff¯f °– f°¾f°f–f¾¯¯  ¯   f°  f°f°f½f  ff¯¯–f¾  ½f  ¯ff f°f½f –f¾–° ff¯f °– ¾ f ff        ½f     ½f   .

    @ f°f° –f¾  f  ff¯ f°–  ½  f f½ ° °– f °– ¯¾f° ¾ f–f   %9   f°f° %9f%  -  ©¯f ¯  %½f %–f¾  f°f ff ° –° ff ff¯ %%   f¾ff°½ ¾f¯ff°° ½ °fff°f°– °ff ff     @ f°f°–f¾ f f½ ° °– –f°°–½f f ° –° ff ff¯    ° –° –f¾ –f°°–½f f f°f°f°– ¯ f°¯  f f½ ° °–  .   ½f        ½f      ½f   J -    9 ¯ ff¾f°    °–f°¯¾–f¾ f         f¾ ff¯¾ff° °  -f ff f°–f°–f    ½f     ½f   -  9 ¯ f–f° $ f¾ ff°¾ nff¯f°ff °fD- f¯ ¯ffff   D.

 –f¾ ff¯f °–ff°  f©f f°f°–f¾  f    f©¯f¯ –f¾ f°–¯ff¯  ° –° ¯ ff° f°–    f¯ –f¾ f¯ f¯ff f°f°–f¾ff° f°–  J - %9f°¯ ¯ °–°–f°%  9 ¯ ff¾f°   9f°¾  °–f °f f °f f°f°–f¾ –f°°–©–f °–f°- f°I  9f°   ¾ f¾°f –f°°– f¾–f¾  f° –f°°– f°f°¯  f f½ ° °–  9f°.

°–°¯f¾ °f#¯ –f¾ f° ° –° # f° f°– ¯f¾ ¯ff½ °fff° ¾ ¾ff f °f©f f°f° ©f–f f½ f°¯ff¯f½°- ¾f¾f©f f¯ fff f°– ff f½  9f f½ °fff°f°– °f¾ ¾f¯¾ ff¾     D.    f€9 I f¾ f¯ ¾°. ¯ ° f °f¾–f¾ ¾f¾f©f  f f½%½¾ ¾¾ ¯% °–f°¯ °– f f°f° f¾f¾f©fI–f¾©–f  f  9f°¯ ¯ °–°–f° f °f€f¾ #¯  ° –° # f ¯ °–  .

f° f¾ ½ –f¯ f " f¯ ¾°¯ ° f½f ¯ff¾fff°– ff°f ff            .

             9f– €  .

 ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$ J -   9 ¯ ff¾f°   . f¯¾ €¾ °¾¯ ¾°.ff°.9 ¯ ff¾f°  .

+J .f ffff°– ½ f° .    ¯ff f–f¯½ ¯ °f° ff°–f° ¯¾½  ff° f f¾f°– f f °¾f ¯ ½ff° f¾ ¾ ©f©f  f©fff°ff °¾f © € f° f ff     n¯   n¯  .f ffff°–  f°–   -  9 °–f° ff¾f¾ ¾f °–¾ nff¯f°f   D.f°       ¯f°f . .

ff½f°©f°–¯¾½f ff   ¾# +€ + n¯   D.  n¯    n¯    n¯  J -   9 ¯ ff¾f°   f °f f¾f°– f f °¾f f ff f¾¾ ©f©f ¯ff ff°–f°  °  ¯½ff °––f%©f¯ff°¯f%  f°f½ °–f¯f¯ °–f¯f °–f°¯fff°– f f¯ f¾  9f°©f°–¯¾½°¯ff f f¯ f¾f ff   ¾# +€%D°¯ff f¯ f¾ ¯ff¯¾½f°©f°–¯¾½f ff    ¾# +¾#%  .    9 ff°– ¯ f°–  ¯f–°  °" %%°€f¯ f %%  ¾ %%f  %%¾°f–f¯¯f Df°f°– °f   f¾ff°€  °¾ ff°–½f°– ¾f¾f¯½ff°–½f°– n f ff    %% %% %% %%   %% %% %% %% .ff½ ¯ °nf©ff ff°–f°  °¾f  € f      ¾#  n¯  .

 %% %% %% %%   %% %% %% %%   %% %% %% %% J -   9 ¯ ff¾f°   ½ ¯– ¯ f°–  ¯f–°  f€  °¾  n¾f¯½f€  °¾  ¾f%ff f½f°©f°–– ¯ f°–  n¾f¯½f½f°©f°– – ¯ f°–  ¾f%f ff  °f–f¯¯f °fO °fDf  .

  ¯ f°–@I  ¯ f°–f   .fff@f¯½f °f°€f. f  ¯ f°–.     ¯ f°– ©ff°¯ f¯ f½f ff©°– f½ ¾f°¾ ½ ½f f f–f¯  ff°  f©ff  ¯  ¯½ ff¯¾ f°–f %¾% ¯ff¾¯½f°–f°9¯ ¯ °½ ¾f¯ff°      9  ¾°%  %¯    9  ¾°%+ %¯   .ff©ff f°f°–½f°– ½ff ff½f°    D.

 9  ¾°%  %¯    9 ¾°%  %¯    9 ¾°%+ %¯ 9f– €  .

ff °–f°¯ ° f½f°½ ¾f¯ff°– ¯ f°–¾f¾° ½f ff©°– f½   ¾°n¾     ¾°*  n¾%ff f° ff ff°–nn °–f°½f°f°–f f% -  #¾ f°–f %¾%#¾ °f°f¾%¾ff°f% f½   f° f°–     D.9 ¯ ff¾f°  . ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$ J - @ ff f  9 ¯ ff¾f°   9f f¾f ¾  #– ¯ f°– ©ff°¯ f¯ f½f ff©°– f½# f¯f° f– ¯ f°– ¾  ¯¯ ¯f° f©°–  f½% ¯f f¾½ ½¾¾– ¯ f°–% ¯f¾ ¾€f– ¯ f°– ©ff°   f¾ f¯ ¯f° f©°– f½ ¯ffff° ©f ¾½ ½¾¾– ¯ f°–ff–f¯ f°f f°–f¯ f– ¯ f°– ©ff°   @ f½½ f°ff°°f¾ f f¾ f ©f – ¯ f°–¾f¾° $– ¯ f°–  $– ¯ f°– –f f f–f¯f°f¾¯½f°–f° 9 ¾  f ©f – ¯ f°–¾f¾° "     9f°©f°–– ¯ f°– ¾f ½   f–f¯ f f¯ ¯ff f°–f°– ¯ f°–   f °f*– ¯ f°–  ¯½ ff¯ ¾ ¯ff  °¾– ¯ f°–f ff €     *f $¯  ff€  °¾¾ – ¯ f°–f ff    €    f $¾ .ff°.     fn f–f° f ¾°f °–f°nffff°–½f°©f°–– ¯ f°–°f°¯  fff  ff° ¯ fn f f©ff fn f  ¯¯ ¯ff©ff f½f f°–f°–  ff°f ff      ¯¯    ¯¯  .

  ¯¯     ¯¯     ¯¯  J -   9 ¯ ff¾f°    °–f°¯¾° €  °¾n f–f° f°–    %¯ fff°ff–f¾ f°–ff–f¾– f½f°–  ff°  ff fn f ff   ©ff fn f   ½f°©f°– – ¯ f°–¯°¯ff°– –°ff°%     ¯ ¯¯    D.      ff¾ f°–½ °–f¯f ¾¯ – ¯½f ff©ff½ °–f¯f  ¾¯ – ¯½f ½f f° °¾f¾– ¯½f ½ °–f¯f   J ¯  f° °¾f¾– ¯½f ¾ ¾f      J ¯     J ¯     .

   J ¯         J ¯         J ¯   J -   9 ¯ ff¾f°   ¾f°f° °¾f¾¾ f  f° °–  f¾ nfff f °–f°©ff°f f f½¾¯  ff        %  %       J ¯   D.     f°– f°f f°–   f¯ ¯ °½ ½  ½f f €  °¾     ff ¯  f°– ¾ f°– – f ¯ ° f f°f  ¾  ¾ ½  ½f f –f¯ f 9 ff°–f°f°–  °–ff°ff– ¯ f°–f°–¾°– f°– ¯ f°–f°– ½f°f°¯ f ff f n ½ff° °  ff  ¯ ¾ ¯ff n ½ff°¯ f ff       ¯ ¾      ¯ ¾   .

  ¯ ¾       ¯ ¾       ¯ ¾   9f– €  .

 ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$ J -   9 ¯ ff¾f°   f°f ff¾f € ½½  f°f¾f©ff°–½  ½ ff°f ff½ ° f½f°¯¾ € ½½ f¾f ff f°–½ f¯f f ¾¯  ° ½ f¯f %f f°f f°– ¯ °½ ½ %   ¯  %¾ f–f ½ ° °–f ½ f¯f%  f°–  f f ff f ¯  %¾¯  °  f% f°f%½ ° °–f f%  f °f€  °¾½ ff°–f°f°–  °–ff ff  f€  °¾½f°f°f°–  °–ff°f%  °¾½ ° °–f%f ff+  f¯ ff°f °f€  °¾ff°¯ ¯ ¾f ¾ f ©ff¾¯  f°½ ° °–f¯f°f¯f¯f° f%©f¯f°©f¯ff f¾ f°–f°%  € ½½ f°–½ f¯f  ° ©ff° ff°f ¯    ¯f°f  €  °¾¾¯ %f°f% €  €  °¾¾¯ %¯ % € €9 €  °¾½ ° °–f%¯ % €9 €  €  °¾½ ° °–f%f°f% €9   n ½ff°f°f   9   n ½ff°¯  ½ 9  .    .ff°.ff°¾+  .9 ¯ ff¾f°  .  ¯$¾%n f¾ ° f %   D.  n ½ff°f°–°   ¯$¾  f°–f°½f½ ¾fff°f° f € ½½   f9 ° °–f¯ ° f¯  I9 ° –f€% % f9 ° °–f¯ °©f¯  I  ½¾€%+% f¯ ¯ ° f9 ° °–f I9 ½¾€%+% f¯ ¯ °©f9 ° °–f I9 ° –f€% %    € ½½ f°– f  ° ©ff° f¯ %f °f ½f°f°% f°f      f °f€ €9 ¯ff½ ¾f¯ff° ff¾¯ °©f     f½ ¾f¯ff° ¾   ©ff° ¯ffff° f¾f°.

 +  .

  f° ½¾f¾ ½ ½f f–f¯ f  ff –f–ff.

¯ f°–  ©f ¯ff° ° ¯ff ¯ff°f ff     +  .

     .

  .

 + .

     .

    + .

  J -   9 ¯ ff¾f°   f¯ ff°–ff –ff.

¯ f°–  ©f½f f¯ff°      f ff–ff.

¯ f°–  ©ff°¯ff° f f½¯ff°  f ff–ff.

¯ f°–  ©ff°¯ff° f f½¯ff°  –f –ff f°–  ©f ½f f  ¯ °–f¾f°  ¾f°   ¯ff  f°  f¾f ¯ ¯ ¾f f°– ¾f¯f f½ ff f°– ff°f°  f °ff¾f¯ff°½¾€f–f ©f –fff ¯ °f   ¾f f½f ½   f         %¯ff°½¾€% -    ¾f f½   f° f½f¯ °– ©ff°¾f°  f ½ ff°½f f–f¯ f¾f ¯ff©fff f°©ff f¯ ¯½f°©f°–f°–¾f¯f ¾ f¾°f¾  °–f°f   f¯ f–f¾f°–¯ °fff°©ff f f° f½f°f°ff°–¾f     9f– €  .

ff°. ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$  D.    f½f¾O  f° f°–f¾ ½ ½f f–f¯ f" f¾ff ½¾ f¯f¾ °  ° –¾f°– ¾¯½f°½f ff½f¾f ff            .9 ¯ ff¾f°  .

                J - @ ff f  9 ¯ ff¾f°   @ –f°–f°f°– ff¯ f½f¾f ffI©–f%f °f ¾¾°¾ nff½ff % ¯ff ° –f°– ¾¯½f°½f ff½f¾f ff    J *.

I  *   % ff f©ff f°%   -   f° ¾f°–f ¯ f  f ¯ ¯ f°  ¯f° f f½f¾ O¯f½°  ©–f f ¾ ¾f¯f ¾ f  f f f  °–f°°f   f½ ff f©ff f°°f ½ff¾ff½ °– f°¾f"  .

 fnff ° –f°– ¾¯½f°½f ff½f¾Offf½f¾ ¯ffff° ½  ©ff f° ½f°©ff f°.

f°¾f°f  ¯fff½f¾f°ff¾ f–f½ °– n f°f¾¾f¯f¾ f ff ff°f ½ff°¾ °f°f¯f¾ ¾ff°f¾f©f¾ff  """   D.    D°¯ °– f°ff¯ ff°% %ff  –°ff°f°–ff° °–f°½ °°©f°¯   f°f¯½  ¯  ¾ ½ ½f f–f¯ f  -ff¯ ff°ff% %f ff            .

    f°–ff°¾ ½ –f¯ f  ff°" f¾ff ½ ¯ff ff½f f f ff     J   J  .                J -   9 ¯ ff¾f°   9 °°©f°I¯    –f°–f°© ½f°–ff°  –f°–f°½f f©°–ff f$ I  9 °°©f°¯½  ¯   f¾f°–¯ °–f½f ff¯ ff°ff  $   .ff     D.

 J    J    J   J -    9 ¯ ff¾f°   f° ¾f ¾  ¾ff° °–f° n€€ °½   fff½½f f¾ f½½ ½ f°fff¾½f f¾ f½nf f°–f°– f f  f f¾ f  °f° ¾ °   ff°f   ¯ f° ½ °–f°ff° ¯ °–f¾f° fff¾ f°– °f%©f ° –f€ f ff°f ff°f° ©f½¾€ fff°f °f%   ½ ÷+÷   + +   +   ½ ÷+÷   +         ¯n€€°f¾½f f½ nf f°–f°  +    +      .fff¾f°– f½f f f ff    ff½f f f ff 9   % %  J   9f– €  .

9 ¯ ff¾f°  .ff°. ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$  D.        fff¾ f¾¾ ½ –f¯ f    J  ¯  ¾f f°ff° ¾¯f–°  9f ff       @  f°f°    @    .

  @  –f¾¯ °©  f°– f¾      @  –f¾¯ °©f  f°– f¾     @  –f¾¯ °©f  f°– f¾   J -   9 ¯ ff¾f°   f ½ °°f°¯  ff ¯f½° ½ °°f° ¯¯½   ¯ff f ¯ ¯½   ¾f ¯ f° ¯f–°   ¾ fff¾ ½f°©f°–f ff¾     D°ff¯ f°¯f–° f½fff ff°–f°f°f°%f°–f°f°f°  ½f °–f° ©f ¾f° ¾ ½ ½©f° f °–f° ©f f°–f° ¯ffff ©ff fffff¾ f°ff©ff°–¯ °– ½ff ffff¯ f°¯f–° %  f ff¯ f°¯f–°  9f ff f f  f°– f¾%¯ °©f  f°– f¾ fnf°f ff½ °–f¯f f%    D.  %%  .    fff¾%% f°%%  ff°¾ ©f©f f° ½¾f¾ ½ –f¯ f  ff %%ff°  ff°  fff%% f°%% –fff¯ °–ff¯–ff¯ –° ¾  n  n°f ¯ff  ff°  f f   %% %%   9.      .

 @ 9       @ .      .%f °f %¾½ff–ffff°– ©f f°ffff f° ©–f °–f°ff f°ff°¾ f° °– % ¾f°°f¯ ° f°%   -  D°¯ °©ff ¾f° f  f°½ °–f° f°f¾f©f½ ¯ff¯f°°¾ ½f¾f     D. f°@   f °fff °½f fff¾ff  f° °–  f °–f°©fff°fff  f°  f °–¾ °–f°f¾ ¯ff ° ¾f©ffff¾  ff° 9.   f¯½   f.½f°©f°–n¯ – ff° –f¾¾ ½f°©f°–ff ¯ ¯°–¯ f°¯f–° ¾  f¾f¯f @ ¾f¾ ½ ½f f–f¯ f  ¾f f°fff¾° ¾½f fff9. 9  .     n¯ J -   9 ¯ ff¾f°   9f f½°¾½°f  fff¾ ©f©ff°–¯f¾°– ¯f¾°– ff¾f°–¾ ffff°¾f°–f ¯ °f%–°ff°f ff°–f°f°f°° ¯ f°¯f–°  ¾ fff f¾ f°f ff°–f°f°f°°ff °½f fff f¾% f°©f ff¾f°– ff°f° ffff°¾f°–f¯ °f    °–f°½°¾½ ¾  ¯ff–ff  nf°–ff° ff¯ ff –ff°fff° ©f   f f9.f ff    f¯½   f9 .    ff9.

   J -   9 ¯ ff¾f°    °–f°¯ff f½f ffff°– – ff° ff¯¯ f°¯f–°   -                   °–f°¯ ° ¯fffff°¯ ° f½ff°f¾f°–¯ °–f ff f9 . 9      f¯½   f9 .    f¯½   f. @ f½f°f ff°–f°f°–  f fff  f½ff°–f°f ffff n ½ff° ff ¯½f©ff ffff¯ f°¯f–°  f°ff ©ff fffff¾   -  –f¯ f¾ff°– f f °f¯ f°¯f–° f°– –f¯ ff°¾ f–f# # f¾ f–f¯©ff°ff°–f f ¾¾f°f° ff°– f°¾¾ ff°– ¾ f¾°f¾f¯f ff¯©ff°f¾ f½¾f¾f¯ff°  °–f°fff°¯ f°¯f–° ¯– °    9f– €  .  f¯½   f9 .

 ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$  D.ff°.    f°–ff°.9 ¯ ff¾f°  .

¾  f°–ff°¾ ½ ½f f–f¯ f" f¾ff ½  f½ °¾ff°ff  f°f ff     I  .

    ¯    I  .

 I  .

      I    I   J -    I$f ¾   9 ¯ ff¾f°   ¯½ f°¾f°–ff°    ff°¾° € O        ff°¾f½f¾€   ¾¾  ¯½ f°¾     .ff °–f°¯¯  I$ $  f    $O O.

ffI       I   D.        f°– ¾ f°– f¯ ½f°©f°–°f  ¯  f    – f °–f°  n ½ff°   n %n   n ½ff° nfff      ¯ ¾ %  ¯ff ¯ ° ½ °–f¯f  ¯½f°©f°–  ¾ ¾ f¯f – ff ff     ¯   ¯  .$ $ $     .

     ff¯.  ¯    ¯    ¯  J -    9 ¯ ff¾f°    f°– – f¯ ° f n ½ff°nfff ¾ ff°¯ °–ff¯°f¾½f°©f°– f     D.

f °   f°¯f¯  f°°¯¯f¾¾f  f¯ f¯ f¯.

f¾¾f%f¯ f°–%f ff©¯f9°+- ° ff¯¾f f¯ D°f¯f ° ©¯f½°f ff f°©¯f° °f ff¾ °––f°¯f¯°f  f°°¯¯f¾¾f°f  @ f½   f°–f°f°–  f° ¾f  f f° °f   D°f¯f °f°–° f% f ¯ff° ¾ ½ ½f f¾f% ¯ff©¯f  °°f½°f ff ¾ °––f ¯°–°f°©ff f° f ff ff.f °¯ ° f¯- ¾ f ff    J -  %@ f½¾f¯ ¯ °–°–f°%  9 ¯ ff¾f°   -¯¯%f¯ f°–%f ff©¯f½° ff¯¾ff¯ f°-¯.

  f °f½ f¯f%-%f°f   ¾¯f¾¯f  ° f° ff¾ ¾   ° % f  ¯ °–¾  °  °f% ¯ff©ff f°f°–½f°– ½ff ff  9f– €  .

       f ° ff¯½f f¾ .9 ¯ ff¾f°  .ff°. ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$  -   9¾f ½ f¯f f ¯  f¯ - ¾  f ff  # ° ½f ¾ f ° f°f ¯ f °f¾f° °f¾f°   ° f°½f ¯ ¯ f¾f° ° –#  °f¾f° ° ¾  °f¾f° ¾f¾°  f°– ¯ ¯ ° –   °  ¾f ° – ¾ f½ °f¾f° ¾f¾°   f° °–   f °–f° ©f ©f°f  f f½°  °f °f¾f°  °½f f¯ f¯  ½f°– f  ° °–ff°ff f  f °f ° –f°– ¾f°f¾f¯f¯ff©f ©f°f½°f¾¾f¯f ¾ f½ @ f½½f f¾f ff¾  °°f¾f°  °f ff ½¾ ¾f¯f ¾ ½ °f¾f°½f° ¯ °– °–¯fff –f¯ f ¾ff°– ½f    D.

¯ ¯f°nff° ° – ¾ f ½f°f¾f°¾f¯½f .

 ° –f f¾°f¯ °©f        ¾      ¾   .

    9 °fff° °f°– f¯ °––f¯ ff° f°¯9f°nf ff      ¯f€°¯ ½ff°– ¯ f°–  ¯f–°    € .   ¾       ¾       ¾   J -   9 ¯ ff¾f°   ¾f°f ° – f f¾ ° f f¯ ½  ¾ff° f ¯¾f°   ½ ¾f¯ff°   °–f°   °¾f°f  €f° ¯f°    ¯¾f¾ ° ff¯  f¾½ °f¯½f°– ° ff¯ f°@¾ ° ff¯ ff¯ °    D° ° ff¯f°–¾f¯f ¯ff f          D.

¯½°¯ ° f½f° f°¯9f°n  .

  n ½ff°€°¾f¯f °–f° n ½ff°nfff    .

° f°¯ – ¯ f°–  ¯f–°    f€° €° f ° –f°– f°¾f¾ff ½¾ff°¾ °––f#¯½# °–f°½f % ¾f¯ °¯  ¯ ¯¯¯ °¯  %  f½€° – f °–f° n ½ff°nfff °–f°½f°©f°–– ¯ f°–f°– %  f½f°9f°n n    °%ff€  °¾f°–  °% –f°°– ¾f ° –°f¾ ¾f °–f°½ ¾f¯ff° f9f°n f    n ½ff°nfff% .fff  ff¾f°¯ f°¯     ° – ff¯¾f€°f ff %  f½f°9f°n n  n ½ff°nfff%  J -   9 ¯ ff¾f°   .  ¯ff½f f f¾ ff¾     f¾f° ° – . I   ½ f° ° – .ff f¾ ¯f½f° ©ff f°f°– f¾ ¾f °–f°½ ¾f¯ff°9f°n   D.    f-– °  ¯ f °–f°½f f€f ¯ff f¾f°¾ f°¾– ° f°¾ f½°¾ ½  f½f f f¾° °    f¯f¾¾f°      f¾¯f¾ ff °–f° ° –. I  .

f¾¾f¾¾ ¯¾ ¯  f¾   9f– €  .  f¾f° ° – . I   J -   9 ¯ ff¾f°   f °f f¾° ¾ ¾ f¾ ff ¯ff   . I    ½ f° ° – . I    ½ f° ° – .

f¾¾f¾¾ ¯¾ ¯  f¾  ¾f f½f f¯f¾¾f¾¾ ¯¾ ¾ f  f¾ f°¯ °–° f¾f°f f°f½  ff°¯f¾¾ff°–f°– ¯ °©f  ° – f  ° –f°– f¾f° %   %  .f¾¾f°¾f f€9¯f ¯fO–f¯ °–f°f½ff   ff°¾f°– ¾¾f–f¯ 9  f° °–f°f°ffO               . I    D.    .9 ¯ ff¾f°  . ½ $$–€¾f¯ f –¾½ n¯$   .ff°.f¾¾f¾¾ ¯¾ ¾ f  f¾   .

             J -   9 ¯ ff¾f°      °–f°¯¾f½f  f    °–f°f fff @* f½f   ff°f°f ¾¾f$ f¾ ¯f ff¯ °½  f° °–f°O    9f– €  .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.