P. 1
Resonansi Listrik

Resonansi Listrik

|Views: 555|Likes:
Published by Reza Kurniawan

More info:

Published by: Reza Kurniawan on Mar 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/21/2013

pdf

text

original

LAPORAN PRAKTIKUM

FISIKA DASAR II
RESONANSI LISTRIK
DISUSUN OLEH :
HANI ANASTASIA 041166
VERRA WATI 040308
LABORATORIUM FISIKA DASAR
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS SULTAN AGENG TIRTAYASA
CILEGON – BANTEN
2006

BAB II
TEORI PERHITUNGAN
A. Menentukan frekuensi sumber tegangan (catu daya) AC.
1. Lengkapi tabel berikut dari hasil percobaan yang telah dilakukan !
Jawab :
R = 1000 [ Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [Amp] I/C
2
(V/I)
2
1 0,8 X 10
-6
6
0,2 X 10
-3
1,56 X 10
12
900 X 10
6
2 1,0 X 10
-6
0,3 X 10
-3
1,0 X 10
12
66,7 X 10
6
3 1,2 X 10
-6
0,4 X 10
-3
0,7 X 10
12
225 X 10
6
4 1,4 X 10
-6
0,5 X 10
-3
0,5 X 10
12
144 X 10
6
R = 2000 [ Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [Amp] I/C
2
(V/I)
2
1 1,6 X 10
-6
9
0,6 X 10
-3
0,4 X 10
12
225 X 10
6
2 1,8 X 10
-6
0,6 X 10
-3
0,3 X 10
12
225 X 10
6
3 2,0 X 10
-6
0,7 X 10
-3
0,25 X 10
12
165,3 X 10
6
4 2,2 X 10
-6
0,7 X 10
-3
0,2 X 10
12
165,3 X 10
6
R = 3000 [Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [Amp] I/C
2
(V/I)
2
1 2,4 X 10
-6
12
0,7 X 10
-3
0,2 X 10
12
293,9 X 10
6
2 2,6 X 10
-6
0,7 X 10
-3
0,15 X 10
12
293,9 X 10
6
3 2,8 X 10
-6
0,8 X 10
-3
0,13 X 10
12
225 X 10
6
4 3,0 X 10
-6
0,8 X 10
-3
0,1 X 10
12
225 X 10
6
2 Buatla
h grafik ( V/I )
2
sebagai sumbu Y terhadap ( 1/C
2
) sebagai sumbu X dari data
pada table diatas untuk berbagai nilai R !
Jawab :
A. Grafik 1 untuk R = 1000 Ohm.
No X ( 1/C
2
) Y ( V/I )
2
A dan B Y = A + BX
Y
1
1,56 X 10
12
900 X 10
6
A = -320 X 10
6
Y
1
= 765,76 X 10
6
Y
2
1,0 X 10
12
66,7 X 10
6
Y
2
= 376 X 10
6
Y
3
0,7 X 10
12
225 X 10
6
B = 6,96 X 10
-4
Y
3
= 167,2 X 10
6
Y
4
0,5 X 10
12
144 X 10
6
Y
4
= 28 X 10
6
Grafik 1
1,56E+12
1E+12
7E+11
5E+11
y = 0,0007x - 3E+08
R
2
= 0,7033
0
100000000
200000000
300000000
400000000
500000000
600000000
700000000
800000000
900000000
1000000000
0 5E+11 1E+12 1,5E+12 2E+12
Y ( V/I )2
Linear (Y ( V/I )2)
B. Grafik 2 untuk R = 2000 Ohm.
C. Grafik 3 untuk R = 3000 Ohm.
No X ( 1/C
2
) Y ( V/I )
2
A dan B Y = A + BX
Y
1
0,4 X 10
12
225 X 10
6
A = 97,1 X 10
6
Y
1
= 233,1 X 10
6
Y
2
0,3 X 10
12
225 X 10
6
Y
2
= 199,1 X 10
6
Y
3
0,25 X 10
12
165,3 X 10
6
B = 3,4 X 10
-4
Y
3
= 182,1 X 10
6
Y
4
0,2 X 10
12
165,3 X 10
6
Y
4
= 165,1 X 10
6
Grafik 2
4E+11 3E+11
2,5E+11 2E+11
y = 0,0003x + 1E+08
R
2
= 0,7143
0
50000000
100000000
150000000
200000000
250000000
0 1E+11 2E+11 3E+11 4E+11 5E+11
Y ( V/I )2 Linear (Y ( V/I )2)
3. Bagaimana menentukan ω dari grafik tersebut ?
Jawab :
Impedansi dari suatu rangkaian R-C seri yang diberi sumber tegangan AC
adalah :
1
]
1

¸

+
·
2 2
2
1
C
R Z
ω
(1)
Dengan ω menyatakan frekuensi sudut sumber teganagan ( catudaya ) AC.
Persamaan 1 dapat dituliskan kembali menjadi :
2 2
2 2
1 1
c
R Z
ω
+
·
(2)
Karena impedansi diberikan oleh Z = V/I,maka :
Grafik 3
No X ( 1/C
2
) Y ( V/I )
2
A dan B Y = A + BX
Y
1
0,2 X 10
12
293,9 X 10
6
A= 146,4 X 10
6
Y
1
= 302,4 X 10
6
Y
2
0,15 X 10
12
293,9 X 10
6
Y
2
= 263,4 X 10
6
Y
3
0,13 X 10
12
225 X 10
6
B = 7,8 X 10
-4
Y
3
= 247,8 X 10
6
Y
4
0,1 X 10
12
225 X 10
6
Y
4
= 224,4 X 10
6
Grafik 3
2E+12
1,5E+12
1,3E+12 1E+11
y = 0,0011x - 4E+08
R
2
= 0,4256
-500000000
0
500000000
1000000000
1500000000
2000000000
2500000000
3000000000
3500000000
0 5E+11 1E+12 1,5E+12 2E+12 2,5E+12
Y ( V/I )2
Linear (Y ( V/I )2)
2 2
2
2
1 1
c
R
I
V
ω
+ ·
1
]
1

¸

(3)
Dari persamaan 3 dapat kita analogikan dengan persamaan regresi linier yaitu:
Y =A + BX
Adapun Y =
2
1
]
1

¸

I
V
A =
2
R
B =
2
1
ω
X =
2
1
C
Untuk mencari ω dari persamaan regresi linier dapat dituliskan :
B =
X
A Y −
Maka :
¹
¹
¹
¹
¹
)
¹
¹
¹
¹
¹
¹
'
¹
1
]
1

¸


1
]
1

¸

·
2
2
2
2
1
1
C
R
I
V
ω
Dengan ω = Rad/sec dan R = konstan maka untuk mencarinya dapat
menggunakan Arc Tg dengan perbandingan ( V/I

)
2
terhadap ( 1/C )
2
dalam
grafik.
1
]
1

¸



·
1
]
1

¸

2
2
2
) / 1 (
) / ( 1
C
I V
ArcTg
ω
( )
( )
2
2
2
/ 1
/
C
I V
ArcTg


· ω
A. Dari grafik 1

( )
( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
1
10 5 , 0 7 , 0
10 28 2 , 167 1
ArcTg
ω
6
12
1
10 2 , 139
10 2 , 0
×
×
· ArcTg ω
5 , 88
1
· ω

( )
( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
2
10 7 , 0 0 , 1
10 2 , 167 376 1
ArcTg
ω
6
12
2
10 8 , 208
10 3 , 0
×
×
· ArcTg ω
5 , 88
2
· ω

( )
( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
1
10 0 , 1 56 , 1
10 376 76 , 765 1
ArcTg
ω
6
12
3
10 76 , 389
10 56 , 0
×
×
· ArcTg ω
5 , 88
3
· ω
B. Dari grafik 2

( )
( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
1
10 2 , 0 25 , 0
10 1 , 165 1 , 182 1
ArcTg
ω
6
12
1
10 17
10 05 , 0
×
×
· ArcTg ω
89
1
· ω

( )
( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
2
10 25 , 0 3 , 0
10 1 , 182 1 , 199 1
ArcTg
ω
6
12
2
10 17
10 05 , 0
×
×
· ArcTg ω
89
2
· ω

( )
( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
1
10 3 , 0 4 , 0
10 1 , 199 1 , 233 1
ArcTg
ω
6
12
3
10 34
10 1 , 0
×
×
· ArcTg ω
89
3
· ω
C. Dari grafik 3

( )
( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
1
10 1 , 0 13 , 0
10 4 , 224 8 , 247 1
ArcTg
ω
6
12
1
10 4 , 23
10 03 , 0
×
×
· ArcTg ω
4 , 88
1
· ω

( )
( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
2
10 13 , 0 15 , 0
10 8 , 247 4 , 263 1
ArcTg
ω
6
12
2
10 6 , 15
10 02 , 0
×
×
· ArcTg ω
4 , 88
2
· ω

( )
¹
)
¹
¹
'
¹
× −
× −
·
1
]
1

¸

12
6
2
1
10 15 , 0 2 , 0
10 4 , 263 4 , 302 1
ArcTg
ω
6
12
3
10 39
10 05 , 0
×
×
· ArcTg ω
4 , 88
3
· ω
4. Tentukan Frekuensi ( F ) sumber tegangan yang dipergunakan dari grafik
tersebut!
Jawab :
Rumus umum :
A. Dari grafik 1

π
ω
2
1
1
· f →
( ) 14 , 3 2
5 , 88
×
= 14,09 Hz

π
ω
2
1
2
· f →
( ) 14 , 3 2
5 , 88
×
= 14,09 Hz

π
ω
2
1
3
· f →
( ) 14 , 3 2
5 , 88
×
= 14,09 Hz
B. Dari grafik 2

π
ω
2
1
1
· f

( ) 14 , 3 2
89
×
= 14,17 Hz

π
ω
2
1
2
· f →
( ) 14 , 3 2
89
×
= 14,17 Hz

π
ω
2
1
3
· f →
( ) 14 , 3 2
89
×
= 14,17 Hz
C. Dari grafik 3

π
ω
2
1
1
· f →
( ) 14 , 3 2
4 , 88
×
= 14,08 Hz
f π ω 2 ·

π
ω
2
1
2
· f →
( ) 14 , 3 2
4 , 88
×
= 14,08 Hz

π
ω
2
1
3
· f →
( ) 14 , 3 2
4 , 88
×
= 14,08 Hz
5. Bandingkan hasil yang diperoleh dari pertanyaan 4
dengan frekuensi PLN sebesar 50 Hz. Berikan ulasan dan pembahasannya !
Jawab :
Rumus umum :
A. Dari grafik 1

( )
% 100
50
09 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 82 , 71
1
· f

( )
% 100
50
09 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 82 , 71
1
· f

( )
% 100
50
09 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 82 , 71
1
· f
B. Dari grafik 2

( )
% 100
50
17 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 66 , 71
1
· f

( )
% 100
50
17 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 66 , 71
1
· f
( )
% 100 % ×
¹
)
¹
¹
'
¹

·
lioteratur
n perhitunga literatur
f
f f

( )
% 100
50
17 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 66 , 71
1
· f
C. Dari grafik 3

( )
% 100
50
08 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 84 , 71
1
· f

( )
% 100
50
08 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 84 , 71
1
· f

( )
% 100
50
08 , 14 50
1
×
¹
)
¹
¹
'
¹ −
·
Hz
Hz
f

% 84 , 71
1
· f
Dari hasil perhitungan yang telah didapat,nilai frekuensi hampir mendekati
nilai frekuensi PLN sebesar 50 Hz Dan dari hasil perhitungan % perbedaan
frekuensi terdapat beberapa kesalahan dan kekeliruan.
Beberapa faktor yang menyebabkan adalah :
a. Percobaan yang kurang cermat (teliti).
b. Pengambilan data yang kurang tepat dan teliti.
c. Pembacaan yang kurang tepat pada saat pengambilan data.
6. Tentukan Impedansi dengan data didapat dari percobaan,
untuk masing – masing hambatan !!
Jawab :
Rumus umum :
2 2
2
1 1
C
x R Z
ω
+ ·
A. Dari grafik 1
Diket : R = 1000 Ω

C
= 1,1 x 10
-6

ϖ
= 88,5
Jawab :
B. Dari grafik 2
Diket : R = 2000 Ω

C
= 1,9 x 10
-6

ϖ
= 89
Jawab :
( )
( )
11 , 3205
1
909 , 909090 0113 , 0 1000
10 1 , 1
1
5 , 88
1
1000
1 1
6
2 2
2
·
·
+ Ω ·
+ Ω ·
+ ·

Z
x
x
x
C
x R Z
ω
( )
( )
26 , 88
47 , 7789
79 . 526315 011 , 0 2000
10 9 , 1
1
89
1
2000
1 1
6
2 2
2
·
·
+ Ω ·
+ Ω ·
+ ·

Z
x
x
x
C
x R Z
ω
C. Dari grafik 3
Diket : R = 3000 Ω

C
= 2,7 x 10
-6

ϖ
= 88,4
Jawab :
7. Pada frekuensi yang didapat dari soal No.4, reaktansi
Kapasitor didapat dari data pada tabel dari masing – masing Hambatan untuk
1000Ω, 2000Ω, 3000Ω dan Reaktansi dari sebuah induktor di asumsikan 50Ω.
Jika kapasitor dan Induktansi tersebut dipasang pada sebuah rangkaian, maka
akan terjadi Resonansi pada frekuensi berapa Hz ?!
Jawab :
A. Dari grafik 1
Diket : XC = 1000 Ω

Hz f 09 , 14 ·
Jawab :
( )
( )
1 . 84
07 , 7074
37 . 370370 011 , 0 3000
10 7 , 2
1
4 , 88
1
3000
1 1
6
2 2
2
·
·
+ Ω ·
+ Ω ·
+ ·

Z
x
x
x
C
x R Z
ω
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 14,09 Hz, maka :
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
5 , 62
10 13 , 1 565 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
5
·
·
·
·
·

π
π
π
B. Dari grafik 2
Diket : XC = 2000 Ω

Hz f 17 , 14 ·
Jawab :
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
565 , 0
09 , 14 14 , 3 2
50
2
2
10 13 , 1
09 , 14 14 , 3 2 1000
1
2
1
2
1
5
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 14,17 Hz, maka :
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
3 , 89
10 62 , 5 562 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
6
·
·
·
·
·

π
π
π
C. Dari grafik 3
Diket : XC = 31000 Ω

Hz f 08 , 14 ·
Jawab :
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
562 , 0
17 , 14 14 , 3 2
50
2
2
10 62 , 5
17 , 14 14 , 3 2 2000
1
2
1
2
1
6
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 14,08 Hz, maka :
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
25
10 46 , 8 565 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
5
·
·
·
·
·

π
π
π
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
565 , 0
08 , 14 14 , 3 2
50
2
2
10 46 , 8
08 , 14 14 , 3 2 3000
1
2
1
2
1
5
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
B. Menentukan nilai induktansi dari sebuah induktor (L
1
)
1. Lengkapi table berikut dari hasil percobaan yang telah dilakukan !
Jawab :
R = 1000 [ Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [ Ampere ] ( V/I )
1 0,8 X 10
-6
6
0,4 X 10
-3
15 X 10
-3
2 1,0 X 10
-6
0,6 X 10
-3
10 X 10
-3
3 1,2 X 10
-6
0,7 X 10
-3
8,6 X 10
-3
4 1,4 X 10
-6
0,8 X 10
-3
7,5 X 10
-3
R = 2000 [ Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [ Ampere ] ( V/I )
1 1,6 X 10
-6
9
0,7 X 10
-3
12,86 X 10
-3
2 1,8 X 10
-6
0,7 X 10
-3
12,86 X 10
-3
3 2,0 X 10
-6
0,8 X 10
-3
11,25 X 10
-3
4 2,2 X 10
-6
0,8 X 10
-3
11,25 X 10
-3
R = 3000 [Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [ Ampere ] ( V/I )
1 2,4 X 10
-6
12
0,7 X 10
-3
17,4 X 10
-3
2 2,6 X 10
-6
0,7 X 10
-3
17,4 X 10
-3
3 2,8 X 10
-6
0,7 X 10
-3
17,4 X 10
-3
4 3,0 X 10
-6
0,7 X 10
-3
17,4 X 10
-3
2. Buatlah grafik (v/I) sebagai sumbu Y terhadap C sebagai sumbu X dari data
pada table diatas untuk berbagai nilai R!
Jawab :
A. Untuk R = 1000 Ohm.

Grafik 1
0
5
10
15
20
0 2 4 6
C ( farad ) X 10 -6
(

V
/
I

)

X

1
0
3
B. Untuk R = 2000 Ohm.
C. Untuk R = 3000 Ohm.
3. Bagaimana menentukan nilai induktansi dari grafik tersebut jika frekuensi
sumber tegangan ( catu daya ) AC adalah 50 Hz ?
Jawab :
Rumus umum :
f π ω 2 ·
= 2 ( 3,14 x 50 Hz )
f π ω 2 ·
Grafik II
11
11,5
12
12,5
13
0 1 2 3 4 5
C ( farad ) X 10-6
(

V
/
I

)

X

1
0

3
Grafik III
0
5
10
15
20
0 1 2 3 4 5
C ( farad ) X 10-6
(

V
/
I

)

X

1
0

3
· ω
314
XL : XC
fL π 2
:
fC π 2
1
L ω :
C ω
1

4. Tentukan nilai induktansi dari inductor L yang dipergunakan dari grafik
tersebut !
Jawab :
A Dari grafik 1

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
1
10 8 , 0 0 , 1 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
2
10 0 , 1 2 , 1 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
3
10 2 , 1 4 , 1 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

3
50 50 50 + +
· L
→ 50 · L Henry
• L XL ω ·
= 314 X 50
15700 · XL Ω
B. Dari grafik II
C
L

·
2
1
ω

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
1
10 6 , 1 8 , 1 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
2
10 8 , 1 0 , 2 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
3
10 0 , 2 2 , 2 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

3
50 50 50 + +
· L
→ 50 · L Henry
• L XL ω ·
= 314 X 50
15700 · XL Ω
C. Dari grafik III

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
1
10 4 , 2 6 , 2 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
2
10 6 , 2 8 , 2 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
3
10 8 , 2 0 , 3 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

3
50 50 50 + +
· L
→ 50 · L Henry
• L XL ω ·
= 314 X 50
15700 · XL Ω
5. Gambarkan Diagram Fasor untuk Rangkaian RLC !!
Jawab :
Gambar Diagram Fasor :
L
R
C
6. Tentukan Impedansi dengan data didapat dari percobaan, untuk masing –
masing Hambatan !
Jawab :
Rumus umum :
A. Dari grafik 1
Diket : R = 1000 Ω

C
= 1,1 x 10
-6

ϖ
= 314
L = 50 H
Jawab :
2
2
1

,
_

¸
¸
− + ·
C
L R Z
ω
ω
( ) ( ) ( )
( ) ( )
17 , 106
10 1 , 1 314
1
50 314 2000
1
6
2
2
2
·

,
_

¸
¸
− + Ω ·

,
_

¸
¸
− + ·

Z
x x
H
C
L R Z
ω
ω
B. Dari grafik 2
Diket : R = 2000 Ω

C
= 1,9 x 10
-6

ϖ
= 314
L = 50 H
Jawab :
C. Dari grafik 3
Diket : R = 3000 Ω

C
= 2,7 x 10
-6

ϖ
= 314
L = 50 H
Jawab :
( ) ( ) ( )
( ) ( )
17 , 106
10 9 , 1 314
1
50 314 2000
1
6
2
2
2
·

,
_

¸
¸
− + Ω ·

,
_

¸
¸
− + ·

Z
x x
H
C
L R Z
ω
ω
( ) ( ) ( )
( ) ( )
17 , 106
10 7 , 2 314
1
50 314 3000
1
6
2
2
2
·

,
_

¸
¸
− + Ω ·

,
_

¸
¸
− + ·

Z
x x
H
C
L R Z
ω
ω
7. Pada Frekuensi yang didapat dari soal No.4, Reaktansi Kapasitor di asumsikan
50 H, dan reaktansi dari sebuah Induktor didapat dari data pada tabel dari
masing – masing Hambatan untuk 1000, 2000, 3000. Jika Kapasitor dan
Induktansi tersebut dipasang pada sebuah rangkaian, maka akan terjadi
Resonansi pada rekuensi berapa Hz ?
Jawab :
A. Dari grafik 1
Diket : XL = 1000 Ω

Hz f 50 ·
Jawab :
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50Hz, maka :
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
5 , 62
10 13 , 1 565 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
5
·
·
·
·
·

π
π
π
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
565 , 0
50 14 , 3 2
1000
2
2
10 13 , 1
50 14 , 3 2 50
1
2
1
2
1
5
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
B. Dari grafik 2
Diket : XC = 2000 Ω

Hz f 50 ·
Jawab :
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50 Hz, maka :
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
3 , 89
10 62 , 5 562 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
6
·
·
·
·
·

π
π
π
C. Dari grafik 3
Diket : XC = 3000 Ω

Hz f 50 ·
Jawab :
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
562 , 0
50 14 , 3 2
2000
2
2
10 62 , 5
50 14 , 3 2 50
1
2
1
2
1
6
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50 Hz, maka :
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
25
10 46 , 8 565 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
5
·
·
·
·
·

π
π
π
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
565 , 0
50 14 , 3 2
3000
2
2
10 46 , 8
50 14 , 3 2 50
1
2
1
2
1
5
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
C. Menentukan nilai induktansi dari sebuah induktor (L
2
)
1. Lengkapi table berikut dari hasil percobaan yang telah dilakukan !
Jawab :
R = 1000 [ Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [ Ampere ] ( V/I )
1 0,8 X 10
-6
6
0,8 X 10
-3
7,5 X 10
-3
2 1,0 X 10
-6
0,8 X 10
-3
7,5 X 10
-3
3 1,2 X 10
-6
0,8 X 10
-3
7,5 X 10
-3
4 1,4 X 10
-6
0,7 X 10
-3
8,6 X 10
-3
R = 2000 [ Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [ Ampere ] ( V/I )
1 1,6 X 10
-6
9
0,6 X 10
-3
15 X 10
-3
2 1,8 X 10
-6
0,6 X 10
-3
15 X 10
-3
3 2,0 X 10
-6
0,6 X 10
-3
15 X 10
-3
4 2,2 X 10
-6
0,5 X 10
-3
18 X 10
-3
R = 3000 [Ohm ]
No C [farad] V [Volt] I [ Ampere ] ( V/I )
1 2,4 X 10
-6
12
0,6 X 10
-3
20 X 10
-3
2 2,6 X 10
-6
0,6 X 10
-3
20 X 10
-3
3 2,8 X 10
-6
0,6 X 10
-3
20 X 10
-3
4 3,0 X 10
-6
0,6 X 10
-3
20 X 10
-3
2. Buatlah grafik (v/I ) sebagai sumbu Y terhadap C sebagai sumbu X dari data
pada table diatas untuk berbagai nilai R !
Jawab :
A. Untuk R = 1000 Ohm
B. Untuk R = 2000 Ohm
Grafik 1
0
2
4
6
8
10
12
0 2 4 6 8
C ( farad ) X 10 -6
(

V
/
I

)

X

1
0
3
Grafik II
14,5
15
15,5
16
16,5
17
17,5
18
18,5
0 1 2 3 4 5
C ( farad ) X 10-6
(

V
/
I

)

X

1
0

3
C. Untuk R = 3000 Ohm
3. bagaimana menentukan nilai induktansi dari grafik tersebut jika frekuensi
sumber tegangan (catu daya) AC adalah 50 Hz ?
Jawab :
Rumus umum :
f π ω 2 ·
= 2 ( 3,14 x 50 Hz )
· ω
314
XL : XC
fL π 2
:
fC π 2
1
f π ω 2 ·
Grafik III
0
5
10
15
20
25
0 1 2 3 4 5
C ( farad ) X 10-6
(

V
/
I

)

X

1
0

3
L ω :
C ω
1

4. Tentukan niali induktansi dari inductor L yang dipergunakan dari grafik
tersebut !
Jawab :
A Dari grafik 1

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
1
10 8 , 0 0 , 1 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
2
10 0 , 1 2 , 1 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
3
10 2 , 1 4 , 1 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

3
50 50 50 + +
· L
→ 50 · L Henry
• L XL ω ·
= 314 X 50
15700 · XL Ω
B. Dari grafik II

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
1
10 6 , 1 8 , 1 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
2
10 8 , 1 0 , 2 314
1
X
L

50
1
· L
Henry
C
L

·
2
1
ω

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
3
10 0 , 2 2 , 2 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

3
50 50 50 + +
· L
→ 50 · L Henry
• L XL ω ·
= 314 X 50
15700 · XL Ω
C. Dari grafik III

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
1
10 4 , 2 6 , 2 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
2
10 6 , 2 8 , 2 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

( ) ( )
¹
)
¹
¹
'
¹
− ×
·
−6 2
3
10 8 , 2 0 , 3 314
1
X
L

50
1
· L
Henry

3
50 50 50 + +
· L
→ 50 · L Henry
• L XL ω ·
= 314 X 50
15700 · XL Ω
5. Gambarkan Diagram Fasor untuk Rangkaian RLC !!
Jawab :
Gambar Diagram Fasor :
L
R
C
6. Tentukan Impedansi dengan data didapat dari percobaan, untuk masing –
masing Hambatan !
Jawab :
Rumus umum :
A. Dari grafik 1
Diket : R = 1000 Ω

C
= 1,1 x 10
-6

ϖ
= 314
L = 50 H
Jawab :
B. Dari grafik 2
Diket : R = 2000 Ω

C
= 1,9 x 10
-6

ϖ
= 314
L = 50 H
Jawab :
2
2
1

,
_

¸
¸
− + ·
C
L R Z
ω
ω
( ) ( ) ( )
( ) ( )
17 , 106
10 1 , 1 314
1
50 314 2000
1
6
2
2
2
·

,
_

¸
¸
− + Ω ·

,
_

¸
¸
− + ·

Z
x x
H
C
L R Z
ω
ω
( ) ( ) ( )
( ) ( )
17 , 106
10 9 , 1 314
1
50 314 2000
1
6
2
2
2
·

,
_

¸
¸
− + Ω ·

,
_

¸
¸
− + ·

Z
x x
H
C
L R Z
ω
ω
C. Dari grafik 3
Diket : R = 3000 Ω

C
= 2,7 x 10
-6

ϖ
= 314
L = 50 H
Jawab :
7. Pada Frekuensi yang didapat dari soal No.4, Reaktansi Kapasitor di asumsikan
50 H, dan reaktansi dari sebuah Induktor didapat dari data pada tabel dari
masing – masing Hambatan untuk 1000, 2000, 3000. Jika Kapasitor dan
Induktansi tersebut dipasang pada sebuah rangkaian, maka akan terjadi
Resonansi pada rekuensi berapa Hz ?
Jawab :
A. Dari grafik 1
( ) ( ) ( )
( ) ( )
17 , 106
10 7 , 2 314
1
50 314 3000
1
6
2
2
2
·

,
_

¸
¸
− + Ω ·

,
_

¸
¸
− + ·

Z
x x
H
C
L R Z
ω
ω
Diket : XL = 1000 Ω

Hz f 50 ·
Jawab :
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50Hz, maka :
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
5 , 62
10 13 , 1 565 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
5
·
·
·
·
·

π
π
π
B. Dari grafik 2
Diket : XC = 2000 Ω

Hz f 50 ·
Jawab :
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50 Hz, maka :
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
565 , 0
50 14 , 3 2
1000
2
2
10 13 , 1
50 14 , 3 2 50
1
2
1
2
1
5
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
562 , 0
50 14 , 3 2
2000
2
2
10 62 , 5
50 14 , 3 2 50
1
2
1
2
1
6
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
3 , 89
10 62 , 5 562 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
6
·
·
·
·
·

π
π
π
C. Dari grafik 3
Diket : XC = 3000 Ω

Hz f 50 ·
Jawab :
Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50 Hz, maka :
( )
( )
Henry L
Hz
f
XL
L
L f Xl
Farad x C
Hz x x x f Xc
C
C f
Xc
565 , 0
50 14 , 3 2
3000
2
2
10 46 , 8
50 14 , 3 2 50
1
2
1
2
1
5
·

·
·
·
·

· ·
·

π
π
π
π
Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi f
o
, maka :
( )
Hz f
x x
C x L
f
L f
C f
XL XC
o
o
o
o
25
10 46 , 8 565 , 0 14 , 3 2
1
2
1
2
2
1
5
·
·
·
·
·

π
π
π
BAB III
KESIMPULAN
Setalah melakukan percobaan dan perhitungan maka dapat disimpulkan sebagai
berikut :
A. Dalam menentukan frekuensi sumber tegangan (Catu Daya) AC, terlebih dahulu
diketahui ω.Karena dalam pegisian table, ω belum diketahui
• Cara menghitung ω sebagai berikut :
1
]
1

¸

+
·
2 2
2
1
C
R Z
ω
2 2
2 2
1 1
c
R Z
ω
+
·
2 2
2
2
1 1
c
R
I
V
ω
+ ·
1
]
1

¸

1
]
1

¸



·
1
]
1

¸

2
2
2
) / 1 (
) / ( 1
C
I V
ArcTg
ω
( )
( )
2
2
2
/ 1
/
C
I V
ArcTg


· ω
• Cara menghitung frekuensi (f ) sebagai berikut :
f π ω 2 ·
π
ω
2
· f
• Hasil perhitungan ω sebagai berikut :
Dari grafik 1 Dari grafik2 Dari grafik 3
ω
1
= 88,5 ω
1
= 89 ω
1
= 88,4
ω
1
= 88,5 ω
1
= 89 ω
1
= 88,4
ω
1
= 88,5 ω
1
= 89 ω
1
= 88,4
• Hasil perhitungan ( f ) sebagai berikut :
Dari grafik 1 Dari grafik2 Dari grafik 3
f
= 14,09
f
= 14,17
f
= 14,08
f
= 14,09
f
= 14,17
f
= 14,08
f
= 14,09
f
= 14,17
f
= 14,08
B. Dalam menentukan nilai induktannsi Induktor L, juga diperlukan ω dalam
perhitungannya.Karena,frekuensinya sudah diketahui yaitu sebesar 50 Hz.Maka
ω dapat dicari :
f π ω 2 ·
= 2 ( 3,14 x 50 Hz )
· ω
314
Setelah ω diketahui, L dapat dicari dengan :
XL : XC
fL π 2
:
fC π 2
1
L ω :
C ω
1

• Hasil perhitungan L
1
didapat :
Dari grafik 1 Dari grafik2 Dari grafik 3
L
1
= 50 Henry L
1
= 50 Henry L
1
= 50 Henry
L
2
= 50 Henry L
2
= 50 Henry L
2
= 50 Henry
L
3
= 50 Henry L
3
= 50 Henry L
3
= 50 Henry
XL = 15700 Ω XL = 15700 Ω XL = 15700 Ω
• Hasil perhitungan L
2
didapat :
Dari grafik 1 Dari grafik2 Dari grafik 3
L
1
= 50 Henry L
1
= 50 Henry L
1
= 50 Henry
L
2
= 50 Henry L
2
= 50 Henry L
2
= 50 Henry
L
3
= 50 Henry L
3
= 50 Henry L
3
= 50 Henry
XL = 15700 Ω XL = 15700 Ω XL = 15700 Ω
C
L

·
2
1
ω
Dari hasil perhitungan yang telah didapat,nilai frekuensi hampir mendekati
nilai frekuensi PLn sebesar 50 Hz Dan dari hasil perhitungan % perbedaan
frekuensi terdapat beberapa kesalahan dan kekeliruan.
Beberapa factor yang menyebabkan adalah :
d. Percobaan yang kurang cermat (teliti).
e. Pengambilan data yang kurang tepat dan teliti.
f. Pembacaan yang kurang tepat pada saat pengambilan data.

BAB II TEORI PERHITUNGAN
A. Menentukan frekuensi sumber tegangan (catu daya) AC. 1. Lengkapi tabel berikut dari hasil percobaan yang telah dilakukan ! Jawab : R = 1000 [ Ohm ] No C [farad] 1 0,8 X 10-6 2 1,0 X 10-6 3 1,2 X 10-6 4 1,4 X 10-6 R = 2000 [ Ohm ] No C [farad] 1 1,6 X 10-6 2 1,8 X 10-6 3 2,0 X 10-6 4 2,2 X 10-6 R = 3000 [Ohm ] No C [farad] 1 2,4 X 10-6 2 2,6 X 10-6 3 2,8 X 10-6 4 3,0 X 10-6 2 pada table diatas untuk berbagai nilai R ! Jawab : A. Grafik 1 untuk R = 1000 Ohm. No X ( 1/C2 ) Y1 1,56 X 1012 1000000000 X 1012 Y2 1,0 900000000 Y3 0,7 X 1012 800000000 Y4 0,5 X 1012 700000000
600000000 500000000 400000000 300000000 200000000 100000000 0 0

V [Volt]

6
V [Volt]

I [Amp] 0,2 X 10-3 0,3 X 10-3 0,4 X 10-3 0,5 X 10-3 I [Amp] 0,6 X 10-3 0,6 X 10-3 0,7 X 10-3 0,7 X 10-3 I [Amp] 0,7 X 10-3 0,7 X 10-3 0,8 X 10-3 0,8 X 10-3

I/C2 1,56 X 1012 1,0 X 1012 0,7 X 1012 0,5 X 1012 I/C2 0,4 X 1012 0,3 X 1012 0,25 X 1012 0,2 X 1012 I/C2 0,2 X 1012 0,15 X 1012 0,13 X 1012 0,1 X 1012

(V/I)2 900 X 106 66,7 X 106 225 X 106 144 X 106 (V/I)2 225 X 106 225 X 106 165,3 X 106 165,3 X 106 (V/I)2 293,9 X 106 293,9 X 106 225 X 106 225 X 106 Buatla

9
V [Volt]

12

h grafik ( V/I )2 sebagai sumbu Y terhadap ( 1/C2 ) sebagai sumbu X dari data

Y ( V/I )2 Grafik 1 dan B A 900 X 106 A = -320 X 106 66,7 X 106 225 X 106 B = 6,96 1,56E+12 X 10-4 144 X 106

Y = A + BX Y1 = 765,76 X 106 Y2 = 376 X 106 y = 0,0007x - 3E+086 Y3 =2167,2 X 10 R = 0,7033 Y4 = 28 X 106
Y ( V/I )2 Linear (Y ( V/I )2)

7E+11 5E+11 5E+11

1E+12 1,5E+12 2E+12

1E+12

B. Grafik 2 untuk R = 2000 Ohm. No Y1 Y2 Y3 Y4 X ( 1/C2 ) 0,4 X 1012 0,3 X 1012 0,25 X 1012 0,2 X 1012 Y ( V/I )2 225 X 106 225 X 106 165,3 X 106 165,3 X 106 A dan B A = 97,1 X 106 B = 3,4 X 10-4 Y = A + BX Y1 = 233,1 X 106 Y2 = 199,1 X 106 Y3 = 182,1 X 106 Y4 = 165,1 X 106

Grafik 2
250000000 3E+11 200000000 150000000 100000000 50000000 0 0 y = 0,0003x + 1E+08 R = 0,7143
2

4E+11

2E+11 2,5E+11

1E+11

2E+11

3E+11

4E+11

5E+11

Y ( V/I )2

Linear (Y ( V/I )2)

C. Grafik 3 untuk R = 3000 Ohm.

8 X 106 Y4 = 224.4 X 106 Y3 = 247.4 X 106 B = 7.3E+12 1.13 X 1012 Y4 0.maka : .9 X 106 293. Persamaan 1 dapat dituliskan kembali menjadi : Z 2 =R 2 + ω 2 1 1 c2 (2) Karena impedansi diberikan oleh Z = V/I.0011x . Bagaimana menentukan ω dari grafik tersebut ? Jawab : Impedansi dari suatu rangkaian R-C seri yang diberi sumber tegangan AC adalah : Z=  1  R 2 + 2 2  ω  C  (1) Dengan ω menyatakan frekuensi sudut sumber teganagan ( catudaya ) AC.5E+12 2E+12 2.1 X 1012 Y ( V/I )2 293.4256 Y ( V/I )2 Linear (Y ( V/I )2) 3.2 X 1012 Y2 0.5E+12 2E+12 y = 0.5E+12 1.15 X 1012 Y3 0.9 X 106 225 X 106 225 X 106 A dan B A= 146.Grafik 3 No X ( 1/C2 ) Y1 0.4E+08 2 R = 0.4 X 106 Grafik 3 3500000000 3000000000 2500000000 2000000000 1500000000 1000000000 500000000 0 -500000000 0 1E+11 5E+11 1E+12 1.8 X 10 -4 Y = A + BX Y1 = 302.4 X 106 Y2= 263.

Dari grafik 1 . 1  rcT 2 ω  = A g   ω = ArcTg 2 ∆ V / I ) 2  (  2  ( ∆1 / C )  2 2 ∆(V / I ) ∆ (1 / C ) A.V 1 1   =R 2 + 2 2 I  ω c   2 (3) Dari persamaan 3 dapat kita analogikan dengan persamaan regresi linier yaitu: Y =A + BX V  Adapun Y =   I  A = R2 B= X= 1 ω2 1 C2 2 Untuk mencari ω dari persamaan regresi linier dapat dituliskan : B= Y−A X Maka :  V  2  2   − R  1  I  =   2  2 ω  1   C       Dengan ω = Rad/sec dan R = konstan maka untuk mencarinya dapat menggunakan Arc Tg dengan perbandingan ( V/I )2 terhadap ( 1/C )2 dalam grafik.

1) × 10 6  = ArcTg   2  12   ( 0.0 − 0.•  1   (167.0 ) × 10   ω1  0.1 − 165.25 − 0.2 ) × 10   ω1  0.5) × 10   ω1  0.7 ) × 10  ω 2  0.8 × 10 6 ω 2 = ArcTg ω 2 = 88.2 × 10 6 ω1 = ArcTg ω1 = 88.5 •  1   ( 765.2) × 10 6  = ArcTg   2  12   (1.2 − 28) × 10 6   2  = ArcTg  12   ( 0.5 •  1   ( 376 − 167.05 × 1012 17 × 10 6 • ω1 = ArcTg ω1 = 89 .3 × 1012 208.7 − 0.2 × 1012 139.5 B. Dari grafik 2  1   (182.76 × 10 6 ω 3 = 88.76 − 376 ) × 10 6   2  = ArcTg   12  (1.56 − 1.56 × 1012 ω 3 = ArcTg 389.

15 × 10   ω1  .4 − 263.8) × 10 6   2  = ArcTg  12   ( 0.1 − 199.05 × 1012 17 × 10 6 ω 2 = ArcTg ω 2 = 89 •  1   ( 233.4 ) × 10 6  = ArcTg   2   12  ( 0.3) × 10   ω1  0.6 × 10 6 ω 2 = ArcTg ω 2 = 88.4 •  1   ( 302.13) × 10  ω 2  0.1) × 10   ω1  0.15 − 0.•  1   (199.03 × 1012 23.4 ) × 10 6   2  = ArcTg   12  0.4 − 0. Dari grafik 3 •  1   ( 247.1) × 10 6   2  = ArcTg  12   ( 0.8 − 224.02 × 1012 15.4 •  1   ( 263.4 − 247.3 − 0.1 − 182.13 − 0.4 × 10 6 ω1 = ArcTg ω1 = 88.2 − 0.25) × 10  ω 2  0.1) × 10 6  = ArcTg   2   12  ( 0.1 × 1012 34 × 10 6 ω 3 = ArcTg ω3 = 89 C.

14 ) = = = 14.17 Hz 14.17 Hz ω1 2π ω1 2π C.4 ( 2 × 3.14 ) = 14.5 ( 2 × 3.17 Hz 14.09 Hz ω1 2π B.5 ( 2 × 3.14 ) 88. Tentukan Frekuensi ( F ) sumber tegangan yang dipergunakan dari grafik tersebut! Jawab : Rumus umum : A. Dari grafik 1 • • • f1 = f2 = f3 = ω 2π = f 88.14 ) ω1 2π ω1 2π → → → = = = 14.14 ) 89 ( 2 × 3.09 Hz 14.5 ( 2 × 3. Dari grafik 3 • f1 = ω1 2π → 88. Dari grafik 2 • • • f1 = f2 = f3 = ω1 2π → → → 89 ( 2 × 3.05 × 1012 ω 3 = ArcTg 39 × 10 6 ω3 = 88.4 4.0.09 Hz 14.08 Hz .14 ) 89 ( 2 × 3.14 ) 88.

14 ) 88.4 ( 2 × 3.• • f2 = f3 = ω1 2π ω1 2π → → 88.82% B.66% .17 ) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz    ( 50 − 14.82% • → f 1 = 71.08 Hz 14.08 Hz 5.4 ( 2 × 3.09 ) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz    ( 50 − 14.82% • → f 1 = 71. Jawab : Rumus umum : Bandingkan hasil yang diperoleh dari pertanyaan 4 dengan frekuensi PLN sebesar 50 Hz.17 ) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz   • → f 1 = 71. Berikan ulasan dan pembahasannya !  ( f literatur − f perhitungan )  %=  × 100% f lioteratur   A. Dari grafik 1  ( 50 − 14.14 ) = = 14. Dari grafik 2  ( 50 − 14.09 ) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz    ( 50 − 14.66% • → f 1 = 71.09 ) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz   • → f 1 = 71.

Pengambilan data yang kurang tepat dan teliti. Beberapa faktor yang menyebabkan adalah : a.08) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz   • → f 1 = 71. Dari grafik 3  ( 50 − 14.nilai frekuensi hampir mendekati nilai frekuensi PLN sebesar 50 Hz Dan dari hasil perhitungan % perbedaan frekuensi terdapat beberapa kesalahan dan kekeliruan.•  ( 50 − 14.66% C.84% • → f 1 = 71. Pembacaan yang kurang tepat pada saat pengambilan data. untuk masing – masing hambatan !! Z = R2 + 1 1 x 2 2 ω C .84% • → f 1 = 71.08) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz    ( 50 − 14. Percobaan yang kurang cermat (teliti).08) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz    ( 50 − 14. b. Jawab : Rumus umum : Tentukan Impedansi dengan data didapat dari percobaan. 6.17 ) Hz  f1 =   × 100% 50 Hz   → f 1 = 71. c.84% Dari hasil perhitungan yang telah didapat.

26 .A.0113 x 909090.1 x 10-6 ϖ = 88.1 x 10 −6 (1000 Ω ) (1000 Ω ) + 0.11 Diket : R = 2000 Ω C = 1.79 Z = 88.9 x 10 −6 ( 2000 Ω) ( 2000 Ω) 7789 .9 x 10-6 ϖ = 89 Jawab : Z = = = = R2 + 1 1 x 2 2 ω C + 1 1 x 89 1.011 x 526315 .5 Jawab : Z = = = R2 + 1 1 x 2 ω2 C + 1 1 x 88. Dari grafik 2 = 1 = 3205.5 1.47 + 0. Dari grafik 1 Diket : R = 1000 Ω C = 1.909 Z B.

4 2.09 Hz Jawab : . 2000Ω.4.7 x 10-6 ϖ = 88.37 = 7074 . Dari grafik 3 Diket : R = 3000 Ω C = 2. reaktansi Kapasitor didapat dari data pada tabel dari masing – masing Hambatan untuk 1000Ω.C. Jika kapasitor dan Induktansi tersebut dipasang pada sebuah rangkaian.1 7. 3000Ω dan Reaktansi dari sebuah induktor di asumsikan 50Ω. maka akan terjadi Resonansi pada frekuensi berapa Hz ?! Jawab : A.011 x 370370 . Dari grafik 1 Diket : XC = 1000 Ω f = 14.7 x 10 −6 ( 3000 Ω) + ( 3000 Ω) + 0.4 Jawab : Z = = = R2 + 1 1 x 2 ω2 C 1 1 x 88.07 Z = 84. Pada frekuensi yang didapat dari soal No.

09 Hz.13 x 10 −5 = 62.565 x 1.5 Hz B. maka : Xc C C Xl L 1 2π f C 1 = Xc 2 π f = = 1 1000 Ω x 2 x ( 3. Dari grafik 2 Diket : XC = 2000 Ω f = 14.13 x 10 −5 Farad = 2π f L XL = 2π f 50Ω = 2 ( 3.Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 14.14 ) x 14.14 ) 14.09 Hz = 0. maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3.14 ) 0.09 Hz = 1.17 Hz Jawab : .565 Henry L Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo.

62 x 10 −6 = 89.17 Hz = 5.08 Hz Jawab : .14 ) 14.17 Hz.62 x 10 − 6 Farad = 2π f L XL = 2π f 50Ω = 2 ( 3. Dari grafik 3 Diket : XC = 31000 Ω f = 14.14) x 14.14 ) 0.17 Hz = 0. maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3.Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 14.562 x 5.562 Henry L Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo.3 Hz C. maka : Xc C C Xl L 1 2π f C 1 = Xc 2 π f = = 1 2000 Ω x 2 x ( 3.

565 Henry L Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo. maka : Xc C C Xl L 1 2π f C 1 = Xc 2 π f = = 1 3000 Ω x 2 x ( 3.14 ) x 14.565 x 8. maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3.14 ) 14.46 x 10 −5 = 25 Hz .Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 14.14 ) 0.08 Hz.08 Hz = 0.08 Hz = 8.46 x 10 − 5 Farad = 2π f L XL = 2π f 50Ω = 2 ( 3.

8 X 10-3 I [ Ampere ] 0.86 X 10-3 11.0 X 10-6 4 2.8 X 10-6 4 3.7 X 10-3 0.6 X 10-3 0.8 X 10-3 I [ Ampere ] 0. Menentukan nilai induktansi dari sebuah induktor (L1) 1.4 X 10-3 0.86 X 10-3 12.8 X 10-6 2 1.7 X 10-3 0.6 X 10-6 3 2.7 X 10-3 0.B.25 X 10-3 11.4 X 10-6 R = 2000 [ Ohm ] No C [farad] 1 1.4 X 10-3 17.6 X 10-6 2 1.4 X 10-3 17.6 X 10-3 7. Untuk R = 1000 Ohm.4 X 10-3 17. Grafik 1 20 ( V/I ) X 103 15 10 5 0 0 2 4 6 C ( farad ) X 10 -6 .4 X 10-3 9 V [Volt] 12 2.2 X 10-6 R = 3000 [Ohm ] No C [farad] 1 2. Buatlah grafik (v/I) sebagai sumbu Y terhadap C sebagai sumbu X dari data pada table diatas untuk berbagai nilai R! Jawab : A.0 X 10-6 V [Volt] 6 V [Volt] I [ Ampere ] 0. Lengkapi table berikut dari hasil percobaan yang telah dilakukan ! Jawab : R = 1000 [ Ohm ] No C [farad] 1 0.4 X 10-6 2 2.7 X 10-3 0.5 X 10-3 ( V/I ) 12.2 X 10-6 4 1.7 X 10-3 ( V/I ) 15 X 10-3 10 X 10-3 8.7 X 10-3 0.8 X 10-6 3 2.7 X 10-3 0.8 X 10-3 0.25 X 10-3 ( V/I ) 17.0 X 10-6 3 1.

B.14 x 50 Hz ) . Grafik II 13 12. Untuk R = 2000 Ohm.5 C. 0 1 2 Grafik III 3 4 5 C ( farad ) X 10-6 20 15 ( V/I ) X 10 3 10 5 0 0 1 2 3 4 5 C ( farad ) X 10-6 3.5 ( V/I ) X 10 3 12 11. Bagaimana menentukan nilai induktansi dari grafik tersebut jika frekuensi sumber tegangan ( catu daya ) AC adalah 50 Hz ? Jawab : Rumus umum : ω 2π = f ω = 2πf = 2 ( 3. 11 Untuk R = 3000 Ohm.

0 − 0. Tentukan nilai induktansi dari inductor L yang dipergunakan dari grafik tersebut ! Jawab : A Dari grafik 1 •   1 L1 =  2 −6   ( 314 ) × (1.0 ) X 10    1 L3 =  2 −6   ( 314 ) × (1.2 ) X 10  L= 50 + 50 + 50 3 → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry • • → L = 50 Henry XL = ω L = 314 X 50 XL = 15700 Ω B.4 − 1.8) X 10    1 L2 =  2 −6   ( 314 ) × (1.ω = 314 XL 2πfL : : : XC 1 2πfC 1 ωC ωL L= 1 ω∆ C 2 4.2 − 1. Dari grafik II .

8 − 1.4 ) X 10    1 L2 =  2 −6   ( 314 ) × ( 2.0 − 2.6 ) X 10    1 L2 =  2 −6   ( 314 ) × ( 2.8) X 10  L= 50 + 50 + 50 3 → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry • • → L = 50 Henry XL = ω L = 314 X 50 XL = 15700 Ω .2 − 2. Dari grafik III •   1 L1 =  2 −6   ( 314 ) × ( 2.0 ) X 10  L= 50 + 50 + 50 3 → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry • • → L = 50 Henry XL = ω L = 314 X 50 XL = 15700 Ω C.8 − 2.8) X 10    1 L3 =  2 −6   ( 314 ) × ( 2.•   1 L1 =  2 −6   ( 314 ) × (1.6 ) X 10    1 L3 =  2 −6   ( 314 ) × ( 3.0 − 1.6 − 2.

Gambarkan Diagram Fasor untuk Rangkaian RLC !! Jawab : Gambar Diagram Fasor : L R C 6. untuk masing – masing Hambatan ! Jawab : Rumus umum : Z =  1   R + ω L −  ωC   2 2 A.1 x 10 −6 ) )    = 106 .1 x 10-6 ϖ = 314 L = 50 H Jawab : Z Z  1   = R 2 + ω L −  ωC      1 2  = ( 2000 Ω) +  ( 314 ) ( 50 H ) −  (314 x (1.5. Dari grafik 1 Diket : R = 1000 Ω C = 1. Tentukan Impedansi dengan data didapat dari percobaan.17 2 .

9 x 10-6 ϖ = 314 L = 50 H Jawab : Z Z  1   = R + ω L −  ωC      1 2  = ( 2000 Ω) +  ( 314 ) ( 50 H ) −  (314 x (1. Dari grafik 3 Diket : R = 3000 Ω C = 2.7 x 10-6 ϖ = 314 L = 50 H Jawab : Z Z  1   = R 2 + ω L −  ωC      1 2  = ( 3000 Ω) +  ( 314 ) ( 50 H ) −  (314 x ( 2. Dari grafik 2 Diket : R = 2000 Ω C = 1.17 2 2 C.7 x 10 −6 ) )    = 106.B.9 x 10 −6 ) )    = 106 .17 2 .

maka akan terjadi Resonansi pada rekuensi berapa Hz ? Jawab : A. 3000. Jika Kapasitor dan Induktansi tersebut dipasang pada sebuah rangkaian.565 Henry L Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo. Dari grafik 1 Diket : XL = 1000 Ω f = 50 Hz Jawab : Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50Hz.13 x 10 −5 Farad = 2π f L XL = 2π f 1000Ω = 2 ( 3.565 x 1.5 Hz .14 ) 0. Pada Frekuensi yang didapat dari soal No. 2000.7. maka : Xc C C Xl L 1 2π f C 1 = Xc 2 π f = = 1 50 Ω x 2 x ( 3.14 ) 50 Hz = 0.14 ) x 50 Hz = 1. dan reaktansi dari sebuah Induktor didapat dari data pada tabel dari masing – masing Hambatan untuk 1000.4. maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3.13 x 10 −5 = 62. Reaktansi Kapasitor di asumsikan 50 H.

14 ) 50 Hz = 0.62 x 10 − 6 Farad = 2π f L XL = 2π f 2000Ω = 2 ( 3.14) x 50 Hz = 5.562 x 5. maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3. Dari grafik 3 Diket : XC = 3000 Ω f = 50 Hz Jawab : .B. maka : Xc C C Xl L = 1 50 Ω x 2 x ( 3.62 x 10 −6 = 89.14 ) 0. Dari grafik 2 Diket : XC = 2000 Ω f = 50 Hz Jawab : 1 2π f C 1 = Xc 2 π f = Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50 Hz.562 Henry L Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo.3 Hz C.

maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3.46 x 10 −5 = 25 Hz .14 ) 0.Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50 Hz.565 x 8.14 ) 50 Hz = 0.46 x 10 − 5 Farad = 2π f L XL = 2π f 3000Ω = 2 ( 3.565 Henry L Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo. maka : Xc C C Xl L 1 2π f C 1 = Xc 2 π f = = 1 50 Ω x 2 x ( 3.14) x 50 Hz = 8.

6 X 10-3 0.5 0 2 18 ( V/I ) X 103 B.6 X 10-3 0.8 X 10-6 4 3.8 X 10-3 0.4 X 10-6 R = 2000 [ Ohm ] No C [farad] 1 1.5 0 ( V/I ) X 10 3 1 2 3 4 5 C ( farad ) X 10-6 .2 X 10-6 R = 3000 [Ohm ] No C [farad] 1 2.6 X 10-6 2 1. Menentukan nilai induktansi dari sebuah induktor (L2) 1.5 X 10-3 8.6 X 10-3 ( V/I ) 15 X 10-3 15 X 10-3 15 X 10-3 18 X 10-3 ( V/I ) 20 X 10-3 20 X 10-3 20 X 10-3 20 X 10-3 9 V [Volt] 12 2.2 X 10-6 4 1. Untuk R = 1000 Ohm Grafik 1 12 10 8 Untuk R6 2000 Ohm = 4 2 0 18. Grafik II 4 C ( farad ) X 10 -6 6 8 17.6 X 10-3 0.6 X 10-3 ( V/I ) 7.7 X 10-3 I [ Ampere ] 0.4 X 10-6 2 2. Lengkapi table berikut dari hasil percobaan yang telah dilakukan ! Jawab : R = 1000 [ Ohm ] No C [farad] 1 0.8 X 10-3 0.5 X 10-3 7.5 X 10-3 I [ Ampere ] 0.5 X 10-3 7.0 X 10-6 V [Volt] 6 V [Volt] I [ Ampere ] 0.0 X 10-6 4 2.C.6 X 10-3 0.0 X 10-6 3 1.5 15 14.6 X 10-3 0. Buatlah grafik (v/I ) sebagai sumbu Y terhadap C sebagai sumbu X dari data pada table diatas untuk berbagai nilai R ! Jawab : A.5 16 15.8 X 10-6 3 2.6 X 10-6 3 2.6 X 10-3 0.8 X 10-3 0.8 X 10-6 2 1.5 17 16.

Untuk R = 3000 Ohm Grafik III 25 20 ( V/I ) X 10 3 15 10 5 0 0 1 2 3 4 5 C ( farad ) X 10-6 3. bagaimana menentukan nilai induktansi dari grafik tersebut jika frekuensi sumber tegangan (catu daya) AC adalah 50 Hz ? Jawab : Rumus umum : ω 2π = f ω = 2πf = 2 ( 3.C.14 x 50 Hz ) ω = 314 XL 2πfL : : XC 1 2πfC .

8) X 10  → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry .0 − 1.4 − 1.8 − 1. Tentukan niali induktansi dari inductor L yang dipergunakan dari grafik tersebut ! Jawab : A Dari grafik 1 •   1 L1 =  2 −6   ( 314 ) × (1.2 ) X 10  L= 50 + 50 + 50 3 → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry • → L1 = 50 Henry • • → L = 50 Henry XL = ω L = 314 X 50 XL = 15700 Ω B. Dari grafik II •   1 L1 =  2 −6   ( 314 ) × (1.2 − 1.0 ) X 10    1 L3 =  2 −6   ( 314 ) × (1.6 ) X 10    1 L2 =  2 −6   ( 314 ) × ( 2.8) X 10    1 L2 =  2 −6   ( 314 ) × (1.ωL : 1 ωC L= 1 ω∆ C 2 4.0 − 0.

6 − 2. Gambarkan Diagram Fasor untuk Rangkaian RLC !! Jawab : Gambar Diagram Fasor : L R C .0 ) X 10  L= 50 + 50 + 50 3 → L1 = 50 Henry • • → L = 50 Henry XL = ω L = 314 X 50 XL = 15700 Ω C.•   1 L3 =  2 −6   ( 314 ) × ( 2. Dari grafik III • • • • •   1 L1 =  2 −6   ( 314 ) × ( 2.0 − 2.2 − 2.8 − 2.8) X 10  L= 50 + 50 + 50 3 → L1 = 50 Henry → L1 = 50 Henry L1 = 50 Henry L = 50 Henry → → XL = ω L = 314 X 50 XL = 15700 Ω 5.6 ) X 10    1 L3 =  2 −6   ( 314 ) × ( 3.4 ) X 10    1 L2 =  2 −6   ( 314 ) × ( 2.

17 2 2 .1 x 10 −6 ) )    = 106 . untuk masing – masing Hambatan ! Jawab : Rumus umum : Z =  1   R + ω L −  ωC   2 2 A. Dari grafik 1 Diket : R = 1000 Ω C = 1. Dari grafik 2 Diket : R = 2000 Ω C = 1.9 x 10 −6 ) )    = 106 . Tentukan Impedansi dengan data didapat dari percobaan.17 2 2 B.9 x 10-6 ϖ = 314 L = 50 H Jawab : Z Z  1   = R + ω L −  ωC      1 2  = ( 2000 Ω) +  ( 314 ) ( 50 H ) −  (314 x (1.6.1 x 10-6 ϖ = 314 L = 50 H Jawab : Z Z  1   = R + ω L −  ωC      1 2  = ( 2000 Ω) +  ( 314 ) ( 50 H ) −  (314 x (1.

3000.C. 2000.7 x 10 −6 ) )    = 106. maka akan terjadi Resonansi pada rekuensi berapa Hz ? Jawab : A. Dari grafik 3 Diket : R = 3000 Ω C = 2.4. dan reaktansi dari sebuah Induktor didapat dari data pada tabel dari masing – masing Hambatan untuk 1000. Jika Kapasitor dan Induktansi tersebut dipasang pada sebuah rangkaian. Reaktansi Kapasitor di asumsikan 50 H. Pada Frekuensi yang didapat dari soal No.7 x 10-6 ϖ = 314 L = 50 H Jawab : Z Z  1   = R + ω L −  ωC      1 2  = ( 3000 Ω) +  ( 314 ) ( 50 H ) −  (314 x ( 2. Dari grafik 1 .17 2 2 7.

14 ) x 50 Hz = 1. maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3.14 ) 0.Diket : XL = 1000 Ω f = 50 Hz Jawab : Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50Hz. Dari grafik 2 Diket Xc = : XC1 = 2000 Ω Jawab C 2π f f = 50 Hz C 1 1 = = : Xc 2 π f 50 Ω x 2 x ( 3. maka : Xl L = 2π f L XL = 2π f 2000Ω = 2 ( 3.565 x 1.14 ) 50 Hz = 0.13 x 10 −5 Farad = 2π f L XL = 2π f 1000Ω = 2 ( 3.565 Henry L Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo.14) x 50 Hz −6 = 5.562 Henry L .62 x 10 Farad KitaC perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50 Hz.13 x 10 −5 = 62.14 ) 50 Hz = 0. maka : Xc C C Xl L 1 2π f C 1 = Xc 2 π f = = 1 50 Ω x 2 x ( 3.5 Hz B.

maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3.14 ) 50 Hz = 0.14) x 50 Hz = 8.562 x 5.Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo. Dari grafik 3 Diket : XC = 3000 Ω f = 50 Hz Jawab : Kita perhatikan bahwa pada frekuensi f = 50 Hz.62 x 10 −6 = 89.3 Hz C.14 ) 0.565 Henry L .46 x 10 − 5 Farad = 2π f L XL = 2π f 3000Ω = 2 ( 3. maka : Xc C C Xl L 1 2π f C 1 = Xc 2 π f = = 1 50 Ω x 2 x ( 3.

Supaya terjadi Resonansi pada suatu frekuensi fo. terlebih dahulu diketahui ω.Karena dalam pegisian table.46 x 10 −5 = 25 Hz BAB III KESIMPULAN Setalah melakukan percobaan dan perhitungan maka dapat disimpulkan sebagai berikut : A.14 ) 0.565 x 8. maka : XC = XL 1 = 2 π fo L 2π fo C fo = = fo 1 2π L xC 1 2 ( 3. ω belum diketahui • Cara menghitung ω sebagai berikut : . Dalam menentukan frekuensi sumber tegangan (Catu Daya) AC.

5 ω 1 = 88.4 ω 1 = 88.5 ω 1 = 88.4 • Hasil perhitungan ( f ) sebagai berikut : Dari grafik 1 f = 14.09 Dari grafik2 f = 14.5 Dari grafik2 ω 1 = 89 ω 1 = 89 ω 1 = 89 Dari grafik 3 ω 1 = 88.4 ω 1 = 88.Z=  1  R 2 + 2 2  ω  C  Z 2 =R 2 + 2 ω 2 1 1 c2 V 1 1   =R 2 + 2 2 I  ω c   1  rcT 2 ω  = A g   ∆(V / I ) ∆ (1 / C ) 2 2 ∆ V / I ) 2  (  2  ( ∆1 / C )  ω 2 = ArcTg • Cara menghitung frekuensi (f ) sebagai berikut : ω 2π = f f = 2π ω • Hasil perhitungan ω sebagai berikut : Dari grafik 1 ω 1 = 88.08 .17 Dari grafik 3 f = 14.

Dalam menentukan nilai induktannsi Induktor L.frekuensinya sudah diketahui yaitu sebesar 50 Hz.17 f = 14.Karena.17 f = 14.14 x 50 Hz ) ω = 314 Setelah ω diketahui.09 f = 14.08 B.09 f = 14.08 f = 14. juga diperlukan ω dalam perhitungannya. L dapat dicari dengan : XL 2πfL : : : XC 1 2πfC 1 ωC ωL L= 1 ω∆ C 2 • Hasil perhitungan L1 didapat : Dari grafik 1 L1 = 50 Henry L2 = 50 Henry L3 = 50 Henry XL = 15700 Ω Dari grafik2 L1 = 50 Henry L2 = 50 Henry L3 = 50 Henry XL = 15700 Ω Dari grafik 3 L1 = 50 Henry L2 = 50 Henry L3 = 50 Henry XL = 15700 Ω • Hasil perhitungan L2didapat : Dari grafik 1 L1 = 50 Henry L2 = 50 Henry L3 = 50 Henry XL = 15700 Ω Dari grafik2 L1 = 50 Henry L2 = 50 Henry L3 = 50 Henry XL = 15700 Ω Dari grafik 3 L1 = 50 Henry L2 = 50 Henry L3 = 50 Henry XL = 15700 Ω .f = 14.Maka ω dapat dicari : ω = 2πf = 2 ( 3.

Beberapa factor yang menyebabkan adalah : d. Percobaan yang kurang cermat (teliti).nilai frekuensi hampir mendekati nilai frekuensi PLn sebesar 50 Hz Dan dari hasil perhitungan % perbedaan frekuensi terdapat beberapa kesalahan dan kekeliruan. Pengambilan data yang kurang tepat dan teliti. Pembacaan yang kurang tepat pada saat pengambilan data.Dari hasil perhitungan yang telah didapat. f. e. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->