Shalat-shalat Shunnah.

Selain shalat wajib, juga ada shalat sunnah. Macamnya ada lima belas shalat, yaitu : 1. Shalat Wudhu, Yaitu shalat sunnah dua rakaat yang bisa dikerjakan setiap selesai wudhu, niatnya : “Ushalli sunnatal wudlu-I rak’ataini lillahi Ta’aalaa” artinya : “aku niat shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah” 2. Shalat Tahiyatul Masjid, yaitu shalat sunnah dua rakaat yang dikerjakan ketika memasuki masjid, sebelum duduk untuk menghormati masjid. Rasulullah bersabda “Apabila seseorang diantara kamu masuk masjid, maka janganlah hendak duduk sebelum shalat dua rakaat lebih dahulu” (H.R. Bukhari dan Muslim). Niatnya :

“Ushalli sunnatal Tahiyatul Masjidi rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah” 3. Shalat Dhuha. Adalah shalat sunnah yang dikerjakan ketika matahari baru naik. Jumlah rakaatnya miimal 2 maksimal 12. Dari Anas berkata Rasulullah “Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga” (H.R. Tarmiji dan Abu Majah). Niatnya :

“Ushalli sunnatal Dhuha rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah” 4. Shalat Rawatib. Adalah shalat sunnah yang dikerjakan mengiringi shalat fardhu. Niatnya :

a. Qabliyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum shalat wajib. Waktunya : 2 rakaat
sebelum shalat subuh, 2 rakaat sebelum shalat Dzuhur, 2 atau 4 rakaat sebelum shalat Ashar, dan 2 rakaat sebelum shalat Isya’. Niatnya: “Ushalli sunnatadh Dzuhri* rak’ataini Qibliyyatan lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat karena Allah” * bisa diganti dengan shalat wajib yang akan dikerjakan.

b.

Ba’diyyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah shalat fardhu. Waktunya : 2 atau 4 rakaat sesudah shalat Dzuhur, 2 rakaat sesudah shalat Magrib dan 2 rakaat sesudah shalat Isya. Niatnya: “Ushalli sunnatadh Dzuhri* rak’ataini Ba’diyyatan lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah sesudah dzuhur dua rakaat karena Allah” 5. Shalat Tahajud, adalah shalat sunnah pada waktu malam. Sebaiknya lewat tengah malam. Dan setelah tidur. Minimal 2 rakaat maksimal sebatas kemampuan kita. Keutamaan shalat ini, diterangkan dalam AlQur’an. “Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji” (Q.S. Al Isra : 79 ). Niatnya : “Ushalli sunnatal tahajjudi rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah tahajjud dua rakaat karena Allah” 6. Shalat Istikharah, adalah shalat sunnah dua rakaat untuk meminta petunjuk yang baik, apabila kita menghadapi dua pilihan, atau ragu dalam mengambil keputusan. Sebaiknya dikerjakan pada 2/3 malam terakhir. Niatnya :

“Ushalli sunnatal Istikharah rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah” 7. Shalat Hajat, adala shalat sunnah dua rakaat untuk memohon agar hajat kita dikabulkan atau diperkenankan oleh Allah SWT. Minimal 2 rakaat maksimal 12 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat. Niatnya :

1

kerjakanlah. adalah shalat Idul Fitri pada 1 Syawal dan Idul Adha pada 10 Dzulhijah. c. adalah shalat sunnah sesudah shalat Isya’ pada bulan Ramadhan. Jumlah keseluruhan tasbih yang dibaca pada setiap rakaatnya sebanyak 75 kali. Ibnu Hiban) Pada masa khalifah Umar bin Khathtab. adalah shalat sunnah yang dianjurkan dikerjakan setiap malam. f. Dari Aisyah : “Adalah nabi saw. Siapa yang suka mengerjakan tiga. berkata Rasulullah “Witir itu hak.S. dengan ketentuan jika dikerjakan pada siang hari cukup dengan satu salam. usai membaca do’a ruku membaca tasbih 10 kali Saat ‘itidal. usai membaca do’a ‘itidal membaca tasbih 10 kali Saat sujud. adalah shalat sunnah tanpa sebab dan tidak ditentukan waktunya. Cara mengerjakannya a. Bukhari dan Muslim) “Ushalli sunnatal witri rak’atan lillahi ta’aalaa”artinya : “Aku niat shalat sunnat witir dua rakaat karena Allah” 13. usai membaca doa sujud membaca tasbih 10 kali Usai membaa do’a duduk diantara dua sujud membaca tasbi 10 kali. g. sebab itu shalatlah engkau dan berqurbanlah karena Tuhanmu – pada Idul Adha . agar mendapat ampunan-Nya. Segala puji bagi Akkah. Shalat Mutlaq.R. atau paling tidak seumur hidup sekali. Niatnya : “Ushalli sunnatal rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah” 9. e. adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah merasa berbuat dosa kepada Allah SWT. kemudian beliau shalat witir. adalah shalat sunnat mu’akad (dianjurkan) yang biasanya dirangkaikan dengan shalat tarawih. 5. Beliau memberi salam setiap dua rakaatdan yang penghabisan satu rakaat“ (H. kerjakanlah. Shalat Taubat. Shalat Witir. shalat tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat dan hal ini tidak dibantah oleh para sahabat terkenal dan terkemuka. 3. “Yang dikerjakan oleh Rasulullah saw. baik pada bulan ramadhan atau lainnya tidak lebih dari sebelas rakaat” (H. Abu Daud dan Nasai). Shalat Hari Raya. maka siapa yang suka mengerjakan lima. Dari Jabir “Sesungguhnya Nabi saw telah shallat bersama-sama mereka delapan rakaat. Bilangan shalat witir 1. Hukumnya sunat Mu’akad (dianjurkan). asal tidak kurang dari 8 rakaat. Dan siapa yang suka satu maka kerjakanlah”(H. 11. d. Shalat sebelas rakaat diantara shalat isya’ dan terbit fajar. Menegenai bilangan rakaatnya disebutkan dalam hadis.” (H. Bukhari). jadi tergantung pada kemampuan kita masing-masing. Niat : “Ushalli sunnatan tasbihi raka’ataini lilllahi ta’aalaa” artinya “aku niat shalat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah” b. Dengan demikian bilangan rakaatnya tidak ditetapkan secara pasti dalam syara’.R. Saat ruku’. Dzat yang Maha Agung”. banyak atau sedikit” (Al Hadis). jika tidak bisa seminggu sekali.”Sesungguhnya kami telah memberi engkau (yaa Muhammad) akan kebajikan yang banyak. 7 sampai 11 rakaat.”(Q. Kemudian pada zaman Umar bin Abdul Aziz bilangannya dijadikan 36 rakaat. juga tidak dibatasi jumlah rakaatnya. Niat shalat tarawih : “Ushalli sunnatan Taraawiihi rak’ataini (Imamam/makmuman) lillahi ta’aallaa” artinya : “Aku niat shalat sunat tarawih dua rakaat (imamam/makmum) karena Allah” 12. Lafadz bacaan tasbih yang dimaksud adalah sebagai berikut : “Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar” artinya : “Maha suci Allah yang Maha Esa. Shalat ini sebanyak empat rakaat. Shalat Tarawih. Jika dikerjakan pada malam hari dengan dua salam. Al 2 . Niatnya: “Ushalli sunnatal Taubati rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah” 10. Usai membaca surat Al Fatehah membaca tasbih 15 kali.R. Shalat Tasbih.“Ushalli sunnatal Haajati rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah hajat dua rakaat karena Allah” 8.R. Usai membaca doa sujud kedua membaca tasbih 10 kali. Dari Abu Aiyub. “Shalat itu suatu perkara yang baik.

Caranya mengerjakannya : a. Isi khutbah menganjurkan banyak beristigfar. i. Mandi. Saat berdo’a hendaknya mengangkat tangan setinggi-tingginya. Tiga hari sebelumnya agar ulama memerintahkan umatnya bertaobat dengan berpusa dan meninggalkan segala kedzaliman serta menganjurkan beramal shaleh. memakai pakaian sebaik-baiknya. b.1-2)Dari Ibnu Umar “Rasulullah. Membaca surat Qaf dirakaat pertama dan surat Al Qomar di rakaat kedua. f. b. Abu Bakar. e. j. maka lebih dulu kami perbanyak orang-orang yang fasik. Setelah takbir yang kedua sampai takbir yang terakhir membaca tasbih. Shalat Istiqa’. Khutbah dua kali setelah shalat sebagaimana khutbah jum’at h. Sebab menumpuknya dosa itu mengakibatkan hilangnya rejeki dan datangnya murka Allah. b. berhias. Berjamaah Takbir tujuh kali pada rakaat pertama. Syarat.”(H. d. Begitu pula pada rakaat kedua. Niat Shalat Idul Fitri : “Ushalli sunnatal li’iidil fitri rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa” artinya : “Aku niat shalat idul fitri dua rakaat (imam/makmum) karena Allah” Niat Shalat Idul Adha : “Ushalli sunnatal li’iidil Adha rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa” artinya : “Aku niat shalat idul adha dua rakaat (imam/makmum) karena Allah” Waktu shalat hari raya adalah setelah terbit matahari sampai condongnya matahari. “Apabila kami hendak membinasakan suatu negeri. b. Disunatkan membaca surat yang panjang. Al Isra’ : 16). c. dan lima kali pada rakat kedua Mengangkat tangan setinggi bahu pada setiap takbir.adalah shalat sunat yang dikerjakan untuk memohon hujan kepada Allah SWT. setelah ruku’ dan I’tidal membaca fatihah lagi kemudian ruku’ dan I’tidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. g. adalah shalat sunat sewaktu terjadi gerhana bulan atau matahari. Shalat Khusuf. Shalat dua rakaat dengan 4 kali ruku’ yaitu pada rakaat pertama. Atau surat A’la dirakat pertama dan surat Al Ghasiyah pada rakaat kedua. Pada khutbah pertama hendaknya membaca istigfar 9 X dan pada khutbah kedua 7 X. Pada khutbah Idul Fitri memaparkan tentang zakat fitrah dan pada Idul Adha tentang hukum – hukum Qurban. lalu kami robohkan (hancurkan) negeri mereka sehancur-hancurnya”(Q. Usai shalat diadakan khutbah dua kali. dan berkeyakinan bahwa Allah SWT akan mengabulkan permintaan mereka. Jama’ah). Khatib disunatkan memakai selendang. Niatnya “Ushalli sunnatal Istisqaa-I rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa” artinya : “Aku niat shalat istisqaa dua rakaat (imam/makmum) karena Allah” Syarat-syarat mengerjakana Shalat Istisqa : a. sebab kefasikannyalah mereka disiksa. yaitu : a. Makan terlebih dahulu pada shalat Idul Fitri pada Shalat Idul Adha sebaliknya. sedang membacanya pada waktu gerhana bulan harus nyaring sedangkan pada gerhana matahari sebaliknya. c. 3 . Imam menyaringkan bacaannya.Kautsar.R. Minimal dua rakaat. rukun dan sunnatnya sama seperti shalat yang lainnya. Niat shalat gerhana bulan :“Ushalli sunnatal khusuufi rak’ataini lillahita’aalaa” artinya : “Aku niat shalat gerhana bulan dua rakaat karena Allah” 15. Pada hari keempat semua penduduk termasuk yang lemah dianjurkan pergi kelapangan dengan pakaian sederana dan tanpa wangi-wangian untuk shalat Istisqa’ c. 14.S. Umar pernah melakukan shalat pada dua hari raya sebelum berkhutbah. Hanya ditambah beberapa sunnat sebagai berikut : a. Pelaksanaan khutbah istisqa berbeda dengan khutbah lainnya.

Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9. "Aku niat shalat sunah Tahajjud dua rakaat karena Allah" • • > Membaca doa Iftitah > Membaca surat al Fatihah • > Membaca salah satu surat didalam al quran. berdasarkan hadits Nabi : " Allah berfirman : Wahai anak Adam. caranya sebagai berikut: • • > Niat didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram > "Aku niat shalat sunah Dhuha karena Allah" 4 . Saat berdo’a pada khutbah kedua. dua rakaat apabila khawatir akan masuk waktu shubuh maka berwitirlah satu rakaat saja" ( HR.d. pasti akan kuampuni baginya sampai tiba waktu shubuh"(al Hadits).Bukhari-Muslim ). khatib hendaknya menghadap kiblat membelakangi makmumnya. Cara Melaksakan Shalat Dhuha : Shalat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat. Cara Melaksakan Shalat Tahajjud : Shalat Tahajjud dilaksanakan dengan Munfarid ( tanpa berjamaah ). lalu berseru. • > Setelah selesai rakaat pertama. Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah. jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya " ( HR. Shalat Sunnah Tahajjud Shalat Tahajjud adalah shalat sunah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur terlebih dahulu.Hakim dan Thabrani ). adakan dialog bathin dengan Allah sampaikan semua unek-unek yang ada dalam hati lalu ditutup dengan doa.Allah . • > Niat shalat Tahajjud didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram.Afdhalnya shalat Tahajjud dilakukan pada sepertiga malam yang akhir yaitu kira-kita mulai jam 1. minimal dua rokaat dan maksimal tidak terhingga jumlah rakaatnya sampai hampir masuk waktu shubuh dan dilaksanakan setiap dua rakaat satu salam sebagaimana hadits Nabi saw: "Shalat malam itu adalah dua rakaat.Afdhalnya rokaat pertama membaca surat al Kafirun dan rakaat ke dua membaca surat al Ikhlas • • • • • > Ruku' sambil membaca Tasbih tiga kali > I'tidal sambil membaca bacaannya > Sujud pertama sambil membaca Tasbih tiga kali > Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya > Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali. karena arti Tahajjud adalah bangun pada malam hari.00 ). lakukan rokaat kedua sebagaimana cara diatas. • > Setelah selesai shalat Tahajjud bacalah zikir yang mudah ( Allah . dilakukan secara Munfarid ( tidak berjamaah ).Allah ) terutama perbanyak Istigfar (mohon ampun).00 malam sampai menjelang masuk waktu shubuh berdasarkan hadits Nabi:"Perintah Allah turun ke langit diwaktu tinggal sepertiga yang akhir dari waktu malam. adakah orang yang meminta. kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali dan rakaat-rakaat selanjutnya sama dilakukan seperti contoh diatas. adakah orang-orang yang memohon ( berdoa ) pasti akan kukabulkan. Shalat Sunnah Dhuha Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. pasti akan kuberikan dan adakah yang mengharap ampunan.

maka Tuhan Allah akan mencukupkan kebutuhannya. Dalam AlQur'an Allah SWT menjamin rejeki bagi setiap mahluk ciptaan-NYA.Afdholnya rakaat pertama surat Asysyams dan rakaat kedua surat Allail • • • • • > Ruku' dan membaca tasbih tiga kali > I'tidal dan membaca bacaanya > Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali > Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya > Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali • > Setelah rakaat pertama selesai. KESUKSESAN HAKIKI DUNIA DAN AKHIRAT Apalagi dalam Islam. kesuksesan tidak diukur dari sisi dunia semata melainkan harus berorientasi pula pada akhirat. tegar dan tawadhu (rendah hati). Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ". saat mau mengetuk pintu. kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. Tentu saja ia tidak jadi masuk untuk mengantarkan rejeki. Seseorang mengetahui si-A mau menjual barang dan si-B mencari barang tersebut. hamba Allah yang dipastikan akan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan peradaban. kebaikan itu diberikan oleh-NYA kepada orang yang dikehendaki dari hamba-hamba-NYA. atau atas ke-taqwaannya kepada Allah. terkecuali orang itu sendiri menghalanginya sebagaimana contoh berikut : 1. Yunus : 107 ) > Terkecuali Orang itu sendiri Menghalanginya : Memang. yang seharusnya tinggal mempertemukan keduanya 5 . > Keyakinan Yang Kuat : Keyakinan yang kuat akan melengkapi diri kita menjadi pribadi yang sukses sekaligus kaya-raya. tentu diadakan-Nya jalan keluar baginya. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas.• • > Membaca doa Iftitah > Membaca surat al Fatihah • > Membaca satu surat didalam Alquran. kita juga harus mempunyai kredibilitas yang tinggi. Dan Allah juga telah menjadikan segala-galanya serba beraturan". Jadi Emosi / Kemarahan berpotensi menghalangi datangnya rejeki. Dipercaya karena kejujuran kita. (Ath Tholaq ayat 2-3) > Kesuksesan Hakiki : Kesuksesan Hakiki dapat diperoleh jika kita adalah pemilik pribadi sukses. tekun. Seseorang datang ke rumah kita untuk mengantarkan rejeki. dan kemampuan kita untuk selalu mengembangkan diri. ia terdiam membeku karena mendengar dari dalam rumah teriakan-teriakan histeris dan kemarahan serta suara berbagai barang yang berjatuhan. lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas. Kita mengetahui bahwa berdasarkan ayat dibawah ini. tibatiba. dan memberinya rezeki dari "pintu" yang tak diduga-duga olehnya. "Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah. kecakapan kita. tidak ada yang bisa. Selain itu. 2. Bahkan sesungguhnya Allah pelaksana semua peraturan-Nya. saat berjumpa Allah kelak. Akan tetapi karena berfikir negatip dan rasa malas. terencana. terampil. yaitu pribadi yang selalu tenang. Itulah kesuksesan hakiki. dan jikalau Allah menghendaki kebaikan (rejeki) untukmu maka tidak ada yang dapat menghalangi-NYA. ( QS. tertib. dan melebihkan kepada sebagian diantara mereka sebagai cobaan. tidak ada seorangpun yang bisa menghalangi-NYA memberi bahaya ataupun kebaikan / kesuksesan / rejeki : Firman Allah : " Jikalau Allah menimpakan bahaya (adzab) kepadamu maka tidak ada yang dapat menghalanginya selain DIA. menjadikan diri kita sebagai orang yang rendah hati. Barang siapa yang bertawakal kepada Allah.

Maha Esa Allah. 3. maka diampunilah segala dosa-dosanya. Maha Esa Allah. Tahmid 33 kali dan Takbir 33 kali. karena seringnya berdzikir dan kedekatan pada Allah Yang Maha Kaya lagi Maha Pemberi Rejeki." Hal itu sesuai dengan hadis dari al-Mughirah bin Syu'bah ra." (Ya Allah. kehilangan peluang bagus tersebut. 'Allahumma antas salaam waminkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroomi' (Ya Allah Engkaulah Dzat Yang Selamat dari kekurangan dan cacat dan dari Engkaulah keselamatan itu." Hal itu sesuai dengan hadis dari Abu Hurairah ra." (HR Muslim. 5. "Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatika'. keberhasilan dan keberuntungan akan selalu mengiringi Dzikir Setelah shalat Zikir-zikir yang di baca Nabi saw setiap selesai salat banyak sekali. keinginan. Jadi Rasa Malas dan Berfikir Negatip berpotensi menghalangi datangnya rejeki. lalu pada hitungan keseratus membaca. bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) "Allahumma laa maani'a limaa 'a'thaita walaa mu'thia limaa mana'ta walaa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu' (Ya Allah tiada orang yang menghalangi terhadap apa yang telah Engkau berikan dan tiada orang yang memberi terhadap apa yang telah Engkau halangi dan kekayaan orang yang kaya itu tidak akan bisa menyelamatkan dia dari siksa-Mu)" (HR al-Bukhari dan Muslim). bahwa Rasulullah saw memohon perlindungan kepada Allah setiap kali selesai salat dengan bacaan "Allahumma inni a'udzu bika minal bukhli (Ya Allah sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kekikiran) wa a'udzu bika minal jubni (dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari sifat penakut) wa a'udzu bika min an urodda ilaa ardzalil umri (dan aku memohon perlindungan kepada-Mu agar tidak dikembalikan kepada umur yang hina/pikun) wa a'udzu bika min fitnatid dunya (dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari fitnah yang ada di dunia ini) wa a'udzu bika min adzaabil qobri (dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur). bahwasanya Nabi saw membaca zikir setiap selesai salat fardhu. Tiada sekutu bagi-Nya. kesuksesan. Do'a. takbir tersebut sebanyak 34 kali) 4. Hal ini sesuai dengan hadis Muadz bin Jabal. "Rasulullah saw apabila selesai salat membaca Istighfar 3 kali dan membaca.menjemput rejekinya. bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu). Tiada sekutu bagi-Nya. sifat penakut. Otomatis rejeki. baik yang diriwayatkan dengan sanad yang dhaif/lemah ataupun yang diriwayatkan dengan sanad yang shahih (kuat). sekalipun sebanyak buih air laut. Membaca zikir/do'a seperti yang diriwayatkan Sa'd bin Abi Waqqash untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari kekikiran. Adapun zikir-zikir yang diriwayatkan dengan sanad yang shahih itu di antaranya adalah sebagai berikut: 1. tahmid (Alhamdulillahi) 33 kali dan takbir (Allahu Akbar 33 kali) setiap selesai salat. Seseorang selama berhari-hari hanya berdo'a dan berzikir saja dikamarnya dan tidak berusaha mencari . dari Rasulullah saw bersabda. 2. "Laa ilaha illallohu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syain qadiir. fitnah dunia dan fitnah kubur. Dari Sa'ad bin Abi Waqqash ra. Membaca 'Istighfar' (Astaghfirullah/Aku mohon ampunan kepada Allah 3 kali dan membaca. 6 . tentu saja tidak mungkin ia mendapat rejeki dengan hanya berdo'a saja tanpa ada perjuangan dan usaha untuk mendapatkannya. "Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli sya'in qodiir" (Tiada Tuhan selain Allah. dan pada riwayat yang lain. Engkaulah Dzat Yang Selamat dari kekurangan dan cacat dan dari Engkaulah keselamatan itu. Maha Esa Allah. Maha Suci Engkau wahai Dzat Yang Maha Kaya dan Maha Sempurna). bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) dan membaca. hajat. 3. Membaca zikir/doa. hitungan tersebut berjumlah 99. janganlah Engkau benar-benar meninggalkan setiap kali selesai salat membaca. bahwa Rasulullah saw berkata kepadanya. "Allahumma laa maani'a limaa 'a'thaita walaa mu'thia limaa mana'ta walaa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu." (HR alBukhari). Maha Suci Engkau wahai Dzat Yang Maha Kaya dan Maha Sempurna). Hal itu sesuai dengan hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh Tsauban ra. dia berkata. umur yang hina/pikun. "Barangsiapa membaca tasbih (Subhaanallahi) 33 kali. Tiada sekutu bagi-Nya. Membaca Tasbih 33 kali. "Aku berwasiat kepadamu wahai Muadz. 'Allahumma antas salaam waminkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroomi'. dan dia membaca pada hitugan keseratus 'Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli sya'in qodiir' (Tiada Tuhan selain Allah. Membaca zikir ini: "Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syain qodiir" (Tiada Tuhan selain Allah.dan mendapat komisi penjualan. akan lebih cepat terkabul.

dia pasti masuk surga). Membaca ayat Kursi. at-Thabarani menambahkannya 'qulhuwallahu ahad' (yakni dan membaca surah Al-Ikhlash) ). Doa kaFaRatul MajeLis (Doa Penutup Majelis) "Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa'atubu ilaik" Maha suci Engkau Ya Allah dengan memujiMu aq bersaksi tiada illah yang berhak disembah kecuali Engkau. Doa ini dibaca ketika kita akan menutup suatu majelis/pertemuan. yaitu surah Al-Baqarah ayat 255." (HR Ahmad. 7 . Rasulullah saw bersabda. maka tidak akan menghalangi dia masuk surga kecuali dia tidak mati (maksudnya. "Allahu laa Ilaaha Illa Hal itu sesuai dengan hadis dari Umamah ra. bersyukur kepada-Mu dan beribadah yang baik kepada-Mu). Abu Daud dan an-Nasa'i dengan sanad yang kuat). "Barangsiapa membaca ayat Kursi setiap kali selesai salat. Aq beristigfar dan bertaubat kepadaMu." (HR an-Nasa'i dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban.'Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatika' (Ya Allah anugerahkanlah pertolongan kepadaku untuk mengingat-Mu. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful