Shalat-shalat Shunnah.

Selain shalat wajib, juga ada shalat sunnah. Macamnya ada lima belas shalat, yaitu : 1. Shalat Wudhu, Yaitu shalat sunnah dua rakaat yang bisa dikerjakan setiap selesai wudhu, niatnya : “Ushalli sunnatal wudlu-I rak’ataini lillahi Ta’aalaa” artinya : “aku niat shalat sunnah wudhu dua rakaat karena Allah” 2. Shalat Tahiyatul Masjid, yaitu shalat sunnah dua rakaat yang dikerjakan ketika memasuki masjid, sebelum duduk untuk menghormati masjid. Rasulullah bersabda “Apabila seseorang diantara kamu masuk masjid, maka janganlah hendak duduk sebelum shalat dua rakaat lebih dahulu” (H.R. Bukhari dan Muslim). Niatnya :

“Ushalli sunnatal Tahiyatul Masjidi rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah tahiyatul masjid dua rakaat karena Allah” 3. Shalat Dhuha. Adalah shalat sunnah yang dikerjakan ketika matahari baru naik. Jumlah rakaatnya miimal 2 maksimal 12. Dari Anas berkata Rasulullah “Barang siapa shalat Dhuha 12 rakaat, Allah akan membuatkan untuknya istana disurga” (H.R. Tarmiji dan Abu Majah). Niatnya :

“Ushalli sunnatal Dhuha rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah dhuha dua rakaat karena Allah” 4. Shalat Rawatib. Adalah shalat sunnah yang dikerjakan mengiringi shalat fardhu. Niatnya :

a. Qabliyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan sebelum shalat wajib. Waktunya : 2 rakaat
sebelum shalat subuh, 2 rakaat sebelum shalat Dzuhur, 2 atau 4 rakaat sebelum shalat Ashar, dan 2 rakaat sebelum shalat Isya’. Niatnya: “Ushalli sunnatadh Dzuhri* rak’ataini Qibliyyatan lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat karena Allah” * bisa diganti dengan shalat wajib yang akan dikerjakan.

b.

Ba’diyyah, adalah shalat sunnah rawatib yang dikerjakan setelah shalat fardhu. Waktunya : 2 atau 4 rakaat sesudah shalat Dzuhur, 2 rakaat sesudah shalat Magrib dan 2 rakaat sesudah shalat Isya. Niatnya: “Ushalli sunnatadh Dzuhri* rak’ataini Ba’diyyatan lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah sesudah dzuhur dua rakaat karena Allah” 5. Shalat Tahajud, adalah shalat sunnah pada waktu malam. Sebaiknya lewat tengah malam. Dan setelah tidur. Minimal 2 rakaat maksimal sebatas kemampuan kita. Keutamaan shalat ini, diterangkan dalam AlQur’an. “Dan pada sebagian malam hari bershalat tahajudlah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu. Mudah-mudahan Tuhanmu mengangkatmu ketempat yang terpuji” (Q.S. Al Isra : 79 ). Niatnya : “Ushalli sunnatal tahajjudi rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah tahajjud dua rakaat karena Allah” 6. Shalat Istikharah, adalah shalat sunnah dua rakaat untuk meminta petunjuk yang baik, apabila kita menghadapi dua pilihan, atau ragu dalam mengambil keputusan. Sebaiknya dikerjakan pada 2/3 malam terakhir. Niatnya :

“Ushalli sunnatal Istikharah rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah Istikharah dua rakaat karena Allah” 7. Shalat Hajat, adala shalat sunnah dua rakaat untuk memohon agar hajat kita dikabulkan atau diperkenankan oleh Allah SWT. Minimal 2 rakaat maksimal 12 rakaat dengan salam setiap 2 rakaat. Niatnya :

1

Abu Daud dan Nasai). Al 2 . e.R. Dari Jabir “Sesungguhnya Nabi saw telah shallat bersama-sama mereka delapan rakaat. “Shalat itu suatu perkara yang baik. shalat tarawih dikerjakan sebanyak 20 rakaat dan hal ini tidak dibantah oleh para sahabat terkenal dan terkemuka. juga tidak dibatasi jumlah rakaatnya.R. Niat : “Ushalli sunnatan tasbihi raka’ataini lilllahi ta’aalaa” artinya “aku niat shalat sunnah tasbih dua rakaat karena Allah” b.R. Dan siapa yang suka satu maka kerjakanlah”(H. banyak atau sedikit” (Al Hadis). adalah shalat sunnah yang dianjurkan dikerjakan setiap malam. atau paling tidak seumur hidup sekali. c. asal tidak kurang dari 8 rakaat. Siapa yang suka mengerjakan tiga. adalah shalat sunnah yang dilakukan setelah merasa berbuat dosa kepada Allah SWT. jadi tergantung pada kemampuan kita masing-masing. kerjakanlah. adalah shalat Idul Fitri pada 1 Syawal dan Idul Adha pada 10 Dzulhijah. jika tidak bisa seminggu sekali. Lafadz bacaan tasbih yang dimaksud adalah sebagai berikut : “Subhanallah wal hamdu lillahi walaa ilaaha illallahu wallahu akbar” artinya : “Maha suci Allah yang Maha Esa. Dari Aisyah : “Adalah nabi saw. Ibnu Hiban) Pada masa khalifah Umar bin Khathtab. usai membaca doa sujud membaca tasbih 10 kali Usai membaa do’a duduk diantara dua sujud membaca tasbi 10 kali. 11.S. Jika dikerjakan pada malam hari dengan dua salam. berkata Rasulullah “Witir itu hak. Niat shalat tarawih : “Ushalli sunnatan Taraawiihi rak’ataini (Imamam/makmuman) lillahi ta’aallaa” artinya : “Aku niat shalat sunat tarawih dua rakaat (imamam/makmum) karena Allah” 12.”(Q. kerjakanlah. Dzat yang Maha Agung”.R. Bukhari dan Muslim) “Ushalli sunnatal witri rak’atan lillahi ta’aalaa”artinya : “Aku niat shalat sunnat witir dua rakaat karena Allah” 13. usai membaca do’a ‘itidal membaca tasbih 10 kali Saat sujud. d. 5. Niatnya: “Ushalli sunnatal Taubati rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah taubat dua rakaat karena Allah” 10. adalah shalat sunnah tanpa sebab dan tidak ditentukan waktunya. Shalat ini sebanyak empat rakaat.”Sesungguhnya kami telah memberi engkau (yaa Muhammad) akan kebajikan yang banyak. Niatnya : “Ushalli sunnatal rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah dua rakaat karena Allah” 9. maka siapa yang suka mengerjakan lima. Jumlah keseluruhan tasbih yang dibaca pada setiap rakaatnya sebanyak 75 kali. Shalat Tarawih. Kemudian pada zaman Umar bin Abdul Aziz bilangannya dijadikan 36 rakaat.” (H. Usai membaca doa sujud kedua membaca tasbih 10 kali. “Yang dikerjakan oleh Rasulullah saw. 7 sampai 11 rakaat. Usai membaca surat Al Fatehah membaca tasbih 15 kali. kemudian beliau shalat witir. Shalat Witir.“Ushalli sunnatal Haajati rak’ataini lillahi Ta’aalaa” Artinya : “aku niat shalat sunnah hajat dua rakaat karena Allah” 8. Hukumnya sunat Mu’akad (dianjurkan). g. Menegenai bilangan rakaatnya disebutkan dalam hadis. baik pada bulan ramadhan atau lainnya tidak lebih dari sebelas rakaat” (H. sebab itu shalatlah engkau dan berqurbanlah karena Tuhanmu – pada Idul Adha . Shalat Taubat. Shalat Hari Raya. Beliau memberi salam setiap dua rakaatdan yang penghabisan satu rakaat“ (H. dengan ketentuan jika dikerjakan pada siang hari cukup dengan satu salam. Dengan demikian bilangan rakaatnya tidak ditetapkan secara pasti dalam syara’. f. Shalat Tasbih. Shalat sebelas rakaat diantara shalat isya’ dan terbit fajar. Dari Abu Aiyub. Segala puji bagi Akkah. adalah shalat sunnah sesudah shalat Isya’ pada bulan Ramadhan. Shalat Mutlaq. Saat ruku’. agar mendapat ampunan-Nya. adalah shalat sunnat mu’akad (dianjurkan) yang biasanya dirangkaikan dengan shalat tarawih. Bilangan shalat witir 1. usai membaca do’a ruku membaca tasbih 10 kali Saat ‘itidal. 3. Cara mengerjakannya a. Bukhari).

lalu kami robohkan (hancurkan) negeri mereka sehancur-hancurnya”(Q. Pada hari keempat semua penduduk termasuk yang lemah dianjurkan pergi kelapangan dengan pakaian sederana dan tanpa wangi-wangian untuk shalat Istisqa’ c. Atau surat A’la dirakat pertama dan surat Al Ghasiyah pada rakaat kedua. Makan terlebih dahulu pada shalat Idul Fitri pada Shalat Idul Adha sebaliknya. b. d. Mandi. 3 . Khutbah dua kali setelah shalat sebagaimana khutbah jum’at h. g. Abu Bakar. Umar pernah melakukan shalat pada dua hari raya sebelum berkhutbah. Al Isra’ : 16). Niatnya “Ushalli sunnatal Istisqaa-I rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa” artinya : “Aku niat shalat istisqaa dua rakaat (imam/makmum) karena Allah” Syarat-syarat mengerjakana Shalat Istisqa : a. c. berhias. c. dan berkeyakinan bahwa Allah SWT akan mengabulkan permintaan mereka. sebab kefasikannyalah mereka disiksa. Khatib disunatkan memakai selendang. sedang membacanya pada waktu gerhana bulan harus nyaring sedangkan pada gerhana matahari sebaliknya. j. adalah shalat sunat sewaktu terjadi gerhana bulan atau matahari. memakai pakaian sebaik-baiknya. maka lebih dulu kami perbanyak orang-orang yang fasik. f. Shalat Istiqa’. Shalat Khusuf. rukun dan sunnatnya sama seperti shalat yang lainnya. b. Setelah takbir yang kedua sampai takbir yang terakhir membaca tasbih. Jama’ah). Shalat dua rakaat dengan 4 kali ruku’ yaitu pada rakaat pertama.Kautsar. Begitu pula pada rakaat kedua. Niat shalat gerhana bulan :“Ushalli sunnatal khusuufi rak’ataini lillahita’aalaa” artinya : “Aku niat shalat gerhana bulan dua rakaat karena Allah” 15. Hanya ditambah beberapa sunnat sebagai berikut : a. Pada khutbah Idul Fitri memaparkan tentang zakat fitrah dan pada Idul Adha tentang hukum – hukum Qurban. setelah ruku’ dan I’tidal membaca fatihah lagi kemudian ruku’ dan I’tidal kembali setelah itu sujud sebagaimana biasa. b. Isi khutbah menganjurkan banyak beristigfar.S. Niat Shalat Idul Fitri : “Ushalli sunnatal li’iidil fitri rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa” artinya : “Aku niat shalat idul fitri dua rakaat (imam/makmum) karena Allah” Niat Shalat Idul Adha : “Ushalli sunnatal li’iidil Adha rak’ataini (imamam/makmumam) lillahita’aalaa” artinya : “Aku niat shalat idul adha dua rakaat (imam/makmum) karena Allah” Waktu shalat hari raya adalah setelah terbit matahari sampai condongnya matahari. “Apabila kami hendak membinasakan suatu negeri. Saat berdo’a hendaknya mengangkat tangan setinggi-tingginya. Tiga hari sebelumnya agar ulama memerintahkan umatnya bertaobat dengan berpusa dan meninggalkan segala kedzaliman serta menganjurkan beramal shaleh.”(H.1-2)Dari Ibnu Umar “Rasulullah. Caranya mengerjakannya : a.R. Disunatkan membaca surat yang panjang. Sebab menumpuknya dosa itu mengakibatkan hilangnya rejeki dan datangnya murka Allah. e. Imam menyaringkan bacaannya. Berjamaah Takbir tujuh kali pada rakaat pertama. yaitu : a. 14. Pelaksanaan khutbah istisqa berbeda dengan khutbah lainnya. Syarat. Usai shalat diadakan khutbah dua kali. Minimal dua rakaat.adalah shalat sunat yang dikerjakan untuk memohon hujan kepada Allah SWT. i. Pada khutbah pertama hendaknya membaca istigfar 9 X dan pada khutbah kedua 7 X. Membaca surat Qaf dirakaat pertama dan surat Al Qomar di rakaat kedua. dan lima kali pada rakat kedua Mengangkat tangan setinggi bahu pada setiap takbir. b.

adakan dialog bathin dengan Allah sampaikan semua unek-unek yang ada dalam hati lalu ditutup dengan doa. "Aku niat shalat sunah Tahajjud dua rakaat karena Allah" • • > Membaca doa Iftitah > Membaca surat al Fatihah • > Membaca salah satu surat didalam al quran. minimal dua rokaat dan maksimal tidak terhingga jumlah rakaatnya sampai hampir masuk waktu shubuh dan dilaksanakan setiap dua rakaat satu salam sebagaimana hadits Nabi saw: "Shalat malam itu adalah dua rakaat. Shalat Sunnah Dhuha Shalat Dhuha adalah shalat sunah yang dilakukan setelah terbit matahari sampai menjelang masuk waktu zhuhur. adakah orang yang meminta. adakah orang-orang yang memohon ( berdoa ) pasti akan kukabulkan. jangan sekali-kali engkau malas mengerjakan empat rakaat pada waktu permulaan siang ( Shalat Dhuha ) niscaya pasti akan Aku cukupkan kebutuhanmu pada akhir harinya " ( HR.Bukhari-Muslim ).Allah .Afdhalnya rokaat pertama membaca surat al Kafirun dan rakaat ke dua membaca surat al Ikhlas • • • • • > Ruku' sambil membaca Tasbih tiga kali > I'tidal sambil membaca bacaannya > Sujud pertama sambil membaca Tasbih tiga kali > Duduk antara dua sujud sambil membaca bacaannya > Sujud yang kedua sambil membaca Tasbih tiga kali. caranya sebagai berikut: • • > Niat didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram > "Aku niat shalat sunah Dhuha karena Allah" 4 . pasti akan kuberikan dan adakah yang mengharap ampunan. karena arti Tahajjud adalah bangun pada malam hari. Shalat Dhuha lebih dikenal dengan shalat sunah untuk memohon rizki dari Allah. • > Setelah selesai shalat Tahajjud bacalah zikir yang mudah ( Allah . • > Niat shalat Tahajjud didalam hati berbarengan dengan Takbiratul Ihram. Cara Melaksakan Shalat Dhuha : Shalat Dhuha minimal dua rakaat dan maksimal duabelas rakaat.00 malam sampai menjelang masuk waktu shubuh berdasarkan hadits Nabi:"Perintah Allah turun ke langit diwaktu tinggal sepertiga yang akhir dari waktu malam. lalu berseru.Afdhalnya shalat Tahajjud dilakukan pada sepertiga malam yang akhir yaitu kira-kita mulai jam 1. dilakukan secara Munfarid ( tidak berjamaah ). kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali dan rakaat-rakaat selanjutnya sama dilakukan seperti contoh diatas. Afdhalnya dilakukan pada pagi hari disaat matahari sedang naik ( kira-kira jam 9. Saat berdo’a pada khutbah kedua. khatib hendaknya menghadap kiblat membelakangi makmumnya. lakukan rokaat kedua sebagaimana cara diatas. dua rakaat apabila khawatir akan masuk waktu shubuh maka berwitirlah satu rakaat saja" ( HR. berdasarkan hadits Nabi : " Allah berfirman : Wahai anak Adam.d.Allah ) terutama perbanyak Istigfar (mohon ampun). Cara Melaksakan Shalat Tahajjud : Shalat Tahajjud dilaksanakan dengan Munfarid ( tanpa berjamaah ). pasti akan kuampuni baginya sampai tiba waktu shubuh"(al Hadits). • > Setelah selesai rakaat pertama.Hakim dan Thabrani ).00 ). Shalat Sunnah Tahajjud Shalat Tahajjud adalah shalat sunah yang dilakukan pada malam hari setelah tidur terlebih dahulu.

Jadi Emosi / Kemarahan berpotensi menghalangi datangnya rejeki. Bahkan sesungguhnya Allah pelaksana semua peraturan-Nya. menjadikan diri kita sebagai orang yang rendah hati. saat mau mengetuk pintu. tidak ada yang bisa. lakukan rakaat kedua sebagaimana cara diatas. terampil. KESUKSESAN HAKIKI DUNIA DAN AKHIRAT Apalagi dalam Islam. tegar dan tawadhu (rendah hati).Afdholnya rakaat pertama surat Asysyams dan rakaat kedua surat Allail • • • • • > Ruku' dan membaca tasbih tiga kali > I'tidal dan membaca bacaanya > Sujud pertama dan membaca tasbih tiga kali > Duduk diantara dua sujud dan membaca bacaannya > Sujud kedua dan membaca tasbih tiga kali • > Setelah rakaat pertama selesai. Dialah Yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang ". kebaikan itu diberikan oleh-NYA kepada orang yang dikehendaki dari hamba-hamba-NYA. Selain itu. Yunus : 107 ) > Terkecuali Orang itu sendiri Menghalanginya : Memang. Tentu saja ia tidak jadi masuk untuk mengantarkan rejeki. Kita mengetahui bahwa berdasarkan ayat dibawah ini. dan kemampuan kita untuk selalu mengembangkan diri. saat berjumpa Allah kelak. terencana. Seseorang datang ke rumah kita untuk mengantarkan rejeki. hamba Allah yang dipastikan akan membawa manfaat sebesar-besarnya bagi umat dan peradaban. > Keyakinan Yang Kuat : Keyakinan yang kuat akan melengkapi diri kita menjadi pribadi yang sukses sekaligus kaya-raya. kemudian Tasyahhud akhir setelah selesai maka membaca salam dua kali. kita juga harus mempunyai kredibilitas yang tinggi. tentu diadakan-Nya jalan keluar baginya. kesuksesan tidak diukur dari sisi dunia semata melainkan harus berorientasi pula pada akhirat. Dan Allah juga telah menjadikan segala-galanya serba beraturan". dan jikalau Allah menghendaki kebaikan (rejeki) untukmu maka tidak ada yang dapat menghalangi-NYA. tekun. Akan tetapi karena berfikir negatip dan rasa malas. kecakapan kita. maka Tuhan Allah akan mencukupkan kebutuhannya. Dipercaya karena kejujuran kita. tibatiba. dan melebihkan kepada sebagian diantara mereka sebagai cobaan. ia terdiam membeku karena mendengar dari dalam rumah teriakan-teriakan histeris dan kemarahan serta suara berbagai barang yang berjatuhan. atau atas ke-taqwaannya kepada Allah. terkecuali orang itu sendiri menghalanginya sebagaimana contoh berikut : 1. "Barang siapa yang bertaqwa kepada Allah. (Ath Tholaq ayat 2-3) > Kesuksesan Hakiki : Kesuksesan Hakiki dapat diperoleh jika kita adalah pemilik pribadi sukses. Dalam AlQur'an Allah SWT menjamin rejeki bagi setiap mahluk ciptaan-NYA. dan memberinya rezeki dari "pintu" yang tak diduga-duga olehnya. ( QS. Rakaat-rakaat selanjutnya dilakukan sama seperti contoh diatas. Seseorang mengetahui si-A mau menjual barang dan si-B mencari barang tersebut. yang seharusnya tinggal mempertemukan keduanya 5 . 2. tertib. Barang siapa yang bertawakal kepada Allah. yaitu pribadi yang selalu tenang. tidak ada seorangpun yang bisa menghalangi-NYA memberi bahaya ataupun kebaikan / kesuksesan / rejeki : Firman Allah : " Jikalau Allah menimpakan bahaya (adzab) kepadamu maka tidak ada yang dapat menghalanginya selain DIA. Itulah kesuksesan hakiki.• • > Membaca doa Iftitah > Membaca surat al Fatihah • > Membaca satu surat didalam Alquran.

Maha Suci Engkau wahai Dzat Yang Maha Kaya dan Maha Sempurna). dan pada riwayat yang lain. sifat penakut. Hal itu sesuai dengan hadis Nabi saw yang diriwayatkan oleh Tsauban ra. Tiada sekutu bagi-Nya. "Allahumma laa maani'a limaa 'a'thaita walaa mu'thia limaa mana'ta walaa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu. Maha Esa Allah. Membaca zikir/do'a seperti yang diriwayatkan Sa'd bin Abi Waqqash untuk memohon perlindungan kepada Allah SWT dari kekikiran. Tahmid 33 kali dan Takbir 33 kali. 3. 3. Membaca zikir ini: "Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syain qodiir" (Tiada Tuhan selain Allah. Dari Sa'ad bin Abi Waqqash ra. sekalipun sebanyak buih air laut. "Barangsiapa membaca tasbih (Subhaanallahi) 33 kali. "Laa ilaha illallohu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa 'ala kulli syain qadiir. keinginan. karena seringnya berdzikir dan kedekatan pada Allah Yang Maha Kaya lagi Maha Pemberi Rejeki. hajat. janganlah Engkau benar-benar meninggalkan setiap kali selesai salat membaca. Tiada sekutu bagi-Nya. bahwa Rasulullah saw memohon perlindungan kepada Allah setiap kali selesai salat dengan bacaan "Allahumma inni a'udzu bika minal bukhli (Ya Allah sesungguhnya aku memohon perlindungan kepada-Mu dari kekikiran) wa a'udzu bika minal jubni (dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari sifat penakut) wa a'udzu bika min an urodda ilaa ardzalil umri (dan aku memohon perlindungan kepada-Mu agar tidak dikembalikan kepada umur yang hina/pikun) wa a'udzu bika min fitnatid dunya (dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari fitnah yang ada di dunia ini) wa a'udzu bika min adzaabil qobri (dan aku memohon perlindungan kepada-Mu dari siksa kubur). bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) "Allahumma laa maani'a limaa 'a'thaita walaa mu'thia limaa mana'ta walaa yanfa'u dzal jaddi minkal jaddu' (Ya Allah tiada orang yang menghalangi terhadap apa yang telah Engkau berikan dan tiada orang yang memberi terhadap apa yang telah Engkau halangi dan kekayaan orang yang kaya itu tidak akan bisa menyelamatkan dia dari siksa-Mu)" (HR al-Bukhari dan Muslim). "Rasulullah saw apabila selesai salat membaca Istighfar 3 kali dan membaca. kehilangan peluang bagus tersebut. tentu saja tidak mungkin ia mendapat rejeki dengan hanya berdo'a saja tanpa ada perjuangan dan usaha untuk mendapatkannya. bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu). Hal ini sesuai dengan hadis Muadz bin Jabal. 'Allahumma antas salaam waminkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroomi' (Ya Allah Engkaulah Dzat Yang Selamat dari kekurangan dan cacat dan dari Engkaulah keselamatan itu. fitnah dunia dan fitnah kubur. akan lebih cepat terkabul. dari Rasulullah saw bersabda. 5. "Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatika'. dia berkata. 2. Membaca zikir/doa. bahwa Rasulullah saw berkata kepadanya. Seseorang selama berhari-hari hanya berdo'a dan berzikir saja dikamarnya dan tidak berusaha mencari .dan mendapat komisi penjualan. bahwasanya Nabi saw membaca zikir setiap selesai salat fardhu. 6 . maka diampunilah segala dosa-dosanya. Membaca 'Istighfar' (Astaghfirullah/Aku mohon ampunan kepada Allah 3 kali dan membaca. "Aku berwasiat kepadamu wahai Muadz. Jadi Rasa Malas dan Berfikir Negatip berpotensi menghalangi datangnya rejeki." Hal itu sesuai dengan hadis dari Abu Hurairah ra. tahmid (Alhamdulillahi) 33 kali dan takbir (Allahu Akbar 33 kali) setiap selesai salat. baik yang diriwayatkan dengan sanad yang dhaif/lemah ataupun yang diriwayatkan dengan sanad yang shahih (kuat). Maha Suci Engkau wahai Dzat Yang Maha Kaya dan Maha Sempurna)." Hal itu sesuai dengan hadis dari al-Mughirah bin Syu'bah ra. takbir tersebut sebanyak 34 kali) 4. bagi-Nya semua kerajaan dan bagi-Nya segala puji dan Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu) dan membaca. "Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli sya'in qodiir" (Tiada Tuhan selain Allah. 'Allahumma antas salaam waminkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal ikroomi'. Maha Esa Allah. hitungan tersebut berjumlah 99. keberhasilan dan keberuntungan akan selalu mengiringi Dzikir Setelah shalat Zikir-zikir yang di baca Nabi saw setiap selesai salat banyak sekali. Do'a. Membaca Tasbih 33 kali. Engkaulah Dzat Yang Selamat dari kekurangan dan cacat dan dari Engkaulah keselamatan itu.menjemput rejekinya. Maha Esa Allah. kesuksesan. Otomatis rejeki. Adapun zikir-zikir yang diriwayatkan dengan sanad yang shahih itu di antaranya adalah sebagai berikut: 1. lalu pada hitungan keseratus membaca." (HR Muslim. umur yang hina/pikun." (HR alBukhari). Tiada sekutu bagi-Nya." (Ya Allah. dan dia membaca pada hitugan keseratus 'Laa ilaha illallahu wahdahu laa syariikalahu lahul mulku walahul hamdu wahuwa ala kulli sya'in qodiir' (Tiada Tuhan selain Allah.

Membaca ayat Kursi. dia pasti masuk surga).'Allahumma a'inni 'ala dzikrika wa syukrika wa husni 'ibadatika' (Ya Allah anugerahkanlah pertolongan kepadaku untuk mengingat-Mu. 6. Aq beristigfar dan bertaubat kepadaMu. maka tidak akan menghalangi dia masuk surga kecuali dia tidak mati (maksudnya. "Barangsiapa membaca ayat Kursi setiap kali selesai salat. "Allahu laa Ilaaha Illa Hal itu sesuai dengan hadis dari Umamah ra." (HR an-Nasa'i dan dishahihkan oleh Ibnu Hibban. bersyukur kepada-Mu dan beribadah yang baik kepada-Mu). yaitu surah Al-Baqarah ayat 255. at-Thabarani menambahkannya 'qulhuwallahu ahad' (yakni dan membaca surah Al-Ikhlash) ). Doa ini dibaca ketika kita akan menutup suatu majelis/pertemuan. 7 ." (HR Ahmad. Rasulullah saw bersabda. Abu Daud dan an-Nasa'i dengan sanad yang kuat). Doa kaFaRatul MajeLis (Doa Penutup Majelis) "Subhanakallahumma wabihamdika asyhadualla ilahailla anta astagfiruka wa'atubu ilaik" Maha suci Engkau Ya Allah dengan memujiMu aq bersaksi tiada illah yang berhak disembah kecuali Engkau.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful