Republik Indonesia

Standar Dokumen Pengadaan

Pengadaan Barang - Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)]

Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang

Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)]

Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah

Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang

Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)]

DOKUMEN PENGADAAN Pengadaan Langsung untuk Pengadaan __________ Pejabat Pengadaan pada [Kementerian/Lembaga/SKPD/Institusi lainnya]________________ Tahun Anggaran: __________ Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] .

.............................................................6 5..............................................................................PENETAPAN PENYEDIA............PESERTA..................................DAFTAR ISI DAFTAR ISI..............SUMBER DANA........... UMUM.....................................................PENDAYAGUNAAN PRODUKSI DALAM NEGERI.........................SUMBER DANA.......................................15 BAB VI..................................................5 BAB II..........12 A................................................................................................................LINGKUP PEKERJAAN.........................LINGKUP PEKERJAAN......12 B....................PENGUMUMAN PENYEDIA .................... LEMBAR DATA PENGADAAN (LDP)....10 BAB III...6 1................................................7 6..................6 A...............................................22 DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA...............LARANGAN KORUPSI...................LARANGAN PERTENTANGAN KEPENTINGAN .........8 B........................................................................................UMUM.............................................. KOLUSI................................................................................................................4 BAB I......................................................................................... PENETAPAN DAN PENGUMUMAN PENYEDIA.................12 DAN CARA PEMBAYARAN............12 C....13 BAB IV....7 7..MATA UANG PENAWARAN ......14 BAB V....................................................22 BENTUK SURAT PESANAN (SP).............. DAN NEPOTISME (KKN) SERTA PENIPUAN....................................................................................................6 3................................................................................................PENANDATANGAN-AN SPK...........................12 BENTUK SURAT KUASA........6 4....................13 CONTOH......................................................................................8 8...............................25 Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] ..........ISI DOKUMEN PENGADAAN.................................................................9 D.............10 11..PEMBUATAN BAHPL............................. BENTUK SURAT PERINTAH KERJA (SPK)................................. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP)..........................................PENANDATANGANAN SPK........................................................................................8 C.............. DOKUMEN PENGADAAN.6 2.............................9 9...................................................................................PEMBUATAN BERITA ACARA HASIL PENGADAAN LANGSUNG (BAHPL).................................... BENTUK DOKUMEN LAIN............................................9 10............................................................. SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR........................................

: Pejabat Pembuat Komitmen adalah pejabat yang bertang-gung jawab atas pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa. yang dapat diperdagangkan.LDP : - Pejabat Pengadaan : personil yang memiliki Sertifikat Keahlian Pengadaan Barang/Jasa yang melaksanakan Pengadaan Barang/Jasa. : Surat Pesanan. bergerak maupun tidak bergerak. Dokumen Pengadaan ini disusun berdasarkan Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah. Dalam Dokumen ini dipergunakan istilah dan singkatan sebagai berikut: . dipakai. UMUM A.BAB I. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] .Barang : setiap benda baik berwujud maupun tidak berwujud.PPK .SP . . Lembar Data Pemilihan. dipergunakan atau dimanfaatkan oleh Pengguna Barang. .HPS : Harga Perkiraan Sendiri. .

2 Peserta yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan spesifikasi teknis dan dalam waktu sebagaimana tercantum dalam LDP. Pengadaan Langsung penyedia barang ini dapat diikuti oleh peserta yang berbentuk Badan Usaha atau peserta perorangan perorangan yang diundang dan diyakini mampu. Peserta Pengadaan ini dibiayai dari sumber pendanaan sebagaimana tercantum dalam LDP. untuk memenuhi keinginan peserta yang bertentangan dengan Dokumen Pengadaan. 1.BAB II. Kolusi.1 Peserta dan pihak yang terkait dengan pengadaan ini berkewajiban untuk mematuhi etika pengadaan dengan tidak melakukan tindakan sebagai berikut: a. Sumber Dana 3.UMUM 1. 4. dan Nepotisme (KKN) serta Penipuan Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] .1 Peserta menyampaikan penawaran atas paket Pengadaan Barang sebagaimana tercantum dalam LDP. 2. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang 4. INSTRUKSI KEPADA PESERTA (IKP) A. Larangan Korupsi. berusaha mempengaruhi anggota Pejabat Pengadaan dalam bentuk dan cara apapun. Lingkup Pekerjaan 1. dan/atau peraturan perundang-undangan.

3 5. 5.b. Pengenaan sanksi dilaporkan oleh Pejabat Pengadaan kepada PA/KPA.1 6. Pendayagun aan Produksi Dalam Negeri 6. Oleh karena itu yang bersangkutan tidak boleh memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi.2 Peserta yang menurut penilaian Pejabat Pengadaan terbukti melakukan tindakan sebagaimana dimaksud dalam angka 4. b. 4. membuat dan/atau menyampaikan dokumen dan/atau keterangan lain yang tidak benar untuk memenuhi persyaratan dalam Dokumen Pengadaan ini. dilarang memiliki/melakukan peran ganda atau terafiliasi. 4. dilakukan dengan ketentuan sebagai Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang 5. dan/atau c. gugatan secara perdata. fungsi dan perannya. fungsi dan perannya.2 Larangan pertentangan kepentingan ditujukan untuk menjamin perilaku dan tindakan tidak mendua dari para pihak dalam melaksanakan tugas.3 6. Larangan Pertentanga n Kepentinga n 5. Peserta berkewajiban untuk menyampaikan penawaran yang mengutamakan barang produksi dalam negeri. Pengadaan Barang yang terdiri atas bagian atau komponen dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor.1 dikenakan sanksi sebagai berikut: a. sanksi pencantuman dalam Daftar Hitam. pelaporan secara pidana kepada pihak berwenang.2 Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . Pegawai K/L/D/I dilarang menjadi peserta kecuali cuti diluar tanggungan K/L/D/I.1 Para pihak dalam melaksanakan tugas.

semaksimal mungkin menggunakan jasa pelayanan yang ada di dalam negeri. Daftar Kuantitas dan Harga. Isi Dokumen Pengadaan C. Umum. b. 7. PEMBUATAN BERITA ACARA HASIL PENGADAAN LANGSUNG (BAHPL). seperti jasa asuransi. volume produksi dalam negeri tidak mampu memenuhi kebutuhan. Spesifikasi Teknis dan Gambar. dan pemeliharaan. pabrikasi. DOKUMEN PENGADAAN Dokumen Pengadaan meliputi : a. angkutan. ekspedisi. d. Bentuk Surat Perintah Kerja (SPK). c. pengujian dan lainnya sedapat mungkin dilakukan di dalam negeri. Instruksi kepada Peserta. e. Lembar Data Pengadaan.berikut: a. d. spesifikasi teknis Barang yang diproduksi di dalam negeri belum memenuhi persyaratan. pekerjaan pemasangan. b. b. f. B.3 Pengadaan barang impor dimungkinkan dalam hal: a. g. pemilahan atau pembagian komponen harus benar-benar mencerminkan bagian atau komponen yang telah dapat diproduksi di dalam negeri dan bagian atau komponen yang masih harus diimpor. dan/atau c. peserta diwajibkan membuat daftar Barang yang diimpor yang dilengkapi dengan spesifikasi teknis. jumlah dan harga yang dilampirkan pada Dokumen Penawaran. perbankan. Bentuk Dokumen lain : Surat Pesanan (SP). Barang tersebut belum dapat diproduksi di dalam negeri. PENETAPAN DAN PENGUMUMAN Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . 6. c.

dan f. b. BAHPL. e. nama dan alamat penyedia serta harga penawaran. tanggal dibuatnya Berita Acara. dan d. nama peserta. b. Pengumum Pejabat Pengadaan mengumumkan penyedia di website sebagaimana tercantum dalam LDP an dan papan pengumuman resmi untuk Penyedia Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] .1 Pejabat Pengadaan membuat Surat Penetapan Pemenang berdasarkan BAHPL. harga hasil negosiasi. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). keterangan-keterangan lain yang dianggap perlu mengenai hal ikhwal pelaksanaan Pengadaan Langsung. b. 8. c. d. 10. Dokumen Pemilihan beserta adendum (apabila ada). unsur-unsur yang dievaluasi. c. harga hasil negosiasi.PENYEDIA 8. 9. BAHPL harus memuat hal-hal sebagai berikut: a. nama paket pekerjaan dan nilai total HPS. Dokumen Penawaran.3 Data pendukung yang diperlukan untuk menetapkan pemenang (penyedia) adalah : a.1 BAHPL merupakan kesimpulan dari hasil evaluasi penawaran serta klarifikasi dan negosiasi teknis dan harga yang dibuat dan ditandatangani oleh Pejabat Pengadaan. 9. Pembuatan BAHPL 8. harga penawaran dan harga hasil negosiasi.2 Penetapan pemenang (penyedia) harus memuat : a.2 9. dan c. Penetapan Penyedia 9.

yaitu: a. dan e. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). d.3 Banyaknya rangkap SPK dibuat sesuai kebutuhan. terdiri dari: 1) SPK asli pertama untuk PPK dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh penyedia barang.1 Pejabat Pengadaan menyampaikan Berita Acara Hasil Pengadaan Langsung (BAHPL) kepada PPK sebagai dasar untuk menerbitkan SPK. bahasa. c. 11. 11. apabila diperlukan. b. b. D. 11. yang telah didaftarkan sesuai dengan peraturan perundang-undangan. nama dan alamat penyedia. Penandatan gan-an SPK 11.4 Pihak yang berwenang menandatangani SPK atas nama Penyedia adalah Direksi yang disebutkan namanya dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar. redaksional. sekurang-kurangnya 2 (dua) SPK asli.masyarakat yang memuat sekurangkurangnya : a. nama paket pekerjaan dan nilai total HPS.5 Pihak lain yang bukan Direksi atau Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . hasil negosiasi teknis dan harga. dan 2) SPK asli kedua untuk penyedia barang dibubuhi materai pada bagian yang ditandatangani oleh PPK.2 PPK dan penyedia wajib memeriksa konsep SPK yang meliputi substansi. harga penawaran. 11. angka dan huruf serta membubuhkan paraf pada setiap lembar SPK. rangkap SPK lainnya tanpa dibubuhi materai. PENANDATANGANAN SPK 11.

dapat menandatangani SPK.yang namanya tidak disebutkan dalam Akta Pendirian/Anggaran Dasar sebagaimana dimaksud pada poin 12.4 diatas. sepanjang mendapat kuasa/pendelegasian wewenang yang sah dari Direksi atau pihak yang sah berdasarkan Akta Pendirian/Anggaran Dasar untuk menandatangani SPK. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] .

5. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . [diisi waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan pekerjaan] 6. LEMBAR DATA PENGADAAN (LDP) LEMBAR DATA PENGADAAN A. Pejabat Pengadaan : ______________________ [diisi nama Pejabat Pengadaan]. 3. 2.BAB III. contoh : Pejabat Pengadaan Barang LKPP] Alamat Pejabat Pengadaan: ____________________ Website : ___________________________ Nama paket pekerjaan : __________________ Uraian singkat pekerjaan: ________________ [diisi dengan uraian secara singkat dan jelas pekerjaan/kegiatan yang dilaksanakan] Jangka waktu penyelesaian pekerjaan: _____(________) hari kalender. B. 4. Mata uang yang digunakan _____________ [diisi Rupiah atau mata uang lainnya apabila dilaksanakan di luar negeri] Pembayaran dilakukan dengan cara ________ [diisi pembayarannya C. LINGKUP PEKERJAAN 1. SUMBER DANA Pekerjaan ini dibiayai dari sumber pendanaan ____________________ tahun anggaran _____________ [diisi sumber dana dan tahun anggarannya sesuai dokumen anggaran untuk pembiayaannya] 1. MATA UANG PENAWARAN DAN CARA PEMBAYARAN 2.

Akta notaris] tanggal ____________ [tanggal penerbitan Akta] yang dikeluarkan oleh Notaris ______________ [nama Notaris penerbit Akta] beserta perubahannya. Penerima Kuasa mewakili Penerima Kuasa untuk menandatangani SPK. yang berkedudukan di _________________ (alamat perusahaan) yang selanjutnya disebut sebagai Pemberi Kuasa. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . atau sekaligus] BENTUK SURAT KUASA Contoh [KOP SURAT BADAN USAHA] SURAT KUASA Nomor : ___________ Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : _____________________________ Alamat perusahaan : Jabatan : _____________________________ [Direktur Utama/ Pimpinan Perusahaan] ___________________[ nama PT/CV/Firma] dalam hal ini bertindak untuk dan atas nama perusahaan berdasarkan Akta Notaris No. ______ [No. cara angsuran (termijn).didasarkan pada hasil pengukuran bersama atas volume pekerjaan yang benarbenar telah dilaksanakan secara bulanan (monthly certificate). Memberi kuasa kepada : Nama : __________________________*) Alamat : _________________________ Jabatan : __________________________ yang selanjutnya disebut sebagai Penerima Kuasa.

Surat kuasa ini tidak dapat dilimpahkan lagi kepada orang lain. _______________ 20___ Penerima Kuasa ________________ (nama dan jabatan) Pemberi Kuasa ________________ (nama dan jabatan) *) Penerima kuasa dari direktur utama/pimpinan perusahaan yang nama penerima kuasanya tercantum dalam akte pendirian atau perubahannya. BAB IV. dan Gambar akan Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . __________. SPESIFIKASI TEKNIS DAN GAMBAR Keterangan Uraian dalam Spesifikasi Teknis disediakan oleh Pejabat Pengadaan.

Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . BENTUK SURAT PERINTAH KERJA (SPK) [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SATUAN KERJA : ________________ NOMOR DAN TANGGAL SPK : __________________________ SURAT PERINTAH KERJA (SPK) Halaman ____ dari _____ NOMOR DAN TANGGAL SURAT UNDANGAN PENGADAAN LANGSUNG : PAKET PEKERJAAN : ________ NOMOR DAN TANGGAL BERITA ACARA HASIL PENGADAAN LANGSUNG : _____________________________________ SPK ini mulai berlaku efektif terhitung sejak tanggal diterbitkannya SP dan penyelesaian keseluruhan pekerjaan sebagaimana diatur dalam SPK ini. cantumkan ”dibebankan atas DIPA __________ Tahun Anggaran ____ untuk mata anggaran kegiatan __________ WAKTU PELAKSANAAN PEKERJAAN: _________________ (__________) hari kalender/bulan/tahun NILAI PEKERJAAN No.) Jumlah PPN 10% Nilai TERBILANG : ______________________________________________________ INSTRUKSI KEPADA PENYEDIA: Penagihan hanya dapat dilakukan setelah penyelesaian pekerjaan yang diperintahkan dalam SPK ini dan dibuktikan dengan Berita Acara Serah Terima. SUMBER DANA: [sebagai contoh. Uraian Pekerjaan Kuantita s Satuan Ukuran Harga satuan (Rp.15 BAB V. ) Total (Rp.

Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk Penyedia maka rekatkan materai Rp 6. b. dan semua peralatan tersebut harus dikembalikan kepada PPK pada saat SPK berakhir atau jika tidak diperlukan lagi oleh penyedia.. 5. Jika diminta oleh PPK maka penyedia berkewajiban untuk membantu secara optimal pengalihan hak kepemilikan tersebut kepada PPK sesuai dengan hukum yang berlaku.)] [nama lengkap] [jabatan] Untuk dan atas nama Penyedia __________ [tanda tangan dan cap (jika salinan asli ini untuk proyek/satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen maka rekatkan materai Rp 6. spesifikasi teknis dan harga yang tercantum dalam SPK. CACAT MUTU 2. PPK berhak atas kepemilikan semua barang/bahan yang terkait langsung atau disediakan sehubungan dengan jasa yang diberikan oleh penyedia kepada PPK. HUKUM YANG BERLAKU Keabsahan. c. sesuai dengan volume. beban pajak dan biaya overhead serta biaya asuransi. 4. PENYEDIA JASA MANDIRI Penyedia bertanggung jawab penuh terhadap personil serta pekerjaan yang dilakukan. dan pelaksanaan SPK ini didasarkan kepada hukum Republik Indonesia. Semua peralatan tersebut harus dikembalikan dalam kondisi yang sama pada saat diberikan kepada penyedia dengan pengecualian keausan akibat pemakaian yang wajar. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] .)] [nama lengkap] [jabatan] SYARAT UMUM SURAT PERINTAH KERJA (SPK) 1..000. HAK KEPEMILIKAN a. Harga SPK telah memperhitungkan keuntungan. Rincian harga SPK sesuai dengan rincian yang tercantum dalam daftar kuantitas dan harga (untuk kontrak harga satuan atau kontrak gabungan harga satuan dan lump sum). LINGKUP PEKERJAAN Penyedia yang ditunjuk berkewajiban untuk menyelesaikan pekerjaan dalam jangka waktu yang ditentukan. HARGA SPK a. Hak kepemilikan atas peralatan dan barang/bahan yang disediakan oleh PPK tetap pada PPK. 6.16 Jika pekerjaan tidak dapat diselesaikan dalam jangka waktu pelaksanaan pekerjaan karena kesalahan atau kelalaian Penyedia maka Penyedia berkewajiban untuk membayar denda kepada PPK sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari bagian tertentu nilai SPK sebelum PPN setiap hari kalender keterlambatan.000. PPK membayar kepada penyedia atas pelaksanaan pekerjaan dalam SPK sebesar harga SPK. 3. b. interpretasi.

ASURANSI a. Semua pengeluaran perpajakan ini dianggap telah termasuk dalam harga SPK. sakit atau kematian pihak ketiga. 7. serta menguji pekerjaan yang dianggap oleh PPK mengandung cacat mutu. JADWAL a. Bahan dan Perlengkapan merupakan risiko penyedia. tanggung jawab. dan cidera tubuh. Penyedia harus menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal yang ditentukan. b. Waktu pelaksanaan SPK adalah sejak tanggal mulai kerja yang tercantum dalam SP. gugatan atau tuntutan hukum. bea. kerusakan. kecuali kerugian atau kerusakan tersebut diakibatkan oleh kesalahan atau kelalaian PPK. denda. Penyedia bertanggung jawab atas cacat mutu selama 6 (enam) bulan setelah serah terima hasil pekerjaan. atas segala risiko terhadap kecelakaan. Penyedia wajib menyediakan asuransi sejak SP sampai dengan tanggal selesainya pemeliharaan untuk: 1) semua barang dan peralatan yang mempunyai risiko tinggi terjadinya kecelakaan. 2) pihak ketiga sebagai akibat kecelakaan di tempat kerjanya. b. membebaskan. Pertanggungan asuransi yang dimiliki oleh penyedia tidak membatasi kewajiban penanggungan dalam syarat ini. baik sebagai akibat peleburan (merger) atau akibat lainnya. d. 10. proses pemeriksaan hukum. dan 3) perlindungan terhadap kegagalan bangunan. 9. PERPAJAKAN Penyedia berkewajiban untuk membayar semua pajak. pelaksanaan pekerjaan. kehilangan. semua risiko kehilangan atau kerusakan Hasil Pekerjaan ini. Kehilangan atau kerusakan terhadap Hasil Pekerjaan atau Bahan yang menyatu Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . maka PPK dapat melakukan penjadwalan kembali pelaksanaan tugas penyedia dengan adendum SPK. 3) kehilangan atau kerusakan harta benda. Penyedia berkewajiban untuk melindungi. d. b. 8. dan menanggung tanpa batas PPK beserta instansinya terhadap semua bentuk tuntutan. kewajiban. c. PENGALIHAN DAN/ATAU SUBKONTRAK Penyedia dilarang untuk mengalihkan dan/atau mensubkontrakkan sebagian atau seluruh pekerjaan. PENANGGUNGAN DAN RISIKO a. SPK ini berlaku efektif pada tanggal penandatanganan oleh para pihak atau pada tanggal yang ditetapkan dalam SP. serta pekerja untuk pelaksanaan pekerjaan. PPK dapat memerintahkan penyedia untuk menemukan dan mengungkapkan cacat mutu. Apabila penyedia berpendapat tidak dapat menyelesaikan pekerjaan sesuai jadwal karena keadaan diluar pengendaliannya dan penyedia telah melaporkan kejadian tersebut kepada PPK. dan biaya yang dikenakan terhadap PPK beserta instansinya (kecuali kerugian yang mendasari tuntutan tersebut disebabkan kesalahan atau kelalaian berat PPK) sehubungan dengan klaim yang timbul dari hal-hal berikut terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan akhir: 1) kehilangan atau kerusakan peralatan dan harta benda penyedia dan Personil. kehilangan. dan pungutan lain yang sah yang dibebankan oleh hukum yang berlaku atas pelaksanaan SPK. Pengalihan seluruh pekerjaan hanya diperbolehkan dalam hal pergantian nama penyedia. 2) cidera tubuh. serta risiko lain yang tidak dapat diduga. kerugian. retribusi. Besarnya asuransi sudah diperhitungkan dalam penawaran dan termasuk dalam harga SPK. Terhitung sejak Tanggal Mulai Kerja sampai dengan tanggal penandatanganan berita acara penyerahan awal. 11.17 PPK akan memeriksa setiap hasil pekerjaan penyedia dan memberitahukan secara tertulis penyedia atas setiap cacat mutu yang ditemukan. sakit atau kematian Personil.

Jika pekerjaan tidak selesai pada Tanggal Penyelesaian bukan akibat Keadaan Kahar atau Peristiwa Kompensasi atau karena kesalahan atau kelalaian penyedia maka penyedia dikenakan denda. PPK membuat foto-foto dokumentasi pelaksanaan pekerjaan di lokasi pekerjaan. Hasil pemeriksaan pekerjaan dituangkan dalam laporan kemajuan hasil pekerjaan. PENGUJIAN Jika PPK atau Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk melakukan pengujian Cacat Mutu yang tidak tercantum dalam Spesifikasi Teknis dan Gambar. WAKTU PENYELESAIAN PEKERJAAN Kecuali SPK diputuskan lebih awal. Apabila diperlukan. dan 6) catatan-catatan lain yang berkenaan dengan pelaksanaan. 14. c. Laporan harian dibuat oleh penyedia. 2) penempatan tenaga kerja untuk tiap macam tugasnya. Untuk merekam kegiatan pelaksanaan proyek. 15. apabila diperlukan diperiksa oleh konsultan dan disetujui oleh wakil PPK. g. PPK dapat memerintahkan kepada pihak ketiga untuk melakukan pengawasan dan pemeriksaan atas semua pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. d. Laporan mingguan terdiri dari rangkuman laporan harian dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu minggu. 5) keadaan cuaca termasuk hujan. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. 13. a. dan melaksanakan pekerjaan sesuai dengan program mutu. Denda atau ganti rugi tidak dikenakan jika Tanggal Penyelesaian disepakati oleh Para Pihak untuk diperpanjang. SERAH TERIMA PEKERJAAN a. Tanggal Penyelesaian yang dimaksud dalam ketentuan ini adalah tanggal penyelesaian semua pekerjaan. jumlah dan kondisi peralatan. Setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus). serta menyelesaikan pekerjaan selambat-lambatnya pada Tanggal Penyelesaian yang ditetapkan dalam SP. serta hal-hal penting yang perlu ditonjolkan. seluruh aktivitas kegiatan pekerjaan di lokasi pekerjaan dicatat dalam buku harian sebagai bahan laporan harian pekerjaan yang berisi rencana dan realisasi pekerjaan harian. banjir dan peristiwa alam lainnya yang berpengaruh terhadap kelancaran pekerjaan. 3) jenis. c. penyedia berkewajiban untuk memulai pelaksanaan pekerjaan pada Tanggal Mulai Kerja. 12. e.18 dengan Hasil Pekerjaan selama Tanggal Mulai Kerja dan batas akhir Masa Pemeliharaan harus diganti atau diperbaiki oleh penyedia atas tanggungannya sendiri jika kehilangan atau kerusakan tersebut terjadi akibat tindakan atau kelalaian penyedia. Untuk kepentingan pengendalian dan pengawasan pelaksanaan pekerjaan. 16. 4) jenis dan kuantitas pekerjaan yang dilaksanakan. Jika tidak ditemukan adanya Cacat Mutu maka uji coba tersebut dianggap sebagai Peristiwa Kompensasi. b. Pemeriksaan pekerjaan dilakukan selama pelaksanaan SPK untuk menetapkan volume pekerjaan atau kegiatan yang telah dilaksanakan guna pembayaran hasil pekerjaan. d. Laporan bulanan terdiri dari rangkuman laporan mingguan dan berisi hasil kemajuan fisik pekerjaan dalam periode satu bulan. Laporan harian berisi: 1) jenis dan kuantitas bahan yang berada di lokasi pekerjaan. Jika keterlambatan tersebut semata-mata disebabkan oleh Peristiwa Kompensasi maka PPK dikenakan kewajiban pembayaran ganti rugi. PENGAWASAN DAN PEMERIKSAAN PPK berwenang melakukan pengawasan dan pemeriksaan terhadap pelaksanaan pekerjaan yang dilaksanakan oleh penyedia. LAPORAN HASIL PEKERJAAN a. f. dan hasil uji coba menunjukkan adanya Cacat Mutu maka penyedia berkewajiban untuk menanggung biaya pengujian tersebut. penyedia mengajukan Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . b.

Biaya tersebut dapat dipotong oleh PPK dari nilai tagihan atau jaminan pelaksanaan Penyedia. Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan melakukan penilaian terhadap hasil pekerjaan yang telah diselesaikan oleh penyedia.19 permintaan secara tertulis kepada PPK untuk penyerahan pekerjaan. e. bahan. PERISTIWA KOMPENSASI a. penyedia wajib memperbaiki/menyelesaikannya. 4) penyedia belum bisa masuk ke lokasi sesuai jadwal. 19. Untuk kepentingan perubahan SPK. c. Terlepas dari kewajiban penggantian biaya. b. PPK akan menyampaikan pemberitahuan cacat mutu kepada Penyedia segera setelah ditemukan cacat mutu tersebut selama Masa Layanan Purnajual. atas perintah PPK. Apabila terdapat kekurangan-kekurangan dan/atau cacat hasil pekerjaan. 5) PPK menginstruksikan kepada pihak penyedia untuk melakukan pengujian tambahan yang setelah dilaksanakan pengujian ternyata tidak ditemukan kerusakan/kegagalan/penyimpangan. PPK menugaskan Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. meliputi: 1) perubahan pekerjaan disebabkan oleh sesuatu hal yang dilakukan oleh para pihak dalam SPK sehingga mengubah lingkup pekerjaan dalam SPK. dan PPK secara langsung atau melalui pihak ketiga yang ditunjuk oleh PPK akan melakukan perbaikan tersebut. 2) perubahan jadwal pelaksanaan pekerjaan akibat adanya perubahan pekerjaan. e. b. PA/KPA dapat membentuk Pejabat Peneliti Pelaksanaan Kontrak atas usul PPK. Perubahan SPK bisa dilaksanakan apabila disetujui oleh para pihak. b. JAMINAN BEBAS CACAT MUTU/GARANSI a. dan cara kerja. f. 6) PPK memerintahkan penundaan pelaksanaan pekerjaan. Terhadap pemberitahuan cacat mutu oleh PPK. Peristiwa Kompensasi dapat diberikan kepada penyedia dalam hal sebagai berikut: 1) PPK mengubah jadwal yang dapat mempengaruhi pelaksanaan pekerjaan. Pembayaran dilakukan sebesar 100% (seratus perseratus) dari harga SPK dan penyedia harus menyerahkan Sertifikat Garansi sebesar 5% (lima perseratus) dari harga SPK. d. PPK menerima penyerahan pertama pekerjaan setelah seluruh hasil pekerjaan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan SPK dan diterima oleh Pejabat Penerima Hasil Pekerjaan. Jaminan bebas cacat mutu ini berlaku sampai dengan 12 (dua belas) bulan setelah serah terima Barang atau jangka waktu lain yang ditetapkan dalam SSKK. Penyedia dengan jaminan pabrikan dari produsen pabrikan (jika ada) berkewajiban untuk menjamin bahwa selama penggunaan secara wajar oleh PPK. d. Barang tidak mengandung cacat mutu yang disebabkan oleh tindakan atau kelalaian Penyedia. c. 3) PPK tidak memberikan gambar-gambar. c. atau cacat mutu akibat desain. SPK hanya dapat diubah melalui adendum SPK. 18. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . 2) keterlambatan pembayaran kepada penyedia. Penyedia berkewajiban untuk membayar biaya perbaikan atau penggantian tersebut sesuai dengan klaim yang diajukan secara tertulis oleh PPK. 3) perubahan harga SPK akibat adanya perubahan pekerjaan dan/atau perubahan pelaksanaan pekerjaan. Jika Penyedia tidak memperbaiki atau mengganti Barang akibat cacat mutu dalam jangka waktu yang ditentukan maka PPK akan menghitung biaya perbaikan yang diperlukan. Dalam rangka penilaian hasil pekerjaan. spesifikasi dan/atau instruksi sesuai jadwal yang dibutuhkan. 17. Penyedia berkewajiban untuk memperbaiki atau mengganti Barang dalam jangka waktu yang ditetapkan dalam pemberitahuan tersebut. PPK dapat memasukkan Penyedia yang lalai memperbaiki cacat mutu ke dalam daftar hitam. PERUBAHAN SPK a.

20 b. PPK dapat menyetujui perpanjangan waktu pelaksanaan setelah melakukan penelitian terhadap usulan tertulis yang diajukan oleh penyedia. Jika Peristiwa Kompensasi mengakibatkan pengeluaran tambahan dan/atau keterlambatan penyelesaian pekerjaan maka PPK berkewajiban untuk membayar ganti rugi dan/atau memberikan perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan. Perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan hanya dapat diberikan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. 20. 7) PPK memerintahkan untuk mengatasi kondisi tertentu yang tidak dapat diduga sebelumnya dan disebabkan oleh PPK. Penghentian SPK dapat dilakukan karena pekerjaan sudah selesai atau terjadi b. 2) penyedia tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. a. dugaan KKN dan/atau Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . 5) penyedia selama Masa SPK gagal memperbaiki Cacat Mutu dalam jangka waktu yang ditetapkan oleh PPK. dan/atau 10) pengaduan tentang penyimpangan prosedur. Perpanjangan Tanggal Penyelesaian harus dilakukan melalui adendum SPK jika perpanjangan tersebut mengubah Masa SPK. kecurangan dan/atau pemalsuan dalam proses Pengadaan yang diputuskan oleh instansi yang berwenang. dapat dibuktikan perlunya tambahan waktu akibat Peristiwa Kompensasi. 9) penyedia terbukti melakukan KKN. dapat dibuktikan kerugian nyata akibat Peristiwa Kompensasi. Menyimpang dari Pasal 1266 dan 1267 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata. b. Jika terjadi Peristiwa Kompensasi sehingga penyelesaian pekerjaan akan melampaui Tanggal Penyelesaian maka penyedia berhak untuk meminta perpanjangan Tanggal Penyelesaian berdasarkan data penunjang. dan selanjutnya menjadi hak milik PPK. 7) Pengawas Pekerjaan memerintahkan penyedia untuk menunda pelaksanaan atau kelanjutan pekerjaan. PPK berdasarkan pertimbangan Pengawas Pekerjaan memperpanjang Tanggal Penyelesaian Pekerjaan secara tertulis. Pemutusan SPK dapat dilakukan oleh pihak penyedia atau pihak PPK. 21. 3) biaya langsung demobilisasi personil. termasuk: 1) biaya langsung pengadaan bahan dan perlengkapan untuk pekerjaan ini. c. 8) PPK tidak menerbitkan SPP untuk pembayaran tagihan angsuran sesuai dengan yang disepakati sebagaimana tercantum dalam SPK. Penyedia tidak berhak atas ganti rugi dan/atau perpanjangan waktu penyelesaian pekerjaan jika penyedia gagal atau lalai untuk memberikan peringatan dini dalam mengantisipasi atau mengatasi dampak Peristiwa Kompensasi. PENGHENTIAN DAN PEMUTUSAN SPK Keadaan Kahar. pemutusan SPK melalui pemberitahuan tertulis dapat dilakukan apabila: 1) penyedia lalai/cidera janji dalam melaksanakan kewajibannya dan tidak memperbaiki kelalaiannya dalam jangka waktu yang telah ditetapkan. Ganti rugi hanya dapat dibayarkan jika berdasarkan data penunjang dan perhitungan kompensasi yang diajukan oleh penyedia kepada PPK. PERPANJANGAN WAKTU a. d. tidak memulai pelaksanaan pekerjaan. 3) penyedia menghentikan pekerjaan selama 28 (dua puluh delapan) hari dan penghentian ini tidak tercantum dalam program mutu serta tanpa persetujuan Pengawas Pekerjaan. d. Dalam hal SPK dihentikan. 4) penyedia berada dalam keadaan pailit. 8) ketentuan lain dalam SPK. Bahan dan perlengkapan ini harus diserahkan oleh Penyedia kepada PPK. 6) denda keterlambatan pelaksanaan pekerjaan akibat kesalahan penyedia sudah melampaui 5% (lima perseratus) dari harga SPK dan PPK menilai bahwa Penyedia tidak akan sanggup menyelesaikan sisa pekerjaan. 2) biaya langsung pembongkaran dan demobilisasi hasil pekerjaan sementara dan peralatan. c. dan perintah tersebut tidak ditarik selama 28 (dua puluh delapan) hari. maka PPK wajib membayar kepada penyedia sesuai dengan prestasi pekerjaan yang telah dicapai. e.

Jika perselisihan tidak dapat diselesaikan secara musyawarah maka perselisihan akan diselesaikan melalui pengadilan negeri dalam wilayah hukum Republik Indonesia. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena kesalahan penyedia: 1) penyedia membayar denda. maka PPK dikenakan sanksi berdasarkan peraturan perundangundangan. DENDA Penyedia berkewajiban untuk membayar sanksi finansial berupa Denda sebagai akibat wanprestasi atau cidera janji terhadap kewajiban-kewajiban penyedia dalam SPK ini. Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . pembayaran terakhir hanya dilakukan setelah pekerjaan selesai 100% (seratus perseratus) dan Berita Acara penyerahan pekerjaan diterbitkan. d. 4) pembayaran harus dipotong denda (apabila ada). Pembayaran Denda tidak mengurangi tanggung jawab kontraktual penyedia. tidak termasuk bahan/material dan peralatan yang ada di lokasi pekerjaan. bila terdapat ketidaksesuaian dalam perhitungan angsuran. 2) pembayaran dilakukan dengan [sistem bulanan/sistem termin/pembayaran secara sekaligus]. PENYELESAIAN PERSELISIHAN PPK dan penyedia berkewajiban untuk berupaya sungguh-sungguh menyelesaikan secara damai semua perselisihan yang timbul dari atau berhubungan dengan SPK ini atau interpretasinya selama atau setelah pelaksanaan pekerjaan. 25. PPK mengenakan Denda dengan memotong angsuran pembayaran prestasi pekerjaan penyedia. PEMBAYARAN a. Dalam hal pemutusan SPK dilakukan karena PPK terlibat penyimpangan prosedur. Penyedia menyetujui bahwa pelanggaran syarat ini merupakan pelanggaran yang mendasar terhadap SPK ini. c. melakukan KKN dan/atau pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan. pembayaran prestasi hasil pekerjaan yang disepakati dilakukan oleh PPK. 3) pembayaran dilakukan senilai pekerjaan yang telah terpasang. 23. tidak akan menjadi alasan untuk menunda pembayaran. PPK dalam kurun waktu 7 (tujuh) hari kerja setelah pengajuan permintaan pembayaran dari penyedia harus sudah mengajukan surat permintaan pembayaran kepada Pejabat Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM). PPK dapat meminta penyedia untuk menyampaikan perhitungan prestasi sementara dengan mengesampingkan hal-hal yang sedang menjadi perselisihan. LARANGAN PEMBERIAN KOMISI Penyedia menjamin bahwa tidak satu pun personil satuan kerja PPK telah atau akan menerima komisi atau keuntungan tidak sah lainnya baik langsung maupun tidak langsung dari SPK ini. 24. dengan ketentuan: 1) penyedia telah mengajukan tagihan disertai laporan kemajuan hasil pekerjaan. e. b. pajak dan uang retensi. dan/atau 2) penyedia dimasukkan dalam Daftar Hitam. f.21 pelanggaran persaingan sehat dalam pelaksanaan pengadaan dinyatakan benar oleh instansi yang berwenang. 22.

berdasarkan Surat Perintah kerja (SPK) __________ nomor __________ tanggal __________.22 BAB VI. bersama ini memerintahkan: __________[nama Penyedia Barang] Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . BENTUK DOKUMEN LAIN BENTUK SURAT PESANAN (SP) [kop surat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] SURAT PESANAN (SP) Nomor : __________ Paket Pekerjaan : __________ Yang bertanda tangan di bawah ini : __________[nama Pejabat Pembuat Komitmen] __________[jabatan Pejabat Pembuat Komitmen] __________[alamat satuan kerja Pejabat Pembuat Komitmen] selanjutnya disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen.

Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . Waktu penyelesaian : selama ___ (__________) hari kalender/bulan/tahun dan pekerjaan harus sudah selesai pada tanggal __________ barang : 4. __________. Syarat-syarat pekerjaan : sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. Denda: Terhadap setiap hari keterlambatan penyelesaian pekerjaan Penyedia Jasa akan dikenakan Denda Keterlambatan sebesar 1/1000 (satu per seribu) dari Nilai Kontrak atau bagian tertentu dari Nilai Kontrak sebelum PPN sesuai dengan persyaratan dan ketentuan Kontrak. Rincian Barang: Jenis Barang Satua n Ukura n Kuantita s Harga Satua n Total Harga1 N o. __ __________ 20__ Untuk dan atas nama __________ Pejabat Pembuat Komitmen 1 Semua jenis harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga adalah harga sebelum PPN (Pajak Pertambahan Nilai). untuk mengirimkan barang dengan memperhatikan ketentuanketentuan sebagai berikut : 1.23 __________[alamat Penyedia Barang] yang dalam hal ini diwakili oleh : __________ selanjutnya disebut sebagai Penyedia Barang. 5. 3. 2. Tanggal barang diterima : __________. Alamat pengiriman __________________________________ 6.

24 [tanda tangan] [nama lengkap] [jabatan] NIP: __________ Menerima dan menyetujui : Untuk dan atas nama __________[nama Penyedia Barang] [tanda tangan] [nama lengkap wakil sah badan usaha] [jabatan] Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] .

Standar Dokumen Pengadaan Pengadaan Barang Metoda Pengadaan Langsung [Untuk yang menggunakan Surat Perintah Kerja (SPK)] . perawatan.25 DAFTAR KUANTITAS DAN HARGA Keterangan 1. tanggung jawab. 3. Jika Penyedia lalai untuk mencantumkan harga untuk suatu pekerjaan maka pekerjaan tersebut dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran lain dalam Daftar Kuantitas dan Harga. 4. asuransi. Semua biaya yang dikeluarkan untuk memenuhi ketentuan SPK harus dianggap telah termasuk dalam setiap mata pembayaran. Spesifikasi Teknis dan Gambar. Harga harus dicantumkan untuk setiap mata pembayaran. laba. Daftar Kuantitas dan Harga harus dibaca sesuai dengan Instruksi Kepada Penyedia (IKP). 2. serta dinilai sesuai dengan harga yang tercantum dalam Daftar Kuantitas dan Harga. terlepas dari apakah kuantitas dicantumkan atau tidak. dan kewajiban yang diatur dalam SPK. bahan-bahan. Pembayaran terhadap prestasi pekerjaan dilakukan berdasarkan kuantitas pekerjaan aktual yang dimintakan dan dikerjakan sebagaimana diukur oleh Penyedia dan diverifikasi oleh Pejabat Pembuat Komitmen (PPK). 5. bea. pengawasan. pajak. Harga dalam Daftar Kuantitas dan Harga telah mencakup semua biaya pekerjaan. dan semua resiko. dan jika mata pembayaran terkait tidak ada maka biaya dimaksud harus dianggap telah termasuk dalam harga mata pembayaran yang terkait.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.