MAKALAH BIOKIMIA ASAM NUKLEAT (NUCLEIC ACID

)

Oleh : Kelompok 4 : 1. Rahmawan Yulianto 2. Reindy Katon Bagaskara 3. Sonia Tambunan 4. Dony Eko P. 5. Rizki Eka F F 6. Nike Rahma D 7. Ghani Ilman F 8. Anggi Widowati 9. Ermawati 10.Sri Ria Vidia A (105040201111164) (105040201111167) (105040201111171) (105040201111172) (105040201111173) (105040201111174) (105040201111179) (105040207111005) (105040213111012) (105040213111026)

AGROEKOTEKNOLOGI FAKULTAS PERTANIAN UNIVERSITAS BRAWIJAYA MALANG 2011

KATA PENGANTAR
Assalamualaikum Wr. Wb. Puji syukur alhamdullilah, dengan segenap kerendahan hati dan ketulusan jiwa, kami panjatkan kepada kehadirat Allah yang senantiasa melimpahkan rahmat karunia dan hidayahNya, sehingga makalah ini dapat terselesaikan dengan judul “ MAKALAH BIOKIMIA ASAM NUKLEAT (NUCLEID ACID) Shalawat serta salam kami tunjukan kapada Rasul kita Nabi Muhammad SAW yang telah memberikan pencerahan kepada kita dengan agama rahmatan lil „alamin agama islam. Dengan selesainya penulisan makalah ini tidak lepas dari bantuan serta dukungan dari semua pihak baik moril ataupun materil sehingga makalah ini dapat terselesai dengan baik. Dan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat kepada kita semua terlebih – lebih bagi kelompok kami yang mengerjakan makalah ini. Karena keterbatasankami, makalah ini masih jauh dari sempurna, maka saran dan kritik sangat dibutuhkan demi penyempurnaanya. Akhirnya, cukup itu dari kami kurang lebihnya kami mohon maaf yang sebesar – besarnya. Wassalamualaikum Wr. Wb.

Malang, Mei 2011

Penyusun

DAFTAR ISI

Senyawa gabungan antara asam nukleat dengan protein ini disebut nukleoprotein. beliau memilih sel yang terdapat pada nanah bekas pembalut luka. Ada dua jenis asam nukleat yaitu DNA ( deoxyribonucleic acid ) atau asamdeoksiribonukleat dan RNA ( ribonucleic acid ) atau asam ribonukleat. Molekul asam nukleat merupakan suatu polimer seperti protein.Sel yang dipilih oleh Friedrich adalah sel yang terdapat pada nanah untuk dipelajari nyadan ia mendapatkan sel-sel tersebut dari bekas pembalut luka yang diperolehnya dari dari ruang bedah. Selanjutnya dibuktikan bahwa asam nukleat merupakan salah satu senyawa pembentuk sel dan jaringan normal. kemudian zat ini dinamakan ”nuclein” sekarang dikenal dengan nama nucleoprotein. DNA oleh seorang dokter muda Friedrich Miescher yang mempercayai bahwa rahasiakehidupan dapat diungkapkan melalui penelitian kimia pada sel-sel. Asam nukleat terdapat dalam semua sel dan memiliki peranan yang sangat penting dalam biosintesis protein. kemudian sel-sel tersebut dilarutkan dalam asam encer dan dengan cara ini diperoleh inti sel yang masih terikat pada sejumlah protein.1 Latar Belakang Berawal tahun 1868 Friedrich Miescher (1844-1895) adalah orang yang mengawali pengetahuan mengenai kimia dan inti sel. . tetapi yang menjadi monomer bukan asam amino. melainkan nukleotida. Baik DNA maupun RNA berupa anion dan pada umumnya terikatpada protein yang mempunyai sifat basa. Dengan menambahkan enzim pemecah protein ia dapat memperoleh inti sel saja dan dengan cara ekstraksi terhadap inti sel diperoleh suatu zat yang larut dalam basa tetapi tidak larut dalam asam.BAB I PENDAHULUAN 1. dilaboratorium Hoppe-Syler di Tubingen. Pada tahun 1868. misalnya DNA dalam inti sel terikat padahiston.

2 Tujuan     Untuk mengetahui tentang Asam Nukleat Untuk mengetahui fungsi dari nukleotida Untuk mengetahui tentang sintesis RNA dan DNA Untuk mengetahui tentang Transkripsi dan Translasi .1.

dari unit-unit ribonukleaotida disebut asam ribonukleaotida (RNA). Asam Nukleat juga merupakan senyawa majemuk yang dibuat dari banyak nukleotida. disebut asam deoksiribonukleotida (DNA) dan jika terdiri. Asam-asam nukleat terdapat pada jaringan tubuh sebagai nukleoprotein. Asam nukleat. Dalam RNA primidin selalu sitosin dan urasil. maka asam nukleat yang terjadi adalah RNA (Ribnucleic acid = asam ribonukleat) yang berguna dalam sintesis protein. Dalam asam nukleat terdapat 4 basa nitrogen yang berbeda yaitu 2 purin dan 2 primidin. Bila nukleotida mengandung deoksiribosa. Untuk memperoleh asam nukleat dari jaringan-jaringan tersebut. yaitu gabungan antara asam nukleat dengan protein. atau dengan menambah NaCl hingga jenuh akan mengendapkan protein. jika unit-unit pembangunnya deoksiribonukleotida . . Setelah nukleoprotein terlarut.1 Asam Nukleat Asam nukleat adalah biopolymer yang berbobot molekul tinggi dengan unit monomernya mononukleotida. Bila nukleotida mengandung ribose. Asam nukleat terdapat pada semua sel hidup dan bertugas untuk menyimpan dan mentransfer genetic. maka asam nukleat yang terjadi adalah DNA (Deoxyribonucleic acid = asam deoksiribonukleat) yang merupakan bahan utama pementukan inti sel. dalam DNA primidin selalu sitosin dan timin.BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2. Baik dalm RNA maupun DNA purin selalu adenine dan guanine. dapat dilakukan ekstraksi terhadap nukleoprotein terlebih dahulu menggunakan larutan garam IM. dapat diuraikan atau dipecah menjadi protein-protein dan asam nukleat dengan menambah asam-asam lemah atau alkali secara hati-hati. kemudian menerjemahkan informasi ini secara tepat untuk mensintesis protein yang khas bagi masing-masing sel.

Senyawa gabungan antara protein danasam nukleat disebut nucleoprotein. basa nitrogen. Misalnya DNA dalam inti sel terikat pada histon. 2.1 DNA (deoxyribonucleic acid) Asam ini adalah polimer yang terdiri atas molekul-molekul deoksiribonukleotida yang terikat satu sama lain sehingga membentuk rantai polinukleotida yang panjang. DNA akan memberikan warna biru. timin dan danurasil. sitosin. Ekstraksi terhadap jaringan-jaringan dengan asam triklorasetat. Furfural ini akan memberikan warna merah dengan anilina asetat atau warna kuning dengan p-bromfenilhidrazina. Molekul asam nukleat merupakan polimer sepertiprotein tetapi unit penyusunnya adalah nukleotida. 2. misal tripsin. Baik DNA maupun RNA berupa anion dan pada umumnya terikat oleh protein dan bersifat basa.3. Pada dasarnya reaksi-reaksi warna untuk ribosa dan deoksiribosa dapat digunakan untuk keperluan identifikasi asam nukleat.dan gula pentosa serta kelompok basa purin dan piridin seperti: adenine.3 Struktur DNA dan RNA Asam nukleat biasanya tersusun atas DNA dan RNA yang terdiri dari monomer nukleotida. 2. dapat pula memisahkan asam nukleat.2 Jenis-jenis Asam Nukleat Asam nukleat dalam sel ada dua jenis yaitu DNA (deoxyribonucleic acid ) atau asam deoksiribonukleat dan RNA (ribonucleic acid ) atau asam ribonukleat.dimana nukleotida ini biasanya tersusun atas gugus fosfat.Cara lain untuk memisahkan asam nukleat dari protein ialah menggunakan enzim pemecah protein. makabila dipanasi dengan asam sulfat akan terbentuk furfural. Oleh karena asam nukleat itumengandung pentosa. Apabila dipanasi dengan difenilamina dalam suasana asam. Molekul DNA yang panjang ini terbentuk oleh . Denaturasi protein dalam campuran dengan asam nukleat itu dapat pula menyebabkan terjadinya denaturasi asam nukleat itu sendiri. guanine. Salah satu contoh nukleutida asam nukleat bebas adalah ATP yang berfungsi sebagai pembawa energy.

Dibawah ini adalah gambar struktur sebagian dari molekul RNA : . dan adenidan adenin berpasangan dengan timin (A .T). sitosin (C). Basa nitrogennya guanin (G). timin (T) dan adenin (A). Guanin selalu berpasangan dengan sitosin (G±C).ikatan antara atom C nomor 3 dengan atom C nomor 5 pada molekul deoksiribosa dengan perantaraan gugus fosfat.2 RNA (Ribonukleat acid) Asam ribonukleat adalah salah satu polimer yang terdiri atas molekul- molekul ribonukleotida. asam ribonukleat ini terbentuk oleh adanya ikatan antara atom C nomer 3 dengan atom C nomer 5 pada molekul ribosa dengan perantaraan gugus fosfat. 2. 2. 3. Memiliki gugus gula deoksiribosa. sehingga jumlah guanin selalu sama dengan jumlah sitosin. Kandungan basa nitrogen antara kedua rantai sama banyak dan berpasangan spesifik satu dengan lain. Memiliki rantai heliks ganda anti paralel 4. Demikian pula adenin dan timin.3. Secara kimia DNA mengandung karakteri/sifat sebagai berikut: 1. Seperti DNA.

RNA mengandung Urasil. Sebagai gantinya. RNA mengandung basa Adenin. demikian pula jumlah adenin tidak harus sama dengan Urasil. Bentuk molekul DNA adalah heliks ganda. 4. Dengan demikian bagian basa pirimidin RNA berbeda dengan bagian basa pirimidin DNA. tetapi tidak mengandung Timin. Bentuk molekul RNA bukan heliks ganda.Meskipun banyak persamaannta dengan DNA . Ada 3 macam RNA. . mRNA (messenger RNA) dan r RNA (ribosomal RNA). Bagian pentosa RNA adalah ribosa. yaitu tRNA (transfer RNA). tetapi berupa rantai tunggal yang terlipat sehingga menyerupai rantai ganda. Guanin dan Sitosin seperti DNA . Jumlah Guanin adalah molekul RNA tidak perlu sama dengan Sitosin. RNA mempunyai beberapa perbedaan dengan DNA yaitu : 1. 3. 2. Ketiga macam RNA ini mempunyai fungsi yang berbeda-beda. sedangkan bagian pentosa DNA adalah deoksiribosa.

sitosin dan urasil.4 Nukleotida dan Nukleosida Molekul nukleotida terdiri atas nukleosida yang mengikat asam fosfat. guanin. pentosa dan basa purin atau pirimidin. 2. asam fosfat. Jadi apabila suatu nukleoprotein dihidrolisis sempurna akan dihasilkan protein.sitosin dan timin. Pentosa yang berasal dari DNA ialah deoksiribosa dan yang berasal dari RNA ialah ribose. Molekul nukleosida terdiri atas pentosa ( deoksiribosa atau ribose ) yang mengikat suatu basa (purin atau pirimidin). Dari RNA akan diperoleh adenin. . Adapun basa purin dan basa pirimidin yang berasal dari DNA ialah adenin. Rumus berikut ini akan memperjelas hasil hidrolisis suatu nukleoprotein.tetapi ketiganya secara bersama-sama mempunyai peranan penting dalam sintesis protein.

Pada PH cairan tubuh.yaitu pada atom karbon nomor 1. Basa purin atau pirimidin terikat padapentosa oleh ikatan glikosidik. Pada pengikatan glikosidik ini sebuah molekul air yang dihasilkan terjadi dari atom hidrogen pada atom N-9 dari basa purin dengan gugus OH pada atom C-1 dari pentosa. Nukleosida terbentuk dari basapurin atau pirimidin dengan ribose atau deoksiribosa.gugus OH pada atom C-1 berikatandengan atom H pada atom N-1 . Untuk basa pirimidin. terutama urasil terdapat dalam entuk keto. Guanosin adalah suatunukleosida yang terbentuk dari guanin dengan ribosa.Urasil terdapat dalam dua bentuk yaitu bentuk keto atau laktam dan bentuk enol atau laktim.

ada pula beberapa basa purin dan basa pirimidin lain yang membentuk nukleosida.maka nama nukleosida diberi tambahandeoksi di depanya. DNA pada bakteri ternyata mengandung hidroksimetilsitosin. . Disamping lima jenis basa purin atau basa pirimidin yang biasa terdapat pada asam nukleat. Beberapa nukleosida berikut ini ialah yang membentuk dari basa purin atau dari basa pirimidin dengan ribosa .Pada umumnya nukleosida diberi nama sesuai dengan nama basa purin atau basa pirimidin yang membentuknya. Hipoksantin dengan ribosa akan membentuk hipoksantin nukleosida atau inosin.deoksisitidin” dan sebagainya. Adenin nukleosida Guanin nukleosida Urasil nukleosida Timin nukleosida Sitosin nukleosida atau Adenosin atau Guanosin atau Uridin atau Timidin atau Sitidin Apabila pentose yang diikat oleh deoksiribosa.Sebagai contoh “deoksiadinosin.

Dalam alam nukleosida terutama terdapat dalam bentuk ester fosfat yang disebut nukleotida.Demikian pula tRNA (transfer RNA) mengandung derivat metal basa purin atau basapirimidin.Dalam molekul nukleotida gugus fosfat terikat oleh pentosa pada atom C-5. Beberapa nukleotida lain ialah sebagai berikut : Adenin nukleotida adenilat) Guanin nukleotida guanilat) Hipoksantin nukleosida atau inosinat) Urasil Nukleotida atau Uridinmonofosfat (UMP) (asam uridilat) Sitidin nukleotida atau Sitidinmonofosfat (SMP)(asam sitidilat) Timin nukleotida atau Timidinmonofosfat (TMP)(asam timidilat) Inosinmonofosfat (IMP)(asam atau Guanosinmonofosfat (GMP)(asam atau Adenosinmonofosfat (AMP)(asam . misalnya 6-N-dimetiladenin atau 2-Ndimetilguanin. Nukleotida terdapat sebagai molekul bebas atau berikatan dengan sesama nukleotida membentuk asam nukleat.

maka ditambah deoksi di depan nama nukleotida tersebut misalnya deoksiadenosin-monofosfat atau disingkat dAMP.Pentosa yang terdapat dalam molekul nukleotida pada contoh diatas ialah ribosa. . Apabila pentosanya deoksiribosa. kedua nukleotida ini mempunyai peranan penting dalam reaksi-reaksi kimia dalam tubuh. Ada beberapa nukleotida yang mempunyai gugus fosfat lebih dari 1 misalnya adenosintrifosfat dan uridintrifosfat.

. ikatan antara gugus-gugus fosfat diberi tanda yang khas.Pada rumus molekul ATP dan UTP.Oleh karena itu ikatan antara gugus fosfat dinamakan “ikatan berenergi tinggi” dan diberi tanda ~ . Dalam tubuh.ATP dan UTP berfungsi sebagai penyimpan energi yang diperoleh dariproses oksidasi senyawa-senyawa dalam makanan kita untuk kemudian dibebaskan apabila energi tersebut diperlukan. Pada hidrolis ini ternyata dibebaskan energy yang cukup besar yaitu 7.000 kal/mol ATP. Pada proses hidrolisis ATP akan melepaskan gugus fosfat dan terbentuk adenosindifosfat (ADP).

operator. dan mentranslasi informasi genetik.).2 Sintesis RNA dan DNA . maupun manusia.BAB III PEMBAHASAN 3. mesin biologis pembuat protein Messenger RNAs (mRNA) merupakan bahan pembawa informasi genetik dari gen ke ribosom. Ribosomal RNA (rRNA) merupakan komponen dari ribosom. metabolisme antara(intermediary metabolism) dan reaksi-reaksi informasi energi. Begitu pula susunan dalam sel. menstransmisi. zat gula. apakah sel itu menjadi sel otot maupun sel darah. koenzim pembawa energi. 3. DNA mengandung bagian-bagian yang menentukan pengaturan ekspresi gen (promoter. senyawa amino dan biomolekul lainnya.1 Fungsi Asam Nukleat DNA mengandung gen. dll. koenzim pemindah asam asetat. Transfer RNAs (tRNAs) merupakan bahan yang menterjemahkan informasi dalam mRNA menjadi urutan asam amino RNAs memiliki fungsi-fungsi yang lain. Beberapa fungsi penting asam nukleat adalah menyimpan. tumbuhan. di antaranya fungsi-fungsi katalis Asam nukleat merupakan molekul raksasa yang memiliki fungsi khusus yaitu. Susunan asam nukleat yang menentukan apakah mahluk itu menjadi hewan . menyimpan informasi genetik dan menerunkannya kepada keturunanya. koenzim reaksi oksidasi reduksi. informasi yang mengatur sintesis protein dan RNA.

sedangkan rantai komplemennya disebut rantai antisense. poli dan topi 5 'ditambahkan ke mRNA eukariotik intron pra-dan dikeluarkan oleh spliceosome. Enzim polimerasi membuka pilinan kedua rantai DNA hingga terpisah dan merangkaikan nukleotida RNA. DNA helix ganda dibatalkan oleh aktivitas helikase enzim. Urutan DNA juga menentukan di mana berakhirnya sintesis RNA akan terjadi. RNA-dependent RNA polimerase merupakan bagian dari jalur interferensi RNA di banyak organisme. Juga. Transkripsi merupakan sintesis RNA dari salah satu rantai DNA. Misalnya. Urutan nukleotida spesifik di sepanjang cetakan DNA. sebuah proses yang dikenal sebagai transkripsi. Enzim kemudian berlanjut sepanjang untai template dalam arah 3 'to 5'. RNA sering dimodifikasi oleh enzim setelah transkripsi. RNA dihasilkan dari aktifitas enzim RNA polimerase. .2. saat terjadi perpasangan basa di sepanjang cetakan DNA. Sebagai contoh.1 Sintesis RNA Sintesis RNA biasanya dikatalisis oleh enzim DNA-RNA polimerasemenggunakan sebagai template. Enzim RNA polimerase merangkai nukleotida-nukleotida RNA dari arah 5‟ ? 3‟. Urutan nukleotida spesifik di sepanjang DNA menandai dimana transkripsi suatu gen dimulai dan diakhiri. yaitu rantai cetakan atau sense. Ada juga sejumlah polimerase RNA RNA-tergantung yang menggunakan RNA sebagai template mereka untuk sintesis untai baru RNA.3. Inisiasi transkripsi dimulai dengan pengikatan enzim ke urutan promotor dalam DNA (biasanya ditemukan "upstream" dari gen). terminasi (pengakhiran) rantai mRNA. Transkripsi terdiri dari 3 tahap yaitu: inisiasi (permulaan). Rentangan DNA yang ditranskripsi menjadi molekul RNA disebut unit transkripsi. sejumlah virus RNA (seperti virus polio) menggunakan jenis enzim untuk mereplikasi materi genetik mereka. elongasi (pemanjangan). mensintesiskan molekul RNA komplementer dengan elongasi terjadi di 5 'ke 3' arah. Informasi dari DNA untuk sintesis protein dibawa oleh mRNA.

1. transkripsi biasanya berhenti tepat pada akhir sinyal terminasi. yaitu. 2. Pada titik yang lebih jauh kira-kira 10 hingga 35 nukleotida. Terminasi Transkripsi berlangsung sampai RNA polimerase mentranskripsi urutan DNA yang disebut terminator. RNA membuka pilinan heliks ganda DNA. Pengkopian rangkaian molekul bahan genetik( DNA atau RNA) sehingga dihasilkan molekul anakan yang sangat identik. Elongasi Saat RNA bergerak di sepanjang DNA. Suatu promoter menentukan di mana transkripsi dimulai. juga menentukan yang mana dari kedua untai heliks DNA yang digunakan sebagai cetakan. 3.3. polimerase mencapai titik terminasi sambil melepas RNA dan DNA. sehingga terbentuklah molekul RNA yang akan lepas dari cetakan DNAnya. Terminator yang ditranskripsi merupakan suatu urutan RNA yang berfungsi sebagai sinyal terminasi yang sesungguhnya. . 3. suatu urutan AAUAAA di dalam mRNA. Pada sel prokariotik. Inisiasi Daerah DNA di mana RNA polimerase melekat dan mengawali transkripsi disebut sebagai promoter.2 Sintesis DNA Sintesis DNA disini dimaksud adalah replikasi DNA yaitu proses perbanyakan bahan genetic. pada sel eukariotik polimerase terus melewati sinyal terminasi. Sebaliknya. mRNA ini dipotong hingga terlepas dari enzim tersebut.

Model replikasi DNA secara semikonservatif menunjukkan bahwa DNA anakan terdiri atas pasangan untaian DNA induk dan untaian DNA hasil sintesis baru. . Model ini memberikan gambaran bahwa untaian DNA induk berperanan sebagai cetakan (template) bagi pembentukan untaian DNA baru. Model ini memberikan gambaran bahwa untaian DNA induk berperanan sebagai cetakan (template) bagi pembentukan untaian DNA baru.

Peng-"awal"-an( initiation. yaitu dATP.yaitu protein SSB (single strand binding protein). Meknisme dasar replikasi. Enzim DNA polimerase. dan dGTp. 2. dCTP. 5. Ligasi fragmen-fragmen DNA. Deoksiribonukleotida terdiri atas tiga komponen yaitu: (i) basa purin atau pirimidin. (ii) gula 5-karbon( deoksiribosa) dan (iii) gugus fosfat. yaitu enzim yang mengkatalisis sintesis primer untuk memulai replikasi DNA. yaitu molekul DNA atau RNA yang akan direplikasi. terminasi) sintesis DNA. DNA cetakan. 3. Denaturasi (pemisahan) untaian DNA induk. adalah sebagai berikut : 1. Enzim pembuka ikatan untaian DNA induk.Komponen utama Replikasi. Peng-"akhir"-an (termination. yaitu suatu enzim yang berfungsi untuk menyambung fragmenfragmen DNA. 4. 6. Molekul deoksiribonukleotida. Molekul protein yang menstabilkan untaian DNA yang sudah terbuka. 3. . dan 5. yaitu enzim helikase dan enzim lain yang membantu proses tersebut yaitu enzim girase. 2. yaitu enzim utama yang mengkatalisi proses polimerisasi nukleotida menjadi untaian DNA. Pemanjangan untaian DNA. inisiasi) sintesis DNA. 7. adalah sebagai berikut : 1. 4. dTTP. Enzim primase. Enzim DNA ligase.

Sintesis untaian DNA baru yang searah dengan pembukaan garpu replikasi dapat berlangsung tanpa terputus (sintesis secara kontinu). Untaian DNA yang disintesis secara kontinu semacam ini disebut sebagai untaian DNA awal (leading strand).Sintesis untaian DNA yang baru akan dimulai segera setelah kedua untaian DNA induk terpisah membentuk garpu replikasi Pemisahan kedua untaian DNA induk dilakukan oleh enzim DNA helikase. Oleh karena ada dua untaian DNA cetakan yang orientasinya berlawanan. . Sintesis DNA berlangsung dengan orientasi 5'-P  3'-OH. maka sintesis kedua untaian DNA baru juga berlangsung dengan arah geometris yang berlawanan namun semuanya tetap dengan orientasi 5'  3'. Sintesis untaian DNA baru yang searah dengan pembukaan garpu replikasi dapat berlangsung tanpa terputus (sintesis secara kontinu). Untaian DNA yang disintesis secara kontinu semacam ini disebut sebagai untaian DNA awal (leading strand).

Pada untaian DNA awal. karena fenomena sintesis DNA secara diskontinu tersebut pertama kali iungkapkan oleh Reiji Okazaki pada tahun 1968.3. Faktor-faktor yang mentendalikan transkripsi menempel pada bagian promoter. polimerisasi DNA berlangsung secara kontinu sehingga molekul DNA baru yang disintesis merupakan satu unit.1 Transkripsi Transkripsi adalah proses penyalinan kode-kode genetik yang ada pada urutan DNA meniadi molekul RNA.3 Transkripsi dan Translasi 3. 3. Urutan nukleotida pada salah satu untaian molekul RNA digunakan sebagai cetakan (template) untuk sintesis molekul RNA yang komptementer. Mekanisme Dasar Transkripsi adalah sebagai berikut : • Transkripsi (sintesis RNA) dilakukan melalui beberapa tahapan yaitu: 1.Pada untaian DNA awal. Transkripsi adalah proses yang mengawali ekspresi sifat-sifat genetik yang nantinya akan muncul sebagai fenotipe. . polimerisasi DNA berlangsung secara kontinu sehingga molekul DNA baru yang disintesis merupakan satu unit. Fragmen-fragmen DNA pendek yang disintesis tersebut disebut fragmen Okazaki.

selanjutnya diikuti dengan proses pengakhiran (terminasi) transkripsi yang ditandai dengan pelepasan RNA polimerase dari DNA yang ditranskripsi Karakter Kimiawi Transkripsi adalah sebagai berikut : 1. jika urutan DNA yang ditranskripsi adalah ATG. 2. Setelah terjadi proses pemanjangan untaian RNA hasil sintesis. Nukleotida RNA yang digabungkan adalah nukleotida yang komplementer dengan cetakannya. maka urutan nukleotida RNA yang digabungkan adalah UAC. Penempelan faktor-faktor pengendali transkripsi menyebabkan terbentuknya kompleks promoter yang terbuka (open promoter complex). RNA pofimerase membaca cetakan (DNA template) dan mulai melakukan pengikatan nukleotida yang komplementer dengan cetakannya. 3. yaitu dengan arah 5'  3'. 3. Urutan nukleotida RNA hasil sintesis ditentukan oleh cetakannya yaitu urutan DNA yang ditranskripsi. Sebagai contoh.2. 4. Reaksi polimerisasi RNA pada prinsipnya sama dengan polimerisasi DNA. . Prekursor untuk sintesis RNA adalah empat macam ribonukleotida yaitu 5'-trifosfat ATP GTP CTP dan UTP (pada RNA tidak ada thymine).

kerangka baca terbuka). yakni organel tempat berlangsungnya sintesis protein.3. tRNA adalah pembawa asam-asam amino yang akan disambungkan menjadi rantai polipeptida. Hasil transkripsi berupa molekul RNA untai tunggal.4. sedangkan rRNA dan tRNA tidak ditranslasi. Molekul DNA yang ditranskripsi adalah molekul untai-ganda tetapi yang berperanan sebagai cetakan hanya salah satu untaiannya. 5. . 3. Molekul mRNA merupakan transkrip (salinan) urutan DNA yang menyusun suatu gen dalam bentuk ORF (open reading frame. Dalam proses translasi. dan pembacaan dimulai dari urutan kodon metionin (ATG pada DNA atau AUG pada RNA). Molekul rRNA adalah salah satu molekul penyusun ribosom.2 Translasi Translasi adalah proses penerjemah urutan nucleotida yang ada pada molekul mRNA menjadi rangkaian asam-asam amino yang menyusun suatu polipeptida atau protein. Hanya molekul mRNA yang ditranslasi. rangkaian nukleotida pada mRNA akan dibaca tiap tiga nukleotida sebagai satu kodon untuk satu asam amino.

yaitu: • Kode genetik bersifat tidak saling tumpang-tindih (non-overlappind kecuali pada kasus tertentu. suatu kodon akan menentukan asam amino yang disambungkan ke dalam polipeptida yang sedang disintesis di dalam ribosom . kodon metionin (AUG) mempunyai komplemennya dalam bentuk antikodon UAC yang terdapat pada tRNAMet • Pada waktu tRNA yang membawa asam amino diikat ke dalam sisi A pada ribosom. • Kodon bersifat degenerotea. buktinya ada beberapa asam amino yang mempunyai lebih dari satu kodon. asam amino awal tidak berupa metionin tetapi formil metionin (fMet). • Sebagai contoh. • Secara umum. misalnya urutan ATG (AUG pada mRNA) mengkode asam amino metionin. Kodon inisiasi translasi merupakan kodon untuk asam amino metionin yang mengawali struktur suatu polipeptida (protein). Ada beberapa aspek yang perlu diketahui mengenai kode genetik. • Dalam proses translasi. yang menyandi suatu kodon asam amino tertentu. misalnya pada bakteriofag • Tidak ada sela (gap) di antara kodon satu dengan kodon yang lain. Pada prokaryot.Kodon (kode genetik) Kodon (kode genetik) adalah urutan nukleotida yangterdiri atas 3 nukleotida yanq berurutan (sehingga sering disebut sebagai triplet codon. • Oleh karena itu. • Tidak ada koma di antara kodon. maka bagian antikodonnya berpasangan dengan kodon yang sesuai yang ada pada sisi A tersebut. setiap kodon berpasangan dengan antikodon yang sesuai yang terdapat pada molekul tRNA. kodon bersifat hampir universal karena pada beberapa organel jasad tinggi ada beberapa kodon yang berbeda dari kodon yang digunakan pada sitoplasm.

Sebagai contoh.Proses Translasi Dalam proses translasi. Pada waktu tRNA yang membawa asam amino diikat ke dalam sisi A pada ribosom. Oleh karena itu. . kodon metionin (AUG) mempunyai komplemennya dalam bentuk antikodon UAC yang terdapat pada tRNAMet. suatu kodon akan menentukan asam amino yang disambungkan ke dalam polipeptida yang sedang disintesis di dalam ribosom. setiap kodon berpasangan dengan antikodon yang sesuai yang terdapat pada molekul tRNA. maka bagian antikodonnya berpasangan dengan kodon yang sesuai yang ada pada sisi A tersebut.

diperlukan molekul tRNA (aminoasil tRNA) yang berfungsi membawa asam amino spesifik. penelitian pada 699 mRNA eukaryot menunjukkan bahwa sekitar 5-1 0% AUG yang pertama bukanlah kodon inisiasi. ribosom akan melewati satu atau dua AUG sebelum melakukan inisiasi translasi. • Pada kasus semacam ini. ribosom memulai translasi pada waktu menjumpai sekuens AUG yang pertama kali • Meskipun demikian. • Menurut model scanning tersebut. Ribosom bersama-sama dengan tRNAiMet dapat menemukan kodon awal dengan cara berikatan dengan ujung 5' (tudung). Inisiasi translasi (eukariyot) • • • Kodon inisiasi adalah metionin Molekul tRNA inisiator disebut sebagai tRNAiMet. .Sebelum inisiasi translasi di lakukan. kemudian melakukan pelarikan (scanning) transkrip ke arah hilir (dengan arah 5'  3') sampai menemukankodon awal (AUG).

• Proses pemanjangan terjadi dalam tiga tahapan. Di dalam kompleks ribosom.tRNAiMet menempati sisi P (peptidil). .• Sekuens AUG yang dikenali sebagai kodon inisiasi adalah sekuens yang terletak pada sekuens konsensus CCRCCAUGG (R adalah purin: A atau G).( 2) pemindahan rantai polipeptida yang tumbuh dari tRNA yang ada pada sisi P ke arah sisi A dengan membentuk ikatan peptida. • • Pengenalan sekuens AUG sebagai kodon inisiasi banyak ditentukan oleh tRNAiMet. molekul fMet. Perubahan antikodon pada tRNAiMet menyebabkan dikenalinya kodon lain sebagai kodon inisiasi Pemanjangan polipeptida • Proses pemanjangan polipeptida disebut sebagai proses elongation yang secara umum mempunyai mekanisme yang serupa pada prokaryot dan eukaryot. yaitu: (1) pengikatan aminoasil-tRNA pada sisi A yang ada di ribosom. dan (3) translokasi ribosom sepanjang mRNA ke posisi kodon selanjutnya yang ada di sisi A.

masih kosong pada saat awal sintesis protein. • Penyisipan aminoasil-tRNA yang masuk ke posisi A tersebut dilakukan oleh suatu protein yang disebut faktor pemanjangan Tu (elongotion factor Tu. EF-Tu).tRNAiMet ) berikatan dengan kodon AUG (atau GUG) pada mRNA melalui antikodon-nya. Macam tRNA (serta asam amino yang dibawa) yang masuk pada sisi A tersebut tergantung pada kodon yang terletak pada sisi A. yaitu sisi A (aminoasil). • Tahap selanjutnya adalah penyisipan aminoasil-tRNA pada sisi A.• Sisi yang lain pada ribosom. • Molekul tRNA pertama tersebut (fMet. .

• Dalam keadaan normal tidak ada aminoasil-tRNA yang membawa asam amino sesuai dengan ketiga kodon tersebut. UGA. jika ribosom mencapai salah satu dari ketiga kodon terminasi tersebut. UAG) yang ada pada mRNA mencapai posisi A pada ribosom.Terminasi • Translasi akan berakhir pada waktu salah satu dari ketiga kodon terminasi (UAA. • Oleh karena itu. maka proses translasi berakhir .

.

DNA memiliki struktur. untuk kemudian diwariskan ke generasi berikutnya. dan basa nitrogen yang terdiri atas purin (adenin dan guanin) dan pirimidin (urasil dan sitosin). koenzim pembawa energi. metabolisme antara(intermediary metabolism) dan reaksi-reaksi informasi energi. Proses replikasi DNA dan RNA dimulai ketika enzim DNA polimerase memisahkan dua pita DNA heliks ganda. sebuah proses yang dikenal sebagai transkripsi. menstransmisi.1 Kesimpulan Asam nukleat adalah senyawa-senyawa polimer yang menyimpan semua Informasi genetika. Nukleotida baru tersebut disambung satu sama lain untuk membentuk tulang punggung gula fosfat pita DNA baru. yaitu gula pentosa (deosiribosa). zat gula. dan mentranslasi informasi genetik. senyawa amino dan biomolekul lainnya.BAB IV PENUTUP 4. fosfat. yaitu gula ribosa. yaitu menyimpan. koenzim pemindah asam asetat. . Sintesis RNA biasanya dikatalisis oleh enzim DNA-RNA polimerasemenggunakan sebagai template. Inisiasi transkripsi dimulai dengan pengikatan enzim ke urutan promotor dalam DNA (biasanya ditemukan "upstream" dari gen). yaitu seperangkat “cetak biru” tentang karakteristik aktual dan potensial yang diterima oleh suatu organism dari generasi sebelumnya. koenzim reaksi oksidasi reduksi. Setiap pita DNA yang “lama” sekarang berfungsi sebagai cetakan yang menentukan urutan nukleotida di sepanjang pita DNA komplementer baru yang bersesuain. fosfat dan basa nitrogen yang meliputi basa purin (guanin dan adenin) dan basa pirimidin (timin dan sitosin) dan RNA tersusun atas molekul-molekul. Asam nukleat memiliki fungsi.

4.2 Saran Dengan adanya makalah ini aku harapkan para pembaca dapat mengetahui lebih banyak lagi tentang Asam Nukleat guna menambah wawasan untuk pembelajaran. yakni organel tempat berlangsungnya sintesis protein. Translasi adalah proses penerjemah urutan nucleotida yang ada pada molekul mRNA menjadi rangkaian asam-asam amino yang menyusun suatu polipeptida atau protein. Urutan nukleotida pada salah satu untaian molekul RNA digunakan sebagai cetakan (template) untuk sintesis molekul RNA yang komptementer. kerangka baca terbuka). Transkripsi adalah proses penyalinan kode-kode genetik yang ada pada urutan DNA meniadi molekul RNA. Transkripsi adalah proses yang mengawali ekspresi sifat-sifat genetik yang nantinya akan muncul sebagai fenotipe. sedangkan rRNA dan tRNA tidak ditranslasi. Pengkopian rangkaian molekul bahan genetik( DNA atau RNA) sehingga dihasilkan molekul anakan yang sangat identik. Hanya molekul mRNA yang ditranslasi.Sintesis DNA disini dimaksud adalah replikasi DNA yaitu proses perbanyakan bahan genetic. Molekul rRNA adalah salah satu molekul penyusun ribosom. tRNA adalah pembawa asam-asam amino yang akan disambungkan menjadi rantai polipeptida. Molekul mRNA merupakan transkrip (salinan) urutan DNA yang menyusun suatu gen dalam bentuk ORF (open reading frame. .

Diakses tanggal 13 Mei 2011 Anonymous.com/doc/47569664/Makalah-Asam-Nukleat.scribd. http://www.2011. http://id. Diakses tanggal 13 Mei 2011 Anonymous.com/doc/25523953/ASAM-NUKLEAT. http://www. Trevor.2011.ITB press.a. 2005.UI press. http://www.scribd. http://www. Anna. http://idonkelor.2011. 1995. L Robert.net/index.2011.php?.b.2011.http://www.f.BIOKIMIA suat pendekatan berorientasi kasus. http://id.c.Jakarta Robinsson.2011. Diakses tanggal 13 Mei 2011 Anonymous.h.Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi.com/doc/41966467/Resume-Asam-Nukleat.Dasar-dasar Biokimia. Diakses tanggal 13 Mei 2011 Anonymous.com/writing-and-speaking/2122803-pengertianasam-nukleat/.Jakarta Poedjiadi. diakses tanggal 18 mei 2011 Dryer.1994.shvoong. Diakses tanggal 18 Mei 2011 Anonymous.com/2009/09/asam-nukleat.g.news-medical.scribd.2011.html.shvoong.2011. Diakses tanggal 13 Mei 2011 Anonymous.UI press. Diakses tanggal 18 Mei 2011 Anonymous.e-dukasi.DAFTAR PUSTAKA Anonymous.e.blogspot.com/exact-sciences/biology/2104000-pengertianasam-nukleat/.net/health/RNA-Synthesis.Bandung .d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful