MAKALAH KEPERAWATAN MEDIKAL BEDAH HERNIA

KELOMPOK :
Afro’ Rizkiyah Fajar Aryan p Mawadatin Moh. Fajrin Nur Ach ayusmawan Nur Sehah Sitha Awallunnisa (09600005) (09600021) (09600035) (09600038) (09600050) (09600052) (09600065)

PROGRAM STUDI S1 KEPERAWATAN FAKULTAS ILMU KESEHATAN UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA 2012

Ibu eni S S.Kep. Semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi kita semua Surabaya. dengan tujuan menjadikan proses pembelajaran agar lebih baik.Kes . 03 Maret 2012 Penulis . sehingga kritik dan saran dari pembaca sngatlah diharapkan demi perbaikan pada makalah selanjutnya. 3. selaku dosen pengajar mata kuliah Keperawatan medical bedah 2.Ns. Teman-teman S1 Keperawatan angkatan A5 yang telah bekerjasama dalam menyelesaikan makalah ini. Kesadaran akan masih jauhnya makalah ini dari kesempurnaan.KATA PENGANTAR Dengan memanjatkan rasa puji syukur kehadirat Allah SWT atas segala rahmat dan hidayah-Nya yang telah diberikan kepada kita. Semua pihak yang telah terlibat dalam pembuatan makalah ini. Makalah ini tidak akan terselesaiakan tanpa adanya bantuan dari berbagai pihak yang telah memberikan dukungan. baik secara moril maupun materiil. M. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas Keperawatan medical bedah II tentang “Hernia”. Ucapan terima kasih kepada: 1.

Berdasarkan sifatnya. Hernia sering terjadi pada lakilaki dibanding perempuan. maka disebut hernia iropenibel. Hernia diberi nama berdasarkan letak hernia tersebut. daerah itu dapat menjadi titik lemah yang potensial mengalami hernia. Hernia inguinalis lateralis adalah hernia yang melalui dinding inguinal posterior medial dari vase epigastrik inferior di daerah yang di batasi segitiga Hasselbach. hernia dapat disebut hernia reponibel bila isi hernia dapat keluar masuk (usus keluar jika berdiri atau mengedan dan masuk lagi jika berbaring atau di dorong masuk ke perut ) dan jika isi kantong tidak dapat direposisi kembali ke dalam rongga perut. Orang awam biasa menyebut hernia dengan istilah turun berok atau burut dan menyangka gangguan kesehatan ini biasa terjadi pada laki-laki setengah tua atau usia lanjut. Padahal. ini disebabkan oleh perlekatan isi kantong pada peritoneum kantong hernia. femoral. padahal hernia itu nama gangguan kesehatan yang umumnya diderita pria._ testis (buah pelir) turun dari rongga perut menuju skrotum (kantung kemaluan) pada bulan ketujuh hingga kedelapan usia kehamilan. umpamanya diafragma. inguinal.1 Latar Belakang Hernia merupakan salah satu gangguan pada sistem pencernaan. Hernia namanya terkesan indah. Berdasarkan terjadinya. . hernia di bagi menjadi : hernia bawaan dan hernia dapatan (hernia akuisita). umbilikal. Pada janin laki-laki. menyusuri kanalis inguinalis dan keluar ke rongga perut melalui analus imguinalis eksternus. Ketika dewasa.BAB I PENDAHULUAN 1.itu disebabkan karena adanya perbedaan proses perkembangan alat reproduksi pria dan wanita semasa janin. sebenarnya hernia dapat juga terjadi pada anak-anak. hernia inguinalis lateralis adalah hernia melewati analus inguinalis interus yang terletak di sebelah lateral vase epigastrik inferior. Lubang yang berupa saluran itu akan menutup menjelang kelahiran atau sebelum anak mencapai usia satu tahun.

Menjelasakn pemeriksaan diagnostic 7. Menjelaskan pengkajian pada pasien hernia 8. Menjelaskan tanda dan gejala hernia 5. Mengetahui pemeriksaan diagnostic ? 7. Menjelasakan definisi hernia 2. Mengetahui tanda dan gejala hernia ? 5. Menjelaskan Patofisiologi dari hernia 6.3 Tujuan 1. Mengetahui klasifikasi hernia ? 4. Menjelaskan etiologi 3. Menjelaskan klasifikasi hernia 4. Mengetahui diagnosis keperawatan 1. Mengetahui pengkajian pada pasien hernia ? 8.2 Rumusan Masalah 1. Mengetahui devinisi dari Hernia ? 2. Mengetahui etiologi hernia ? 3. Menjelaskan diagnosis keperawatan pasien hernia . Mengetahui Patofisiologi dari hernia? 6.1.

Hernia adalah suatu keadaan menonjolnya isi usus suatu rongga melalui lubang (Oswari.BAB II TINJAUAN TEORI 2. Hernia adalah penonjolan sebuah organ. 2. Contohnya hernia diafragmatika dimana hernia terjadi akibat adanya celah di diafragma (otot pemisah antara bagian perut . jaringan atau struktur melewati dinding rongga yang secara normal memang berisi bagian-bagian tersebut (Nettina. Pekerjaan angkat berat yang dilakukan dalam jangka lama juga dapat melemahkan dinding perut (Oswari. 2001 : 253). 1996 : 246). Demikian pula hernia diafragmatika. yaitu Hernia internal berada dalam tubuh dan tidak bisa dilihat secara kasat mata.3 Klasifikasi hernia Secara umum ada dua jenis hernia. 2000 : 216). contoh hernia bawaan adalah hermia omphalokel yang terjadi karena sewaktu bayi lahir tali pusatnya tidak segera berobliterasi (menutup) dan masih terbuka. manusia umur lanjut lebih cenderung menderita hernia inguinal direkta.1 Definisi Hernia Hernia adalah menonjolnya suatu organ atau struktur organ dan tempatnya yang normal melalui sebuah defek kongenital atau yang didapat.2 Etiologi Hernia dapat terjadi karena ada sebagian dinding rongga lemah. Pada manusia umur lanjut jaringan penyangga makin melemah. sering terjadi pula pada anaknya. 2000 : 217). Hernia dapat diawasi pada anggota keluarga misalnya bila ayah menderita hernia bawaan. Lemahnya dinding ini mungkin merupakan cacat bawaan atau keadaan yang didapat sesudah lahir. 2. (Long.

testis turun dari bagian perut ke bawah dan berhenti sesampainya di skrotum (kantung pelir). maka perempuan tidak.dengan dada) karena pembentukan diafragma yang tidak sempurna. sisanya sebelah kiri. Contoh lainnya adalah hernia hiatal esofagus. Hernia eksternal. Proses terjadinya hernia eksternal pada bayi umumnya disebabkan penyakit kongenital. Ketika turun. "Pada hernia inguinalis. bila penutupan . bila laki-laki mengalami proses penurunan testis. Namun. umumnya proses perpindahan testis ini sudah selesai. Hernia umbilikus : Pada bayi laki-laki dan perempuan hernia umbilikus terjadi bila penutupan umbilikus (bekas tali pusar) tidak sempurna. Ketika lahir cukup bulan. sekitar 67 persen. bayi perempuan pun mengalami proses pembentukan organ tubuh bagian bawah yang hampir sama. Bayi umumnya mengalami hernia eksternal yang bisa dideteksi secara kasat mata karena terlihat secara langsung. sebab pada saat kelahirannya proses penurunan testis dan pembentukan ligamen belum sempurna." jelas Cosmas. Proses penurunan ini dimulai waktu bayi masih berada dalam kandungan. paling sering ditemukan di sebelah kanan. Secara umum bayi laki-laki lebih sering mengalami hernia dibandingkan perempuan karena proses penurunan testis/buah pelir yang merupakan organ reproduksinya berlangsung lebih kompleks. proses penutupan hingga menjadi ligamentum (jaringan ikat) tidak berjalan sempurna yang akhirnya menyisakan lubang. Herni ainguinalis :Pada bayi laki-laki terjadi karena kegagalan proses penutupan kantung yang menutupi testis. yakni penyakit yang muncul ketika bayi dalam kandungan dan umumnya tidak diketahui penyebabnya. Nah. yaitu hernia terjadi melalui celah masuknya esofagus yang masuk dari rongga dada. lubang inilah yang nantinya bisa menimbulkan herniasi. testis akan membawa selaput dari perut ke bawah sehingga membentuk kantung. Hernia pun lebih sering terjadi pada bayi prematur. Namun pada beberapa bayi. Seharusnya. serta banyak lagi jenis lainnya. Bila hanya berisi cairan saja disebut hidrocele. Pada bayi perempuan hernia terjadi melalui proses seperti ini: seperti halnya bayi laki-laki. Dari jenis hernia ini yang paling sering dijumpai adalah hernia inguinalis yang muncul di lipat paha dan hernia umbilikalis yang muncul di daerah pusar. Ketika di dalam kandungan.

hernia femoralis dan sebagainya.Menurut isinya : hernia usus halus.Hernia Pantrolan adalah hernia inguinalis dan hernia femoralis yang terjadi pada satu sisi dan dibatasi oleh rasa epigastrika inferior. 5.Hernia Petit (di daerah lumbosakral) b. hernia traumatika.membuat umbilikalis tetap terbuka.Hernia Richter : yaitu hernia dimana hanya sebagian dinding usus yang terjepit. hernia obturatoria). 3. dan sebagainya. Hernia inferna tidak terlihat dari luar (hernia diafragmatika. hernia strangulata. 1.Menurut/tofografinya : hernia inguinalis. hernia serofalis dan sebagainya). 6. hernia visional dan sebagainya.Menurut nama penemunya : a. hernia foramen winslowi. . Bila hal ini terjadi.Beberapa hernia lainnya : a. 2. 4. hernia inkarserata. hernia umbilikalis. hernia irreponibilis.Menurut terlibat/tidaknya : hernia eksterna (hernia ingunalis. tentu akan menyisakan lubang sehingga usus bisa keluar masuk ke daerah tersebut. hernia omentum.Menurut kausanya : hernia congenital. c.Menurut keadaannya : hernia responbilis. 7.Hernia Spigelli (terjadi pada lenea semi sirkularis) di atas penyilangan rasa epigastrika inferior pada muskulus rektus abdominis bagian lateral.

. d. benjolan itu bisa mengecil atau menghilang. b. Manifestasi klinis a. kadang – kadang terasa kemeng. Bila terjadi hernia inguinalis stragulata perasaan sakit akan bertambah hebat serta kulit di atasnya menjadi merah dan panas. dan bila menangis mengejan waktu defekasi/miksi. Bila isinya terjepit akan menimbulkan perasaan sakit di tempat itu disertai perasaan mual.4 Tanda dan Gejala Hernia Pasien mengeluh benjolan pada lipat paha atau perut di bagian bawah.b. Hernia femoralis kecil mungkin berisi dinding kandung kencing sehingga menimbulkan gejala sakit kencing (disuria) disertai hematuria (kencing darah) disamping benjolan di bawah sela paha. c.Hernia Skrotalis adalah hernia inguinalis yang isinya masuk ke skrotum secara lengkap. 2. Tampak benjolan di lipat paha.Hernia Littre adalah hernia yang isinya adalah divertikulum Meckeli. Benjolan dapat keluar dan masuk di daerah kemaluan. c. Bisa terjadi obstruksi usus seperti bising usus nada tinggi sampai tak ada. mengangkat benda berat akan timbul kembali. Dapat pula ditemukan rasa nyeri pada benjolan atau gejala muntah dan mual bila telah ada komplikasi. burut atau kelingsir atau menyatakan adanya benjolan di selakanganya/kemaluan. Umumnya penderita mengeluhkan turun berok. mual dan muntah. Manifestasi Klinis dan Pemeriksaan Penunjang 1.

seringkali ditemukan bahwa labianya besar sebelah. keadaan klinis bayi pun mulai berubah dengan munculnya mual. Hernia diafragmatika menimbulkan perasaan sakit di daerah perut disertai sasak nafas. kadang-kadang tidak). air atau usus atau omentum (penggantungan usus) masuk ke dalam rongga yang terbuka kemudian terjepit dan tidak bisa keluar lagi. 3. Ini adalah tanda yang paling sederhana dan ringan yang bisa dilihat dari hernia eksternal. Reponible : Benjolan di daerah lipat paha atau umbilikus tampak keluar masuk (kadang-kadang terlihat menonjol. (Oswari. 4. Bila pasien mengejan atas batuk maka benjolan hernia akan bertambah besar.e. muntah. Bisa dilihat secara kasat mata dan diraba. dan tidak mau makan. baik di lipat paha maupun di daerah pusat. tidak bisa buang air besar. Sedangkan pada bayi wanita. Di fase ini. Incarcerata : benjolan sudah semakin menetap karena sudah terjadi sumbatan pada saluran makanan sudah terjadi di bagian tersebut. Strangulata : ini adalah tingkatan hernia yang paling parah karena pembuluh darah sudah terjepit. Benjolan ini membedakan hernia dari tumor yang umumnya menetap. bagian lipat paha dan umbilikus akan terasa besar sebelah. Labia adalah bagian terluar dari alat kelamin perempuan. Irreponible : benjolan yang ada sudah menetap. perut kembung. Tak hanya benjolan. Pada hernia inguinalis misalnya. f. 2. Selain benjolan dan gejala klinis pada . 2000 : 218) Gejala khususnya muncul berdasarkan berat-ringan hernia: 1. meskipun benjolan sudah lebih menetap tapi belum ada tanda-tanda perubahan klinis pada anak.

hernia femoralis terjadi melalui cincin femoral dan lebih umum pada wanita dari pada pria. Hernia ini dapat menjadi sangat besar dan sering turun ke skrotum. tidak melalui kanal seperti pada hernia inguinalis dan femoralis indirek. Ini lebih umum pada lansia.tingkatan incarcerata. Hernia inguinalis direk.5 Patofisiologi Hernia Defek pada dinding otot mungkin kongenital karena melemahkan jaringan atau ruang luas pada ligamen inguinal atau dapat disebabkan oleh trauma. Sebagai akibatnya. 2. Ini umumya terjadi pada pria dari pada wanita. Insidennya tinggi pada bayi dan anak kecil. seperti pada batuk dan cidera traumatik karena tekanan tumpul. Tekanan intra abdominal paling umum meningkat sebagai akibat dari kehamilan atau kegemukan. Ini mulai sebagai penyumbat lemak di kanalis femoralis yang membesar dan secara bertahap menarik peritonium dan hampir tidak . hernia ini terjadi melalui cincin inguinal dan melewati korda spermatikus melalui kanalis inguinalis. Bila dua dari faktor ini ada bersama dengan kelemahan otot. hernia ini melewati dinding abdomen di area kelemahan otot. akan terjadi sepsis yaitu beredarnya kuman dan toxin di dalam darah yang dapat mengancam nyawa si bayi. Hernia inguinalis direk secara bertahap terjadi pada area yang lemah ini karena defisiensi kongenital. Bila terus didiamkan lama-lama pembuluh darah di daerah tersebut akan mati dan akan terjadi penimbunan racun yang kemudian akan menyebar ke pembuluh darah. Hernia femoralis. gejala lain juga muncul. seperti demam dan dehidrasi. Hernia inguinalis indirek. individu akan mengalami hernia. Sangat mungkin bayi tidak akan bisa tenang karena merasakan nyeri yang luar biasa. Mengangkat berat juga menyebabkan peningkatan tekanan.

Suatu tindakan herniorrhaphy terdiri atas tindakan menjepit defek di dalam fascia. hernia imbilikalis pada orang dewasa lebih umum pada wanita dan karena peningkatan tekanan abdominal. 1996 : 246). sering terjadi pembengkakan skrotum. Akibat dan keadaan post operatif seperti peradangan. 2002 : 53) Hernia umbilicalis terjadi karena kegagalan orifisium umbilikal untuk menutup (Nettina. Ini biasanya terjadi pada klien gemuk dan wanita multipara (Ester. Pembedahan sering dilakukan terhadap hernia yang besar atau terdapat resiko tinggi untuk terjadi inkarserasi. kompres es akan membantu mengurangi nyeri (Long. 2. 2002 : 55).6 Pemeriksaan diagnostic Pemeriksaan diameter anulus inguinalis Pemeriksaan penunjang a. Sinar X abdomen menunjukkan abnormalnya kadar gas dalam usus/ obstruksi usus. Ada insiden yang tinggi dari inkar serata dan strangulasi dengan tipe hernia ini Hernia embilikalis. Situasi ini adalah kedaruratan bedah karena kecuali usus terlepas. Komplikasi ini sangat menimbulkan rasa nyeri dan pergerakan apapun akan membuat pasien tidak nyaman.dapat dihindari kandung kemih masuk ke dalam kantung. edema dan perdarahan. 2001 : 253) Bila tekanan dari cincin hernia (cincin dari jaringan otot yang dilalui oleh protusi usus) memotong suplai darah ke segmen hernia dari usus. usus menjadi terstrangulasi. Setelah perbaikan hernia inguinal indirek. . usus ini cepat menjadi gangren karena kekurangan suplai darah (Ester.

Penurunan rentang gerak dan ekstremitas pada salah satu bagian tubuh .7 Pengkajian Kepeawatan hernia -Aktivitas/istirahat Gejala : . Hitung darah lengkap dan serum elektrolit dapat menunjukkan hemokonsentrasi (peningkatan hematokrit). Pemeriksaan pada punggung.Tidak mampu melakukan aktivitas yang biasanya dilakukan. tungkai dan abdomen. mengemudi dan waktu lama .Membutuhkan papan/matras yang keras saat tidur . 2. Foto polos Foto polos posisi AP dan lateral dari vertebral lumbal dan panggul ( sendi sakroiliaka ) foto polos bertujuan untuk melihat adanya penyempitan duktus 2. peningkatan sel darah putih dan ketidak seimbangan elektrolit. c. MRI Merupakan pemeriksaan noninvasive.Riwayat pekerjaan yang perlu mengangkat berat. duduk.b. pemeriksaan rectal dan vaginal untuk menyingkirkan kelainan d pelfis d. dapat memberikan gambaran secara seksional pada lapisan melintang longitudinal 3. Tanda : Atrofi otot pada bagian tubuh yang terkena gangguan dalam berjalan . Radiologi 1. Scanning Scanning tulang dilakukan dengan menggunakan bahan adioisotop ( SR dan F ) pemeriksaan ini terutama untuk menyingkirkan kemungkinan nasi paget.

kelemahan otot. muntah Status Eliminasi . nyeri yang menjalar ke kaki. penurunan persepsi nyeri Kenyamanan Gejala : nyeri seperti tertusuk pisau. - (Doenges. hipotonia. bokong. 1999 : 320-321) Post Operasi Status Pernapasan . bahu/lengan.Frekuensi. jalur invasif.Status bising usus.Distensi abdomen pola BAK/BAB Kenyamanan .Efektifitas upaya batuk Status Nutrisi . depresi. nyeri. defekasi.Tempat pembedahan. nyeri yang tidak ada hentinya.Bunyi napas .- Eliminasi Gejala : konstipasi dan adanya inkartinensia/retensi urine Integritas Ego Gejala : ketakutan akan timbulnya paralisis. bersin.drainage .Tanda-tanda peradangan .Keadaan/kebersihan balutan . irama dan ke dalaman . masalah pekerjaan finansial keluarga Tanda : tampak cemas. Nyeri tekan/spasme otot paravertebralis. ansietas. menghindar dari keluarga Neurosensori Gejala : kesemutan. kaku pada leher. kelemahan dari tangan/kaki Tanda : penurunan reflek tendon dalam. yang akan semakin memburuk dengan adanya batuk. kekakuan. mual. flatus Kondisi Luka .

kerusakan neuromuskulus • • prognosis dan tindakan pengobatan.d kompresi saraf. traksi. spasme otot Gangguan mobilitas fisik b. terapi restriktif dan kerusakan neuromuskulus • Berikan / bantu pasien untuk melakukan latihan rentang gerak Bantu pasien dalam melakukan aktivitas ambulasi progresif Berikan perawatan kulit dengan baik. masase titik yang tertekan pasif dan aktif • • setelah rehap perubahan posisi. • Catat respon emosi / perilaku pada immobilisasi .8 Diagnosa Keperawatan • • Nyeri b. spasme otot. posisi telentang • • • • • Gangguan mobilitas fisik b. Tetapkan skala 0 – 10 • spinal. spasme otot • Kaji keluhan nyeri.d nyeri. Periksa keadaan kulit dibawah brace dengan periode waktu tertentu. spasme otot. terapi restriktif dan Ansietas b.d tidak efektifnya koping individual Kurang pengetahuan b.Tingkat kemandirian dan respon terhadap aktivitas 2. lamanya serangan.d nyeri. lokasi. faktor pencetus / Pertahankan tirah baring.9 Intervensi Nyeri b.- Aktifitas .d Kompresi saraf. 2. pinggang dan lutut dalam keadaan fleksi.d kurangnya informasi mengenai kondisi. posisi semi fowler dengan tulang Gunakan logroll (papan) selama melakukan perubahan posisi Bantu pemasangan brace / korset Batasi aktifitas selama fase akut sesuai dengan kebutuhan Ajarkan teknik relaksasi Kolaborasi : analgetik. fisioterapi yang memperberat.

mengangkat dan menggunakan sepatu penyokong • • kecil yang agak datar dibawah leher.d kurangnya informasi mengenai kondisi. Kolaborasi : analgetik Ansietas b. prognosis • Jelaskan kembali proses penyakit dan prognosis dan pembatasan Berikan informasi mengenai mekanika tubuh sendiri untuk Diskusikan mengenai pengobatan dan efek sampingnya. Anjurkan untuk menggunakan papan / matras yang kuat. pengaruh terhadap fungsi seksual.d tidak efektifnya koping individual • • • Kaji tingkat ansietas pasien Berikan informasi yang akurat Berikan kesempatan pasien untuk mengungkapkan masalah seperti kemungkinan paralisis. hindari posisi telungkup. bantal kegiatan • berdiri. kehilangan sensasi / kemampuan untuk berjalan. • Kaji adanya masalah sekunder yang mungkin merintangi untuk sembuh dan mungkin menghalangi proses keinginan • penyembuhannya.• • Demonstrasikan penggunaan alat penolong seperti tongkat. Libatkan keluarga Kurang pengetahuan b. tidur miring dengan lutut difleksikan. • • Hindari pemakaian pemanas dalam waktu yang lama Berikan informasi mengenai tanda-tanda yang perlu diperhatikan seperti nyeri tusuk. . perubahan peran dan tanggung jawab.

Pengertian Hernia adalah menonjolnya suatu organ atau struktur organ dan tempatnya yang normal malalui sebuah defek konsenital atau yang didapat.2000 : 216). 1996 : 246). 2000 : 216). 3. (Long. . jaringan atau struktur melewati dinding ronggayang secara normal memang berisi bagianbagian tersebut(Nettina. Hernia adalah penonjolansebuah organ.1 Kesimpulan Hernia adalah : tonjolan keluarnya organ atau jaringanmelalui dincling rongga di mana organ tersebut seharusnya berada yang didalam keadaan normal tertutup.Hernia atau usus turun adalah penonjolan abnormal suatu organ / sebagian dari organ melalui lubang pada strukturdisekitarnya. Herniaadalah suatu keadaan menonjolnya isi usus suatu rongga melalui lubang (Oswari. 2001 : 253). Operasi hernia adalah tindakan pembedahan yang dilakukan untuk mengembalikan isihernia pada posisi semula dan menutup cincin hernia.BAB III PENUTUP 3. (Oswari. Hernia inguinalis adalah hernia isi perutyang tampak di daerah sela paha (regio inguinalis).2 Saran Seluruh perawat agar meningkatkan pemahamannya terhadap kasus hernia dan juga diharapkan agar perawat bisa menindaklanjuti asuhan keperawatan pada pasien hernia melalui kegiatan riset sebagai dasar untuk pengembangan Evidence Based Nursing Practice di Lingkungan Rumah Sakit . Hernia inguinalis adalah penonjolan hernia yang terjadipada kanalis inguina l (lipat paha).

DAFTAR PUSTAKA • http://runtah.com/askep-hernia/ .com/asuhan-keperawatan-pada-pasien-hernia-nukleus- pulposus/ • http://nursingbegin.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.