BISNIS DAN ILMU EKONOMI PERUSAHAAN

Pengertian Bisnis Dalam konteks pembicaraan umum, bisnis (business) tidak terlepas dari aktivitas produksi, pembelian, penjualan, maupun pertukaran barang dan jasa yang melibatkan orang ataupun perusahaan. Aktivitas dalam bisnis pada umumnya punya tujuan menghasilkan laba untuk kelangsungan hidup serta mengumpulkan cukup dana bagi pelaksanaan kegiatan bagi si pelaku bisnis (businessman) Pengertian sempit masyarakat sering kali menghubungkan bisnis dengan usaha, perusahaan atau organisassi yang menghasilkan dan menjual barang atau jasa. Sedangkan bisnisman dikaitkan dengan pedagang, pengusaha, usahawan, atau orang yang bekerja dalam bisnis, serta orang yang menjalankan perusahaan atau industry komersial.

ILMU EKONOMI PERUSAHAAN Ilmu ekonomi perusahaan adalah bagian dari ilmu ekonomi yang secara khusus mempelajari masalah-masalah dalam ekonomi ruah tangga perusahaan. Dalam ilmu ekonomi perusahaan diulas kaitan antara perusahaan dengan ilmu ekonomi serta bagaimana pelaku bisnis memanfaatkan peilaku menusia dan prinsip ekonomi yang diulas dalam ilmu ekonomi untuk menentukan bidsnis yang akan dijalankan. Ilmu ekonomi adalah ilmu yang mempelajari aktivitas manusia dalam memenuhi kebutuhannya. Focus utama pembahasan dalam ilmu ekonomi dalam hubungan antara keinginan manusia dan factorfaktor produksi. Masalah pokok dalam perekonomian timbul karena adanya scarcity (kelangkaan atau kekurangan) akibat dari ketidakseimbangan antara keinginan masyarakat dan factor-faktor produksi yang tersedia. Sehingga analisis ekonomi pada hakikatnya bertujuan untuk menjawab pertanyaan bagaimana meggunakan factor-faktor produksi atau pendapatan tertentu agar memberikan kepuasan dan kemakmuran maksimum kepada individu dan masyarakat. Dalam kenyataannya ada 3 persoalan yang dihadapi dalam setiap perekonomian yaitu : 1. Barang dan jasa apa yang seharusnya diproduksi (what) 2. Bagaimana memproduksi barang dan jasa tersebut (how) 3. Untuk siapa barang dan jasa tersebut diproduksi (for whom) Perusahaan adalah suatu unit kegiatan yang melakukan aktivitas pengolahan factor-faktor produksi, untuk menyediakan barang-barang dan jasa bagi masyarakat, mendistribusikannya, serta melakukan upaya-upaya lain dengan tujuan memperoleh dan memuaskan kebutuhan masyarakat.

 Modal.Unsur-unsur penting aktifitas ekonomi Aktivitas ekonomi membutuhkan 3 unsur : 1. Setiap saat akan muncul pesaing-pesaing dengan biaya yang lebih murah. Batasan-batasan Negara dan wilayah tidak lagi menjadi kendala. 2. Meningkatnya kepekaan konsumen terhadap harga dan nilai. 2. 4. Globalisasi. 6.  Kewiraswastaann.  Tenaga kerja. Teknologi dengan cepat dikuasai dan ditiru. Skala produksi yang besar tidak lagi mererupakan keharusan. 5. Bisnis daam era globalisasi Perekonomian global telah mengalami perubahan radikal atau pesat dengan 2 faktor yang mendasar : 1. Perubahan tersebut tampak pada berbagai fenomena antara lain : 1. Kekuasaan saat ini sudah beralih ketangan konsumen. Cara-cara berproduksi. Keinginan manusia mempunyai 2 ciri yaitu beraneka ragam dan tanpa batas. Keinginan manusia : keinginan pokok dan keinginan tambahan. 3. Perubahan dan kemajuan teknologi yang sedemikian pesatnya. pertumbuhan perdagangan global dan persaingan internasional yang eksplosif berdampak tidaj adanya Negara yang dapat tetap terisolasi dari perekonomian dunia saat ini. . Faktor-faktor produksi :  Tanah dan sumber daya alam. 2. 3.

16 Oktober 2009 TEKNIK PERENCANAAN BISNIS Teknik Merencanakan Bisnis Dalam merencanakan potensial bisnis potensial harus mempertimbangkan hal-hal sebagai berikut :     Pilihlah suatu usaha yang sekiranya sesuai dengan minat. atau ada factor lain. dianjurkan untuk mempertinggi penguasaan teknologi dan skill melalui upaya pendidikan (training) Hindari upaya meniru bisnis orang lain. apakah ada konsumen yang belum tertampung. Bila selalu ramai. Pilihlah suatu usaha bisnis yang secara potensial akan mempunyai calon pembeli yang besar jumlahnya (potensial demand). keterampilan (skill) yang tinggi dan semangat juang yang pantang mundur. artinya konsumen wilayah tersebut sedikit. Pilihlah suatu bisnis yang sesuai dengan peraturan pemerintah yang berlaku ditempat tersebut Tentukan skala usaha yang sesuai dengan kondisi keuangan secara ekonomis. dalam arti modal yang dimiliki (baik modal sendiri maupun modal hutang). bakat dan keterampilan serta teknologi yang dimiliki. dan minat yang dikuasai dalam kondisi yang setengahsetengah. Apaakah dikecamatan tersebut sudah ada swalayan?    Bila sudah ada apakah swalayan tersebut selalu dipenuhi konsumen yang melimpah atau banyak peminatnya? Bia sering sepi. berarti ada peluang bisnis untuk mendirikan swalayan baru. sehingga usahanya dapat berlangsung dan berkelanjutan. teknologi. Maksudnya agar segala usaha yang akan direncanakan nantinya tidak akan menimbulkan kebosanan. Upayakan menjadi pionir atau yang pertama merintis usaha bisnis. selain mampu melihat situasi dan kondisi. Bila ya. Perlu juga diperhatikan :  Bila keterampilan (skill). Merencanakan Besarnya Skala Bisnis Contoh : Merencanakan besarnya skala usaha bisnis took swalayan yang direncanakan terletak disuatu kota kecamatan.   Secara umum dapat ditekankan bahwa dalam merencanakan suatu usaha harus didasarkan minat/bakat. . Diperlukan tekad dan keinginan kuat untuk mendirikan bisnis dalam salah satu industry.

Apakah telah ada pasar swalayan atau pasar tradisional lain beroprasi di wilayah tersebut. berapa skala usaha yang akan didirikan. Lokasi usaha sebaiknya dittempat konsumen atau di daerah pemasaran (approximity to market) 2.Secara umum skala usaha bisnis dapat ditentukan dengan meneliti hal-hal sebagai berikut :     Calon konsumen yang ingin diraih. Selanjutnya menghitung dan menaksir tentang kemungkinan peluang pasarnya.  Merencanakan Lokasi Bisnis Secara umum ada 2 cara pendekatan : 1. Salah satu indikatornya adalah membandingkan jumlah permintaan saat ini dan yang akan datang dengan jumlah ppenawarannya (supply) Bila masih ada peluang pasar. Apakah konsumen kelas menengah kebawah atau seluruh konsumen termasuk konsumen kelas atas (target market) Berapa potensi jumlah konsumen kelas menengah dan kelas atas yang potensial belanja di swalayan. Besarnya skala usaha dapat ditentukan sisa pangsa pasar yang ada. Lokasi usaha sebaik-baiknya ditempat bahan baku berada (approximity to raw material) .

Spesifikasi pekerjaan. Analisis dan desain pekerjaan Uraian pekerjaan. 4. 5. Fungsi-fungsi manajemen sumber daya manusia : 1. sehingga dapat menjamin tercapainya sasaran strategis perusahaan. Karena sifat dan kemampuan memimpin menjadi kunci sukses untuk meningkatkan semangat bersaing (the spirits of competition) dalam pasar global. Oleh karena itu. leadership dan factor lain-lain. 3. inovatif. Manajemen sumber daya manusia berbasis global Kesulitan menembus pasar global pun disebabkan tingkat persaingan yang tinggi di pasaran internasional.24 Oktober 2009 GLOBALISASI SUMBER DAYA MANUSIA DENGAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN KERJA Manajemen sumber daya manusia Mengorganisasi sumber daya manusia merupakan salah satu aktivitas fungsional yang secara umum dikenal sebagai manajemen sumber daya manusia. Evaluasi pekerjaan. skill. Agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing untuk menduduki jabatan manajemen dalam perusahaanperusahaan global. Manajemen sumber daya manusia merupakan suatu proses menganalisis dan mengelolah kebutuhan organisasi terhadap sumber daya manusia. yakni kecerdasan. 2. 4. 6. komunikasi dalam bahasa asing. Khusus tenaga kerja Indonesia yang harus disiapkan adalah kemampuan. kreativitas. 3. diperlukan sumber daya manusia yang berkemampuan. 7. kemampuan bernegosiasi melakukan “cut deal” yang . 2. Inti dari kompetensi dan kekuatan suatu perusahaan global adalah asset tidak kasat mata (invisible assets). Perencanaan sumber daya manusia Rekrutmen Seleksi Orientasi Latihan dan pengembangan Pemeliharaan Pemberhentian Kegiatan-kegiatannya antara lain : 1. diperlukan pegawai yang berkemampuan mendemontransikan kepemimpinannya (to demonstrate his or her leadership). Hal ini diperoleh melalui seleksi dan staffing bernuansa global pula.

seyogianya berdasarkan butir (1) itulah. biaya produksi. desain proses produksi. 3. Singkatnya SDM global harus mempunyai kemampuan menganalisa strategi para pesaing. yakni perusahaan (tentu sumber daya manusianya) mempunyai kemampuan mendapatkan atau menumbuhkembangkan teknologi baru. Competive culture. 2. sumber daya manusia perusahaan global tersebut selalu dapat melakukan terus menerus. Pengetahuan yang solid (solid knowledge) tentang strategi yang harus dikombinasikan dengan pengalaman profesional yang bersifat globalisasi. Diharapkan pula SDM global mampu menyiapkan alat dan metode untuk menanggulangi para pesaing global serta mampu pula meramalkan hasil apa yang akan terjadi bila suatu alat atau metode tersebut diterapkan. Organizational learning. Continuous improvement. dan pelayanan (service) kepada konsumen. Dengan perkataan lain. Mampu mempelajari (learning) prinsip-prinsip persaingan global secara mendalam. sampai berapa jauh system SDM di suatu Negara dapat diterapkan di negara lain ? Bagaimana cara adaptasinya ? Bagaimana mensinergikan perbedaan budaya antar karyawan yang berbeda bangsa. Hal ini berarti mengubah agenda sumber daya manusia untuk menjadi lebih professional dalam menjalankan peran pada tingkat global (global role). Dalam rangka memenuhi tantangan perusahaan global maka sumber daya manusia (Indonesia) harus sanggup menggeser orientasi administrative ke orientasi yang bersifat proses (teknis). 2. Dalam hal ini terdapat tiga hal penting yang harus dimiliki oleh SDM (Sumber Daya Manusia) global yaitu : 1. dalam arti berfikir positif. Lalu mampu pula menganalisa factor social.menguntungkan perusahaan. Misalnya. khususnya di bidang mutu produk yang berkesesuaian (conformance quality of products). 3. politik dan kondisi ekonomi makro yang dapat mempengaruhi strategis bisnis. bertindak objektif dan relistis dalam berkinerja memajukan organisasi. Tujan intinya agar sumber daya manusia global (global human resources) harus mampu menunjang top manajement dalam memformulasikan sekaligus menerapkan strategi-strategi global dengan efektif secara bertanggung jawab. perilaku santun tapi tegas yang dimiliki sumber daya manusia dalam perusahaan tersebut. Selanjutnya SDM global harus mampu mendeteksi tingkat persaingan yang ada dalam bisnisnya sekaligus pengaruh negative yang dapat merugikan perusahaan. organisasi modern harus diisi sumber daya manusia yang berfikir dan bertindak modern pula. Hal ini dapat dituangkan dalam 3 (tiga) kategori kompetensi perusahaan global yakni : 1. . yakni “budaya bersaing secara sehat” dalam arti mampu memfokuskan tenaga (energy) yang dimiliki para karyawan dalam perusahaan menjadi tugas untuk memenangkan persaingan dalam pemasaran (task winning the competition in the market place).

Sumber kecelakaan kerja terdidi 3 faktor yaitu : 1. Pekerja atau karyawan yang merupakan human factor. Disarming itu. . Peralatan kesehatan. Bila hal itu terjadi. Bila ketiga faktor tersebut dalam keadaan seimbang maka kecelakaan kerja dapat dihindarkan. 3. Diperlukan berbagai sarana berupa :    Program keselamatan dan kesehatan kerja. pencegahan kecelakaan kerja dan upaya menciptakan kesehatan lingkungan kerja dapat menimbulkan hal positif berupa kenaikan tingkat produktivitas karyawan. termasuk tenaga medis. Kondisi mesin dan peralatan. Peralatan keselamatan. 2.Keselamatan dan Kesehatan Kerja Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan bagian yang penting dari manajemen perusahaan. Hal ini perlu diperhatikan oleh pihak manajemen. Lingkungan kerja. agar operasi perusahaan dapat berjalan lancer tanpa hambatan akibat terjadinya kecelakaan kerja atau mundurnya kualitas kesehatan para karyawan. berate operasi perusahaan dapat terganggu dan mengancam kelangsungan hidup perusahaaan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful