DAMPAK MAKANAN dan MINUMAN INSTAN BAGI KESEHATAN

A. PENDAHULUAN Kesadaran masyarakat untuk mengkonsumsi makanan yang bergizi dan bervariasi saat ini sudah semakin meningkat. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya produk-produk makanan yang dijual di pusat-pusat penjualan produk makanan. Kesadaran ini dipengaruhi oleh semakin majunya teknologi informasi di bidang pangan, sehingga masyarakat atau konsumen lebih sadar terhadap segala perubahan yang ada. Perubahan-perubahan ini ternyata secara tidak langsung mengubah selera dan kebiasaan masyarakat akan produk pangan yang dikonsumsinya. Kebiasaan masyarakat dalam mengkonsumsi produk pangan ini juga dipengaruhi oleh gaya hidup masyarakat yang sudah semakin dinamis dikarenakan tuntutan pekerjaan atau customer yang semakin tinggi. Kebutuhan hidup yang semakin tinggi menyebabkan masyarakat melakukan upaya-upaya yang lebih keras untuk menutupi kebutuhannya tersebut. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya seorang ibu rumah tangga yang ikut bekerja untuk membantu suami dalam mencari nafkah. Seorang ibu rumah tangga yang ikut bekerja untuk membantu suami akan mengakibatkan berkurangnya waktu yang tersedia untuk menyiapkan kebutuhan keluarga. Hal ini secara tidak langsung mempengaruhi gaya atau cara konsumsi dari suatu keluarga khususnya dan masyarakat luas pada umumnya. Pola kehidupan masa kini dicirikan dengan tingginya biaya hidup, emansipasi atau karena alasan lain menyebabkan wanita bekerja diluar rumah. Data statistik tahun 2002 menunjukkan bahwa wanita yang bekerja pada angkatan kerja berjumlah 33,06 juta atau 44,23% dari jumlah total usia wanita antara 15-60 tahun (BPS, 2002). Wanita sebagai ibu rumah tangga dan sebagian lain berprofesi bekerja di luar rumah, karena keterbatasan waktu dan kesibukan, serta sulitnya mencari pramuwisma menyebabkan makanan siap saji menjadi menu utama sehari-hari di rumah. Tingginya aktivitas masyarakat yang didorong oleh semakin tingginya kebutuhan masyarakat ini menyebabkan pola konsumsi pangan masyarakat berubah. Perubahan pola atau gaya hidup, juga menjadi faktor pemicu terjadinya perubahan pola konsumsi. Misalnya, orang zaman sekarang semakin sibuk dengan jam kerja lebih panjang, mendorong mereka untuk memilih makanan yang penyajiannya lebih praktis tapi tetap beragam. Selain itu mahalnya bahan pangan saat ini membuat masyarakat beralih ke makanan – makanan cepat saji atau Instant. Banyak sekali makanan cepat saji (Instant) yang beredar,

Jenis Zat Aditif dan Kemasan Makanan Menurut Majeed (1996) zat aditif dapat dibagi menjadi beberapa kelompok berdasarkan tujuan penggunaannya. mudah disajikan. Makanan siap saji biasanya berupa lauk pauk dalam kemasan. Tercatat 13 jenis snack mengandung bahan aditif dalam kandungan yang cukup tinggi (Republika. meningkatkan penampilan produk. 2003).  Zat Aditif Makanan Zat aditif adalah bahan kimia yang dicampurkan ke dalam makanan dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas. Masalah lain yang jadi fenomena dimasyarakat adalah tersedianya berbagai jajanan yang dikemas dapat dipastikan “kaya” zat aditif. atau diolah dengan cara sederhana. bagaimana dampaknya bagi kesehatan? Dan bagaimana tindakan konsumen terutama ibu-ibu rumah tangga dalam memilih.baik dalam bentuk cair maupun padat. nugget. mie instan. Bahkan sebagian masyarakat menjadikan makanan cepat saji sebagai makanan pokok sehari – hari.  Kemasan Makanan Kemasan makanan adalah wadah atau tempat makanan agar kualitas makanan tetap baik. yaitu: . atau juga corn flakes sebagai makanan untuk sarapan. higienis.  Sehat Sehat adalah berfungsinya organ tubuh secara fisiologis normal. dan memudahkan transportasi. dan kalau memungkinkan menyembuhkan penyakit tersebut. Pertanyaan yang muncul adalah sejauh manakah bahan-bahan aditif tersebut terkonsumsi dan terakumulasi dalam tubuh. menambahkan rasa dan memantapkan kesegaran produk tersebut. cukup gizi dan menyehatkan anggota keluarganya?  Pengertian Makanan Siap Saji dan Kesehatan Konsumen Makanan siap saji Makanan siap saji yang dimaksud adalah jenis makanan yang dikemas. mengolah makanan yang aman. Dalam konsumsi pangan konsumen tidak hanya menilai dari citarasa dan nilai gizinya tetapi juga mempertimbangkan pengaruh pangan terhadap kesehatan dan kebugaran tubuh. Makanan tersebut umumnya diproduksi oleh industri pengolahan pangan dengan teknologi tinggi dan memberikan berbagai zat aditif untuk mengawetkan dan memberikan cita rasa bagi produk tersebut. praktis. atau menurunkan efek negatif suatu penyakit.

4) agen peningkatan nutrisi contohnya berbagai vitamin. Pemilihan jenis kemasan harus memperhatikan food grade dan food safety (Kompas. Kemasan Makanan Siap Saji Sampai saat ini menurut Ketua Federasi Pengemasan Indonesia Hengky Darmawan di Indonesia sistem pengemasannya baru 10% yang sesuai aturan SNI. Bahan yang digunakan selama ini berupa plastik atau styrofoam (pembungkus mie instant dan nugget). Selain itu rhodamin juga biasa diberikan dalam sirop untuk menimbulkan warna merah. makanan lauk-pauk). kaleng (makanan buah. 5) pati termodifikasi. Mayoritas (97 persen) . PVC (polyvinyl clorida untuk pembungkus kembang gula). KASUS AKIBAT MENGKONSUMSI MAKANAN INSTAN Situs berita Health DaysNews belum lama ini menyatakan tahun ini di Amerika Serikat (AS) saja sudah ada 57. 3) bahan pengasam. BHT (Butylated Hydroxy-Toluen) dan BHA (Butylated Hydroxy-Anisol). agen penyedap rasa contoh monosodium glutamat (MSG).000 orang meninggal akibat kanker usus besar. 6) alkohol. Selain itu warna merah pada terasi 50% adalah menggunakan pewarna rhodamin B yang seharusnya digunakan untuk tekstil. yang patut kita waspadai adalah adanya pewarna maupun pengawet yang ditambahkan yang penggunaannya bukan untuk makanan seperti. 2) lemak hewani. Beberapa faktor yang mempengaruhi produsen dalam memilih kemasan adalah tampil menarik. 2003). 3) agen penghalang kerak untuk mencegah penggumpalan. borak dan formalin sebagai pengawet yang telah dilaporkan oleh Suriawiria (2003). Dimana disinyalir 86.2% mie basah yang terdapat dipasar dan swalayan mengandung formalin. 4) bahan pemisah. Selain kesembilan zat aditif diatas Denfer (2001) juga menyatakan terdapat bahan lain yang ditambahkan dalam makanan diantaranya: 1) agen peluntur. dan pertimbangan ekonomis. 8) bahan pewarna. susu. Di samping bahan-bahan yang telah disebutkan diatas yang menggunaan. ukuran dan aturannya sudah ditentukan sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI). B. 6) agen antioksidan contohnya vitamin C dan E .1) agen emulsi yaitu aditif yang berbahan lemak dan air contohnya lecithin 2) agen penstabil dan pemekat contohnya alginat dan gliserin. 5) agen pengawet contohnya garam nitrat dan nitrit. mampu melindungi produk yang dikemas. dan 7) gelatin . 7) agen pengembang untuk roti dan bolu.

Mereka yang mengonsumsi makanan cepat saji. bagaimana jika zat kimia itu mampu mencegah racun botulism yang mematikan yang terdapat pada daging . seperti diutarakan laman Shine. Lemak jenuh dan tingginya kadar gula yang terkandung dalam makanan cepat saji telah ditemukan sebagai biang keladi hilangnya memori itu. Kemudian ditemukann kebocoran pada usus.penderitanya adalah mereka yang berusia di atas 40 tahun. Untuk mengantisipasi hal itu. Selain itu. biskuit dan pizza sebelum usia tiga tahun memiliki IQ lebih rendah lima tahun kemudian. kebiasaan makanan cepat saji dapat menyebabkan pikun lebih dini. PENELITIAN MENGENAI MAKANAN INSTAN Penelitian University of Bristol. bocah berumur 6 tahun itu kerap mengkonsumsi mi instan. 2003). anak-anak yang makan lebih banyak chip. bahkan menjadi menu sehari-hari. Inggris ini menunjukkan. sayur dan rumah-makanan yang dimasak. D. C. Menurut penelitian di Kanada. dan styrofoam bersifat mutagenik (mengubah gen) dan karsinogenik (Kompas. Di Indonesia pasiennya belum terdeteksi secara pasti. produsen bisa pula berdalih. dokter terpaksa melakukan operasi dengan memotong usus yang lengket tersebut. mengonsumsi makanan cepat saji secara rutin juga meningkatkan risiko kerusakan memori otak dan mengancam terjadinya demensia. keripik. Disamping bahaya dari zat aditif makanan siap saji diatas. Kasus yang menimpa Hilal Al Jajira. yang dikibatkan kedua sisinya lengket satu sama lain. bahaya lain yang dihadapi oleh konsumen/pengguna makanan siap saji adalah efek samping bahan pengemas. Namun Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta menyatakan setiap tahun menerima 50 pasien baru penderita kanker usus besar. Sejak balita. IQ-nya bisa lebih rendah lima poin IQ dibandingkan dengan anak-anak diberikan diet sehat dengan buah. Ini sebuah prinsip yang telah menjadi hukum di AS dan telah diundangkan sejak 1958. Namun. 2003). zat kimia itu harus dilarang pemakaiannya. Unsur-unsur bahan pengemas yang berbahaya bagi kesehatan konsumen karena terdapatnya zat plastik berbahaya seperti PVC yang dapat menghambat produksi hormon testosteron (Atterwill dan Flack. 1992) kemasan kaleng disinyalir mengandung timbal (Pb) dan VCM (Vinyl Chlorid Monomer) yang bersifat karsinogenik yaitu memacu sel kanker (Media Indonesia. BTM PADA MAKANAN DAN MINUMAN INSTAN BTM bermacam-macam Jika suatu zat kimia yang ditambahkan pada makanan dapat menyebabkan kanker.

Itulah sebabnya MSG pernah dilarang pada makanan bayi di Inggris dan Singapura. Karena itu hewan ini mampu memberikan informasi cukup setelah diberi makanan tertentu yang mengandung zat yang diduga bersifat karsinogenik. Pendapat yang sering kontroversial adalah kemungkinan timbulnya kanker akibat BTM. Biasanya memakan waktu 5 . Zat-zat itu ditambahkan dalam jumlah sedikit. pada binatang percobaan terlihat sakarin (pemanis buatan) bersifat racun bagi janin. BTM ternyata sudah lama digunakan dalam pengawetan makanan. Kini. Munculnya kanker pada hewan percobaan akan membuat kita lebih berhati-hati ketika memilih makanan kemasan yang mengandung zat karsinogenik itu. Meskipun hal ini masih perlu penelitian yang lebih intens. serta rasa dan teksturnya lebih sempurna. Sampai saat ini belum ada dampak langsung (seketika) yang menunjukkan BTM berakibat buruk pada janin dalam kandungan. kanker adalah penyakit dengan beberapa penyebab yang bersifat kompleks. sinar ultraviolet. Tikus muda yang baru lahir mengalami cacat setelah diberi ransum mengandung MSG. sebaiknya ibu hamil berhati-hati ketika memilih makanan atau minuman kemasan yang mengandung sakarin. yang biasanya ditambahkan pada daging kalengan dan menimbulkan perdebatan berlarut-larut. dll.1980-an terjadi perdebatan cukup panjang tentang dampak monosodium glutamate atau MSG (bumbu masak).10 tahun setelah seseorang kontak dengan bahan karsinogenik (penyebab kanker). Kanker berkembang sangat lambat dalam tubuh manusia. keprihatinan masyarakat semakin bertambah dengan semakin panjangnya daftar BTM.kalengan? Nitrit adalah senyawa pengawet itu. yang dilakukan pada kera dan anjing. Keberadaan BTM adalah untuk membuat makanan tampak lebih berkualitas. Pada dekade 1970 . .3 tahun. ternyata tidak membuktikan hal itu. lebih menarik. Orang Romawi kuno menggunakan garam untuk mengawetkan daging. maka dilakukan percobaan pada binatang. Untuk menguji suatu zat menyebabkan kanker. polusi udara. Penelitian yang sama. Ini meliputi jenis BTM yang telah diizinkan maupun dari jenis yang belum diteliti. misalnya asap rokok. Secara alami usia hewan percobaan (tikus) adalah 2 . Sebagian kanker justru diduga disebabkan oleh faktor lingkungan. Sebenarnya. Penelitian lainnya menggunakan anak ayam menunjukkan munculnya gejala-gejala mengantuk setelah anak ayam mengonsumsi MSG. dan sulfur untuk mencegah terjadinya oksidasi pada minuman anggur. Namun. namun hasilnya sungguh menakjubkan. Karena itu mencari penyebab kanker pada manusia menjadi lebih sulit.

Jika makanan diawetkan. kecap. dan hamburger. sulfit dapat menyebabkan sesak dada. Senyawa ini digolongkan dalam Generally Recognized as Safe (GRAS). pemakaian dalam jangka panjang dapat menimbulkan masalah kesehatan. dan juga tidak mempunyai efek karsinogenik. pengawet ini mempunyai toksisitas sangat rendah terhadap hewan maupun manusia. namun sudah ada penelitian yang membuktikan bahwa BHA/BHT sebenarnya kurang baik karena menyebabkan kelainan kromosom sel bagi orang yang alergi terhadap aspirin. dan bengkak. umumnya akan kehilangan vitamin A dan E. Benzoat sejauh ini dideteksi sebagai pengawet yang aman. Di AS benzoat termasuk senyawa kimia pertama yang diizinkan untuk makanan. Sampai saat ini benzoat dipandang tidak mempunyai efek teratogenik (menyebabkan cacat bawaan) jika dikonsumsi melalui mulut. dan acar kering sering menggunakan pengawet ini. Sebagian orang beranggapan. dan benzoat. . zat itu dapat menghambat pertumbuhan bakteri Clostridium botulinum yang sering muncul pada makanan awetan. Bukti-bukti menunjukkan. Ini karena hewan dan manusia mempunyai mekanisme detoksifikasi benzoat yang efisien.95% jika benzoat dikonsumsi dalam jumlah besar. ham. Pada 1989 terdapat kasus biskuit beracun yang menelan korban 38 jiwa manusia. Ini akibat mengonsumsi natrium nitrit yang secara tidak sengaja ditambahkan pada makanan karena kekeliruan. Pada daging kalengan (corned) nitrit bisa digunakan dengan dosis 50 mg/kg. Bahan pengawet sulfit dapat menyebabkan reaksi cukup fatal bagi mereka yang peka. Pengguanaan pengawet benzoat dimaksudkan untuk mencegah kapang dan bakteri khususnya pada produk sirup. Bagi penderita asma.Penggunaan bahan pengawet paling banyak digunakan di Indonesia adalah sulfit. Belakangan diketahui. gatal-gatal. margarin. Nitrit adalah pengawet pada daging. Perdebatan para ahli mengenai aman tidaknya behan pengawet itu masih seru. nitrit dan nitrat digunakan untuk memperoleh warna merah yang seragam pada daging yang diawetkan. Dilaporkan bahwa pengeluaran senyawa ini antara 66 . jeli. Namun. dan cider. belum ada BTM yang pernah menyebabkan reaksi serius bagi manusia dalam jumlah yang sering ditemukan pada makanan. Sulfit digunakan untuk menghambat pertumbuhan bakteri dan kapang. bukti lain menunjukkan. Jenis produk seperti jus buah. selai. Kedua vitamin itu bersifat sebagai antioksidan untuk mencegah terjadinya oksidasi yang menyebabkan kerusakan. BHA atau BHT. sosis. Penggunaan nitrit dan nitrat semakin meluas seperti pada pembuatan sosis. nitrit. Penggunaan BHA/BHT juga sebagai antioksidan. sesak napas. Awalnya.

B2. bubuk ayam. kecap asin. putih. B6. Bubur Instant Berenergi Abon Sapi . sambal. .-  Informasi Nilai Gizi / Kandungan Nutrisi Takaran Saji : 49 gram / Jumlah Sajian Per Kemasan : 1            Total Kalori : 180 Kalori dari lemak : 40 Lemak total : 4.800. abon.E. Harga Perkiraan : Rp. 2. Serta komposisi tambahan lain seperti : kerupuk. diamkan kira-kira 3 menit sampai bubur mengental. 2) Tuang air panas 250 cc (satu gelas penuh). hijau dengan latar belakang oranye.5 gram / 7% Protein : 3 gram / 5% Karbohidrat total : 33 gram / 11% Natrium : 1020 mgram / 44% Vitamin A : 20% Vitamin B1 : 35% Vitamin B2 : 20% Vitamin B6 : 20% Vitamin B12 : 25% Persen angka kebutuhan gizi (%AKG) berdasarkan diet 2000 kalori AKG dapat lebih tinggi atau lebih rendah tergantung pada kebutuhan kalori masing-masing. aduk sampai rata. garam. Cara Penyajian / Sugested Preparation (Cara Membuat Bubur Instan) : 1) Masukkan bubur instan ke dalam mangkok. daun bawang. Komposisi : Bubur beras instant. vitamin (A. PRODUK-PRODUK MAKANAN INSTAN 1. penguat rasa (mononatrium glutamat). bubuk bawang putih. bubuk lada.Makanan Instant Bergizi Informasi Produk         Nama Produk : Super Bubur Bubur Instant Berenergi Abon Sapi Kategori : Bubur Instant Berenergi Abon Sapi Jenis Produk : Makanan Instan Kemasan : Plastik (Isi Angin) Berat Bersih 49 gram Warna Kemasan : Merah. B12). B1. gula.

Seduh . Macam mie instan 1) Indomie Rasa Soto Mie  Energi = 340 kkal  Energi dari lemak = 110 kkal  Lemak total = 12 gr / 22%  Lemak jenuh = 4 gr / 19%  Kolesterol = 0 mg / 0%  Karbohidrat = 50 gr / 15%  Serat makanan = 2 gr / 9%  Gula = 2 gr / 9%  Protein = 7 gr / 15%  Natrium = 600 mg / 25%  Vitamin A = 60% AKG  Vitamin B12 = 20% AKG  Vitamin B1 = 40% AKG  Vitamin C = 6% AKG  Vitamin B6 = 26% AKG  Pantotenat = 10% AKG  Kalsium = 2% AKG  Niasin = 25% AKG  Asam folat = 25% AKG  Zat besi = 30% AKG . 2.Sudah termasuk tambahan bahan pelengkap seperti abon sapi. 4) Tambahkan krupuk dan abon sapi. kecap. sambal dan bawang goreng. Lengkap . kerupuk. Bergizi mengandung 5 vitamin :   Vitamin A membantu fungsi penglihatan Vitamin B membantu metabolisme karbohidrat menjadi energi.3) Tambahkan kecap dan sambal sesuai selera. Super bubur siap dihidangkan.Tidak perlu dimasak dengan air mendidih. cukup diseduh dengan air panas.

pencita rasa jeruk. gula dan krimmer Kopi dengan berbagai rasa seperti moka. 18 gram. dll Cappuccino Saus d. ekstra teh. keragaman makanan. 2003). siap diminum. ada yang jeruk nipis. mikroba dalam bahan makanan yang dapat mengganggu keseimbangan mikroba dalam saluran pencernaan. dan susu Kopi. ginseng. 2) aspek mikrobiologis. 3) aspek imunopatologis. katagori residu bahan makanan yang dapat bersifat racun terhadap organ-organ tubuh. asam sitrat. cukup tuang air panas. kualitas makanan dan praktis. bubuk jeruk nipis (atau rasa yang lain). aduk-aduk.3. . Produk Sari Wangi ini dijual dalam kemasan sachet. Rasanya bermacammacam. Kopi instan Menurut jenisnya produk kopi bisa dibagi menjadi tiga bagian besar : c. jahe. Karena instan menyajikannya pun mudah: masukkan serbuk ke gelas. DAMPAK MENGKONSUMSI MAKANAN INSTAN Dampak Makanan Siap Saji Manfaat Makanan Siap Saji Makan siap saji yang beredar saat ini tercatat 500 – 600 jenis (Media Indonesia. Kopi dengan gula Kopi. gula. tanpa pemanis buatan. keberadaan residu yang dapat menurunkan kekebalan tubuh. Ketersediaan makanan siap saji ini akan memberikan kemudahan pemilihan jenis makanan. tanpa zat pengawet. jahe. dll. Teh instan Komposisi : gula. Bahaya Makanan Siap Saji World Health Organization (WHO) dan Food and Agricultural Organization (FAO) menyatakan bahwa ancaman potensial dari residu bahan makanan terhadap kesehatan manusia dibagi dalam 3 katagori yaitu : 1) aspek toksikologis. Gudeg instan F. b. MINUMAN INSTAN a. Jenis tersebut terdiri dari minuman dan makanan yang diproduksi dalam skala kecil dan besar.

sehingga makanan menjadi terlalu manis. mengandung bahan penyedap buatan seperti Monosodium Glutamat (Vetsin) yang membuat makanan terlalu gurih.  Dapat mengurangi selera makan seseorang. Vitamin B3 (niasin).Dampak negatif zat aditif terhadap kesehatan dapat secara langsung maupun tidak langsung. asam folat terdapat dalam brokoli. Secara Internal Mengurangi konsumsi makanan siap saji. Juga mengandung sakarin dan gula bit. Kandungan garam sodium dan karbohidratnya sangat tinggi b. vitamin D . iklannya terus menerus ditayangkan di televise. bayam dan asparagus: Betakaroten. sehingga dapat menghambat pertumbuhan. bahan penyedap dan pengawet buatan yang membuat jenis makanan berwarna-warni jika dikonsumsi terus menerus akan membahayakan tubuh. akibatnya sulit diserap oleh tubuh. Akibatnya membuat orang penasaran dan tertarik untuk mencoba makanan tersebut. meningkatkan konsumsi sayur dan buah-buahan serta mengkonsumsi vitamin.  Penghamburan uang. Beberapa vitamin diduga mengandung zat antikarsinogen diantaranya adalah Vitamin A. makanan ringan banyak disukai karena kemasannya bagus. Dampak positif :     Hemat waktu dan biaya Praktis Mudah dalam persiapan Mudah ditemukan/didapat Dampak negatif    Kurang dalam kandungan gizi Banyak mengandung Bahan Tambahan Pangan Bisa menyebabkan gangguan kesehatan/efek dalam jangka panjang sebab : a. C. c. menarik. Upaya Meminimalisasi Dampak Negatif Untuk mengurangi dan meminimalisasi dampak negatif zat aditif makanan dapat di upayakan dengan beberapa cara antara lain : a. sebab zat pewarna ini berasal dari bahan kimia. E banyak terdapat dalam sayur dan buah. dalam jangka pendek maupun jangka panjang.

PENUTUP Memang tuntutan kepraktisan dan ketersediaan waktu yang semakin sempit karena kesibukan. Secara umum. Meneruskan kegiatan PMT-AS (Program Makanan Tambahan-Anak Sekolah) dengan memanfaatkan sumber makanan lokal. perilaku makan sehat yang perlu disampaikan adalah Konsumsi aneka ragam jenis pangan dan Jangan berlebih-lebihan terhadap salah satu jenis produk pangan. konsumen memang memerlukan pangan yang lebih praktis. sayur dan buah. mengantisipasi kebijakan global yang berdampak pada konsumen. bisa digunakan sebagai pilihan dalam menyusun menu yang menarik dan bervariasi. hati. konsumen perlu selalu berusaha mengembangkan perilaku hidup sehat. melakukan pengawasan dan bertindak sebagai pembela konsumen. diperlukan kesadaran dan tanggung jawab produsen terhadap penggunaan zat aditif pada bahan pangan yang diproduksikan. biasakan membaca label. Untuk memilih produk pangan olahan. dan menggunakannya sesuai dengan petunjuk penggunaan dan penyimpanannya.dalam bentuk aktif (1. susu. [] G. Non-pemerintah (LSM). mengawasi. termasuk perilaku makan sehat dengan menu pangan yang sehat. melakukan pengawasan dan menindak tegas produsen yang melanggar aturan yang berlaku. upayakan minimal harus terdiri dari 3 kelompok pangan. meneliti ada tidaknya nomor pendaftaran oleh BPOM atau Dinas Kesehatan. Secara Eksternal Produsen.25-hidroksi) terdapat pada mentega. DAFTAR PUSTAKA . Namun demikian. kuning telur. lauk pauk. Produk pangan olahan. Dalam menyusun menu sehari-hari. Memberi pengertian pada keluarga tentang bahaya zat aditif. memfasilitasi terbentuknya kelompok konsumen. mengontrol pemberian dan penggunaan uang jajan dan membiasakan membawa bekal makanan sehat dari rumah b. yaitu pangan pokok. beras dan ikan. mendorong peran serta masyarakat sebagai pengawas kebijakan publik. memberikan informasi yang jelas komposisi makanan termasuk zat aditif yang ditambahkan Pemerintah.

id/books?id=mJ29JfPJewcC&pg=PA27&dq=dampak+makanan+insta n+bagi+kesehatan&client=firefoxa&hl=id&cd=2#v=onepage&q=dampak%20makanan%20i nstan%20bagi%20kesehatan&f=false http://books.id/books?id=G3V0d0x0GkC&pg=PA29&dq=dampak+makanan+insta n+bagi+kesehatan&client=firefoxa&hl=id&cd=6#v=onepage&q=dampak%20makanan%20i nstan%20bagi%20kesehatan&f=false http://books.google.google.com/2011/11/jus-manggis/dampak-negatif-makanancepat-saji-bagi-kesehatan/ http://www.html ) .scribd.co.co.id/books?id=RNEUaWSE0AC&pg=PA6&dq=dampak+makanan+inst an+bagi+kesehatan&client=firefoxa&hl=id&cd=9#v=onepage&q=dampak%20makanan%20i nstan%20bagi%20kesehatan&f=false http://www.blogspot.google.com/doc/11681545/Jurnal (source blog: http://sehatceriaavail.com/2012/01/dampak-makanan-dan-minumaninstan-bagi.http://books.co.org/fenomena-makanan-siap-saji-dan-dampaknya-terhadapkesehatan-konsumen/ http://xamthoneplus.eurekaindonesia.acepsuherman.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful