Teori pembentukan Bumi

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas Belum Diperiksa Langsung ke: navigasi, cari Teori pembentukan Bumi adalah berbagai teori yang diajukan sebagai penjelasan asal usul terbentuknya Bumi.[1] Banyak ilmuwan yang meneliti dan menyimpulkan peristiwa terbentuknya Bumi, dengan berbagai teori dan hipotesis mereka.[1]

Daftar isi
[sembunyikan]
       

1 Teori Buffon 2 Teori Laplace 3 Teori Planetisimal Hypothesis 4 Teori Tidal 5 Teori Weizsaecker 6 Teori Kuiper 7 Teori Whipple 8 Referensi

[sunting] Teori Buffon
Pada waktu yang hampir bersamaan muncul teori dari ahli ilmu alam [Perancis] George Louis Leelere Comte de Buffon.[1] Yang mengemukakan bahwa dahulu kala terjadi tumbukan antara matahari dengan sebuah komet yang menyebabkan sebagian massa matahari terpental ke luar. Massa yang terpental ini menjadi planet.

[sunting] Teori Laplace
Seorang ahli Matematika dan astronomi Perancis Pierre Simon Marquis de Laplace 1796 mengemukakan Bumi terbentuk dari gugusan gas panas yang berputar pada sumbunya, kemudian terbentuk cincin - cincin.[1] Sebagian cincin gas tersebut, terlempar ke luar dan tetap terus berputar.[1] Cincin gas yang berputar akan mengalami pendinginan, sehingga terbentuklah gumpalan - gumpalan bola yang menjadi planet - planet, termasuk Bumi.[1]

[sunting] Teori Planetisimal Hypothesis
Di kemukakan oleh, Forest Ray Moulton, seorang ahli astronomi Amerika bersama rekannya T.C Chamberlain, seorang ahli geologi, yang mengatakan matahari terdiri dari massa gas bermassa besar sekali, pada suatu saat didekati oleh sebuah bintang lain yang melintas dengan kecepatan tinggi di dekat matahari. Pada waktu bintang melintas di dekat matahari dan jarak keduanya relatif dekat, maka sebagian massa gas matahari ada yang tertarik ke luar

yaitu merkurius.Von Weizsaecker. yupiter. bumi tersusun atas beberapa lapisan bumi. Sebagian dari massa gas yang tertarik ke luar ada yang pada lintasan bintang dan sebagian lagi ada yang berputar mengelilingi matahari karena gravitasi matahari. venus.[1] Unsur ringan tersebut menguap dan malia menggumpal menjadi planet .[1] Gumpalan yang padat saling bertabrakan dan kemudian membentuk planet . termasuk Bumi.Bagian yang membentuk cerutu ini akan mengalami pendinginan dan membentuk planet . maka unsur ringan tersebut menguap ke angkasa tata surya.planet. Sebagai tempat tinggal makhluk hidup. pada tahun 1918 mengemukakan teori tidal. BUMI. Mereka mengatakan pada saat bintang melintas di dekat matahari. yaitu hidrogen dan helium. Setelah bintang melintas berlalu.planet. James Jeans dan Harold Jeffreys.menarik bergabung menjadi satu dan pada akhirnya membentuk planet.Kuiper mengemukakan bahwa pada mulanya ada nabula besar berbentuk piringan cakram.mars. Beberapa planetisimal yang terbentuk akan saling tarik . beliau juga memasukkan unsur . sebagian massa matahari tertarik ke luar sehingga membentuk semacam [cerutu]. bahan-bahan material pembentuk bumi.[1] Debu dan gas yang berotasi menyebabkan terjadinya pemekatan massa dan akhirnya menggumpal menjadi padat.[1] [sunting] Teori Kuiper Gerald P.unsur ringan.akibat adanya gravitasi dari bintang yang melintas tersebut.[1] Karena panas matahari yang sangat tinggi.[1] Dalam teorinya.Whipple. dan seluruh kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.uranus.[1] Pusat piringan adalah protomatahari. sedangkan unsur yang lebih berat tertinggal dan menggumpal. saturnus.unsur lain yang ada di angkasa tata surya dan selanjutnya berevolusi membentuk palnet .neptunus [sunting] Teori Weizsaecker Pada tahun 1940. yaitu hidrogen dan helium. Pusat piringan yang merupakan protomatahari menjadi sangat panas. seorang ahli astronom Amerika mengemukakan pada mulanya tata surya terdiri dari gas dan kabut debu kosmis yang berotasi membentuk semacam piringan.[1] PEMBENTUKAN BUMI Bumi adalah planet tempat tinggal seluruh makhluk hidup beserta isinya. C.[1] Sebagian besar massa kabut gas ini terdiri atas unsur ringan. sedangkan kabutnya hilang menguap ke angkasa. [sunting] Teori Tidal Dua orang ilmuwan Inggris.[1] [sunting] Teori Whipple Fred L. sedangkan protoplanet menjadi dingin. seorang ahli astronomi Jerman mengemukakan tata surya pada mulanya terdiri atas matahari yang dikelilingi oleh massa kabut gas.planet. Bentuk .planet.[1] Gumpalan ini akan menarik unsur . massa gas yang berputar mengelilingi matahari menjadi dingin dan terbentuklah cincin yang lama kelamaan menjadi padat dan di sebut planetisimal. sedangkan massa gas yang berputar mengelilingi promatahari adalah protoplanet. termasuk Bumi.

lautan. perbukitan. mulai dari daratan. Teori Planetesimal Pada awal abad ke-20. melainkan bumi melakukan perputaran pada porosnya (rotasi) dan bergerak mengelilingi matahari (revolusi) sebagai pusat sistem tata surya.C Chamberlain. Bumi sebagai salah satu planet yang termasuk dalam sistem tata surya di alam semesta ini tidak diam seperti apa yang kita perkirakan selama ini. proses terbentuknya bumi tidak terlepas dari proses terbentuknya tata surya kita. para ahli telah banyak berfikir dan melakukan analisis terhadap gejala-gejala alam. 1. danau. maka sebagian massa gas matahari ada yang tertarik ke luar akibat adanya gravitasi dari bintang yang melintas tersebut. Oleh karena itu. pegunungan. seorang ahli astronomi Amerika bersama rekannya T. Salah satunya adalah teori kabut (nebula) yang dikemukakan oleh Immanuel Kant (1755) dan Piere de Laplace (1796)? Mereka terkenal dengan Teori Kabut Kant-Laplace. Berikut ini beberapa teori mengenai pembentukan bumi yang umum dikenal. dan sebagainya. materi kabut bagian khatulistiwa terlempar memisah dan memadat (karena pendinginan). Dalam proses perputaran yang sangat cepat ini. Gaya tarik-menarik antar gas ini membentuk kumpulan kabut yang sangat besar dan berputar semakin cepat. seorang ahli geologi. mengemukakan teori Planetisimal Hypothesis. Teori Kant – Laplace Sejak jaman sebelum Masehi. Sebagian dari massa gas yang . Forest Ray Moulton. Dalam teori ini dikemukakan bahwa di jagat raya terdapat gas yang kemudian berkumpul menjadi kabut (nebula). Pada waktu bintang melintas di dekat matahari dan jarak keduanya relatif dekat. Bagian yang terlempar inilah yang kemudian menjadi planet-planet dalam tata surya. Mulai abad ke 18 para ahli telah memikirkan proses terjadinya Bumi.permukaan bumi berbeda-beda. 2. pada suatu saat didekati oleh sebuah bintang lain yang melintas dengan kecepatan tinggi di dekat matahari. lembah. Hal inilah yang menyebabkan terjadinya siang malam dan pasang surut air laut. Bagaimana Bumi ini terbentuk secara pasti masih merupakan perdebatan dimana banyak pendapat yang dikemukakan oleh para ahli dengan alasan yang berbeda-beda pula. yang mengatakan matahari terdiri dari massa gas bermassa besar sekali.

melanjutkan perjalanan di jagat raya. Proses pendinginan ini berjalan dengan lambat pada planet-planet besar. saat matahari itu masih berada dalam keadaan gas. Dalam lidah yang panas ini terjadi perapatan gas-gas dan akhirnya kolom-kolom ini akan pecah. Gunung-gunung tersebut akan mencapai tinggi yang luar biasa dan membentuk semacam lidah pijar yang besar sekali. jika sebuah bintang yang bermassa hampir sama besar dengan matahari mendekat. Bintang besar yang menyebabkan penarikan pada bagian-bagian tubuh matahari tadi. Teori Bintang Kembar Teori ini dikemukakan oleh seorang ahli Astronomi R. sedangkan pada planet-planet kecil seperti Bumi kita. Penyebabnya adalah kecilnya massa bulan dan jauhnya jarak bulan ke Bumi (60 kali radius orbit Bumi). maka sebaran pecahan ledakan bintang tersebut mengelilingi bintang yang tidak meledak. yaitu planet-planet.tertarik ke luar ada yang pada lintasan bintang dan sebagian lagi ada yang berputar mengelilingi matahari karena gravitasi matahari. sedangkan pecahan bintang yang lain adalah planet-planet yang mengelilinginya. seperti Yupiter dan Saturnus. maka akan terjadi . maka akan terbentuk semacam gunung-gunung gelombang raksasa pada tubuh matahari. Setelah bintang melintas berlalu.A Lyttleton. Karena bintang yang tidak meledak mempunyai gaya gravitasi yang masih kuat. termasuk bumi. sehingga besar kemungkinan pada suatu ketika meraka akan mendekati matahari dalam jarak yang pendek. Beberapa planetisimal yang terbentuk akan saling tarik – menarik bergabung menjadi satu dan pada akhirnya membentuk planet. ukuranya sangat kecil. sehingga menyebabkan terjadinya pasang surut pada tubuh matahari. Teori Pasang Surut Gas (Tidal) Teori ini dikemukakan oleh James Jeans dan Harold Jeffreys pada tahun 1918. 3. Akibat kekuatan penarikan matahari. Tetapi. yang disebabkan oleh gaya tarik bintang tadi. 4. Menurut teori ini. Sementara pendinginan berlangsung. Bintang yang tidak meledak itu adalah matahari. menjulur dari massa matahari dan merentang ke arah bintang besar itu. massa gas yang berputar mengelilingi matahari menjadi dingin dan terbentuklah cincin yang lama kelamaan menjadi padat dan di sebut planetisimal. Salah satu bintang meledak sehingga banyak material yang terlempar. Planet-planet itu akan berputar mengelilingi matahari dan mengalami proses pendinginan. planet-planet itu masih mengelilingi matahari pada orbit berbentuk elips. sehingga lambat laun akan hilang pengaruhnya terhadap-planet yang berbentuk tadi. pendinginan berjalan relatif lebih cepat. lalu berpisah menjadi benda-benda tersendiri. Terjadinya pasang surut air laut yang kita kenal di Bumi. yakni bahwa sebuah bintang besar mendekati matahari dalam jarak pendek. galaksi berasal dari kombinasi bintang kembar.

sehingga lahirlah bulan-bulan (satelit-satelit) yang berputar mengelilingi planet-planet. Beliau mengemukakan bahwa dahulu kala terjadi tumbukan antara matahari dengan sebuah komet yang menyebabkan sebagian massa matahari terpental ke luar. Selama jangka waktu lebih kurang 4. Bumi terbagi menjadi lima lapisan. termasuk planet bumi. Sebagian besar massa kabut gas ini terdiri atas unsur ringan. Material besi yang berat jenisnya lebih besar akan tenggelam. 3. Teori Big Bang Berdasarkan Theory Big Bang. Pembentukan perlapisan struktur bumi yang diawali dengan terjadinya diferensiasi. 5. sedangkan yang berat jenisnya lebih ringan akan bergerak ke permukaan. 2. mantel luar. proses terbentuknya bumi berawal dari puluhan milyar tahun yang lalu. Kemudian. nebula-nebula tersebut membeku dan membentuk suatu galaksi yang disebut dengan nama Galaksi Bima Sakti. Massa yang terpental ini menjadi planet. Suatu saat. Putaran tersebut memungkinkan bagian-bagian kecil dan ringan terlempar ke luar dan bagian besar berkumpul di pusat. Teori Weizsaecker dimana pada tahun 1940. Pada awalnya terdapat gumpalan kabut raksasa yang berputar pada porosnya. Peranan yang dipegang matahari dalam membentuk bulan-bulan ini pada prinsipnya sama dengan peranan bintang besar dalam membentuk planet-planet. Dalam perkembangannya. bagian ringan yang terlempar ke luar tadi mengalami kondensasi sehingga membentuk gumpalan-gumpalan yang mendingin dan memadat. yaitu inti dalam. planet bumi terus mengalami proses secara bertahap hingga terbentuk seperti sekarang ini. gumpalan-gumpalan itu membentuk planet-planet. yaitu hidrogen dan helium. C.Von Weizsaecker. mantel dalam. dan kerak bumi Masih banyak teori-teori yang lainnya yang dikemukakan oleh para ahli seperti: Teori Buffon dari ahli ilmu alam Perancis George Louis Leelere Comte de Buffon. Karena panas matahari yang sangat tinggi. inti luar. maka unsur ringan tersebut menguap . kemudian membentuk sistem tata surya. bumi masih merupakan planet homogen dan belum mengalami perlapisan atau perbedaan unsur. Ada tiga tahap dalam proses pembentukan bumi.6 milyar tahun. gumpalan kabut raksasa itu meledak dengan dahsyat di luar angkasa yang kemudian membentuk galaksi dan nebula-nebula. yaitu: 1.pasang surut pada tubuh-tubuh planet yang baru lahir itu. Matahari akan menarik kolomkolom materi dari planet-planet. Sementara itu. membentuk cakram raksasa. seperti telah dibicarakan di atas. Awalnya. seorang ahli astronomi Jerman mengemukakan tata surya pada mulanya terdiri atas matahari yang dikelilingi oleh massa kabut gas.

sedangkan unsur yang lebih berat tertinggal dan menggumpal. Pada bagian inilah sering terjadi pergerakan yang diakibatkan karena melelehnya kerak bumi bagian bawah dan menerobosnya cairan silikat kental panas melalui celah-celah kerak bumi.ke angkasa tata surya. sedangkan massa gas yang berputar mengelilingi promatahari adalah protoplanet. Cairan ini dikenal dengan sebutan magma. sedangkan protoplanet menjadi dingin. Jika bumi diiris maka akan tampak lapisanlapisan seperti pada gambar di samping. Struktur Bumi Bumi tempat kita tinggal saat ini merupakan salah satu anggota tata surya dengan matahari sebagai pusatnya. Lapisan inti bumi dalam merupakan pusat bumi. Gumpalan yang padat saling bertabrakan dan kemudian membentuk planet – planet. Dalam teorinya. mengemukakan pada mulanya tata surya terdiri dari gas dan kabut debu kosmis yang berotasi membentuk semacam piringan. Pusat piringan adalah protomatahari. Struktur bumi dari dalam ke luar adalah lapisan inti bumi dalam. selimut bumi. dan kerak bumi. Teori Whipple oleh seorang ahli astronom Amerika Fred L. Secara umum yang paling populer sampai sekarang adalah Teori Big Bang dan banyak diikuti oleh para ilmuwan walaupun terkadang masih terdapat beberapa perbedaan. Gumpalan ini akan menarik unsur – unsur lain yang ada di angkasa tata surya dan selanjutnya berevolusi membentuk palnet – planet. Lapisan inti bumi luar berbatasan dengan lapisan selimut bumi. beliau juga memasukkan unsur – unsur ringan. Lapisan inti bumi luar merupakan lapisan tersusun atas cairan yang sangat kental. inti bumi luar.Whipple. termasuk bumi. Unsur ringan tersebut menguap dan malia menggumpal menjadi planet – planet. sedangkan kabutnya hilang menguap ke angkasa. Pada bagian atas lapisan selimut ini berbatasan dengan kerak bumi. Lapisan ini terbentuk dari besi dan nikel padat dan merupakan lapisan yang paling panas. Teroti Kuiper dikemukakan oleh Gerald P. yaitu hidrogen dan helium. Pusat piringan yang merupakan protomatahari menjadi sangat panas. Ketebalan lapisan ini adalah 2200 km. Pergerakan magma inilah yang menyebabkan terjadinya gempa . Lapisan inti dalam memiliki diameter sebesar 2600 km. Debu dan gas yang berotasi menyebabkan terjadinya pemekatan massa dan akhirnya menggumpal menjadi padat.Kuiper mengemukakan bahwa pada mulanya ada nebula besar berbentuk piringan cakram. Lapisan ini memiliki ketebalan 2900 km dan terdiri atas cairan silikat kental.

Pada lapisan ini banyak terdapat batuan. Selain itu juga terdapat mineral dan tanah. . Lapisan kerak bumi merupakan lapisan dimana makhluk hidup tinggal.bumi.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.