LEGAL ASPEK PRODUK TIK

Disusun Oleh Anggota

: Kelompok 1 :

 AAM SOERGANDA (50410002)  ABY HABIBY HADIWIJAYA (50410058)  ADISTYA UTAMI PUTRI (50410174)  AGNES NIATI (50410282)
 DEKA SASMITA PUTRA (51410764)

2IA08

Legal Aspek Produk TIK

dan (dalam yurisdiksi tertentu) desain industri. salinan elektronik). namun tidak melarang penciptaan atau karya seni lain mengenai tokoh tikus secara umum. film. yaitu. gaya. karya-karya koreografis (tari. yang berlaku saat ini. konsep. dan sebagainya). FUNGSI DAN SIFAT HAK CIPTA Hak eksklusif Beberapa hak eksklusif yang umumnya diberikan kepada pemegang hak cipta adalah hak untuk:   membuat salinan atau reproduksi ciptaan dan menjual hasil salinan tersebut (termasuk. balet. masalah hak cipta diatur dalam Undang-undang Hak Cipta. Dalam undang-undang tersebut. komposisi musik. Legal Aspek Produk TIK . yang memberikan hak monopoli atas penggunaan invensi). namun hak cipta berbeda secara mencolok dari hak kekayaan intelektual lainnya (seperti paten. drama. karena hak cipta bukan merupakan hak monopoli untuk melakukan sesuatu. Undang-undang Nomor 19 Tahun 2002. patung. siaran radio dan televisi. Hak cipta berlaku pada berbagai jenis karya seni atau karya cipta atau "ciptaan". Di Indonesia. gambar. Ciptaan tersebut dapat mencakup puisi. perangkat lunak komputer. Hukum yang mengatur hak cipta biasanya hanya mencakup ciptaan yang berupa perwujudan suatu gagasan tertentu dan tidak mencakup gagasan umum. melainkan hak untuk mencegah orang lain yang melakukannya. Hak cipta merupakan salah satu jenis hak kekayaan intelektual. rekaman suara. pengertian hak cipta adalah "hak eksklusif bagi pencipta atau penerima hak untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya atau memberikan izin untuk itu dengan tidak mengurangi pembatasan-pembatasan menurut peraturan perundang-undangan yang berlaku" (pasal 1 butir 1). atau teknik yang mungkin terwujud atau terwakili di dalam ciptaan tersebut.HAK CIPTA PENGERTIAN HAK CIPTA Hak cipta merupakan hak eksklusif bagi pencipta atau pemegang hak cipta untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya yang timbul untuk mengumumkan atau memperbanyak ciptaannya yang timbul secara otomatis setelah suatu ciptaan dilahirkan tanpa mengurangi pembatasan menurut undang-undang yang berlaku. Sebagai contoh. lukisan. mengimpor dan mengekspor ciptaan. fakta. serta karya tulis lainnya. pada umumnya. foto. hak cipta yang berkaitan dengan tokoh kartun Miki Tikus melarang pihak yang tidak berhak menyebarkan salinan kartun tersebut atau menciptakan karya yang meniru tokoh tikus tertentu ciptaan Walt Disney tersebut.

Artinya semua peraturan yang tercantum pada UUD mengenai tata cara hak cipta harus dijalankan sesuai dengan aturannya. Jika suatu ciptaan yang dirancang seseorang diwujudkan dan dikerjakan oleh orang lain di bawah pimpinan dan pengawasan orang yang merancang. menampilkan atau memamerkan ciptaan di depan umum. . Jika suatu ciptaan dibuat dalam hubungan kerja atau berdasarkan pesanan pihak yang membuat karya cipta itu dianggap sebagai pencipta dan pemegang hak cipta. Jika suatu ciptaan terdiri atas beberapa bagian tersendiri yang diciptakan oleh dua atau lebih. 2. Hak ekonomi dan hak moral Hak cipta di Indonesia juga mengenal konsep "hak ekonomi" dan "hak moral". menjual atau mengalihkan hak eksklusif tersebut kepada orang atau pihak lain.   menciptakan karya turunan atau derivatif atas ciptaan (mengadaptasi ciptaan). kecuali apabila diperjanjikan lain antara kedua pihak. PEMEGANG HAK CIPTA Menurut Undang-Undang tentang Hak Cipta. 1. walaupun hak cipta atau hak terkait telah dialihkan Sifat Hak Cipta Hak cipta bersifat absolute atau tidak dapat dirubah. Jika suatu badan hukum mengumumkan bahwa ciptaan berasal dari padanya dengan tidak menyebutkan seseorang sebagai penciptanya.Ciptaanyangdilindungi. yang dianggap sebagai pencipta ialah orang yang memimpin sareta mengawasi penyelesaian seluruh ciptaan itu dalam hal tidak ada orang tersebut yang dianggap sebagai pencipta adalah orang yang menghimpunnya dengan tidak mengurangi hak cipta masing-masing atas bagian ciptaannyaitu. Pemegang hak cipta adalah pihak yang untuk dan dalam dinasnya ciptaan itu dikerjakan. sedangkan hak moral adalah hak yang melekat pada diri pencipta atau pelaku (seni. 3. sementara orang atau pihak lain dilarang melaksanakan hak cipta tersebut tanpa persetujuan pemegang hak cipta. atau pihak yang menerima hak tersebut dari Pencipta. Legal Aspek Produk TIK . rekaman. penciptanya adalah orang yang merancang ciptaan itu. kecuali jika terbukti sebaliknya. kecuali ada perjanjian antara kedua pihak dengan tidak mengurangi hak pencipta apabila penggunaan ciptaan itu diperluas sampai keluar hubungan dinas. 5. 4. Hak ekonomi adalah hak untuk mendapatkan manfaat ekonomi atas ciptaan. Yang dimaksud dengan "hak eksklusif" dalam hal ini adalah bahwa hanya pemegang hak ciptalah yang bebas melaksanakan hak cipta tersebut. siaran) yang tidak dapat dihilangkan dengan alasan apa pun. atau pihak lain yang menerima lebih lanjut hak dari pihak yang menerima hak tersebut. badan hukum tersebut dianggap sebagai penciptanya. pemegang Hak Cipta adalah Pencipta sebagai Pemilik Hak Cipta.

Legal Aspek Produk TIK . Namun demikian. "Daftar Umum Ciptaan" yang mencatat ciptaan-ciptaan terdaftar dikelola oleh Ditjen HKI dan dapat dilihat oleh setiap orang tanpa dikenai biaya. Sesuai yang diatur pada bab IV Undang-undang Hak Cipta. PENDAFTARAN HAK CIPTA Di Indonesia. Penjelasan prosedur dan formulir pendaftaran hak cipta dapat diperoleh di kantor maupun situs web Ditjen HKI. Di Indonesia. surat pendaftaran ciptaan dapat dijadikan sebagai alat bukti awal di pengadilan apabila timbul sengketa di kemudian hari terhadap ciptaan. dan hak cipta biasanya tidak berlaku lagi setelah periode waktu tertentu (masa berlaku ini dimungkinkan untuk diperpanjang pada yurisdiksi tertentu). Permohonan pendaftaran hak cipta dikenakan biaya (UU 19/2002 pasal 37 ayat 2). Pencipta atau pemilik hak cipta dapat mendaftarkan langsung ciptaannya maupun melalui konsultan HKI.PEMBATASAN HAK CIPTA Pada umumnya. jangka waktu perlindungan hak cipta secara umum adalah sepanjang hidup penciptanya ditambah 50 tahun atau 50 tahun setelah pertama kali diumumkan atau dipublikasikan atau dibuat. pendaftaran hak cipta diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Hak Kekayaan Intelektual (Ditjen HKI). kecuali 20 tahun setelah pertama kali disiarkan untuk karya siaran. dan timbulnya perlindungan suatu ciptaan dimulai sejak ciptaan itu ada atau terwujud dan bukan karena pendaftaran. atau tanpa batas waktu untuk hak moral pencantuman nama pencipta pada ciptaan dan untuk hak cipta yang dipegang oleh Negara atas folklor dan hasil kebudayaan rakyat yang menjadi milik bersama (UU 19/2002 bab III dan pasal 50). suatu ciptaan haruslah memenuhi standar minimum agar berhak mendapatkan hak cipta. pendaftaran ciptaan bukan merupakan suatu keharusan bagi pencipta atau pemegang hak cipta. yang kini berada di bawah [Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia]].

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful