P. 1
Power Point Meja Gaya

Power Point Meja Gaya

|Views: 4,998|Likes:
Published by Jamal Syarif

More info:

Published by: Jamal Syarif on Mar 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPTX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/27/2014

pdf

text

original

MEJA GAYA

OLEH POPI GUSPARISA (09.10.010.716.021)

Membuktikan kebenaran Hukum 1 Newton pada sistem kesetimbangan. .A. Menentukan resultan gaya yang bekerja pada satu titik tangkap. 2. Tujuan percobaan 1.

6. 2. 3. 7. Alat dan Bahan 1. 8.B. Meja Gaya Sepuluh set beban Busur derajat Neraca pegas Benang Gunting Mistar Katrol . 5. 4.

2.sudut positif di ukur dengan arah berlawanan arah jarum jam. 3. Tetapkan sumbu x positif sebagai acuan menentukan arah. . adalah sebagai berikut: 1. Gambar vektor resultan dengan metode segitiga (untuk 2 vektor) dan metode polygon ( lebih dari 2 vektor). Teori Dasar Menentukan arah vektor Resultan dengan Rumus Cosinus Langkah-langkah menentukan besar dan arah vektor Resultan dengan metode grafis. Arah vektor digambar terhadap sumbu x positif dengan menggunakan busur derajat.Ingat.C. sedangkan sudut negatif di ukur dengan arah searah jarum jam.

4. Ukur panjang vektor resultan dengan mistar. b. Besar vektor Resultan sama dengan hasil kali panjang vektor resultan (langkah 4) dengan skala panjang. Arah vektor Resultan sama dengan sudut yang di bentuk oleh vektor Resultan terhadap sumbu x positif yang telah di ukur dengan busur derajat. . sedangkan arah vektor resultan diukur terhadap sumbu x positif dengan busur derajat. Tentukan besar dan arah vektor Resultan : a.

C B θ A Rumus cosinus yang digunakan untuk menghitung resultan besar dua vektor yang arahnya sembarangan adalah: R= .

Misalnya terdapat dua vektor dan sebagaimana tampak dibawah R Q F2 R R = F 1 + F2 α θ O F1 α ˂OPQ = (180° .α ) P .

Berdasarkan gambar di atas. PQ (. PQ cos < OAC – 2 OP . maka persamaan diatas kita tulis cos OQ = R. kita dapat menurunkan persamaan sebagai berikut: + = = = + + + – 2 OP . PQ cos dan .cos ) – 2 OP .) – 2 OP . PQ (180 . OP= menjadi : = + R= +2 .

Dari gambar yang ditampilkan sebelumnya. = = = . arah vektor Resultan dapat dihitung menggunakan sinus pada segitiga OPQ.

........... ....(1) ........ Resultan gaya yang bekerja pada benda yang setimbang sama dengan nol............... seperti yang disyaratkan oleh hukum 1 Newton.... maka: . dan yang berada dalam kesetimbangan seperti gambar.. Misalkan sebuah benda dipengaruhi oleh 3 buah gaya yakni .................. Jika suatu benda dipengaruhi oleh beberapa buah gaya.... tetapi benda tetap diam berarti benda berada dalam kesetimbangan.

GAMBAR F1 β γ α F3 F2 .

Besar gaya Resultan dapat dicari dengan cara sebagai berikut : atau .

dan untuk katrol pemutarnya diambil kayu dengan panjang 4 cm dan lebar 1 cm.5 cm dan lebar 3 cm sebagai panggantung katrol. dan dipinggir kayu tepatnya pada bagian lebar kayu dibentuk sebuah lubang yang melingkari lingkaran kayu tadi sehingga membentuk jadi sebuah katrol.D. Prosedur Pembuatan Alat 1) 2) 3) Untuk meja diambil papan dengan diameter 30 cm Untuk kaki meja. diambil beberapa kayu balok dengan panjang 30 cm yang dibuat berbentuk silang dan mudah dilipat. lalu kayu tersebut di bentuk sedemikian rupa sehingga membentuk sebuah lingkaran. . Untuk 1 buah katrol diambil kayu dengan panjang 6.

dan massanya divariasikan dari massa 10 gram sampai 100 gram. .lebar. karena katrol yang dibutuhkan adalah sebanyak 3 buah katrol.4) 5) 6) Lakukan langkah ke 3 untuk membuat 2 katrol lagi. Pada masing-masing katrol diberi benang yang telah dihubungkan dan disatukan di titik pusat meja gaya. Untuk beban yang akan diukur terbuat dari kayu dimana panjang. Masing-masing benang dengan panjang 25 cm dan di ujung benang diberi gantungan untuk menggantung beban yang akan di ukur yang terbuat dari paku kecil yang halus.

Catat hasilnya dalam tabel data yang telah disediakan 1. . . Susunlah meja gaya dan katrol dengan beban yang beratnya masing-masing .E. . Hitunglah besar sudut antara masing-masing benang misalkan dengan persamaan (1) dan bandingkan dengan hasil pengukuran. dan .dan dengan sudut serta benang . . 3. Ulangi langkah 1 dan 2 sebanyak 9 kali dengan mengubah-ubah gaya . dan 4. 2. Prosedur Percobaan dan Pengambilan data .

52˚ 71.04˚ 130.4 N 0.8 N 0.6 N 0.7 N 0.9 N F3 0.21˚ 141.79˚ 120˚ 3 4 5 0.43˚ 99.62˚ 133.4 N 126˚ 82˚ 152˚ 146.80˚ .00˚ 133.79˚ 83.87˚ 51.32˚ 161.5 N 0.43˚ 157.81˚ 154.54˚ 6 7 8 9 0.2 N 0.7 N 0.06˚ 73.Percobaa n ke 1 Pengukuran F1 0.6 N 1N 0.7 N F2 0.02˚ 75.04˚ 117.5 N α 122˚ 94˚ β 𝛾 144˚ α Perhitungan β 84.4 N 0.67˚ 91.44˚ 129.6 N 0.79˚ 118.7 N 102˚ 142˚ 116˚ 98.8 N 0.79˚ 75.66˚ 154.27˚ 131.29˚ 2 0.8 N 0.3 N 0.26˚ 𝛾 146.7 N 0.9 N 0.4 N 150˚ 118˚ 150˚ 98˚ 94˚ 96˚ 112˚ 148˚ 144˚ 150.4 N 0.8 N 0.59˚ 151.4 N 0.7 N 1N 0.97˚ 151.6 N 0.5 N 0.39˚ 10 0.9 N 108˚ 142˚ 114˚ 114˚ 152˚ 93˚ 147˚ 150˚ 100˚ 125˚ 99˚ 96˚ 121.52˚ 143.

633333333 = 129.633333333 α = arc cos -0.29 .F. Pengolahan Analisis Data (1) = = = -0.

1 = 84.= = = 0.26 .1 β = arc cos 0.

= = = = -0.833333333 γ = arc cos -0.833333333 = .

. . Jadi diperoleh : α = β= γ= Begitu seterusnya pengunaan rumus yang sama untuk sembilan kali proses pengolahan data lagi.

.KESIMPULAN 1. Resultan gaya yang bekerja pada benda yang setimbang sama dengan nol. Terbukti kebenaran Hukum I Newton pada sistem kesetimbangan bahwa benda dalam keadaan diam berarti benda dalam keadaan setimbang. 2. seperti yang disyaratkan oleh Hukum I Newton.

Terima Kasih .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->