PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK

)

Mata Pelajaran : TIK Kelas :9G SMP Negeri 3 Demak

Disusun Arianto
NIP. 131279936

Seperti misalnya tidak tersedianya LCD Proyekotor dan Layar. Siswa dalam memulai pelajaran TIK harus berpindah tempat dari ruang kelas ke ruang Lab. TIK sering menimbulkan kegaduhan. Pelajaran 1. sehingga ada waktu yang terbuang antara 5 sampai dengan 10 menit. A. tidak dapat dilakukan. bahkan ketika selesai pelajaran sering beberapa siswa yang kehilangan dan berebut sepatu 3.LATAR BELAKANG MASALAH Dalam pelaksanaan pembelajaran seperti itu menimbulkan beberapa permasalahan : 1. Sehingga pelaksanaan proses belajar mengajar siswa dialihkan tempat di ruang laboratorium computer yang sarana dan prasarana lebih memadai. dan tidak amannya barang-barang mereka yang di tinggal di kelas : SMP Negeri 3 Demak : Teknologi Informasi dan Komunikasi ( TIK ) :9G : 2010 /2011 . JUDUL PENELITIAN Penggunaan Media Power Point Untuk Meningkatkan Efektifitas Waktu Siswa dalam memahami dasar-dasar penggunaan Internet/Intranet di kelas IX-G SMPN 3 Demak 2. Karena situasi.PROPOSAL PENELITIAN TINDAKAN KELAS ( PTK ) Sekolah Mata Pelajaran Kelas Th. PENDAHULUAN Dasar-dasar pengertian Internet/Intranet adalah salah satu materi pelajaran TIK untuk kelas IX. Pada setiap pembelajaran yang pada umumnya dilakukan di kelas seperti pada mata pelajaran lain. TIK yang jaraknya relatif jauh (100 meter ). kondisi dan sarana prasarana di kelas tidak mendukung. di perjalanan ke lab. Sehingga dalam waktu 2 jam pelajaran yaitu 2 X 40 menit harus dikurangi antara 10 sampai 20 menit 2. Dalam meninggalkandan kembalinya dari dan ke ruang kelas 9G. Belum tersedianya tempat sepatu di depan ruang lab. dan bagi guru pengampu untuk menyesaikan kegiatan KBMnya juga harus dikurangi waktunya antara 5-10 menit untuk kembalinya siswa ke kelasnya. jaringan listrik yang memadai dan ruangan kelas yang terang. TIK sehingga ketika siswa memasuki ruangan dengan melepas sepatu diluar tampak berceceran.

facebook dan melihat situs-situs porno B. Menurut Sudjana yang termasuk dalam komponen pembelajaran adalah “tujuan. akan merangsang siswa untuk lebih mudah memahami materi pembelajaran. D. PERUMUSAN MASALAH .4. 1. Dengan menggunakan Media pembelajaran Presentasi Power Point. Apakah bila dengan presensi ketepatan kehadiran siswa dapat meningkatkan ketepatan kehadiran siswa di ruang lab. Rendahnya pemahaman siswa tentang internet. metode dan alat serta penilaian“. dan menyenangkan. bahwa internet hanya untuk bermain game. dan menyenangkan adalah pendekatan dengan metode presentasi audio-video/visual. Apakah dengan media pembelajaran Power point dapat menarik siswa untuk lebih menerima dan memahami dasar-dasar internet dan intranet walau dengan waktu lebih sedikit ? 3. Salah satu pendekatan pembelajaran yang diduga dan diyakini mampu mewujudkan situasi pembelajaran yang kondusif. efektif. bahan. PEMBATASAN MASALAH Atas dasar kenyataan inilah. TIK ? C. Mengapa kurang tepatnya kehadiran siswa hanya karena jarak kelas 9G dengan lab. efektif. yang dalam kenyataannya siswa sudah memiliki image yang negatif tentang internet. Penelitian ini akan difokuskan pada upaya untuk mengatasi faktor internal dan eksternal yang diduga menjadi penyebab rendahnya tingkat kemampuan pemahaman siswa kelas IX-G SMPN 3 Demak tentang internet. maka perlu dicari alternatif lainnya dengan melakukan inovasi dan pendekatan dalam penggunaan media pembelajaran untuk penyampaian materi ke pada siswa sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung aktif. aktif. IDENTIFIKASI MASALAH Identifikasi masalah dari PTK ini perlu dicari alternatif lainnya dengan melakukan inovasi dan pendekatan dalam penggunaan media pembelajaran untuk penyampaian materi ke pada siswa sehingga proses pembelajaran dapat berlangsung aktif. TIK ? 2. dan menyenangkan. efektif. kreatif.

Dari uraian di atas maka dalam pemecahan masalah ini diambil langkah-langkah pemecahan masalah sebagai berikut : a) Menyusun rencana pembelajaran dan strategi pembelajaran yang lebih efektif sesuai dengan tingkat kemampuan siswa. MANFAAT PENELITIAN 1. TUJUAN PENELITIAN Meningkatkan kemampuan dan efektifitas waktu bagi siswa klas 9G dalam mempelajari dan memahami dasar-dasar penggunaan Internet/Intranet F.TIK lebih dari 5-10 menit setelah bel pelajaran dimulai.Perumusan masalah dari PTK ini adalah : Apakah penggunaan Media Power Point dapat meningkatkan kemampuan Siswa dalam mempelajari dan memahami dasar-dasar penggunaan internet / Intranet ? E. Jadi dengan berkurangnya waktu pelajaran berkisar 15-20 % dan tingkat ketepatan kehadiran siswa diruangan berkisar 25 %. Berdasar kepada masalah yang telah diuraikan pada pendahuluan maka salah satu pemecahannya adalah dengan menggunakan Media Power Point sebagai media presentasi dalam proses pembelajaran. Bagi Guru: melalui PTK ini Guru dapat mengetahui metode pembelajaran yang interaktif dan efektif meningkatkan sistem pembelajaran serta memaksimalkan waktu yang banyak terbuang 2. PEMECAHAN MASALAH Sebagaimana telah dijelaskan pada latar belakang bahwa yang menjadi masalah dalam penelitian ini adalah kendala tempat KBM dan pemahaman dasar-dasar internet. b) Melakukan presensi kehadiran siswa c) Membuat materi pelajaran dalam bentuk presentasi Power Point d) Menggunakan media pembelajaran (LCD Proyektor) sebagai alat bantu untuk menjelaskan materi pelajaran. sedang sisanya berkisar 10-15 (10 orang) dari 40 siswa. siswa yang masuk ruangan lab. Bagi siswa: hasil penelitian ini bermanfaat bagi semua siswa karena terjadi pembelajaran mandiri yang menarik dan belajar menghargai waktu . E. dan berdasakan identifikasi masalah dan pengamatan yang dilakukan pada setiap pelaksanaan KBM sebelumnya. sekitar 10 – 15 siswa.

proses yang tidak dapat dilihat dengan nyata. motivator dan . siswa harus lebih aktif daripada guru.3. Mengamati layanan-layanan yang ada dalam internet 3. dimana anak dapat mengembangkan kemampuannya bereksplorasi dan belajar dengan efektif 2. bahwa untuk siswa kelas IX diberikan materi pelajaran dasar-dasar penggunaan internet dan intranet. Mengamati visualisasi tentang dasar-dasar penggunaan : . Dalam hal ini Slameto (19991:27-28) mengemukakan prinsip-prinsip belajar. 3. Bagi Sekolah: hasil penelitian ini membantu menyelesaikan kendala-kendala dalam pembelajaran TIK di sekolah. dan perbuatan.intranet 2. mental. sebagai berikut: berpartisipasi aktif meningkatkan minat dan membimbing. Interaksi dan Hasil belajar 1. perlu lingkungan yang menantang. Aktif dalam sikap. fasilitator. Hakikat. Mengamati visualisasi dampak negative internet.internet . 1. KAJIAN TEORI Sebagaimana yang terkandung dalam Standar kompetesi dan Kompetensi dasar mata pelajaran TIK. Untuk itu perlu kiranya kita menyusun sendiri prinsip-prinsip belajar. Guru hanya bertindak sebagai nara sumber. ketika lahir sudah dibekali oleh Tuhan berupa “ Software “ atau perangkat untuk belajar dan selalu belajar untuk meningkatkan kelangsungan dan kwalitas hidunya. mudah menangkap pengertiannya. Belajar mencakup semua aspek tingkah laku dan dapat dilihat dengan nyata. Interaksi Belajar Dalam interaksi pembelajaran guru dan siswa harus aktif aktif. proses terus menerus. Jadi belajar bukan merupakan tingkah laku yang nampak tetapi merupakan proses yang terjadi secara internal dalam diri individu dalam usahanya memperoleh hubungan yang baru. Hakikat Belajar Pada hakekatnya setiap manusia yang ada didunia. Dalam sistem pengajaran dengan pendekatan keterampilan proses. proses itu terjadi dalam diri seseorang yang sedang mengalami belajar.

. dan sebagai transaksi atau komunikasi banyak arah. interaksi edukatif adalah suatu gambaran hubungan aktif dua arah antara guru dan anak didik yang berlangsung dalam ikatan tujuan pendidikan.Faktor Psikologi meliputi bakat.Motivasi berarti seni mendorong peserta didik untuk terdorong melakukan kegiatan belajar sehingga tujuan pembelajaran tercapai. Motivasi belajar Dapat diartikan sebagai kekuatan. dan komunikasi sebagai transaksi. 1985:47). pendorong (energi) yang perlu dimiliki oleh para siswa dan guru untuk memperlancar pembelajaran. . Maka pola komunikasi antara guru dan anak didik dalam proses interaksi edukatif. komunikasi sebagai interaksi. seperti halnya guru. 5. dapat berfungsi sebagai sumber belajar bagi anak didik lain. . 4. mengarahkan. Menurut Purwanto (2002:61) dikarenakan tidak diperolehnya motivasi yang tepat. minat. Jadi hasil belajar adalah suatu bentuk pertumbuhan atau perubahan diri seseorang yang dinyatakan dengan cara bertingkah laku baru berkat pengalaman baru. maka lepaslah tenaga yang luar biasa. motivasi merupakan faktor yang sangat besar pengaruhnya pada proses belajar siswa.Lingkungan : alam. 3. anak didik dituntut lebih aktif daripada guru. sebagai interaksi untuk berdialog dengan siswa. Media Presentasi Power Point .Faktor Instrumental : kurikulum/bahan pengajaran sarana dan fasilitas. Abu Achmadi dan Shuyadi. Hasil Belajar Menurut Winarno Surahmad ( 1997 : 88 ) “Hasil belajar adalah hasil dimana guru melihat bentuk akhir dari pengalaman interaksi edukatif yang diperhatikan adalah menempatkan tingkah laku”. dan mendorong kegiatan murid untuk belajar dengan penuh semangat dan vitalitas yang tinggi. kemampuan kognitif. Kaitannya dengan pembelajaran. guru sebagai pemberi aksi untuk mendidik siswa dalam disiplin. Banyak bakat anak tidak berkembang hal ini sehingga tercapai hasil-hasil yang semula tidak terduga. Pemberi motivasi supaya menggerakkan.Faktor fisiologi seperti kondisi fisik dan kondisi indera. yakni komunikasi sebagai aksi.masyarakat/keluarga . Hal-hal yang mempengaruhi hasil belajar yaitu: .pembimbing. kecerdasan motivasi. Komunikasi sebagai Aksi.

Setting Penelitian : SMP Negeri 3 Demak. Kendala penyampaian presentasi power point ini.Siswa mengerti dan memahami materi pelajaran yang diajarkan. Rencana Tindakan : SIKLUS PERTAMA 1) Perencanaan : Pada tahap ini akan dilakukan : . C. gambar-gambar animasi sehingga menjadi lebih menarik dan interaktif.Menyiapkan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran yang sesuai dengan Standar Kompetensi dan Kompetensi dasar untuk mata pelajaran TIK Kelas IX. adalah ketrampilan guru dalam pemasangan LCD dan kemampuan mengatasi masalah-masalah tehnis dan kelistrikan 4. B. .terjadinya interaksi belajar 4.Paket program aplikasi microsoft office menawarkan program alternative berbasis presentasi yang menarik. karena presentasi power point tak ubahnya tulisan di papan tulis Dengan menggunakan bantuan LCD Proyektor atau DLP materi pembelajaran dalam bentuk Power Point dapat ditayangkan pada layar sehingga penyampaian pesan kepada siswa lebih efektif meskipun ada kendala ruangan seperti yang disebutkan pada pendahuluan. Sasaran Penelitian : Dalam penelitian ini diharapkan : . Dengan menggunakan program aplikasi Microsoft Power Point. . dan mengembangkan skenario . Tentunya dengan banyaknya menu yang ditawarkan.TIK bukan kendala untuk terlambat. 22 Siswa Perempuan dan 18 siswa laki-laki. video. materi pembelajaran dapat ditampilkan dalam beentuk tampilan/visual yang lebih menarik dan dapat pula disisipkan audio. akan tergantung pada guru pembuat presentasi tersebut Guru perlu berjiwa seni yang kreatif untuk menampilkan aplikasi power point yang menarik dan tidak sekedar teks / tulisan yang monoton. METODE PENELITIAN A. sehingga justru menjadi bumerang. Subjek Penelitian : Siswa kelas IX-G sebanyak 40 orang.Siswa mengerti dan memahami bahwa jarak kelas dan ruang lab.

Menyusun rencana perbaikan sesuai dengan kelemahan-kelemahan pada yang terjadi berdasarkan hasil pengamatan untuk digunakan pada siklus kedua.internet . (jika hasilnya belum mencapai 75% maka akan lakukan perbaikan pada siklus kedua dengan materi yang sama.Apakah materi yang disampaikan guru dengan menggunakan power point yang ditayangkan proyektor dapat dimengerti siswa.intranet Menjelaskan perbedaan dan kesamaannya Menjelaskan terbentuk dan terhubungnya jaringan internet dari jaringan kecil menjadi internet 2) Tindakan Melaksanakan tindakan sesuai dengan skenario yang telah direncanakan. yaitu . diantaranya : . .Mengamati interaksi belajar siswa saat ditayangkan materi pelajaran dalam media power point . Menyampaikan materi dasar-dasar sistem jaringan dengan menggunakan Media Power Point 3) Pengamatan Pada tahap ini guru mengamati proses kegiatan yang sedang berlangsung.pembelajaran. Indikator yang dapat dilakukan adalah melihat hasil pada lembar latihan siswa. Menjelaskan dasar-dasar: . dan jika hasilnya sudah memuakan maka pada siklus kedua akan disampaikan materiselanjutnya) .Menentukan pokok bahasan yang akan diajarkan pada setiap tindakan. SIKLUS KEDUA 1) Perencanaan .Menilai lembar kerja yang telah dikerjakan siswa. 4) Refleksi Pada tahap ini dilakukan untuk evalusi seluruh tindakan yang dilakukan berdasarkan hasil pengamatan .

.Mengamati interaksi belajar ketika ditayangkan materi pelajaran dalam media power point. . 5.Menyiapkan media dan materi yang akan disampaikan.Menilai lembar kerja yang telah dikerjakan siswa. 4) Reflesksi Pada tahap ini dilakukan evalusi seluruh tindakan berdasarkan hasil pengamatan dan penilaian juga membuat suatu kesimpulan dari hasil pengamatan dan penilaian tersebut.. .Pada menjelang akhir jam pelajaran Guru melakukan tanya jawab dan menjelaskan kesimpulan dari kegiatan belajar. diantaranya : . 3) Pengamatan Guru mengamati proses kegiatan yang sedang berlangsung. JADWAL PENELITIAN No Rencana Kegiatan Waktu / Minggu ke : 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 1 Persiapan Menyusun Konsep Pelaksanaan : x Menyusun Instrumen pengamatan dan penilaian x Mengadakan tes awal dan membagi kelompok x 2 Pelaksanaan Mempersiapkan alat x x x x x x Melakukan tindakan siklus I x x .Guru menjelaskan materi dasar-dasar sistem jaringan dengan menyisipkan suarapada tayangan power point bila perlu. Analisis Data Untuk menganalisa data.Mengidentifikasi masalah pada siklus pertama dan menyusun alternatif pemecahannya. 2) Tindakan . peneliti menggumpulkan dan mengolah data secara kuantitatif dari format observasi dan format penilaian (unjuk kerja) dari setiap siklus sehingga dapat mengetahui persentase peningkatan hasil belajar G.

. Di samping ICT atau TIK sesuatu yang harus dipelajari. ICT juga digunakan sebagai alat bantu pembelajaran. pada Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan telah dimasukkan mata pelajaran ICT atau lebih dikenal dengan mata pelajaran Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK). Daftar Pustaka Sukmadinata. Untuk memenuhi kebutuhan terhadap keterampilan ICT. Bahri. Bandung : CV Alfabeta ________. Bandung : Djamarah.Melakukan tindakan siklus II x x 3 Penyusunan Laporan Menyusun Konsep Pelaporan x Perbaikan laporan x Penggandaan dan penyerahan laporan x 1. Konsep dan Makna Pembelajaran. Guru dan Anak Didik dalam Interaksi Sagala. dimana sekolah-sekolah masih banyak yang belum memiliki atau tidak adanya guru yang mampu mengajarkan materi ini. guru sebagai pendidik merupakan jabatan profesional. 2000.com Demak. Karena untuk menerapkan pembelajaran TIK di sekolah diperlukan perangkat komputer. Nana. Syaodih. 2005.salman-alfarisi. …………………… Peneliti Arianto MEMBUAT MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ICT (POWERPOINT) Oleh: Suwito Setiadi A.Syaiful. Pendahuluan ICT merupakan salah satu bidang yang sedang berkembang dengan pesat saat ini. maka bangsa itu perlu perlu menjadikan ICT sebagai salah satu fokus pembangunannya. Alamat Web : www. Bidang pekerjaannyapun begitu banyak. Metoda Pembelajaran. H. Hampir tiap unit di perusahaan manapun sekarang perlu ahli ICT. Kedepannya jika suatu bangsa ingin maju. walaupun sifatnya masih pilihan atau tidak wajib. Syaiful. dengan demikian profesionalisme guru dituntut agar terus . Metode Penelitia. Dengan demikian. 2006.

Sementara itu.berkembang sesuai dengan perkembangan jaman. Briggs dalam Sudrajat (2009) berpendapat bahwa media pembelajaran adalah sarana fisik untuk menyampaikan isi/materi pembelajaran seperti : buku. film. National Education Associaton dalam Sudrajat (2009) mengungkapkan bahwa media pembelajaran adalah sarana komunikasi dalam bentuk cetak maupun pandang-dengar. Tuntutan profesionalisme guru mengharuskan guru mampu memanfaatkan kemaujuan IPTEK dalam pendidikan. terutama menggunakan e-mail dan mencari informasi. Media Pembelajaran Media berasal dari bahasa latin merupakan bentuk jamak dari “Medium” yang secara harfiah berarti “Perantara” atau “Pengantar” yaitu perantara atau pengantar sumber pesan dengan penerima pesan. nasional maupun internasional. dan kemauan peserta didik sehingga dapat mendorong terciptanya proses belajar pada diri peserta didik. ilmu pengetahuan dan teknologi. antara lain: 1) mampu Menggunakan berbagai fungsi internet. seperti adanya komputer dan internet. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK). Obyek dimaksud bisa dalam bentuk nyata. 2) Menggunakan komputer terutama untuk word processor dan spread sheet (Contoh : Microsoft Word. media pembelajaran hanya berfungsi sebagai alat bantu guru untuk mengajar yang digunakan adalah alat bantu visual. saat ini penggunaan alat bantu atau media pembelajaran menjadi semakin luas dan interaktif. khususnya dalam bidang pendidikan. perasaan. Sekitar pertengahan abad ke –20 usaha pemanfaatan visual dilengkapi dengan digunakannya alat audio. maka obyeknyalah yang dibawa ke peserta didik. seperti ketersediaan buku. Brown dalam Sudrajat (2009) mengungkapkan bahwa media pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran dapat mempengaruhi terhadap efektivitas pembelajaran. Dari ketiga pendapat di atas disimpulkan bahwa media pembelajaran adalah segala sesuatu yang dapat menyalurkan pesan. Pembahasan 1. dapat merangsang fikiran. kesempatan melancong. miniatur. sehingga lahirlah alat bantu audio-visual. Pengalaman tiap peserta didik berbeda-beda. Excel). maupun bentuk gambar – gambar yang dapat disajikan secara audio visual dan audial. Beberapa ahli memberikan definisi tentang media pembelajaran. Media pembelajaran dapat mengatasi perbedaan tersebut. serta kebutuhan masyarakat termasuk kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kapabilitas untuk mampu bersaing baik di forum regional. video dan sebagainya. termasuk teknologi perangkat keras. Banyak hal yang . Pada mulanya. model. Media memiliki beberapa fungsi. Schramm dalam Sudrajat (2009) mengemukakan bahwa media pembelajaran adalah teknologi pembawa pesan yang dapat dimanfaatkan untuk keperluan pembelajaran. Media pembelajaran dapat mengatasi keterbatasan pengalaman yang dimiliki oleh para peserta didik. diantaranya : 1. Sedangkan. Media pembelajaran dapat melampaui batasan ruang kelas. dan sebagainya. 2. Jika peserta didik tidak mungkin dibawa ke obyek langsung yang dipelajari. 3) mampu membuat media pembelajaran berbasis komputer B. tergantung dari faktor-faktor yang menentukan kekayaan pengalaman anak.

Melalui penggunaan media yang tepat. diantaranya: 1. 6. baik yang bersifat visual. (d) obyek yang bergerak terlalu cepat. laboratorium bahasa. konkrit. maka semua obyek itu dapat disajikan kepada peserta didik. (c) obyek yang bergerak terlalu lambat. Projected motion media : film. komik 2. Projected still media : slide. Media memberikan pengalaman yang integral/menyeluruh dari yang konkrit sampai dengan abstrak Terdapat berbagai jenis media belajar. (f) obyek mengandung berbahaya dan resiko tinggi. sebagaimana terlihat dalam tabel di bawah ini : Jenis Media 1 2 3 4 5 6 Gambar Diam S T S S R R Gambar Hidup S T T T S S Televisi S S T S R S Obyek Tiga Dimensi R T R R R R Rekaman Audio S R R S R S Programmed Instruction S S S T R S Demonstrasi R S R T S S Buku teks tercetak S R S S R S Keterangan : R = Rendah S = Sedang T= Tinggi 1 = Belajar Informasi faktual 2 = Belajar pengenalan visual 3 = Belajar prinsip. kartun. audial. (f) obyek yang bunyinya terlalu halus. (b) obyek terlalu kecil. konsep dan aturan 4 = Prosedur belajar 5= Penyampaian keterampilan persepsi motorik 6 = Mengembangkan sikap. opini dan motivasi Kriteria yang paling utama dalam pemilihan media bahwa media harus disesuaikan dengan tujuan pembelajaran atau kompetensi yang ingin dicapai. Media menghasilkan keseragaman pengamatan 5. Contoh : dewasa ini penggunaan komputer tidak hanya bersifat projected motion media.tidak mungkin dialami secara langsung di dalam kelas oleh para peserta didik tentang suatu obyek. projected still media maupun projected motion media bisa dilakukan secara bersama dan serempak melalui satu alat saja yang disebut Multi Media. Media pembelajaran memungkinkan adanya interaksi langsung antara peserta didik dengan lingkungannya. dan realistis. 4. chart. Media Visual : grafik. video (VCD. 8. yang disebabkan. tape recorder. bagan. (e) obyek yang terlalu kompleks. DVD. Media dapat menanamkan konsep dasar yang benar. poster. Contoh : bila tujuan atau kompetensi peserta didik bersifat menghafalkan kata- . VTR). Media membangkitkan motivasi dan merangsang anak untuk belajar. dan sejenisnya 3. televisi. in focus dan sejenisnya 4. 3. diagram. namun dapat meramu semua jenis media yang bersifat interaktif. Sejalan dengan perkembangan IPTEK penggunaan media. Media membangkitkan keinginan dan minat baru. karena : (a) obyek terlalu besar. Allen dalam Sudrajat (2009) mengemukakan tentang hubungan antara media dengan tujuan pembelajaran. Media Audial : radio. over head projektor (OHP). komputer dan sejenisnya. 7.

Applying artinya baru sampai tahap mempelajari penggunaan ICT (learning to use ICT). yang dimaksud “emerging” adalah bahwa suatu negara para pemimpin dan pengambil kebijakannya serta masyarakatnya baru menyadari atau merasa pentingnya ICT untuk pendidikan. Menurut bahasa awam. maka media film dan video bisa digunakan.kata tentunya media audio yang tepat untuk digunakan. Integrating maksudnya adalah sudah menggunakan ICT untuk pembelajaran (using ICT to learn).com. http://neealove. Ensiklopedia yang jumlahnya beberapa jilid pun dapat disimpan di hard disk. yang artinya menjadikan ICT sebagai katalis reformasi/transformasi pendidikan. 2) Informasi yang menjelaskan suatu peristiwa sehingga manusia dapat membedakan antara yang lainnya.. Terakhir transforming. Bahkan kini telah lahir google earth yang dapat menunjukkan kepada kita seluruh kawasan di muka bumi kita ini dari hasil foto udara yang amat mengesankan. terdapat kriteria lainnya yang bersifat melengkapi (komplementer). penyimpanan. data dan informasi akan dengan mudah kita peroleh. IT : Teknologi pengadaan. ICT adalah sistem atau teknologi yang dapat mereduksi batasan ruang dan waktu untuk mengambil. memindahkan.com (2008) Teknologi Informasi dapat diartikan sebagai teknologi yang digunakan untuk menyimpan. Mau membuat grafik dan tabel? Itu sangatlah mudah. lebih lanjut Information Communications Technologies (ICT) dalam The Dictionary of Computers.. 2. Dengan membuka www. integrating dan transforming. ICT memiliki kemampuan yang sangat luar biasa untuk menyampaikan informasi.google. Komputer akan dengan senang hati membantu peserta didik untuk membuatkan grafik dan tabel secara otomatis. dan mutu teknis. dan penyebaran berbagai jenis informasi dengan memanfaatkan komputer dan telekomunikasi yang lahir karena “. keadaan peserta didik.com. ketepatgunaan. Rochaety. Information Processing and Telecommunications (Hariyadi dalam http://neealove. menghasilkan. applying. dengan hanya memasukkan data sesuai dengan yang kita inginkan. menyimpan dan menyampaikan informasi data menjadi sebuah informasi UNESCO mengklasifikasikan penerapan ICT untuk pendidikan kedalam 4 level. tapi belum melakukan apa apa. Kedua. Bagaimana ICT dapat membantu siswa belajar? Pertama. Tugas-tugas rutin kita dapat diselesaikan dengan menggunakan bantuan komputer dengan cepat dan .com adalah: 1) Pemrosesan data yang diperoleh dari setiap elemen bentuk yang mudah dipahami. mengolah serta menyebarkan informasi. ICT dalam Pendidikan Informasi menurut Budi Sutedjo (2002:168). Sedangkan menurut Main dalam http://neealove.blogspot. Rahayuningsih. Daniel Muijs dan David Reynolds dalam Suparlan (2008) menjelaskan beberapa hal tentang kecakapan ICT. ketersediaan. Di samping itu.. Yanti.blogspot. menyajikan. menganalisis. (2006:4) dalam . Dalam bukunya bertajuk Effective Teaching. Evidence and Practice. yaitu level emerging. adanya dorongan-dorongan kuat untuk menciptakan teknologi baru yang dapat mengatasi kelambatan manusia mengolah informasi. Information Communications Technologies (ICT) Fitrihana (2007). Jika tujuan atau kompetensi yang dicapai bersifat memahami isi bacaan maka media cetak yang lebih tepat digunakan. pengolahan. Kalau tujuan pembelajaran bersifat motorik (gerak dan aktivitas). presenting information.blogspot. 2008). quick and automatic completion of routine tasks. seperti: biaya.

hitam di atas putih atau sebaliknya. Kita juga harus berhati-hati karena didepan layar komputer warna kelihatan bagus dan kontras. Oleh karena itu kekontrasan perlu benar-benar diperhatikan. Misalnya. “Saudara ……. Kita juga dapat memanfaatkan warna . Pertama. seorang mahasiswa S2 Teknologi Pendidikan yang seharusnya telah mengerti prinsip-prinsip media pembelajaran. dibawah itu kurang terlihat untuk audiens diatas 15 atau 20 orang. dll. Penggunaan bullet sebaiknya konsisten dan tidak lebih dari enam bullte dalam satu slide presentasi. Agar tampilan slide yang dibuat dengan menggunakan MS PowerPoint dapat ditampilkan secara efektif dan informasi yang disampaikan dapat tercapai. jelas dan konsisten. khususnya background: Pilihlah background untuk template slide presentasi Anda yang simple. yaitu sebagai berikut: 1. Ketiga. masalah template. Bayangkan. Hal ini. Sebaiknya jangan gunakan lebih dari tiga kombinasi warna. Huruf yang berkait seperti times new roman dan kawan-kawannya. sebaiknya gunakan jenis huruf yang tidak berkait. jangan sampai terjadi pada diri Anda. menurut penelitian readibility rendah. Sang professor langsung interupsi dan berkata. kita dapat memiliki website yang menjangkau ujung dunia mana pun. Keempat. Gelap di atas kuning. maka tips di bawah ini perlu diterapkan dalam upaya mencapai tujuan tersebut. Hindari background yang kompleks. Besar huruf minimal adalah 18pt. Mengenai jenis huruf. 4. warna-warni. jumlah kata maksimal dalam satu slide adalah 25 buah kata. tapi dapat pula menjadi perusak. Idealnya. Mau membuat grafik. tapi alangkah baiknya kalo diperhatikan.otomatis. Pilih warna yang kontras dengan back ground. Hal tersebut justeru akan menjadi distractor bagi slide presentasi Anda. assessing and handling information. kontras dan juga konsisten. Dengan komputer yang dihubungkan dengan intenet. kita dapat dengan mudah memperoleh dan mengirimkan informasi dengan mudah dan cepat. Putih diatas hijau atau hijau diatas gelap. Jangan heran. apalagi degradasi warnanya beragam. dalam ujian tesis masih salah fatal dalam memanfaatkan media pembelajaran. anak-anak kita dapat dengan mudah melakukan cheating atau ngobrol dengan temannya yang berada entah di belahan dunia mana. ternyata tak seindah aslinya. 2. tahoma. masalah penggunaan bullet: Masalah bullet juga menjadi penting. masalah huruf: Gunakan huruf yang sederhana. Anda saya nyatakan TIDAK LULUS”. seperi arial. seorang mahasiswa S2 Teknologi Pendidikan mempresentasikan pendahuluan tesisnya persis seperti paragraf asli dalam tesis tersebut. Ketiga. dan sebaliknya. 3. 3. Melalui jaringan internet. masalah pemilihan warna: Warna memainkan peranan penting. Hindari penggunaan huruf kapital secara keseluruhan. dengan mudah dapat dilakukan dengan bantuan komputer. tapi ketika diproyeksikan melalui LCD Projector. Hindari penggunaan huruf yang rumit seperti monotype corsiva dan sejenisnya. membuat paparan yang beranimasi. Kedua. Membuat Media Pembelajaran dengan PowerPoint Pernah suatu ketika dalam suatu sidang thesis. Walaupun ini bukan merupakan suatu keharusan.

Padahal. realistis. Tapi. tentu akan lebih menarik jika kita sulap menjadi “CARA MUDAH MENGHITUNG RUGI LABA”. NOT JUST TEXT atau bahasa verbal lainnya. Pengguna (user) perlu diberitahu manfaat ayang akan diperoleh dari multimedia pembelajaran. Warna juga bisa kita manfaatkan sebagai penekanan (hihghlight). Sering dijumpai. PENERIMAAN DAN RUGI/LABA”. Terkadang pembuat presentasi memanfaatkan animasi chnage font color untuk memberikan highlight terhadap suatu kata. judul dapat dirumuskan dalam kalimat yang lebih menantang dan menarik. dan dapat diukur. video. Coba bandingkan contoh rumusan judul berikut ini! • Daripada kita menggunakan judul “TATA SURYA”. Padahal. merupakan titik awal sebagai penarik perhatian pengguna. Agar multimedia pembelajaran yang akan dibuat dengan program PowerPoint dapat dirancang menarik. akan lebih menarik jika kita rubah menjadi “SEPERTI APAKAH KEADAAN DI LUAR ANGKASA?”. tidak dinyatakan dengan redaksi yang jelas. tujuan pembelajaran dan yang menarik dan menantang. banyak pembuat multimedia pembelajaran yang kurang memperhatikan hal ini. mengistilahkannya dengan istilah AMBAK (Apa Manfaatnya BAgi Ku?). but may be not the least. judul dinyatakan dengan kalimat yang kaku. Trik #2: Modifikasi Tujuan Pembelajaran Beberapa kelemahan yang sering saya temui dari peserta lomba pembuatan multimedia pembelajaran adalah (a) tidak adanya tujuan pembelajaran. Artinya. • Daripada kita menggunakan judul “BIAYA. Trik #1: Sulap Judul menjadi Lebih Menarik dan Menantang Judul. upayakan untuk membuat visualisasi secara kreatif apakah melalui gambar. visualisasi adalah ruhnya slide presentasi. ikuti tips dibawah ini: 1. grafik. istilah atau konsep teknis tertentu. Program MS PowerPoint memang sering digunakan untuk persentasi. Tips 1: Optimalkan Komponen Pemicu (Triger) Apa yang dimaksud dengan komponen pemicu (triger)? Yang dimaksud dengan komponen pemicu dalam multimedia pembelajaran meliputi judul.untuk alur logika (sistematika) secara konsisten. Misal. Mengapa? Karena pengembang selalu terpaku pada rumusan kompetensi dasar atau indikator yang telah ada dalam kurikulum. b. dan (b) walaupun ada. diagram. tapi juga menarik serta menantang. Picture is worth a thousand words! So. Misal gunakan warna kuning atau merah untuk penekanan terhadap satu kata penting tertentu. Ingat. 5. akan lebih menarik jika diganti dengan “MENGHITUNG LUAS BENTU-BENTUK TIDAK BERATURAN”. SLIDE PRESENTASI (baik dengan MS PowerPoint atau aplikasi lain) IS MORE VISUAL THAN WRITTEN. hitam untuk teks. atau kombinasi dari semua itu. a. jika bacgroundnya adalah putih. Last. VISUALISASI. Jika dapat divisualisasikan secara kreatif kenapa harus menggunakan teks. atau • Daripada kita menggunakan judul “INTEGRAL”. animasi. putih untuk teks atau hijau untuk judul. Dengan rumusan tujuan yang jelas. Kuning untuk judul. realistis. secara kreatif redaksi kompetensi dasar atau indikator dalam kurikulum dapat diperhalus dengan kalimat yang tidak hanya lebih jelas. tetapi sekarang banyak media atau pun multi media pembelajaran yang menarik dibuat dengan program PowerPoint. dePorter dkk. dapat diukur dan menantang/menarik perhatian pengguna. siswa mengetahui manfaat dan arah .

c. maka pengguna ‘merasa diajak’ berkomunikasi dengan media kita. kamu akan mempelajari tentang impuls.yang jelas saat menggunakan media tersebut.. … dst. Jika perlu gunakan. momentum dst…. dalam hitungan detik. Sebab kalau diawal saja tidak menarik. siswa akan dapat menjelaskan terjadinya jantung koroner. Anda (Kamu) akan mampu menjelaskan hal-hal yang dapat menyebabkan terjadinya jantung koroner dengan baik. melalui hal-hal yang dianggap paling ‘akrab’ dengan pengguna. Semoga pemanfaatan ICT bagi guru dapat meningkatkan profesionalisme guru. bahasa yang ‘menantang’ dan sedikit ‘memprovokasi’ dalam artian positif. Dengan tidak mengurangi makna inti.! C. Bagaimana bola basket dapat memantul dengan sempurna? Begitu pula halnya dengan bola volley atau bola sepak. mampu membuat media pembelajaran berbasis ICT dan seterusnya. Dalam software pembelajaran ini. dalam buku “Quantum Teaching” memfungsikan motivasi atau relevansi untuk ‘membawa dunia mereka kedunia kita’. maka pencapaian tujuan dapat disesuaikan dengan kerangka waktu yang ada dan relevan dengan kebutuhan pengguna. Demikian pula dengan manfaat dari media pembelajaran harus memberikan peluang bagi pengguna untuk ‘merasakan’ kegunaan lain selain sebagai media pembelajaran pokok. Dengan menyatukan kedua dunia ini. Penutup Perkembangan ICT tidak dapat dibendung. Perlu diperhatikan bahwa media pembelajaran juga berkaitan dengan kerangka waktu. (Catatan: motivasi atau relevansi seperti ini bisa dalam bentuk teks atau divisualisasikan dalam bentuk narasi (audio). Selamat Belajar! . Perhatikan contoh yang satu ini: Anda tentu pernah bermain bola basket. Jangan katakan tidak bisa sebelum mencoba. Yaitu. Oleh karena itu kalimatkalimat ajakan dan sapaan psikologis yang dapat memberikan ikatan emosional (engagement) bagi pengguna menjadi perlu. atau bahkan video) Tiga komponen pemicu ini. semua aspek kehidupan pasti akan bersentuhan dengan ICT. pengguna langsung kabur. Sehingga sudah selayaknya kita mencoba memanfaatkan ICT dalam bidang pekerjaan misalnya mengajar. Mari kita perhatikan contoh berikut: Selamat datang dalam software pembelajaran fisika. Dengan tujuan yang jelas. contohnya menggunakan ICT dalam pembelajaran. Disinilah diperlukan kalimat atau narasi penghubung dari ‘dua dunia’ yang mungkin berbeda. mengaitkan apa yang telah diketahui atau dialami pengguna dengan apa yang akan dipelajari dalam multimedia pembelajaran. khususnya judul dan . sehingga memunculkan interaktifitas yang tinggi dari multimedia tersebut. Coba bandingkan contoh rumusan tujuan pembelajaran berikut! Setelah mempelajari media ini. Bagaimana hal tersebut bisa terjadi? Topik ini akan membahas tuntas pertanyaan tersebut. rumusan tujuan pembelajaran tersebut dapat kita sulap sedikit menjadi: Dalam waktu 15 menit. penting dioptimalkan. Trik #3: Berikan MOTIVASI yang Kontekstual dePorter dkk. (Catatan: contoh kalimat atau narasi seperti ini biasanya muncul sebagai kalimat pembuka) Tentunya akan lebih baik jika dibuat lebih kontekstual dengan materi yang akan dibahas dalam multimedia tersebut. karena kita mencoba ‘menarik’ mereka ke dunia yang kita ciptakan dalam media. Kontekstualitas dalam apersepsi menjadi penting. animasi plus narasi.

ac..yohanessurya.com Yohanes Surya.net Anonim. http://neealove.com/pengembangan_ sekolah/standarguru.com/2009/06/membuat-mediapembelajaran-berbasis. Mengapa ICT.html Pengembangan Media Power Point Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Jum'at 05 Aug 2011 12:47 PM Alim Sumarno. http://fakultasluarkampus. Pengertian ICT.php http://www.unesa. Standar Kompetensi Guru. 2007.geocities. Berdasarkan hasil observasi artikel ini disalin dari website http://elearning. Mardiah Moenir. M.html http://smpnegeri3lubukpakam. Penggunaan ICT dalam Proses Pembelajaran.suparlan.Pd. Untuk artikel ini disalin .DAFTAR PUSTAKA Anonim. M.unesa. Tanzil. H. http://www.com/pengembangan_sekolah/standarguru.di Sekolah http://www. Pembimbing: (I) Dr.id yang dilakukan oleh pengembang di SMP Negeri 20 malang. Jurusan Teknologi Pendidikan Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Malang. (II) Dr. http://akhmadsudrajat.ac.id dengan menggunakan program power point merupakan salah satu sumber belajar artikel ini disalin dari website http://elearning. http://fakultasluarkampus.Pd. (2009).html Akhmad Sudrajat. Tips dan Trik Membuat Multimedia Pembelajaran.com/activities. M.ac.com Anonim (2008).blogspot.net Anonim (2009). (2008). (2009). Media audio visual artikel ini disalin dari website http://elearning.com Suparlan.unesa. Seperti Apa Posisi Indonesia dalam ICT untuk Pendidikan.geocities.blogspot. (2008).id yang dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran di sekolah khususnya pada mata pelajaran IPA pokok bahasan Pengelompokan Makhluk Hidup. http://www. (2008). Media Pembelajaran. ternyata guru hanya meggunakan buku pelajaran sebagai satu-satunya media pembelajaran. Sulton. Hj.wordpress.Pd ABSTRAK Zakaria. Pengembangan Media Power Point Mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam Kelas VII Semester I di Sekolah Menengah Pertama Negeri 20 Malang. Skripsi.

unesa.ac.id dengan menggunakan program power point ini adalah siswa kelas VII SMP Negeri 20 Malang.unesa.unesa.00%. Juga sebagai media artikel ini disalin dari website http://elearning.id dan uji coba lapangan (ujicoba kelas).unesa.id untuk mengolah data hasil validasi ahli media.unesa.id yang telah ditetapkan.id dan audiens adalah persentase. (8) revisi. (7) validasi individual (ahli media.unesa. Berdasarkan penilaian tersebut di atas menunjukkan bahwa power point artikel ini disalin dari website . artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa. ujicoba kelompok (berupa ujicoba ke siswa kelompok kecil). (2) validasi ahli materi menunjukkan hasil sebesar 93.unesa.ac. Sedangkan subyek uji coba dilakukan uji coba di kelas/kelompok besar artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.id untuk proses pembelajaran di kelas.ac.15%. ahli materi artikel ini disalin dari website http://elearning.id dan siswa.Subyek uji coba dalam pengembangan media audio visual artikel ini disalin dari website http://elearning.75%. Hal ini dapat dilihat dari hasil validasi ahli media.Dari hasil validasi menunjukkan: (1) validasi ahli media menunjukkan hasil sebesar 80.id yang diproduksi adalah sebagai berikut: media power point dapat digunakan sebagai alternatif media artikel ini disalin dari website http://elearning.id dan Sadiman yaitu: (1) analisis kebutuhan.unesa.ac.id dan tes.unesa. Untuk mengetahui hasil belajar siswa.unesa.ac.dari website http://elearning.ac.id dengan cara penyebaran angket artikel ini disalin dari website http://elearning.id untuk mengolah data hasil belajar siswa mengunakan uji t.id dan post test. ahli materi.id dengan menggunakan evaluasi dalam bentuk pre test artikel ini disalin dari website http://elearning.id dan ahli materi.Dalam mengembangkan media power point. pengembang menggunaka adaptasi model Abidin artikel ini disalin dari website http://elearning. (3sedangkan pada validasi kelas menunjukkan hasil sebesar 80.ac. Media ini juga dapat membantu guru dalam menyampaikan materi dalam rangka pencapaian tujuan pembelajaran artikel ini disalin dari website http://elearning.ac.unesa.id yang digunakan artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.ac.unesa.ac.id yang diperoleh dalam pengembangan media program power point artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.unesa.ac. artikel ini disalin dari website http://elearning.id dan ujicoba siswa secara individual). (6) menyusun petunjuk pemanfaatan. Validasi dilakukan oleh ahli media artikel ini disalin dari website http://elearning. sedangkan artikel ini disalin dari website http://elearning. ahli materi.ac. (4) menyusun naskah. (3) mengembangkan materi.ac.unesa.unesa. (5) produksi.id itu pengembang membuat alternatif pemecahan masalah artikel ini disalin dari website http://elearning.id untuk membantu guru dalam proses belajar mengajar dalam rangka mencapai tujuan pembelajaran artikel ini disalin dari website http://elearning. artikel ini disalin dari website http://elearning.ac.ac.ac.Berdasarkan data uji coba artikel ini disalin dari website http://elearning.ac.unesa.id yang dapat menarik perhatian siswa dalam kegiatan belajar sehingga siswa dapat termotifasi.ac.ac.ac.ac.ac.ac.unesa.unesa. Semester I.id dengan mengembangkan media power point sebagai media pembelajaran. Analisis data artikel ini disalin dari website http://elearning. yaitu artikel ini disalin dari website http://elearning.Tujuan pengembangan media power point ini adalah artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa. (2) analisis tujuan.id yang telah ditetapkan.

unesa.unesa.id dengan menggunakan program power point artikel ini disalin dari website http://elearning.id yang signifikan antara pre test artikel ini disalin dari website http://elearning.id yang dikembangkan memiliki validitas artikel ini disalin dari website http://elearning.ac.unesa.unesa.unesa.ac. Versi PDF | Versi DOC http://elearning.unesa.ac.http://elearning.id/myblog/alim-sumarno/pengembangan-media-powerpoint-mata-pelajaran-ilmu-pengetahuan-alam . serta dapat digunakan sebagai alternatif sumber belajar bagi siswa.id yang telah dilakukan. maka H1 diterima artikel ini disalin dari website http://elearning.id dengan menggunakan program power point artikel ini disalin dari website http://elearning.ac.92) > ttabel (2.id dengan menggunakan program power point.ac.ac. Uji t pada populasi terhadap nilai tertentu dapat diketahui bahwa hasil belajar siswa pada uji coba kelas dimana thitung (10.unesa.ac.ac.ac. media ini dapat dijadikan alternatif kebutuhan sumber belajar di SMP Negeri 20 Malang artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.id yang dilakukan pada uji coba kelas/kelompok besar dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.id dengan sesudah menggunakan media audio visual artikel ini disalin dari website http://elearning.id yang diperoleh siswa dianalisis artikel ini disalin dari website http://elearning.Data tentang variabel nilai artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.id yang belajar sebelum menggunakan media audio visual artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.ac.ac.id yang menunjukkan bahwa terdapat perbedaan antara siswa artikel ini disalin dari website http://elearning. Dengan adanya pengembangan media power point.ac.unesa.id dan post test.unesa.ac. dapat disimpulkan bahwa media audio visual artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.ac.ac.ac. Dari hasil evaluasi belajar artikel ini disalin dari website http://elearning.id yang disajikan secara lebih variatif mampu merangsang minat siswa dalam mempelajari pelajaran IPA pokok bahasan Pengelompokan Makhluk Hidup.unesa.id dan prestasi belajar siswa.ac.ac. Dari hasil validasi artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.ac.unesa.04).id yang tinggi.id dan uji coba artikel ini disalin dari website http://elearning.id dengan uji t.id yang diharapkan dapat meningkatkan motifasi artikel ini disalin dari website http://elearning.unesa.unesa.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful