P. 1
Desain Aplikasi Sistem Informasi Logistik

Desain Aplikasi Sistem Informasi Logistik

|Views: 1,394|Likes:
Published by Sofyan Hadi A.

More info:

Published by: Sofyan Hadi A. on Mar 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/01/2015

pdf

text

original

TUGAS SISTEM INFORMASI “Desain Sistem Informasi Logistik”

Oleh:
Sofyan Hadi A. Badrun Rosidin Lalu Satriadi Adrian Nizar Ni Komang Parwani Husnu Zhoni (0810510044) (0810510008) (0810510017) (0810510128) (0810510049) (0810510034)

STMIK BUMIGORA MATARAM
Jln. Ismail Marzuki Mataram-NTB Telp(0370)-634498

0   

KATA PENGANTAR

Sebelumya puji sukur kami sampaikan kepada Tuhan YME, yang telah memberikan hidayahnya sehingga kami bisa menyelesaikan tugas ini. Logistik adalah cara pendistribusian barang yang merupakan salah satu faktor penting dalam berbagai bidang kehidupan. Karena dengan manajemen logistik yang baik, kita bisa melakukan peyaluran barang dengan baik, cepat, dan efisien. Tapi, dalam emplementasinya logistik mempunyai kerumitan tersendiri, terutama dalam hal pendataan. Oleh karena itu penting sekali untuk kita membuat sistem informasi untuk logistik, agar bisa mempermudah pekerjaan kita. Maka dari pada itu, kami dalam kesempatan ini akan mencoba membuat sebuah desian aplikasi sistem informasi logistik. Tetapi, desian aplikasi ini tentunya belum bisa dikatakan sempurna. Tapi, kami berharap desain yang kami buat bisa membantu, dan bisa dikembangkan agar menjadi aplikasi yang lebih kompleks serta berguna. Oleh karena itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan.

Mataram, 5 Desember 2009

(Tim Penulis )

1   

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah Dalam era pembangunan ini, kita sebagai bangsa Indonesia harus berpacu mendahului negara-negara maju lainnya. Untuk itu, pembangunan di segala aspek harus dilakukan dengan cepat dan tepat. Baik untuk bidang ekonomi, sosial, pendidikan, militer ataupun bidang pemerintahan. Untuk menunjang pembangunan disemua bidang itu, mutlak dibutuhkan sebuah manajemen logistik yang baik, efisien, tepat dan fleksibel. Sistem informasi logistik, sebenarnya telah berkembang cukup baik, hal ini terbukti dengan banyaknya aplikasi-aplikasi buatan dalam negeri untuk membantu pengecekan barang dalam bidang ekonomi. Tetapi, sayangnya sistem informasi logistik untuk bidang yang lain seperti bidang sosial, terutama untuk penyaluran bantuan terhadap korban bencana alam maupun sosial belum banyak dibuat. Hal ini bisa dilihat sendiri di instansi-instansi yang bertugas untuk penanggulangan bencana, seperti di Tagana pada Dinas Sosial propinsi NTB, mereka tidak menggunakan sebuah sistem informasi logistik yang baik. Ini membuat mereka sering melakukan kesalahan dalam pendataan dan pendistribusian barang. Untuk itu, kami sebagai penerus bangsa berusaha membantu atau setidaktidaknya meringankan beban, terutama untuk instansi yang bertugas untuk penanggulangan bencana alam seperti tagana di Dinas Sosial proponsi NTB, dengan membuat sebuah aplikasi sistem informasi logistik. Walaupun masih sangat sederhana, tapi setidaknya kami punya modal untuk dikembangkan kelak agar menjadi sebuah aplikasi yang berguna bagi banyak orang. Logistik sendiri mempunyai cabang yang sangat banyak, sulit sekali untuk kami membuat secara kompleks sistem informasi logistik. Kami hanya membuat desain aplikasi untuk satu cabang logistik yaitu warehousing, karena kami merasa bagian inilah yang paling membutuhkan pandataan yang sangat bagus.

2   

B. Landasan Teori Pengertian Logistik Logistik berasal dari bahasa Yunani "Logos" yang berarti rangsum, kata, kalkulasi, alasan, cara berbicara, dan orasi. Dalam sejarah Yunani dan Romawi kuno, istilah logistik digunakan sebagai pasokan senjata dan rangsum bagi para prajurit yang bertempur, yang berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya. Pasukan Romawi kuno dalam berperang selalu berpindah dari satu daerah ke daerah lain untuk menuntaskan ambisi Julius Caesar dalam menguasai dunia. Untuk itulah diperlukan tenaga logistik yang handal, atau yang dahulu disebut sebagai "Logistikas". Tim logistikas bertugas untuk memberikan pasokan atau supply kepada prajurit yang bertempur. Istilah ini kemudian digunakan oleh militer modern dalam melakukan supply untuk keadaan perang, mulai dari informasi, transportasi, senjata, bahan makan, dan masih banyak lagi. Secara harafiah, logistik diartikan sebagai management aliran atau flow management dari suatu tempat ke tempat lain. Apa saja yang termasuk di dalamnya? Garis besar flow management meliputi aliran sumber daya dan informasi. Keduanya memiliki sub bagian yang terpisah. Sebagai contoh, aliran sumber daya meliputi energi dan manusia. Beberapa sub bidang logistik antara lain adalah: 1. Informasi 2. Transportasi 3. Inventory 4. Warehousing 5. Material-handling 6. Packaging Logistik merupakan suatu bagian dari supply chain management yang berfokus pada perpindahan barang dari tempat asal ke tempat tujuan, untuk mencapai kepuasan pelanggan. Tujuan utama dari logistik adalah mengatur siklus sehingga memberikan hasil yang bermanfaat bagi perusahaan, terutama pada efisiensi. 2 hal yang menjadi fokus utama dalam dunia logistik adalah internal logistik dan external logistik. Keduanya mengatur aliran dan penyimpanan material dari satu titik ke titik lain dengan fungsi utama meliputi inventory management, purchasing, transportasi dan distribusi, serta warehousing.
3   

Inventory Management Inventory management merupakan sistem pengaturan inventory dalam suatu perusahaan. Percaya atau tidak, sistem inventori yang dianut oleh suatu perusahaan dapat mencerminkan kinerja dari perusahaan tersebut. Banyak perusahaan menjadi bangkrut hanya karena perusahaan tersebut tidak dapat mengatur sistem inventorinya. Peningkatan jumlah inventori perusahaan rentan menyebabkan munculnya dead stock. Contoh nyata, siapa tidak mengenal sepeda Federal. Pada era tahun 90an, jika orang menyebut sepeda gunung, yang terlintas dibenak mereka hanya 1 nama yaitu Federal. Bahkan jika orang pergi ke toko sepeda, ingin membeli sepeda gunung merk lain, mereka tetap menyebut, "Pak mau beli sepeda Federal merk anu". Namun, perusahaan ini akhirnya menjadi collapse dan harus menjual aset mereka kepada salah satu kompetitor nya pada waktu itu yang masih dalam taraf berkembang, yaitu Polygon. Konon, kejatuhan pabrik sepeda terbesar di Indonesia ini dikarenakan mereka mempunyai dead stock yang terlalu banyak akibat inventory management yang kurang bagus.

Purchasing Purchasing juga merupakan salah satu bagian dari dunia logistik. Supply barang erat kaitannya dengan kinerja pemasok, yang tercover melalui sebuah purchasing department. Kejelian seorang purchaser dalam memilih vendor, akan memberikan dampak kepada sistem logistik suatu perusahaan. Bayangkan jika vendor yang anda miliki punya sistem kerja yang amburadul. Produk yang dikirim banyak yang cacat, lead time delivery juga lama, bahkan sering terlambat. Secara otomatis, sistem logistik anda akan menjadi kacau balau. dampaknya, customer order tidak dapat terpenuhi, sehingga profit menurun.

Transportasi dan distribusi Salah satu inti dari logistik adalah transportasi dan distribusi. Kecepatan dan ketepatan menjadi tolak ukur utama di bagian ini. Bagaimana supply bisa sampai ke tempat tujuan sesuai dengan permintaan, sehingga proses berikutnya tidak terhambat. Banyak hal yang berpengaruh dalam hal ini, mulai dari kualitas armada transportasi, kejelian dalam menentukan rute, dan juga efisiensi biaya transportasi dan distribusi. Semuanya itu akan memberikan impact terhadap kinerja logistik anda.
4   

Warehousing Warehousing atau pergudangan merupakan bagian kecil dari logistik. Termasuk di dalamnya adalah sistem penyimpanan, material handling, FIFO sistem, crossdocking dan packaging. Banyak orang menganggap sepele masalah yang satu ini, namun warehouse merupakan salah satu bagian dalam perusahaan yang menentukan kinerja dari perusahaan tersebut. Untuk lebih lengkapnya masing-masing sub bagian tersebut, dapat anda baca pada artikel khusus tentangnya.

C. Maksud dan Tujuan Pembuatan Desain aplikasi Desain aplikasi yang kami buat mempunyai tujuan untuk memudahkan pembuatan aplikasi. Aplikasi ini mungkin akan berguna dalam beberapa hal, antara lain : 1. Mempermudah pendataan barang. 2. Mempermudah pengecekan barang. 3. Mempermudah sistem penyimpanan. 4. Mempercepat arus distribusi barang. 5. Mempercepat efisiensi kerja.

5   

DESAIN APLIKASI
A. Analisa Masalah Kami membuat sebuah desian aplikasi sederhana untuk sistem informasi logistik, yang menitik beratkan pada pendataan untuk pergudangannya atau penyimpanan barang. Kami memilih bagian ini, karena kami menganggap bagian inilah yang sangat membutuhkan sebuah sistem informasi. Untuk itu, kami mecoba untuk melakukan survei langsung kelapangan. Tempat survei yang kami pilih adalah bertempat di Dinas Sosial Propinsi NTB, bagian penanggulangan bencana. Karena kami merasa penyaluran bantuan untuk korban bencana, membutuhkan tingkat ketelitian dan kecepatan distribusi barang yang baik. Oleh karena itu, perlu adanya sebuah sistem informasi yang mngatur pendataan di bagian ini. Setelah kami melakukan survei langsung ke lapangan, kami mendapatkan beberapa kesimpulan yang secara singkat dijelaskan oleh Bagan1.

Masuk 

Masuk

 

Bagian  Pengecekan 
Keluar 
Bagan1

Gudang  
Keluar

Penjelasan : 1. Barang masuk dicek dulu jenisnya, jika barang itu bukan termasuk barang yang boleh masuk ke gudang, maka barang itu ditolak. 2. Jika barang boleh masuk, dihitung dulu berapa jumlahnya. 3. Setelah itu, data disimpan. 4. Untuk barang keluar, dicek barang apa saja yang akan keluar. 5. Dihitung berapa jumlah permintaannya. Jika tidak melebihi batas, barang boleh keluar. 6. Data diperbaharui lagi.

6   

B. Flowchart Flowchart dari desain aplikasi yang kami buat adalah sebagai berikut:
Start

Repeat 

Pilih Menu 1. Masukan Barang  2. Keluarkan Barang  3. Tampilkan Data  9. Keluar(Exit)  Pilihan;

case pilhan  of 

1 Repeat

Input  Masukan Barang  3. Jenis barang  4. Banyak Barang 

TBnykBrng[i]:=  TBnykBrng[i]+BnykBarang 

Output  Masukan Barang Lagi?;  Lagi Output  Barang Masuk  Jenis barang,  Banyak barang 

Until Lagi=T 2 


 

E D 

Repeat

C

Lagi   Until Lagi=T

C

    Repeat  

Keluarkan Barang  Input  1. Jenis barang  2. Banyak Barang 

TBnykBrng[i]:=  TBnykBrng[i]‐BnykBarang 

Output  Keluarkan  Barang  Lagi?; Lagi  Output  Barang Keluar  Jenis barang,  Banyak barang 

Until Lagi=T

3  For i:=1 to  Banyak Barang

Output  Tampilkan Data  Jenis barang[i],  Banyak Barang[i]

Next For  i 

Until  Pilihan=9 

End

8   

PENUTUP

Kesimpulan Logistik adalah salah satu faktor pendukung terpenting didalam banyak bidang, seperti misalnya dalam bidang ekonomi, pendidikan, militer, maupun dalam pemerintahan. Tanpa adanya suatu sistem informasi yang baik, bagaimanapun bagusnya manjemen logistik yang telah disusun, sistem logistik itu tidak akan berjalan dengan baik. Karena data adalah kunci utama dari logistik, sehingga jika tidak ada pendataan yang baik, sistem logistik itu akan pincang. Sistem informasi untuk logistik juga tidak boleh sembarangan. Sistem informasi yang dibuat harus bisa membuat petugas atau operator mendapat kemudahan ketika menggunakan seistem informasi di rancang. Seperti kemudahan melihat, mengedit, menghapau, dan mentransfer data. Oleh karena itu, penting sekali adanya suatu sistem informasi yang bagus untuk mendukung sistem logistik ini. Terutama dalam hal pergudangan, karena pergudangan adalah inti utama dari logistik.

Saran Sistem informasi logistik sangat diperlukan untuk bidang-bidang yang membutuhkan manajemen logistik yang baik. Instansi-instansi pemerintah, seperti misalnya Dinas Sosial sangat membutuhkan menejemen logistik yang baik. Seharusnya mereka memiliki sebuah sistem informasi yang baik. Tetapi dalam kenyataannya mereka memproses data masih dengan cara manual. Mereka mengaku bahwa seringkali terjadi penumpukan yang disebabkan cepatnya pendistribusian barang tidak seimbang dengan cepatnya pendataan barang. Kami menyarankan agar instansi pemerintah seharusnya sudah dilengkapi dengan sebuah sistem informasi yang baik, sehingga dapat mempercepat dan mengefisiensi pola kerja. Karena dalam masa pembangunan ini kita harus memiliki pola kerja yang cepat, tepat dan efisien agar kita bisa mengikuti negara-negara maju.

9   

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->