P. 1
Kejahatan Internasional - 1

Kejahatan Internasional - 1

|Views: 179|Likes:
Published by alusuna

More info:

Published by: alusuna on Mar 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/24/2012

pdf

text

original

Kejahatan Internasional

03 Januari, 2011
Internasional crime menyatakan suatu perbuatan yang secara internasional dianggap sebagai kejahatan, baik yang diatur dalam konvensi internasional maupun dalam hukum kebiasaan internasional. Pengertian kejahatan internasional 1. Kejahatan internasional yang bersumber konvensi internasional maupun hukum kebiasaan internasional. 2. Kejahatan internasional yang tidak bersumber pada konvensi internasional maupun kebiasaan internasional, namun akibatnya menyerang negara lain. Keterangan 1 Dibedakan berdasarkan sumber hukumnya a. Kejahatan internasional yang bersumber pada kebiasaan internasional Yang termasuk dalam delic jure gentium - Perbudakan, piracy, kejahatan perang yang sekarang pelanggaran ham berat b. Kejahatan internasional yang bersumber pada konvensi internasional yang dibedakan - Konvensi tentang kejahatan internasional Misalnya : konvensi narkotika 1961, konvensi tokyo 1963, konvensi den haag 1970 - Konvensi lain yang berkaitan dengan kejahatan internasional yaitu konvensi hukum laut 1982 - Konvensi tentang pelanggaran HAM berat kejahatan kemanusiaan dan genocide. Unsur-unsur konvensi internasional a. Merumuskan perbuatan-perbuatan yang dilarang secara internasional dalam konvensi. b. Mewajibkan setiap negara peserta untuk mengancam pidana terhadap perbuatan yang dilarang tersebut c. Mengatur batas-batas yurisdiksi negara dalam kaitannya dengan kejahatan yang dilarang dalam konvensi d. Mewajibkan setiap negara untuk melakukan kerjasama baik di bidang ekstradisi maupun mutual in criminal legal matters. Ciri-ciri kejahatan internasional a. Pengakuan eksplisit tindakan yang dipandang sebagai kejahatan menurut hukum internasional b. Pengakuan implisit sifat-sifat pidana dari tindakan tertentu dengan penetapan kewajiban penegakan hukum c. Kewajiban melakukan kriminalisasi d. Hak dan kewajiban untuk untuk melakukan penuntutan e. Hak dan kewajiban untuk menghukum f. Hak dan kewajiban dalam ekstradisi g. Hak dan kewajiban kerjasama dalam penuntutan, penghukuman dan bantuan udicial dalam proses peradilan h. Penetapan dasar-dasar jurisdiksi kriminal i. Referensi pembentukan pegadilan pidana intenasional

Penghapusan alasan perintah atasan. Unsur necessity (kepentingan) Adanya kebutuha untuk melakukan kerjasama dalam penegakan kejahatan internasional .j. Akibat perbuatannya menimbulkan dampak lebih dari satu negara b. Sarana atau methode yang digunakan dalam kejahatan melampaui batas-batas teritrial suatu negara. Perbuatanyang dilakukan secara langsung mengancam perdamaian dan keamanan internasional b. Perbuatan tersebut menggoyahkan perasaan kemanusiaan. 3. Tindakannya melibatkan atau menimbulkan dampak lebih dari satu warganegara c. Unsur kejahatan internasional menurut M Cherif Bassiouni 1. Unsur transnasional a. 2. Unsur internasional a. Perbuatan yang dilakukan secara tidak langsung dapat mengancam perdamaian dan keamanan internasional c.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->