Aliran seni lukis Surrealisme:Lukisan dengan aliran ini kebanyakan menyerupai bentuk-bentuk yang sering ditemui

di dalam mimpi. Pelukis berusaha untuk mengabaikan bentuk secara keseluruhan kemudian mengolah setiap bagian tertentu dari objek untuk menghasilkan sensasi tertentu yang bisa dirasakan manusia tanpa harus mengerti bentuk aslinya. Kubisme:Adalah aliran yang cenderung melakukan usaha abstraksi terhadap objek ke dalam bentuk-bentuk geometri untuk mendapatkan sensasi tertentu. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Pablo Picasso. Romantisme:Merupakan aliran tertua di dalam sejarah seni lukis modern Indonesia. Lukisan dengan aliran ini berusaha membangkitkan kenangan romantis dan keindahan di setiap objeknya. Pemandangan alam adalah objek yang sering diambil sebagai latar belakang lukisan. Romantisme dirintis oleh pelukis-pelukis pada zaman penjajahan Belanda dan ditularkan kepada pelukis pribumi untuk tujuan koleksi dan galeri di zaman kolonial. Salah satu tokoh terkenal dari aliran ini adalah Raden Saleh. Plural painting:Adalah sebuah proses beraktivitas seni melalui semacam meditasi atau pengembaraan intuisi untuk menangkap dan menterjemahkan gerak hidup dari naluri kehidupan ke dalam bahasa visual. Bahasa visual yang digunakan berpijak pada konsep PLURAL PAINTING. Artinya, untuk menampilkan idiom-idiom agar relatif bisa mencapai ketepatan dengan apa yang telah tertangkap oleh intuisi mempergunakan idiom-idiom yang bersifat: multi-etnis, multi-teknik, atau multi-style. Seni lukis daun:Adalah aliran seni lukis kontemporer, dimana lukisan tersebut menggunakan daun tumbuh-tumbuhan, yang diberi warna atau tanpa pewarna. Seni lukis ini memanfaatkan sampah daun tumbuh-tumbuhan, dimana daun memiliki warna khas dan tidak busuk jika ditangani dengan benar Ekspressionisme:adalah kecenderungan seorang seniman untuk mendistorsi kenyataan dengan efek-efek emosional. Ekspresionisme bisa ditemukan di dalam karya lukisan, sastra, film, arsitektur, dan musik. Istilah emosi ini biasanya lebih menuju kepada jenis emosi kemarahan dan depresi daripada emosi bahagia.Pelukis Matthias Grünewald dan El Greco bisa disebut ekspresionis

Impresionisme:adalah suatu gerakan seni dari abad 19 yang dimulai dari Paris pada tahun 1860an. Nama ini awalnya dikutip dari lukisan Claude Monet, "Impression, Sunrise" ("Impression, soleil levant"). Kritikus Louis Leroy menggunakan kata ini sebagai sindiran dalam artikelnya di Le Charivari.Karakteristik utama lukisan impresionisme adalah kuatnya goresan kuas, warna-warna cerah (bahkan banyak sekali pelukis impresionis yang mengharamkan warna hitam karena dianggap bukan bagian dari cahaya), komposisi terbuka, penekanan pada kualitas pencahayaan, subjek-subjek lukisan yang tidak terlalu menonjol, dan sudut pandang yang tidak biasa.Pengaruh impresionisme dalam seni rupa juga merambah ke bidang musik dan sastra.

pemahat patung Vantongerloo. Naturalisme:di dalam seni rupa adalah usaha menampilkan objek realistis dengan penekanan seting alam. sang arsitek Jacobus Johannes Pieter Oud. Komposisi visual disederhanakan menjadi hanya bidang dan garis dalam arah horisontal dan vertikal. dengan bergerak pada bidang perencanaan kota. biru. Mereka mewujudkan abstraksi dan keuniversalan dengan mengurangi campur tangan bentuk dan kekayaan warna semaksimal mungkin. yang lukisan pemandangannya dianggap lukisan realis terbaik dari gerakan ini. garis vertikal dan horisontal tidak secara langsung bersilangan. dengan menggunakan warna-warna primer seperti merah. Munculnya gerakan ini diinspirasi oleh gerakan dadaisme. halaman 2. Realisme di dalam seni rupa berarti usaha menampilkan subjek dalam suatu karya sebagaimana tampil dalam kehidupan sehari-hari tanpa tambahan embel-embel atau interpretasi tertentu. dan kuning di samping bantuan warna hitam dan putih. dan filosofi. Salahs atu bagian penting dari gerakan naturalis adalah pandangan Darwinisme mengenai hidup dan kerusakan yang telah ditimbulkan manusia terhadap alam. De Stijl atau dalam Bahasa Inggris the style adalah gerakan seni di Leiden. Hal ini bisa dilihat dari lukisan Mondrian. Konsep ini berkembang seiring terjadinya perang dunia pertama yang berlarut-larut. pendiri . Kematangan konsepnya dicapai pada tahun 1906. bahkan tanpa menyembunyikan hal yang buruk sekalipun. yaitu dengan mencari prinsip . dan seorang arsitek sekaligus desainer Gerrit Rietveld.Secara umum. Hal ini merupakan pendalaman labih lanjut dari gerakan realisme pada abad 19 sebagai reaksi atas kemapanan romantisme. Rietveld Schröder House.pendiri gerakan seni ini lainnya adalah sang pelukisPiet Mondrian. yang sekarang lebih dikenal dengan nama India.Selain Theo van Dooesburg. Nama fauvisme berasal dari kata sindiran "fauve" (binatang liar) oleh Louis Vauxcelles saat mengomentari pameran Salon d'Automne dalam artikelnya untuk suplemen Gil Blas edisi 17 Oktober 1905.Pembahasan realisme dalam seni rupa bisa pula mengacu kepada gerakan kebudayaan yang bermula di Perancis pada pertengahan abad 19. Konsep ini diwujudkan dalam pemikiran utopia. seni terapan. Belanda.Salah satu perupa naturalisme di Amerika adalah William Bliss Baker. seorang arsitek dan pelukis di tahun 1917. de stijl memperkenalkan sebuah bentuk yang abstrak namun sederhana . dan Red and blue chair.prinsip dan estetika baru di dalam seni[1]. yang diprakarsai oleh Theo van Deosburg.Fauvisme:adalah suatu aliran dalam seni lukis yang berumur cukup pendek menjelang dimulainya era seni rupa modern. Paris.Kepopuleran aliran ini dimulai dari Le Havre. Namun karya dengan ide realisme sebenarnya sudah ada pada 2400 SM yang ditemukan di kota Lothal. seni murni. tetapi saling melewati satu sama lain. Komunitas seni de Stijl kemudian berusaha memenuhi keinginan masyarakat dunia mengenai sistem keharmonisan baru. Dalam kebanyakan karya seni. Maknanya bisa pula mengacu kepada usaha dalam seni rupa unruk memperlihatkan kebenaran. hingga Bordeaux.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful