Bentuk pemerintahan

Bentuk pemerintahan adalah suatu istilah yang digunakan untuk merujuk pada rangkaian institusi politik yang digunakan untuk mengorganisasikan suatu negara untuk menegakkan kekuasaannya atas suatu komunitas politik [1]. Definisi ini tetap berlaku bahkan untuk pemerintahan yang tidak sah atau tidak berhasil menegakkan kekuasaannya. Tak tergantung dari kualitasnya, pemerintahan yang gagalpun tetap merupakan suatu bentuk pemerintahan. Beberapa bentuk pemerintahan yang pernah ada antara lain sebagai berikut: 1. Aristokrasi berasal dari bahasa Yunani kuno aristo yang berarti “terbaik” dan kratia yang berarti “untuk memimpin”. Aristokrasi dapat diterjemahkan menjadi sebuah sistem pemerintahan yang dipimpin oleh individu yang terbaik. Sebagai salah satu istilah bentuk pemerintahan, aristokrasi dapat dibandingkan dengan:
     

otokrasi – “pemerintahan oleh seorang individu”. meritokrasi – “pemerintahan oleh individu yang paling pantas untuk memimpin”. plutokrasi – “pemerintahan oleh orang-orang kaya”. oligarki – “pemerintahan oleh segelintir individu”. monarki – “pemerintahan oleh seorang individu”. demokrasi – “pemerintahan oleh rakyat”.

2. Demokrasi adalah bentuk atau mekanisme sistem pemerintahan suatu negara sebagai upaya mewujudkan kedaulatan rakyat (kekuasaan warganegara) atas negara untuk dijalankan oleh pemerintah negara tersebut. Salah satu pilar demokrasi adalah prinsip trias politica yang membagi ketiga kekuasaan politik negara (eksekutif, yudikatif dan legislatif) untuk diwujudkan dalam tiga jenis lembaga negara yang saling lepas (independen) dan berada dalam peringkat yg sejajar satu sama lain. Kesejajaran dan independensi ketiga jenis lembaga negara ini diperlukan agar ketiga lembaga negara ini bisa saling mengawasi dan saling mengontrol berdasarkan prinsip checks and balances. Ketiga jenis lembaga-lembaga negara tersebut adalah lembaga-lembaga pemerintah yang memiliki kewenangan untuk mewujudkan dan melaksanakan kewenangan eksekutif, lembagalembaga pengadilan yang berwenang menyelenggarakan kekuasaan judikatif dan lembagalembaga perwakilan rakyat (DPR, untuk Indonesia) yang memiliki kewenangan menjalankan kekuasaan legislatif. Di bawah sistem ini, keputusan legislatif dibuat oleh masyarakat atau oleh wakil yang wajib bekerja dan bertindak sesuai aspirasi masyarakat yang diwakilinya (konstituen) dan yang memilihnya melalui proses pemilihan umum legislatif, selain sesuai hukum dan peraturan. Selain pemilihan umum legislatif, banyak keputusan atau hasil-hasil penting, misalnya pemilihan presiden suatu negara, diperoleh melalui pemilihan umum. Pemilihan umum tidak wajib atau tidak mesti diikuti oleh seluruh warganegara, namun oleh sebagian warga yang berhak dan secara sukarela mengikuti pemilihan umum. Sebagai tambahan, tidak semua warga negara berhak untuk memilih (mempunyai hak pilih).

atau faktor-faktor sosial dan politis lainnya di dalam negara. suatu pemilihan umum sering dijuluki pesta demokrasi. Carr. konstitusi. Para diktator Romawi diberikan kekuasaan mutlak pada saat-saat darurat. Walapun perannya dalam sistem demokrasi tidak besar. Namun kekuasaan mereka tidak sewenang-wenang ataupun tidak dipertanggungjawabkan. 3.Kedaulatan rakyat yang dimaksud di sini bukan dalam arti hanya kedaulatan memilih presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung. tetapi dalam arti yang lebih luas. federasi pertama dari arti ini adalah “perjanjian” daripada Kerajaan Romawi dengan suku bangsa Jerman yang lalu menetap di provinsi Belgia. mereka berjanji untuk tidak memerangi sesama. 5. karena mereka takluk kepada hukum dan membutuhkan pembenaran di kemudian hari. Dalam penggunaan masa kini. . Emirat (bahasa Arab: imarah. tidak ada lagi bentuk diktatur seperti itu. federatie. Federal adalah kata sifat (adjektif) dari kata Federasi. Banyak negara demokrasi hanya memberikan hak pilih kepada warga yang telah melewati umur tertentu. Ungkapan ini sebelumnya telah digunakan oleh Bertrand de Jouvenel dan E. Kala itu. tetapi untuk bekerja sama saja. 6. 4. Suatu pemilihan presiden atau anggota-anggota parlemen secara langsung tidak menjamin negara tersebut sebagai negara demokrasi sebab kedaulatan rakyat memilih sendiri secara langsung presiden hanyalah sedikit dari sekian banyak kedaulatan rakyat. kira-kira pada abad ke 4 Masehi. J. Diktatur adalah suatu bentuk pemerintahan otokratis yang dipimpin oleh seorang diktator. diktatur merujuk kepada suatu bentuk pemerintah absolut yang otokratis oleh suatu kepemimpinan yang tidak dibatasi oleh hukum. Ini adalah akibat cara berpikir lama dari sebagian masyarakat yang masih terlalu tinggi meletakkan tokoh idola. dan yang tak memliki catatan kriminal (misal.H. dan para diktator di kemudian hari. Setelah awal abad ke-2 SM. jamak imarat) adalah sebuah wilayah yang diperintah seorang emir.L. narapidana atau bekas narapidana). meskipun memiliki hak untuk memilih. Kata ini mempunyai dua kemungkinan arti:   Diktator Romawi yaitu suatu jabatan politis dari Republik Romawi. Padahal sebaik apa pun seorang pemimpin negara. berasal dari bahasa Latin. Demokrasi totaliter adalah sebuah istilah yang diperkenalkan oleh sejarahwan Israel. meski dalam bahasa Arab istilah tersebut dapat merujuk secara umum kepada provinsi apapun dari sebuah negara yang diperintah anggota kelompok pemerintah. Biasanya kata ini merujuk pada pemerintahan pusat atau pemerintahan pada tingkat nasional. bukan sistem pemerintahan yang bagus. masa hidupnya akan jauh lebih pendek daripada masa hidup suatu sistem yang sudah teruji mampu membangun negara. tidak banyak atau bahkan sama sekali tidak memiliki partisipasi dalam proses pengambilan keputusan pemerintah. Federasi dari bahasa Belanda. Contoh penggunaan dalam arti yang terakhir disebut adalah Uni Emirat Arab. sebagai tokoh impian ratu adil. foeduratio yang artinya “perjanjian”. misalnya umur 18 tahun. seperti misalnya Sulla dan Kaisar Romawi menggunakan kekuasaannya dalam cara yang jauh lebih besifat pribadi dan sewenang-wenang. Talmon untuk merujuk kepada suatu sistem pemerintahan di mana wakil rakyat yang terpilih secara sah mempertahankan kesatuan negara kebangsaan yang warga negaranya. yang merupakan sebuah negara yang terdiri dari tujuh emirat federal yang masing-masing diperintah seorang emir.

atau militer. memiliki rakyat. India. 9. Kanada. ialah adanya keseragaman antar semua provinsi. Otokrasi biasanya dibandingkan dengan oligarki (kekuasaan oleh minoritas. atau pengembalian sistem kerajaan sebagai sebuah bentuk pemerintahan dalam sebuah negara. 7. keluarga. Federasi biasanya ditemukan dalam sebuah persetujuan awal antara beberapa negara bagian “sovereign”.dan pemerintahan berdaulat penuh. Russia dan Amerika Serikat. Negara-negara kota dewasa ini adalah Singapura. Monarkisme adalah sebuah dukungan terhadap pendirian. Dalam sebuah federasi setiap negara bagian biasanya memiliki otonomi yang tinggi dan bisa mengatur pemerintahan dengan cukup bebas. Kerap dianggap sebagai suatu bentuk sistem masyarakat yang sangat adil dengan memberikan tempat kepada mereka yang berprestasi untuk duduk sebagai pemimpin. 8. 11. Negara kota biasanya memiliki wilayah yang kecil yang meiliki luas sebesar kota pada umumnya. baik dibedakan menurut kekayaan. Kelebihan sebuah negara kesatuan. Oligarkhía) adalah bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya secara efektif dipegang oleh kelompok elit kecil dari masyarakat. Monako dan Vatikan. Kata ini berasal dari kata bahasa Yunani untuk “sedikit” (ὀλίγον óligon) dan “memerintah” (ἄρχω arkho). Plutokrasi merupakan suatu sistem pemerintahan yamg mendasarkan suatu kekuasaan atas dasar kekayaan yang mereka miliki. Mengambil kata dari bahasa Yunani. meskipun keduanya bukan suatu keharusan. Federasi modern termasuk Australia. 12. Brazil. Negara Kota adalah negara yang berbentuk kota yang memiliki wilayah. Federasi mungkine multi-etnik. 10. atau melingkup wilayah yang luas dari sebuah wilayah. Otokrasi adalah suatu bentuk pemerintahan yang kekuasaan politiknya dipegang oleh satu orang.Dalam pengertian modern. Istilah ini diturunkan dari bahasa Yunani autokratôr yang secara literal berarti “berkuasa sendiri” atau “penguasa tunggal”. tetapi tetap dikritik sebagai bentuk ketidak adilan yang kurang memberi tempat bagi mereka yang kurang memiliki kemampuan untuk tampil memimpin. oleh kelompok kecil) dan demokrasi (kekuasaan oleh mayoritas. Ini berbeda dengan sebuah negara kesatuan. oleh rakyat). meritokrasi menunjuk suatu bentuk sistem politik yang memberikan penghargaan lebih kepada mereka yang berprestasi atau berkemampuan. Bentuk pemerintahan atau struktur konstitusional ditemukan dalam federasi dikenal sebagai federalisme. Meritokrasi Berasal dari kata merit atau manfaat. Oligarki (Bahasa Yunani: Ὀλιγαρχία. Ploutos yang berarti . sebuah federasi adalah sebuah bentuk pemerintahan di mana beberapa negara bagian bekerja sama dan membentuk negara kesatuan. Dalam pengertian khusus meritokrasi kerap di pakai menentang birokrasi yang sarat KKN terutama pada aspek nepotisme. Masing-masing negara bagian memiliki beberapa otonomi khusus dan pemerintahan pusat mengatur beberapa urusan yang dianggap nasional. pemeliharaan. di mana biasanya hanya ada provinsi saja.

Sistem parlementer adalah sebuah sistem pemerintahan di mana parlemen memiliki peranan penting dalam pemerintahan.kekayaan dan Kratos yang berarti kekuasaan. Republik Dalam pengertian dasar. Dalam zaman modern ini. atau parlemen. bukan dari prinsip keturunan bangsawan. yaitu dengan cara mengeluarkan semacam mosi tidak percaya. untuk kemudian diikuti di kawasan Genova. Beberapa dari antaranya adalah. dipanggil Bundesrat. serta pihak yang berhubungan dengan mereka. Istilah ini berasal dari bahasa Latin res publica. namun dalam sistem parlementer presiden hanya menjadi simbol kepala negara saja. Republikanisme adalah pandangan bahwa sebuah republik merupakan bentuk pemerintahan terbaik. atau “urusan awam”. yanng artinya kerajaan dimilik serta dikawal oleh rakyat. tidak ada pemisahan kekuasaan yang jelas antara cabang eksekutif dan cabang legislatif. terdapat majelis tujuh pemimpin yang merangkap sebagai ketua negara. di mana sistem parlemen dapat memiliki seorang presiden dan seorang perdana menteri. yang bertahan dari 509 SM hingga 44 SM. yaitu Presiden. Untuk kebanyakan partai republikan hanyalah sebuah nama dan partai-partai ini. Berbeda dengan sistem presidensiil. Sistem parlemen dipuji. sebuah republik adalah sebuah negara di mana tampuk pemerintahan akhirnya bercabang dari rakyat. tetapi ada juga beberapa pengecualian misalnya di Swiss. 14. prinsip-prinsip seperti anualiti (memegang pemerintah selama satu tahun saja) dan “collegiality” (dua orang memegang jabatan ketua negara) telah dipraktekkan. karena kefleksibilitasannya dan tanggapannya kepada publik. menuju kritikan dari beberapa yang merasa kurangnya pemeriksaan dan keseimbangan yang ditemukan dalam sebuah republik kepresidenan. Konsep republik telah digunakan sejak berabad lamanya dengan republik yang paling terkenal yaitu Republik Roma. presiden berwenang terhadap jalannya pemerintahan. Misalnya. Namun republik berbeda dengan konsep demokrasi. Afrika Selatan yang telah menjadi republik sejak 1961. Sistem parlementer dibedakan oleh cabang eksekutif pemerintah tergantung dari dukungan secara langsung atau tidak langsung cabang legislatif. Di dalam Republik tersebut. Republikanisme juga dapat mengarah pada ideologi dari banyak partai politik yang menamakan diri mereka Partai Republikan. atau mempunyai akarnya dari anti-monarkisme. Tentu saja terdapat juga negara republik yang melakukan perwakilan secara demokrasi. ketua negara suatu republik biasanya seorang saja. Kekurangannya adalah dia sering mengarah ke pemerintahan yang . 13. sering dikemukakan melalui sebuah veto keyakinan. yang berwenang terhadap jalannya pemerintahan. Dalam hal ini parlemen memiliki wewenang dalam mengangkat perdana menteri dan parlemen pun dapat menjatuhkan pemerintahan. riwayat keterlibatan kaum hartawan dalam politik kekuasaan memang berawal di kota Yunani. Dalam presidensiil. Oleh karena itu. jabatan ketua negara dipegang oleh dua orang. tetapi disebabkan dasar apartheid sekitar 80% penduduk kulit hitamnya dilarang untuk mengikuti pemilu. dibanding dengan sistem presidensiil. mempunyai sedikit keserupaan selain dari nama mereka. dan di San Marino. Italia. Terdapat kasus dimana negara republik diperintah secara totaliter.

Dalam sistem presidensiil. Terkadang. Sebagai akibatnya. sistem ini juga disebut dengan Dualisme Eksekutif. Sistem ini digunakan oleh Republik Kelima Perancis. atau disebut juga dengan sistem kongresional. Presiden melaksanakan kekuasaan bersama-sama dengan perdana menteri. Presiden dengan dewan perwakilan memiliki masa jabatan yang tetap. pemerintahan presidensiil terdiri dari 3 unsur yaitu:    Presiden yang dipilih rakyat memimpin pemerintahan dan mengangkat pejabat-pejabat pemerintahan yang terkait. Totalitarian Sebagai lawan dari sistem demokrasi. dengan kepala pemerintahan adalah perdana menteri. Sistem parlemen biasanya memiliki pembedaan yang jelas antara kepala pemerintahan dan kepala negara. 15. kepercayaan dan paham dari masyarakat. Ciri-ciri pemerintahan presidensiil yaitu:      Dikepalai oleh seorang presiden sebagai kepala pemerintahan sekaligus kepala negara. Kekuasan eksekutif presiden diangkat berdasarkan demokrasi rakyat dan dipilih langsung oleh mereka atau melalui badan perwakilan rakyat. Dalam sistem ini. Tidak ada status yang tumpang tindih antara badan eksekutif dan badan legislatif. tetapi juga selalu berusaha menentukan nilai-nilai „baik‟ dan „buruk‟ dari prilaku. Menurut Rod Hague. dan kepala negara ditunjuk sebagai dengan kekuasaan sedikit atau seremonial. Namun masih ada mekanisme untuk mengontrol presiden. tak ada lagi batas pemisah antara hak dan kewajiban oleh negara dan oleh masyarakat. sistem totalitarian adalah bentuk pemerintahan dari suatu negara yang bukan hanya selalu berusaha menguasai segala aspek ekonomi dan politik masyarakat. Menteri-menteri hanya bertanggung jawab kepada kekuasan eksekutif presiden bukan kepada kekuasaan legislatif. presiden dipilih oleh rakyat sehingga memiliki kekuasaan yang kuat. Presiden tidak bertanggung jawab kepada kekuasaan legislatif. 17. merupakan sistem pemerintahan negara republik di mana kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif. memberikan keseimbangan dalam sistem ini. Presiden memiliki hak prerogratif (hak istimewa) untuk mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri yang memimpin departemen dan non-departemen. Jika presiden melakukan pelanggaran konstitusi. Semipresidensiil adalah sistem pemerintahan yang menggabungkan kedua sistem pemerintahan: presidensiil dan parlementer. seperti dalam Republik Weimar Jerman dan Republik Keempat Perancis. .kurang stabil. Namun beberapa sistem parlemen juga memiliki seorang presiden terpilih dengan banyak kuasa sebagai kepala negara. tidak bisa saling menjatuhkan. presiden memiliki posisi yang relatif kuat dan tidak dapat dijatuhkan karena rendah subjektif seperti rendahnya dukungan politik. Sistem presidensiil (presidensial). 16. posisi presiden bisa dijatuhkan.

Contoh kasus : Pimpinan partai tunggal ini mengontrol sistem negara. mengontrol komunikasi melalui radio. yang berarti “pengganti Nabi Allah”. Berbagai bentuk sistem totalitarian dalam suatu pemerintahan berpijak pada ideologi-ideologi yang berbeda. Regim komunis di Uni Soviet dan Cina berusaha mencapai „nilai-nilai manusiawi yang universal‟ dengan menciptakan berbagai kelas masyarakat. yang kemudian menjadi sebutan standar untuk menggantikan “Khalifat Allah”. para pemimpin islam ini menyebut diri mereka sebagai “Khalifat Allah”. diwajibkan melaksanakan berbagai tugas untuk membantu penguasa membangun negara ke arah bentuk ideal. mewajibkan beberapa mata pelajaran tentang filsafat Pancasila dan sampai tahun-tahun 70-80-an melarang radio dan televisi-televisi swasta (sebelum salah seorang anak Soeharto ikut membidani kelahiran stasiun TV swasta pertama). Walaupun demikian. Pada awal keberadaannya. semuanya memiliki ciri-ciri bersama. Jerman di masa Nazi and Republik Rakyat Cina di masa Mao. Misalnya diwajibkan menjadi anggota satu-satunya partai politik atau satu-satunya serikat buruh bentukan pemerintah. tetapi lebih tergantung pada teknologi. Dengan kemajuan teknologi (misalnya teknologi internet). Negara Sosial Nasionalis Jerman berusaha mewujudkan „keunggulan dan kelebihan positif‟ bangsa Arya. seperti yang masih dilakukan pemerintah Republik Rakyat Cina hingga sekarang ini). tetapi sebaliknya sebanyak mungkin anggota masyarakat. sebutan ini diganti menjadi “Khalifat rasul Allah”. Contoh sistem pemerintahan yang paling sering disebut sebagai pemerintah totalitarian adalah bekas pemerintah Uni Soviet di bawah Stalin. televisi. Khalifah adalah gelar untuk pemimpin umat islam setelah wafatnya Nabi Muhammad SAW (570–632). Dua ciri utama totalitarian yang terpenting adalah adanya ideologi yang disebarkan dan dimasukkan ke dalam berbagai aspek kehidupan sehari-hari masyarakat dan keberadaan partai politik tunggal agar seluruh komponen masyarakat bisa dimobilisir melalui partai tunggal tersebut. Tidak jelas. dan berbagai alat komunikasi (di masa modern termasuk internet. apakah pemerintah Indonesia di masa orde baru yang hanya mengijinkan satu partai politik (Golkar). bukan negara yang melayani masyarakat. beberapa akademis memilih untuk menyebut “Khalīfah” sebagai pemimpin umat islam tersebut. bahkan bila perlu dengan mengerahkan polisi rahasia. Misalnya totalitarian di masa sekarang tidak lagi tergantung pada keberadaan secara fisik aparat rahasia atau aparat militer yang langsung melakukan operasi pengontrolan dan pemaksaan nilai-nilai. termasuk lembagalembaga pengadilan dan parlemen (jika ada).Di dalam sistem totalitarian. Kata “Khalifah” (‫ ةفيلخ‬Khalīfah) dapat diterjemahkan sebagai “pengganti” atau “perwakilan”. 18. yang berarti perwakilan Allah (Tuhan). maka nilai tersebut akan didoktrinkan ke dalam pola pikir masyarakat. lembaga-lembaga pendidikan. tetapi pada perkembangannya. perwujudan suatu pemerintah totalitarian modern mungkin berbeda dan lebih tersamar. Apabila nilai-nilai komunis (atau nilai-nilai suatu agama) dianggap oleh penguasa sebagai bentuk ideal. bisa dikategorikan sebagai konsep totalitarian. . khususnya mereka yang bekerja di lembaga-lembaga pemerintah. Meskipun begitu.

dan Bani Usmaniyah. yang terkadang disingkat menjadi “emir” atau “amir”. Umar bin Khattab. Setelah kepemimpinan Khulafaur Rasyidin (Abu Bakar. dan beberapa khalifah kecil. .Khalifah juga sering disebut sebagai Amīr al-Mu’minīn (‫ )نينمؤملا ريمأ‬atau “pemimpin orang yang beriman”. atau “pemimpin umat muslim”. Afrika Utara. yang kemudian digantikan oleh Kepresidenan Masalah Keagamaan (The Presidency of Religious Affairs) atau sering disebut sebagai Diyainah. kekhalifahan yang dipegang berturut-turut oleh Bani Umayyah. Utsman bin Affan. dan Ali bin Abi Thalib). dan Mesir. berhasil meluaskan kekuasaannya sampai ke Spanyol. Bani Abbasiyah. Jabatan dan pemerintahan Khalifah berakhir dan dibubarkan dengan pendirian Republik Turki pada tanggal 3 Maret 1924 ditandai dengan pengambilalihan kekuasaan dan wilayah kekhalifahan oleh Majelis Besar Nasional Turki.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.