P. 1
makalah

makalah

|Views: 181|Likes:

More info:

Published by: Mayvika Farah Fadhila on Mar 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/07/2012

pdf

text

original

AKTUALISASI DAN PERKEMBANGAN IMPLEMENTASI REFORMASI DALAM MEWUJUDKAN PEMERINTAHAN REPUBLIK INDONESIA YANG DEMOKRATIS

Dibuat untuk memenuhi tugas makalah Pancasila

Oleh : Mayvika Farah Fadhila 25010111130224

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS DIPONEGORO SEMARANG 2011

rezim orde baru telah tumbang namun.BAB I PENDAHULUAN A. Pada masa sekarang arah tujuan reformasi kini tidak jelas perjalanannya walaupun secara birokratis. serta selaras dengan nilai-nilai kultur bangsa Indonesia dan nilai-nilai universal. Perubahan dimaksud berskala nasional dan dilaksanakan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Di Indonesia. Latarbelakang masalah Reformasi secara umum berarti perubahan terhadap suatu sistem yang telah ada pada suatu masa. Arah dan tujuan reformasi yang utama adalah untuk menanggulangi dan menghilangkan dengan cara mengurangi secara bertahap dan terus-menerus krisis yang berkepanjangan di segala bidang kehidupan. bahwa jalan menuju masyarakat demokratis yang diharapkan masih sangat panjang dan menghadapi tantangan yang berat. Gambaran kondisi tersebut mengisyaratkan. serta menata kembali ke arah kondisi yang lebih baik atas sistem ketatanegaraan Republik Indonesia yang telah hancur. serta oleh segenap komponen bangsa. kata Reformasi umumnya merujuk kepada gerakan mahasiswa pada tahun 1998 yang menjatuhkan kekuasaan presiden Soeharto atau era setelah Orde Baru. menuju Indonesia baru. Bagaimana perkembangan implementasi reformasi pada pemerintahan hingga saat ini? 2. Bagaimana mewujudkan pemerintahan yang demokratis dalam era reformasi saat ini? . Arah dan tujuan reformasi tersebut sejalan dengan cita-cita Proklamasi Kemerdekaan 17 Agustus 1945. yakni sebagai wahana dan instrumen yang paling tepat untuk mengantarkan bangsa Indonesia menuju masyarakat "civil" yang dicitacitakan. Rumusan masalah 1. mentalitas orde baru masih nampak dimana-mana. Meskipun demikian. diyakini bahwa reformasi yang dilaksanakan saat ini merupakan kebutuhan. Hakekat reformasi nasional adalah suatu perubahan seluruh aspek kehidupan bangsa menuju kehidupan yang lebih baik. B.

pada akhirnya pemerintah Orde Baru pun menyimpang dari cita-cita pendiri bangsa sebagaimana tertulis dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. pada awalnya cukup memberi harapan karena telah menghasilkan kemauan mengamandemen UUD 1945. Oleh karena itu muncullah gerakan reformasi untuk kembali ke cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945. pemerintah melihat 5 sektor kebijakan yang harus digarap yaitu : a. Pencabutan Paket 5 UU Politik. Dan juga menarik kembali para investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia sehingga dapat membuka lapangan kerja. diantaranya pada awal kelahiran Orde Baru sebagai koreksi total terhadap pelaksanaan pemerintahan Orde Lama. Sementara itu harga sembako semakin tinggi sehingga banyak karyawan yang menuntut kenaikan gaji pada perusahaan yang pada akhirnya berimabas pada memPHKkan karyawannya. Dampaknya adalah maraknya tindakan kriminalitas yang terjadi dalam masyarakat. Akan tetapi. Karyawan yang di PHK itu menambah jumlah pengangguran sehingga jumlah pengangguran mencapai 40 juta orang. Perluasan lapangan kerja secara terus menerus melalui investasi dalam dan luar negeri seefisien mungkin b. Tujuan gerakan reformasi yang paling esensial adalah pelaksanaan secara konsekuen nilai-nilai hakiki Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 dalam kehidupan kenegaraan dan penyelenggaraan pemerintahan. Kendati demikian sejak krisis moneter tahun 1997 perusahaan swasta mengalami kerugian dan kesulitan dalam membayar gaji karyawan. Penyediaan barang kebutuhan pokok sehari-hari untuk memenuhi permintaan . dan Pemisahan TNI dan Polri. Pelaksanaan semangat Reformasi. Dalam upaya meningkatkan kesejahteraan kehidupan rakyat. Penyelenggaraan kehidupan pers yang bebas.BAB II PEMBAHASAN Perkembangan implementasi reformasi pada saat ini tidak lepas dari latar belakang lahirnya gerakan reformasi yang disebabkan oleh beberapa hal.Oleh karena itu pemerintah harus membuka lapangan kerja baru yang dapat menampung para penganggur tersebut.

Hal-hal tersebut mengakibatkan terjadinya banyak penyimpangan dalam penyelenggaraan urusan negara. Country Competitiveness Indonesia berada pada urutan ke 28 dari 30 negara yang berpenduduk 20 juta lebih. sosial-budaya. Transparancy Internasional menyimpulkan pada 2003 Indonesia merupakan negara terkorup nomor 6 dari 133 negara di dunia. air minum. antara lain. serta tidak memiliki standar moral dan etik yang harus dimiliki oleh para pemegang kekuasaan. Tetapi selanjutnya prestasi Pemerintah sangat mengecewakan rakyat. ekonomi. Kondisi tersebut terjadi karena para penyelenggara pemerintahan lebih mengutamakan kepentingan jangka pendek dan keuntungan golongan dan kelompok. Indonesia menempati urutan ke 110 dari 173 negar. dan mempertahankan supremasi hukum serta menegakkan Hak Asasi Manusia (HAM). ideologi. tetapi justru menimbulkan masalah baru baik di ruang lingkup umum. menempatkan country risk Indonesia pada urutan ke 150 dari 185 negara. menurut Human Development Report 2003 yang dikeluarkan UNDP. Penyediaan ruang sekolah. dengan harga yang terjangkau d. guru dan buku-buku untuk pendidikan umum dengan harga terjangkau e. berada di bawah Filipina. hingga hukum. Langkah-langkah yang dilakukan oleh Pemerintah ternyata bukannya mampu mengatasi kondisi multi-krisis yang telah melanda bangsa sejak akhir 1997. bahan bakar. listrik. sains. PERC. menciptakan stabilitas politik dan meredam konflik sosial. komunikasi. angkutan.pada harga yang terjangkau c. Di lingkup umum misalnya pemerintah belum berhasil mengatasi kondisi multi-krisis dan masalah pokok bangsa. Jajak pendapat oleh Kompas dan Tempo menunjukkan dari waktu ke waktu terjadi penurunan kepercayaan masyarakat pada pemerintah. Menurut Survei World Competitiveness Index tahun 2003. Amandemen UUD 1945 telah menciptakan inkonsistensi antara landasan . Penyediaan klinik. Penyediaan fasilitas umum seperti : rumah. dokter dan obat-obatan untuk kesehatan umum dengan harga yang terjangkau pula. mengikis praktek KKN. dan bahkan Vietnam. Cina.

alih-alih mempunyai suatu pemerintahan yang demokratis. model demokrasi yang ditawarkan di dua rezim awal pemerintahan Indonesia tersebut malah . Di zaman pemerintahan Soekarno dikenal yang dinamakan model Demokrasi Terpimpin. telah melewati perjalanan sejarah yang demikian panjangnya. sebuah demokrasi semu yang diciptakan untuk melanggengkan kekuasaan Soeharto. Indonesia sempat mengalami masa demokrasi singkat pada tahun 1956 ketika untuk pertama kalinya diselenggarakan pemilu bebas di indonesia. Usaha untuk memenuhi tuntutan mewujudkan pemerintahan yang demokratis tersebut misalnya dapat dilihat dari hadirnya rumusan model demokrasi Indonesia di dua zaman pemerintahan Indonesia. lalu berikutnya di zaman pemerintahan Soeharto model demokrasi yang dijalankan adalah model Demokrasi Pancasila. Sehingga secara hierarki seharusnya rakyat adalah pemegang kepemimpinan negara melalui mekanisme perwakilan yang dipilih dalam pemilu. Berbagai ide dan cara telah coba dilontarkan dan dilakukan guna memenuhi tuntutan demokratisasi di negara kepulauan ini. Dalam mekanisme kepemimpinannya Presiden harus bertanggung jawab kepada MPR dimana MPR adalah sebuah badan yang dipilih dari Rakyat. Guna menilai sejauh mana implementasi reformasi dalam mewujudkan republik Indonesia yang demokratis. yakni Orde Lama dan Orde Baru. susunan serta tata penyelenggaraan pemerintahan negara. Semenjak kemerdekaan 17 Agustus 1945. sampai kemudian Presiden Soekarno menyatakan demokrasi terpimpin sebagai pilihan sistem pemerintahan. Indonesia kembali masuk kedalam alam demokrasi pada tahun 1998 ketika pemerintahan junta militer Soeharto tumbang.filosofis dan ideologis dengan aturan dasar tentang bentuk. Namun. Undang Undang Dasar 1945 memberikan penggambaran bahwa Indonesia adalah negara demokrasi. tentu kita tidak boleh terlepas dari perkembangan demokrasi itu sendiri di Indonesia. Diskursus demokrasi di Indonesia tak dapat dipungkiri. Pemilu demokratis kedua bagi Indonesia terselenggara pada tahun 1999 yang menempatkan Partai Demokrasi Indonesia-Perjuangan sebagai pemenang Pemilu. Setelah mengalami masa Demokrasi Pancasila.

Tulisan ini berusaha menguraikan lebih lanjut bagaimana proses transisi menuju konsolidasi demokrasi di Indonesia belum menuju kepada proses yang baik.warganya. penghapusan dwi fungsi ABRI. perubahan-perubahan itu tidak banyak membawa perbaikan kondisi ekonomi dan sosial di tingkat masyarakat. yang lebih menonjolkan kepentingan pribadi dan golongan ketimbang kepentingan rakyat sebagai pemilik kedaulatan. Dipasungnya demokrasi di dua zaman pemerintahan tersebut akhirnya membuat rakyat Indonesia berusaha melakukan reformasi sistem politik di Indonesia pada tahun 1997. Namun begitu. Memang secara nyata kita bisa melihat perubahan yang sangat besar. hingga lebih dari sepuluh tahun perubahan politik pasca reformasi 1997-1998 di Indonesia. demokratisasi hampir di segala bidang. Amandemen UUD 1945 yang banyak merubah sistem politik saat ini. Mereka beradaptasi dengan sistem yang korup dan kemudian larut di . Munculnya Kekuatan Politik Baru yang Pragmatis Pasca jatuhnya Soeharto pada 1998 lewat perjuangan yang panjang oleh mahasiswa. dan kredibel. transisi menuju pemerintahan yang demokratis masih belum dapat menghasilkan sebuah pemerintahan yang profesional. yang membelenggu kebebasan politik. rakyat dan politisi. karena masih mencerminkan suatu pragmatisme politik. Pasca kejadian tersebut. efisien. dari rezim yang otoriter menjadi era penuh keterbukaan. kondisi politik yang dihasilkan tidak mengarah ke perbaikan yang signifikan. Perbaikan kondisi ekonomi dan sosial di masyarakat tidak kunjung berubah dikarenakan adanya kalangan oposisi elit yang menguasai berbagai sektor negara. perubahan mendasar di berbagai bidang berhasil dilakukan sebagai dasar untuk membangun pemerintahan yang solid dan demokratis. meminjam istilah Olle Tornquist hanya menghasilkan Demokrasi Kaum Penjahat. Reformasi yang diperjuangkan oleh berbagai pihak di Indonesia akhirnya berhasil menumbangkan rezim Orde Baru yang otoriter di tahun 1998. dan banyak hasil positif lain.memunculkan pemerintahan yang otoritarian. Demokrasi yang terbentuk sejauh ini. Namun. efektif.

Rakyat hanya sebagai pendukung. dan munculnya kekuatan politik baru yang pragmatis. hampir tidak ada satu pun elit lama berhaluan reformis yang berhasil memegang posisi-posisi kunci untuk mengambil inisiatif. Demokrasi yang terjadi di Indonesia kini. kalangan organisasi non-pemerintah. Mereka gagal membangun aliansi yang efektif dengan sektor-sektor lain di kelas menengah. Dengan demokrasi. para warga negara dapat dilibatkan . Mulai dari mahalnya uang kuliah yang menyebabkan mahasiswa dituntut untuk segera lulus. tetapi juga tingkat apatisme yang tinggi yang disebabkan oleh depolitisasi lewat berbagai kebijakan di bidang pendidikan. Lebih lanjut. dan kelas menengah politik yang ”mengambang” lainnya terfragmentasi. akhirnya hanya bisa dilihat sebagai demokrasi elitis. Hingga saringan masuk yang menyebabkan hanya orang kaya yang tidak peduli dengan politik. Hal ini bukan hanya disebabkan oleh berbedanya situasi politik. hanya menghasilkan kembalinya kekuatan Orde Baru yang berhasil berkonsolidasi dalam waktu singkat. Selain hal tersebut.dalamnya. Perubahan politik di Indonesia. untuk memilih siapa dari kelompok elit yang sebaiknya memerintah masyarakat. dimana kekuasaan terletak pada sirkulasi para elit. menyebabkan belum munculnya artikulator-artikulator politik baru yang dapat mempengaruhi sirkulasi elit politik Indonesia. kurang memadainya pendidikan politik yang diberikan kepada masyarakat. gerakan mahasiswa yang pada awal reformasi 1997-1998 sangatlah kuat. Dengan demikian. Gerakan mahasiswa. Sementara itu. Akibat dari hal tersebut. kini sepertinya sudah kehilangan roh perjuangan melawan pemerintahan. perlawanan para reformis akhirnya sama sekali tidak berfungsi di tengah-tengah situasi ketika hampir seluruh elit politik merampas demokrasi. representasi keberagaman kesadaran politik masyarakat ke dunia publik pun menjadi minim. Demokrasi adalah sebuah nilai yang memberikan kebebasan dan partisipasi masyarakat. Kelas menengah itu sebagian besar masih merupakan lapisan sosial yang berwatak anti-politik produk Orde Baru. Infiltrasi sikap yang terjadi pada kekuatan baru adalah karena mereka terpengaruh sistem yang memang diciptakan untuk dapat terjadinya korupsi dengan mudah.

dan birokrasi yang mampu menopang pemerintahan yang demokratis. telah mendorong semangat untuk terus melanjutkan proses reformasi. dan masih banyak lainnya. ekonomi. Selain itu. masyarakat ekonomi yang terlembagakan. setiap individu berhak menentukan segala hal yang dapat mempengaruhi kehidupannya. Persyaratan untuk menuju konsolidasi demokrasi akhirnya memang sangat bertumpu pada proses reformasi hukum. Seiring dengan perbaikan sistem politik dan juga aktor-aktor yang terlibat didalamnya. Hukum harus dikembangkan untuk memperkuat masyarakat sipil (civil society) agar mampu menghasilkan alternatif-alternatif politik dan mampu mengontrol dan memantau pemerintah dan negara ketika menjalankan kekuasaannya. Era reformasi di Indonesia masih belum menunjukan kehidupan demokrasi yang baik lebih dikarenakan negara hukum yang menjadi landasan Indonesia belum dapat mengkonsolidasikan demokrasi. Segala aspek di atas menunjukkan bahwasannya untuk mewujudkan suatu negara yang demokratis. Namun masih ada harapan bagi Indonesia di masa yang akan datang. Walaupun banyak yang skeptis bahwa masa depan pemerintahan Indonesia akan menuju kearah yang lebih baik. namun keyakinan akan kebenaran arah perjuangan reformasi nasional. baik dalam kehidupan personal maupun sosial. hukum. Namun perkembangan yang terjadi belakangan ini dapat dijadikan setitik harapan bagi masa depan Indonesia.dalam proses pembuatan kebijakan. Masalah-masalah sosial yang secara jelas mengancam integrasi bangsa ini dan juga berbagai kasus kelaparan harulah cepat diselesaikan. Idealismenya. Upaya . Walaupun menghadapi tantangan yang berat. baik dalam bidang sosial. Yang perlu dicatat adalah jangan sampai kita terjebak dalam demokrasi prosedural saja dan melupakan ketertinggalan masyarakat secara ekonomi maupun sosial. masih harus dilakukan banyak pembenahan di sana-sini. Hukum harus diciptakan untuk memberikan jaminan berkembangnya masyarakat sipil dan masyarakat politik yang otonom. demokrasi juga adalah cara yang efektif untuk mengontrol kekuasaan agar tidak menghasilkan penyalahgunaan wewenang.

Reformasi nasional harus tetap dilanjutkan dan dijaga kesinambungannya dalam kerangka konstitusi Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dan nilai falsafah Pancasila. Sejalan dengan komitmen tersebut.untuk mewujudkan cita-cita reformasi membutuhkan kebulatan tekad serta dukungan segenap bangsa Indonesia. . Tekad dan dukungan tersebut menuntut kerja keras serta usaha bersama secara sinergis agar agenda reformasi yang telah disepakati bersama tetap berada pada jalur yang benar. tindakan yang menghambat dan menggagalkan reformasi harus dihindarkan agar tidak dinodai oleh tindakan anarkhis atau upaya memaksakan kepentingan kelompok atau golongan.

Reformasi nasional harus tetap dilanjutkan dan dijaga kesinambungannya dalam kerangka konstitusi Undang Undang Dasar (UUD) 1945 dan nilai falsafah Pancasila. Kesimpulan Perkembangan implementasi reformasi menuju pemerintahan yang demokratis hingga saat ini yang sudah berjalan lebih dari sepuluh tahun.BAB III PENUTUP A. dan dapat mendukung gerakan reformasi agar kita semua dapat bersama-sama menyukseskan reformasi guna menjadikan pemerintahan negeri ini pemerintah yang demokratis. Upaya untuk mewujudkan cita-cita reformasi membutuhkan kebulatan tekad serta dukungan segenap bangsa Indonesia. Banyak tantangan dan hambatan yang harus dilewati agar tercapainya suatu pemerintahan yang demokratis. namun keyakinan akan kebenaran arah perjuangan reformasi nasional menuju pemerintahan demokratis. Tekad dan dukungan tersebut menuntut kerja keras serta usaha bersama secara sinergis agar agenda reformasi yang telah disepakati bersama tetap berada pada jalur yang benar. Sejalan dengan komitmen tersebut. efektif. Walaupun menghadapi tantangan yang berat. dan kredibel. masih belum dapat menghasilkan sebuah pemerintahan yang profesional. telah mendorong semangat untuk terus melanjutkan proses reformasi. B. efisien. . Saran Pembaca hendaknya dapat mengambil manfaat dari penjabaran di atas. tindakan yang menghambat dan menggagalkan reformasi harus dihindarkan agar tidak dinodai oleh tindakan anarkhis atau upaya memaksakan kepentingan kelompok atau golongan.

25-27 September 2003. di Jakarta tanggal 9 Oktober 2004. Yogyakarta: Badan Penerbitan Filsafat UGM Hisyam. 2006. Ringkasan Hasil Seminar Nasional tentang Meluruskan Jalan Reformasi: Merumuskan Pilar-Pilar Pemandu Bangsa yang diselenggarakan oleh Universitas Gadjah Mada. Krisis Masa Kini dan Orde Baru. Joko. ABC PANCASILA. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia Koran Demokrasi Indonesia edisi 27 November 2009 Hasil lokakarya nasional tentang Implementasi Pancasila dalam Mewujudkan Kesejahteraan Masyarakat yang diselenggarakan oleh LPPKB bekerjasama dengan Yayasan Sinar Wijaya Indonesia Cs. . Muhammad.DAFTAR PUSTAKA Siswanto. 2003.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->