P. 1
Hakikat Bangsa Dan Negara

Hakikat Bangsa Dan Negara

|Views: 41|Likes:
Published by Suprianto Marwing

More info:

Published by: Suprianto Marwing on Mar 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/25/2012

pdf

text

original

Di dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia Edisi Kedua, Bangsa adalah orang–orang yang memiliki kesamaan asal keturunan

, adat, bahasa dan sejarah serta berpemerintahan sendiri. Atau bisa diartikan sebagai kumpulan manusia yang biasanya terikat karena kesatuan bahasa dan wilayah tertentu dimuka bumi. Jadi Bangsa Indonesia adalah sekelompok manusia yang mempunyai kepentingan yang sama dan menyatakan dirinya sebagai satu bangsa serta berproses di dalam satu wilayah Nusantara/Indonesia. Negara adalah suatu organisasi dari sekelompok atau beberapa kelompok manusia yang sama–sama mendiami satu wilayah tertentu dan mengetahui adanya satu pemerintahan yang mengurus tata tertib serta keselamatan sekelompok atau beberapa kelompok manusia tersebut. Atau bisa diartikan sebagai satu perserikatan yang melaksanakan satu pemerintahan melalui hukum yang mengikat masyarakat dengan kekuasaan untuk memaksa bagi ketertiban sosial. 1. Teori terbentuknya negara a. Teori Hukum Alam (Plato dan Aristoteles). Kondisi Alam => Berkembang Manusia => Tumbuh Negara. b. Teori Ketuhanan Segala sesuatu adalah ciptaan Tuhan, termasuk adanya negara. c. Teori Perjanjian (Thomas Hobbes) Manusia menghadapi kondisi alam dan timbullah kekerasan, manusia akan musnah bila ia tidak mengubah cara–caranya. Manusia pun bersatu (membentuk negara) untuk mengatasi tantangan dan menggunakan persatuan dalam gerak tunggal untuk kebutuhan bersama. Di dalam prakteknya, terbentuknya negara dapat pula disebabkan karena : a. Penaklukan. b. Peleburan. c. Pemisahan diri d. Pendudukan atas negara/wilayah yang belum ada pemerintahannya. 2. Unsur Negara a. Konstitutif. Negara meliputi wilayah udara, darat, dan perairan (unsur perairan tidak mutlak), rakyat atau masyarakat, dan pemerintahan yang berdaulat b. Deklaratif. Negara mempunyai tujuan, undang–undang dasar, pengakuan dari negara lain baik secara de jure dan de facto dan ikut dalam perhimpunan bangsa–bangsa, misalnya PBB. 3. Bentuk Negara a. Negara kesatuan 1. Negara Kesatuan dengan sistem sentralisasi 2. Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi b. Negara serikat, di dalam negara ada negara yaitu negara bagian. Negara Dan Warga Negara Dalam Sistem Kenegaraan Di Indonesia Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah negara berdaulat yang mendapatkan pengakuan dari dunia internasional dan menjadi anggota PBB. Dan mempunyai kedudukan dan kewajiban yang sama dengan negara–negara lain di dunia, yaitu ikut serta memelihara dan menjaga perdamaian dunia. Dalam UUD 1945 telah diatur tentang kewajiban negara terhadap warga negaranya, juga tentang hak dan kewajiban warga negara kepada negaranya. Negara wajib memberikan kesejahteraan hidup dan keamanan lahir batin sesuai dengan sistem

wilayah dan bangsa d. bersatu. b. Di Indonesia proses menegara telah dimulai sejak Proklamasi 17 Agustus 1945.Hak bela negara (pasal 27 ayat 3) . Hak warga negara. Kekuasaan didunia adalah kekuasaan manusia. Perjuangan kemerdekaan. Secara ringkas. bangsa yang mau berhubungan dengan kekuasaan disebut politik. bangsa yang mau hidup aman tenteram dan sejahtera dalam negara disebut pertahanan dan keamanan. Sejarah adalah salah satu dasar yang tidak dapat ditinggalkan karena merupakan bukti otentik sehingga kita akan mengetahui dan memahami proses terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai hasil perjuangan bangsa. berdaulat. b. Proses Bangsa Yang Menegara Proses bangsa yang menegara memberikan gambaran tentang bagimana terbentuknya bangsa dimana sekelompok manusia yang berada didalamnya merasa sebagai bagian dari bangsa. Pendidikan pendahuluan bela negara adalah kesamaan pandangan bagi landasan visional (wawasan nusantara) dan landasan konsepsional (ketahanan nasional) yang disampaikan melalui pendidikan. 2.Hak atas penghidupan yang layak (pasal 27 ayat 2) . Hak–hak asasi manusia dan warga negara menurut UUD 1945 mencakup : . dan terjadinya Negara Indonesia merupakan suatu proses atau rangkaian tahap–tahapnya yang berkesinambungan. lingkungan pekerjaan dan lingkungan masyarakat. Kesejarahan. c.Hak untuk hidup (pasal 28 A) . Keadaan bernegara yang nilai–nilai dasarnya ialah merdeka. Proklamasi c.Hak atas persamaan kedudukan dalam pemerintahan (pasal 27 ayat 1) . Proklamasi atau pintu gerbang kemerdekaan. b. Adanya pemerintahan. Kebenaran yang berasal dari Tuhan pencipta alam semesta yakni. etika moral. Pemahaman Hak Dan Kewajiban Warga Negara a. bangsa yang mau berhubungan dengan lingkungan sesama dan alam sekitarnya disebut sosial. Proses bangsa yang menegara di Indonesia diawali adanya pengakuan yang sama atas kebenaran hakiki kesejarahan. Perjuangan pergerakan Kemerdekaan Indonesia. proses tersebut adalah sebagai berikut : a.demokrasi yang dianutnya serta melindungi hak asasi warganya sebagai manusia secara individual berdasarkan ketentuan yang berlaku yang dibatasi oleh ketentuan agama.Hak untuk menjadi warga negara (pasal 26) . dan makmur. Manusia harus beradab. dan budaya yang berlaku di Indonesia dan oleh sistem kenegaraan yang digunakan. Negara Indonesia berdasarkan Ketuhanan Yang Maha Esa. bangsa yang mau berusaha untuk memenuhi kebutuhan hidupnya disebut ekonomi. Manusia harus bersatu. Ke-Esa-an Tuhan. Kebenaran hakiki dan kesejarahan yang dimaksud adalah : a. artinya bangsa yang mau melaksanakan hubungan dengan penciptanya (Tuhan) disebut agama . Manusia harus memiliki hubungan sosial dengan lainnya serta mempunyai nilai keadilan. Pembangunan Negara Indonesia e. Bangsa yang berbudaya. 1. Bangsa Indonesia menerjemahkan secara terperinci perkembangan teori kenegaraan tentang terjadinya Negara Kesatuan Republik Indonesia sebagai berikut : a.Hak atas kedudukan yang sama dalam hukum (pasal 27 ayat 1) . adil.

memilih kewarganegaraan.Bersedia untuk mengikuti wajib militer dan lain–lain. berkumpul dan mengeluarkan pendapat (pasal 28 E ayat 3) .Hak memperoleh kesempatan yang sama dalam pemerintahan (pasal 28 D ayat 3) . .Hak untuk tidak diperbudak (pasal 28 I ayat 1) . Kewajiban warga negara antara lain : . memilih pendidikan dan pengajaran. .Melaksanakan aturan hukum. Tanggung jawab warga negara Tanggung jawab warga negara merupakan pelaksanaan hak (right) dan kewajiban (duty) sebagai warga negara dan bersedia menanggung akibat atas pelaksanaannya tersebut. keluarga. .Hak atas perlindungan diri pribadi.Hak untuk bekerja dan imbalan yang adil (pasal 28 D ayat 2) .Hak atas status kewarganegaraan (pasal 28 D ayat 4) . berkumpul. pemerintah lokal dan pemerintah nasional.Hak atas kebebasan berserikat. mengeluarkan pendapat baik lisan maupun tulisan (pasal 28) .Hak atas kelangsungan hidup dan perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi bagi anak (pasal 28 B ayat 2) .Hak untuk memajukan diri (pasal 28 C ayat 2) .Hak mendapat pendidikan (pasal 31 ayat 1) b. c.Hak kemerdekaan berserikat.Menghargai hak orang lain. .Hak atas jaminan sosial (pasal 28 H ayat 3) .Hak bebas dari perlakuan diskriminatif (pasal 28 I ayat 2) .Membayar pajak . .Hak mendapat kemudahan dan memperoleh kesempatan dan manfaat yang sama (pasal 28 H ayat 2) .Hak milik pribadi (pasal 28 H ayat 4) .Hak membentuk keluarga (pasal 28 B ayat 1) .Hak memperoleh suaka politik dari negara lain (pasal 28 G ayat 2) .Kebebasan memeluk agama dan beribadat menurut agamanya.Hak atas kebebasan beragama (pasal 29) .Hak hidup sejahtera lahir dan batin (pasal 28 H ayat 1) .Hak atas kebebasan menyakini kepercayaan.Hak untuk bebas dari penyiksaan atau perlakuan yang merendahkan derajat dan martabat manusia (pasal 28 G ayat 2) .Hak untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi (pasal 28 F) . kehormatan.Hak atas identitas budaya (pasal 28 I ayat 3) .Melakukan kontrol terhadap para pemimpin dalam melakukan tugas–tugasnya . memilih tempat tinggal di wilayah negara dan meninggalkannya serta berhak kembali (pasal 28 E ayat 1) .Menjadi saksi di pengadilan .Melakukan komuniksai dengan para wakil di sekolah.. menyatakan pikiran dan sikap sesuai denga hati nuraninya (pasal 28 E ayat 2) . martabat dan harta benda (pasal 28 G ayat 1) . memilih pekerjaan.Hak pertahanan dan keamanan negara (pasal 30 ayat 1) .Hak memperoleh keadilan hukum (pasal 28 d ayat 1) .Hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut (pasal 28 I ayat 1) .Memiliki informasi dan perhatian terhadap kebutuhan–kebutuhan masyarakatnya.Hak pemenuhan kebutuhan dasar (pasal 28 C ayat 1) .

mela.Ikut serta memajukan pendidikan nasional.Mengembangkan IPTEK yang dilandasi iman dan takwa. . .Menjunjung tinggi hukum dan pemerintahan. .Berpartisipasi aktif dalam pembangunan nasional.Bentuk tanggung jawab warga negara : . memberikan rehabilitasi sosial.Merubah budaya negatif yang dapat menghambat kemajuan bangsa. . . gotong royong. .Menjaga keselamatan bangsa dari segala macam ancaman .Mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.Ikut terlibat dalam memecahkan masalah–masalah bangsa .Ikut berpartisipasi untuk mempengaruhi setiap proses pembuatan dan pelaksanaan kebijaksanaan publik oleh para pejabat atau lembaga–lembaga negara. dll).Menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan sekitar.Mewujudkan kepentingan nasional . Peran warga negara .kukan pembinaan kepada fakir miskin. .Menciptakan kerukunan umat beragama. .Mengembangkan kehidupan masyarakat ke depan (lingkungan kelembagaan) . . . .Memelihara nilai–nilai positif (hidup rukun.Memelihara dan memperbaiki demokrasi d.Memberikan bantuan sosial.

siswa perlu guru agar bisa belajar Untuk bisa diterima maka orang harus mau menghilangkan egonya.udara .wilayah ekstra teritorial 3. Pemerintah yang berdaulat arti sempit : lembaga eksekutif (Pres dan kabinet) arti luas : semua badan yang berwenang mengelola negara. Apa itu Bangsa? Bangsa (politis) Adalah kumpulan masyarakat yang membentuk suatu negara karena dipersatukan oleh cita-cita yang sama Rakyat (sosiologis)  Kelompok paguyuban yang secara kodrati ditakdirkan untuk hidup bersama dalam suatu negara karena persamaan nasib ( senasib sepenanggungan) NASIONALISME? • Apa itu nasionalisme ?Munculnya kesadaran dari seseorang sebagai bagian dari suatu bangsa • Kenapa bisa muncul? – Sengsara karena dijajah oleh bangsa lain – Adanya kebanggaan yang meluap-luap sebagai suatu bangsa besar • Kapan nasionalisme mulai muncul di Indonesia? – 1908 melalui BU (nasionalisme kultural) – 1928 lewat Sumpah pemuda (nasionalisme politik) NEGARA • Sifat hakekat negara . terdiri: .darat . Wilayah bagian/tempat yang merupakan bagian tak terpisahkan dari negara .laut . Mis: polisi diperlukan masyarakat untuk keamanan.legislatif : DPR .KEDUDUKAN MANUSIA DALAM MASYARAKAT Sebagai makhluk pribadi Punya sifat berbeda (unik) Punya kepribadian. Rakyat orang yang diam dan berkumpul disuatu negara 2.sifat mancakup semua Unsur unsur Negara 1.kemandirian Punya hak menentukan langkah sendiri tanpa pengaruh orang lain Sebagai makhluk sosial  Untuk pemenuhan kebutuhan harus berinteraksi dengan orang lain.sifat memaksa -sifat monopoli .

pemda diberi kekuasaan mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri (hak otonomi) . bila semua urusan diatur dan diurus pusat Desentralisasi.konstitutif : MPR 4.eksekutif : Presiden . Pengakuan negara lain a. Bersifat :lemah. mudah berubah b. permanen Bagaimana Negara Terbentuk? Pendekatan faktual (historis) Memahami proses terjadi nya negara berdasar fakta sejarah : Pendudukan Fusi Cessie Penaikan (accesie) Aneksasi Proklamasi Pembentukan (innovasion) Separatisme Pendekatan Teoritis Memahami proses terjadinya negara melalui teori yang dikemukakan oleh para ahli : Teori Ketuhanan Teori Perjanjian masyarakat Teori Kekuasaan Teori Hukum kodra BENTUK NEGARA KESATUAN Adalah suatu negara merdeka dan berdaulat yang memiliki pemerintah pusat dan berkuasa mengatur seluruh wilayah. De jure (hukum) pengakuan secara tertulis dan resmi.yudikatif : MA . Bersifat: kuat.. dibagi 2 sistem Sentralisasi.eksaminatif(kontrol): BPK . Ciri-ciri : Mempunyai 1 UUD Mempunyai 1 presiden Hanya pusat yang berhak membuat UU Untuk memerintah daerah. De facto (fakta/fisik) kenyataan berdirinya suatu negara.

mis: Protektorat Mandat Trustee TUJUAN DIBENTUKNYA NEGARA Shang Yang(532 – 428 SM) Tujuan dibentuk negara adalah untuk membentuk kekuasaan. Aturan yang dibuat pusat tidak lgs bisa dilaksanakan daerah. demi kebesaran bangsa dan negara Dante Alleghieri (1265-1321) Tujuan negara adalah membentuk perdamaian dunia Immanuel Kant (1724-1804) Tujuan dibentuk negara adalah untuk membentuk dan mempertahankan hukum agar hak dan kemerdekaan warga negara terpelihara dengan baik Prof. dibentuk karena suatu tujuan tertentu.karena masih mendapat perlindungan dari negara lain. demi kelangsungan sang raja pribadi Niccolo Machiavelli (1429 – 1527) Tujuan dibentuk negara adalah membentuk kekuasaan yang mutlak. Kedaulatan tetap dipegang oleh pusat. mis : Perserikatan negara Uni Dominion Pada dasarnya negara ini belum merdeka.SERIKAT (Federasi)  Disebut gabungan. Ciri-ciri : Tiap negara bag punya 1 UUD. 1 lembaga legisltif Masing-masing negara bagian msh memegang kedaulatan ke dalam. hrs dgn persetujuan parlemen negara bagian BENTUK KENEGARAAN (dibentuk s/d abad 19) Pada dasarnya negara ini sudah merdeka. suatu negara yang terdiri dari beberapa negara bagian yang tidak berdaulat. kedaulatan keluar dipegang pusat. Kranenburg Tujuan dibentuk negara adalah untuk mencapai kesejahteraan seluruh masyarakat .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->