Makalah pengolahan air limbah — Document Transcript

1. BAB I PENDAHULUAN1.1 Latar BelakangKeadaan lingkungan dapat mempengaruhi kondisi kesehatan masyarakat.Banyak aspek kesehatan manusia dipengaruhi oleh lingkungan, dan banyakpenyakit dapat dimulai, didukung, ditopang atau dirangsang oleh factor-faktorlingkungan. Limbah adalah semua benda yang berbentuk padat , cair, maupun gas,merupakan bahan buangan yang berasal dari aktivitas manusia secaraperorangan maupun hasil aktivitas kegiatan lainnya diantaranya industri,rumah sakit, laboratorium, reactor nuklir dan lain-lain. Menurut Willgooso(1979) air limbah adalah water carrying waste from homes, bussines andindustries that is mixture of water and dissolved or suspended solids. MenurutUSEPA 1977 wastewater is water carrying dissolved or suspended solidsfrom homes, farm, bussinesess and industries.Ada beberapa jenis limbah diantaranya :1. Limbah rumah tangga2. Limbah industri3. Limbah rumah sakit4. Limbah nuklir1.2 Tujuan Melalui makalah ini diharapkan pembaca mengetahui tentang : 1. Pengertian air limbah, sumber, karakteristik dan parameter air limbah. 2. Mengetahui dampak pembuangan air limbah 3. Mengetahui bagaimana pengelolaan air limbah 1 2. BAB II PEMBAHASAN2.1 PengertianMenurut Ehless dan Steel, Air limbah atau air buangan adalah sisa airdibuang yang berasal dari rumah tangga, industri maupun tempat-tempatumum lainnya, dan pada umumnya mengandung bahan-bahan atau zatzatyang dapat membahayakan bagi kesehatan manusia serta mangganggulingkungan hidup.Batasan lainnya mengatakan bahwa air limbah adalah kombinasi daricairan dan sampah cair yang berasal dari daerah pemukiman, perdagangan,perkantoran dan industri, bersama-sama dengan air tanah, air pemukimandan air hujan yang mungkin ada (Haryoto Kusnoputranto, 1985). Dari batasan tersebut dapat disimpulkan bahwa air buangan adalahair yang tersisa dari kegiatan manusia, baik kegiatan rumah tanggamaupun kegiatan lain seperti industri, perhotelan, dan sebagainya.Meskipun merupakan air sisa, namun volumenya besar, karena kuranglebih 80% dari air yang digunakan bagi kegiatan-kegiatan manusia sehari-hari tersebut dibuang lagi dalam bentuk yang sudah kotor (tercemar).Selanjutnya air limbah ini akhirnya akan kembali ke sungai dan laut danakan digunakan oleh manusia lagi. Oleh karena itu, air buangan ini harusdikelola dan atau diolah secara baik.2.2 Sumber Air Limbah Air limbah ini dapat berasal dari berbagai sumber, secara garisbesar dapat dikelompokkan menjadi sebagai berikut:1. Air buangan yang bersumber dari rumah tangga (domestic wastes water), yaitu air

Excreta ini merupakan cara transport utama bagi penyakit bawaan. Air buangan kotapraja (municipal wastes water). logam berat. Oleh sebab itu. Penggunaan system pembuangan kombinasi atau terpisah Pada sistem kombinasi. 3 4. berpotensi mengandung mikroba pathogen b. sedangkan pada sistem terpisah volume air limbah mencapai rata-rata 25-50 galon per kapita. sulfide. Air limbah rumah tangga sebagian besar mengandung bahan-bahan organik sehingga memudahkan di dalam pengelolaannya. limbah industri lebih sulit pengelolaannya karena mengandung pelarut mineral. yaitu : a. merupakan air bekas cucian dapur. dan zat-zat organic lain yang bersifat toksik. Air buangan industri (industrial wastes water).1% dalam bentuk suspensi padat  . restoran. yang menyebabkan aliran air limbah lebih banyak dibandingkan pada tengah hari yang volumenya sedikit.9% air. c. logam berat. Grey water sering juga disebut dengan istilah sullage. 3. Sebaliknya. tempat-tempat umum.3 Karakteristik Air Limbah Karakteristik air limbah penting untuk diketahui. 2  3. amoniak.limbah yang berasal dari pemukiman penduduk. antara lain: nitrogen. Air seni (urine). Campuran faeces dan urine disebut sebagai excreta. tetapi bervariasi pada waktu dalam sehri dan musim. Secara garis besar dapat digolongkan sebagai berikut: 1. sehingga tidak mencemari lingkungan hidup. Waktu Air limbah tidak mengalir merata sepanjang hari. 2. yaitu air buangan yang berasal dari daerah. Tinja (faeces). hotel. Mikroba pathogen banyak terdapat pada excreta. sedangkan campuran excreta dengan air bilasan toilet disebut sebagai black water. Pada umumnya zat-zat yang terkandung dalam jenis air limbah ini sama dengan jenis air limbah rumah tangga. Volume air limbah yang dihasilkan pada suatu masyarakat dipengaruhioleh beberapa faktor. 2. Grey water. Air limbah rumah tangga terdiri dari 3 fraksi penting.c. agar tidak menimbulkan polusi lingkungan menjadi lebih rumit. Zat-zat yang terkandung di dalamnya sangat bervariasi sesuai dengan bahan baku yang dipakai oleh masing-masing industri. karena hal ini akan menentukan pengolahan yang tepat. lemak garamgaram zat pewarna. Di pagi hari. sedangkan kandungan bahan padatnya mencapai 0. makin banyak air limbah yang dihasilkan. Karakteristik fisik Air limbah terdiri dari 99. perkantoran. dan sebagainya.perdagangan. mineral. yang berasal dari berbagai jenis industry akibat proses produksi. dan pada malam hari agak meningkat lagi. perlu dilakukan pengolahan jenis air limbah ini. tempat-tempat ibadah. mesin cucidan kamar mandi. Kebiasaan manusia Makin banyak orang menggunakan air. antara lain:a. zat pelarut dan sebagainya. serta kemungkinan kecil mikro-organisme. umumnya mengandung Nitrogen (N) dan Fosfor. b. volume air limbah bervariasi dari 80-100 galon atau lebih per kapita. manusia cenderung menggunakan air .

1. biasanya berwarna suram seperti larutan sabun. Pb. Kandungan zat padat (total solid. 2. Kandungan zat organik 3. Karakteristik bakteriologis Bakteri dalam air limbah berfungsi untuk menyeimbangkan DO dan BOD. di bawah kondisi suhu tertentu (umumnya 20o) dan waktu tertentu (umumnya  . Cd. 2. Pengukuran kadar oksigen dalam air limbah Berikut beberapa parameter yang digunakan untuk mengukur kandungan oksigen dalam air limbah. Terutama air limbah rumah tangga. b. laboratorium. suspending solid. 1. protozoa 2. sedangkan bila lebih dari 500mg/l disebut kuat. abbatoir. Chemical oxygen demand (COD) COD adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan untuk mengoksidasi bahan-bahan organik secara kimiawi. Oksigen yang dikonsumsi setara jumlah dikromat yang diperlukan untuk mengoksidasi air sampel.4 Parameter Air LimbahBerikut adalah parameter yang dapat digunakan berkaitan dengan airlimbah. Kandungan zat anorganik (mis. coli terdapat juga dalam air limbah tergantung dari mana sumbernya. dissolved solid) 2. dan sampah-sampah lainnya. dan sebagainya. Kelompok protista : virus. Gabungan yang tidak mengandung nitrogen. rumah sakit. bakteri. atau asam amino. Kandungan bakteri (mis: E. Biochemical oxygen demand (BOD) BOD adalah jumlah oksigen yang dibutuhkan oleh bakteri untuk melakukan proses dekomposisi aerobik terhadap bahan organic dari larutan. bekas cucian beras dan sayur. protein. sanatorium. misalnya. Gabungan yang mengandung nitrogen.coli) 6. misalnya: lemak.ang dapat didekomposisi secara biologis maupun yang sukar didekomposisi secara biologis. Karakteristik kimiawi Biasanya air buangan ini mengandung campuran zat-zat kimia anorganik yang berasal dari air bersih serta bermacam-macam zat organik berasal dari penguraian tinja. CO2) 5. Kandungan pH 7. 4  5. atau karbohidrat. dan cenderung ke asam apabila sudah mulai membusuk. jamur.(suspended solid) yang volumenya bervariasi antara 100-500 mg/l. urea. sabun. Kandungan bakteri pathogen serta organism golongan E. cacing2. buangan rumah tangga khususnya dari kamar mandi/wc. baik . air limbah disebut lemah. pengalengan ikan dan daging. N. Beberapa mikroorganisme dalam air limbah. Suhu 5 6.3. antara lain: 1. namun keduanya tidak berperan dalam proses pengolahan air limbah. Kelompok tanaman dan bintang :algae. Mg) 4. yakni: a. Sedangkan bakteri pathogen banyak terdapat dari hasil buangan dari peternakan. Apabila volume suspensi padat kurang dari 100mg/l. pada umumnya bersifat basa pada waktu masih baru. Limbah industri tidak banyak mengandung bakteri kecuali dari bahan produksinya memang berhubungan dengan potensi adanya bakteri diantaranya industri makanan/minuman. Kandungan gas (mis: O2. P. Substansi organik dalam air buangan terdiri dari 2 golongan. urine. Oleh sebab itu.

maka menunjukkan derajat pengotoran ytang relative kecil.9. Kebutuhan BOD bervariasi antara 100-300 mg/l . 6  7. lalat.5hari). sedangkan bila kurang dari 100mg/l disebut lemah. Sebagai contoh. Kation-kation ini dapat bereaksi dengan sabun membentuk endapan maupun anion-anion yang terdapat di dalam air membentuk endapan atau karat pada peralatan logam. Hasil pengukuran BOD dapat dinyatakan dalam mg/l. 5.Apabila hasil pengukuran menunjukkan angka lebih dari 300mg/l. dan lain-lain) . Semakin besar oksigen terlarut. Turbidity (kekeruhan) Adalah ukuran yang menggunakan efek cahaya sebgai dasar untuk mengukur keadaan air sungai.2. Dampak tersebutantara lain: 1) Gangguan Kesehatan Air limbah dapat mengandung bibit penyakit yang dapat menimbulkan penyakit bawaan air. Hardness (kesadahan) Kesadahan adalah gambaran kation logam ekivalen yang terdapat dalam air. bahan organic yang terdapat dalam air limbah bila dibuang langsung ke sungai dapat menyebabkan penurunan kadar oksigen yang terlarut didalam sungai tersebut.7. Selain itu di dalam air limbah mungkin juga terdapat zat-zat berbahaya dan beracun yang dapat menimbulkan gangguan kesehatan bagi makhluk hidup yang mengkonsumsinya. Mixed Liquor Suspended Solid (MLSS) Adalah jumlah TSS yang berasal dari bak pengendap lumpur aktif setelah dipanaskan pada suhu 103o-105o C. 2) Penurunan Kualitas Lingkungan Air limbah yang dibuang langsung ke air permukaan (misalnya sungai dan danau) dapat mengakibatkan pencemaran air permukaan tersebut. Mixed Liquor Volatile Suspended Solid (MLVSS) Adalah kandungan organic matter yang terdapat dalam MLSS pada suhu 600oC. dalam hal ini akan mengurangi  . 3. kekeruhan ini disebabkan oleh adanya benda tercampur atau benda koloid dalam air. Selain suspended solid ada juga istilah dissolved solid. Total suspended solid Adalah jumlah berat dalam mg/l kering lumpur yang ada dalam air limbah setelah mengalami penyaringan dengan membran berukuran 0. Oksigen terlarut ini digunakan sebagai tanda derajat pengotoran limbah yang ada.5 Dampak Pembuangan Air LimbahAir limbah yang tidak menjalani proses pengolahan yang benar tentunyadapat menimbulkan dampak yang tidak diinginkan. 7 8.8. kecoa. 6. Settleable solid Adalah lumpur yang mengendap dengan sendirinya pada kondisi yang tenang selama 1 jam secara gaya beratnya sendiri. Suspended solid dapat dibagi menjadi zat padat dan koloid. benda volatile menguap disebut MLVSS. 4. air limbah yang tidak dikelola dengan baik juga dapat menjadi sarang vector penyakit (misalnya nyamuk. BOD dinyatakan kuat. Dengan demikian menyebabkan kehidupan di dalam air yang membutuhkan oksigen akan terganggu. Adakalanya.45 mikron. Dissolved Oxygen (DO) DO adalah banyaknya oksigen yang terkandung di dalam air dan diukur dalam satuan milligram per liter.

3.bahan yang bila terurai menghasilkan gas-gas yang berbau. air limbah yang dialirkan ke lingkungan harus memenuhi ketentuan seperti yang disebutkan dalam Baku Mutu Air Limbah.2. limbah) dan bangunan air kotor lainnya. Tidak menimbulkan pencemaran  . Adakalanya.6 Pengelolaan Air LimbahAir limbah sebelum dilepas ke pembuangan akhir harus menjalanipengolahan terlebih dahulu. Bila air tanah tercemar. 2. Menghindari pencemaran tanah permukaan.2 Syarat Sistem Pengelolaan Air LimbahSementara itu. sistem pengelolaan air limbah yang diterapkan harusmemenuhi persyaratan berikut:1.3. Dengan cepat rusaknya air tersebut maka biaya pemeliharaannya akan semakin besar juga.2.2. Mencegah pencemaran pada sumber air rumah tangga. Kadang-kadang air limbah dapat juga mengandung bahan.4. maka perlu dilakukan pengolahan air limbah sebelum mengalirkannya ke lingkungan.1 Tujuan Pengelolaan Air LimbahAdapun tujuan dari pengelolaan air limbah itu sendiri.4) Gangguan terhadap kerusakan benda Adakalanya air limbah mengandung zat-zat yang dapat dikonversi oleh bakteri anaerobik menjadi gas yang agresif seperti H2S. tetapi mengganggu keindahan. Tidak mengakibatkan pencemaran air permukaan.Pengelolaan air limbah dapat dilakukan secara alamiah maupun denganbantuan peralatan. sehingga menyebabkan pencemaran air tanah. air limbah juga dapat merembes ke dalam air tanah. Pipa saluran air 8  9. Pengolahan air limbah secara alamiah biasanyadilakukan dengan bantuan kolam stabilisasi sedangkan pengolahan airdengan bantuan peralatan misalnya dilakukan pada Instalasi PengolahanAir Limbah/ IPAL (Waste Water Treatment Plant / WWTP).perkembangannya. antara lain:1. Untuk dapat melaksanakan pengolahan airlimbah yang efektif diperlukan rencana pengelolaan yang baik. Apabila air limbah tidak memenuhi ketentuan tersebut. Tidak mengakibatkan kontaminasi terhadap sumber-sumber air minum. 9 10. tetapi terjadi gangguan keindahan terhadap badan air penerima tersebut.6.2. Menghilangkan tempat berkembangbiaknya bibit dan vektor penyakit. yang berarti akan menimbulkan kerugian material. Walaupun pigmen tersebut tidak menimbulkan gangguan terhadap kesehatan.3) Gangguan Terhadap Keindahan Adakalanya air limbah mengandung polutan yang tidak mengganggu kesehatan dan ekosistem. Contoh : air limbah yang mengandung pigmen warna yang dapat menimbulkan perubahan warna pada badan air penerima. Melindungi hewan dan tanaman yang hidup didalam air. maka dapat menimbulkan gangguan keindahan pada badan air tersebut. Bila air limbah jenis ini mencemari badan air.6. Untuk menghindarkan terjadinya gangguan-gangguan diatas. Gas ini dapat mempercepat proses perkaratan pada benda yang terbuat dari besi (mis. maka kualitasnya akan menurun sehingga tidak dapat lagi digunakan sesuai peruntukannya.

2. Dalam dosing chamber terdapat siphon McDonald yang berfumgsi untuk mengatur kecepatan air yang akan dialirkan ke bidang resapan agar merata.6. b. Bidang resapan Bidang ini akan menyerap cairan keluar dari dosing chamber dan menyaring  .5 meter.5. antara lain: 1. Volume air mencukupi sehingga pengenceran berlangsung kurang dari 30-40 kali3.5 meter dan kedalaman 2. 4. Septic tank memiliki 4 bagian.pada flora dan fauna yang hidup di air di dalam penggunaannya sehari-hari. 10  11. Dosing chamber 11 12. cairan. merupakan metode terbaik untuk mengelolah air limbah walau biayanya mahal. 3. Bagian atas ditembok agar tidak tembus air. Lumpur akan masuk ke ruang lumpur. Apabila ruang sudah penuh. Sumur resapan (seepage pit) Sumur resapan merupakan sumur tempat menampung air limbah yang telah mengalami pengolahan dalam system lain. sehingga bila yang satu penuh. Gas dan cairan akan masuk kedalam dosing chamber melalui pipa. Sumur resapan ini dibuat pada tanah yang berpasir.Namun.2. larva dan telur cacing. cara semacam ini dapat mencemari air permukaan dengan bakteripathogen. serta bibit penyakit lain yang ada didalam air limbah itu. Tidak menimbulkan bau atau aroma tidak sedap. danau.c. dan lumpur. misalnya dari aqua privy atau septic tank. Cesspool Bentuk cesspool ini menyerupai sumur tetapi digunakan untuk pembuangan air limbah.Apabila hanya cara ini yang dapat diterapkan. dengan diameter 1-2. maka persyaratan berikutharus dipenuhi:1. lumpur didalamnya dapat dihisap keluar atau dari semula dibuat cesspool secara berangkai. menurut WHO.6. lumpur dapat dipompa keluar. Dibuat pada tanah yang berpasir agar air buangan mudah meresap kedalam tanah.diantaranya:a. Dengan cara ini air limbah akan mengalami purifikasi alami.4. air hanya tinggal mengalami peresapan ke dalam tanah. Pengenceran (disposal by dilution)Air limbah dibuang ke sungai.d. Air sungai atau danau tidak boleh digunakan untuk keperluan lain. Jarak cesspool dengan sumur air bersih adalah 45 meter dan minimal 6 meter dari pondasi rumah. 2. Tidak dihinggapi oleh vektor atau serangga yang mengakibatkan penyakit. Ruang lumpur Ruang lumpur merupakan tempat penampungan lumpur. Lama pemakaian dapat mencapai 6-10 tahun.3 Metode Pengelolaan Air LimbahAda beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengelolah air limbah. Dengan kata lain air harus mengalir (tidak boleh stagnan) agar tidak menimmbulkan bau. Tidak terbuka dan harus tertutup. Apabila ceespool sudah penuh (±60bulan). air kotor akan tertahan 13 hari dan akan mengalami penguraian oleh bakteri pembusuk yang akan menghasilkan gas. atau laut agar mengalamipengenceran. rumit. air akan mengalir ke cesspool berikutnya. Air harus cukup mengandung oksigen. Ruang pembusukan Dalam ruang ini. Septic tank Septic tank. dan memerlukan tanah yang luas. Dengan cara ini.

Selanjutnya dapat menimbulkan banjir. sedangkan jika bak penampung air hujannya dipisahkan maka disebut separated system.2.Cara lain pengolahan air limbahPengolahan air limbah dapat juga dilakukan dengan cara:1. 2. Proses pengolahan yang dilakukan. Hal ini terutama dapat dilakukan untuk air limbah dari rumah tangga. pertanian. Air kotor itu masih memerlukan pengolahan. danau. Semua proses pengolahan air limbah ini dilakukan dalan suatu instalasi khusus yang dibangun diujung kota. Panjang minimal bidang resapan ini 10meter dan dibuat pada tanah berpasir.bakteri pathogen maupun bibit penyakit lain. dan terkadang menampung kotoran dari lingkungan. misalnya ke daerah peternakan. Desinfeksi Desinfeksi dengan kaporit (10kg/1 juta air limbah) untuk membunuh mikroba patogen. maka jumlah air limbah yang harus dibuang terlalu banyak. dengan makin bertambahnya penduduk. dan sebagainya. Penyaringan (screening) Penyaringan ditujukan untuk menangkap benda-benda yang terapung diatas permukaan air. air kotor dialirkan ke ujung kota. ganggang (algae).kemudian baru dibuang ke badan-badan air. seperti selokan. antara lain: 1. Proses biologis Proses ini menggunakan mikroba untuk memusnahkan zat organic di dalam limbah baik secara aerob maupun anaerob. cara ini menimbulkan kerugian lain. System Riool (sewage) System riool menampung semua air kotor dari rumah maupun perusahaan. yang berarti makin meningkatnya kegiatan manusia. atau perikanan darat. Agar tidak merugikan kepentingan lain. Irrigation (irigasi) Air limbah dialirkan ke dalam parit-parit terbuka yang digali. air limbah dialirkan ke dalam bak besar (sand trap) sehingga aliran menjadi lambat dan lumpur serta pasir mengendap. danau atau laut sehingga mengalami pengenceran. Pengendapan (sedimentation) Pada proses ini. 12  13.3. 4.e. Dalam keadaan tertentu air buangan dapat digunakan untuk pengairan lading pertanian atau perkebunan dan sekaligus berfungsi untuk pemupukan. rumah potong hewan. dan air akan merembes masuk ke dalam tanah melalui dasar dan dinding parit-parit tersebut. 3. sistem riool ini disebut combined system. dan lain-lain di mana kandungan zat-zat organikdan protein cukup tinggi yang diperlukan oleh tanaman. Pengenceran Terakhir. dan diperlukan air pengenceran terlalu banyak pula. 6. Disaring dengan saringan pasir (sand filter) 5. diantaranya: bahaya kontaminasi terhadap badan-badan air masih tetap ada. Self purification/oxidation ponds (kolam oksidasi) Pada prinsipnya cara pengolahan ini adalah pemanfaatan sinar matahari. air limbah dibuang ke sungai. pengendapan yang akhirnya menimbulkan pendangkalan terhadap badan-badan air. Di samping itu. Tetapi. maka cara ini tidak dapat dipertahankan lagi. bakteri dan . perusahaan susu sapi. Apabila dipakai untuk menampung air hujan. sungai. Dilution (pengenceran) Air limbah diencerkan sampai mencapai konsentrasi yang cukup rendah.

lapisan apapun. Untuk menstabilkan bahan-bahan organik melalui proses stabilisasi.badan air (kali. Untuk menghasilkan effluent yang bebas dari keadaan patogen.Dekomposisi materi organik di dalam air limbah terjadi melalui proses aerobdan anaerob.a. Pengolahan sekunder terdiri dari. Materi organik akan diurai oleh bakteri menjadi bahan-bahan sederhana yang tidak akan didekomposisi. Air dapat digunakan tanpa menimbulkan risiko gangguan kesehatan. d.3. a. dan sebagainya). sedangkan yang 75%. Di samping itu. ditimbun di rawa-rawa. d. bakteridan oksigen. atau dijadikan pupuk. b. Cairan yang bersal dari primary treatment dialirkan ke bak biological treatment kemudian dialirkan ke tangki pengendapan terakhir (final sedimentation tank). sehingga relatif aman apabila akan dibuang ke dalam badan. Dari total volume endapan lumpur aktif (activated sludge) yang dihasilkan. Sebagai hasilnya BOD dari air limbah tersebut akan berkurang. Kotoran yang besar disaring. sehingga memungkinkan sirkulasi angin dengan baik. Proses aerob Proses aerob merupakan proses paling efisien untuk  . sehingga tumbuh dengan subur. Air yang tertinggal cukup jernih sehingga dapat langsung disalurkan ke badan-badan air setelah mengalami proses klorinasi.7 Purifikasi Air Limbah Tujuan purifikasi air limbah. ganggang. aliran air diperhambat dengan grit channel. 25%-nya akan digunakan kembali sehingga dimasukkan lagi kedalam tangki aerasi. Pada proses sintesis untuk pembentukan karbohidrat dari H2O dan CO2 oleh klorofil di bawah pengaruh sinar matahari terbentuk O2. dan di daerah yang terbuka. kerikil dan pasir. 2.14 15. b. Cara kerjanya antara lain sebagai berikut: Empat unsur yang berperan dalam pembersihan alamiah ini adalah: sinar matahari. seperti berikut. Endapan lumpur dalam sludge digestion tank dikeringkan dengan alat pengering lumpur. Air limbah dialirkan ke dalam kolam besar berbentuk segi empat dengan kedalaman antara 1-2 meter. antara lain. c.1. terjadi pengendapan.2. Crudge sludge dialirkan ke sludge digestion tank untuk diubah menjadi gas metana yang akan digunakan untuk menghasilkan tenaga listrik. Kemudian oksigen ini digunakan oleh bakteri aerobik untuk melakukan dekomposisi zat-zat organik yang terdapat dalam air buangan. danau. Cairan yang tertinggal dialirkan sebagai primary effluent ke pengolahan sekunder. Endapan crude sludge dialirkan ke sludge digestion tank dan menghasilkan gas metana. Screen (saringan). c. Detritus berupa lapisan air. Ganggang dengan butir klorofilnya dalam air limbah melakukan proses fotosintesis dengan bantuan sinar matahari. Pengolahan air limbah secara primer dan sekunder Pengolahan secara primer terdiri atas: a. Grit Chamber. Lokasi kolam harus jauh dari daerah pemukiman. Dinding dan lapisan kolam tidak perlu diberi 13  14.oksigen dalam proses pembersihan alamiah. nya akan dibuang ke laut.1. Primary sedimentation tank.

sedangkan di daerah yang sumber airnya berasal dari sumurpompa atau sambungan rumah sendiri. Tanah tersebut ditanami tumbuhan semacam kentang dan pohon buah-buahan.2.Volume air limbah rumah tangga bergantung pada volume pemakaian airpenduduk setempat. 1.Implikasi dan dampak kesehatan akibat pembuangan air limbah rumahtangga bergantung pada. Iklim setempat 16 17. Teknologi yang dimanfaatkan 2. dan sulfat melalui kerja bakteri. grit chamber. Jenis tanah 5. secondary sedimentation dan klorinasi. Halaman ini juga sering dijadikan arenabermain anak-anak. Kondisi air tanahAda 5 cara pembuangan air limbah rumah tangga. air cuci pakaian danlain-lain yang mungkin dapatmengandung mikroorganisme patogen. yaitu:1. penggunaan air dapat mencapai200liter per orang. dan H2.Air limbah yang mengandung  .terdiri dari: 1. kompleks.2. Pembuangan umum. yang meliputi biological treatment.5. nitrat. bahkan tidak jarang digunakan untuk tempat buang airbesar yang memungkinkan telur cacing untuk tidak cepat matang sehinggapotensi untuk menularkan penyakit tetap besar. Pengolahan primer. yaitu melalui tempat penampungan air limbah yang terletak dihalaman. Produk akhir dari dekomposisi tersebut adalah metana.3. dan primary sedimentation. CO2.b. nitrit. air.ammonia. Metode ini memanfaatkan sebidang tanah yang dikelilingi parit berisi air limbah yang mengalir secara intermiten. 2.a.menurunkan kandungan materi organik di dalam air limbah. Bahan-bahan organik dipecah menjadi bahan yang lebih sederhana.8 Air Limbah Rumah TanggaAir limbah rumah tangga (sullage) adalah air limbah yang tidakmengandung ekskreta manusia dan dapat berasal dari buangan kamarmandi. Reaksi dekomposisi anaerob berlangsung lebih lambat dan sangat 15  16.b. Proses ini memerlukan pasokan oksigen terlarut yang kontinu. yang meliputi screening. Dialirkan saluran tertutup atau selokan. Dibuang ke lapangan peresapan. Pengolahan sekunder.Pembuangan melalui tempat-tempat penampungan air limbah di halamanakan memberikan tempat bagi perkembangbiakan serangga seperti Culexpipiens selain menghasilkan lumpur dan kondisi yang tidak saniter karenadekat dengan sumur air bersih. jamur dan protozoa. ammonia. Dialirkan ke saluran terbuka.Dalam melakukan purifikasi air limbah.4. Penggunaan air untuk keperluan sehari-hari mungkinkurang dari 10 liter per orang di daerah yang sumber airnya berasal darikran umum. Digunakan untuk menyiram tanaman kebun. 4. Volume air limbah 3. Land treatment atau sewage farming. terdapat 3 cara berikut yang dapatdipilih.Setiap cara tersebut memiliki implikasi kesehatan yang berbeda-beda. Proses anaerob Proses ini sangat efektif untuk air limbah yang mengandung banyak benda padat. Traditional sewage treatment (oxidation pond)c. dapur. Modern sewage treatment. seperti CO2.

Namun. 23/ 1997 tentangPengelolaan Lingkungan Hidup. pembuangan air limbah di luar rumahdapat menimbulkan bahaya bagi kesehatan manusia. air harus dibuang. Di daerah yang volume air limbah dan angkakepadatan rumahnya masih rendah.Tingkat bahaya keracunan yang disebabkan limbah ini bergantung padajenis dan karakteristiknya. pengalengan. sementara penggunaan air atau kepadatanrumah tinggi. 18 19. tekstil.Bahan ini dirumuskan sebagai bahan yang dalam jumlah relative sedikittetapi mempunyai potensi untuk mencemarkan dan merusak kehidupandan sumber daya. dan pengelolaannya secaraefektif.Limbah cair industri mengandung bahan pencemar yang bersifat racun danberbahaya yang dikenal dengan sebutan B3 (Bahan Beracun danBerbahaya). Air yang mengandung senyawa kimia  .minyak goring. Jika kondisi tanahkurang dapat ditembus air. bahan-bahan tersebutmengandung 60. kelangsungan hidup manusia serta makhluk hidup lain. Bahan ini ada yang kasar dan halus. pencelupan dan pewarna. plywood. karakteristik dan akibat yang ditimbulkanlimbah di masa sekarang maupun di masa akan datang. elektor plating. minyak kelapa sawit. Mengingat sifat.9 Limbah IndustriLimbah industri (industrial waste) yang berbentuk cair dapat berasal daripabrik yang biasanya banyak menggunakan air pada proses produksinya. baja dan besi. Jenisjenisindustry yang menghasilkan limbah cair antara lain. penanggulangan. 2. pemanfaatan tersebut jangansampai membentuk genangan air karena dapat menjadi tempatperkembangbiakan nyamuk. Kerapkali air dari pabrik berwarna keruh dan temperaturnya tinggi. baik secaralangsung maupun tidak langsung.tepung tapioka. 17  18. Limbah B3 adalah sisa suatu usahadan/atau kegiatan yang mengandung bahan berbahaya dan/atau beracunyang karena sifat dan/atau konsentrasinya dan/atau jumlahnya. dapat mencemarkan dan/ataumerusakkan lingkungan hidup dan/atau dapat membahayakan lingkunganhidup. industri pulp danrayon. Air dari pabrik membawa sejumlah padatan dan partikel baik yang larut maupun yang mengendap. metode pembuangan air limbah yang memenuhi syaratmutlak dipenuhi.mikroorganisme patogen dan berasal daripembersihan kamar mandi mungkin dapat menginfeksi anak-anak yangsedang bermain di halaman.000 jenis bahan kimia dari 5 juta jenis bahan kimia yangsudah dikenal. kertas. kesehatan. Apabila ditinjau secara kimia. pengolahan cramb rubber. diperlukanlangkahlangkah pencegahan. daging dan lain-lain. baik dalam jangka pendek maupun dalamjangka panjang. Menurut Undang-undang RI No.Penggunaan air limbah dengan cara dimanfaatkan untuk penyiramansayursayuran di kebun dekat rumah memberikan dampak negatif yanglebih kecil terhadap kesehatan. kaustik soda.Selain itu libah cair juga dapat berasal dari bahan baku yang mengandungair sehingga di dalam proses pengolahannya.

tanah liat. industri pulp dan rayon menghasilkan limbah air sebanyak 30 m3 setiap ton pulp yang diproduksi. Semakin keruh air. 19  20. Air limbah yang telah tercemar memberikan ciri yang dapat diidentifikasi secara visual maupun melalui pemeriksaan laboratorium. Bau juga timbul karena reaksi kimia yang menimbulkan gas. Bau Bau timbul karena adanya kegiatan mikroorganisme yang menguraikan zat organik untuk menghasilkan gas tertentu. Pengamatan mengenai karakteristik ini penting untuk menetapkan jenis parameter pencemar yang terdapat di dalamnya. sifat limbah cair tersebut dapat dikategorikan berdasarkan karakteristik fisika. Kuat lemahnya bau yang di timbulkan bergantung pada jenis dan banyaknya gas yang dihasilkan. semakin tinggi daya hantar listrik dan makin tinggi pula kepadatannya. seperti eceng gondok. sedangkan industri pengolahan crumb rubber menghasilkan antara 100. Sifat kimia dan fisika masing-masing parameter dapat menunjukkan akibat yang akan ditimbulkan terhadap lingkungan. Temperatur juga dapat memengaruhi kecepatan reaksi kimia serta . industri ikan dan makanan laut menghasilkan limbah air berkisar antara 79500 m3 per hari. baik yang larut.antara lain:a. jasad renik. Temperatur Temperatur air limbah akan memengaruhi badan penerima apabila terdapat perbedaan suhu yang cukup besar. identifikasi secara laboratorium ditandai dengan terjadinya perubahan sifat kimia air karena air telah mengandung bahan kimia beracun dan berbahaya dalam konsentrasi yang melebihi batas yang dianjurkan. Pengendapan di bagian dasarair akan mengakibatkan terjadinya pendangkalan pada badan dasar penerima. Contoh lainnya. lumpur. Kekeruhan Kekeruhan menunjukkan sifat atis optis air yang menyebabkan pembiasan cahaya ke dalam air.beracun dan berbahaya mempunyai sifat tersendiri. dan indikasi lain. Berikut karakteristik yang dimiliki limbah cair industri. bau yang ditimbulkan. dan biologinya. mengendap maupun berbentuk suspense. rasa. Sementara itu.9.1 Sifat-Sifat Limbah Cair Industri Berdasarkan persenyawaan yang ditemukan dalam air buangan industri. Identifikasi secara visual dapat diketahui melalui: kekeruhan. Nilai kekeruhan air dikonversikan ke dalam ukuran SiO2 dalam satuan mg/1. kimia. Sebagai gambaran. Padatan Berasal dari bahan organik maupun anorganik.b.c. Sifat ini terjadi karena adanya bahan yang terapung maupun yang terurai seperti bahan organik. Jumlah limbah yang dikeluarkan masing-masing industri bergantung pada banyaknya produksi yang dihasilkan serta jenis produknya.1000 m3 limbah air per hari. selain menyebabkan tumbuhnya tanaman tertentu.2. Banyaknya padatan menunjukkan banyaknya lumpur yang terkandung dalam air limbah. Kekeruhan akan membatasi pencahayaan ke dalam air. warna air. Karakteristik fisikPerubahan yang ditimbulkan parameter fisika dalam limbah cair industry. dan benda lain yang melayag maupun terapung.1.d. juga berbahaya bagi makhluk hidup lain dalam air.

Minyak dan lemak 3. yang tercermin dari kadar padatan total dalam air dan suhu pada saat pengukuran. a. Saringan tersebut diperiksa setiap hari untuk mengambil bahan yang terjaring. 3. saringan dapat dipasang secara seri sebanyak dua atau tiga saringan. logam berat dan beracun 4. Pengolahan secara kimia dilakukan dengan cara mengendapkan bahan padatan melalui penambahan zat kimia. Ukuran messnya (besar lubang kawat tikus) dapat dibandingkan dengan kawat kasa penghalang nyamuk. Pengolahan berdasarkan tingkat perlakuan Menurut tingkatan prosesnya. benda padat dan gas dalam air. 1. saringan kasar yang tidak mudah berkarat dan berukuran ± 30×30 cm untuk debit air 100 m2 per jam sudah cukup baik. Fenol 5. Pra-pengolahan (pre-treatment) Pada tahap ini. Bahan lainnya adalah lapisan minyak dan lemak di atas permukaan air. Warna Warna timbul akibat terdapatnya suatu bahan terlarut atau tersuspensi dalam air. Pestisida 4. tidak berarti bahwa semua tingkatan harus dilalui karena pilihan tingkatan proses tetap bergantung pada kondisi limbah yang diketahui dari hasil pemeriksaan laboratorium. Berikut beberapa tahapan pengolahan air limbah.f. Perubaha suhu memperlihatkan aktivitas kimia dan biologis pada 20  21. nitrogen 5. pengolahan limbah dapat digolongkan menjadi 5 tingkatan. Karakteristik biologi 1.2 Pengolahan Limbah Cair Industri Pengolahan limbah cair industri dapat dibagi menjadi dua. fosfor 3. Namun.tata kehidupan dalam air. Pengolahan primer (primary treatment) Pada tahapan ini dilakukan penyaringan terhadap padatan halus atau zat warna terlarut maupun tersuspensi yang tidak terjaring pada penyaringan terdahulu. Pada suhu yang tinggi terjadi pembusukan dan penambahan tingkatan oksidasi zat organik. Konduktivitas limbah cair dalam mengalirkan arus listrik bergantung pada mobilitas ion dan kadar yang terlarut di dalam limbah tersebut (senyawa anorganik > konduktor senyawa organik). Bahan kimia anorganik 1. dapat ditetapkan jenis peralatan yang dibutuhkan.e. b. Untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. 22 23. Secara umum sifat air di pengaruhi oleh banhan kimia organik dan anorganik. Daya hantar listrik Daya hantar listrik merupakan kemampuan air untuk mengalirkan arus listrik. Karakteristik kimia Bahan kimia yang terdapat dalam air akan menentukan sifat air baik dalam tingkat keracunan maupun bahaya yang di timbulkannya. Klorida 2.9. selain bahan pewarna tertentu yang mengandung logam berat. Karbohidrat dan perotein 2. Bahan kimia organik 1.2. Contoh bahan-bahan yang terjaring dapat berupa padatan terapung atau melayang yang ikut bersama air. Zat warna dan surfaktanb. sulfur 21 22.   . Virus2. pengolahan menurut tingkat perlakuan dan pengolahan menurut karakteristiknya.a. Dengan mengetahui jenis-jenis parameter dalam limbah.

pembekuan. air bekas pencucian pakaian. Pengolahan sekunder (secondary treatment) Tahap ini melibatkan proses biologis yang bertujuan untuk menghilangkan bahan organik melalui proses oksidasi biokimia.Reaksi yang terjadi akan menyebabkan berat jenis bahan padatan menjadi lebih besar daripada air. Di dalam proses biologis ini. Pembuangan fenol 10. Sedimentasi 4. Kolam oksidasi 2. Beberapa teknologi yang digunakan dalam pengolahan air limbah rumah sakit yakni antara lain: proses lumpur aktif. destilasi. pengendapan (tanpa penambahan bahan kimia) dilakukan dengan memanfaatkan kolam berukuran tertentu untuk mengendapkan partikel-partikel dari air yang mengalir di atasnya. Penggumpalan (misalnya: menggunakan alumunium sulfat dan ferrosulfat) 4. Filtrasib. oksidasi.Pengendapan dengan bahan kimia 2. 2. Proses fisik. dan proses biologi (pembusukan oleh bakteri dan nitrifikasi alga). Trickling filter 4. Klorinasi 8. elektrokimia. air bekas laboratorium dan lainnya. dan lain-lain). Sementara itu. Oksidasi dan reduksi 7. reactor putar  . Proses pengolahan berdasarkan karakteristik air limbah dapat dilakukansecara:a. Pembuangan sulfurc. Pengolahan tersier (tertiary treatment) Pengolahan tersier merupakan tahap pengolahan tingkat lanjut yang ditujukan terutama untuk menghilangkan senyawa organik maupun anorganik. c. dapat dilakukan melalui: 1. dan zone settling) 6. Tidak semua reaksi dapat berlaku untuk semua senyawa kimia (terutama senyawa organik). pertukaran ion. floculant settling. Proses kimia. Penguapan dilakukan dengan memasukkan udara ke dalam air dan menciptakan gelembung gas sehingga partikel halus terbawa bersama gelembung ke permukaan air. Fakultatifd. dapt dilakukan dengan: 1.Pengolahan dengan logoon atau kolam 3. Proses fisika kimia biologie. Netralisasi 4. Penghilangan klor (biasanya menggunakan karbon aktif atau natrium sulfat) 9. proses kimia (absorbs karbon aktif. d. Pengolahan secara fisika dilakukan melalui pengendapan maupun pengapungan yang ditujukan untuk bahan kasar yang terkandung dalam air limbah. Perataan air (misalnya: mengubah system saluran dan membuat kolam) 3. Sedimentasi (misalnya dengan discrete settling. cuci darah. Penghancuran 2. dan reduks). dll . Proses biologi. banyak dipergunakan reactor lumpur aktif dan trickling filter. dapat dilakukan melalui: 1.10 Limbah Rumah Sakit Air limbah rumah sakit adalah seluruh buangan cair yang berasal dari hasil proses seluruh kegiatan rumah sakit yang meliputi limbah domestic cair yakni buangan kamar mandi. Penggumpalan atau koagulasi 5. limbah cair klinis rumah sakit misalnya air bekas cuci luka. pengendapan kimia. Proses pada tingkat lanjut ini dilakukan melalui proses fisik (filtrasi. Lumpur aktif (mixed liquid suspende solid / MLSS) 3. pengapungan. dapur. Pengolahan berdasarkan karakteristik 23  24.2. Lagoon 5. Pengapungan 5. Pengolahan tingkat lanjut 24 25.

biologis. Dengan cara alamiah yaitu dengan kolam stabilisasi sedangkan dengan peralatan biasanya dilakukan pada IPAL.2. Karakteristik air limbah ada 3 yaitu: karakteristik fisik.11 Limbah nuklir Pengelolaan limbah radioaktif bertujuan untuk meminimalkan dosis radiasi yang diterima penduduk <0. Dampak pengelolaan air limbah antara lain : gangguan kesehatan. COD. hardness. settleable solid.3) Untuk mencegah penurunan kualitas hidrosfir yang disebabkan oleh air limbah diperlukan pemilihan sistem pengolahan air limbah yang tepat agar tidak memberikan dampak yang buruk bagi lingkungan khususnya pada kesehatan masyarkat. Total Suspended Solid. Pengelolaan air limbah pun dapat dilakukan dengan 2 cara yaitu secara alamiah maupun dengan bantuan peralatan. karakteristik kimia. pra-pengolahan.dan tertiary treatment. baik kegiatan rumah tangga maupun kegiatan lain seperti industri. 27  . 2) Keseriusan dari semua pihak sangat diperlukan agar limbah industri yang ada benar-benar tidak mengganggu kehidupan dan kesehatan manusia.1 Kesimpulan Air buangan/ air limbah adalah air yang tersisa dari kegiatan manusia. proses pengolahan dengan biofilter “Up Flow”. maka akan sama-sama kita lihat bahaya apa yang akan muncul ke depan yang menghadang kita. BAB III PENUTUP3. serta proses pengolahan dengan system “biofilter anaerob-aerob. gangguan terhadap kerusakan benda. perhotelan. kalau hal ini tidak kita mulai dari sekarang 26 27. yang prosesnya dapat dikelompokkan menjadi primary treatment.1 dosis radiasi maksimum yang diperkenankan bagi karyawan di medan radiasi.3. gangguan terhadap keindahan. penurunan kualitas lingkungan. dan sebagainya. 25  26.2 Saran 1) Pembangunan instalasi pengolahan air limbah sudah mutlak dan harus dimiliki oleh setiap industri atau badan pengolah yang ditunjuk agar setiap air limbah yang dibuang ke badan air sudah masuk dalam baku mutu yang telah ditetapkan oleh pemrintah. penyimpanan sementara dan penyimpanan akhir. karakteristik biologi. Mixed Liquor Volatile Suspended Solid. Tahap-tahap yang dilakukan untuk pengelolaan limbah radioaktif adalah: pengangkutan limbah. air limbah industri dan air limbah kotapraja. Mixed Liquor Suspended Solid. Sumber air limbah yaitu air limbah rumah tangga. DO. Parameter-parameter yang digunakan dalam air limbah yaitu BOD. secondary treatment.