PRINSIP DAN TUGAS TUMBUH KEMBANG LANSIA

MAKALAH

Disusun Oleh: 1. 2. 3. 4. NURLAELI KURNIATI PANGGIH PANGESTU RISKA NURMALASARI SUCI AMBAR PALUPI 10/1745/PR/0099 10/1798/PR/0152 101757/PR/0111 10/1767/PR/0121

PRODI S1 KEPERWATAN STIKes HARAPAN BANGSA PURWOKERTO 2011

sehinggga dapat menambah wawasan.KATA PENGANTAR Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Alloh SWT karena dengan rahmat dan karunia-Nya penulis dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik yang berjudul “PRINSIP DAN TUGAS TUMBUH KEMBANG LANSIA” kemudian salawat beserta salam marilah kita sama-sama sanjungkan kepada baginda Nabiulloh Muhamad SAW denga segenap keluarga beserta sahabat sekalian dan semoga kita sebagai umatnya mendapatkan syafaatnya besok di yaumul kiamah.Dalam menyelesaikan makalah ini penulis menyadari bahwa dari materi yang terkandung dalam makalah ini masih banyak kekurangan.. Mei 2011 Penyusun ii . Penulis harapkan makalah yang disusun ini dapat bermanfaat bagi penulis sendiri dan bagi mahasiswa/mahasiswi lainnya yang membaca makalah ini. Purwokerto. kritik dan saran yang membangun sangat penulis harapkan.Oleh karena itu demi kesempurnaan makalah ini..Terima kasih penulis ucapkan kepada dosen pengampu dan kepada semua pihak yang telah membantu terselesainya makalah ini .Amiiin.

...................4 2.2 Prinsip Tumbuh Kembang pada Lansia.................................................1 1.1 Kesimpulan.......................5 Komunikasi pada Lansia........................2 2.............................................2 2....................................................6 3........................................5 BAB III PENUTUP.......................................................................................7 iii ............................................................................................................................1 Latar Belakang Masalah.............................................................................................................................................................................................................................................................................................1 Pertumbuhan dan Perkembangan...................................1 BAB II ISI.6 Tugas Perkembambangan Lansia..........6 DAFTAR PUSTAKA...........................................................................2 2...6 3...................................DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL.......................................i KATA PENGANTAR.............................4 2..........................1 1...3 Permasalahan pada Lansia.......................................2 Saran...................................................................3 2.................iii BAB I PENDAHULUAN....................ii DAFTAR ISI................................................................................................4 Batas Usia Lansia.............................................................2 Tujuan................................

namun usia tua secara teoritis dimulai antara usia 60/65 tahun sampai meninggal dunia.2 TUJUAN Setelah membaca makalah ini.1 LATAR BELAKANG MASALAH Sekeras apapun usaha kita untuk menjaga kesehatan secara sungguh-sungguh selama masa kehidupan dewasa. Meskipun kita sulit menentukan kapan dimulainya proses penuaan. Ada beberapa pendapat mengenai “usia kemunduran” yaitu ada yang menetapkan 60 tahun. kita pasti mulai mengalami masa tua pada saat tertentu. lansia banyak menghadapi berbagai masalah kesehatan yang perlu penanganan segera dan terintegrasi. mahasiswa diharapkan mampu :  Mengetahui definisi pertumbuhan dan perkembangan  Mengetahui pengertian lanjut usia  Mengetahui permasalahan-permasalahan pada lansia  Memahami cara berkomunikasi dengan lansia  Memahami tugas perkembangan keluaraga dengan lansia dan tugas perkembangan lansia. perawat memberikan pelayanan kesehatan kepada semua orang yang memiliki usia dan karakter yang berbeda sehingga dalam merawat kasus yang samapun tindakan yang diberikan akan sangat berdeda karena setiap orang adalah unik. Badan kesehatan dunia (WHO) menetapkan 65 tahun sebagai usia yang menunjukkan proses menua yang berlangsung secara nyata dan seseorang telah disebut lanjut usia. Pengertian lansia adalah periode dimana organisme telah mencapai kemasakan dalam ukuran dan fungsi dan juga telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan waktu. Sebagai pemberi pelayanan keperawatan. sehingga seorang perawat dituntut untuk mengerti proses tumbuh kembang. 1. 1 .BAB I PENDAHULUAN 1. 65 tahun dan 70 tahun.

4).BAB II ISI 2.8). 1999. yang bisa diukur. Sedangkan Perkembangan (development) berkaitan dengan pematangan dan penambahan kemampuan (skill) fungsi organ atau individu. 1995). Ada beberapa pendapat mengenai “usia kemunduran” yaitu ada yang menetapkan 60 tahun.1 PERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN Pertumbuhan ( growth) berkaitan dengan dengan masalah perubahan dalam ukuran fisik seseorang. Karena itu di dalam tubuh akan menumpuk makin banyak distorsi metabolik dan struktural disebut penyakit degeneratif yang menyebabkan lansia akan mengakhiri hidup dengan episode terminal (Darmojo dan Martono. Whaley dan Wong dalam Supartini (2004) mengemukakan pertumbuhan sebagai suatu peningkatan jumlah dan ukuran. Kedua proses ini terjadi secara sinkron pada setiap individu. organ maupun individu. yaitu pertumbuhan dan perkembangan. Istilah tubuh kembang mencakup dua peristiwa yang sifatnya berbeda.Tumbuh kembang merupakan proses yang dinamis dan terus menerus. 2. Sedangkan perkembangan adalah bertambahnya kemampuan dalam struktur dan fungsi tubuh yang lebih kompleks dalam pola yang teratur sebagai hasil dari proses pematangan (Soetjiningsih. jumlah. tetapi saling berkaitan dan sulit dibedakan. Pengertian lansia adalah periode dimana organisme telah mencapai kemasakan dalam ukuran dan fungsi dan juga telah menunjukkan kemunduran sejalan dengan waktu. Pada lanjut usia akan terjadi proses menghilangnya kemampuan jaringan untuk memperbaiki diri atau mengganti dan mempertahankan fungsi normalnya secara perlahan-lahan sehingga tidak dapat bertahan terhadap infeksi dan memperbaiki kerusakan yang terjadi (Constantinides. sedangkan perkembangan menitikberatkan pada perubahan yang terjadi secara bertahap dari tingkat yang paling rendah ke tingkat yang paling tinggi dan kompleks melalui proses maturasi dan pembelajaran.2 PRINSIP TUMBUH KEMBANG PADA LANSIA Kelompok lanjut usia adalah kelompok penduduk yang berusia 60 tahun ke atas (Hardywinoto dan Setiabudhi. . ukuran atau dimensi tingkat sel. Pertumbuhan berkaitan dengan masalah perubahan dalam besar. 1994). 1999.

Banyaknya jenis obat akan menimbulkan masalah antara lain kemungkinan memerlukan ketaatan atau menimbulkan kebingungan dalam menggunakan atau cara minum obat. Badan kesehatan dunia (WHO) menetapkan 65 tahun sebagai usia yang menunjukkan proses menua yang berlangsung secara nyata dan seseorang telah disebut lanjut usia. ceria dan berusaha agar selalu tetap sehat di usia lanjut. harus selalu optimis. Dengan adanya penurunan kesehatan dan keterbatasan fisik maka diperlukan perawatan sehari-hari yang cukup. Disamping itu dapat meningkatkan resiko efek samping obat atau interaksi obat. Hal tersebut dilakukan dengan pertimbangan bahwa lansia memerlukan nutrisi yang adekuat untuk mendukung dan mempertahankan kesehatan.3 PERMASALAHAN PADA LANSIA Masalah kesehatan mental pada lansia dapat berasal dari 4 aspek yaitu fisik. dan tidak berguna. Penyesuaian tersebut karena adanya perubahan dari keadaan sebelumnya (fisik masih kuat. Perawatan tersebut dimaksudkan agar lansia mampu mandiri atau mendapat bantuan yang minimal. Pada usia lanjut akan terjadi berbagai kemunduran pada organ tubuh. dan faktor penyerapan makanan. Pemberian nutrisi yang baik dan cukup sangat diperlukan lansia . mudah tersinggung. lansia banyak menghadapi berbagai masalah kesehatan yang perlu penanganan segera dan terintegrasi. Semakin banyak penyakit pada lansia. Jadi walaupun usia sudah lanjut. bekerja dan berpenghasilan) menjadi kemunduran. harus tetap menjaga kesehatan. ansietas (kecemasan). lansia dengan problem tersebut menjadi rentan mengalami gangguan psikiatrik seperti depresi. kecewa. terjadinya tidak bisa dihindari oleh siapapun. Lansia juga identik dengan menurunnya daya tahan tubuh dan mengalami berbagai macam penyakit. Usia lanjut adalah suatu kejadian yang pasti akan dialami oleh semua orang yang dikaruniai usia panjang. Perawatan yang diberikan berupa kebersihan . sosial dan ekonomi. gampang merasa dilecehkan. Lansia akan memerlukan obat yang jumlah atau macamnya tergantung dari penyakit yang diderita. Namun tidak perlu berkecil hati. semakin banyak jenis obat yang diperlukan. 2. tidak bahagia. perasaan kehilangan. Masalah tersebut dapat berupa emosi labil. psikosis (kegilaan) atau kecanduan obat. Pada umumnya masalah kesehatan mental lansia adalah masalah penyesuaian. Beberapa faktor yang mempengaruhi kebutuhan gizi antara lain: berkurangnya kemampuan mencerna makanan.65 tahun dan 70 tahun. psikologik. berkurangnya cita rasa.

Permasalahan pada lansia yaitu salah satunya adalah: Masalah kesehatan yang sering terjadi pada lansia berbeda dari orang dewasa. Selain itu pemberian informasi pelayanan kesehatan yang memadai juga sangat diperlukan bagi lansia agar dapat mendapatkan pelayanan kesehatan yang memadai. hal ini disebabkan karena berkurangnya kalori dasar dari kegiatan fisik. yang menurut Kane dan Ouslander sering disebut dengan istilah 14 I. Akan tetapi kesehatan itu milik kita yang paling berharga. dan sebagainya. bisa saja hidupnya sederhana atau biasa saja. Selain itu lansia juga resiko terkena hipertensi karena Semakin tua. Ada satu pendapat yang mengatakan “KESEHATAN TIDAK BERARTI SEGALAGALANYA. terdapatnya beberapa penyakit sekaligus (komorbiditas) yang menyebabkan daya tahan tubuh yang sangat berkurang. ginjal. Adapun cara-cara tersebut adalah: Banyak bukti yang menunjukkan bahwa diet adalah salah satu faktor yang mempengaruhi kesehatan seseorang. Kebutuhan kalori pada lanjut usia berkurang. misalnya : untuk jantung. Cara hidup sehat adalah cara-cara yang dilakukan untuk dapat menjaga. usus. berkurangnya fungsi berbagai organ tubuh. TETAPI TANPA KESEHATAN SEGALANYA TIDAK BERARTI”. Kalori dasar adalah kalori yang dibutuhkan untuk melakukan kegiatan tubuh dalam keadaan istirahat. merawat. jumlah dan keganasan kuman akan mempermudah tubuh mengalami infeksi. Dengan tambahnya usia seseorang. Petunjuk menu bagi lansia adalah sebagai berikut (Depkes. oleh karena itu. segala keinginannya terpenuhi. yaitu: Beberapa faktor risiko yang menyebabkan lansia mudah mendapat penyakit infeksi karena kekurangan gizi. perlu dipenuhi secara adekuat. memelihara dan menyayangi kesehatan. kebutuhan gizi bagi para lanjut usia. mempertahankan dan meningkatkan kesehatan seseorang. faktor lingkungan. pernafasan. karena bila sakit kita tidak bisa berbuat apa-apa dan tidak bisa menikmati dengan baik apa yang dimiliki.perorangan seperti kebersihan gigi dan mulut. kebersihan kulit dan badan serta rambut. 1991):Makanan sebaiknya yang mudah dikunyah. 4 . Jadi kebutuhan kalori bagi lansia harus disesuaikan dengan kebutuhannya. tekanan darah akan bertambah tinggi. Oleh karena itu kita harus selalu menjaga. Selain daripada itu. kecepatan metabolisme tubuh cenderung turun. yang maksudnya orang yang sehat belum tentu hidupnya makmur. kekebalan tubuh:yang menurun. Prevalensi hipertensi pada orang-orang lanjut usia adalah sebesar 30-65%.

5 KOMUNIKASI PADA LANSIA Komunikasi merupakan suatau hubungan atau kegiatan-kegiatan yang berkaitan dengan masalah hubungan atau dapat diartikan sebagai saling tukar-menukar pendapat serta dapat diartikan hubungan kontak antara manusia baik individu maupun kelompok. kegiatan rohani. kesiapan lansia untuk beradaptasi atau meyesuaikan diri terhadap tugas perkembangan usia lanjut dipengaruhi oleh proses tumbuh kembang pada tahap sebelumnya. Usia Lansia (75-80 th) Old Kel. 1986 : 13) Komunikasi adalah elemen dasar dari interaksi manusia yang memungkinkan seseorang untuk menetapkan.4 BATAS USIA LANSIA Lanjut Usia Meliputi : Kel. Menurut Erickson. Usia Lanjut (70-75 th) Yaoung Old Kel. pikiran dan pengalaman dan hubungan intim yang terapeutik. mempertahankan. dan meningkatkan kontak dengan orang lain. mengembangkan hobi bercocok tanam dan lain-lain. 2005 : 301) Komunikasi yang biasa dilakukan pada lansia bukan hanya sebatas tukar-menukar perilaku. Usia Lanjut (Lebih dari 80 th) Very Old 2. Usia Lanjut (55-64 th) sebagai Presenium Kel. 5 . (Potter & Perry. dapat meliputi : Perkumpulan orang tua. maka pada usia lanjut ia akan tetap melakukan kegiatan yang biasa ia lakukan pada tahap perkembangan sebelumnya seperti olahraga. Usia Lanjut (65 th <) sebagai Masa Senium Kel. perasaan. Apabila seseorang pada tahap tumbuh kembang sebelumnya melakukan kegiatan seharihari dengan teratur dan baik serta membina hubungan yang serasi dengan orang-orang di sekitarnya. (Widjaja.2. Selalu menanyakan respons. Keterampilan Komunikasi Terapeutik. terutama ketika mengajarkan suatu tugas atau keahlian. Berbicara pada tingkat pemahaman klien.

Meneruskan untuk memahami eksistensi usia lanjut Selain itu. Mempertahankan pengaturan hidup yang memuaskan b. maka ia akan tetap produktif dan berbahagia meskipun usianya telah lanjut. Keluarga diharapkan dapat memenuhi kebutuhan biologis. tugas perkembangan keluarga dengan lansia adalah sebagai berikut : a. Menurut Carter dan Mc Goldrick (1988). Mempertahankan hubungan perkawinan d. Pemeliharaan ikatan keluarga antar generasi f. Penyesuaian terhadap pendapatan yang menurun c. Mempersiapkan diri untuk kematiannya dan kematian pasangan.6 TUGAS PERKEMBANGAN LANSIA Tugas perkembangan keluarga merupakan tanggung jawab yang harus dicapai oleh keluarga dalam setiap tahap perkembangannya. Mempersiapkan kehidupan baru e. Penyesuaian diri terhadap kehilangan pasangan e. Oleh karena selama individu tersebut memiliki semangat untuk hidup serta melakukan kegiatan-kegiatan. keluarga dan orang-orang disekitarnya pun perlu memahami bagaimana melakukan perawatan yang tepat bagi lansia tersebut. Mempersiapkan diri untuk pension c. 6 . Mempersiapkan diri untuk kondisi yang menurun b. budaya dan aspirasi serta nilai-nilai keluarga. imperative (saling menguatkan). Adapun tugas perkembangan lansia adalah sebagai berikut : a. Membentuk hubungan baik dengan orang seusianya d. Melakukan penyesuaian terhadap kehidupan social/masyarakat secara santai f.2. lansia sendiri harus dapat melakukan perawatan dirinya sendiri.

perkembangan lansia dan cara berkomunikasi dengan lansia untuk memahami tumbuh kembang pasien lansia saat melakukan pengkajian maupun implementasi tindakan keperawatan.yaoung old.yaoung old.masa senium.BAB III PENUTUP 3.2 SARAN Jika ingin mengetahui lebih jelas lagi mengenai prinsip dan tugas tumbuh kembang pada lansia presenium.1 KESIMPULAN Jadi. Dalam makalah ini kita dapat mengetahui Proses tumbuh kembang lansia pada masa presenium. Tiap-tiap individu berbeda dan tidak mudah untuk disamakan antara individu yang satu dengan yang lain terhadap tugas-tugas perkembangannya.old dan very old di sarankan untuk membaca di perpustakaan atau bertanya kepada dosen mata kuliah tersebut.masa senium. 3.Serta mengetahui tugas perkembangan lansia. perawat perlu memahami permasalahan-permasalahan pada lansia. 7 .old dan very old.

gogle.google.com/tugas-perkembangann-lansia. 8 .DAFTAR PUSTAKA http://www.com/prinsip-tumbuh-kembang-lansia http://www.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful