P. 1
TEGANGAN TEMBUS AC

TEGANGAN TEMBUS AC

|Views: 224|Likes:
Laporan Tegangan tinggi
Laporan Tegangan tinggi

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Aldino Muhamadwijaya on Mar 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

10/21/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

TEGANGAN TEMBUS TEGANGAN TINGGI BOLAK-BALIK PADA

BERBAGAI MACAM KONFIGURASI ELETRODA
1. Tujuan Percobaan
 Mahasiswa dapat membedakan dan menganalisistegangan tembus di udara
pada tegangan bolak-balik dengan menggunakan berbagai macam konfigurasi
elektroda.
 Mahasiswa dapat membuat dan menganalisis karakteristik tembus berbagai
bentuk konfigurasi elektroda.
 Mahasiswa dapat menentukan efisiensi medan berbagai macamkonsfigurasai
dan bentuk elektoda dan pengaruh jarak selaelektroda terhadap efisiensi
medan.

2. Peralatan Praktikum
 Alat pengukur temperatur, tekanan dan kelembaban.
 Rangkaian peralatan tegangan tinggi
.
3. Prosedur Praktikum
a. Membuat rangkaian seperti berikut:





b. Memasangkan elektrodajarum-jarum.
c. Menentukan S = 10 mm, kemudian menaikan Vp sampai terjadi tembus pada sela
elektroda.
d. Mencatat U
2
pada saat terjadinya tembus dan mengulangi percobaan hingga 3 kali.
e. Mengulangi point c dan d dengan S= 20 mm, 30 mm, 40mm, dan 50 mm.
f. Mengulangi point c, d dan e untuk konfigurasi elektroda:
 Batang – Batang
 Piring – Piring
 Jarum – Piring
 Bola 1- Bola 2 (d1 = 100 mm, d2 = 50 mm)
 Bola – Piring
g. Menurunkan Vp kemudian mematika sumber listrik.


4. Data Praktikum
No
Konfigurasi
Elektroda
s (mm) t (°)
P
(mbar)
V (KV) V
rata-rata
Ud
1 Pring-piring
20 25 1012
30
30.67 43.37 32
30
30 25 1012
48
48.00 67.88 48
48
40 25 1012
62
63.33 89.57 64
64
2 Bola-Piring
20 26 1012
30
30.00 42.43 30
30
30 26 1012
48
46.00 65.05 44
46
40 26 1012
58
58.00 82.02 58
58
3 Bola-Bola
20 27 1012
32
32.00 45.25 32
32
30 27 1012
44
45.33 64.11 46
46
40 27 1012
58
58.00 82.02 58
58








No
Konfigurasi
Elektroda
s (mm) t (°)
P
(mbar)
V (KV) V
rata-rata
Ud
4
Batang-
Batang
20 27 1012
18
18 25.46 18
18
30 27 1012
24
23.33 33.00 24
22
40 27 1012
22
23.33 33.00 24
24
5 Jarum-Piring
20 27 1012
16
16 22.63 16
16
30 27 1012
24
24.67 34.88 26
24
40 27 1012
34
35.33 49.97 36
36

5. Pembahasan
Percobaan yang telah dilakukan adalah pengetesan tegangan tembus pada
berbagai konfigurasi elektroda. Seperti pada percobaan sebelumnya, alat dan bahan
dipersiapkan terlebih dahulu. Mulai dari alat pengukur temperatur, kelembaban, dan
tekanan hingga rangkaian praktikum yang akan digunakan. Setelah semua persiapan
praktikum kemudian dimulai. Untuk mendapatkan tegangan tembus berbagai
konfigurasi elektroda, setiap konfigurasi diberikan tegangan pada berbagai jarak (s)
dan pada masing-masing jarak dilakukan pengujian sebanyak 3 kali. Tegangan yang
diberikan tidak lebih dari 220 volt AC, namun dalam rangkaian terdapat rangaian
pelipat ganda yang kemudian akan melipat gandakan tegangan yang diberikan
sehingga tegangan tembus dari masinh-masing elektroda dapat diketahui.
Dari data praktikum yang didapatkan dan telah dikalikan dengan akar 2
sebagai fator pengali dari alat ukur maka dapat diperoleh graik seperti berikut.


Seperti yang telah disebutkan pada dasar teori yang ada, elekton akan
berkumpul pada permukaan elektroda terutama pada permukaan yang runcing karena
elektroda cenderung akan berkumpul pada bagian yang tajam. Sesuai dengan teori
yang ada data yang diperoleh menunjukan hasil yang serupa. Terlihat bahwa
permukaan yang cenderung tidak tajam seperi elektroda piring dan elektroda bola.
Sedangkan untuk elektroda batang dan jarum memiliki tegangan tembus yang jauh
lebih rendah dibandingkan dengan elektroda lainnya. Konfigurasi batang-batang
memiliki nilai tegangan tembus yang paling rendah. Sesuai dengan kontruksi
elektrodanya, elektroda batang memiliki banyak sisi yang runcing (tajam) yang
merupakan tempat berkumpulnya elektron yang terlepas. Banyaknya elktron yang
terkumpul akan mempercepat tegsngsn tembus yang terjadi. Selanjutnya konfigurasi
elektroda yang memiliki tegangan tembus yang rendah setelah konfigurasi elektroda
batang-batang adalah konfigurasi jarum-piring. Meskipun pasangan elektroda yang
diujikan memiliki tegangan tembus yang tertinggi dibanding yang lainnya yaitu
elektroda piring namun pasangan lainnya adalah eletroda jarum yang memiliki
tegangan tembus terendah. Oleh karena itu, konfigurasi elektroda jarum-piring tetap
memiliki tegangan tembus yang rendah. Elektron yang terlepas akan terkonsentrasi
pada ujung jarum sehingga memudahkan break down.
Selain konfigurasi elektroda, hal yang mempengaruhi besar kecilnya tegangan
tembus adalah jarak antara kedua elektroda yang diujikan karena semakin besar jarak
(s) maka tegangan tembus yang terjadi akan semakin besar. Elektron yang terlepas
untuk beberapa waktu akan mengambang diudara sebelum menuju tempat yang
berujung runcing (sebelum terkonsentrasi) sehingga waktu yang diperlukan untuk
mengumpulkan elektron sedikit lebih lama dan tegangan tembus yang dihasilkan akan
menjadi lebih besar. Walaupun pada kenyataannya pada konfigurasi elektroda batang-
batang saat s = 20 mm dan s = 30 mm, memiliki besar tegangan tembus yang sama.

0
10
20
30
40
50
60
70
80
90
100
20 30 40
U

(
k
V
)

s (cm)
Grafik Hubungan U = f(s) pada Berbagai
Konfigurasi Elektroda
piring-piring
bola piring
jarum-piring
bola-bola
batang-batang
6. Kesimpulan
 Konfigurasi elektroda batang-batang memiliki tegangan tembus yang
terendah.
 Konfigurasi elektroda piring-piring memiliki tegangan tembus yang tertinggi.
 Break down terjadi dengan cepat pada sisi elektroda yang tajam.
 Elektron akan banyak terkumpul pada bagian sisi yang tajam (rucing).
 Elektron yang banyak mempercepat proses break down.
 Semakin besar jarak (s) tegangan tembus yang terjadi akan semakinbesar.

7. Daftar Pustaka

Job Sheet Praktikum Tegangan Tinggi
Zein, Hermagasantos.2010.”Teknik Tegangan Tinggi”. Bandung: Jurusan Teknik
Konversi Energi

05 40 26 1012 58.11 40 27 1012 58.02 .37 1 Pring-piring 30 25 1012 48.00 45.4.33 89.02 20 27 1012 32.00 82.00 65.57 20 26 1012 30.00 42.88 40 25 1012 63. Data Praktikum Konfigurasi Elektroda P (mbar) No s (mm) t (°) V (KV) 30 32 30 48 48 48 62 64 64 30 30 30 48 44 46 58 58 58 32 32 32 44 46 46 58 58 58 Vrata-rata Ud 20 25 1012 30.00 67.33 64.43 2 Bola-Piring 30 26 1012 46.00 82.67 43.25 3 Bola-Bola 30 27 1012 45.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->