Biologi sel

Pendahuluan Biologi sel (juga disebut sitologi, dari bahasa Yunani kytos, "wadah") adalah ilmu yang mempelajari sel. Hal yang dipelajari dalam biologi sel mencakup sifat-sifat fisiologis sel seperti struktur dan organel yang terdapat di dalam sel, lingkungan dan antaraksi sel, daur hidup sel, pembelahan sel dan fungsi sel (fisiologi), hingga kematian sel. Hal-hal tersebut dipelajari baik pada skala mikroskopik maupun skala molekular, dan sel biologi meneliti baik organisme bersel tunggal seperti bakteri maupun sel-sel terspesialisasi di dalam organisme multisel seperti manusia. Pengetahuan akan komposisi dan cara kerja sel merupakan hal mendasar bagi semua bidang ilmu biologi. Pengetahuan akan persamaan dan perbedaan di antara berbagai jenis sel merupakan hal penting khususnya bagi bidang biologi sel dan biologi molekular. Persamaan dan perbedaan mendasar tersebut menimbulkan tema pemersatu, yang memungkinkan prinsip-prinsip yang dipelajari dari suatu sel diekstrapolasikan dan digeneralisasikan pada jenis sel lain. Penelitian biologi sel berkaitan erat dengan genetika, biokimia, biologi molekular, dan biologi perkembangan.
BIOLOGI SEL (STRUKTUR DAN FUNGSI SEL)

BIOLOGI SEL (STRUKTUR DAN FUNGSI SEL) Biologi sel adalah cabang ilmu biologi yang mempelajari tentang sel. Sel sendiri adalah kesatuan structural dan fungsional makhluk hidup Teori-teori tentang sel - Robert Hooke (Inggris, 1665) meneliti sayatan gabus di bawah mikroskop. Hasil pengamatannya ditemukan rongga-rongga yang disebut sel (cellula)

- Hanstein (1880) menyatakan bahwa sel tidak hanya berarti cytos (tempat yang berongga), tetapi juga berarti cella (kantong yang berisi) - Felix Durjadin (Prancis, 1835) meneliti beberapa jenis sel hidup dan menemukan isi dalam, rongga sel tersebut yang penyusunnya disebut “Sarcode” - Johanes Purkinje (1787-1869) mengadakan perubahan nama Sarcode menjadi Protoplasma - Matthias Schleiden (ahli botani) dan Theodore Schwann (ahli zoologi) tahun 1838 menemukan adanya kesamaan yang terdapat pada struktur jaringan tumbuhan dan hewan. Mereka mengajukan konsep bahwa makhluk hidup terdiri atas sel . konsep yang diajukan tersebut menunjukkan bahwa sel merupakan satuan structural makhluk hidup. - Robert Brown (Scotlandia, 1831) menemukan benda kecil yang melayang-layang pada protoplasma yaitu inti (nucleus) - Max Shultze (1825-1874) ahli anatomi menyatakan sel merupakan kesatuan fungsional makhluk hidup - Rudolf Virchow (1858) menyatakan bahwa setiap cel berasal dari cel sebelumnya (omnis celulla ex celulla) Macam Sel Berdasarkan Keadaan Inti a. sel prokarion, sel yang intinya tidak memiliki membran, materi inti tersebar dalam sitoplasma (sel yang memiliki satu system membran. Yang termasuk dalam kelompok ini adalah bakteri dan alga biru b. sel eukarion, sel yang intinya memiliki membran. Materi inti dibatasi oleh satu system membran terpisah dari sitoplasma. Yang termasuk kelompok ini adalah semua makhluk hidup kecuali bakteri dan alga biru Struktur sel prokariotik lebih sederhana dibandingkan struktur sel eukariotik. Akan tetapi, sel prokariotik mempunyai ribosom (tempat protein dibentuk) yang sangat banyak. Sel prokariotik dan sel eukariotik memiliki beberapa perbedaan sebagai berikut : Sel Prokariotik - Tidak memiliki inti sel yang jelas karena tidak memiliki membran inti sel yang dinamakan nucleoid - Organel-organelnya tidak dibatasi membran - Membran sel tersusun atas senyawa peptidoglikan - Diameter sel antara 1-10mm - Mengandung 4 subunit RNA polymerase - Susunan kromosomnya sirkuler Sel Eukariotik - Memiliki inti sel yang dibatasi oleh membran inti dan dinamakan nucleus - Organel-organelnya dibatasi membran - Membran selnya tersusun atas fosfolipid - Diameter selnya antara 10-100mm - Mengandungbanyak subunit RNA polymerase - Susunan kromosomnya linier

Bagian mati (inklusio). sel yang menyusun tubuh dan bersifat diploid b. sel kelamin yang berfungsi untuk reproduksi dan bersifat haploid Bagian-bagian Sel . Sel Somatis. terdiri atas inti dan sitoplasma termasuk cairan dan struktur sel seperti : mitokondria. lignin. Sel Germinal. dll . Dinding sel terdiri daripada selulosa yang kuat yang dapat memberikan sokongan. pektin. kitin.Macam Sel Berdasarkan Keadaan Kromosom dan Fungsinya a.Bagian hidup(komponen protoplasma). terdiri atas dinding sel dan isi vakuola Tumbuhan. Dinding sel juga berfungsi untuk menyokong tumbuhan yang tidak berkayu. hemiselulosa. badan golgi. Dinding sel terdiri dari Selulosa (sebagian besar). garam karbonat dan silikat dari Ca dan Mg. . Terdapat liang pada dinding sel untuk membenarkan pertukaran bahan di luar dengan bahan di dalam sel. perlindungan. dan untuk mengekalkan bentuk sel.

Salah satu fungsi dari membran sel adalah sebagai lalu lintas molekul dan ion secara dua arah. Difusi. Sementara itu. oligosakarida. etanol). Membran Plasma Membran sel merupakan lapisan yang melindungi inti sel dan sitoplasma. glikolipid. Struktur membran sel yaitu model mozaik fluida yang dikemukakan oleh Singer dan Nicholson pada tahun 1972. ion. protein. osmosis. Transpor pasif ini bersifat spontan. Difusi terfasilitasi juga masih dianggap ke dalam transpor pasif karena zat terlarut berpindah menurut gradien konsentrasinya. .b. Struktur membran ialah dua lapis lipid (lipid bilayer) dan memiliki permeabilitas tertentu sehingga tidak semua molekul dapat melalui membran sel. Molekul yang dapat melewati membran sel antara lain ialah molekul hidrofobik (CO2. dan molekul polar yang sangat kecil (air. Transpor pasif Transpor pasif merupakan suatu perpindahan molekul menuruni gradien konsentrasinya. yaitu dengan transpor pasif untuk molekul-molekul yang mampu melalui membran tanpa mekanisme khusus dan transpor aktif untuk molekul yang membutuhkan mekanisme khusus. Pada teori mozaik fluida membran merupakan 2 lapisan lemak dalam bentuk fluida dengan molekul lipid yang dapat berpindah secara lateral di sepanjang lapisan membran. Jadi dapat dikatakan membran sel sebagai struktur yang dinamis dimana komponen-komponennya bebas bergerak dan dapat terikat bersama dalam berbagai bentuk interaksi semipermanen Komponen penyusun membran sel antara lain adalah phosfolipids. dan substansi hidrofilik membutuhkan mekanisme khusus agar dapat masuk ke dalam sel. Difusi terjadi akibat gerak termal yang meningkatkan entropi atau ketidakteraturan sehingga menyebabkan campuran yang lebih acak. dan difusi terfasilitasi merupakan contoh dari transpor pasif. dan kolesterol. Osmosis merupakan difusi pelarut melintasi membran selektif yang arah perpindahannya ditentukan oleh beda konsentrasi zat terlarut total (dari hipotonis ke hipertonis). Ion polar berdifusi dengan bantuan protein transpor. molekul lainnya seperti molekul polar dengan ukuran besar (glukosa). Difusi akan berlanjut selama respirasi seluler yang mengkonsumsi O2 masuk. Lalu lintas membran digolongkan menjadi dua cara. Membran sel membungkus organel-organel dalam sel. Banyaknya molekul yang masuk dan keluar membran menyebabkan terciptanya lalu lintas membran. Contoh molekul yang berpindah dengan transpor pasif ialah air dan glukosa. O2). Transpor pasif air dilakukan lipid bilayer dan transpor pasif glukosa terfasilitasi transporter. Protein membran tersusun secara tidak beraturan yang menembus lapisan lemak. Membran sel juga merupakan alat transportasi bagi sel yaitu tempat masuk dan keluarnya zat-zat yang dibutuhkan dan tidak dibutuhkan oleh sel.

mitokondria adalah "pembangkit tenaga" bagi sel. Jumlah dan bentuk mitokondria bisa berbeda-beda untuk setiap sel. serta protein transpor yang mengatur keluar masuknya metabolit dari matriks melewati membran dalam. ATP driven pump merupakan suatu siklus transpor Na+/K+ ATPase. dan matriks yang terletak di bagian dalam membran [Cooper. serta ionophore. Selain itu. membran luar mitokondria menyerupai membran luar bakteri gram-negatif. 2000]. yaitu simporter dan antiporter. membran luar juga mengandung enzim yang terlibat dalam biosintesis lipid dan enzim yang berperan dalam proses transpor lipid ke matriks untuk menjalani β-oksidasi menghasilkan Asetil KoA. Mitokondria berbentuk elips dengan diameter 0. Mekanisme ini membutuhkan energi cahaya dan contohnya terjadi pada Bakteriorhodopsin. sedangkan antiporter mentransfer kedua substrat dengan arah berlawanan. Transpor aktif membutuhkan bantuan dari beberapa protein. ruang antar membran. membran dalam. . Membran ini merupakan tempat utama pembentukan ATP. Membran luar terdiri dari protein dan lipid dengan perbandingan yang sama serta mengandung protein porin yang menyebabkan membran ini bersifat permeabel terhadap molekul-molekul kecil yang berukuran 6000 Dalton. ATP driven pumps. Yang termasuk transpor aktif ialah coupled carriers. Simporter ialah suatu protein yang mentransportasikan kedua substrat searah. Luas permukaan ini meningkat sangat tinggi diakibatkan banyaknya lipatan yang menonjol ke dalam matriks. Arah perpindahan dari transpor ini melawan gradien konsentrasi. Membran dalam yang kurang permeabel dibandingkan membran luar terdiri dari 20% lipid dan 80% protein. Dalam hal ini. Light driven pump umumnya ditemukan pada sel bakteri. Dalam transpor menggunakan coupled carriers dikenal dua istilah.0 µm.5 µm dan panjang 0.5 – 1. Stuktur krista ini meningkatkan luas permukaan membran dalam sehingga meningkatkan kemampuannya dalam memproduksi ATP. Respirasi merupakan proses perombakan atau katabolisme untuk menghasilkan energi atau tenaga bagi berlangsungnya proses hidup. misalnya sel otot jantung. Mitokondria banyak terdapat pada sel yang memilki aktivitas metabolisme tinggi dan memerlukan banyak ATP dalam jumlah banyak. 2001]. yaitu membran luar. dan light driven pumps. ATP sintase yang berfungsi membentuk ATP pada matriks mitokondria. c. Contoh protein yang terlibat dalam transpor aktif ialah channel protein dan carrier protein. disebut krista [Lodish. Mitokondria Mitokondria adalah tempat di mana fungsi respirasi pada makhluk hidup berlangsung. Membran dalam mengandung protein yang terlibat dalam reaksi fosforilasi oksidatif. Struktur mitokondria terdiri dari empat bagian utama. Dengan demikian.Transpor aktif Transpor aktif merupakan kebalikan dari transpor pasif dan bersifat tidak spontan.

Setelah itu. dan reaksi β-oksidasi asam lemak. ADP. e. glikosidase.Endositosis ialah pemasukan makromolekul dari luar sel ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. Semua enzim tersebut aktif pada pH 5. fosfolipase. Lisosom ditemukan pada tahun 1950 oleh Christian de Duve dan ditemukan pada semua sel eukariotik. Setiap sel hewan memiliki 10 hingga 20 badan Golgi. . materi tersebut bertemu pertama kali dengan enzim hidrolitik. reaksi oksidasi asam amino. dan struktur ini dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop cahaya biasa. ataupun sulfatase. organel ini memiliki 40 jenis enzim hidrolitik asam seperti protease. . yang dikenal dengan DNA mitkondria (mtDNA).Fagositosis merupakan proses pemasukan partikel berukuran besar dan mikroorganisme seperti bakteri dan virus ke dalam sel. Mula-mula. Lisosom Lisosom adalah organel sel berupa kantong terikat membran yang berisi enzim hidrolitik yang berguna untuk mengontrol pencernaan intraseluler pada berbagai keadaan. Fungsi utama lisosom adalah endositosis. bagian dari retikulum endoplasma kasar menyelubungi organel dan membentuk autofagosom. ATP. fagositosis. fagosom akan berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (endosom lanjut).Ruang antar membran yang terletak diantara membran luar dan membran dalam merupakan tempat berlangsungnya reaksi-reaksi yang penting bagi sel. fosfat inorganik serta ion-ion seperti magnesium. dan embrio manusia. transformasi berudu menjadi katak. kalsium dan kalium d. kompleks Golgi atau diktiosom) adalah organel yang dikaitkan dengan fungsi ekskresi sel. nuklease. sedangkan sel tumbuhan memiliki hingga ratusan badan Golgi. Beberapa materi tersebut dipilah dan ada yang digunakan kembali (dibuang ke sitoplasma). ribosom. . Badan Golgi pada tumbuhan biasanya disebut diktiosom. Badan Golgi Badan Golgi (disebut juga aparatus Golgi. . yang tidak dibawa ke endosom lanjut. lipase. Proses ini berguna pada sel hati. seperti organel yang tidak berfungsi lagi. membran akan membungkus partikel atau mikroorganisme dan membentuk fagosom. autofagosom berfusi dengan enzim hidrolitik dari trans Golgi dan berkembang menjadi lisosom (atau endosom lanjut). fosfatase. yang disebut endosom awal. dan autofagi. misalnya ginjal. Organel ini terdapat hampir di semua sel eukariotik dan banyak dijumpai pada organ tubuh yang melaksanakan fungsi ekskresi. pH sekitar 6. Pertama. seperti siklus Krebs. yang kemudian materi-materi ini akan dibawa ke vesikel kecil dan tidak beraturan.Proses autofagi digunakan untuk pembuangan dan degradasi bagian sel sendiri. Di endosom lanjut. Terjadi penurunan pH (5) pada endosom lanjut sehingga terjadi pematangan dan membentuk lisosom. Di dalamnya. Kemudian. Di dalam endosom awal. Di dalam matriks mitokondria juga terdapat materi genetik.

Nukleus Inti sel atau nukleus sel adalah organel yang ditemukan pada sel eukariotik. RE halus mensintesis molekul. Fungsi retikulum endoplasma bervariasi. RE sarkoplasmik ini ditemukan pada otot licin dan otot lurik. RE halus Berbeda dari RE kasar. RE halus berfungsi dalam beberapa proses metabolisme yaitu sintesis lipid. 5. Membentuk dinding sel tumbuhan 4. Fungsi lain ialah dapat membentuk akrosom pada spermatozoa yang berisi enzim untuk memecah dinding sel telur dan pembentukan lisosom. Kantung yang dilepaskan dapat menjadi bagian dari membran plasma. 2. g. RE sarkoplasmik berperan dalam pemicuan kontraksi otot. Terjadi terutama pada sel-sel kelenjar kantung kecil tersebut. beberapa fungsi badan golgi antara lain : 1. Organel ini mengandung sebagian besar materi genetik sel dengan bentuk molekul DNA linear panjang yang membentuk kromosom bersama dengan beragam jenis protein seperti histon. Yang membedakan RE sarkoplasmik dari RE halus adalah kandungan proteinnya. berisi enzim dan bahan-bahan lain. fungsi utama RE kasar adalah sebagai tempat sintesis protein. Ribosom ini berperan dalam sintesis protein. Kantung ini disebut cisternae. RE halus tidak memiliki bintik-bintik ribosom di permukaannya. sementara RE sarkoplasmik menyimpan dan memompa ion kalsium. Retikulum endoplasma memiliki struktur yang menyerupai kantung berlapis-lapis. Untuk membentuk lisosom f. Untuk menyortir dan memaket molekul-molekul untuk sekresi sel 7. dan tempat melekatnya reseptor pada protein membran sel. Kantung atau membran golgi sama seperti membran plasma. Membentuk membran plasma. Retikulum Endoplasma (RE) merupakan labirin membran yang demikian banyak sehingga retikulum endoplasma melipiti separuh lebih dari total membran dalam sel-sel eukariotik. detoksifikasi obat-obatan. RE sarkoplasmik RE sarkoplasmik adalah jenis khusus dari RE halus. tergantung pada jenisnya. (kata endoplasmik berarti “di dalam sitoplasma” dan retikulum diturunkan dari bahasa latin yang berarti “jaringan”). Membentuk kantung (vesikula) untuk sekresi. Retikulum Endoplasma RETIKULUM ENDOPLASMA (RE) adalah organel yang dapat ditemukan di seluruh sel hewan eukariotik. metabolisme karbohidrat dan konsentrasi kalsium. Maka. terdapat bintik-bintik yang merupakan ribosom. 3.Badan Golgi ditemukan oleh seorang ahli histologi dan patologi berkebangsaan Italia yang bernama Camillo Golgi. Ada tiga jenis retikulum endoplasma: RE kasar Di permukaan RE kasar. Tempat untuk memodifikasi protein 6. Gen di dalam kromosom-kromosom .

dan karoten . ada tiga macam plastida. j. terdiri dari : klorofil a dan b (untuk fotosintesis). Sentriol (sentrosom) Sentorom merupakan wilayah yang terdiri dari dua sentriol (sepasang sentriol) yang terjadi ketika pembelahan sel. serta mengatur kapan dan di mana ekspresi gen harus dimulai. dan diakhiri h. kondensasi kromoson.kromoplast : plastida yang banyak mengandung karoten i.leukoplast : plastida yang berbentuk amilum(tepung) . dll 3. dan duplikasi sentrosom. Terakhir ialah fase M dimana sentriol bergerak ke kutub-kutub pembelahan dan berlekatan dengan mikrotubula yang tersusun atas benangbenang spindel. Pada siklus sel di tahapan interfase. yaitu sentirol anak akan mulai terbentuk sehingga nanti akan menjadi dua pasang sentriol. terdapat fase S yang terdiri dari tahap duplikasi kromoseom.inilah yang membentuk genom inti sel. Kemudian dilanjutkan dengan S.kloroplast : plastida yang umumnya berwarna hijau. penyimpanan hasil sintesa berupa glikogen. Selain itu. Cairan ini adalah air dan berbagai zat yang terlarut di dalamnya. tempat terjadinya replikasi dan transkripsi dari DNA. yaitu : . sebagai tempat sintesis ribosom. Terdapat sejumlah fase tersendiri dalam duplikasi sentrosom. fungsi vakuola adalah : 1. mengadakan sirkulasi zat dalam sel . Fase G2 merupakan tahapan ketika sentriol anak yang baru terbentuk tadi telah memanjang. Vakuola ditemukan pada semua sel tumbuhan namun tidak dijumpai pada sel hewan dan bakteri. fenol. memproduksi mRNA untuk mengkodekan protein. memelihara tekanan osmotik sel 2. dimana nantinya tiap sentriol ini akan bergerak ke bagian kutub-kutub sel yang sedang membelah. nukleus juga berfungsi untuk mengorganisasikan gen saat terjadi pembelahan sel. dimulai dengan G1 dimana sepasang sentriol akan terpisah sejauh beberapa mikrometer. xantofil. Vakuola Vakuola merupakan ruang dalam sel yang berisi cairan (cell sap dalam bahasa Inggris). Fungsi utama nukleus adalah untuk menjaga integritas gen-gen tersebut dan mengontrol aktivitas sel dengan mengelola ekspresi gen. kecuali pada hewan uniseluler tingkat rendah. Plastida Plastida adalah organel sel yang menghasilkan warna pada sel tumbuhan. dijalankan.

dan ekonomi. sains.Perbedaan Sel Hewan dan Tumbuhan 1. Tanaman transgenik merupakan “produk”dari biologi sel. pendekatan biologi molekul cukup menjanjikan penyelesaian yang tuntas dan tepat sasaran dalam menghadapi masalah pangan di Indonesia. Tanaman transgenik ini membantu masyarakan yang kurang akan sumber daya lahan.2002) Bidang sains `dalam bidang sains manfaat yang didapat daripembelajaran biologi sel adalah munculnya bioteknologi yang memudahkan dalam suatu penelitian dsb. kesehatan. Begitu halnya dengan biologi sel. Sel Hewan : * tidak memiliki dinding sel * tidak memiliki butir plastida * bentuk tidak tetap karena hanya memiliki membran sel yang keadaannya tidak kaku * jumlah mitokondria relatif banyak * vakuolanya banyak dengan ukuran yang relatif kecil * sentrosom dan sentriol tampak jelas 2. Fokus bioteknologi modern dan konvensional harus diarahkan sehingga menguntungkan petani miskin di negara-negara miskin . perikanan. Ilmu yang mempelajari tentang suatu organisme dalam tingkatan seluler ini memiliki berbagai manfaat antara lain dalam bidang ketahanan pangan. Sel Tumbuhan : * memiliki dinding sel * memiliki butir plastida * bentuk tetap karena memiliki dinding sel yang terbuat dari cellulosa * jumlah mitokondria relatif sedikit karena fungsinya dibantu oleh butir plastida * vakuola sedikit tapi ukurannya besar * sentrosom dan sentriolnya tidak jelas Manfaat belajar biologi sel MANFAAT BELAJAR BIOLOGI SEL Segala sesuatu yang dipelajari pasti memiliki manfaat. industri.(arif nasution. Bidang ketahanan pangan manfaat yang kita peroleh dari pembelajaran biologi sel dalam bidang ketahanan pangan antara lain dihasilkannya.dll.

dapat dengan mudah bertemu menjadi zigot. Contoh lainnya pemanfaatan mikrobiologi dalam bidang industri makanan adalah pada industri kecap. pada suhu 40 derajat celcius selama 2. telah diketahui sifat-sifat bakteri Escherichia coli yang ternyata dapat dibuat/disintesis menjadi insulin.5 jam sampai 3. serta minuman anggur. maka berkembanglah industri pembuatan yoghurt. sehingga besar kemungkinannya telur-telur itu akan menetas dan menjadi ikan. Selain itu telur-telur yang dihasilkan juga akan terhindar dari para pemangsa/predatornya.2008). Dalam industri obat-obatan. Macam-macam antibiotik yang sudah berhasil dibuat antara . dan nata de coco.ketika bioteknologi ada maka akan sangat membantu pemerintah dalam meningkatkan kesejahtraan dari petani-petani yang ada. spermatozoa dan sel telur dari ikan jantan dan ikan betina. Setelah diketemukannya jenis bakteri Lactobacillus yang sifat-sifatnya dapat bermanfaat bagi manusia dan dapat dibuat menjadi yoghurt. roti. Dapat dipelajarinya DNA maka dapat membantu dalam proses penentuan kesehatan dari seseorang. Bidang industri Contoh dalam industri makanan adalah sebagai berikut. Contoh pemanfaatan Biologi lainnya dalam bidang ini adalah dengan diketemukannya manfaat daun singkong yang ternyata dapat dijadikan pakan tambahan bagi ikan nila merah sehingga dapat mempercepat pertumbuhan ikan tersebut. Yoghurt ini dibuat dari susu yang difermentasikan dengan menggunakan bakteri Lactobacillus. Dengan teknik pemijahan dalam tambak-tambak. 2010) Bidang kesehatan Dengan adanya biologi sel maka manfaat yang kita peroleh dalam bidang kesehatan adalah ditemukannya penyebab dari suatu penyakit. Contoh perkembangan mikrobiologi dalam industri obat-obatan lainnya adalah pada industri pembuatan antibiotik dan vaksin.( Modibo Traore. Ketika penyebab suatu penyakit telah diketahui maka penanggulangan dan pegobatan penyakit tersebut dapat ditemukan. Bidang perikanan dalam bidang perikanan manfaat dari kita belajar biologi sel adalah usaha pembudidayaan ikanikan yang diketahui bernilai gizi tinggi atau yang bernilai ekonomis adalah dengan dilakukannya pemijahan. 2008 ) Manfaat lain yang boleh kita dapat dalam mempelajari biologi sel dalam bidang kesehatan adlah ditemukannya berbagai jenis obat-obatan dengan menggunakan mikroba dsb. tempe. FAO Assistant Director-General.(arnold suasanaseg. keju. Dari hasil DNA maka dapat dipelajari penyakit-penyakit menurun yang berbahaya seperti hemofilia dsb.5 jam.dan tidak hanya petani kaya di negara-negara kaya. tanpa harus terganggu oleh arus air laut. ( anonim. insulin ini sangat berguna bagi penderita penyakit Diabetes Melitus pada manusia. oncom.

Bidang ekonomi Manfaat yang dihasilkan dari pemanfaatan biologi sel dalam bidang industri salah satunya adalah ditemukan teknologi-teknologi dan penemuan-penemuan membuat kesejahtraan dari masyarakat secara khusus (penemu) dan masyarakat secara umum (negara) meningkat. ternyata tembakau kedua ini tertular penyakit. Dia mengambil kesimpulan bahwa penyebab penyakit ini adalah bakteri yang lebih kecil dari biasanya. hasilnya tetap sama.lain adalah: Penisilin (dibuat dari jamur Penicillium). Pada tahun 1883. Masih banyak lagi manfaat yang akan kita peroleh pada saat kita mempelajari biologi sel asalkan kita sungguh-sungguh belajar. dan Tetrasiklin (dihasilkan oleh jamur Streptomycin). Sehingga dia menyimpulkan bahwa patogen tersebut memiliki kemampuan bereproduksi di peralatan yang digunakannya. Penyakit biologi sel Virus dalam hidupnya sangat bergantung kepada sel inangnya. b. saintis Amerika Wendell Crenley berhasil mengkristalkan partikel penginfeksi tersebut yang sekarang dikenal dengan Tobacco Mozaik Virus (TMV). labu dan tembakau) menunjukkan bercakbercak pada daunnya atau buahnya. yaitu tanaman ketiga terinfeksi penyakit ini juga. penyakit mozaik pada tanaman tembakau yang disebabkan tanaman diserang virus Tobacco Mozaik Virus (TMV). Dia melakukan ekstraksi lagi pada daun tembakau kedua dan mengalirkannya pada tembakau ketiga. Ini disebabkan plasmodesmata berfungsi untuk menghubungkan ruang-ruang . Penyakit pada tanaman a. yang tidak dapat dilihat dengan mikroskop. Mozaik Disebut mozaik karena pada tanaman yang terinfeksi (tomat. dan setelah itu maka jenis-jenis virus lainnya dapat dilihat dengan menggunakan mikroskop elektron. Selanjutnya pada tahun 1935.sel inang yang terinfeksi dalam hidupnya akan terganggu metabolisme kehidupannya atau dapat dikatakan terkena penyakit. Adolf Majjer seorang saintis asal Jerman melakukan pengujian dengan jalan menyemprotkan getah yang diekstraksi dari daun tanaman yang sakit ke tanaman yang sehat. Dari penyakit bercak daun pada tembakau inilah dunia virus mulai terdeteksi. Misalnya. hipotesis ini diuji kembali oleh Dimitri Ivonowsky yang melakukan pengujian dengan mengalirkan getah dari daun tembakau yang telah terinfeksi melalui saringan yang telah didesain untuk mengumpulkan bakteri ke tembakau yang sehat. Penyakit-penyakit apakah yang dapat ditimbulkan oleh infeksi virus? 1. Burik kuning Burik kuning menyerang pada tanaman padi dan aster melalui plasmodesmata sehingga menyebar ke seluruh tubuh tanaman. Setelah satu dasawarsa. Sefalosporin (dihasilkan oleh jamur Cephalosporium).

Untuk mengatasi virus tungro ini pemerintah telah menggalakan penanaman padi VUTW (varietas unggul tahan wereng) 2.antar sel. menyerang sistem saraf pada ternak unggas. Penyakit pada hewan a. Kerdil Tanaman yang terserang virus tungro. Bioteknologi Sederhana . c. New Castle Disease (NCD). misal ayam. penyebarannya oleh perantara serangga wereng coklat dan wereng hijau berpindah dari tanaman satu ke tanaman lainnya . pertumbuhannya akan terhambat sehingga tampak kerdil. NCD umumnya disebut dengan tetelo. Polyoma penyebab tumor b.

produksi bahan kimia: aseton. pengolahan air limbah c. 2. Mentega Mikroba: Leuconostoc cremoris 2. Nata de Coco. Era bioteknologi generasi kedua. Roti. cuka. rum). Keju Mikroba: Propiabacterium (bakteri asam laktat) yang juga berperan memberi rasa dan tekstur keju. anggur “wine”. Proses berlangsung dalam keadaan tidak steril.Perkembangan bioteknologi : 1. oleh Aspergillus oryzae 3). asam sitrat b. Era bioteknologi generasi pertama Þ bioteknologi sederhana. Streptococcus thermophilus Þ menambah keasaman 3). 2). dalam produksi makanan dan tanaman serta pengawetan makanan. Contoh: produksi antibiotik dan hormon 4. dan lain-lain.Era bioteknologi generasi ketiga. antibodi monoklonal Bioteknologi Dalam Produksi Pangan 1. MAKANAN NON SUSU 1).. asinan. 1). oleh ragi 2). Penggunaan mikroba masih secara tradisional. tape. oleh Acetobacter xilinum . MAKANAN BAHAN SUSU …. Proses dalam kondisi steril. interferon.Prinsipnya adalah memfermentasi susu menghasilkan asam laktat. Kecap. Era bioteknologi generasi baru Þ bioteknologi baru. dan alkohol (bir. Contoh: a. Lactobacillusbulgaris Þ pemberi rasa dan aroma ………. 2. Contoh: produksi insulin. pembuatan kompos 3. Yoghurt Mikroba: 1. Contoh: pembuatan tempe.

Amilase Þ digunakan dalam produksi sirup.digunakan antara lain dalam produksi roti. Keduanya oleh Corynobacterium glutamicum .. oleh Acetobacter aseti Alkohol difermentasi dalam kondisi aerob Bioteknologi Dalam Industri 1.asam glutamat Þ bahan utama MSG (Monosodium Glutamat) .B12 oleh Propionibacterium dan Pseudomonas 3.B1 oleh Assbya gossipii .oleh ternak.campuran deterjen untuk menghilangkan noda protein mikroba: Aspergillus oryzae …………Bacillus subtilis c. Rhizopus spp d.Lisin Þ asam amino esensial. yang kemudian difermentasi 4.Enzim a.protease proteolitik berfungsi sebagai pelunak daging dan .Asam Sitrat mikroba : Aspergillus niger bahan : tetes gula dan sirup Fs. Vitamin . pengemulsi susu. Asam Sitrat : pemberi citarasa. Lipase Antara lain dalam produksi susu dan keju Þ untak meningkatkan cita rasa.Prinsipnya adalah pemecahan amilum oleh mikroba menghasilkan gula. Cuka. Umumnya asam ini banyak terdapat pada jeruk. Glukosa isomerase : mengubah amilum menjadi fruktosa. Protease . bir .. mikroba: Aspergillus niger ………. mikroba: Aspergillus niger …………Aspergillus oryzae …………Bacillus subtilis b. glukosa.. 2. kanji. dan antioksidan. Asam Amino . dibutuhkan dalam jumlah besar . Fruktosa digunakan sebagai pemanis makanan menggantikan sukrosa.

1 cm. Tampah atau nampan 2. Ragi tempe (Rhizopus sp. Pengaduk kayu 5. kedelai dikelupas kulitnya sampai bersih Kedelai yang sudah selesai dikelupas. Setelah dibungkus. kotak plastik atau daun pisang 4. bisa dengan daun pisang atau plastik yang dilubangi dengan paku jarak +. 1/2 sendok teh ragi untuk 1 kg kedele Selanjutnya tempe dibungkus. Kedelai 300 gram 8. 24 jam pertama ditutup rapat. Setelah dingin benar. Ember 3. Air secukupnya Proses Pembuatan Tempe Sediakan kedele 1 kg Kedele dipilah-pilah.) 2 gram 9. lakukan peragian. Catatan: Kedelai harus dipilih yang baik (tidak busuk) dan tidak kotor Air harus jernih. kedelai didinginkan/ditiris. buang kedele yang rusak/busuk Setelah selesai kedelai kemudian direndam semalam Selanjutnya. Tungku atau kompor 7. lalu dibuka. Plastik. buang air rendaman dan kedelai dicuci bersih Rebus sampai mendidih kedelai yang sudah selesai dicuci Lakukan perendaman kedelai. sekitar 12-24 jam. selanjutnya direbus sampai mendidih Setelah mendidih. dan tidak mengandung kuman penyakit Cara pengerjaannya harus bersih .PRAKTIKUM PEMBUATAN TEMPE Tujuan Alat dan Bahan : : Mengetahui Cara Pembuatan Tempe 1. Lakukan pencucian dengan air mengalir Kemudian. lakukan proses fermentasi/pemeraman. tidak berbau. Panci untuk mengukus 6.

Tempe mudah busuk setelah disimpan 2. Bioteknologi modern Kultur Jaringan . diwaktu musim hujan. Ruangan untuk pemeraman diberi jendela agar udara dapat diatur dengan membuka atau menutup jendela tersebut. ruangan perlu diberi lampu agar suhu ruangan tidak terlalu dingin.5 hari dalam keadaan terbungkus.- - Bibit tempe (ragi tempe) harus dipilih yang masih aktif (bila diremas membentuk butiran halus atau mengumpal) Ruangan untuk membuat tempe harus bersih dan tidak harus terbuat dari tembok.

CaCL2. Knudson-C. artinya setiap sel memiliki potensi genetik seperti zigot yaitu mampu memperbanyak diri dan berediferensiasi menjadi tanaman lengkap. dan seks (jantan/betina). FeSO4. Media yang sering digunakan secara luas adalah MS. embrio somatik. antara lain: Murashige dan Skoog (MS). dll. daun muda. endosperm. embrio. kotiledon. dan bentuk fisik media.Kultur jaringan/Kultur In Vitro/Tissue Culture adalah suatu teknik untuk mengisolasi. Sel dari suatu organisme multiseluler di mana pun letaknya. Woody Plant Medium (WPM). protoplasma. Transformasi Gen /Rekayasa Genetika Tanaman dll). Membersihkan bahan tanaman/bibit dari virus c. 3. jaringan. Komposisi media Murashige dan Skoog (MS) Bahan Kimia Konsentrasi Media (mg/l) 1. Terdapat 13 komposisi media dalam kultur jaringan.sehingga bagian-bagian tersebut dapat memperbanyak diri dan beregenerasi menjadi tanaman sempurna kembali. Di dalam media tumbuh mengandung komposisi garam anorganik. sebenarnya sama dengan sel zigot karena berasal dari satu sel tersebut (Setiap sel berasal dari satu sel). anther. Knop. letak pada cabang. Embryo Rescue.7H20 370 5. Faktor eksplan yang penting adalah genotipe/varietas. Teori Totipotensi Sel (Total Genetic Potential). dll 2. zat pengatur tumbuh. Teori Dasar Kultur Jaringan a. d. Membantu program pemuliaan tanaman (Kultur Haploid. hipokotil. Fusiprotoplas. Produksi metabolit sekunder. b. pucuk adventif. KH2PO4 170 6. Media Tumbuh. MgSO4. batang muda.adalah bagian tanaman yang dipergunakan sebagai bahan awal untuk perbanyakan tanaman. Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Regenerasi 1. b. umur eksplan. Aplikasi Teknik Kultur Jaringan dalam Bidang Agronomi a.7H20 27 . NH4NO3 1650 2. Variasi Somaklonal. Bentuk Regenerasi dalam Kultur In Vitro : pucuk aksilar. sel. Anderson dll. Eksplan . Perbanyakan vegetatif secara cepat (Micropropagation). Bagian tanaman yang dapat digunakan sebagi eksplan adalah pucuk muda. pembentukan protocorm like bodies. ovari muda.2H20 440 4. Seleksi In Vitro. KNO3 1900 3. dan organ dan menumbuhkan bagian tersebut pada nutrisi yang mengandung zat pengatur tumbuh tanaman pada kondisi aseptik.

ZnSO4. Tiamin -HCL 0. dan ukuran wadah kultur.000 4. TIBA. Thidiazuron.Produksi makanan adalah satu bidang lagi di mana bioteknologi memainkan peran penting dengan menyediakan bahan makanan.2H20 0. kualitas sinar. dan PBA. Lingkungan Tumbuh Lingkungan tumbuh yang dapat mempengruhi regenerasi tanaman meliputi temperatur.1 19. Golongan Sitokinin seperti Kinetin. dan CCC. 2I-P. Niasin 0. NaEDTA 37.6H20 0. kultur biang dan enzim untuk mengolah makanan yang lebih banyak dan lebih berkualitas. Paclobutrazol. vitamin. memperpanjang waktu makanan dapat disimpan.4-D. panas tinggi ataupun dingin. Golongan zat penghambat tumbuh seperti Ancymidol. intensitas penyinaran. KI 0.5 17. panjang penyinaran.025 14.6 10.7H2O 8. CPA dan Indole Acetic Acid (IBA). urutan penggunaan dan periode masa induksi dalam kultur tertentu. H3BO3 6. meningkatkan kandungan nutrisi tanaman serta tanaman yang tahan penyakit dan hama.5H20 0. Teknik perbanyakan mikro . Piridoksin-HCL 0.3 9. Glisin 2 20. 2.di mana tanaman ditumbuhkan dari satu sel atau bagian tanaman . Napthalene Acetic Acid (NAA).3 8.5 18. 5. CuSO4. Modifikasi genetik pada tanaman hias membuka jalan bagi dihasilkannya warna-warna yang tidak biasa. para ahli bioteknologi berharap mampu menghasilkan tanaman yang tahan terhadap kondisi buruk iklim seperti kering. sehingga menjadikan petani dapat memanfaatkan tanah yang sebelumnya jarang diusahakan. Zat Pengatur Tumbuh Tanaman Faktor yang perlu diperhatikan dalam penggunaan ZPT adalah konsentrasi. Sukrosa 30. Myoinositol 100 16.telah dipakai di banyak rumah penyemaian tanaman untuk menghasilkan tanaman yang identik dalam waktu cepat.2 11. MnSO4. Golongan Gibberelin seperti GA3. CoCl2. Na2MoO4. Manfaat Bioteknologi Produksi Makanan . Pertanian .025 15.Sekarang para ilmuwan mampu meningkatkan tampilan buah dan sayuran. Zeatin.7. Benziladenin (BA).25 13.83 12. Di masa mendatang.4H20 22. sehingga meningkatkan nilai varietas dan koBeberapa jenis jamur dan bakteri dimanfaatkan untuk . Jenis yang sering digunakan adalah golongan Auksin seperti Indole Aceti Acid(IAA).

A. Zat warna ini merupakan zat pewarna alami. Protein ini beratnya mencapai 80 % dari berat total sel. Penghasil Bahan Makanan dan Minuman Beberapa jenis jamur dapat digunakan untuk menghasilkan zat pewarna makanan. Kecambah yang kering ini kemudian dibuat tepung dan akhirnya diberi ragi sehingga terjadi proses fermentasi. Protein dari bakteri ini memiliki kandungan asam nukleat yang tinggi yang sulit dicerna oleh manusia. air nira juga dapat berubah menjadi asam cuka setelah disimpan beberapa lama. Bakteri Methylophilus methylotrophus. Bahan baku tuak dapat berupa ketan. makanan tersebut sampai saat ini masih ada yang dibuat secara tradisional. Pada pembuatan roti. karena aktivitas bakteri asam cuka. dapat menghasilkan zat warna merah atau oranye. ganggang spirulina juga diketahui merupakan sumber PST. B. persamaan reaksinya sebagai berikut: C6H12O6 --> 2 C2H5OH + 2CO2 + 21 kal + 2 ATP Gelembung – gelembung gas karbondioksida yang terbentuk oleh Mikroorganisme berguna untuk mengembangkan adonan roti. Penghasil Protein Sel Tunggal Protein sel tunggal (PST) merupakan protein yang dihasilkan oleh mikroorganisme dan berada di dalam sel mikroorganisme tersebut. Bahanya berupa gula. Pewarna alami untuk makanan lebih aman dibandingkan dengan pewarna buatan. Mikroorganisme tersebut meliputi ganggang dan bakteri. sehingga dapat dihasilkan protein dalam jumlah banyak dalm waktu singkat.menghasilkan berbagai macam makanan atau minuman misalnya tempe dan yoghurt. Penyakit Bioteknologi a. Jamur Neurospora sitophilla (pada oncom) misalnya. Selain itu. Negara USA sedang mengembangkan penelitian terhadap ganggang ini karena kadar asam nukleatnya rendah. Kultur Jaringan Saat ini. Proses pembuatan tuak dan bir juga mengikuti persamaan reaksi fermentasi tersebut. karena tidak mengandung bahan sintesis. Asam cuka dapat diproduksi dengan memanfaatkan bakteri asam cuka (Acetobacter). Media kultur merupakan tempat tumbuhnya sel tumbuhan. Ganggang hijau yang hidup di air tawar inimenghasilkan protein yang di manfaatkan untuk obat atau makanan tambahan (suplement). namun ada juga yyang sudah dikembangkan dengan cara modern. Contoh dari mikroorganisme penghasil sel tunggal adalah: 1. yang diubah menjadi asam cuka. Media tumbuh sel tumbuhan . sedangkan alkohol dibiarkan menguap. sehingga diolah dan digunakan untuk makanan ternak. ragi Sacharomyces ditambahkan pada adonan tepung gandum sehingga terjadi proses fermentasi. 2. kultur jaringan dikembangkan untuk memperoleh individu baru dalam jumlah yang banyak. mersialnya. Mikroorganisme memiliki kemampuan reproduksi sangat cepat. sedangkan bahan pembuatan bir berupa biji padi padian yang dikecambahkan dahulu kemudian dikeringkan. Ganggang hijau Chlorella.

Media yang digunakan dapat juga dengan arang. untuk mendapatkan tanaman kentang yang tahan terhadap penyakit. . Secara alami. Tumbuhan ditanam di dalam air dan ditambah unsur-unsur hara yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan tumbuhan tersebut. antara lain: 1) Berlangsung cepat dalam memperoleh tumbuhan baru.dapat di dalam tabung yang steril. jeruk. atau batubatuan. 2) Hidroponik dengan media pasir. dan tembakau. tanaman baru ini dapat diperbanyak dan disebarluaskan. Hidroponik dapat dilakukan dengan menggunakan media air dan pasir. yang disebut hidroponik. Sebagai contoh. 5) Jumlah tidak terbatas. Selanjutnya. Kultur jaringan tumbuhan dapat dilakukan hanya dengan mengambil beberapa milimeter pucuk tumbuhan yang mengandung jaringan muda atau jaringan lain yang bersifat meristematik. 3) Bibit terhindar dari hama dan penyakit. lalu gen ini disisipkan pada sel tanaman kentang yang kemudian ditumbuhkan menjadi tanaman kentang yang kebal penyakit. Medium itu biasanya dibuat dari agar-agar yang diberi berbagai nutrisi yang diperlukan tumbuhan. Hidroponik dan Aeroponik Penerapan bioteknologi dalam bidang pertanian juga dapat dilakukan dengan cara menanam tanaman dalam media selain tanah. Keuntungan dari pengembangan kultur jaringan tumbuhan. kentang. seperti wortel. bakteri ini dapat menginfeksi tanaman dan menyebabkan tumor sehingga plasmid bakteri ini disebut plasmid Ti (Tumor inducing = penyebab tumor). tomat. seperti plasmid dari bakteri Agrobacterium tumenfaciens. c. 2) Hemat tempat dan waktu. Dalam menyisipkan gen ke sel tanaman dibutuhkan vektor. Bagian tumbuhan yang dikultur disebut sebagai eksplan. Tanaman yang dapat dikultur dengan cepat adalah tanaman dari satu sel somatik. 4) Memiliki sifat identik. perlu ada gen yang mengekspresikan sifat kebal terhadap penyakit. 1) Hidroponik dengan media air. Pembentukan Tumbuhan yang Tahan Hama Teknik untuk memperoleh tanaman yang berkualitas adalah melalui rekayasa genetika. b. sabut kelapa. yaitu dengan rekombinasi gen dan kultur sel. artinya tabung yang bebas dari hama.

Kemudian. Aeroponik adalah teknik penanaman sayuran dengan menggunakan styrofoam yang berlubang-lubang sehingga akar tanaman menjuntai ke bawah.Dalam teknik ini. penanaman sayur-sayuran menggunakan teknik ini. Keuntungan teknik hidroponik. 2) Dapat menggunakan pupuk dengan efisien. sebaiknya ditambahkan unsur-unsur hara. antara lain: 1) Masih dapat bercocok tanam di lahan yang sempit. 3. di antaranya adalah sebagai berikut: a. Biasanya. Pembuatan Antibodi Monoklonal . penanaman dapat dilakukan dengan cara aeroponik. Selain hidroponik. air yang telah dicampur dengan unsur-unsur hara disemprotkan sehingga akar-akar bisa menyerapnya. 3) Hama dan penyakit tanaman dapat dihindari. Dalam teknik hidroponik yang perlu diperhatikan adalah kelembapan udara dan intensitas cahaya agar pertumbuhan dan perkembangan tanaman cukup baik. Bidang Kedokteran Bioteknologi di bidang kedokteran dimanfaatkan untuk berbagai keperluan.

Alela yang baru dapat disisipkan ke dalam sel-sel somatis pada anak-anak dan dewasa. Sekarang telah dilakukan modifikasi vaksin melalui bioteknologi. c. Kedua virus tersebut merangsang tubuh menghasilkan antibodi untuk melawan penyakit. Fusi atau penggabungan antara sel limfosit B dan sel mieloma menghasilkan sel hibridoma. Terapi gen merupakan perbaikan kelainan genetik dengan memperbaiki gen. Pembuatan Obat dan Vaksin Penyakit yang disebabkan oleh virus tidak dapat diobati sehingga perlu dilakukan pencegahan dengan menggunakan vaksin. antara lain: . secara teoritis dapat diperbaiki dengan mengganti gen yang tidak normal dengan gen normal dengan menggunakan teknik rekombinasi DNA. Ada dua jenis vaksin tradisional untuk penyakit yang disebabkan oleh virus. b. Secara alami. Sel ini berfungsi untuk mengatasi penyakit kanker.Antibodi berupa protein yang dihasilkan oleh sel limfosit B atau sel T untuk melawan antigen (benda asing) yang masuk ke dalam tubuh. antara lain: 1) Partikel virus yang virulen yang dikurangi keganasannya secara kimiawi maupun fisik. atau sel-sel embrio. 2) Virus aktif. sel-sel germ (sel-sel yang memproduksi gamet). tapi tidak patogen. Untuk kelainan genetik yang diakibatkan oleh tidak berfungsinya satu alela. Terapi Gen Manusia Rekayasa genetik mempunyai potensi untuk memperbaiki kelainan genetik secara individual. tubuh memiliki kemampuan untuk memproduksi antibodi.

Yang penting pula perlu diterapkan aturan resmi pemerintah dalam pelaksanaan dan penerapan bioteknologi. manusia yang menggelutinya ditantang untuk memanfaatkan peluang–peluang itu demi kesejahteraannya. bagaimanapun canggihnya teknologi sudah barang tentu dapat memunculkan dampak dalam penerapannya. Tetapi. sehingga ada mekanisme pengawasan yang intensif terhadap bahaya potensial yang mungkin timbul akibat kemajuan bioteknologi. Protein ini dapat memicu terbentuknya respon kekebalan untuk melawan penyakit. mulai dari proses– proses bio yang paling sederhana sampai kepada tingkat yang paling canggih. bakteri. serta penerapannya secara teknis. dapatlah digunakan bioteknologi ini secara proporsional dengan memasukkan norma–norma etik secara moral. . dan mikroba lain. sehingga tujuan yang menyimpang dan destruktif bagi kemanusiaan dapat dihindarkan. Maka dengan mengacu pada pengalaman– pengalaman penerapan teknologi pendahulunya.1) DNA rekombinan dapat menggerakkan pembuatan suatu protein khusus dalam jumlah besar dari selubung protein virus. PENUTUP Bioteknologi memberikan harapan bagi kesejahteraan umat manusia. Karenanya. Vaksinasi dengan makhluk hidup yang lemah lebih efektif dari protein vaksin karena hanya dengan memasukkan sedikit saja akan menghasilkan respon kekebalan yang besar. Etika diperlukan untuk menentukan arah perkembangan bioteknologi. 2) Rekayasa genetika dapat digunakan untuk memodifikasi genom patogen sehingga menjadi lemah.

MGMP BIOLOGI NAMA KELOMPOK II Almaidah Agustina Mariyani Aris Tandi .