P. 1
Makalah DNA, RNA, Dan SP

Makalah DNA, RNA, Dan SP

|Views: 2,219|Likes:
Published by Aini Hidayah

More info:

Published by: Aini Hidayah on Mar 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/15/2013

pdf

text

original

DNA, RNA, DAN SINTESIS PROTEIN

Mata Kuliah Biomedik

Oleh : Arma Adi Prasetya Nur Aini Hidayah Putri Aprilia Regita Sofya Umi Labiba Tresnani Suci Nurani 1106053735 1106004241 1106054196 1106016084 1106008656

FAKULTAS KESEHATAN MASYARAKAT UNIVERSITAS INDONESIA 2012

4 DNA Repair RNA 2.3 Replikasi DNA 1.2 Karateristik DNA 1.1 Struktur RNA 2.DAFTAR ISI DAFTAR ISI KATA PENGANTAR BAB I PENDAHULUAN BAB II ISI DNA 1.1 Struktur DNA 1.1 Sintesa Protein pada Eukariotik – Prokariotik 3.2 Tipe RNA Sintesis Protein 3.2 Tahapan Sintesa Protein DAFTAR PUSTAKA .

saran dan kritik dari para pembaca sekalian terkait makalah ini agar nantinya kami bisa memperbaiki diri pada makalah – makalah selanjutnya. Makalah “DNA. Tak lupa kami ucapkan terimakasih banyak kepada dosen kami. Maret 2012 Penulis . karena berkat rahmat dan kuasaNya kami berhasilkan menyelesaikan makalah ini dengan segala keterbatasan yang kami punya. Kami percaya bahwa masih banyak kekurangan dalam makalah ini baik dari sistematika atau kontennya. Kami berharap makalah ini tidak hanya menjadi salah satu tugas yang kami selesaikan tapi juga bermakna bagi banyak orang. Ucapan terimakasih juga kami sampaikan pada kedua orangtua dan keluarga kami yang telah memberi dukungan moral dan materiil pada kami beserta pihak – pihak lain yang tidak mungkin kami sebutkan satu persatu disini yang telah memberikan bantuan dalam bentuk apapun kepada kami. Untuk itu kami berharap masukan. Depok.KATA PENGANTAR Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa. Ibu Diah Utami yang telah memberikan kami bantuan yang tidak terkira banyaknya dalam penyelesaian makalah ini. RNA dan Sintesis Protein” yang telah kami susun sedemikian rupa ini untuk menjadi bentuk sumbangsih kami pada ilmu pengetahuan dan sekaligus untuk menyelesaikan tugas kami. Terimakasih banyak dan semoga bermanfaat.

. Sel mempunyai peranan yang besar sebagai penyusun suatu organisme. Kita harus mempelajari kehidupan & organisme hidup pada tingkat sel atau dibawahnya agar kita bisa lebih bersykur atas kuasa Nya menciptakan segala seuatu. Bagaimana tahapan dari replikasi DNA dan hipotesis yang diperoleh. apa saja tipe RNA. DNA merupakan bagian dari sel yang membawa materi genetik pada semua makhluk hidup. Perkembangan biologi sel bertumpu pada hasil riset dengan percobaan-percobaan deskriptif dimasa lalu hingga percobaan-percobaan analitik modern saat ini. RNA yang menjadi penyalur informasi genetik tersebut. dan bagaimana proses sintesa protein harus kita pelajari. bagaimana proses perbaikan DNA yang mengalami kerusakan. Begitu pula.BAB I PENDAHULUAN Sel merupakan satuan unit terkecil dari makhluk hidup.

DNA Struktur DNA rantai helix ganda (double helix). Di dalam nukleotida terdapat nukleosida. yaitu ribosa (pentosa) dan dioxiribosa (aldopentosa) 2. Satu molekul gula Ada dua macam gula. DNA membawa informasi yang diperlukan untuk sintesis protein dan replikasi. Pasangan basa Pasangan basa terdiri dari dua macam yaitu basa purin dan pirimidin. Fosfat .1 Struktur DNA DNA merupakan materi genetik yang terdapat pada semua sel makhluk hidup dan kebanyakan virus.BAB II ISI 1. pirimidin terdiri atas sitosinin (S) dan timin (T). dan terdiri atas nukleotida. Setiap nukleotida dalam polinukleotida dihubungkan dengan ikatan kimia yang sama (ikatan basa). 3. Setiap rantai adalah polinukleotida. Gambar 1. masing-masing dari nukleotida tersusun atas tiga unit yaitu gula. Purin terdiri atas adenine (A) dan guanine (G) dengan ikatan tunggal hydrogen. Sedangkan. basa dan fosfat. DNA (deoxyribonucleic acid) 1. Struktur nukleotida terdiri dari 1. yakni gula yang berpasangan dengan basa. Pasangan basa dihubungkan dengan ikatan hidrogen. purin berpasangan dengan primidin (A-T dengan dua ikatan hydrogen) sedangkan (G-S dengan tiga ikatan hidrogen).

Selain itu. terlebih DNA dengan pasangan basa A-T yang hanya memilki dua ikatan hidrogen. karena pasangan basa G-C memliki 3 pasangan hydrogen akan lebih tahan terhadap panas. Besar ukuran pada sel haploid mencapai 3x 10 9 pasangan basa 2. Berfungsi sebagai materi genetik (pembawa sifat) DNA sebagai materi genetik.Fosfat yang dihubungkan dengan gula pentosa membentuk sebuah ikatan yang disebut ikatan fosfodiester. 5.2 Karakteristik DNA DNA memiliki struktur seperti rantai. Dan dapat mengalami Renaturasi saat kembali dalam kondisi semua (suhu turun). 1. 4. dengan RNA yang utuh bertemu kembali dengna pasangannya yang sesuai. Rantainya dapat terpisah (denaturasi karena alkali dan suhu panas) Denaturasi dapat terjadi saat DNA berada dalam kondisi panas mendekati 1000 celcius maka akan terpisah. terdapat karakteristik DNA yang lain diantaranya : 1. dengan rantai helix ganda (double helix) yang memilin yang dapat bereplikasi sendiri. Bereplikasi/menggandakan diri menjadi dua dengan komposisi yang sama berfungsi dalam sintesis protein. Gambar 2. berfungsi dalam pengekspresian gen. DNA mengatur segala aktivitas sel. Satu kromosom panjangnya ± 7 cm 3.dan mampu membentuk cetakan-cetakan protein yang dibutuhkan oleh sel. Struktur DNA .

terdiri dari : • • Helikase II / III. waktu terjadinya replikasi DNA sangatlah diatur. Pada eukariota. yaitu pada fase daur sel. yang melekatkan cetakan yang rantai tertinggal (‘3-5’) menjadi arah (‘5-3’) Rep protein.1. Kecepatan replikasi organisme eukariotik 10 kali lebih lama dari prokariotik (dikarenakan ribosom pada sel eukariotik berada di luar nucleus. Sel prokariota terus-menerus melakukan replikasi DNA.3. DNA helikase.3 Replikasi DNA Gambar 3. sehingga mRNA harus melewati membrane nucleus).1 Tahapan replikasi 1. yaitu kedua untai DNA bertindak sebagai cekatan untuk pembuatan untai-untai DNA baru. Berikut tahapan terjadinya replikasi DNA : 1. Tahapan Inisiasi Pembukaan Rantai Double Helix dengan bantuan DNA Helikase. Replikasi bersifat semi konservatif dan tejadi dalam dua arah (didirection). Replikasi DNA Replikasi DNA bersifat semikonservatif. Helikase mengubah ATP menjadi ADP sebagai energy untuk membuka dan memperpanjang cabang rantai DNA yang terpisah. merupakan protein yang membantu tahap replikasi DNA. yang arah sintesanya dari 5 ke 3. yang mengikat rantai pertama yang sedang disintesis dan diubah arahnya manjadi ‘3-5’ . Replikasi DNA merupakan proses persiapan materi genetik untuk melakukan pembelahan (reproduksi). Sedangkan. sebelum mitosis atau meiosisI. replikasi genom manusia membutuhkan waktu 8 jam.

pita double helix DNA membentuk pita baru dalam keadaan utuh 2. Hipotesis konservatif. enzim primase mampu membentuk fragmen-fragmen Okazaki. Hipotesis semi konservatif. Rantai DNA diperpanjang hingga membentuk untaian tunggal DNA baru • • Leading strand : untaian baru dengan arah yang benar dari ‘5-3’ Lagging strand : untaian baru yang arahnya dari ‘3-5’ sehingga mengalami retakan-retakan pada untaiannya 4. primosome mengubah arah sintesa dari ‘3-5’ menjadi ‘5-3’.2.3. 5. setelah itu untaian DNA tunggal dilekati oleh protein-protein pengikat untaian tunggal untuk mencegah terbentuknya heliks ganda kembali 3. Enzim primase dapat bergabung dengan polipeptida lainnya dan pada saat itu primosome aktif. RNA primer memiliki enzim primase untuk melekatkan RNA primer. DNA mulai direplikasi oleh DNA Polimerase III Di bantu dengan topoisomerase (DNA girase) yang mengurangi tegangan untai DNA. kemudian diambil alih oleh DNA polymerase I untuk disintesis hingga mendekati bagian-bagian fragmen okazaki yang mendahuluinya. Hipotesis dispersal. Fragmen-fragmen okazaki yang berdekatan digabungkan oleh DNA ligase 1. campuran antara potongan pita double helix DNA yang lama dengan yang baru dibentuk . yaitu sebagai berikut 1. 6.2 Hipotesis Replikasi DNA Ada tiga hipotesis tentang replikasi DNA yang menjelaskan bagaimana pita double helix DNA membuat salinannya pada proses replikasi DNA. sedangkan pada lagging strand dimulai pada setiap fragmen okazaki. RNA primers memulai mensintesis DNA hanya sekali pada leading strand. primosome hanya akan muncul pada saat RNA primer lepas. pita double helix DNA terbuka kemudian masingmasing membentuk pita baru sebagai pelengkapnya 3. RNA primers lepas kemudian. kemudian diubah arah sintesa menjadi ‘5-3’ 7.

1. Modifikasi basa (perubahan kimia. langsung digantikan Merupakan cara termudah karena tidak perlu dilakukan pemotongan DNA. bila putusnya tidak sama makan akan diratakan dulu dengan eksonukleuse. • • • Base excision repair dengan hanya mengganti satu basa yang rusak dan diganti dengan yang lain. terbagi menjadi. Damage Removal. dihilangkan Lebih rumit karena harus melakukan pemotongan untuk mengganti. hanya perlu diganti saja. kemudian ada enzim tertentu yang bekerja dan akan menggabungkan (dengan delesi). Kerusakan DNA parah (DNA putus) DNA repair dikelompokkan dalam 3 cara. yaitu : 1. Damage Revesal. diantaranya karena a. . Nucleotide excision repair dengan cara memotong salah satu segmen DNA yang mengalami kerusakan. dan terbagi menjadi. Damage Tolerance. kehilangan basa. • Non homologous end joining (NHEJ). 3. mentoleransi kesalahan. 2. menggunakan sister kromatid untuk memperbaiki kerusakan (tanpa delesi).4 DNA Repair DNA Repair merupakan proses perbaikan DNA yang mengalami kerusakan. Gagalnya transkripsi dan translasi DNA c. ikatan kovalen antar basa yang berdekatan) b. • Homolongous recombination (HR). Mismatch repair dengan penggantian basa yang tidak sesuai yang dilakukan dengan enzim.

2 Tipe RNA Ada tiga tipe RNA yang akan dibentuk pada saat diperlukan dalam proses sintesis protein. pasangan basa pirimidin RNA terdiri dari sitosin (S) dan urasil (U).1 Struktur RNA RNA merupakan makromolekul.Gambar 4. Setiap ribonukleotida terdiri dari tiga gugus molekul yaitu 5 karbon. RNAt memiliki tiga rangkaian basa pendek pada salah satu ujungnya yang disebut antikodon. berfungsi membantu penempelan antara kodon dan antikodon dalam ribosom. b. RNAr merupakan komponen struktural yang utama di dalam ribosom yang disusun menjadi subunit. Berbeda dengan DNA. RNAr dicetak oleh DNA di dalam nukleus. basa nitrogen dan gugus fosfat. diantaranya a. DNA Repair 2. 2. yang berfungsi membawa asam amino spesifik dari sitoplasma yang berguna dalam sintesis protein yaitu pengurutan asam amino sesuai urutan kodonnya pada RNAd. RNA ribosom (RNAr). . RNA (ribonucleic acid) 2. RNA transfer (RNAt). yang berfungsi sebagai penyimpan dan penyalur informasi genetik yang hanya terdapat pada virus tertentu. RNA merupakan rantai tunggal polinukleotida atau disebut juga single helix. Pasangan basa purin terdiri dari adenin (A) dan timin (T).

Jumlah penambahan poli A bervariasi dari 100-200 basa nitrogen. 3. Enzim-enzim. Prokariotik : 1. DNA di dalam inti 2. 3. yaitu suatu ribonukleat enzim sebagai . yaitu : a. Oleh karena itu protein berperan penting dalam metabolisme sel.1 Sintesa Protein pada Prokariotik . hormon-hormon tertentu juga merupakan protein.c. Maturasi berupa proses Capping pembuatan tudung pada ujung 5’ dengan 7-metil-guanosin. Kode genetik RNAd tersebut kemudian menjadi cetakan untuk menentukan urutan asam amino pada rantai polipeptida. Protein sel merupakan penanda untuk penyakit-penyakit metabolik tertentu. terjadi pula penambahan ekor poliadenilat pada ujung 3’. Selain Capping. RNA primer harus mengalami proses maturasi terlebih dahulu untuk menjadi RNA fungsional. dapat berubah-ubah tergantung lingkungan. Eukariotik 1. vitamin. Proses transkripsi dan translasi terjadi di sitoplasma 3.Eukariotik Sintesa protein merupakan suatu proses yang dinamis. Proses transkripsi terjadi dalam inti sementara translasi di ribosom 3. Pada sel eukariot proses transkripsi maupun maturasi RNA primer ini terjadi didalam inti sel. Selanjutnya RNA primer mengalami splicing (pemotongan/penipisan intron oleh SnRNA dan HnRN Protein dengan ribosom. DNA di sitoplasma 2. Terdapat perbedaan proses sintesa protein pada sel prokariotik dan eukariotik DNA di sitoplasma. zat regulator. RNA massenger (RNAm). Produk RNA primer hasil transkripsi DNA dapat langsung berfungsi b. disebut juga RNA duta (RNAd). Sintesis Protein Protein merupakan komponen organik terbesar pada sel-sel tubuh kita (10-15%). RNAd merupakan kode genetik (kodon) dari kromosom inti ke ribosom.

II.UGA) RNA Polimerase menempel pada promoter di rantai DNA dan memisahkan kedua rantai pita DNA.2 Tahapan Sintesa Protein Sintesa protein terjadi dalam dua tahap. Enzim RNA Polimerase: a. Sekali baca ditranslasikan 3 nukleotida menjadi satu asam amino. Pada eukariotik ada 3 macam RNA-Polimerase (I. Rantai nukleotida RNA bebas berpindah dan ikatan hidrogen melengkapi basa pada rantai DNA.suatu katalisator). Transkripsi Pada tahap ini kodon-kodon pada potongan benang DNA disalin ke RNA. Arah penyalinan kodon-kodon dari ujung 5’ ke 3’ • • • • • • • Dimulai dari tempat inisiasi (AUG) ke tempat terminasi (UAG. terbentuk struktur seperti kait. Setelah selesai proses ini. Proses ini berlangsung dalam suatu sistem transkripsi disebut sistron. Syarat terjadinya transkripsi adalah adanya interaksi antara promotor dengan enzim RNA Polimerase.UAA. Kemudian ribosom membaca sekuens RNAm. yaitu transkripsi dan translasi.III) • Polimerase I mengkode ribosom DNA . maka RNA primer sudah menjadi fungsional (menjadi maturasi mRNA). Untuk mengubah RNAm kedalam bentuk protein digunakan RNAt untuk membaca sekuens RNAm. mRNA berfungsi sebagai pembawa pesan antara DNA dan protein yang nantinya bersintesis. RNAm ditransportasikan ke retikulum endoplasma. Pada prokariotik hanya ada 1 macam RNA-Polimerase b. RNA Polimerase berkaitan ke rantai nukleotida RNA pada arah 5’ ke 3’. Pada saat terjadi splicing RNA. Promotor merupakan pemacu transkripsi dan syarat mutlak terjadinya transkripsi. Fase selanjutnya adalah transportasi RNA mature ini melalui membran inti menuju ribosom di sitoplasma. Rantai RNA yang sudah dibentuk melepaskan diri dari rantai DNA. 3. 1.

hingga promoter berada pada bagian akhir (terminator). Tahap translasi mengikutsertakan r-RNA (ribosomal RNA). Elongasi : terjadi selama proses transkripsi.Translasi. 2. 3.• Polimerase II mengkode gen-gen yang bekerja selama transkripsi. . Dimulai dengan penerjemahan kodon-kodon triplet dari awal sampai akhir.Elongasi. yaitu: Inisiasi. sedangkan sub unit besar tersusun atas dua m-RNA dan beberapa jenis protein di dalamnya. 2. yakni: 1. snu-RNA. Inisiasi : munculnya promoter sebagai akibat menempelnya RNA polimerse pada bagian DNA tertentu. dan menghasilkan untaian m-RNA Di dalam satu untai DNA. Inisiasi • Diawali dengan menempelnya ribosom unit kecil pada bagian ujung 5’ RNAd. Dua sub unit ini tidak akan menyatu selama belum terjadinya sintesis protein. yang dapat menghasilkan m-RNA. pre m-RNA . terdapat banyak RNA polymerase yang mampu bekerja di sepanajng bagian tertentu. dan terminasi. Pada proses ini dibagi menjadi tiga tahapan. sehingga sel mampu menghasilkan banyak protein dengan jenis yang sama dalam waktu yang singkat pula. a. Translasi Translasi merupakan proses penerjemahan kodon-kodon m-RNA dalam bentuk polipeptida (urutan asam amino) di ribosom. Terminasi : berhentinya promotor men-transkrip DNA karena terminator. Penerjemahan satu kodon menghasilkan satu asam amino. Ribosom terbagi menjadi dua jenis yakni sub unit kecil yang tersusun atas satu m-RNA. m-RNA dan sebagian kecil sn-RNA • Polimerase III mengkode t-RNA dan RNA-RNA kecil contohnya sn-RNA Terdapat tiga tahapan.

Proses pelekatan ribosom unit besar dengan ribosom unit kecil. Posisi E paling kiri sebagai temapt keluarnya RNAt dari ribosom. namun pada awal pembukaan • t-RNA kunci langsung menempati A-site dan bergeser hingga lepas pada bagian E-site) t-RNA baru datang dan kemudian terjadi pemanjangan rangkaian asam amino yang kemudian disusun menjadi polipeptida c. . yaitu A. Terminasi : Polimerase melepaskan diri pada terminator (kodon terminasi) • • • • • Protein faktor pelepas mengikatktan diri pada kodon stop. Rantai polipeptida terlepas dari ribosom. Elongasi • • Elongasi dimulai dengan munculnya t-RNA baru yang membawa asam amino dan anti kodon yang baru pula. P. Terjadi pergeseran t-RNA dengan asam amino pembuka (kunci-AUG) dengan tRNA yang baru dengan anti kodon dan asam amino baru (Sub unit besar memilki tiga sisi atau tempat yaitu E-site. Translasi berhenti sebab kodon stop tidak dapat mengikat suatu aminosil RNAt. Posisi P ditengah sebagai tempat RNAt melepaskan asam amino. Prosesnya berakhir ketika ribosom melepas mRNA dan berdisosiasi menjadi subunit 3’ dan 5’ kembali. Penambahan air pada rantai polipeptida. Ribosom unit besar memiliki 3 posisi khusus pelekatan RNAt. dan E. b. P-site dan A-site.• • • RNAt pertama (inisiator) datang membawa asam amino metionin dengan antikodon UAC pada RNAd tepat pada kodon start AUG pada posisi P. Jadi pergeseran dari A-site menuju ke P-site. Posisi A paling kanan sebagai temat masuknya RNAt yang membsawa asam amino.

Marder SS (1993). Ringkasan Biokimia Harper. Diane S (1991). Colby. Jakarta: EGC. . Inc. Genetic in Biology. Molecular Biology of The Gene. Fourth edition. USA: The McGraw-Hill Companies.DAFTAR PUSTAKA Watson et al (2008).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->