Organel pada sel eukariotik

Sel eukariotik merupakan sel yang memiliki selaput inti dengan panjang sel 10-100 μm . Sel eukariotik terdiri atas tiga bagian utama, yaitu sitoplasma, nukleus, dan membran sel. Nukleus merupakan inti sel yang berbentuk bulat dan terletak di tengah sel, yang mengandung asam deoksiribosa nukleat (DNA) yang berfungsi untuk mengarahkan sintesis protein untuk kemudian diolah menjadi hormon-hormon dan enzim-enzim, serta menyimpan cetak biru genetik yang diwariskan antar generasi untuk menjaga agar sifat-sifat yang dimiliki oleh satu generasi sama dengan sifat-sifat yang dimiliki oleh generasi sebelumnya. Membran sel, yang memiliki ketebalan berkisar 7.5-10 nm, terdiri atas lipid, protein, kolesterol, dan oligosakarida. Membran sel memiliki dua fungsi utama, yaitu untuk menjaga ketetapan isi sel yang berupa cairan sitosol dan mengatur lalu lintas pertukaran zat antara lingkungan ekstraseluler dan lingkungan intraseluler. Hal ini dimungkinkan karena membran sel bersifat semipermeabel akibat keberadaan protein yang disebut integrin yang memungkinkan untuk terjadinya interaksi antara lingkungan ekstrasel dan lingkungan intrasel. Struktur membran sel adalah dua lapis lipid yang di permukaannya terdapat rantai gula dan protein. Sitoplasma merupakan lingkungan di dalam sel selain nukleus. Sitoplasma terdiri atas cairan sitosol dan sitoskeleton. Sitosol merupakan cairan berbentuk pekat yang mengisi sekitar 55% volume sel dan penting dalam metabolisme perantara, sintesis protein ribosom, dan penyimpanan lemak dan glikogen. Sitosol merupakan tempat melekatnya organel-organel. Ada lima jenis

Krista mengandung protein yang berfungsi pada proses transpor elektron pada pencernaan makanan. yang berbentuk filamen dengan lebar 0. yang disebut krista. Peroksisom merupakan organel bulat bermembran dengan garis tengah 0. selain itu juga sebagai transportasi sekresi vesikel. yang bersifat merusak sel. 5.utama organel yang menempati sitosol: retikulum endoplasma. Aparatus Golgi menerima protein tersebut melalui vesikel transportasi yang berasal dari retikulum endoplasma. Adapun RE halus berfungsi untuk menerima protein yang diproduksi dari RE kasar untuk selanjutnya dikirim melalui vesikel transportasi ke aparatus Golgi. di mana RE kasar ditaburi oleh ribosom. Sebagian lagi diarahkan ke lingkungan intrasel untuk membentuk membran sel baru. merupakan unsur terbesar sitoskeleton berbentuk struktur seperti tabung bergaris tengah 22 nm yang tersusun atas tubulin.5-1.5-1 μm dan panjang 10 μm. serta mendistribusikan kromosom selama pembelahan sel mitosis. mengatur pergerakan silia dan flagela. Sedangkan matriks terdiri dari campuran pekat ratusan enzim yang berbeda yang penting untuk mempersiapkan molekul nutrien untuk pengambilan akhir energi yang dapat digunakan oleh protein di krista. Ruang antarkrista disebut matriks. Mikrotubulus berfungsi mempertahankan bentuk sel yang asimetris. Mitokondria terdiri dari membran luar dan membran dalam. Mikrotubulus. peroksisom. Mitokondria. Lisosom merupakan organel yang mengandung enzim-enzim hidrolitik yang kuat dan berfungsi untuk melakukan perncernaan intrasel.2 μm yang mengandung enzim-enzim oksidatif yang berfungsi untuk mendetoksifikasi zat sisa yang masuk ke dalam sel dengan cara melepaskan atom hidrogen yang dipindahkan ke oksigen molekular sehingga menjadi peroksida. 1. 4. Sebagian protein ini ditujukan ke lingkungan ekstrasel sebagai sekretorik yaitu hormon-hormon dan enzim-enzim. Ada empat unsur penyusun sitoskeleton: 1. sekaligus menghancurkan benda asing atau sisa-sisa sel yang dibawa ke dalam sel melalui mekanisme endositosis. Enzim-enzim ini dibungkus oleh suatu membran. lisosom. Sitoskeleton merupakan jaringan protein kompleks yang merambahi sitosol dan menunjang serta mengorganisasikan komponen intrasel menjadi susunan yang sesuai dan untuk mengontrol gerakannya. aparatus golgi. 3. RE kasar berfungsi untuk mensistesis dan melepaskan protein-protein baru. Retikulum endoplasma (RE) merupakan organel yang terdiri atas RE halus dan RE kasar. Ribosom berfungsi untuk mensintesis lanjut protein tersebut. Peroksida kemudian diubah menjadi air dan oksigen dengan bantuan enzim katalase. di mana satu ribosom mensintesis hanya satu macam protein untuk digunakan di dalam sitosol. dan mitokondria. merupakan organel yang berfungsi mengubah energi kimiawi metabolit yang terdapat dalam sitoplasma menjadi energi yang mudah dimanfaatkan oleh sel yaitu ATP. yang mana salah satu komponennya adalah protein. Aparatus Golgi merupakan organel yang berfungsi untuk mengemas dan mendistribusikan protein yang disintesis oleh retikulum endoplasma. Lisosom (enzim-enzim) terbentuk dari sintesis protein di retikulum endoplasma dan dibawa melalui vesikel terselubung dari aparatus Golgi. 2. . sehingga tidak akan keluar dan merusak isi sel.

sel hewan. yang merupakan unsur sitoskeleton dengan garis tengah kurang dari 2 nm. Contoh sel eukariotik antara lain sel ragi. merupakan filamen ukuran menengah denga garis tengah 7-10 nm.2. . Kisi-kisi mikrotrabekular. 3. Filamen intermediat. sel protozoa. mikrofilamen. enzim dan unsur lainnya ke dalam sitosol. Contohnya neurofilamen dan filamen pada otot rangka yang menahan unit aktin-miosin agar tersusun dengan benar. yang merupakan unsur sitoskeleton dengan garis tengah 6 nm. Mikrofilamen yang paling banyak dijumpai adalah aktin dan miosin. 4. Mikrofilamen. filamen. berfungsi untuk menampung mikrotubulus. dan sel tumbuhan. yang tersusun atas protein-protein yang berfungsi membentuk serat yang kuat dan tahan lama untuk bagian-bagian sel yang mengalami stres mekanis. Mikrofilamen berfungsi dalam berbagai sistem kontraktil sel dan sebagai penguat mekanis untuk beberapa tonjolan sel tertentu.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful