RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Sekolah Mata Pelajaran Kelas/Semester Tahun Pelajaran Alokasi Waktu : MA Darul Ulum

: Biologi : XI/I : 2010/2011 : 4X45 menit (2 kali pertemuan)

================================================================== Standar Kompetensi: 2. Memahami keterkaitan antara struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan hewan, serta penerapannya dalam konteks salingtemas.

Kompetensi Dasar 2.1 Mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengkaitkannya dengan fungsinya, menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan 2.2 Mendeskripsikan struktur jaringan hewan vertebrata dan mengkaitkannya dengan fungsinya.

Indikator Proses
    

Menunjukkan berbagai struktur jaringan hewan dari hasil pengamatan. Menunjukan letak/lokasi jaringan pada tubuh hewan vertebrata/manusia Menjelaskan fungsi masing-masing jaringan hewan. Menjelaskan faktor pencetus terjadinya tumor/kanker Siswa dapat menunjukkan berbagai macam struktur jaringan pada tumbuhan dari hasil pengamatan.

Comment [u1]: Tidak sesuai dengan KD struk jaringan tumbuhan.

  

Siswa dapat membedakan struktur jaringan tumbuhan menggunakan gambar. Siswa dapat menjelaskan fungsi berbagai macam struktur jaringan tumbuhan. Siswa dapat mengkaitkan sifat totipotensi jaringan dengan teknik kultur jaringan.

Produk

Siswa membuat laporan kajian cara membuat kultur jaringan pada satu jenis tumbuhan.

Psikomotorik

Siswa dapat mengamati berbagai macam strukstur jaringan tumbuhan melalui eksperiment.

toleransi. bertanggung jawab. B. xilem. C. Jaringan muda (jaringan meristem) b. praktikum. jujur. kolenkim. Tujuan Pebelajaran Setelah proses pembelajaran siswa diharapkan mampu:      Menunjukkan berbagai struktur jaringan hewan dari hasil pengamatan. Metode Pembelajaran Ceramah. diskusi informatif D. Menunjukan letak/lokasi jaringan pada tubuh hewan vertebrata/manusia Menjelaskan fungsi masing-masing jaringan hewan. Materi Pembelajaran  Jaringan tumbuhan a. . Comment [u2]: Tidak sesuai dengan silabus yaitu 8X45 menit. floem)    Organ tumbuhan Totipotensi : sifat sel yang mampu menjadi individu baru yang utuh jika berada pada lingkungan yang sesuai. Mengkaji literatur dari berbagai sumber tentang jaringan tumbuhan dan hewan b. sebaiknya setara dengan KD. Inti a. lebih baik diletakkan di RPP bagian atas Alokasi Waktu: 16 x 45 menit A. sklerenkim. Jaringan dewasa (parenkim. Comment [u3]: Tidak sesuai KD. Langkah-langkah Kegiatan Pembelajaran I.Afektif  Berani. Pendahuluan Guru memberikan pengantar tentang materi yang akan dibahas II. teliti. Siswa dengan banruan guru mengidentifikasi struktur dan fungsi jaringan tumbuhan dan hewan dari literatur. (Materi pembelajaran lebih lengkap terlampir). menjelaskan sifat totipotensi sebagai dasar kultur jaringan. dan peduli lingkungan. Menjelaskan faktor pencetus terjadinya tumor/kanker Siswa dapat mengidentifikasi struktur jaringan tumbuhan dan mengkaitkannya dengan fungsinya.

dll. 2. Studi literatur tentang totipotensi pada tumbuhan III. Kegiatan Pembelajaran Pertemuan Pertama (90 menit) Guru 1. Pendahuluan (10menit)  Guru membuka pelajaran dengan salam  Guru menyampiakan menyampaikan SK dan KD yang harus dikuasai oleh siswa  Guru meminta kesepakatan bersama yang harus ditaati siswa selama kegiatan pembelajaran berlangsung. misal tidak boleh diam.  Siswa memberanikan diri maju didepan kelas dan mengambil bola. Penutup Guru bersama siswa menyimpulkan materi pembelajaran yang telah dibahas Comment [u4]: Terlalu umum dan belum jelas kegiatannya mau berjalan seperti apa. belum ada alokasi waktu.c. harus aktif. Melakukan diskusi kelompok tentang organ-organ pada tubuhan dan hewan d.  Siswa secara klasikal mengemukakan hal apa saja yang masih diingat mengenai sel. jaringan dan berapa macam jaringan pada tumbuhan yang kalian ketahui?”  Guru mengajak siswa untuk latihan bekerja di sebuah perusahaan dan meminta 6 siswa untuk berdiri di depan kelas dan mengambil bola yang sudah tertulis angka 1-6 serta sebuah kertas yang bertuliskan mater jaringan  Siswa yang berdiri melempar bola kepada siswa yang duduk dan siswa yang duduk .  yang masih diingat oleh siswa mengenai sel. Inti (75 menit)  Guru bertanya kembali tentang apa saja Siswa  Siswa menjawab salam dari guru  Siswa mencatat SK dan KD yang diberikan guru  Siswa menyepakati perjanjian yang telah dibuat. yang sudah kalian ketahui itu bergabung menjadi satu.  Guru bertanya pada siswa “ jika sel-sel Siswa menjawab pertanyaan guru sesuai dengan kemampuan awal yang dimilikinya. maka akan menjadi apa?”  Guru bertanya pada siswa “ apa arti  Siswa menjawab pertanyaan guru sesuai dengan kemampuan awal yang dimilikinya.

 Guru memberikan umpan balik pada siswa dan membenahi konsep yang masih salah.  Siswa menuju perusahaan lain dan saling bertukar informasi. siswa yang memegang bola untuk melemparkan bola kepada teman yang mereka pilih.dijelaskan kembali mengenai pengertian perusahaan. mengapa tiba-tiba ada kata proyek dan perusahaan di dalam RPP  Guru meminta pada siswa bahwa antar perusahaan harus saling bertukar informasi tentang proyek yang telah dijalankan.  Siswa kembali ke perusahaannya dan menjelaskan pada rekan satu perusahaan mengenai informasi yang telah mereka peroleh dari perusahaan lain.  Guru meminta pada masing-masing menangkap bola yang dilemparkan oleh temannya kemudian mencatat nomornya.tumbuhan.  Siswa mencatat tugas yang diberikan guru. Siswa menarik kesimpulan dari apa yang telah mereka peroleh selama kegiatan pembelajaran. Penutup (5 menit)  Guru meminta siswa untuk mempelajari Siswa menjawab salam dari guru. kesimpulan   Siswa yang mendapat nomor yng sama berkumpul jadi satu dan mendiskusikan proyek yang harus mereka selesaikan.  Siswa mendapatkan informasi yang benar dari guru.  Siswa mempresentasikan hasil diskusinya di depan kelas. .  apa yang dapat mereka peroleh dari kegiatan pembelajaran kali ini. masing-masing anggota dari perusahaan pergi ke perusahaan lain untuk mendapatkan informasi yang akurat. 3.  Guru memberikan analogi pada siswa bahwa siswa yang mendapat nomor yang sama akan bekerja bersama menyelesaikan sebuah proyek di perusahaan tersebut dan proyek yang akan diselesaikan sudah dipegang oleh direkturnya.  Guru bertanya pada siswa.  Guru meminta masing-masing perusahaan untuk mempresentasikan proyek yang mereka kerjakan.

Departemen Pendidikan Nasional. Comment [u5]: Belum jelas buku apa yang ak digunakan. Sikap siswa pada saat berdiskusi. F.  Kinerja siswa pada saat berdiskusi dengan kelompok dan berbagi informasi dengan kelompok lain. Mukti. 2002. Mengetahui. Panduan Pembelajaran Biologi Kelas XI. Aspek Afektif. Penilaian Hasil Belajar  Uji kompetensi tertulis : Pilihan ganda. Jepara. Sumber Belajar       Buku Kerja Biologi XI Referensi lain yang relevan Ariebowo. 3. Halm 17-34. Halm 19-38. Suwarno. Mulyani S. 2 Januari 2010 . LDS.  Lembar Diskusi Siswa.  Guru menutup pelajaran dengan mengucap salam. Aspek Psikomotorik.sifat totipotensi pada tumbuhan dan kultur jaringan. Halm 83-184. Yogyakarta: Kanisius. Departemen Pendidikan Nasional. E. Contoh instrument (terlampir). 2006. Jakarta: Pusat Perbukuan. Bentuk instrument  Lembar Observasi Psikomotorik siswa. Anatomi Tumbuhan. Jakarta: Pusat Perbukuan. Aspek Kognitif  Lembar Diskusi Siswa ( digunakan untuk mengukur pemahaman konsep siswa terhadap strutur jaringan tumbuhan) 2. dan uraian 1. 2009. Isian. Praktis Belajar Biologi 2 untuk SMA/MA kelas XI.

Secara garis besar. Apa saja fungsi dari jaringan parenkim. 1. Jaringan Parenkim.Kepala Sekolah Guru Mata Pelajaran Drs. jaringan tumbuhan dibedakan menjadi berapa? Sebut dan jelaskan ! 2. 1. Jaringan Kolenkim. Lembar Diskusi Siswa Kelompok Nama Anggota : : Tujuan : Untuk mengidentifikasi struktur dan fungsi jaringan meristem. ada berapa macam jaringan parenkim? Sebut dan jelaskan! C. Apa yang dimaksud dengan jaringan meristem? 3. Mengapa tumbuhan monokotil batanganya tidak dapat mengalami pembesaran? Jelaskan! B. Mulhadi NIP. Apa yang dimaksud dengan jaringan sklerenkim dan apa saja ciri-cirinya? 2. Berdasarkan fungsinya. LAMPIRAN Nor Farida. Jaringan Sklerenkim. jaringan meristem dibedakan menjadi tiga. Jaringan meristem.Pd NIP. Apa saja fungsi dari jaringan kolenkim. Jelaskan! D. Menurut tempatnya. Jelaskan! 3. Sebutkan ciri-ciri dari jaringan parenkim! 2. berdasarkan proses perkembangannya. Apa yang dimaksud dengan jaringan kolenkim? 2. 1. Sebutkan ciri-ciri dari jaringan kolenkim! 3. Apa fungsi dari jaringan sklerenkim? . Diskusikan pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan teman! A. S. 1. sebut dan jelaskan! 4.

Berdasarakan ukuran selnya. jaringan sklerenkim dibedakan menjadi dua. Jaringan Floem. Jelaskan fungsi dari jaringan xilem! 3. Jaringan Xilem. Apa itu jaringan floem? 2. Sebutkan macam-macam tipe berkas pengangkut! F. Sel-sel apa saja yang terdapat dalam jaringan xilem. jelaskan! 4. 1. Jelaskan fungsi dari jaringan floem! 3.3. Sel-sel apa saja yang terdapat dalam jaringan floem. Sebutkan macam-macam tipe berkas pengangkut! . Apa itu jaringan xilem? 2. jelaskan! 4. sebut dan jelaskan! E. 1.

Lembar Observasi Psikomotorik Siswa Nama/ No. 1 2 3 4 5 6 : : : Aspek yang diamati Membawa bahan praktikum Prosedur kerja benar Ketepatan cara mengooperasikan alat Hasil pengamatan Ketapatan menyusun lapaoran Bekerja aktif Skor 1 2 3 4 Keterangan : Skor terendah Skor tertinggi Range Rentang =6 = 24 =24 – 18 = 20 = 18/4 = 5 Penentuan kriteria : Skor 6-10 11-15 16-20 21-24 Kriteria Sikap kurang baik Sikap cukup baik Sikap baik Sikap sangat baik . Absen Kelompok Kelas No.

mangga. pembentukan cabang batang dan akar. Hal tersebut meliputi sel dan jaringan yang dibentuknya. Meristem ujung ini disebut juga meristem primer. Jaringan meristem dapat ditemukan pada ujung (apex) akar atau batang. 1. Sel meristem memiliki dinding sel yang tipis dan sitoplasma yang besar. jaringan tumbuhan dibedakan menjadi dua. dan floem. serta pembentukan organ reproduksi (bunga). Sel meristem membelah secara mitosis untuk menghasilkan sel baru bagi pertumbuhan dan perkembangan. Jaringan meristem Merupakan kumpulan sel yang selalu aktif membelah. Meristem ini disebut lateral meristem (meristem lateral) dan merupakan meristem sekunder. sedangkan di ujung batang disebut meristem pucuk. seperti pohon jati. xilem. contohnya adalah jaringan meristem. Meristem pada ujung akar disebut meristem ujung akar. yaitu jaringan muda dan jaringan dewasa. . Jaringan muda merupakan jaringan yang sel-selnya belum terspesialisasi dan belum dapat dibedakan fungsinya. terkadang disebut juga vascular cambium (kambium pembuluh). Tumbuhan monokotil tidak memiliki kambium pembuluh sehingga tidak terjadi pelebaran diameter batang. kolenkim. dan rambutan. Jaringan tersebut disebut juga apical meristem (meristem ujung). Semua pertumbuhan yang berasal dari meristem ujung disebut pertumbuhan primer. Karena jaringan meristem lateral ini merupakan sel kambium yang membentuk pembuluh batang. Aktivitas meristem ujung akan menyebabkan pemanjangan pada akar dan batang. Aktivitas meristem lateral ini akan menyebabkan batang dan akar bertambah diameternya. Kambium merupakan lapisan sel bersifat meristematis (terus membelah) yang berperan memperbesar batang. sklerenkim. Hal ini disebut pertumbuhan sekunder. sedangkan jaringan dewasa adalah jaringan yang sel-selnya sudah memiliki fungsi serta struktur yang khusus. Beberapa contoh yang termasuk kedalam golongan jaringan dewasa antara lain adalah parenkim. Lapisan jaringan meristem juga dapat ditemukan pada batang.MATERI PEMBELAJARAN Berdasarkan proses perkembangannya. Meristem lateral umumnya terdapat pada tumbuhan dikotil.

Secara umum. Sel-sel parenkim memiliki organel sel yang lengkap. respirasi. Sel-sel parenkim yang ada di daun memiliki kloroplas sehingga dapat melakukan fotosintesis. sel-sel parenkim yang berada di akar dan batang memiliki plastida yang berfungsi sebagai cadangan makanan berupa pati (amilum) dan disebut amiloplas. Beberapa jenis tumbuhan. serta penyimpanan makanan cadangan dan air.2. . Jaringan Parenkim Jaringan parenkim merupakan jaringan yang banyak terdapat ruang antarsel sehingga sel-selnya tersusun longgar. sel-sel jaringan parenkim ini masih dapat berkembang karena masih bersifat meristematik. sekresi. Dengan demikian. Ketika organ terluka. memiliki sel parenkim dengan vakuola yang cukup besar untuk menyimpan damar atau getah. jaringan parenkim menyembuhkan dan membentuk jaringan penggantinya. Pada beberapa jenis tumbuhan. sel parenkim berfungsi dalam fotosintesis.

Karena tidak memiliki dinding sel sekunder dan hanya memiliki dinding sel primer yang tidak berlignin. yaitu sebagai berikut. Jadi. Fiber Bentuknya panjang. memiliki dinding primer yang lebih tebal dibandingkan dengan dinding sel parenkim. . 4.4b).4a). Biasanya ditemukan di kulit yang melindungi kacang atau biji. sel sklerenkim dikelompokkan menjadi dua jenis. a. b. jaringan kolenkim dapat menunjang organ-organ muda tanpa menghambat pertumbuhannya. Dinding selnya lebih kuat dibandingkan dinding sel jaringan kolenkim. Adapun jaringan sklerenkim memiliki peran sebagai penyokong organ-organ tua. Sel-sel pada jaringan kolenkim pada umumnya tidak memiliki protoplas dan dinding sel sekunder. fungsi utama jaringan kolenkim adalah sebagai penopang organ-organ muda. Sering disebut juga sebagai serat (Gambar 2. serat dapat digunakan untuk rami atau jenis tali lainnya. jaringan kolenkim yang dominan. dan seperti pita.3. Karena kekuatannya. ramping. Jaringan Kolenkim Jaringan kolenkim terdiri atas sel-sel yang mengalami penebalan selulosa di bagian sudut dinding selnya. Sklereid Bentuknya pendek dan tidak beraturan (Gambar 2. Jaringan sklerenkim merupakan jaringan sel yang mengalami penebalan di seluruh bagian dinding selnya. Jaringan Sklerenkim Pada penjelasan sebelumnya jaringan kolenkim berfungsi menunjang organ-organ muda. perlahan digantikan perannya oleh jaringan sklerenkim yang jauh lebih kuat. Akan tetapi. Hal tersebut dikarenakan sel sklerenkim memiliki lignin. Ketika pertumbuhan pada organ sudah mulai berkurang. Berdasarkan ukuran selnya.

c. di antaranya sebagai berikut. Sel-sel pada sistem trakea berbentuk tabung yang disebut sel trakea. Selain sel trakea. Sel-sel yang terdapat di dalam sistem trakea. a. yaitu xilem primer dan xilem sekunder. Xilem primer dibentuk pada pertumbuhan awal oleh jaringan meristem primer (prokambium). Dinding sel trakeid berlubang-lubang.5. Lubang-lubang tersebut disebut noktah. Serabut xilem Serabut xilem merupakan sel-sel panjang dengan ujung yang runcing. Pada tumbuhan. terdapat dua jenis xilem. xilem sekunder terbentuk dari hasil pertumbuhan kambium (meristem sekunder). Parenkim . Sementara itu. Dinding sel di bagian ujung tersebut hilang sehingga keseluruhan sel berbentuk seperti tong (Gambar 2. terdapat beberapa jenis sel.5). Dinding sel serabut xilem juga mengandung lignin dan noktah-noktah yang lebih sempit dibandingkan dengan trakeid. terdapat sel yang lebih pendek dan runcing di ujungujungnya yang disebut sel trakeid. Jaringan Xilem Jaringan xilem adalah jaringan pembuluh yang mengangkut mineral dan air dari dalam tanah ke daun untuk diolah menjadi bahan makanan melalui proses fotosintesis. b. Dinding dalam sel-sel sistem trakea memiliki lignin atau zat kayu sehingga strukturnya kokoh. Satu sel tabung dengan sel tabung berikutnya terhubung di bagian ujungnya. Dalam jaringan xilem.

a. sel pengiringnya pun akan mati. b. Sel pengiring Sel pengiring merupakan sel hidup berbentuk silinder yang berada di dekat buluh tapis. Serabut floem terdiri atas sel-sel yang memanjang dan tersusun rapat. Sel buluh tapis Sel buluh tipis merupakan adalah sel-sel yang berbentuk tabung dengan bagian ujungujung yang bertemu sehingga membentuk sebuah saluran (Gambar 2. Sel pengiring dan sel buluh tapis membentuk satu kesatuan fisiologis sehingga jika sel buluh tapis tidak berfungsi. terdapat dua jenis floem berdasarkan asal pertumbuhannya yaitu floem primer dan floem sekunder. terdapat beberapa jenis sel. Seperti halnya jaringan xilem. Dalam jaringan floem. getah. 6. serabut floem juga berfungsi menopang floem. c. di antaranya sebagai berikut. Serabut floem Seperti pada serabut xilem. Sel tersebut memiliki protoplas yang pekat. tanin. Sel buluh tapis hidup tanpa inti sel.Sel-sel parenkim yang berada di xilem memiliki vakuola yang besar dan berisi makanan cadangan. Bentuknya yang menyerupai saluran panjang dengan lubang-lubang tersebutlah yang membuat sel-sel ini disebut buluh tapis. dan kristal. Serabut floem memiliki dinding sel yang menebal. Sel buluh tapis adalah sel hidup yang sudah berdiferensiasi sehingga berspesialisasi menjadi sel pembuluh. Pada bagian ujung yang bertemu tersebut. . terdapat lubanglubang.6). Jaringan Floem Jaringan floem berfungsi mengangkut hasil fotosintesis berupa karbohidrat ke seluruh bagian tumbuhan.

. dan organ. Sifat totipotensi sel ini merupakan sifat sel yang mampu menjadi individu baru yang utuh jika berada pada lingkungan yang sesuai. Teknik kultur jaringan ini dalam pelaksanaannya merupakan suatu metode untuk mengisolasi (mengambil) bagian tumbuhan.d. KULTUR JARINGAN TUMBUHAN Sel tumbuhan memiliki sifat dasar yang disebut totipotensi sel. serta menumbuhkannya dalam kondisi aseptik (bebas hama dan penyakit). Berdasarkan teori tersebut. seperti protoplasma. Berdasarkan teori totipotensi sel maka lahirlah suatu teknik reproduksi vegetatif baru yang disebut teknik kultur jaringan. 1. jenis eksplan (sel atau jaringan asal) yang digunakan juga berbeda. 1994: 29). Teori ini berdasarkan teori sel yang dikemukakan pertama kali oleh Jakob Schleiden dan Theodor Schwann (1838-1839). sel. sekelompok sel. sel tersebut dapat tumbuh dan berkembang menjadi individu baru. Selain itu. jika sebuah sel berada dalam kondisi yang sesuai untuk pertumbuhan dan perkembangan. Sifat tanaman hasil kultur jaringan akan sama seperti induknya. Jenis Teknik Kultur Jaringan Perkembangan teknik jaringan telah menghasilkan teknik kutur jaringan baru dengan tujuan yang berbeda-beda. jaringan. Berbagai teknik kultur jaringan tersebut di antaranya sebagai berikut (Hendaryono dan Wijayani. Parenkim Parenkim merupakan sel-sel hidup dengan vakuola yang melebar berisi makanan cadangan atau bahan-bahan sekresi.

b. kemudian dibudidayakan hingga menjadi tanaman yang mempunyai sifat baru. tidak terinfeksi penyakit. dan pengaturan udara yang baik. e. dan zat pengatur tumbuh (hormon) c. batang. sumber karbohidrat. Oleh karena itu. sterilisasi eksplan ke dalam medium dilakukan di dalam laminar air flow cabinet untuk mencegah kontaminasi. Oleh karena itu. seperti daun. yaitu teknik kultur jaringan dengan menggunakan eksplan dari protoplasma (sel hidup yang telah dihilangkan dinding selnya). yaitu teknik kultur jaringan dengan menggunakan eksplan kloroplas untuk keperluan memperbaiki sifat tanaman dengan membuat varietas baru. vitamin. Sebagian eksplan sebaiknya dipilih pucuk muda tanaman dewasa yang diketahui asal-usul dan varietasnya. Somatic cross atau silangan protoplasma. yaitu teknik kultur jaringan dengan menggunakan eksplan dari serbuk sari atau benang sari. terdapat beberapa syarat yang harus diperhatikan. Pemilihan eksplan Eksplan adalah bagian dari tanaman yang digunakan dalam kulturisasi. Protoplast culture. Eksplan ini menjadi bahan dasar bagi pembentukan kalus (bentuk awal calon tunas yang kemudian mengalami proses pelengkapan bagian tanaman. dan akar). Penyimpanan kultur juga harus di dalam ruangan dengan suhu. antara lain sebagai berkut. harus memenuhi syarat nutrisi yang diperlukan eksplan untuk tumbuh dan berkembang. a. pencahayaan. yaitu penyilangan dua macam protoplasma menjadi satu. yaitu teknik kultur jaringan dengan menggunakan eksplan (bagian tanaman) dari jaringan muda atau meristem. Meristem culture.a. Keadaan yang aseptik dan pengaturan udara yang baik. Pollen atau anther culture. Penggunaan media yang cocok Media yang cocok memengaruhi pertumbuhan eksplan yang telah ditanam untuk menjadi plantlet (tanaman kecil). b. di dalam media kultur jaringan ditambahkan berbagai macam mineral. Media yang baik. Chloroplast culture. 2. Hal ini guna menghindari kontaminasi oleh jamur maupun bakteri. . Syarat Kultur Jaringan Agar berhasil dengan baik ketika akan melakukan kultur jaringan. Semua tahapan yang dilakukan dalam kultur jaringan harus dilakukan secara aseptik. dan jenisnya unggul. c. d.

Para petani menginginkan wortel yang berukuran besar dan berwarna menarik. Melalui kultur jaringan ini. untuk membiakkan anggrek petani tidak perlu lagi menunggu muncul tunas untuk memperbanyak tanaman. Syaratnya tentu saja mengambil eksplan dari induk yang memiliki sifat unggul tersebut. Kultur jaringan sangat membantu perkembangan pertanian di Indonesia. dapat dilakukan perbanyakan tanaman anggrek secara cepat. sangat terbantu dengan adanya kultur jaringan. Kini.3. Melalui teknik kultur jaringan. Dengan pengetahuan tentang totipotensi tanaman yang dimanfaatkan melalui kultur jaringan. Kultur jaringan dapat membantu menyediakan bibit pertanian dengan cepat. . dapat dibudidayakan tanaman yang memiliki sifat sama dengan induknya. Petani anggrek di Indonesia misalnya. Tentu saja sifat yang diinginkan ini sifat yang unggul. contohnya saja pada wortel. dapat diperoleh tanaman seperti itu. Manfaat dari Kultur Jaringan Kultur jaringan memiliki manfaat yang besar bagi manusia sesuai fungsinya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful