Rasul ulul azmi adalah merupakan gelar yang diberikan Allah SWT kepada para rasul yang mempunyai

kesabaran luar biasa dalam membimbing, membina, dan mengajak kaumnya untuk taat kepada Allah SWT walupun cobaan dan rintangannya begitu besar. Ulul Azmi artinya Rasul yang paling banyak menerima dugaan dan cabaran ketika menjalankan dakwah serta tabah menghadapinya Rasul-rasul yang termasuk dalam kelompok ulul „azmi adalah rasul-rasul yang terkenal kesabaran dan ketabahannya dalam menjalankan tugas, sehingga kesabaran mereka dipuji Allah SWT dan dijadikan sebagai contoh kesabaran yang baik. Hal itu diterangkan-Nya di dalam al-Qur‟an surat al-Ahqaf [46]:35 Maka bersabarlah kamu seperti orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari Rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka. pada hari mereka melihat azab yang diancamkan kepada mereka (merasa) seolah-olah tidak tinggal (di dunia) melainkan sesaat pada siang hari. (inilah) suatu pelajaran yang cukup, Maka tidak dibinasakan melainkan kaum yang fasik B. Nabi Ibrahim a.s Nabi Ibrahim dilahirkan sekitar tahun 2018 SM Ayah Nabi Ibrahin yang bernama Azar merupakan orang yang mempunyai pekerjaan pembuat berhala (patung untuk disembah Ketabahan dan kesabaran Nabi Ibrahim a.s. sudah mulai diuji ketika masih belia dia sudah tidak setuju dengan pekerjaan orang tuanya yang menjadi akar kemusyrikan tersebut. Ibahim selalu mengingatkan bapaknya bahwa berhala-berhala itu tidak berguna dan menyesatkan, dan suatu saat Azar tidak terima kemudian mengancam akan membunuh Ibrahim dan mengusirnya Diceritakan dalam Al Quran surat Maryam ayat 46 Artinya

adalah salahseorang Nabi yang termasuk ke dalam ulul „azmi.(QS.s. betul-betul teruji kembali ketika dia diperintah oleh Allah SWT untuk menyembelih anak satu-satunya yang bernama Ismail. Namun Allah SWT menyelamatkan Nabi Ibrahim a.s Firman Allah SWT Artinya “Kami berfirman: "Hai api menjadi dinginlah. maka mereka membakar Nabi Ibrahi a. tanpa sepengetahuannya Allah SWT menganti Ismail dengan seekor kambing domba C. dan tinggalkanlah aku buat waktu yang lama". Pengorbanan dan Kesabaran Nabi Ibrahim Nabi Ibrahim AS. Al Anbiya : 69 Kesabaran dan ketaatan Nabi Ibrahim a. Atas kejadian ini malah menjadikan mereka banyak yang berbalik mengikuti ajaran tauhid (mengesakan Allah SWT yang dibawa Ibrahim a. Beliau juga dikenal sebagai abul adyan .s. Karenamerasa tidak terima atas perbuatan Nabi Ibrahim a. sehingga kulitnya tidak terbakar sedikitpun.s. hiduphidup. keikhlasan dan kepasrahan. Hai Ibrahim? jika kamu tidak berhenti. Maryam : 46 Tantangan berikutnya datang dari kaumnya dan Raja Namrud yang berkuasa saat itu.berkata bapaknya: "Bencikah kamu kepada tuhan-tuhanku. Dengan penuh kesabaran. sudah diletakkan di leher anaknya. yaitu golongan Nabi yang salahsatu cirinya memiliki kesabaran lebih dibanding manusia biasa. Namun ketika pedang Ibrahim a. menghina berhala-berhala sembahannya.s. (QS.s. dan menjadi keselamatanlah bagi Ibrahim". Maka niscaya kamu akan kurajam. perintah itu benar-benar dilaksanakannya.

Dalam pandangannya. Dan kesabaran beliau dalam melaksanakan perintah Allah Swt. Salahsatu kisah yang menggambarkan kesabaran Nabi Ibrahim As adalah kesabaran beliau dalam penantian yang lama menunggu kelahiran seorang anak setelah menikah dengan Siti Sarah (isteri pertamanya). Ketika malam telah gelap. ia hilir mudik antara Shafa dan Marwah sebanyak tujuh kali. Sedangkan persediaan minuman serta makanan telah habis.. ia melihat genangan air di bukit tersebut. Tidak mustahil banyak terdapat binatang buas di tempat tersebut. tetapi tatkala bintang itu tenggelam Dia berkata: "Saya tidak suka kepada yang tenggelam. sebagai salahsatu rukun ibadah haji. . Tapi agungnya pengorbanan seorang ibu tidak terhalang oleh hal demikian. Dia melihat sebuah bintang (lalu) Dia berkata: "Inilah Tuhanku". Namun kebahagiaan sebagai seorang yang dirasakan Nabi Ibrahim bersama Siti Hajar kembali diuji oleh Allah Swt. secara logika di bukit gersang nan tandus akan sangat sulit mendapatkan air. ia dikaruniai anak lakilaki yang diberi nama Ismail. Ia diperintahkan untuk mengasingkan Siti Hajar serta Ismail yang masih bayi ke bukit Shafa yang gersang nan tandus. Artinya “Dan Demikianlah Kami perlihatkan kepada Ibrahim tanda-tanda keagungan (kami yang terdapat) di langit dan bumi dan (kami memperlihatkannya) agar Dia Termasuk orang yang yakin”. Sampai tibalah suatu waktu. Selang beberapa waktu Siti Hajar dan Ismail ditinggalkan Nabi Ibrahim. Siti Hajar pun diliputi kebingungan. Kala itu Nabi Ibrahim As. Dengan gigih Siti Hajar berlari-lari kecil (sa‟i) menuju bukit Marwah. Tapi yang ia dapati fatamorgana jua. dengan sabar menunggu karunia Allah Swt. dengan kerelaan istri pertamanya ia menikah dengan Siti Hajar (istri kedua).. Lantas ia pun kembali lagi ke bukit Shafa karena setelah tiba di bukit Marwah ia melihat genangan air berada di bukit Shafa. Wajar saja.. Ismail yang belum cukup faham dengan keadaan ibunya tetap menangis. Ismail merasakan kehausan. Kemudian meninggalkan mereka di bukit gersang nan tandus tersebut. Tetapi dengan penuh ketaatan dan kesabaran berangkatlah Ibrahim mengantarkan istri dan putranya ke tempat tersebut. Namun. ujian menyapa mereka. Namun. Beliau adalah pengembara spiritual (pencari Tuhan) sebagaimana dikisahkan dalam surah al-An‟am ayat 75-76. setelah didatangi ternyata yang ia dapati hanya fatamorgana. Alhasil.(bapak agama). Dari pernikahannya yang kedua inilah. Berlari-lari kecil (baca: sa‟i) ini menjadi syari‟at umat Nabi Muhammad saw. Tempat yang jauh dari pemukimanpenduduk. setelah memiliki anak. Ditambah lagi air susu sang ibu tidak dapat disusukan karena telah banyak keluar tenaga dan asupan tidak ada.

Demikian ini menjadi sunnah ibadah qurban yang kita laksanakan pada hari „Idul Adha dan tiga hari berikutnya. ronta dan tangis kehausan Ismail pun dapat terobati dengan air yang penuh berkah.s a. Namun yang terjadi di luar dugaan mereka. Tetapi kemudian godaan datang dari syaitan. Beberapa tahun kemudian Nabi Ibrahim mendapat ilham dari Allah melalui mimpi untuk menyembelih putranya Ismail. Ash Shaaffaat:102).S.” (Q. Ibrahim membaringkan anaknya. b. Dibakar hidup-hidup oleh Raja Namrud c. Sampai Ibrahim melempar batu mengusir di beberapa tempat. Puncak penyerahan diri yang optimal kepada Allah. Maka fikirkanlah apa pendapatmu!”. Ibrahim pun menempelkan sebilah senjata tajam (sejenis golok) ke leher Ismail. tiba-tiba ia melihat pancaran air dari tanah bawah. Inilah asal mula disyari‟atkannya lempar umrah pada saat ibadah haji. Siti Hajar bersyukur atas anugerah Allah tersebut dan berkata pada air itu. Ibrahim menyampaikan perintah Allah tersebut (ilham) yang didapat melalui mimpinya kepada Ismail dengan diliputi perasaan gundah. Bahkan sampai saat ini. insya Allah bapak akan mendapatiku termasuk orang-orang yang sabar. mereka pun pergi mencari tempat untuk melaksanakan penyembelihan. Namun dengan kesabarannya. Ismail menjawab: “Hai bapakku. D. Dengan penuh kesabaran dan ketaatan. kumpul wahai air). Melihat genangan air yang semakin besar itu. “zam zam ya al ma‟u” (kumpul. Alhasil. Air tersebut terus memancar keluar dari permukaan tanah. Tepat pada bekas jejak kaki Ismail yang selonjor. “Hai anakku sesungguhnya aku melihat dalam mimpi bahwa aku menyembelihmu. Setelah tiada lagi yang mengganggu. Tatkala keduanya telah bersepakat melaksanakan titah Yang Mahakuasa. Air tersebut membentuk genangan yang semakin lama semakin besar semacam sumur. Ketika senjata tajam digesekan ke leher Ismail. air tersebut masih tetap memacarkan berkah bagi semua peminumnya dan tiada pernah kering walau sudah miliyaran orang mereguknya selama berabad-abad.Setelah cukup lelah hilir mudik sebanyak tujuh kali antara Shafa dan Marwah. Bapanya sendiri tidak beriman . Tetapi dengan komitmen yang kuat mereka berdua tetap akan melaksanakan perintah Allah tersebut. Tepat ketika Ismail telah tumbuh menjadi anak remaja yang ceria dan mulai terampil membantu sang ayah bekerja. Allah menggantinya dengan seekor gibas (sejenis domba) yang besar. Sehingga menjadi genangan. mereka (Ibrahim dan Ismail) dipengaruhi supaya tidak jadi melaksanakannya. kerjakanlah apa yang diperintahkan kepadamu. Cobaan Rasul Ulul Azmi Nabi Ibrahim a. Diperintah oleh Allah supaya menyembelih anaknya Nabi Ismail.

Paling banyak menanggung berbagai ujian dalam perjuangan. MA. Al-Bayan. Mempunyai sifat kecekalan dalam perjuangan menegakkan Agama Allah DAFTAR PUSTAKA S. Bintang pelajar. Ciri-Ciri Rasul Ulul Azmi a. Suhufi. 1994 KH. kisah teladan 25 nabi dan rasul. Sabar dan mempunyai keazaman yang kuat ketika berdepan dengan masuh d.M. Memiliki sifat yang cekal dan tabah b. kisah-kisah Al-Qur‟an. c. Shum. .E. Bandung.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful