P. 1
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA

|Views: 112|Likes:

More info:

Published by: Fikri Azhar Novianto on Mar 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/19/2012

pdf

text

original

Kata Pengantar

Segala puji bagi Allah SWT atas segala rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan penulisan laporan praktikum kimia mengenai pengujian larutan asam basa dengan menggunakan beberapa indikator. Laporan ini ditulis untuk dibuat untuk memenuhi persyaratan dalam menyelesaikan praktikum kimia di semester genap kelas XI IPA 2. Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terimakasih kepada Bapak Wahyu Siswanto selaku guru kimia kelas XI IPA 2 SMAN 2 Bogor. Semoga laporan ilmiah yang singkat ini dapat bermanfaat bagi kami pengarang dan juga nagi semua yang membacanya. Laporan ilmiah ini penulis sadari masih sangat jauh dari kata sempurna, oleh karenanya penulis juga mengharapkan saran dan kritik demi

kesempurnaan laporan ini.

Bogor, 14 Februari 2012

Penulis

1

- Alkohol 70% Larutan Hl dan Nacl Kertas lakmus merah dan biru 2 . bunga kertas merah muda. bunga kertas ungu. bunga alamanda. bunga kembang sepatu.Tujuan percobaan : Menguji larutan asam basa dengan menggunakan berbagai indikator. bunga euphorbia.  Alat : Saringan Plastik Plat tetes Pipet  Bahan : - Enam macam bunga berwarna (bunga orange.

Bersihkan plat tetes. Lihatlah perubahan warna yang terjadi pada indikator pengganti lakmus tersebut. di masing-masing indikator tersbut. yaitu cairan dari bunga berwarna yang telah dicampur dengan alkohol. Letakkan lakmus berwarna merah dan biru. 2. Siapkan plat tetes . dan lihatlah perubahan warna yang terjadi. (ada pada hasil pengamatan). 5. siapkan dan teteskan indikator pengganti lakmus. Siapkan alat dan bahan . 3 .Cara kerja : 1. (ada pada hasil pengamatan) 4. lalu teteskan kembali larutan Hcl dan Nacl di setiap lubang pada plat tetes.lalu teteskan larutan Hcl (sebagai indikator asam) dan Nacl (sebagai indikator basa). 3.

 DATA PERCOBAAN : INDIKATOR LARUTAN HCl 1 M NaOH LAKMUS MERAH Merah Biru LAKMUS BIRU Merah Biru METHYLEN JINGGA Merah Orange METHYLEN PP BLUE Biru Biru++ muda Bening Merah Bunga HCl 1 M Alamanda Bening euphorbia Merah muda Coklat - MM Merah muda Coklat U Orange + Coklat ORANGE Kuning Coklat - SEPATU Merah muda ++ Hijau tua NaOH 1M Kuning - ++ NAMA BUNGA Bunga orange Bunga kertas (merah muda) Bunga kertas (ungu) Alamanda Kembang sepatu Euphorbia Ungu WARNA ASAL Orange muda Merah muda ALKOHOL 70% Coklat + Bening Coklat + + + Kuning + + Coklat Merah muda + Kuning Merah Merah muda 4 .

5 . Setelah itu metilen jingga dimasukkan kedalam larutan asam dan basa. Kemudian metilen biru dimasukkan kedalam larutan asam dan basa. begitupun jika metilen jingga dimasukkan kedalam larutan basa maka warnanya akan berubah menjadi kuning. Kemudian. larutan akan berubah warna menjadi biru muda. Kemudian. kita mengisi plat tetes dengan larutan HCl dan NaOH secara berseling. kertas lakmus merah akan berubah warna menjadi biru. Begitupun fenolftalein dimasukkan kedalam larutan basa akan berubah warna menjadi ungu. Perubahanya adalah sebagai berikut : ketika dimasukkan kedalam asam. Begitupun jika metilen biru dimasukkan kedalam larutan basa yang akan berubah warna menjadi biru tua.PEMBAHASAN Bunga yang telah diekstrak dengan alkohol 70 % menghasilkan ekstrak bunga yang berwarna. Begitupun sebaliknya jika kertas lakmus biru diperlakukan demikian. kertas lakmus merah tetap berwarna merah. perubahannya sebagai berikut : ketika metilen biru dimasukkan kedalam larutan asam. fenolftalein dimasukkan kedalam larutan asam dan basa dan akan mengalami perubahan warna sebagai berikut : jika fenolftalein dimasukkan kedalam larutan asam akan berubah warna menjadi bening. Taruh kerta lakmus merah kedalam asam dan basa. dan perubahannya sebagai berikut : jika metilen jingga dimasukkan kedalam larutan asam akan berubah warna menjadi jingga. Sedangkan ketika dimasukkan kedalam larutan basa. untuk mengetahui derajat keasaman (pH) dari ekstrak bunga tersebut.

Kemudian setiap larutan asam dan basa ditetesi ekstrak bunga. kosongkan plat tetes untuk kemudian diisi larutan asam dan basa ke setiap tempat plat tetes. Bunga yang kami gunakan adalah : bunga orange bunga kertas merah muda bunga kertas ungu bunga alamanda bunga sepatu bunga euphorbia 6 .Tahap selanjutnya.

Sekian dari kami. Mohon maaf apabila terdapat kesalahan yang kami buat dalam pembuatan laporan ini. 7 . karena kesempurnaan hanya milik Allah SWT dan kekurangannya hanyalah milik kita. wassalamualaikum wr.PENUTUP Demikian laporan singkat yang kami buat.wb. semoga praktikum tersebut mengenai asam basa dengan menggunakan berbagai macam indikator bisa bermanfaat bagi pembaca dan bagi kami khhususnya.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->