P. 1
Makalah an Remaja Awal

Makalah an Remaja Awal

|Views: 214|Likes:
Published by tomyangga

More info:

Published by: tomyangga on Mar 26, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2015

pdf

text

original

Makalah Perkembangan Remaja Awal KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji dan syukur penyusun panjatkan hanya kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Perkembangan Remaja Awal “. Makalah ini merupakan syarat dalam menempuh mata kuliah Kimia Dasar. Dalam menyelesaikan makalah ini, penyusun menemui banyak hambatan dan rintangan tetapi dengan bantuan berbagai pihak, kami dapat melewati masalah tersebut. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penyusun mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Penyusun menyadari bahwa pada makalah ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya penyusun berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan khususnya bagi penyusun sendiri.

Bandung, 15 Juni 2011

Penyusun

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 2 C. Tujuan 2 D. Metode 2 BAB II PEMBAHASAN 4 A. Pengertian Remaja 4 B. Rentangan Usia dan Ciri-ciri Remaja 5 C. Tugas Perkembangan 8 D. Perubahan Selama Masa Remaja 8 E. Minat Remaja 10 F. Bahaya-bahaya Yang Umum di Masa Remaja 10 BAB III EMPIRIS 11

Tujuan Tujuan diadakannya observasi ini antara lain: . Rumusan Masalah 1. Kesimpulan 13 B. Saran 13 DAFTAR PUSTAKA 14 BAB I PENDAHULUAN A. Masih banyak yang objek belum pahami tentang perkembangan yang terjadi pada dirinya. objek sering tidak menerima dengan lapang dada apabila orang tua atau saudarara tertua kakanya menasehati tentang kesalahannya. sekitar umur 11/12 sampai 13/14 tahun. memiliki sifat hemat. Apa tugas masa perkembangan objek? 4. madya dan akhir. rajin namun objek sendiri kadang tidak suka bila dinasehati akan kesalahannya. Emosi 12 F. Fisik Motorik 11 B. Sosial 11 D. hal ini diperkuat dengan nilai hasil ujian yang ia peroleh dengan rata-rata melebihi KKM. B. Perubahan apa saja yang terjadi pada objek di masanya? 5. Bahaya apa yang tengah mengitari kehidupan masa remaja? C. Apa minat objek? 6. Perkembangan remaja terbagi menjadi tiga yaitu: Perkembangan remaja awal. Seksual 12 BAB IV PENUTUP 13 A. Perkembangan yang terjadi pada anak SMP Kelas VII merupakan perkembangan remaja awal. Apa Pengertian dari remaja? 2. Apalagi objek masih mengalami masa transisi dari anak-anak menuju remaja. Moral dan Agama 12 E. terutama pada Anak SMP Kelas VII? Karakteristik dari objek ini. Namun untuk kesalahan. Objek juga dibantu oleh guru privat yang sering membantunya untuk lebih memahami materi pelajaran yang ada di sekolah. Apa ciri-ciri masa perkembangan yang dialami objek? 3. Sifat hemat yang objek miliki membantunya dalam hal perekonomian dirinya sendiri. Objek mengakumulasi semua uang jajan yang diberi orang tuannya dan disimpan untuk keperluan yang objek butuhkan. Rajin. Berfikir dan Bahasa 11 C. Lalu permasalahan apa yang sering terjadi pada masa Remaja Awal. Hal ini jelas karena masih labilnya emosi anak di tingkat remaja. Latar Belakang Perkembangan adalah suatu proses yang dilalui oleh setiap individu dalam seumur hidup.A.

Mengetahui minat objek. 3. telah terjadi banyak pertumbuhan dan perkembangan dari mulai lahir sampai dengan meninggal dunia. Akan tetapi dibutuhkan kepandaian peneliti untuk mencari buku yang relevan agar dapat dipakai sebagai sumber perolehan data dalam penelitian tersebut. Mengetahui tugas perkembangan objek. Observasi yang akan dilakukan adalah observasi terhadap subjek. interaksi subjek dengan peneliti dan hal-hal yang dianggap relevan sehingga dapat memberikan data tambahan terhadap hasil wawancara. 2. caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka. bahkan mungkin tidak terbentuk pertanyaan yang eksplisit. Kelebihannya adalah memperoleh banyak sumber tanpa perlu biaya. perilaku subjek selama wawancara. BAB II PEMBAHASAN Selama rentang kehidupan manusia.1. Mengetahui ciri-ciriperkembangan yang dialami oleh objek. aktivitas-aktivitas yang berlangsung. 2. Wawancara Menurut Prabowo (1996) wawancara adalah metode pengmbilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden. Mengetahui perubahan apa saja yang di alami oleh objek ketika masa remaja. Studi Pustaka Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data atau keterangan dari buku literatur di perpustakaan. 4. 3. Dari semua fase perkembangan manusia tersebut. D. Observasi Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian. Para orang tua. interview dilengkapi pedoman wawancara yang sangat umum. pendidik dan para tenaga profesional lainnya mencoba untuk menerangkan dan . orang-orang yang terlibat dalam aktivitas. dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut.Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari. 6. diantaranya: 1.Dalam penelitian ini observasi dibutuhkan untuk dapat memehami proses terjadinya wawancara dan hasil wawancara dapat dipahami dalam konteksnya. Mengetahui bahaya-bahaya apa saja yang tengah mengitari kehidupan remaja. Mengetahui pengertian dari remaja. salah satu yang paling penting dan paling menjadi pusat perhatian adalah masa remaja. serta mencantumkan isu-isu yang harus diliput tampa menentukan urutan pertanyaan. tenaga dan waktu. Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) dalam proses wawancara dengan menggunakan pedoman umum wawancara ini. 5.Pada penelitian ini wawancara akan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara. maka penyusun menggunakan beberapa metode. Metode Untuk mengetahui dan menyusun makalah ini.

Masa remaja awal dimulai pada saat anak-anak mulai matang secara seksual yaitu pada usia 13 sampai dengan 17 tahun. Rentangan Usia Dan Ciri-Ciri Remaja Sebelum seseorang disebut remaja yaitu “ambang pintu masa remaja” yang sering dikenal dengan sebutan “pubertas” dengan aneka keunikannya.“Remaja”. Batasan remaja dalam hal ini adalah usia 10 tahun s/d 19 tahun menurut klasifikasi World Health Organization (WHO). yaitu usia dimana seseorang dinyatakan dewasa secara hukum. Istilah ini menunjuk masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan. Kurang lebih berhubungan dengan masa puber. sehingga banyak ahli yang berbeda dalam penentuan rentang usianya. Pertumbuhan jasmani remaja awal sedmikian cepat’ terjadi ketidakseimbangan berbagai anggota badan. G. Kemudian ciri-ciri remaja akhir adalah suatu masa indah dalam kehidupannya. Salah satu pakar psikologi perkembangan Elizabeth B. Young men and Young women ini menghiasi hdup mereka dengan kisah cinta yang tidak jarang menghanyutkan.. Transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkan untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa.mengatakan bahwa masa ini disebut sebagai masa yang penuh dengan “strom and stress”. ( Piaget ). sedangkan masa remaja akhir meliputi periode setelahnya sampai dengan 18 tahun. adolescentia yang berarti remaja) yang berarti “tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. 4. sekurang –kurangnya masalah hak. Kata remaja berasal dari bahasa latin yaitu adolescere (kata bendanya. B. 3. Usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa. 2. dan fisik. secara umum dapat dikatakan bahwa masa remaja berawal dari usia 12 sampai dengan akhir usia belasan ketika pertumbuhan fisik hampir lengkap. biasanya mulai dari usia 14 pada pria dan usia 12 pada wanita. Dengan mengatakan poin.poin sebagai berikut secara psikologis masa remaja : 1. Batasan usianya tidak ditentukan dengan jelas. sehingga seringkali mereka nampak mengalami ketidakseimbangan badan dan ketidakseimbangan gerak.melakukan pendekatan yang efektif untuk menangani para remaja ini. sosial. Lalu ada apakah di masa remaja ini? Seberapa besarkah pentingnya untuk menangani masa remaja dan seberapa besar pengaruhnya untuk kehidupan dimasa depan individu tersebut? Masa remaja yang dimaksudkan merupakan periode transisi antara masa anakanak dan masa dewasa. Selanjutnya pertumbuhan kelenjar-kelenjar seks dan perkmebangan . Istilah adolescence mempunyai arti yang cukup luas: mencakup kematangan mental. perasaan yang penuh gejolak dan peka terhadap rangsang-rangsang negatif. 5. Namun. yang punya “dunia” tersendiri yang sukar dijamah oleh orang tua. Usia dimana anak tidak merasa dibawah tingkat orang –orang yang lebih tua melainkan berada pada tingkatan yang sama. Masa remaja terbagi menjadi dua yaitu masa remaja awal dan masa remaja akhir. A. Hurlock (1980) menyatakan bahwa masa remaja ini dimulai pada saat anak mulai matang secara seksual dan berakhir pada saat ia mencapai usia dewasa secara hukum. Ciri-cirinya penuh dengan “badai dan topan” . Stanley Hall. Pengertian Remaja Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Integrasi dalam masyarakat dewasa mempunyai banyalah aspek afektif. emosional. Kata itu menurut remaja sendiri adalah kelompok minoritas yang punya warna tersendiri.

Sehingga sesuai dengan moralitas dewasa serta mampu mengendalikan tingkah lakunya sendiri. berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama dengan kelompoknya. d. dimana terjadi perkembangan fisik dan psikologis yang cepat dan penting. 4. e. Selain itu. b. c. Transisi dalam moralitas Pada masa remaja terjadi peralihan moralitas dari moralitas anak ke moralitas remaja yang meliputi perubahan sikap dan nilai-nilai yang mendasari pembentukan konsep moralnya. . Beberapa transisi yang dihadapi pada masa remaja diantaranya: a. Remaja dikatakan berhasil melalui masa transisi emosi apabila ia berhasil mengendalikan diri dan mengekspresikan emosi sesuai dengan kelaziman pada lingkungan sosialnya tanpa mengabaikan keperluan dirinya. nilai-nilai dan minta yang baru. pada saat individu menampilkan perilaku anak-anak maka mereka akan diminta untuk berperilaku sesuai dengan usianya. periode ini pun memiliki dampak penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis individu. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian. mudah tersinggung perasaannya. Transisi dalam emosi Ciri utama remaja adalah peningkatan kehidupan emosinya. Masa remaja ini memiliki karakterisitik yang khas jika dibanding dengan periode-periode perkembangan lainnya. dalam arti sangat peka. Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri. Transisi dalam hubungan keluarga Dalam satu keluarga yang terdapat anak remaja. Masa remaja sebagai periode yang paling penting. Salah satu cara remaja untuk meyakinkan dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status. Keadaan ini disebabkan remaja yang banyak menentang orang tua dan biasanya cepat menjadi marah. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : a. Sedangkan orang tua biasanya kurang memahami ciri tersebut sebagai ciri yang wajar pada remaja. Kondisi inilah yang menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri secara mental dan melihat pentingnya menetapkan suatu sikap. 3. seringkali seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengenai peran yang dituntut oleh lingkungan. Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat kekanakkanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola perilaku sebelumnya. baik sejenis maupun lawan jenis. Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan. Ciri-ciri masa remaja: 1. Masa remaja adalah masa peralihan. Transisi dalam sosialisasi Pada masa remaja hal yang penting dalam proses sosialisasinya adalah hubungan dengan teman sebaya . Hal tersebut bukan karena melunturnya kepercayaan terhadap agama. Misalnya. Selama peralihan dalam periode ini. pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain. sulit terjadi hubungan yang harmonis dalam keluarga tersebut. b. tetapi timbul keraguan remaja terhadap agama yang dianutnya sebagai akibat perkembangan berfikirnya yang mulai kritis. Masa remaja adalah periode yang penting Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. 2. Pada periode ini. Masa remaja sebagai masa peralihan. namun pada kebalikannya jika individu mencoba untuk berperilaku seperti orang dewasa sering dikatakan bahwa mereka berperilaku terlalu dewasa untuk usianya. Transisi dalam agama Sering terjadi remaja yang kurang rajin melaksanakan ibadah seperti pada masa kanak-kanak. seperti mobil. konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja.perilaku seksual diketahui telah mengalami “sejarah” yang cukup panjang.

Adanya stereotipe yang menganggap remaja sebagai masa yang tidak rapi. 2003). Minat dan peran yang dituntut oleh lingkungan yang menimbulkan masalah baru. sifat-sifat khas pada periode remaja. Perubahan cepat yang menyertai kematangan seksual.(Kartono. Karena hal ini sudah melekat pada sebagian besar orang dewasa pada umumnya. maka zaman sekarang gaya adalah yang terpenting!. Remaja lambat laun akan mengerti secara rasional dan realistik sesuai bertambahnya pengalamannya. Masa remaja sebagai masa yang tidak realistik. Santrock (1999) juga menambahkan kenakalan remaja sebagai kumpulan dari berbagai perilaku. sedangkan Fuhrmann (1990) menyebutkan bahwa kenakalan remaja suatu tindakan anak muda yang dapat merusak dan menggangu. 7. Perubahan yang terjadi pada periode ini berlangsung secara cepat.Sarwono (2002) mengungkapkan kenakalan remaja sebagai tingkah laku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana. b. ciri karakteristik pada masa muda. oleh karena hal tersebut remaja meninggi emosinya apabila gagal dan disakiti hatinya. jika perbuatan ini dilakukan oleh orang dewasa maka akan mendapat sangsi hukum. Hal ini menimbulkan ketakutan pada remaja jika bersama orang dewasa. Jika dulu yang remaja pikirkan adalah masa depan. mengabaikan. tidak dapat dipercaya dan merusak. perubahan tubuh. kebanyakan remaja merasa ambivalent terhadap perubahan yang terjadi. kriminal. Istilah kenakalan remaja mengacu pada suatu rentang yang luas.Kenakalan remaja biasa disebut dengan istilah Juvenile berasal dari bahasa Latin juvenilis. peubahan fisik yang cepat membawa konsekuensi terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang juga cepat. Karena perubahan minat dan pola perilaku maka terjadi pula perubahan nilai. 5. c. Remaja mempunyai pandangan bahwa dunia sebagai sesuai keinginannya dan tidak sebagai mana kenyataanya. yang kemudian diperluas artinya menjadi jahat. 6. sedangkan delinquent berasal dari bahasa latin “delinquere” yang berarti terabaikan. Sama halnya dengan Conger (1976) & Dusek (1977) mendefinisikan kenakalan remaja sebagai suatu kenakalan yang dilakukan oleh seseorang individu yang berumur di bawah 16 dan 18 tahun yang melakukan perilaku yang dapat dikenai sangsi atau hukuman. merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. durjana dan lain sebagainya.Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kenakalan remaja adalah kecenderungan remaja untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan yang dapat mengakibatkan kerugian dan kerusakan baik . Peningkatan emosionalitas. anti sosial. dari tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal. pengacau peneror. pembuat ribut. dimana tindakan tersebut dapat membuat seseorang individu yang melakukannya masuk penjara. anak muda. baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Masa remaja sebagai usia bermasalah. yang artinya anak-anak. nakal.Mussen dkk (1994). Terdapat lima karakteristik perubahan yang khas dalam periode ini yaitu: a. Masa remaja adalah periode perubahan. dan e. pelanggar aturan. Hurlock (1973) juga menyatakan kenakalan remaja adalah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh remaja. Juvenile delinquency atau kenakalan remaja adalah perilaku jahat atau kenakalan anakanak muda. dan kebahagiaan orang tua mereka. d. sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. dari perilaku yang tidak dapat diterima secara sosial sampai tindakan kriminal. mendefinisikan kenakalan remaja sebagai perilaku yang melanggar hukum atau kejahatan yang biasanya dilakukan oleh anak remaja yang berusia 16-18 tahun.

Mempersiapkan karier ekonomi. Perubahan Intelek Menurut perkembangan kognitif yang dibuat oleh Jean Piaget. 7. Perubahan Sosial Pada masa remaja. Beberapa kelenjar yang mengatur fungsi seksualitas pada masa ini telah mulai matang dan berfungsi. 2. 5. 3. Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab. Karena pada masa remaja terjadi perubahan fisik yang sangat cepat sehingga menyerupai orang dewasa. Pada masa remaja. seseorang juga sudah dapat berpikir secara kritis. Disamping itu tanda-tanda seksualitas sekunder juga mulai nampak pada diri remaja. seseorang cenderung untuk menggabungkan diri dalam 'kelompok teman sebaya'. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang-orang dewasa lainnya. baik pria maupun wanita. remaja mempunyai tugas perkembangan sebagai berikut: 1. Menurut aliran tradisionil yang dipelopori oleh G. 6. Namun penelitian-penelitian ilmiah selanjutnya menolak pendapat ini. seseorang memasuki status sosial yang baru. Ia dianggap bukan lagi anakanak. Perubahan Emosi Pada umumnya remaja bersifat emosional. Tugas Perkembangan Menurut Havighurst. Perubahan Selama Masa Remaja Ciri utama pada masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan. Pada masa konkrit-operasional.terhadap dirinya sendiri maupun orang lain yang dilakukan remaja di bawah umur 17 tahun. Singgih D. Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya. C. 8. Emosinya berubah menjadi labil. 4. Hurlock menyatakan bahwa pengaruh lingkungan sosial terhadap per-ubahan emosi pada masa remaja lebih besar artinya bila dibandingkan dengan pengaruh hormonal. maka seorang remaja juga sering diharapkan bersikap dan bertingkahlaku seperti orang dewasa. bahkan seringkali melebihi pengaruh keluarga. Sebagai contoh. Stanley Hall. Elizabeth B. perubahan ini terutama disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada kelenjar-kelenjar hor-monal. Perubahan Fisik Pada masa remaja terjadi pertumbuhan fisik yang cepat dan proses kematangan seksual. Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi. Gunarsa. seseorang mampu berpikir sistematis terhadap hal-hal atau obyek-obyek yang bersifat konkrit. 2. Gunarsa & Singgih D. Menurut Y. sedang pada masa formal operasional ia sudah mampu berpikir se-cara sistematis terhadap hal-hal yang bersifat abstrak dan hipotetis. Pada masa remaja. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif. Pengaruh kelompok ini bagi kehidupan mereka juga sangat kuat. D. Mencapai peran sosial pria dan wanita. kelompok remaja bersifat positif . Kelompok so-sial yang baru ini merupakan tempat yang aman bagi remaja. 4. Perubahanperubahan tersebut antara lain: 1. Mempersiapkan perkawinan dan keluarga. seorang remaja telah beralih dari masa konkrit-operasional ke masa formal-operasional. 3.

Namun kelompok ini juga dapat bersifat negatif bila ikatan antar mereka menjadi sangat kuat sehingga kelakuan mereka menjadi "overacting' dan energi mereka disalurkan ke tujuan yang bersifat merusak. kepatutan seks. 6. seseorang juga mengalami kegoyahan tingkah laku moral. Minat pada agama. serta tidak berkelanjutan setelah masa remaja berakhir. Karena itu pada masa ini seorang remaja sudah dapat diharapkan untuk mempunyai nilai-nilai moral yang dapat melandasi tingkahlaku moralnya. 8. bertingkahlaku dan melakukan hubungan sosial. Perasaan tidak aman. 4. Bahaya. minat pada kemandirian dan minat pada uang. diantaranya: 1. kreativitas dan cita-cita. proyeksi. Walaupun demikian. nama dan julukan. percakapan. Minat rekreasi : permainan dan olah raga. Minat pada pekerjaan.Bahaya Yang Umum Pada Masa Remaja 1. . minat pada prestasi. Tidak bertanggung jawab. Terlalu banyak berkhayal. Pada masa ini terjadi juga perubahan dari konsep moral khusus menjadi prinsip moral umum pada remaja. 7. obat-obatan terlarang. menolong orang lain. Sikap yang terlalu PD dan agresif. Kondisi – kondisi yang mempengaruhi konsep diri : usia kematangan pada remaja. Minat pada simbol dan status. 3. 6. Perasaan menyerah.dalam hal memberikan kesempatan yang luas bagi remaja untuk melatih cara mereka bersikap. Minat pendidikan. 3. hubungan keluarga. teman-teman sebaya. dalam menyepelekan tugas –tugas sekolah dengan lebih memilih bersenang – senang dam mendapat dukungan sosial. pada masa remaja. Minat sosial : pesta. penampilan diri. 6. 4. Mundur ketingkatan perilaku sebelumnya untuk menarik perhatian. E. Merasa ingin pulang jika berada pada lingkungan yang tidak dikenal. F. remaja berpandangan bahwa kepribadian yang baik akan memudahkan mereka untuk berhubungan sosial dan bisa lebih diterima. Perubahan Moral Pada masa remaja terjadi perubahan kontrol tingkahlaku moral: dari luar menjadi dari dalam. 5. 7. berkhayal dan memindahkan. 2. Minat pribadi : minat pada penampilan diri. sejauh kegoyahan ini tidak terlalu menyimpang dari moraliatas yang berlaku. minum-minuman keras. 5. Mengguanakan ego defense : rasionalisasi. sehingga remaja cenderung patuh terhadap kelompoknya. Hal ini dapat dikatakan wajar. minat pada pakaian. Perubahan Kepribadian Masa Remaja Kepribadian pada masa remaja cenderung untuk memeperbaikinya. Minat Remaja Beberapa minat pada remaja. 2. peristiwa dunia dan kritik dan pembaruan. 5. tidak terlalu merugikan masyarakat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->