Makalah Perkembangan Remaja Awal KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji dan syukur penyusun panjatkan hanya kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Perkembangan Remaja Awal “. Makalah ini merupakan syarat dalam menempuh mata kuliah Kimia Dasar. Dalam menyelesaikan makalah ini, penyusun menemui banyak hambatan dan rintangan tetapi dengan bantuan berbagai pihak, kami dapat melewati masalah tersebut. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penyusun mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Penyusun menyadari bahwa pada makalah ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya penyusun berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan khususnya bagi penyusun sendiri.

Bandung, 15 Juni 2011

Penyusun

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 2 C. Tujuan 2 D. Metode 2 BAB II PEMBAHASAN 4 A. Pengertian Remaja 4 B. Rentangan Usia dan Ciri-ciri Remaja 5 C. Tugas Perkembangan 8 D. Perubahan Selama Masa Remaja 8 E. Minat Remaja 10 F. Bahaya-bahaya Yang Umum di Masa Remaja 10 BAB III EMPIRIS 11

Seksual 12 BAB IV PENUTUP 13 A. Lalu permasalahan apa yang sering terjadi pada masa Remaja Awal. Perkembangan yang terjadi pada anak SMP Kelas VII merupakan perkembangan remaja awal. objek sering tidak menerima dengan lapang dada apabila orang tua atau saudarara tertua kakanya menasehati tentang kesalahannya. B. Apa Pengertian dari remaja? 2. madya dan akhir. Namun untuk kesalahan. Objek juga dibantu oleh guru privat yang sering membantunya untuk lebih memahami materi pelajaran yang ada di sekolah. Fisik Motorik 11 B. Sifat hemat yang objek miliki membantunya dalam hal perekonomian dirinya sendiri. rajin namun objek sendiri kadang tidak suka bila dinasehati akan kesalahannya.A. Perubahan apa saja yang terjadi pada objek di masanya? 5. memiliki sifat hemat. terutama pada Anak SMP Kelas VII? Karakteristik dari objek ini. Moral dan Agama 12 E. Objek mengakumulasi semua uang jajan yang diberi orang tuannya dan disimpan untuk keperluan yang objek butuhkan. sekitar umur 11/12 sampai 13/14 tahun. Saran 13 DAFTAR PUSTAKA 14 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Perkembangan adalah suatu proses yang dilalui oleh setiap individu dalam seumur hidup. Bahaya apa yang tengah mengitari kehidupan masa remaja? C. Apalagi objek masih mengalami masa transisi dari anak-anak menuju remaja. Hal ini jelas karena masih labilnya emosi anak di tingkat remaja. Kesimpulan 13 B. Rumusan Masalah 1. Masih banyak yang objek belum pahami tentang perkembangan yang terjadi pada dirinya. Berfikir dan Bahasa 11 C. Perkembangan remaja terbagi menjadi tiga yaitu: Perkembangan remaja awal. Emosi 12 F. hal ini diperkuat dengan nilai hasil ujian yang ia peroleh dengan rata-rata melebihi KKM. Apa ciri-ciri masa perkembangan yang dialami objek? 3. Rajin. Apa minat objek? 6. Tujuan Tujuan diadakannya observasi ini antara lain: . Apa tugas masa perkembangan objek? 4. Sosial 11 D.

interview dilengkapi pedoman wawancara yang sangat umum.1. Mengetahui tugas perkembangan objek. interaksi subjek dengan peneliti dan hal-hal yang dianggap relevan sehingga dapat memberikan data tambahan terhadap hasil wawancara. orang-orang yang terlibat dalam aktivitas. Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) dalam proses wawancara dengan menggunakan pedoman umum wawancara ini. diantaranya: 1. Akan tetapi dibutuhkan kepandaian peneliti untuk mencari buku yang relevan agar dapat dipakai sebagai sumber perolehan data dalam penelitian tersebut. Mengetahui perubahan apa saja yang di alami oleh objek ketika masa remaja. 3. telah terjadi banyak pertumbuhan dan perkembangan dari mulai lahir sampai dengan meninggal dunia. Mengetahui ciri-ciriperkembangan yang dialami oleh objek. 2. 2. Dari semua fase perkembangan manusia tersebut. aktivitas-aktivitas yang berlangsung. salah satu yang paling penting dan paling menjadi pusat perhatian adalah masa remaja. serta mencantumkan isu-isu yang harus diliput tampa menentukan urutan pertanyaan. 5. perilaku subjek selama wawancara. bahkan mungkin tidak terbentuk pertanyaan yang eksplisit. Mengetahui bahaya-bahaya apa saja yang tengah mengitari kehidupan remaja. Metode Untuk mengetahui dan menyusun makalah ini. Wawancara Menurut Prabowo (1996) wawancara adalah metode pengmbilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden. pendidik dan para tenaga profesional lainnya mencoba untuk menerangkan dan .Dalam penelitian ini observasi dibutuhkan untuk dapat memehami proses terjadinya wawancara dan hasil wawancara dapat dipahami dalam konteksnya. Observasi yang akan dilakukan adalah observasi terhadap subjek.Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari. 4. 3. Para orang tua. tenaga dan waktu.Pada penelitian ini wawancara akan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara. BAB II PEMBAHASAN Selama rentang kehidupan manusia. Kelebihannya adalah memperoleh banyak sumber tanpa perlu biaya. caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka. Observasi Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian. 6. dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut. Mengetahui minat objek. D. Studi Pustaka Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data atau keterangan dari buku literatur di perpustakaan. Mengetahui pengertian dari remaja. maka penyusun menggunakan beberapa metode.

sedangkan masa remaja akhir meliputi periode setelahnya sampai dengan 18 tahun. Dengan mengatakan poin. sehingga seringkali mereka nampak mengalami ketidakseimbangan badan dan ketidakseimbangan gerak. 4. Salah satu pakar psikologi perkembangan Elizabeth B. Namun. Pengertian Remaja Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Selanjutnya pertumbuhan kelenjar-kelenjar seks dan perkmebangan . emosional. 2. Kurang lebih berhubungan dengan masa puber. adolescentia yang berarti remaja) yang berarti “tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. A. 3. Rentangan Usia Dan Ciri-Ciri Remaja Sebelum seseorang disebut remaja yaitu “ambang pintu masa remaja” yang sering dikenal dengan sebutan “pubertas” dengan aneka keunikannya.poin sebagai berikut secara psikologis masa remaja : 1. B. G. Kemudian ciri-ciri remaja akhir adalah suatu masa indah dalam kehidupannya. sehingga banyak ahli yang berbeda dalam penentuan rentang usianya. Batasan remaja dalam hal ini adalah usia 10 tahun s/d 19 tahun menurut klasifikasi World Health Organization (WHO).melakukan pendekatan yang efektif untuk menangani para remaja ini.“Remaja”. Young men and Young women ini menghiasi hdup mereka dengan kisah cinta yang tidak jarang menghanyutkan. Hurlock (1980) menyatakan bahwa masa remaja ini dimulai pada saat anak mulai matang secara seksual dan berakhir pada saat ia mencapai usia dewasa secara hukum. biasanya mulai dari usia 14 pada pria dan usia 12 pada wanita. Istilah adolescence mempunyai arti yang cukup luas: mencakup kematangan mental. Masa remaja awal dimulai pada saat anak-anak mulai matang secara seksual yaitu pada usia 13 sampai dengan 17 tahun. perasaan yang penuh gejolak dan peka terhadap rangsang-rangsang negatif. Usia dimana anak tidak merasa dibawah tingkat orang –orang yang lebih tua melainkan berada pada tingkatan yang sama. Ciri-cirinya penuh dengan “badai dan topan” .mengatakan bahwa masa ini disebut sebagai masa yang penuh dengan “strom and stress”. dan fisik. Batasan usianya tidak ditentukan dengan jelas. yang punya “dunia” tersendiri yang sukar dijamah oleh orang tua. Kata remaja berasal dari bahasa latin yaitu adolescere (kata bendanya. sosial. ( Piaget ). Usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa. Kata itu menurut remaja sendiri adalah kelompok minoritas yang punya warna tersendiri. Masa remaja terbagi menjadi dua yaitu masa remaja awal dan masa remaja akhir. sekurang –kurangnya masalah hak. yaitu usia dimana seseorang dinyatakan dewasa secara hukum. Lalu ada apakah di masa remaja ini? Seberapa besarkah pentingnya untuk menangani masa remaja dan seberapa besar pengaruhnya untuk kehidupan dimasa depan individu tersebut? Masa remaja yang dimaksudkan merupakan periode transisi antara masa anakanak dan masa dewasa. secara umum dapat dikatakan bahwa masa remaja berawal dari usia 12 sampai dengan akhir usia belasan ketika pertumbuhan fisik hampir lengkap. Transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkan untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa. Pertumbuhan jasmani remaja awal sedmikian cepat’ terjadi ketidakseimbangan berbagai anggota badan. Integrasi dalam masyarakat dewasa mempunyai banyalah aspek afektif. Stanley Hall. 5. Istilah ini menunjuk masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan..

Misalnya. Masa remaja adalah periode yang penting Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. Beberapa transisi yang dihadapi pada masa remaja diantaranya: a. b. Ciri-ciri masa remaja: 1. e. berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama dengan kelompoknya. Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat kekanakkanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola perilaku sebelumnya. Masa remaja adalah masa peralihan. nilai-nilai dan minta yang baru. Masa remaja sebagai periode yang paling penting. Transisi dalam moralitas Pada masa remaja terjadi peralihan moralitas dari moralitas anak ke moralitas remaja yang meliputi perubahan sikap dan nilai-nilai yang mendasari pembentukan konsep moralnya. . dimana terjadi perkembangan fisik dan psikologis yang cepat dan penting. Transisi dalam sosialisasi Pada masa remaja hal yang penting dalam proses sosialisasinya adalah hubungan dengan teman sebaya . Keadaan ini disebabkan remaja yang banyak menentang orang tua dan biasanya cepat menjadi marah. dalam arti sangat peka. Selama peralihan dalam periode ini. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : a. Hal tersebut bukan karena melunturnya kepercayaan terhadap agama. Pada periode ini. c. Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri. periode ini pun memiliki dampak penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis individu. Transisi dalam hubungan keluarga Dalam satu keluarga yang terdapat anak remaja. Salah satu cara remaja untuk meyakinkan dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status. tetapi timbul keraguan remaja terhadap agama yang dianutnya sebagai akibat perkembangan berfikirnya yang mulai kritis. Masa remaja ini memiliki karakterisitik yang khas jika dibanding dengan periode-periode perkembangan lainnya. b. Remaja dikatakan berhasil melalui masa transisi emosi apabila ia berhasil mengendalikan diri dan mengekspresikan emosi sesuai dengan kelaziman pada lingkungan sosialnya tanpa mengabaikan keperluan dirinya.perilaku seksual diketahui telah mengalami “sejarah” yang cukup panjang. mudah tersinggung perasaannya. Sedangkan orang tua biasanya kurang memahami ciri tersebut sebagai ciri yang wajar pada remaja. Transisi dalam emosi Ciri utama remaja adalah peningkatan kehidupan emosinya. 3. namun pada kebalikannya jika individu mencoba untuk berperilaku seperti orang dewasa sering dikatakan bahwa mereka berperilaku terlalu dewasa untuk usianya. pada saat individu menampilkan perilaku anak-anak maka mereka akan diminta untuk berperilaku sesuai dengan usianya. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian. d. konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja. 4. seringkali seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengenai peran yang dituntut oleh lingkungan. Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan. sulit terjadi hubungan yang harmonis dalam keluarga tersebut. seperti mobil. Sehingga sesuai dengan moralitas dewasa serta mampu mengendalikan tingkah lakunya sendiri. Transisi dalam agama Sering terjadi remaja yang kurang rajin melaksanakan ibadah seperti pada masa kanak-kanak. pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain. baik sejenis maupun lawan jenis. Selain itu. Masa remaja sebagai masa peralihan. 2. Kondisi inilah yang menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri secara mental dan melihat pentingnya menetapkan suatu sikap.

sedangkan Fuhrmann (1990) menyebutkan bahwa kenakalan remaja suatu tindakan anak muda yang dapat merusak dan menggangu. Remaja mempunyai pandangan bahwa dunia sebagai sesuai keinginannya dan tidak sebagai mana kenyataanya. Jika dulu yang remaja pikirkan adalah masa depan. Masa remaja adalah periode perubahan.Sarwono (2002) mengungkapkan kenakalan remaja sebagai tingkah laku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana. Karena hal ini sudah melekat pada sebagian besar orang dewasa pada umumnya. sifat-sifat khas pada periode remaja. oleh karena hal tersebut remaja meninggi emosinya apabila gagal dan disakiti hatinya. maka zaman sekarang gaya adalah yang terpenting!. jika perbuatan ini dilakukan oleh orang dewasa maka akan mendapat sangsi hukum. 6. anak muda. Masa remaja sebagai usia bermasalah. tidak dapat dipercaya dan merusak. yang kemudian diperluas artinya menjadi jahat. pengacau peneror. dari perilaku yang tidak dapat diterima secara sosial sampai tindakan kriminal. kebanyakan remaja merasa ambivalent terhadap perubahan yang terjadi. 2003). mengabaikan. kriminal. Istilah kenakalan remaja mengacu pada suatu rentang yang luas. Remaja lambat laun akan mengerti secara rasional dan realistik sesuai bertambahnya pengalamannya.Adanya stereotipe yang menganggap remaja sebagai masa yang tidak rapi. anti sosial. durjana dan lain sebagainya. peubahan fisik yang cepat membawa konsekuensi terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang juga cepat. dan kebahagiaan orang tua mereka. dari tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal. pembuat ribut. b. Masa remaja sebagai masa yang tidak realistik. 5. Hal ini menimbulkan ketakutan pada remaja jika bersama orang dewasa. dimana tindakan tersebut dapat membuat seseorang individu yang melakukannya masuk penjara. sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. c. ciri karakteristik pada masa muda. dan e. merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Santrock (1999) juga menambahkan kenakalan remaja sebagai kumpulan dari berbagai perilaku.Mussen dkk (1994).Kenakalan remaja biasa disebut dengan istilah Juvenile berasal dari bahasa Latin juvenilis. nakal. sedangkan delinquent berasal dari bahasa latin “delinquere” yang berarti terabaikan. mendefinisikan kenakalan remaja sebagai perilaku yang melanggar hukum atau kejahatan yang biasanya dilakukan oleh anak remaja yang berusia 16-18 tahun. Perubahan yang terjadi pada periode ini berlangsung secara cepat. perubahan tubuh. d. Peningkatan emosionalitas. Sama halnya dengan Conger (1976) & Dusek (1977) mendefinisikan kenakalan remaja sebagai suatu kenakalan yang dilakukan oleh seseorang individu yang berumur di bawah 16 dan 18 tahun yang melakukan perilaku yang dapat dikenai sangsi atau hukuman.Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kenakalan remaja adalah kecenderungan remaja untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan yang dapat mengakibatkan kerugian dan kerusakan baik . Terdapat lima karakteristik perubahan yang khas dalam periode ini yaitu: a. baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. 7. pelanggar aturan. yang artinya anak-anak. Juvenile delinquency atau kenakalan remaja adalah perilaku jahat atau kenakalan anakanak muda. Karena perubahan minat dan pola perilaku maka terjadi pula perubahan nilai.(Kartono. Hurlock (1973) juga menyatakan kenakalan remaja adalah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh remaja. Perubahan cepat yang menyertai kematangan seksual. Minat dan peran yang dituntut oleh lingkungan yang menimbulkan masalah baru.

Namun penelitian-penelitian ilmiah selanjutnya menolak pendapat ini. 4. Singgih D. Tugas Perkembangan Menurut Havighurst. seseorang mampu berpikir sistematis terhadap hal-hal atau obyek-obyek yang bersifat konkrit. Sebagai contoh. Elizabeth B. Perubahan Selama Masa Remaja Ciri utama pada masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan. 3. Perubahan Emosi Pada umumnya remaja bersifat emosional. Pengaruh kelompok ini bagi kehidupan mereka juga sangat kuat. Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi. bahkan seringkali melebihi pengaruh keluarga. kelompok remaja bersifat positif . Karena pada masa remaja terjadi perubahan fisik yang sangat cepat sehingga menyerupai orang dewasa. sedang pada masa formal operasional ia sudah mampu berpikir se-cara sistematis terhadap hal-hal yang bersifat abstrak dan hipotetis. 2. perubahan ini terutama disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada kelenjar-kelenjar hor-monal. Stanley Hall. Menurut Y. Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab. C. 6. Gunarsa & Singgih D. Emosinya berubah menjadi labil. seorang remaja telah beralih dari masa konkrit-operasional ke masa formal-operasional. Perubahan Intelek Menurut perkembangan kognitif yang dibuat oleh Jean Piaget. Beberapa kelenjar yang mengatur fungsi seksualitas pada masa ini telah mulai matang dan berfungsi. 5. Hurlock menyatakan bahwa pengaruh lingkungan sosial terhadap per-ubahan emosi pada masa remaja lebih besar artinya bila dibandingkan dengan pengaruh hormonal. Mempersiapkan karier ekonomi. baik pria maupun wanita. seseorang memasuki status sosial yang baru. maka seorang remaja juga sering diharapkan bersikap dan bertingkahlaku seperti orang dewasa. Menurut aliran tradisionil yang dipelopori oleh G. 7. Perubahan Sosial Pada masa remaja. Pada masa remaja. Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya. Perubahan Fisik Pada masa remaja terjadi pertumbuhan fisik yang cepat dan proses kematangan seksual. seseorang cenderung untuk menggabungkan diri dalam 'kelompok teman sebaya'. 8. D. Ia dianggap bukan lagi anakanak. Mencapai peran sosial pria dan wanita. Pada masa remaja. 4. Pada masa konkrit-operasional. Disamping itu tanda-tanda seksualitas sekunder juga mulai nampak pada diri remaja. Kelompok so-sial yang baru ini merupakan tempat yang aman bagi remaja. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang-orang dewasa lainnya.terhadap dirinya sendiri maupun orang lain yang dilakukan remaja di bawah umur 17 tahun. 3. Gunarsa. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif. remaja mempunyai tugas perkembangan sebagai berikut: 1. Mempersiapkan perkawinan dan keluarga. seseorang juga sudah dapat berpikir secara kritis. Perubahanperubahan tersebut antara lain: 1. 2.

8. Sikap yang terlalu PD dan agresif. tidak terlalu merugikan masyarakat. nama dan julukan. E. 5. obat-obatan terlarang. Karena itu pada masa ini seorang remaja sudah dapat diharapkan untuk mempunyai nilai-nilai moral yang dapat melandasi tingkahlaku moralnya. Perubahan Moral Pada masa remaja terjadi perubahan kontrol tingkahlaku moral: dari luar menjadi dari dalam. Minat Remaja Beberapa minat pada remaja. minum-minuman keras. 6. Namun kelompok ini juga dapat bersifat negatif bila ikatan antar mereka menjadi sangat kuat sehingga kelakuan mereka menjadi "overacting' dan energi mereka disalurkan ke tujuan yang bersifat merusak. menolong orang lain. 6. 2. Minat sosial : pesta. 2. Perasaan menyerah. berkhayal dan memindahkan. 6. diantaranya: 1. Minat rekreasi : permainan dan olah raga. Minat pada pekerjaan. peristiwa dunia dan kritik dan pembaruan.dalam hal memberikan kesempatan yang luas bagi remaja untuk melatih cara mereka bersikap. . Tidak bertanggung jawab. Mundur ketingkatan perilaku sebelumnya untuk menarik perhatian. Merasa ingin pulang jika berada pada lingkungan yang tidak dikenal. 4. remaja berpandangan bahwa kepribadian yang baik akan memudahkan mereka untuk berhubungan sosial dan bisa lebih diterima. dalam menyepelekan tugas –tugas sekolah dengan lebih memilih bersenang – senang dam mendapat dukungan sosial. sejauh kegoyahan ini tidak terlalu menyimpang dari moraliatas yang berlaku. hubungan keluarga. kreativitas dan cita-cita. 3. seseorang juga mengalami kegoyahan tingkah laku moral. Pada masa ini terjadi juga perubahan dari konsep moral khusus menjadi prinsip moral umum pada remaja. 7. Minat pada agama. 4. 5.Bahaya Yang Umum Pada Masa Remaja 1. Bahaya. minat pada kemandirian dan minat pada uang. Mengguanakan ego defense : rasionalisasi. Walaupun demikian. penampilan diri. minat pada pakaian. pada masa remaja. Kondisi – kondisi yang mempengaruhi konsep diri : usia kematangan pada remaja. Hal ini dapat dikatakan wajar. Minat pendidikan. teman-teman sebaya. 7. minat pada prestasi. F. Minat pribadi : minat pada penampilan diri. proyeksi. Perubahan Kepribadian Masa Remaja Kepribadian pada masa remaja cenderung untuk memeperbaikinya. sehingga remaja cenderung patuh terhadap kelompoknya. serta tidak berkelanjutan setelah masa remaja berakhir. Minat pada simbol dan status. bertingkahlaku dan melakukan hubungan sosial. percakapan. 3. Terlalu banyak berkhayal. kepatutan seks. Perasaan tidak aman. 5.