Makalah Perkembangan Remaja Awal KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji dan syukur penyusun panjatkan hanya kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Perkembangan Remaja Awal “. Makalah ini merupakan syarat dalam menempuh mata kuliah Kimia Dasar. Dalam menyelesaikan makalah ini, penyusun menemui banyak hambatan dan rintangan tetapi dengan bantuan berbagai pihak, kami dapat melewati masalah tersebut. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penyusun mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Penyusun menyadari bahwa pada makalah ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya penyusun berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan khususnya bagi penyusun sendiri.

Bandung, 15 Juni 2011

Penyusun

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 2 C. Tujuan 2 D. Metode 2 BAB II PEMBAHASAN 4 A. Pengertian Remaja 4 B. Rentangan Usia dan Ciri-ciri Remaja 5 C. Tugas Perkembangan 8 D. Perubahan Selama Masa Remaja 8 E. Minat Remaja 10 F. Bahaya-bahaya Yang Umum di Masa Remaja 10 BAB III EMPIRIS 11

A. memiliki sifat hemat. Hal ini jelas karena masih labilnya emosi anak di tingkat remaja. Apa ciri-ciri masa perkembangan yang dialami objek? 3. Latar Belakang Perkembangan adalah suatu proses yang dilalui oleh setiap individu dalam seumur hidup. Perkembangan remaja terbagi menjadi tiga yaitu: Perkembangan remaja awal. Emosi 12 F. Apalagi objek masih mengalami masa transisi dari anak-anak menuju remaja. Sosial 11 D. Sifat hemat yang objek miliki membantunya dalam hal perekonomian dirinya sendiri. Fisik Motorik 11 B. terutama pada Anak SMP Kelas VII? Karakteristik dari objek ini. Moral dan Agama 12 E. Objek juga dibantu oleh guru privat yang sering membantunya untuk lebih memahami materi pelajaran yang ada di sekolah. Masih banyak yang objek belum pahami tentang perkembangan yang terjadi pada dirinya. rajin namun objek sendiri kadang tidak suka bila dinasehati akan kesalahannya. Apa Pengertian dari remaja? 2. Perkembangan yang terjadi pada anak SMP Kelas VII merupakan perkembangan remaja awal. Apa minat objek? 6. Apa tugas masa perkembangan objek? 4. madya dan akhir. hal ini diperkuat dengan nilai hasil ujian yang ia peroleh dengan rata-rata melebihi KKM. Tujuan Tujuan diadakannya observasi ini antara lain: . B. Kesimpulan 13 B. Seksual 12 BAB IV PENUTUP 13 A. Bahaya apa yang tengah mengitari kehidupan masa remaja? C. Objek mengakumulasi semua uang jajan yang diberi orang tuannya dan disimpan untuk keperluan yang objek butuhkan. Berfikir dan Bahasa 11 C. sekitar umur 11/12 sampai 13/14 tahun. Namun untuk kesalahan. Saran 13 DAFTAR PUSTAKA 14 BAB I PENDAHULUAN A. Perubahan apa saja yang terjadi pada objek di masanya? 5. Rumusan Masalah 1. Lalu permasalahan apa yang sering terjadi pada masa Remaja Awal. Rajin. objek sering tidak menerima dengan lapang dada apabila orang tua atau saudarara tertua kakanya menasehati tentang kesalahannya.

1. interaksi subjek dengan peneliti dan hal-hal yang dianggap relevan sehingga dapat memberikan data tambahan terhadap hasil wawancara. BAB II PEMBAHASAN Selama rentang kehidupan manusia. D. serta mencantumkan isu-isu yang harus diliput tampa menentukan urutan pertanyaan. 6. Mengetahui minat objek. Mengetahui ciri-ciriperkembangan yang dialami oleh objek. Mengetahui perubahan apa saja yang di alami oleh objek ketika masa remaja. Metode Untuk mengetahui dan menyusun makalah ini. aktivitas-aktivitas yang berlangsung. diantaranya: 1. Mengetahui pengertian dari remaja. tenaga dan waktu. Mengetahui bahaya-bahaya apa saja yang tengah mengitari kehidupan remaja. Wawancara Menurut Prabowo (1996) wawancara adalah metode pengmbilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden. salah satu yang paling penting dan paling menjadi pusat perhatian adalah masa remaja. 2. 3. Para orang tua. perilaku subjek selama wawancara. Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) dalam proses wawancara dengan menggunakan pedoman umum wawancara ini. Dari semua fase perkembangan manusia tersebut. dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut. maka penyusun menggunakan beberapa metode. pendidik dan para tenaga profesional lainnya mencoba untuk menerangkan dan . 4. 3. Akan tetapi dibutuhkan kepandaian peneliti untuk mencari buku yang relevan agar dapat dipakai sebagai sumber perolehan data dalam penelitian tersebut. interview dilengkapi pedoman wawancara yang sangat umum. bahkan mungkin tidak terbentuk pertanyaan yang eksplisit.Dalam penelitian ini observasi dibutuhkan untuk dapat memehami proses terjadinya wawancara dan hasil wawancara dapat dipahami dalam konteksnya. 5. orang-orang yang terlibat dalam aktivitas. Observasi yang akan dilakukan adalah observasi terhadap subjek.Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari. Observasi Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian. caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka.Pada penelitian ini wawancara akan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara. Studi Pustaka Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data atau keterangan dari buku literatur di perpustakaan. telah terjadi banyak pertumbuhan dan perkembangan dari mulai lahir sampai dengan meninggal dunia. Kelebihannya adalah memperoleh banyak sumber tanpa perlu biaya. Mengetahui tugas perkembangan objek. 2.

Pertumbuhan jasmani remaja awal sedmikian cepat’ terjadi ketidakseimbangan berbagai anggota badan. Selanjutnya pertumbuhan kelenjar-kelenjar seks dan perkmebangan . 5. dan fisik. Kurang lebih berhubungan dengan masa puber.. Stanley Hall. Kata remaja berasal dari bahasa latin yaitu adolescere (kata bendanya.poin sebagai berikut secara psikologis masa remaja : 1. Transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkan untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa. Masa remaja terbagi menjadi dua yaitu masa remaja awal dan masa remaja akhir. Ciri-cirinya penuh dengan “badai dan topan” . B.melakukan pendekatan yang efektif untuk menangani para remaja ini. biasanya mulai dari usia 14 pada pria dan usia 12 pada wanita. Pengertian Remaja Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. 4. 2. G. Istilah ini menunjuk masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan. Young men and Young women ini menghiasi hdup mereka dengan kisah cinta yang tidak jarang menghanyutkan. Salah satu pakar psikologi perkembangan Elizabeth B. ( Piaget ). perasaan yang penuh gejolak dan peka terhadap rangsang-rangsang negatif. sekurang –kurangnya masalah hak. Batasan usianya tidak ditentukan dengan jelas. Hurlock (1980) menyatakan bahwa masa remaja ini dimulai pada saat anak mulai matang secara seksual dan berakhir pada saat ia mencapai usia dewasa secara hukum. Namun. Kemudian ciri-ciri remaja akhir adalah suatu masa indah dalam kehidupannya.mengatakan bahwa masa ini disebut sebagai masa yang penuh dengan “strom and stress”. Integrasi dalam masyarakat dewasa mempunyai banyalah aspek afektif. Usia dimana anak tidak merasa dibawah tingkat orang –orang yang lebih tua melainkan berada pada tingkatan yang sama. yang punya “dunia” tersendiri yang sukar dijamah oleh orang tua. sehingga banyak ahli yang berbeda dalam penentuan rentang usianya. Rentangan Usia Dan Ciri-Ciri Remaja Sebelum seseorang disebut remaja yaitu “ambang pintu masa remaja” yang sering dikenal dengan sebutan “pubertas” dengan aneka keunikannya. secara umum dapat dikatakan bahwa masa remaja berawal dari usia 12 sampai dengan akhir usia belasan ketika pertumbuhan fisik hampir lengkap. A. Dengan mengatakan poin. yaitu usia dimana seseorang dinyatakan dewasa secara hukum. Masa remaja awal dimulai pada saat anak-anak mulai matang secara seksual yaitu pada usia 13 sampai dengan 17 tahun. Istilah adolescence mempunyai arti yang cukup luas: mencakup kematangan mental. Lalu ada apakah di masa remaja ini? Seberapa besarkah pentingnya untuk menangani masa remaja dan seberapa besar pengaruhnya untuk kehidupan dimasa depan individu tersebut? Masa remaja yang dimaksudkan merupakan periode transisi antara masa anakanak dan masa dewasa.“Remaja”. 3. Kata itu menurut remaja sendiri adalah kelompok minoritas yang punya warna tersendiri. emosional. adolescentia yang berarti remaja) yang berarti “tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. sedangkan masa remaja akhir meliputi periode setelahnya sampai dengan 18 tahun. sosial. sehingga seringkali mereka nampak mengalami ketidakseimbangan badan dan ketidakseimbangan gerak. Batasan remaja dalam hal ini adalah usia 10 tahun s/d 19 tahun menurut klasifikasi World Health Organization (WHO). Usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa.

nilai-nilai dan minta yang baru. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian. Sedangkan orang tua biasanya kurang memahami ciri tersebut sebagai ciri yang wajar pada remaja. Masa remaja adalah masa peralihan. pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain. Kondisi inilah yang menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri secara mental dan melihat pentingnya menetapkan suatu sikap. Selain itu. d. Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat kekanakkanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola perilaku sebelumnya. pada saat individu menampilkan perilaku anak-anak maka mereka akan diminta untuk berperilaku sesuai dengan usianya. dalam arti sangat peka. konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja. Hal tersebut bukan karena melunturnya kepercayaan terhadap agama. Masa remaja sebagai masa peralihan. b. Keadaan ini disebabkan remaja yang banyak menentang orang tua dan biasanya cepat menjadi marah. berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama dengan kelompoknya. 4. Masa remaja sebagai periode yang paling penting.perilaku seksual diketahui telah mengalami “sejarah” yang cukup panjang. 3. Salah satu cara remaja untuk meyakinkan dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status. Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan. Remaja dikatakan berhasil melalui masa transisi emosi apabila ia berhasil mengendalikan diri dan mengekspresikan emosi sesuai dengan kelaziman pada lingkungan sosialnya tanpa mengabaikan keperluan dirinya. Pada periode ini. baik sejenis maupun lawan jenis. seperti mobil. dimana terjadi perkembangan fisik dan psikologis yang cepat dan penting. . Transisi dalam sosialisasi Pada masa remaja hal yang penting dalam proses sosialisasinya adalah hubungan dengan teman sebaya . seringkali seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengenai peran yang dituntut oleh lingkungan. b. 2. periode ini pun memiliki dampak penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis individu. Selama peralihan dalam periode ini. e. Transisi dalam moralitas Pada masa remaja terjadi peralihan moralitas dari moralitas anak ke moralitas remaja yang meliputi perubahan sikap dan nilai-nilai yang mendasari pembentukan konsep moralnya. Transisi dalam emosi Ciri utama remaja adalah peningkatan kehidupan emosinya. Sehingga sesuai dengan moralitas dewasa serta mampu mengendalikan tingkah lakunya sendiri. Misalnya. Transisi dalam agama Sering terjadi remaja yang kurang rajin melaksanakan ibadah seperti pada masa kanak-kanak. namun pada kebalikannya jika individu mencoba untuk berperilaku seperti orang dewasa sering dikatakan bahwa mereka berperilaku terlalu dewasa untuk usianya. c. mudah tersinggung perasaannya. tetapi timbul keraguan remaja terhadap agama yang dianutnya sebagai akibat perkembangan berfikirnya yang mulai kritis. Beberapa transisi yang dihadapi pada masa remaja diantaranya: a. Masa remaja adalah periode yang penting Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. sulit terjadi hubungan yang harmonis dalam keluarga tersebut. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : a. Transisi dalam hubungan keluarga Dalam satu keluarga yang terdapat anak remaja. Ciri-ciri masa remaja: 1. Masa remaja ini memiliki karakterisitik yang khas jika dibanding dengan periode-periode perkembangan lainnya. Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri.

Jika dulu yang remaja pikirkan adalah masa depan. nakal. c. Sama halnya dengan Conger (1976) & Dusek (1977) mendefinisikan kenakalan remaja sebagai suatu kenakalan yang dilakukan oleh seseorang individu yang berumur di bawah 16 dan 18 tahun yang melakukan perilaku yang dapat dikenai sangsi atau hukuman. Terdapat lima karakteristik perubahan yang khas dalam periode ini yaitu: a. oleh karena hal tersebut remaja meninggi emosinya apabila gagal dan disakiti hatinya. yang kemudian diperluas artinya menjadi jahat. maka zaman sekarang gaya adalah yang terpenting!. Minat dan peran yang dituntut oleh lingkungan yang menimbulkan masalah baru. Hal ini menimbulkan ketakutan pada remaja jika bersama orang dewasa.Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kenakalan remaja adalah kecenderungan remaja untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan yang dapat mengakibatkan kerugian dan kerusakan baik . mengabaikan. d. 2003). dari perilaku yang tidak dapat diterima secara sosial sampai tindakan kriminal.Kenakalan remaja biasa disebut dengan istilah Juvenile berasal dari bahasa Latin juvenilis. Peningkatan emosionalitas. anti sosial. kebanyakan remaja merasa ambivalent terhadap perubahan yang terjadi. pelanggar aturan. Karena perubahan minat dan pola perilaku maka terjadi pula perubahan nilai. peubahan fisik yang cepat membawa konsekuensi terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang juga cepat. jika perbuatan ini dilakukan oleh orang dewasa maka akan mendapat sangsi hukum. sedangkan Fuhrmann (1990) menyebutkan bahwa kenakalan remaja suatu tindakan anak muda yang dapat merusak dan menggangu. dimana tindakan tersebut dapat membuat seseorang individu yang melakukannya masuk penjara. mendefinisikan kenakalan remaja sebagai perilaku yang melanggar hukum atau kejahatan yang biasanya dilakukan oleh anak remaja yang berusia 16-18 tahun. sifat-sifat khas pada periode remaja. durjana dan lain sebagainya. Masa remaja sebagai usia bermasalah. Hurlock (1973) juga menyatakan kenakalan remaja adalah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh remaja. pengacau peneror. 7. sedangkan delinquent berasal dari bahasa latin “delinquere” yang berarti terabaikan. Masa remaja adalah periode perubahan. Remaja mempunyai pandangan bahwa dunia sebagai sesuai keinginannya dan tidak sebagai mana kenyataanya. merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Masa remaja sebagai masa yang tidak realistik. ciri karakteristik pada masa muda. tidak dapat dipercaya dan merusak. Karena hal ini sudah melekat pada sebagian besar orang dewasa pada umumnya. b. 6. perubahan tubuh. yang artinya anak-anak.Adanya stereotipe yang menganggap remaja sebagai masa yang tidak rapi. Santrock (1999) juga menambahkan kenakalan remaja sebagai kumpulan dari berbagai perilaku. anak muda. Perubahan cepat yang menyertai kematangan seksual. Istilah kenakalan remaja mengacu pada suatu rentang yang luas. dari tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal.Sarwono (2002) mengungkapkan kenakalan remaja sebagai tingkah laku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana. Remaja lambat laun akan mengerti secara rasional dan realistik sesuai bertambahnya pengalamannya.Mussen dkk (1994). Juvenile delinquency atau kenakalan remaja adalah perilaku jahat atau kenakalan anakanak muda.(Kartono. sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. dan e. dan kebahagiaan orang tua mereka. Perubahan yang terjadi pada periode ini berlangsung secara cepat. kriminal. pembuat ribut. baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. 5.

Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab. remaja mempunyai tugas perkembangan sebagai berikut: 1. Emosinya berubah menjadi labil. Hurlock menyatakan bahwa pengaruh lingkungan sosial terhadap per-ubahan emosi pada masa remaja lebih besar artinya bila dibandingkan dengan pengaruh hormonal. Kelompok so-sial yang baru ini merupakan tempat yang aman bagi remaja. perubahan ini terutama disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada kelenjar-kelenjar hor-monal. Menurut Y. baik pria maupun wanita. maka seorang remaja juga sering diharapkan bersikap dan bertingkahlaku seperti orang dewasa. Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya. Gunarsa & Singgih D. 4. Tugas Perkembangan Menurut Havighurst. Pada masa konkrit-operasional. Singgih D. 2. Ia dianggap bukan lagi anakanak. Perubahan Selama Masa Remaja Ciri utama pada masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan. Pada masa remaja. Namun penelitian-penelitian ilmiah selanjutnya menolak pendapat ini. Disamping itu tanda-tanda seksualitas sekunder juga mulai nampak pada diri remaja. seseorang cenderung untuk menggabungkan diri dalam 'kelompok teman sebaya'. seseorang mampu berpikir sistematis terhadap hal-hal atau obyek-obyek yang bersifat konkrit. 3. Perubahan Fisik Pada masa remaja terjadi pertumbuhan fisik yang cepat dan proses kematangan seksual. Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi. Perubahanperubahan tersebut antara lain: 1.terhadap dirinya sendiri maupun orang lain yang dilakukan remaja di bawah umur 17 tahun. 3. Menurut aliran tradisionil yang dipelopori oleh G. Pengaruh kelompok ini bagi kehidupan mereka juga sangat kuat. seseorang memasuki status sosial yang baru. Mempersiapkan karier ekonomi. Pada masa remaja. sedang pada masa formal operasional ia sudah mampu berpikir se-cara sistematis terhadap hal-hal yang bersifat abstrak dan hipotetis. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang-orang dewasa lainnya. Gunarsa. Mempersiapkan perkawinan dan keluarga. Perubahan Emosi Pada umumnya remaja bersifat emosional. seseorang juga sudah dapat berpikir secara kritis. 4. C. 5. bahkan seringkali melebihi pengaruh keluarga. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif. Karena pada masa remaja terjadi perubahan fisik yang sangat cepat sehingga menyerupai orang dewasa. Perubahan Sosial Pada masa remaja. seorang remaja telah beralih dari masa konkrit-operasional ke masa formal-operasional. Stanley Hall. D. 2. Beberapa kelenjar yang mengatur fungsi seksualitas pada masa ini telah mulai matang dan berfungsi. Sebagai contoh. 8. 7. Mencapai peran sosial pria dan wanita. kelompok remaja bersifat positif . Elizabeth B. Perubahan Intelek Menurut perkembangan kognitif yang dibuat oleh Jean Piaget. 6.

. 8. obat-obatan terlarang. Minat pada agama. berkhayal dan memindahkan. minat pada pakaian. penampilan diri. menolong orang lain. 4. sejauh kegoyahan ini tidak terlalu menyimpang dari moraliatas yang berlaku. bertingkahlaku dan melakukan hubungan sosial. Minat pribadi : minat pada penampilan diri. Tidak bertanggung jawab. 7. percakapan. minat pada kemandirian dan minat pada uang. Minat pada simbol dan status. teman-teman sebaya. pada masa remaja. Minat pada pekerjaan. Karena itu pada masa ini seorang remaja sudah dapat diharapkan untuk mempunyai nilai-nilai moral yang dapat melandasi tingkahlaku moralnya. seseorang juga mengalami kegoyahan tingkah laku moral. dalam menyepelekan tugas –tugas sekolah dengan lebih memilih bersenang – senang dam mendapat dukungan sosial. 6. Pada masa ini terjadi juga perubahan dari konsep moral khusus menjadi prinsip moral umum pada remaja. Merasa ingin pulang jika berada pada lingkungan yang tidak dikenal. Minat Remaja Beberapa minat pada remaja. Hal ini dapat dikatakan wajar. sehingga remaja cenderung patuh terhadap kelompoknya. 2. Sikap yang terlalu PD dan agresif. Minat pendidikan. Mundur ketingkatan perilaku sebelumnya untuk menarik perhatian. Perasaan menyerah. kreativitas dan cita-cita. Perasaan tidak aman.dalam hal memberikan kesempatan yang luas bagi remaja untuk melatih cara mereka bersikap. hubungan keluarga. Mengguanakan ego defense : rasionalisasi. 3. Minat sosial : pesta. F. 7. Bahaya. remaja berpandangan bahwa kepribadian yang baik akan memudahkan mereka untuk berhubungan sosial dan bisa lebih diterima. 5. proyeksi. 5. kepatutan seks.Bahaya Yang Umum Pada Masa Remaja 1. tidak terlalu merugikan masyarakat. Kondisi – kondisi yang mempengaruhi konsep diri : usia kematangan pada remaja. 5. serta tidak berkelanjutan setelah masa remaja berakhir. 6. Perubahan Kepribadian Masa Remaja Kepribadian pada masa remaja cenderung untuk memeperbaikinya. 6. diantaranya: 1. 2. nama dan julukan. E. Minat rekreasi : permainan dan olah raga. 4. 3. Terlalu banyak berkhayal. Namun kelompok ini juga dapat bersifat negatif bila ikatan antar mereka menjadi sangat kuat sehingga kelakuan mereka menjadi "overacting' dan energi mereka disalurkan ke tujuan yang bersifat merusak. minat pada prestasi. peristiwa dunia dan kritik dan pembaruan. Walaupun demikian. minum-minuman keras. Perubahan Moral Pada masa remaja terjadi perubahan kontrol tingkahlaku moral: dari luar menjadi dari dalam.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful