Makalah Perkembangan Remaja Awal KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji dan syukur penyusun panjatkan hanya kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Perkembangan Remaja Awal “. Makalah ini merupakan syarat dalam menempuh mata kuliah Kimia Dasar. Dalam menyelesaikan makalah ini, penyusun menemui banyak hambatan dan rintangan tetapi dengan bantuan berbagai pihak, kami dapat melewati masalah tersebut. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penyusun mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Penyusun menyadari bahwa pada makalah ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya penyusun berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan khususnya bagi penyusun sendiri.

Bandung, 15 Juni 2011

Penyusun

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 2 C. Tujuan 2 D. Metode 2 BAB II PEMBAHASAN 4 A. Pengertian Remaja 4 B. Rentangan Usia dan Ciri-ciri Remaja 5 C. Tugas Perkembangan 8 D. Perubahan Selama Masa Remaja 8 E. Minat Remaja 10 F. Bahaya-bahaya Yang Umum di Masa Remaja 10 BAB III EMPIRIS 11

Seksual 12 BAB IV PENUTUP 13 A. Objek mengakumulasi semua uang jajan yang diberi orang tuannya dan disimpan untuk keperluan yang objek butuhkan. Apa minat objek? 6. objek sering tidak menerima dengan lapang dada apabila orang tua atau saudarara tertua kakanya menasehati tentang kesalahannya. Moral dan Agama 12 E. Lalu permasalahan apa yang sering terjadi pada masa Remaja Awal. Apa Pengertian dari remaja? 2. Berfikir dan Bahasa 11 C. sekitar umur 11/12 sampai 13/14 tahun. Masih banyak yang objek belum pahami tentang perkembangan yang terjadi pada dirinya.A. Emosi 12 F. hal ini diperkuat dengan nilai hasil ujian yang ia peroleh dengan rata-rata melebihi KKM. Perubahan apa saja yang terjadi pada objek di masanya? 5. Latar Belakang Perkembangan adalah suatu proses yang dilalui oleh setiap individu dalam seumur hidup. Perkembangan yang terjadi pada anak SMP Kelas VII merupakan perkembangan remaja awal. Saran 13 DAFTAR PUSTAKA 14 BAB I PENDAHULUAN A. Sifat hemat yang objek miliki membantunya dalam hal perekonomian dirinya sendiri. rajin namun objek sendiri kadang tidak suka bila dinasehati akan kesalahannya. Rajin. Objek juga dibantu oleh guru privat yang sering membantunya untuk lebih memahami materi pelajaran yang ada di sekolah. Fisik Motorik 11 B. Kesimpulan 13 B. B. Hal ini jelas karena masih labilnya emosi anak di tingkat remaja. terutama pada Anak SMP Kelas VII? Karakteristik dari objek ini. Rumusan Masalah 1. madya dan akhir. Bahaya apa yang tengah mengitari kehidupan masa remaja? C. Apalagi objek masih mengalami masa transisi dari anak-anak menuju remaja. memiliki sifat hemat. Apa tugas masa perkembangan objek? 4. Namun untuk kesalahan. Apa ciri-ciri masa perkembangan yang dialami objek? 3. Sosial 11 D. Tujuan Tujuan diadakannya observasi ini antara lain: . Perkembangan remaja terbagi menjadi tiga yaitu: Perkembangan remaja awal.

Mengetahui perubahan apa saja yang di alami oleh objek ketika masa remaja. 2. Mengetahui ciri-ciriperkembangan yang dialami oleh objek. salah satu yang paling penting dan paling menjadi pusat perhatian adalah masa remaja. Observasi Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian. Wawancara Menurut Prabowo (1996) wawancara adalah metode pengmbilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden.Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari. pendidik dan para tenaga profesional lainnya mencoba untuk menerangkan dan . Mengetahui pengertian dari remaja. tenaga dan waktu. Mengetahui bahaya-bahaya apa saja yang tengah mengitari kehidupan remaja. interaksi subjek dengan peneliti dan hal-hal yang dianggap relevan sehingga dapat memberikan data tambahan terhadap hasil wawancara. 3. Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) dalam proses wawancara dengan menggunakan pedoman umum wawancara ini. aktivitas-aktivitas yang berlangsung. perilaku subjek selama wawancara. 3. D. 5. 2. Observasi yang akan dilakukan adalah observasi terhadap subjek. 4. Dari semua fase perkembangan manusia tersebut.1. Akan tetapi dibutuhkan kepandaian peneliti untuk mencari buku yang relevan agar dapat dipakai sebagai sumber perolehan data dalam penelitian tersebut. serta mencantumkan isu-isu yang harus diliput tampa menentukan urutan pertanyaan. caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka. telah terjadi banyak pertumbuhan dan perkembangan dari mulai lahir sampai dengan meninggal dunia. Para orang tua. interview dilengkapi pedoman wawancara yang sangat umum.Pada penelitian ini wawancara akan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara. BAB II PEMBAHASAN Selama rentang kehidupan manusia. Kelebihannya adalah memperoleh banyak sumber tanpa perlu biaya. Mengetahui minat objek. 6. dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut. Metode Untuk mengetahui dan menyusun makalah ini. Mengetahui tugas perkembangan objek. bahkan mungkin tidak terbentuk pertanyaan yang eksplisit. Studi Pustaka Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data atau keterangan dari buku literatur di perpustakaan. maka penyusun menggunakan beberapa metode. orang-orang yang terlibat dalam aktivitas. diantaranya: 1.Dalam penelitian ini observasi dibutuhkan untuk dapat memehami proses terjadinya wawancara dan hasil wawancara dapat dipahami dalam konteksnya.

Usia dimana anak tidak merasa dibawah tingkat orang –orang yang lebih tua melainkan berada pada tingkatan yang sama. Rentangan Usia Dan Ciri-Ciri Remaja Sebelum seseorang disebut remaja yaitu “ambang pintu masa remaja” yang sering dikenal dengan sebutan “pubertas” dengan aneka keunikannya. Young men and Young women ini menghiasi hdup mereka dengan kisah cinta yang tidak jarang menghanyutkan. G. yang punya “dunia” tersendiri yang sukar dijamah oleh orang tua. Dengan mengatakan poin. sekurang –kurangnya masalah hak. yaitu usia dimana seseorang dinyatakan dewasa secara hukum. Usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa. 5. Masa remaja terbagi menjadi dua yaitu masa remaja awal dan masa remaja akhir.“Remaja”. biasanya mulai dari usia 14 pada pria dan usia 12 pada wanita. Stanley Hall. Istilah adolescence mempunyai arti yang cukup luas: mencakup kematangan mental. 2.. Istilah ini menunjuk masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan. Ciri-cirinya penuh dengan “badai dan topan” . Integrasi dalam masyarakat dewasa mempunyai banyalah aspek afektif. sedangkan masa remaja akhir meliputi periode setelahnya sampai dengan 18 tahun. Selanjutnya pertumbuhan kelenjar-kelenjar seks dan perkmebangan .poin sebagai berikut secara psikologis masa remaja : 1. sehingga banyak ahli yang berbeda dalam penentuan rentang usianya. Batasan usianya tidak ditentukan dengan jelas. Kurang lebih berhubungan dengan masa puber. A. Transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkan untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa. dan fisik.mengatakan bahwa masa ini disebut sebagai masa yang penuh dengan “strom and stress”. ( Piaget ). Namun. Pengertian Remaja Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. Kata itu menurut remaja sendiri adalah kelompok minoritas yang punya warna tersendiri. B. sosial. Masa remaja awal dimulai pada saat anak-anak mulai matang secara seksual yaitu pada usia 13 sampai dengan 17 tahun. Batasan remaja dalam hal ini adalah usia 10 tahun s/d 19 tahun menurut klasifikasi World Health Organization (WHO). Kemudian ciri-ciri remaja akhir adalah suatu masa indah dalam kehidupannya. adolescentia yang berarti remaja) yang berarti “tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Kata remaja berasal dari bahasa latin yaitu adolescere (kata bendanya. Salah satu pakar psikologi perkembangan Elizabeth B. 4. sehingga seringkali mereka nampak mengalami ketidakseimbangan badan dan ketidakseimbangan gerak. Pertumbuhan jasmani remaja awal sedmikian cepat’ terjadi ketidakseimbangan berbagai anggota badan. Hurlock (1980) menyatakan bahwa masa remaja ini dimulai pada saat anak mulai matang secara seksual dan berakhir pada saat ia mencapai usia dewasa secara hukum. 3.melakukan pendekatan yang efektif untuk menangani para remaja ini. secara umum dapat dikatakan bahwa masa remaja berawal dari usia 12 sampai dengan akhir usia belasan ketika pertumbuhan fisik hampir lengkap. emosional. Lalu ada apakah di masa remaja ini? Seberapa besarkah pentingnya untuk menangani masa remaja dan seberapa besar pengaruhnya untuk kehidupan dimasa depan individu tersebut? Masa remaja yang dimaksudkan merupakan periode transisi antara masa anakanak dan masa dewasa. perasaan yang penuh gejolak dan peka terhadap rangsang-rangsang negatif.

e. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : a. Remaja dikatakan berhasil melalui masa transisi emosi apabila ia berhasil mengendalikan diri dan mengekspresikan emosi sesuai dengan kelaziman pada lingkungan sosialnya tanpa mengabaikan keperluan dirinya. Transisi dalam sosialisasi Pada masa remaja hal yang penting dalam proses sosialisasinya adalah hubungan dengan teman sebaya . Keadaan ini disebabkan remaja yang banyak menentang orang tua dan biasanya cepat menjadi marah. 2. Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan. konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja. Transisi dalam hubungan keluarga Dalam satu keluarga yang terdapat anak remaja. b. 4. Masa remaja sebagai periode yang paling penting. Misalnya. sulit terjadi hubungan yang harmonis dalam keluarga tersebut. Sedangkan orang tua biasanya kurang memahami ciri tersebut sebagai ciri yang wajar pada remaja. Sehingga sesuai dengan moralitas dewasa serta mampu mengendalikan tingkah lakunya sendiri. Salah satu cara remaja untuk meyakinkan dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status. tetapi timbul keraguan remaja terhadap agama yang dianutnya sebagai akibat perkembangan berfikirnya yang mulai kritis. Ciri-ciri masa remaja: 1. Masa remaja sebagai masa peralihan. namun pada kebalikannya jika individu mencoba untuk berperilaku seperti orang dewasa sering dikatakan bahwa mereka berperilaku terlalu dewasa untuk usianya. nilai-nilai dan minta yang baru. Hal tersebut bukan karena melunturnya kepercayaan terhadap agama. periode ini pun memiliki dampak penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis individu. Transisi dalam emosi Ciri utama remaja adalah peningkatan kehidupan emosinya. c. 3. Kondisi inilah yang menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri secara mental dan melihat pentingnya menetapkan suatu sikap. b. Beberapa transisi yang dihadapi pada masa remaja diantaranya: a. Masa remaja ini memiliki karakterisitik yang khas jika dibanding dengan periode-periode perkembangan lainnya. seringkali seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengenai peran yang dituntut oleh lingkungan. seperti mobil. Transisi dalam moralitas Pada masa remaja terjadi peralihan moralitas dari moralitas anak ke moralitas remaja yang meliputi perubahan sikap dan nilai-nilai yang mendasari pembentukan konsep moralnya. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian. mudah tersinggung perasaannya. pada saat individu menampilkan perilaku anak-anak maka mereka akan diminta untuk berperilaku sesuai dengan usianya. Masa remaja adalah masa peralihan. Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri. Transisi dalam agama Sering terjadi remaja yang kurang rajin melaksanakan ibadah seperti pada masa kanak-kanak. Selain itu. . baik sejenis maupun lawan jenis. Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat kekanakkanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola perilaku sebelumnya. pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain. dimana terjadi perkembangan fisik dan psikologis yang cepat dan penting. d. dalam arti sangat peka.perilaku seksual diketahui telah mengalami “sejarah” yang cukup panjang. Pada periode ini. Masa remaja adalah periode yang penting Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. Selama peralihan dalam periode ini. berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama dengan kelompoknya.

anti sosial.(Kartono. Remaja lambat laun akan mengerti secara rasional dan realistik sesuai bertambahnya pengalamannya. Perubahan yang terjadi pada periode ini berlangsung secara cepat. sifat-sifat khas pada periode remaja. kebanyakan remaja merasa ambivalent terhadap perubahan yang terjadi. sedangkan Fuhrmann (1990) menyebutkan bahwa kenakalan remaja suatu tindakan anak muda yang dapat merusak dan menggangu. Masa remaja sebagai usia bermasalah.Sarwono (2002) mengungkapkan kenakalan remaja sebagai tingkah laku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana. 7. Masa remaja sebagai masa yang tidak realistik. Santrock (1999) juga menambahkan kenakalan remaja sebagai kumpulan dari berbagai perilaku. mengabaikan. d. ciri karakteristik pada masa muda. Terdapat lima karakteristik perubahan yang khas dalam periode ini yaitu: a. dari perilaku yang tidak dapat diterima secara sosial sampai tindakan kriminal. kriminal. merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. pelanggar aturan. 2003). Masa remaja adalah periode perubahan. maka zaman sekarang gaya adalah yang terpenting!. Istilah kenakalan remaja mengacu pada suatu rentang yang luas. durjana dan lain sebagainya. mendefinisikan kenakalan remaja sebagai perilaku yang melanggar hukum atau kejahatan yang biasanya dilakukan oleh anak remaja yang berusia 16-18 tahun.Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kenakalan remaja adalah kecenderungan remaja untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan yang dapat mengakibatkan kerugian dan kerusakan baik . anak muda. Perubahan cepat yang menyertai kematangan seksual. oleh karena hal tersebut remaja meninggi emosinya apabila gagal dan disakiti hatinya. pengacau peneror. yang kemudian diperluas artinya menjadi jahat. Remaja mempunyai pandangan bahwa dunia sebagai sesuai keinginannya dan tidak sebagai mana kenyataanya. Jika dulu yang remaja pikirkan adalah masa depan. yang artinya anak-anak.Kenakalan remaja biasa disebut dengan istilah Juvenile berasal dari bahasa Latin juvenilis. sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Peningkatan emosionalitas. dan e. dan kebahagiaan orang tua mereka. Sama halnya dengan Conger (1976) & Dusek (1977) mendefinisikan kenakalan remaja sebagai suatu kenakalan yang dilakukan oleh seseorang individu yang berumur di bawah 16 dan 18 tahun yang melakukan perilaku yang dapat dikenai sangsi atau hukuman. sedangkan delinquent berasal dari bahasa latin “delinquere” yang berarti terabaikan.Mussen dkk (1994). dari tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal. peubahan fisik yang cepat membawa konsekuensi terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang juga cepat. Karena hal ini sudah melekat pada sebagian besar orang dewasa pada umumnya. baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Minat dan peran yang dituntut oleh lingkungan yang menimbulkan masalah baru. Karena perubahan minat dan pola perilaku maka terjadi pula perubahan nilai. tidak dapat dipercaya dan merusak. nakal. 5. dimana tindakan tersebut dapat membuat seseorang individu yang melakukannya masuk penjara. perubahan tubuh. pembuat ribut. Hurlock (1973) juga menyatakan kenakalan remaja adalah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh remaja. 6. c. b. Juvenile delinquency atau kenakalan remaja adalah perilaku jahat atau kenakalan anakanak muda. jika perbuatan ini dilakukan oleh orang dewasa maka akan mendapat sangsi hukum. Hal ini menimbulkan ketakutan pada remaja jika bersama orang dewasa.Adanya stereotipe yang menganggap remaja sebagai masa yang tidak rapi.

Pada masa remaja. Gunarsa. Sebagai contoh. Mencapai peran sosial pria dan wanita. 2. Menurut aliran tradisionil yang dipelopori oleh G. Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab. seseorang juga sudah dapat berpikir secara kritis. Hurlock menyatakan bahwa pengaruh lingkungan sosial terhadap per-ubahan emosi pada masa remaja lebih besar artinya bila dibandingkan dengan pengaruh hormonal. kelompok remaja bersifat positif . seseorang cenderung untuk menggabungkan diri dalam 'kelompok teman sebaya'. 2. 4. 8. Perubahan Selama Masa Remaja Ciri utama pada masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan. Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya. Tugas Perkembangan Menurut Havighurst. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang-orang dewasa lainnya. Emosinya berubah menjadi labil. Menurut Y. Perubahan Sosial Pada masa remaja. Pengaruh kelompok ini bagi kehidupan mereka juga sangat kuat. seseorang mampu berpikir sistematis terhadap hal-hal atau obyek-obyek yang bersifat konkrit. remaja mempunyai tugas perkembangan sebagai berikut: 1. Ia dianggap bukan lagi anakanak. Singgih D. maka seorang remaja juga sering diharapkan bersikap dan bertingkahlaku seperti orang dewasa. Mempersiapkan karier ekonomi. Beberapa kelenjar yang mengatur fungsi seksualitas pada masa ini telah mulai matang dan berfungsi. Perubahanperubahan tersebut antara lain: 1. seseorang memasuki status sosial yang baru. 7. 4.terhadap dirinya sendiri maupun orang lain yang dilakukan remaja di bawah umur 17 tahun. perubahan ini terutama disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada kelenjar-kelenjar hor-monal. Namun penelitian-penelitian ilmiah selanjutnya menolak pendapat ini. baik pria maupun wanita. 3. sedang pada masa formal operasional ia sudah mampu berpikir se-cara sistematis terhadap hal-hal yang bersifat abstrak dan hipotetis. Pada masa konkrit-operasional. Gunarsa & Singgih D. Disamping itu tanda-tanda seksualitas sekunder juga mulai nampak pada diri remaja. seorang remaja telah beralih dari masa konkrit-operasional ke masa formal-operasional. Stanley Hall. 5. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif. C. Perubahan Emosi Pada umumnya remaja bersifat emosional. bahkan seringkali melebihi pengaruh keluarga. Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi. 3. Kelompok so-sial yang baru ini merupakan tempat yang aman bagi remaja. Perubahan Intelek Menurut perkembangan kognitif yang dibuat oleh Jean Piaget. Elizabeth B. Pada masa remaja. D. Karena pada masa remaja terjadi perubahan fisik yang sangat cepat sehingga menyerupai orang dewasa. Mempersiapkan perkawinan dan keluarga. 6. Perubahan Fisik Pada masa remaja terjadi pertumbuhan fisik yang cepat dan proses kematangan seksual.

3. Minat pribadi : minat pada penampilan diri.Bahaya Yang Umum Pada Masa Remaja 1. kepatutan seks. 8. 2. seseorang juga mengalami kegoyahan tingkah laku moral. 3. remaja berpandangan bahwa kepribadian yang baik akan memudahkan mereka untuk berhubungan sosial dan bisa lebih diterima. 4. minum-minuman keras. obat-obatan terlarang. 6. Pada masa ini terjadi juga perubahan dari konsep moral khusus menjadi prinsip moral umum pada remaja. nama dan julukan. Mengguanakan ego defense : rasionalisasi. 4. minat pada pakaian. Merasa ingin pulang jika berada pada lingkungan yang tidak dikenal. dalam menyepelekan tugas –tugas sekolah dengan lebih memilih bersenang – senang dam mendapat dukungan sosial. menolong orang lain. peristiwa dunia dan kritik dan pembaruan. serta tidak berkelanjutan setelah masa remaja berakhir. percakapan. sehingga remaja cenderung patuh terhadap kelompoknya. 7. Perasaan tidak aman. hubungan keluarga. Bahaya. teman-teman sebaya. Hal ini dapat dikatakan wajar. Karena itu pada masa ini seorang remaja sudah dapat diharapkan untuk mempunyai nilai-nilai moral yang dapat melandasi tingkahlaku moralnya. Mundur ketingkatan perilaku sebelumnya untuk menarik perhatian. minat pada prestasi. Minat pada simbol dan status. kreativitas dan cita-cita. penampilan diri. sejauh kegoyahan ini tidak terlalu menyimpang dari moraliatas yang berlaku. Walaupun demikian. pada masa remaja. 2. Perubahan Moral Pada masa remaja terjadi perubahan kontrol tingkahlaku moral: dari luar menjadi dari dalam.dalam hal memberikan kesempatan yang luas bagi remaja untuk melatih cara mereka bersikap. 5. bertingkahlaku dan melakukan hubungan sosial. . diantaranya: 1. Perasaan menyerah. 6. F. Sikap yang terlalu PD dan agresif. proyeksi. 6. 5. Minat rekreasi : permainan dan olah raga. Minat pendidikan. Minat pada pekerjaan. berkhayal dan memindahkan. Minat sosial : pesta. E. Namun kelompok ini juga dapat bersifat negatif bila ikatan antar mereka menjadi sangat kuat sehingga kelakuan mereka menjadi "overacting' dan energi mereka disalurkan ke tujuan yang bersifat merusak. 7. Minat pada agama. Perubahan Kepribadian Masa Remaja Kepribadian pada masa remaja cenderung untuk memeperbaikinya. Kondisi – kondisi yang mempengaruhi konsep diri : usia kematangan pada remaja. Tidak bertanggung jawab. Terlalu banyak berkhayal. minat pada kemandirian dan minat pada uang. tidak terlalu merugikan masyarakat. 5. Minat Remaja Beberapa minat pada remaja.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful