Makalah Perkembangan Remaja Awal KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji dan syukur penyusun panjatkan hanya kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Perkembangan Remaja Awal “. Makalah ini merupakan syarat dalam menempuh mata kuliah Kimia Dasar. Dalam menyelesaikan makalah ini, penyusun menemui banyak hambatan dan rintangan tetapi dengan bantuan berbagai pihak, kami dapat melewati masalah tersebut. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penyusun mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Penyusun menyadari bahwa pada makalah ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya penyusun berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan khususnya bagi penyusun sendiri.

Bandung, 15 Juni 2011

Penyusun

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 2 C. Tujuan 2 D. Metode 2 BAB II PEMBAHASAN 4 A. Pengertian Remaja 4 B. Rentangan Usia dan Ciri-ciri Remaja 5 C. Tugas Perkembangan 8 D. Perubahan Selama Masa Remaja 8 E. Minat Remaja 10 F. Bahaya-bahaya Yang Umum di Masa Remaja 10 BAB III EMPIRIS 11

Namun untuk kesalahan. Perkembangan yang terjadi pada anak SMP Kelas VII merupakan perkembangan remaja awal. Berfikir dan Bahasa 11 C.A. Apalagi objek masih mengalami masa transisi dari anak-anak menuju remaja. terutama pada Anak SMP Kelas VII? Karakteristik dari objek ini. B. memiliki sifat hemat. Saran 13 DAFTAR PUSTAKA 14 BAB I PENDAHULUAN A. Apa ciri-ciri masa perkembangan yang dialami objek? 3. Masih banyak yang objek belum pahami tentang perkembangan yang terjadi pada dirinya. Moral dan Agama 12 E. Lalu permasalahan apa yang sering terjadi pada masa Remaja Awal. Apa tugas masa perkembangan objek? 4. Apa Pengertian dari remaja? 2. Rajin. hal ini diperkuat dengan nilai hasil ujian yang ia peroleh dengan rata-rata melebihi KKM. Bahaya apa yang tengah mengitari kehidupan masa remaja? C. Perubahan apa saja yang terjadi pada objek di masanya? 5. madya dan akhir. Objek mengakumulasi semua uang jajan yang diberi orang tuannya dan disimpan untuk keperluan yang objek butuhkan. Emosi 12 F. Fisik Motorik 11 B. Apa minat objek? 6. Objek juga dibantu oleh guru privat yang sering membantunya untuk lebih memahami materi pelajaran yang ada di sekolah. Hal ini jelas karena masih labilnya emosi anak di tingkat remaja. Sifat hemat yang objek miliki membantunya dalam hal perekonomian dirinya sendiri. Seksual 12 BAB IV PENUTUP 13 A. Rumusan Masalah 1. Kesimpulan 13 B. objek sering tidak menerima dengan lapang dada apabila orang tua atau saudarara tertua kakanya menasehati tentang kesalahannya. Sosial 11 D. rajin namun objek sendiri kadang tidak suka bila dinasehati akan kesalahannya. Tujuan Tujuan diadakannya observasi ini antara lain: . Perkembangan remaja terbagi menjadi tiga yaitu: Perkembangan remaja awal. sekitar umur 11/12 sampai 13/14 tahun. Latar Belakang Perkembangan adalah suatu proses yang dilalui oleh setiap individu dalam seumur hidup.

tenaga dan waktu. Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) dalam proses wawancara dengan menggunakan pedoman umum wawancara ini.1. Mengetahui bahaya-bahaya apa saja yang tengah mengitari kehidupan remaja. perilaku subjek selama wawancara. aktivitas-aktivitas yang berlangsung.Dalam penelitian ini observasi dibutuhkan untuk dapat memehami proses terjadinya wawancara dan hasil wawancara dapat dipahami dalam konteksnya. serta mencantumkan isu-isu yang harus diliput tampa menentukan urutan pertanyaan. 3. Mengetahui perubahan apa saja yang di alami oleh objek ketika masa remaja. Akan tetapi dibutuhkan kepandaian peneliti untuk mencari buku yang relevan agar dapat dipakai sebagai sumber perolehan data dalam penelitian tersebut. Mengetahui ciri-ciriperkembangan yang dialami oleh objek. Dari semua fase perkembangan manusia tersebut. Wawancara Menurut Prabowo (1996) wawancara adalah metode pengmbilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden. caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka. Metode Untuk mengetahui dan menyusun makalah ini. Observasi Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian. 2. interview dilengkapi pedoman wawancara yang sangat umum. BAB II PEMBAHASAN Selama rentang kehidupan manusia. 5. Kelebihannya adalah memperoleh banyak sumber tanpa perlu biaya. Para orang tua. bahkan mungkin tidak terbentuk pertanyaan yang eksplisit. dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut. salah satu yang paling penting dan paling menjadi pusat perhatian adalah masa remaja. telah terjadi banyak pertumbuhan dan perkembangan dari mulai lahir sampai dengan meninggal dunia.Pada penelitian ini wawancara akan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara. orang-orang yang terlibat dalam aktivitas. 4. 6. 3. pendidik dan para tenaga profesional lainnya mencoba untuk menerangkan dan . D. Mengetahui tugas perkembangan objek. Studi Pustaka Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data atau keterangan dari buku literatur di perpustakaan. 2.Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari. Mengetahui minat objek. Mengetahui pengertian dari remaja. Observasi yang akan dilakukan adalah observasi terhadap subjek. interaksi subjek dengan peneliti dan hal-hal yang dianggap relevan sehingga dapat memberikan data tambahan terhadap hasil wawancara. maka penyusun menggunakan beberapa metode. diantaranya: 1.

Kurang lebih berhubungan dengan masa puber.“Remaja”. yang punya “dunia” tersendiri yang sukar dijamah oleh orang tua. Kata itu menurut remaja sendiri adalah kelompok minoritas yang punya warna tersendiri. dan fisik. Young men and Young women ini menghiasi hdup mereka dengan kisah cinta yang tidak jarang menghanyutkan. Lalu ada apakah di masa remaja ini? Seberapa besarkah pentingnya untuk menangani masa remaja dan seberapa besar pengaruhnya untuk kehidupan dimasa depan individu tersebut? Masa remaja yang dimaksudkan merupakan periode transisi antara masa anakanak dan masa dewasa. adolescentia yang berarti remaja) yang berarti “tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. B. 2. 4. biasanya mulai dari usia 14 pada pria dan usia 12 pada wanita. emosional. Pengertian Remaja Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. yaitu usia dimana seseorang dinyatakan dewasa secara hukum. Stanley Hall. Integrasi dalam masyarakat dewasa mempunyai banyalah aspek afektif. Pertumbuhan jasmani remaja awal sedmikian cepat’ terjadi ketidakseimbangan berbagai anggota badan. Istilah adolescence mempunyai arti yang cukup luas: mencakup kematangan mental. Dengan mengatakan poin. Usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa. sehingga banyak ahli yang berbeda dalam penentuan rentang usianya.mengatakan bahwa masa ini disebut sebagai masa yang penuh dengan “strom and stress”. Masa remaja terbagi menjadi dua yaitu masa remaja awal dan masa remaja akhir. Batasan remaja dalam hal ini adalah usia 10 tahun s/d 19 tahun menurut klasifikasi World Health Organization (WHO). Rentangan Usia Dan Ciri-Ciri Remaja Sebelum seseorang disebut remaja yaitu “ambang pintu masa remaja” yang sering dikenal dengan sebutan “pubertas” dengan aneka keunikannya. Masa remaja awal dimulai pada saat anak-anak mulai matang secara seksual yaitu pada usia 13 sampai dengan 17 tahun. sosial. sehingga seringkali mereka nampak mengalami ketidakseimbangan badan dan ketidakseimbangan gerak. Istilah ini menunjuk masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan. sekurang –kurangnya masalah hak. Ciri-cirinya penuh dengan “badai dan topan” . Kemudian ciri-ciri remaja akhir adalah suatu masa indah dalam kehidupannya. Usia dimana anak tidak merasa dibawah tingkat orang –orang yang lebih tua melainkan berada pada tingkatan yang sama. A. perasaan yang penuh gejolak dan peka terhadap rangsang-rangsang negatif.melakukan pendekatan yang efektif untuk menangani para remaja ini. secara umum dapat dikatakan bahwa masa remaja berawal dari usia 12 sampai dengan akhir usia belasan ketika pertumbuhan fisik hampir lengkap. G. Selanjutnya pertumbuhan kelenjar-kelenjar seks dan perkmebangan . Namun. Batasan usianya tidak ditentukan dengan jelas. Kata remaja berasal dari bahasa latin yaitu adolescere (kata bendanya.. sedangkan masa remaja akhir meliputi periode setelahnya sampai dengan 18 tahun.poin sebagai berikut secara psikologis masa remaja : 1. ( Piaget ). Hurlock (1980) menyatakan bahwa masa remaja ini dimulai pada saat anak mulai matang secara seksual dan berakhir pada saat ia mencapai usia dewasa secara hukum. 3. Transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkan untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa. Salah satu pakar psikologi perkembangan Elizabeth B. 5.

Masa remaja adalah periode yang penting Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. dimana terjadi perkembangan fisik dan psikologis yang cepat dan penting. tetapi timbul keraguan remaja terhadap agama yang dianutnya sebagai akibat perkembangan berfikirnya yang mulai kritis. Ciri-ciri masa remaja: 1. periode ini pun memiliki dampak penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis individu. Beberapa transisi yang dihadapi pada masa remaja diantaranya: a. d.perilaku seksual diketahui telah mengalami “sejarah” yang cukup panjang. . Transisi dalam emosi Ciri utama remaja adalah peningkatan kehidupan emosinya. Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat kekanakkanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola perilaku sebelumnya. namun pada kebalikannya jika individu mencoba untuk berperilaku seperti orang dewasa sering dikatakan bahwa mereka berperilaku terlalu dewasa untuk usianya. b. Salah satu cara remaja untuk meyakinkan dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status. Masa remaja ini memiliki karakterisitik yang khas jika dibanding dengan periode-periode perkembangan lainnya. mudah tersinggung perasaannya. Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan. Selama peralihan dalam periode ini. berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama dengan kelompoknya. Keadaan ini disebabkan remaja yang banyak menentang orang tua dan biasanya cepat menjadi marah. e. Transisi dalam agama Sering terjadi remaja yang kurang rajin melaksanakan ibadah seperti pada masa kanak-kanak. 4. Masa remaja sebagai periode yang paling penting. Sedangkan orang tua biasanya kurang memahami ciri tersebut sebagai ciri yang wajar pada remaja. seperti mobil. Pada periode ini. pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain. Sehingga sesuai dengan moralitas dewasa serta mampu mengendalikan tingkah lakunya sendiri. sulit terjadi hubungan yang harmonis dalam keluarga tersebut. Selain itu. 2. dalam arti sangat peka. pada saat individu menampilkan perilaku anak-anak maka mereka akan diminta untuk berperilaku sesuai dengan usianya. Remaja dikatakan berhasil melalui masa transisi emosi apabila ia berhasil mengendalikan diri dan mengekspresikan emosi sesuai dengan kelaziman pada lingkungan sosialnya tanpa mengabaikan keperluan dirinya. b. nilai-nilai dan minta yang baru. Masa remaja sebagai masa peralihan. Transisi dalam moralitas Pada masa remaja terjadi peralihan moralitas dari moralitas anak ke moralitas remaja yang meliputi perubahan sikap dan nilai-nilai yang mendasari pembentukan konsep moralnya. Misalnya. c. Transisi dalam hubungan keluarga Dalam satu keluarga yang terdapat anak remaja. Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri. Transisi dalam sosialisasi Pada masa remaja hal yang penting dalam proses sosialisasinya adalah hubungan dengan teman sebaya . seringkali seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengenai peran yang dituntut oleh lingkungan. Masa remaja adalah masa peralihan. konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : a. Kondisi inilah yang menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri secara mental dan melihat pentingnya menetapkan suatu sikap. baik sejenis maupun lawan jenis. 3. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian. Hal tersebut bukan karena melunturnya kepercayaan terhadap agama.

Istilah kenakalan remaja mengacu pada suatu rentang yang luas. Remaja mempunyai pandangan bahwa dunia sebagai sesuai keinginannya dan tidak sebagai mana kenyataanya. jika perbuatan ini dilakukan oleh orang dewasa maka akan mendapat sangsi hukum. merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. Jika dulu yang remaja pikirkan adalah masa depan. dimana tindakan tersebut dapat membuat seseorang individu yang melakukannya masuk penjara. Karena perubahan minat dan pola perilaku maka terjadi pula perubahan nilai. oleh karena hal tersebut remaja meninggi emosinya apabila gagal dan disakiti hatinya.Adanya stereotipe yang menganggap remaja sebagai masa yang tidak rapi. d. maka zaman sekarang gaya adalah yang terpenting!. 6. sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. dan e. Masa remaja sebagai usia bermasalah. ciri karakteristik pada masa muda. c.Kenakalan remaja biasa disebut dengan istilah Juvenile berasal dari bahasa Latin juvenilis. 5. Peningkatan emosionalitas. sedangkan Fuhrmann (1990) menyebutkan bahwa kenakalan remaja suatu tindakan anak muda yang dapat merusak dan menggangu. mengabaikan. dan kebahagiaan orang tua mereka.Mussen dkk (1994). yang artinya anak-anak. nakal.(Kartono. pelanggar aturan. pembuat ribut.Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kenakalan remaja adalah kecenderungan remaja untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan yang dapat mengakibatkan kerugian dan kerusakan baik . pengacau peneror. dari perilaku yang tidak dapat diterima secara sosial sampai tindakan kriminal. yang kemudian diperluas artinya menjadi jahat. Juvenile delinquency atau kenakalan remaja adalah perilaku jahat atau kenakalan anakanak muda. Minat dan peran yang dituntut oleh lingkungan yang menimbulkan masalah baru. sedangkan delinquent berasal dari bahasa latin “delinquere” yang berarti terabaikan.Sarwono (2002) mengungkapkan kenakalan remaja sebagai tingkah laku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana. Perubahan yang terjadi pada periode ini berlangsung secara cepat. mendefinisikan kenakalan remaja sebagai perilaku yang melanggar hukum atau kejahatan yang biasanya dilakukan oleh anak remaja yang berusia 16-18 tahun. kebanyakan remaja merasa ambivalent terhadap perubahan yang terjadi. perubahan tubuh. Masa remaja sebagai masa yang tidak realistik. baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. durjana dan lain sebagainya. Karena hal ini sudah melekat pada sebagian besar orang dewasa pada umumnya. kriminal. sifat-sifat khas pada periode remaja. Hal ini menimbulkan ketakutan pada remaja jika bersama orang dewasa. 7. Terdapat lima karakteristik perubahan yang khas dalam periode ini yaitu: a. anti sosial. Hurlock (1973) juga menyatakan kenakalan remaja adalah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh remaja. Remaja lambat laun akan mengerti secara rasional dan realistik sesuai bertambahnya pengalamannya. Masa remaja adalah periode perubahan. dari tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal. tidak dapat dipercaya dan merusak. Perubahan cepat yang menyertai kematangan seksual. peubahan fisik yang cepat membawa konsekuensi terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang juga cepat. anak muda. b. Santrock (1999) juga menambahkan kenakalan remaja sebagai kumpulan dari berbagai perilaku. Sama halnya dengan Conger (1976) & Dusek (1977) mendefinisikan kenakalan remaja sebagai suatu kenakalan yang dilakukan oleh seseorang individu yang berumur di bawah 16 dan 18 tahun yang melakukan perilaku yang dapat dikenai sangsi atau hukuman. 2003).

Singgih D. Menurut Y. Menurut aliran tradisionil yang dipelopori oleh G. Kelompok so-sial yang baru ini merupakan tempat yang aman bagi remaja. Perubahanperubahan tersebut antara lain: 1. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang-orang dewasa lainnya. 4. 5. 8. Emosinya berubah menjadi labil. Perubahan Intelek Menurut perkembangan kognitif yang dibuat oleh Jean Piaget. seseorang cenderung untuk menggabungkan diri dalam 'kelompok teman sebaya'. seseorang juga sudah dapat berpikir secara kritis. 7. Mencapai peran sosial pria dan wanita. 3. Namun penelitian-penelitian ilmiah selanjutnya menolak pendapat ini. Perubahan Sosial Pada masa remaja. maka seorang remaja juga sering diharapkan bersikap dan bertingkahlaku seperti orang dewasa. 4. sedang pada masa formal operasional ia sudah mampu berpikir se-cara sistematis terhadap hal-hal yang bersifat abstrak dan hipotetis. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif. Mempersiapkan karier ekonomi. Pengaruh kelompok ini bagi kehidupan mereka juga sangat kuat. Karena pada masa remaja terjadi perubahan fisik yang sangat cepat sehingga menyerupai orang dewasa. kelompok remaja bersifat positif . Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi. Perubahan Fisik Pada masa remaja terjadi pertumbuhan fisik yang cepat dan proses kematangan seksual. remaja mempunyai tugas perkembangan sebagai berikut: 1. Pada masa konkrit-operasional. Pada masa remaja. Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab. Ia dianggap bukan lagi anakanak. Gunarsa. seseorang memasuki status sosial yang baru. Gunarsa & Singgih D. Elizabeth B. Pada masa remaja. Hurlock menyatakan bahwa pengaruh lingkungan sosial terhadap per-ubahan emosi pada masa remaja lebih besar artinya bila dibandingkan dengan pengaruh hormonal. 3. 2. 6. Perubahan Emosi Pada umumnya remaja bersifat emosional. seseorang mampu berpikir sistematis terhadap hal-hal atau obyek-obyek yang bersifat konkrit. Stanley Hall. Beberapa kelenjar yang mengatur fungsi seksualitas pada masa ini telah mulai matang dan berfungsi. Tugas Perkembangan Menurut Havighurst. perubahan ini terutama disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada kelenjar-kelenjar hor-monal. 2. bahkan seringkali melebihi pengaruh keluarga. Disamping itu tanda-tanda seksualitas sekunder juga mulai nampak pada diri remaja.terhadap dirinya sendiri maupun orang lain yang dilakukan remaja di bawah umur 17 tahun. baik pria maupun wanita. Mempersiapkan perkawinan dan keluarga. Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya. seorang remaja telah beralih dari masa konkrit-operasional ke masa formal-operasional. D. Sebagai contoh. C. Perubahan Selama Masa Remaja Ciri utama pada masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan.

Perasaan menyerah. 4. 5. Pada masa ini terjadi juga perubahan dari konsep moral khusus menjadi prinsip moral umum pada remaja. 2. Mengguanakan ego defense : rasionalisasi.Bahaya Yang Umum Pada Masa Remaja 1. Hal ini dapat dikatakan wajar. serta tidak berkelanjutan setelah masa remaja berakhir. pada masa remaja. 6. hubungan keluarga. 4. Minat sosial : pesta. 6. 5. minum-minuman keras. proyeksi. Perasaan tidak aman. Bahaya. 5. Minat Remaja Beberapa minat pada remaja. Mundur ketingkatan perilaku sebelumnya untuk menarik perhatian. teman-teman sebaya. minat pada kemandirian dan minat pada uang. Minat rekreasi : permainan dan olah raga. percakapan. Namun kelompok ini juga dapat bersifat negatif bila ikatan antar mereka menjadi sangat kuat sehingga kelakuan mereka menjadi "overacting' dan energi mereka disalurkan ke tujuan yang bersifat merusak. 3. . kepatutan seks. Minat pada simbol dan status. seseorang juga mengalami kegoyahan tingkah laku moral. berkhayal dan memindahkan. kreativitas dan cita-cita. 6. 7. 8. obat-obatan terlarang. minat pada prestasi. Tidak bertanggung jawab. Sikap yang terlalu PD dan agresif. Minat pada agama. Minat pada pekerjaan. E. penampilan diri. Walaupun demikian. menolong orang lain. sejauh kegoyahan ini tidak terlalu menyimpang dari moraliatas yang berlaku. bertingkahlaku dan melakukan hubungan sosial. minat pada pakaian. 2. 3. Perubahan Kepribadian Masa Remaja Kepribadian pada masa remaja cenderung untuk memeperbaikinya. remaja berpandangan bahwa kepribadian yang baik akan memudahkan mereka untuk berhubungan sosial dan bisa lebih diterima. Karena itu pada masa ini seorang remaja sudah dapat diharapkan untuk mempunyai nilai-nilai moral yang dapat melandasi tingkahlaku moralnya. diantaranya: 1. Terlalu banyak berkhayal. Merasa ingin pulang jika berada pada lingkungan yang tidak dikenal. F. Perubahan Moral Pada masa remaja terjadi perubahan kontrol tingkahlaku moral: dari luar menjadi dari dalam. Minat pribadi : minat pada penampilan diri. peristiwa dunia dan kritik dan pembaruan. sehingga remaja cenderung patuh terhadap kelompoknya. dalam menyepelekan tugas –tugas sekolah dengan lebih memilih bersenang – senang dam mendapat dukungan sosial. Minat pendidikan. Kondisi – kondisi yang mempengaruhi konsep diri : usia kematangan pada remaja. 7.dalam hal memberikan kesempatan yang luas bagi remaja untuk melatih cara mereka bersikap. tidak terlalu merugikan masyarakat. nama dan julukan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful