Makalah Perkembangan Remaja Awal KATA PENGANTAR

Alhamdulillahirobbil’alamin, puji dan syukur penyusun panjatkan hanya kehadirat Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia-Nya kami dapat menyelesaikan makalah yang berjudul “ Perkembangan Remaja Awal “. Makalah ini merupakan syarat dalam menempuh mata kuliah Kimia Dasar. Dalam menyelesaikan makalah ini, penyusun menemui banyak hambatan dan rintangan tetapi dengan bantuan berbagai pihak, kami dapat melewati masalah tersebut. Dalam proses penyusunan makalah ini, tentunya penyusun mendapatkan bimbingan, arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih penyusun sampaikan kepada berbagai pihak yang telah membantu terselesaikannya makalah ini. Penyusun menyadari bahwa pada makalah ini masih terdapat banyak kekurangan, oleh karena itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang membangun demi kesempurnaan makalah ini. Akhirnya penyusun berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi pembaca dan khususnya bagi penyusun sendiri.

Bandung, 15 Juni 2011

Penyusun

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR i DAFTAR ISI ii BAB I PENDAHULUAN 1 A. Latar Belakang 1 B. Rumusan Masalah 2 C. Tujuan 2 D. Metode 2 BAB II PEMBAHASAN 4 A. Pengertian Remaja 4 B. Rentangan Usia dan Ciri-ciri Remaja 5 C. Tugas Perkembangan 8 D. Perubahan Selama Masa Remaja 8 E. Minat Remaja 10 F. Bahaya-bahaya Yang Umum di Masa Remaja 10 BAB III EMPIRIS 11

A. Perubahan apa saja yang terjadi pada objek di masanya? 5. Objek juga dibantu oleh guru privat yang sering membantunya untuk lebih memahami materi pelajaran yang ada di sekolah. Saran 13 DAFTAR PUSTAKA 14 BAB I PENDAHULUAN A. Berfikir dan Bahasa 11 C. Perkembangan remaja terbagi menjadi tiga yaitu: Perkembangan remaja awal. Apa Pengertian dari remaja? 2. terutama pada Anak SMP Kelas VII? Karakteristik dari objek ini. sekitar umur 11/12 sampai 13/14 tahun. Namun untuk kesalahan. Perkembangan yang terjadi pada anak SMP Kelas VII merupakan perkembangan remaja awal. Bahaya apa yang tengah mengitari kehidupan masa remaja? C. Sosial 11 D. rajin namun objek sendiri kadang tidak suka bila dinasehati akan kesalahannya. Masih banyak yang objek belum pahami tentang perkembangan yang terjadi pada dirinya. Fisik Motorik 11 B. Objek mengakumulasi semua uang jajan yang diberi orang tuannya dan disimpan untuk keperluan yang objek butuhkan. Moral dan Agama 12 E. B. Kesimpulan 13 B. Latar Belakang Perkembangan adalah suatu proses yang dilalui oleh setiap individu dalam seumur hidup. Hal ini jelas karena masih labilnya emosi anak di tingkat remaja. Sifat hemat yang objek miliki membantunya dalam hal perekonomian dirinya sendiri. Apalagi objek masih mengalami masa transisi dari anak-anak menuju remaja. Emosi 12 F. Apa tugas masa perkembangan objek? 4. memiliki sifat hemat. Tujuan Tujuan diadakannya observasi ini antara lain: . Lalu permasalahan apa yang sering terjadi pada masa Remaja Awal. hal ini diperkuat dengan nilai hasil ujian yang ia peroleh dengan rata-rata melebihi KKM. madya dan akhir. Rumusan Masalah 1. Seksual 12 BAB IV PENUTUP 13 A. Apa ciri-ciri masa perkembangan yang dialami objek? 3. Rajin. objek sering tidak menerima dengan lapang dada apabila orang tua atau saudarara tertua kakanya menasehati tentang kesalahannya. Apa minat objek? 6.

Observasi Menurut Nawawi & Martini (1991) observasi adalah pengamatan dan pencatatan secara sistimatik terhadap unsur-unsur yang tampak dalam suatu gejala atau gejala-gejala dalam objek penelitian. Kelebihannya adalah memperoleh banyak sumber tanpa perlu biaya. maka penyusun menggunakan beberapa metode. serta mencantumkan isu-isu yang harus diliput tampa menentukan urutan pertanyaan. aktivitas-aktivitas yang berlangsung. telah terjadi banyak pertumbuhan dan perkembangan dari mulai lahir sampai dengan meninggal dunia.Pada penelitian ini wawancara akan dilakukan dengan menggunakan pedoman wawancara. D. tenaga dan waktu. 6.1. Para orang tua. perilaku subjek selama wawancara. Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) dalam proses wawancara dengan menggunakan pedoman umum wawancara ini. pendidik dan para tenaga profesional lainnya mencoba untuk menerangkan dan . Mengetahui tugas perkembangan objek. 3. orang-orang yang terlibat dalam aktivitas. Mengetahui pengertian dari remaja. Akan tetapi dibutuhkan kepandaian peneliti untuk mencari buku yang relevan agar dapat dipakai sebagai sumber perolehan data dalam penelitian tersebut. BAB II PEMBAHASAN Selama rentang kehidupan manusia. interview dilengkapi pedoman wawancara yang sangat umum. caranya adalah dengan bercakap-cakap secara tatap muka. 2. Mengetahui perubahan apa saja yang di alami oleh objek ketika masa remaja. 4. Mengetahui bahaya-bahaya apa saja yang tengah mengitari kehidupan remaja. salah satu yang paling penting dan paling menjadi pusat perhatian adalah masa remaja. Mengetahui minat objek. 5. dan makna kejadian di lihat dari perpektif mereka yang terlihat dalam kejadian yang diamati tersebut. interaksi subjek dengan peneliti dan hal-hal yang dianggap relevan sehingga dapat memberikan data tambahan terhadap hasil wawancara. Observasi yang akan dilakukan adalah observasi terhadap subjek. Mengetahui ciri-ciriperkembangan yang dialami oleh objek.Dalam penelitian ini observasi dibutuhkan untuk dapat memehami proses terjadinya wawancara dan hasil wawancara dapat dipahami dalam konteksnya. 2. Wawancara Menurut Prabowo (1996) wawancara adalah metode pengmbilan data dengan cara menanyakan sesuatu kepada seseorang responden. diantaranya: 1. Studi Pustaka Merupakan metode pengumpulan data yang dilakukan dengan mengambil data atau keterangan dari buku literatur di perpustakaan.Menurut Patton (dalam Poerwandari 1998) tujuan observasi adalah mendeskripsikan setting yang dipelajari. Metode Untuk mengetahui dan menyusun makalah ini. Dari semua fase perkembangan manusia tersebut. 3. bahkan mungkin tidak terbentuk pertanyaan yang eksplisit.

A. Kata remaja berasal dari bahasa latin yaitu adolescere (kata bendanya. Pertumbuhan jasmani remaja awal sedmikian cepat’ terjadi ketidakseimbangan berbagai anggota badan. Masa remaja awal dimulai pada saat anak-anak mulai matang secara seksual yaitu pada usia 13 sampai dengan 17 tahun. Kemudian ciri-ciri remaja akhir adalah suatu masa indah dalam kehidupannya. perasaan yang penuh gejolak dan peka terhadap rangsang-rangsang negatif. yang punya “dunia” tersendiri yang sukar dijamah oleh orang tua. Istilah adolescence mempunyai arti yang cukup luas: mencakup kematangan mental.“Remaja”. Selanjutnya pertumbuhan kelenjar-kelenjar seks dan perkmebangan . sedangkan masa remaja akhir meliputi periode setelahnya sampai dengan 18 tahun. sehingga banyak ahli yang berbeda dalam penentuan rentang usianya. sekurang –kurangnya masalah hak. Integrasi dalam masyarakat dewasa mempunyai banyalah aspek afektif.poin sebagai berikut secara psikologis masa remaja : 1. Ciri-cirinya penuh dengan “badai dan topan” . Kata itu menurut remaja sendiri adalah kelompok minoritas yang punya warna tersendiri. 5. ( Piaget ).. Namun. sehingga seringkali mereka nampak mengalami ketidakseimbangan badan dan ketidakseimbangan gerak. 4. Batasan remaja dalam hal ini adalah usia 10 tahun s/d 19 tahun menurut klasifikasi World Health Organization (WHO).mengatakan bahwa masa ini disebut sebagai masa yang penuh dengan “strom and stress”. Dengan mengatakan poin. 3. Masa remaja terbagi menjadi dua yaitu masa remaja awal dan masa remaja akhir. biasanya mulai dari usia 14 pada pria dan usia 12 pada wanita. Usia dimana anak tidak merasa dibawah tingkat orang –orang yang lebih tua melainkan berada pada tingkatan yang sama. Usia dimana individu berintegrasi dengan masyarakat dewasa. Stanley Hall. 2. Pengertian Remaja Remaja didefinisikan sebagai masa peralihan dari masa anak-anak ke masa dewasa. secara umum dapat dikatakan bahwa masa remaja berawal dari usia 12 sampai dengan akhir usia belasan ketika pertumbuhan fisik hampir lengkap. yaitu usia dimana seseorang dinyatakan dewasa secara hukum. Hurlock (1980) menyatakan bahwa masa remaja ini dimulai pada saat anak mulai matang secara seksual dan berakhir pada saat ia mencapai usia dewasa secara hukum. adolescentia yang berarti remaja) yang berarti “tumbuh atau tumbuh menjadi dewasa. Kurang lebih berhubungan dengan masa puber. emosional. Batasan usianya tidak ditentukan dengan jelas. Lalu ada apakah di masa remaja ini? Seberapa besarkah pentingnya untuk menangani masa remaja dan seberapa besar pengaruhnya untuk kehidupan dimasa depan individu tersebut? Masa remaja yang dimaksudkan merupakan periode transisi antara masa anakanak dan masa dewasa. sosial. G. B. dan fisik. Istilah ini menunjuk masa dari awal pubertas sampai tercapainya kematangan. Rentangan Usia Dan Ciri-Ciri Remaja Sebelum seseorang disebut remaja yaitu “ambang pintu masa remaja” yang sering dikenal dengan sebutan “pubertas” dengan aneka keunikannya. Young men and Young women ini menghiasi hdup mereka dengan kisah cinta yang tidak jarang menghanyutkan.melakukan pendekatan yang efektif untuk menangani para remaja ini. Salah satu pakar psikologi perkembangan Elizabeth B. Transformasi intelektual yang khas dari cara berpikir remaja ini memungkinkan untuk mencapai integrasi dalam hubungan sosial orang dewasa.

Periode ini menuntut seorang anak untuk meninggalkan sifat-sifat kekanakkanakannya dan harus mempelajari pola-pola perilaku dan sikap-sikap baru untuk menggantikan dan meninggalkan pola-pola perilaku sebelumnya. Pada periode ini. Mereka mencoba mencari identitas diri dengan berpakaian.perilaku seksual diketahui telah mengalami “sejarah” yang cukup panjang. Transisi dalam hubungan keluarga Dalam satu keluarga yang terdapat anak remaja. pada saat individu menampilkan perilaku anak-anak maka mereka akan diminta untuk berperilaku sesuai dengan usianya. Masa remaja sebagai masa peralihan. c. Masa remaja adalah masa pencarian identitas diri. Transisi dalam sosialisasi Pada masa remaja hal yang penting dalam proses sosialisasinya adalah hubungan dengan teman sebaya . Masa remaja adalah masa peralihan. Masa remaja ini memiliki karakterisitik yang khas jika dibanding dengan periode-periode perkembangan lainnya. b. nilai-nilai dan minta yang baru. Sehingga sesuai dengan moralitas dewasa serta mampu mengendalikan tingkah lakunya sendiri. Transisi dalam agama Sering terjadi remaja yang kurang rajin melaksanakan ibadah seperti pada masa kanak-kanak. namun pada kebalikannya jika individu mencoba untuk berperilaku seperti orang dewasa sering dikatakan bahwa mereka berperilaku terlalu dewasa untuk usianya. . Remaja dikatakan berhasil melalui masa transisi emosi apabila ia berhasil mengendalikan diri dan mengekspresikan emosi sesuai dengan kelaziman pada lingkungan sosialnya tanpa mengabaikan keperluan dirinya. Selama peralihan dalam periode ini. e. Adapun rinciannya adalah sebagai berikut : a. periode ini pun memiliki dampak penting terhadap perkembangan fisik dan psikologis individu. b. konformitas terhadap kelompok sebaya memiliki peran penting bagi remaja. Transisi dalam moralitas Pada masa remaja terjadi peralihan moralitas dari moralitas anak ke moralitas remaja yang meliputi perubahan sikap dan nilai-nilai yang mendasari pembentukan konsep moralnya. sulit terjadi hubungan yang harmonis dalam keluarga tersebut. Masa remaja adalah periode yang penting Periode ini dianggap sebagai masa penting karena memiliki dampak langsung dan dampak jangka panjang dari apa yang terjadi pada masa ini. Keadaan ini disebabkan remaja yang banyak menentang orang tua dan biasanya cepat menjadi marah. Masa remaja sebagai usia yang menimbulkan ketakutan. d. pakaian dan benda-benda lainnya yang dapat dilihat oleh orang lain. Transisi dalam emosi Ciri utama remaja adalah peningkatan kehidupan emosinya. dimana terjadi perkembangan fisik dan psikologis yang cepat dan penting. Kondisi inilah yang menuntut individu untuk bisa menyesuaikan diri secara mental dan melihat pentingnya menetapkan suatu sikap. 2. 4. tetapi timbul keraguan remaja terhadap agama yang dianutnya sebagai akibat perkembangan berfikirnya yang mulai kritis. 3. Sedangkan orang tua biasanya kurang memahami ciri tersebut sebagai ciri yang wajar pada remaja. berbicara dan berperilaku sebisa mungkin sama dengan kelompoknya. mudah tersinggung perasaannya. seringkali seseorang merasa bingung dan tidak jelas mengenai peran yang dituntut oleh lingkungan. baik sejenis maupun lawan jenis. Ciri-ciri masa remaja: 1. Salah satu cara remaja untuk meyakinkan dirinya yaitu dengan menggunakan simbol status. Hal tersebut bukan karena melunturnya kepercayaan terhadap agama. Selain itu. seperti mobil. dalam arti sangat peka. Beberapa transisi yang dihadapi pada masa remaja diantaranya: a. Misalnya. Masa remaja sebagai periode yang paling penting.

Adanya stereotipe yang menganggap remaja sebagai masa yang tidak rapi. c. jika perbuatan ini dilakukan oleh orang dewasa maka akan mendapat sangsi hukum. Minat dan peran yang dituntut oleh lingkungan yang menimbulkan masalah baru. b. 2003). Juvenile delinquency atau kenakalan remaja adalah perilaku jahat atau kenakalan anakanak muda.(Kartono. durjana dan lain sebagainya.Dari pendapat-pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa kecenderungan kenakalan remaja adalah kecenderungan remaja untuk melakukan tindakan yang melanggar aturan yang dapat mengakibatkan kerugian dan kerusakan baik . kriminal. yang artinya anak-anak. dan kebahagiaan orang tua mereka. Peningkatan emosionalitas. nakal. Santrock (1999) juga menambahkan kenakalan remaja sebagai kumpulan dari berbagai perilaku. peubahan fisik yang cepat membawa konsekuensi terjadinya perubahan sikap dan perilaku yang juga cepat. perubahan tubuh. d. Perubahan yang terjadi pada periode ini berlangsung secara cepat.Kenakalan remaja biasa disebut dengan istilah Juvenile berasal dari bahasa Latin juvenilis. Karena hal ini sudah melekat pada sebagian besar orang dewasa pada umumnya. Sama halnya dengan Conger (1976) & Dusek (1977) mendefinisikan kenakalan remaja sebagai suatu kenakalan yang dilakukan oleh seseorang individu yang berumur di bawah 16 dan 18 tahun yang melakukan perilaku yang dapat dikenai sangsi atau hukuman. Karena perubahan minat dan pola perilaku maka terjadi pula perubahan nilai. 6. dan e. Remaja lambat laun akan mengerti secara rasional dan realistik sesuai bertambahnya pengalamannya. 7. sifat-sifat khas pada periode remaja. sedangkan delinquent berasal dari bahasa latin “delinquere” yang berarti terabaikan. pengacau peneror. pembuat ribut. dari perilaku yang tidak dapat diterima secara sosial sampai tindakan kriminal.Sarwono (2002) mengungkapkan kenakalan remaja sebagai tingkah laku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana. dimana tindakan tersebut dapat membuat seseorang individu yang melakukannya masuk penjara. dari tingkah laku yang tidak dapat diterima sosial sampai pelanggaran status hingga tindak kriminal. sehingga mereka mengembangkan bentuk perilaku yang menyimpang. Masa remaja adalah periode perubahan. baik terhadap diri sendiri maupun orang lain. Masa remaja sebagai masa yang tidak realistik. anak muda.Mussen dkk (1994). mengabaikan. 5. Hal ini menimbulkan ketakutan pada remaja jika bersama orang dewasa. Jika dulu yang remaja pikirkan adalah masa depan. Hurlock (1973) juga menyatakan kenakalan remaja adalah tindakan pelanggaran hukum yang dilakukan oleh remaja. Perubahan cepat yang menyertai kematangan seksual. Remaja mempunyai pandangan bahwa dunia sebagai sesuai keinginannya dan tidak sebagai mana kenyataanya. Istilah kenakalan remaja mengacu pada suatu rentang yang luas. ciri karakteristik pada masa muda. merupakan gejala sakit (patologis) secara sosial pada anak-anak dan remaja yang disebabkan oleh satu bentuk pengabaian sosial. mendefinisikan kenakalan remaja sebagai perilaku yang melanggar hukum atau kejahatan yang biasanya dilakukan oleh anak remaja yang berusia 16-18 tahun. oleh karena hal tersebut remaja meninggi emosinya apabila gagal dan disakiti hatinya. Terdapat lima karakteristik perubahan yang khas dalam periode ini yaitu: a. pelanggar aturan. anti sosial. yang kemudian diperluas artinya menjadi jahat. maka zaman sekarang gaya adalah yang terpenting!. Masa remaja sebagai usia bermasalah. kebanyakan remaja merasa ambivalent terhadap perubahan yang terjadi. sedangkan Fuhrmann (1990) menyebutkan bahwa kenakalan remaja suatu tindakan anak muda yang dapat merusak dan menggangu. tidak dapat dipercaya dan merusak.

sedang pada masa formal operasional ia sudah mampu berpikir se-cara sistematis terhadap hal-hal yang bersifat abstrak dan hipotetis. Perubahan Fisik Pada masa remaja terjadi pertumbuhan fisik yang cepat dan proses kematangan seksual. Sebagai contoh. Disamping itu tanda-tanda seksualitas sekunder juga mulai nampak pada diri remaja. 7. Pada masa konkrit-operasional. Ia dianggap bukan lagi anakanak. Emosinya berubah menjadi labil. Gunarsa. 2. Menerima keadaan fisiknya dan menggunakan tubuhnya secara efektif. 5. Mencapai hubungan baru dan yang lebih matang dengan teman sebaya. Beberapa kelenjar yang mengatur fungsi seksualitas pada masa ini telah mulai matang dan berfungsi. perubahan ini terutama disebabkan oleh perubahan yang terjadi pada kelenjar-kelenjar hor-monal. 4. D. Perubahanperubahan tersebut antara lain: 1. Perubahan Selama Masa Remaja Ciri utama pada masa remaja ditandai dengan adanya berbagai perubahan. 2. seseorang cenderung untuk menggabungkan diri dalam 'kelompok teman sebaya'. Mencapai peran sosial pria dan wanita. Perubahan Intelek Menurut perkembangan kognitif yang dibuat oleh Jean Piaget. Menurut aliran tradisionil yang dipelopori oleh G. Stanley Hall. Menurut Y. seorang remaja telah beralih dari masa konkrit-operasional ke masa formal-operasional. Namun penelitian-penelitian ilmiah selanjutnya menolak pendapat ini. Pada masa remaja. 6. 3.terhadap dirinya sendiri maupun orang lain yang dilakukan remaja di bawah umur 17 tahun. Pada masa remaja. bahkan seringkali melebihi pengaruh keluarga. baik pria maupun wanita. Tugas Perkembangan Menurut Havighurst. Karena pada masa remaja terjadi perubahan fisik yang sangat cepat sehingga menyerupai orang dewasa. C. Mencapai kemandirian emosional dari orangtua dan orang-orang dewasa lainnya. 3. kelompok remaja bersifat positif . Pengaruh kelompok ini bagi kehidupan mereka juga sangat kuat. Elizabeth B. maka seorang remaja juga sering diharapkan bersikap dan bertingkahlaku seperti orang dewasa. Perubahan Sosial Pada masa remaja. Perubahan Emosi Pada umumnya remaja bersifat emosional. 8. remaja mempunyai tugas perkembangan sebagai berikut: 1. Mempersiapkan perkawinan dan keluarga. 4. seseorang memasuki status sosial yang baru. Mengharapkan dan mencapai perilaku sosial yang bertanggung jawab. Hurlock menyatakan bahwa pengaruh lingkungan sosial terhadap per-ubahan emosi pada masa remaja lebih besar artinya bila dibandingkan dengan pengaruh hormonal. Kelompok so-sial yang baru ini merupakan tempat yang aman bagi remaja. seseorang mampu berpikir sistematis terhadap hal-hal atau obyek-obyek yang bersifat konkrit. seseorang juga sudah dapat berpikir secara kritis. Memperoleh perangkat nilai dan sistem etis sebagai pegangan untuk berperilaku mengembangkan ideologi. Mempersiapkan karier ekonomi. Gunarsa & Singgih D. Singgih D.

Minat rekreasi : permainan dan olah raga. sejauh kegoyahan ini tidak terlalu menyimpang dari moraliatas yang berlaku. Perasaan tidak aman. Pada masa ini terjadi juga perubahan dari konsep moral khusus menjadi prinsip moral umum pada remaja. Merasa ingin pulang jika berada pada lingkungan yang tidak dikenal. proyeksi. minat pada prestasi. obat-obatan terlarang. teman-teman sebaya. 8. 7. seseorang juga mengalami kegoyahan tingkah laku moral. peristiwa dunia dan kritik dan pembaruan. Minat pada agama. 2. 2. 3. minum-minuman keras. kepatutan seks. Minat sosial : pesta. percakapan. Mengguanakan ego defense : rasionalisasi. minat pada kemandirian dan minat pada uang. Mundur ketingkatan perilaku sebelumnya untuk menarik perhatian. Minat pendidikan. 5.dalam hal memberikan kesempatan yang luas bagi remaja untuk melatih cara mereka bersikap. 3. 5. Sikap yang terlalu PD dan agresif. remaja berpandangan bahwa kepribadian yang baik akan memudahkan mereka untuk berhubungan sosial dan bisa lebih diterima. minat pada pakaian. 6. pada masa remaja. Minat pada simbol dan status. serta tidak berkelanjutan setelah masa remaja berakhir. Minat pada pekerjaan. 4. 5. Minat Remaja Beberapa minat pada remaja. Minat pribadi : minat pada penampilan diri. Kondisi – kondisi yang mempengaruhi konsep diri : usia kematangan pada remaja. penampilan diri. Perubahan Kepribadian Masa Remaja Kepribadian pada masa remaja cenderung untuk memeperbaikinya. hubungan keluarga. Terlalu banyak berkhayal. Perasaan menyerah. Namun kelompok ini juga dapat bersifat negatif bila ikatan antar mereka menjadi sangat kuat sehingga kelakuan mereka menjadi "overacting' dan energi mereka disalurkan ke tujuan yang bersifat merusak. sehingga remaja cenderung patuh terhadap kelompoknya. diantaranya: 1. 7. tidak terlalu merugikan masyarakat. Bahaya. 4. Karena itu pada masa ini seorang remaja sudah dapat diharapkan untuk mempunyai nilai-nilai moral yang dapat melandasi tingkahlaku moralnya. dalam menyepelekan tugas –tugas sekolah dengan lebih memilih bersenang – senang dam mendapat dukungan sosial. . Hal ini dapat dikatakan wajar. menolong orang lain. bertingkahlaku dan melakukan hubungan sosial. kreativitas dan cita-cita. Walaupun demikian. Tidak bertanggung jawab. 6. F. E. berkhayal dan memindahkan.Bahaya Yang Umum Pada Masa Remaja 1. nama dan julukan. Perubahan Moral Pada masa remaja terjadi perubahan kontrol tingkahlaku moral: dari luar menjadi dari dalam. 6.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful