P. 1
laporan keseluruhan prakerin telkom

laporan keseluruhan prakerin telkom

|Views: 14,223|Likes:
Published by Faisal Akbar Ramdan

More info:

Published by: Faisal Akbar Ramdan on Mar 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/18/2013

pdf

text

original

Manusia pembangunan di Indonesia adalah tenaga terdidik, yang dengan

segala potensinya mampu membawa Negara ini semakin kuat dan tangguh

menghadapi era globalisasi. Pendidikan menengah yang mencakup jalur

umum dan kejuruan memiliki partisipasi terbesar pada sektor tenaga kerja

dewasa ini. Pendidikan menengah kejuruan yang berfungsi menyiapkan tenaga

terampil berdasarkan UUSPN 2003 pasal 15 adalah merupakan pendidikan

menengah yang mempersiapkan peserta didik terutama untuk bekerja dalam

bidang tertentu.

Penjelasan pasal 15 UUSPN tahun 2003 menjabarkan tujuan khusus SMK

ialah :

1. Menyiapkan peserta didik agar dapat bekerja, baik secara mandiri atau

mengisi lowongan pekerjaan yang ada di dunia usaha dan dunia industri

sebagai tenaga kerja tingkat menengah, sesuai dengan bidang dan program

keahlian yang diminati.

2. Membekali peserta didik agar mampu memilih karier, ulet dan gigih dalam

berkompetisi dan mampu mengembangkan sikap professional dalam

bidang keahlian yang diminatinya, dan

3. Membekali peserta didik dengan ilmu pengetahuan dan teknologi agar

mampu mengembangkan diri melalui jenjang pendidikan yang lebih

tinggi.

Lapangan pekerjaan yang tersedia di dunia industry membutuhkan

kompetensi yang sesuai dengan bidang garapannya, sehingga pemenuhan

kompetensi menjadi bagian penting dari lulusan SMK. Perlu kerjasama yang

sinergisantara dua harapan sehingga keberhasilan keduanya dapat

6

menguntungkan putra putri bangsa Indonesia. Kurikulum tahun 2004 dan

dilanjutkan KTSP 2006 menekankan bahwa pembelajaran di SMK berbasis

kompetensi sesuai dengan Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia

(SKKNI). Industri yang membutuhkan tenaga kerja dengan produktifitas

tinggi harus memberikan kesempatan belajar sehingga peserta didik dapat

menguasai kompetensi secara langsung yang tidak seluruhnya di peroleh atau

tersedia di sekolah. Kesadaran kedua belah pihak merupakan hal yang tidak

dapat dipungkiri.

Proses belajar kompetensi dengan prinsip mastery learning, mengharuskan

siswa melaksanakan belajar yang relevan dan tuntas termasuk kegiatan di

industri. Kegiatan belajar yang telah tersusun pada kurikulum sekolah

menengah kejuruan memiliki bagian penting untuk keberhasilannya, ialah

sejumlah kegiatan industri yang tidak dapat dilakukan di sekolah.

Kompetensi yang sesuai tujuan pendidikan dapat dilakukan di industri

berdasarkan kerja sama yang telah direncanakan dan disepakati. Berdasarkan

uraian diatas maka kegiatan Praktek Kerja Industri (Prakerin) merupakan

kegiatan wajib siswa kelas XI di SMKN 12 BANDUNG sebagai upaya

penuntasan kegiatan belajar yang sesuai dengan kebutuhan dunia industri.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->