P. 1
Wajah Pendidikan Indonesia

Wajah Pendidikan Indonesia

|Views: 51|Likes:
Published by Arif Sabta Adjie

More info:

Published by: Arif Sabta Adjie on Mar 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2012

pdf

text

original

Wajah Pendidikan Indonesia

Untuk tahun 2012 sekarang ini, kualitas pendidikan yang ada di Indonesia

belum

maksimal 100 %. Karena kita ketahui sendiri bahwa masih banyak masyarakat yang kurang mampu untuk menyekolahkan anaknya ke jenjang yang lebih tinggi. Hal ini dilihat dari sisi ekonomisnya, semakin naik tingkat pendidikan semakin naik pula fee atau uang yang harus dikeluarkan untuk meraihnya. Selain itu, penyebaran pendidikan yang masih kurang merata di negara Indonesia merupakan potret keadaan pendidikan Indonesia saat ini. Banyak daerah-daerah terpencil yang ada di Indonesia masih belum tersentuh dunia pendidikan. Kita bisa mengerti kalau Indonesia merupakan negara kepulauan yang luas terdiri dari pulau-pulau yang tersebar dari sabang sampai merauke. Namun, masalah seperti ini sudah lama terjadi tetapi masih belum bisa terselesaikan. Terkesan pendidikan di Indonesia terpusat berada di pulau Jawa. Hal ini di buktikan bahwa banyak jumlah Sekolah maupun Perguruan Tinggi bertempat di pulau Jawa. Bahkan, banyak masyarakat yang merantau jauh-jauh dari Papua contohnya untuk mengenyam pendidikan yang lebih baik di pulau Jawa. Menurut saya kualitas pendidikan yang baik adalah pendidikan yang terjangkau, merata, dan terjamin kualitas mutunya. Bahkan, kalau bisa jenjang pendidikan yang di tempuh sampai wajib belajar 9 tahun yang di canangkan pemerintah bisa gratis tanpa biaya apapun. Seharusnya, pemerintah bertanggung jawab akan anak yang belum bisa mengenyam pendidikan wajib belajar 9 tahun tersebut. Pada kenyataanya, masih banyak sekolah yang menarik biaya pendidikan kepada orang tua siswa sehingga memberatkan beban orang tua terlebih masyarakat yang tergolong tidak mampu tersebut. Hal seperti ini seharusnya tidak terjadi untuk program wajib belajar 9 tahun yang dibust oleh pemerintah. Tentunya, demi kualitas pendidikan yang diharapkan terus meningkat harus

mempertimbangkan banyak faktor untuk merealisasikannya dan bisa bersaing secara global. Menurut saya ada beberapa faktor yang harus di tingkatkan secara optimal untuk mendongkrak kualitas pendidikan Indonesia, yaitu : 1. Pribadi masing-masing, kita mulai dari pribadi kita masing-masing. Jadilah rakyat yang cerdas, kritis, dan selalu berusaha. Terkadang angka pengangguran di Indonesia masih tinggi karena salah satunya adalah sifat pemalas yang dimiliki masyarakat Indonesia. 2. Infrastruktur, untuk menciptakan kualitas pendidikan yang baik pemerintah harus memperhatikan infrastruktur pendidikan. Contohnya yang paling dasar dan banyak

Sosial dan Ekonomi. Hal ini akan membuang dana saja. 4. Sistem pendidikan. hal ini berkaitan dengan kesejahteraan warga dan budaya masingmasing daerah yang ada di Indonesia. 3. berbicara tentang sistem pendidikan yang ada di Indonesia menurut saya masih jauh dari kata baik.kita jumpai di Indonesia adalah bangunan sekolah untuk sekolah dasar terutama di daerah-daerah terpencil yang ada di Indonesia. padahal masih banyak hal dasar yang harus di benahi terlebih dahulu. . Masih banyak ditemukan bangunan sekolah yang tidak terawat kemudian ambruk. Jika tempatnya saja tidak memungkinkan bagaimana sistem tersebut bisa jalan. keadaan ekonomi masyarakat Indonesia tidak mencukupi maka akan sulit juga untuk mencicipi bangku sekolah. Kalau hal ini tidak segera di atasi dengan cepat bagaimana anak mau belajar dengan nyaman jika keadaan seperti terus terjadi. Kita lihat bagaimana pemerintah membuat program sekolah bertaraf nasional maupun internasional yang tidak disertai dengan sistem pendidikan yang mendukung. Contohnya bangunan sekolah. Jika.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->