P. 1
Salinan PTK UT

Salinan PTK UT

|Views: 276|Likes:
Published by Siti Dini

More info:

Published by: Siti Dini on Mar 27, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/19/2013

pdf

text

original

1.

Pelaksanaan Tindakan

Hari/ Tanggal : Senin, 20 Pebruari 2012 Tema/ Sub. Tema : Pekerjaan/ Topi Koki

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar Topi Koki dari bentuk dasar segi empat. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; upacara; ikrar, setelah selesai anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, guru mengajak anak melihat media gambar dan benda aslinya yang akan dibahas sesuai dengan rancangan yang telah disusun, guru memperlihatkan media gambar Topi Koki serta topi aslinya yang akan dibahas pada hari itu, guru mengajak anak untuk mengamati gambar topi koki serta benda aslinya, guru menjelaskan/ menerangkan media dengan bercakap- cakap, guru mengajak anak untuk berjalan lurus sambil membawa gelas diatas nampan, guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar Topi Koki, menghubungkan kata dengan gambar, menghitung topi. Dan guru mengadakan pengamatan pada anak yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi instrumen berupa lembar observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan

meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit )

Anak diajak bernyanyi, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas. Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan selanjutnya, lalu guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan di hari berikutnya supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki.

Hari/ Tanggal : Selasa, 21 Pebruari 2012 Tema/ Sub. Tema : Pekerjaan/ Koki

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar Koki dengan pensil. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; ikrar, setelah selesai anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru mengkondisikan anak dengan membuat lingkaran, guru meminta anak satu persatu untuk melambungkan kantong biji ke guru, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, Guru mengajak anak melihat media gambar dan benda aslinya yang akan dibahas sesuai dengan rancangan yang telah disusun, Guru memperlihatkan media gambar Koki serta guru sejawat memakai baju koki seperti aslinya sesuai dengan yang akan dibahas pada hari itu, Guru mengajak anak untuk mengamati gambar koki serta mengamati guru yang telah memakai baju koki, Guru menjelaskan/ menerangkan media yang sesuai pembahasan hari itu yaitu tentang Koki dengan bercakap- cakap, Guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak.dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, Guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar Koki, menjumlahkan gambar koki dan menulis angkanya, mengelompokkan kata koki. Dan guru/ peneliti di temani dengan teman sejawat mengadakan pengamatan

pada anak khususnya yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi instrumen berupa lembar observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Anak diajak mengucap ulang syair lagu “Koki”, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas. Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan selanjutnya, lalu guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan di hari berikutnya supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki.

Hari/ Tanggal : Rabu, 22 Pebruari 2012 Tema/ Sub. Tema : Pekerjaan/ Alat- alat Koki

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar Alat- alat Koki dengan pensil. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; ikrar, setelah selesai anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru mengkondisikan anak dengan berbaris kebelakang, guru meminta anak berjalan dengan berjinjit sambil membawa piring, guru mengkondisikan anak duduk di karpet, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, Guru mengajak anak melihat media gambar alat- alat memasak koki dan alat untuk memasak/ benda aslinya yang akan dibahas sesuai dengan rancangan yang telah disusun, Guru memperlihatkan media gambar alat- alat memasak Koki serta alat untuk memasak/ benda aslinya yang akan dibahas pada hari itu, Guru mengajak anak untuk mengamati gambar alat- alat memasak Koki serta alat untuk memasak/ benda

aslinya, Guru menjelaskan/ menerangkan media dengan bercakap- cakap, Guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak.dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, Guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar Alat- alat memasak Koki, melingkari huruf vokal, pengurangan gambar alat- alat memasak koki. Dan guru mengadakan pengamatan pada anak yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi instrumen berupa lembar

observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Anak diajak bernyanyi “Koki”, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas. Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan selanjutnya, lalu guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan di hari berikutnya supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki.

Hari/ Tanggal : Kamis, 23 Pebruari 2012 Tema/ Sub. Tema : Pekerjaan/ Tugas Koki

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar Telor diatas piring dengan pensil. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit )

Sebelum masuk kelas anak diajak baris; ikrar, setelah selesai anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru mengkondisikan anak dengan berbaris kebelakang, guru meminta anak lomba lari sambil membawa telor ke dalam keranjang, guru mengkondisikan anak duduk di karpet, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, Guru menjelaskan/ menerangkan tugas Koki dengan bercakap- cakap dan tanya jawab, Guru mengajak anak bagaimana cara merebus dan menggoreng telor yang akan dibahas sesuai dengan rancangan yang telah disusun, Guru memperlihatkan media gambar telor diatas telur serta telor aslinya diatas piring yang akan dibahas pada hari itu, Guru mengajak anak untuk mengamati gambar alat- alat memasak Koki serta alat untuk memasak/ benda aslinya, Guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak.dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, Guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar telor diatas piring, menyusun gambar telor dari yang terkecil sampai terbesar, melengkapi kata yang ada dalam kotak sesuai dengan gambar. Dan guru mengadakan pengamatan pada anak yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi instrumen berupa lembar observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan

meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Anak diajak bernyanyi “Koki”, guru memberikan nasehat kepada anak, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas. Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan selanjutnya, lalu

guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan di hari berikutnya supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki. Hari/ Tanggal : Jum’at, 24 Pebruari 2012 Tema/ Sub. Tema : Pekerjaan/ Syarat- syarat menjadi Koki

Dan pada hari ke-5 guru menyiapkan rancangan kegiatan ditambah dengan intrumen lembar alat penilaian yaitu lembar APKG 1 dan APKG 2. Karena pada kegiatan hari ke-5 guru dinilai bukti fisiknya yaitu rancangan selama 1 siklus mulai dari rancangan 1 siklus, RKH, Media, refleksi, dan skenario perbaikan. Dan itu disiapkan dari kegiatan ke-1 sampai dengan ke-5. Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar Kue Ulang Tahun dengan pensil. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; ikrar, setelah selesai guru mengkondisikan anak untuk melaksanakan kegiatan fisik yaitu engkle melewati simpai. Setelah beres anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak untuk duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan dan mengulas materi yang sudah diterangkan, Guru menjelaskan/ menerangkan Syarat- syarat menjadi Koki dengan bercakap- cakap dan tanya jawab, guru mengajak anak untuk melihat gambar Kue Ulang Tahun dan kue Ulang Tahun aslinya. Guru memperlihatkan gambar Kue Ulang Tahun dan kue Ulang Tahun aslinya yang akan dibahas pada hari itu, Guru mengajak anak untuk mengamati gambar Kue Ulang Tahun serta kue aslinya, Guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak.dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, Guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar kue Ulang Tahun, menggunting gambar kue ulang tahun, praktek mrmbuat roti isi. Dan guru mengadakan pengamatan pada anak yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi instrumen berupa lembar observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam

menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Anak diajak bermain pesan berantai, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas. Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan siklus ke II, lalu guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan siklus ke II supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki.

2. Pengamatan/Observassi Pada tahap ini peneliti dibantu oleh teman sejawat melakukan observasi dan mencatat di instrumen penilaian yang sudah tersedia, selama kegiatan pembelajarn berlangsung yang nantinya dapat bermanfaat untuk mengambil keputusan apakah berhasil atau tidaknya dan apakah tepat guru dalam menyampaikan penjelasan/ dengan penggunaan alat peraga kepada anak. 3. Refleksi Tahap ini merupakan tahap evaluasi atau penilaian dan kritik sehingga dimungkinkan terdapat perubahan – perubahan yang dibutuhkan. Refleksi dilakukan oleh peneliti dan observer dengan melihat hasil pengamatan. Kegiatan ini dilakukan setelah proses pembelajaran berlangsung. Hasil dari refleksi ini dianalisis dan selanjutnya digunakan sebagai bahan penyempurnaan yang dilakukan pada siklus II. Adapun kekuatan tindakan perbaikan ini adalah dapat merancang kegiatan dengan bervariatif dan bisa menyajikan kegiatan dengan baik. Adapun kelemahan didalam tindakan perbaikan ini adalah kurang maksimalnya dalam mengatur waktu.

SIKLUS II 1. Rencana

Dalam siklus ke-2 ini dilakukan atas dasar hasil dari refleksi pada siklus I. Kompetensi klasikal yang diharapkan pada siklus ini anak dapat menggambar dengan berbagai media. Rencana kegiatan yang akan dilakukan seperti halnya pada siklus ke-I yaitu menyusun Program Pembelajaran serta menyiapkan instrumennya. Dan rencana kegiatan yang dibuat adalah sebagai berikut: a. Pra KBM Dalam kegiatan pra KBM ini peneliti melakukan kegiatan, berupa:  Menyusun Satuan Kegiatan Harian (SKH)  Menyiapkan media  Menata setting kelas b. Rencana kegiatan dalam KBM Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan:  Pembukaan  Kegiatan inti  Kegiatan penutup

2. Pelaksanaan Tindakan Hari/ Tanggal Tema/ Sub. Tema : Senin, 05 Maret 2012 : Alat Komunikasi/ Telepon

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar Telepon masih dengan pensil. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; upacara; ikrar, setelah selesai guru mengkondisikan anak membuat lingkaran, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu permainan melambungkan bola, setelah selesai guru

mengkonsisikan anak berbaris untuk masuk kelas. anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, guru mengajak anak melihat media gambar dan benda aslinya yang akan dibahas sesuai dengan rancangan yang telah disusun, guru memperlihatkan media gambar Telepon serta Telepon aslinya yang akan dibahas pada hari itu, guru mengajak anak untuk mengamati gambar Telepon

serta benda aslinya, guru menjelaskan/ menerangkan media dengan bercakap- cakap, guru mengajak anak untuk menyanyi Telepon, guru mengajak anak untuk mempraktekkan cara berbicara lewat telepon dan mendengarkan macam- macam suara/ bunyi telepon, guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, guru memberikan tugas kegiatan kepada anak.

b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar Telepon, Melingkari huruf konsonan, memberi tanda = dan ≠ pada gambar alat komunikasi. Dan guru mengadakan pengamatan pada anak yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi instrumen berupa lembar

observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Guru mengkondisikan anak membuat lingkaran, guru mengajak anak untuk mendengarkan cerita tentang alat komunikasi yang dibacakan oleh guru, guru mengajak anak untuk menceritakan pengalamannya tentang telepon, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas. Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan selanjutnya, lalu guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan di hari berikutnya supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki.

Hari/ Tanggal Tema/ Sub. Tema

: Selasa, 06 Maret 2012 : Alat Komunikasi/ HP

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar HP dengan Spidol. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; ikrar, setelah selesai guru mengkondisikan anak membuat lingkaran untuk praktek langsung melambungkan dan menangkap bola voli, setelah selesai anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, Guru mengajak anak melihat media gambar dan benda aslinya yang akan dibahas sesuai dengan rancangan yang telah disusun, Guru memperlihatkan media gambar HP dan HP aslinya sesuai dengan yang akan dibahas pada hari itu, Guru mengajak anak untuk mengamati gambar HP serta mengamati HP aslinya, Guru menjelaskan/ menerangkan media yang sesuai pembahasan hari itu yaitu tentang HP dengan bercakap- cakap, guru mengajak anak bagaimana cara menggunakan HP, guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak.dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, Guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar Hpdengan spidol, melengkapi kalimat sesuai dengan gambar, menggunting dan mengurutkan biji angka pada gambar HP. Dan guru/ peneliti di temani dengan teman sejawat mengadakan pengamatan pada anak khususnya yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi instrumen berupa lembar observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Anak diajak cerita gambar berseri “Telepon dari nenek”, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas.

Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan selanjutnya, lalu guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan di hari berikutnya supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki.

Hari/ Tanggal Tema/ Sub. Tema

: Rabu, 07 Maret 2012 : Alat Komunikasi/ Komputer

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar Komputer dari bentuk dasar segiempat. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; ikrar, setelah selesai guru mengkondisikan anak untuk melakukan kegiatan fisik dengan membariskan anak yaitu berjalan diatas papan titian dengan buku diatas kepala setelah selesai guru mengkodisikan anak lagi untuk diajak masuk ke dalam kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru mengkondisikan anak duduk di karpet, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, Guru mengajak anak melihat media gambar komputer/ benda aslinya yang akan dibahas sesuai dengan rancangan yang telah disusun, guru mengkondisikan anak dengan membariskan anak untuk diajak ke ruang komputer, guru mengajak anak membuat setengah lingkaran, Guru memperlihatkan media gambar komputer serta komputer aslinya yang akan dibahas pada hari itu, Guru mengajak anak untuk mengamati gambar komputer serta komputer aslinya, Guru menjelaskan/ menerangkan media dengan bercakap- cakap, guru mengajak anak untuk bagaimana cara menyalakan komputer, setelah selesai guru mengkondisikan anak untuk masuk ke kelas dengan membariskan anak, guru mengkodisikan anak duduk di karpet, Guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak.dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, Guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar

Komputer dari bentuk dasar segiempat serta diwarnai, melingkari dan menarik garis suku kata yang berakhiran sama, menyusun puzzel bentuk gambar komputer. Dan guru mengadakan pengamatan pada anak yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi instrumen berupa lembar observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan

meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Guru memberikan nasehat, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas. Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan selanjutnya, lalu guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan di hari berikutnya supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki.

Hari/ Tanggal Tema/ Sub. Tema

: Kamis, 08 Maret 2012 : Alat Komunikasi/ bagian- bagian Komputer/ Laptop

Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar bagian- bagian Komputer dengan krayon warna putih diatas karton hitam. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; ikrar, setelah selesai guru mengkondisikan anak untuk melakukan kegiatan fisik dengan membariskan anak yaitu berjalan diatas papan titian dengan buku diatas kepala setelah selesai anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, Guru menjelaskan/ menerangkan bagian- bagian komputer dan laptop dengan bercakap- cakap dan tanya jawab, guru mengkondisikan anak dengan membariskan anak untuk diajak ke ruang komputer, guru mengajak anak membuat setengah lingkaran, Guru

memperlihatkan media gambar komputer dan lapoto serta komputer dan laptop aslinya yang akan dibahas pada hari itu, Guru mengajak anak untuk mengamati gambar komputer dan laptop serta komputer dan laptop aslinya, Guru menjelaskan/ menerangkan media dengan bercakap- cakap, guru mengajak anak untuk bagaimana cara menggunakan komputer dan laptop, setelah selesai guru mengkondisikan anak untuk masuk ke kelas dengan membariskan anak, guru mengkodisikan anak duduk di karpet, Guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak.dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, Guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar bagian- bagian komputer dengan krayon warna putih diatas karton warna hitam, menghitung dan menjumlahkan gambar bagian- bagian komputer, melengkapi kata yang sesuai dengan bagian- bagian komputer. Dan guru mengadakan pengamatan pada anak yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi

instrumen berupa lembar observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Anak diajak mendengarkan cerita : “Endut si jago komputer yang lucu abis”, guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas. Setelah pelaksanaan KBM selesai guru/ peneliti merefleksi diri dalam kegiatan pada hari itu, dengan mengisi lembar intrumen yang sudah disediakan. Dan apakah kegiatan KBM pada hari itu sudah berjalan sesuai dengan yang diharapkan, kelemahankelemahan yang muncul agar guru dapat memperbaiki untuk kegiatan selanjutnya, lalu guru membuat rancangan skenario perbaikan untuk kegiatan di hari berikutnya supaya kegiatan yang belum tercapai bisa di perbaiki.

Hari/ Tanggal

: Sabtu, 10 Maret 2012

Tema/ Sub. Tema

: Alat Komunikasi/ Radio

Dan pada hari ke-5 guru menyiapkan rancangan kegiatan ditambah dengan intrumen lembar alat penilaian yaitu lembar APKG 1 dan APKG 2. Karena pada

kegiatan hari ke-5 guru dinilai bukti fisiknya yaitu rancangan selama 1 siklus mulai dari rancangan 1 siklus, RKH, Media, refleksi, dan skenario perbaikan. Dan itu disiapkan dari kegiatan ke-1 sampai dengan ke-5. Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran menggunakan Alat peraga Visual dengan menggunakan strategi menggambar Radio dengan krayon diatas karpet puzzel. Pembelajaran dilakukan selama 150 Menit, dengan tindakan berupa: a. Pembukaan ( ± 30 Menit ) Sebelum masuk kelas anak diajak baris; ikrar, setelah selesai guru mengkondisikan anak untuk melakukan kegiatan fisik dengan membariskan anak yaitu senam sunda setelah selesai anak diajak masuk ke kelas dan guru mengkondisikan anak duduk di karpet. Do’a, Salam, Absen, Berbagi Cerita, guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan, Guru menjelaskan/ menerangkan Radio dengan bercakap- cakap dan tanya jawab, Guru memperlihatkan media gambar radio serta radio aslinya yang akan dibahas pada hari itu, Guru mengajak anak untuk mengamati gambar radio dan radio aslinya, Guru menjelaskan/ menerangkan media dengan bercakap- cakap, guru mengkondisikan anak untuk masuk ke kelas dengan membariskan anak, guru mengkodisikan anak duduk di karpet, Guru menjelaskan materi kegiatan yang akan diberikan kepada anak.dengan media pembelajaran yang sudah di siapkan, Guru memberikan tugas kegiatan kepada anak. b. Kegiatan Inti (± 60 Menit) Anak mengerjakan tugas yang diberikan oleh guru. Dan salah satu kegiatannya yang berhubungan dengan judul penelitian yang akan dilaksanakan yaitu menggambar radio dengan krayon diatas karpet puzzel, menyusun huruf menjadi kata yang sesuai dengan gambar, membuat radio dari dus bekas. Dan guru mengadakan pengamatan pada anak yang sedang mengerjakan kegiatan yang di teliti, Guru mengisi

instrumen berupa lembar observasi yang di lakukan selama proses pembelajaran berlangsung. Adapun yang diamati dalam kegiatan meningkatkan Kreatifitas menggambar bebas ini adalah : Goresan anak dalam menggambar, Orsinalitas/ keaslian anak dalam menggambar/ tidak meniru kepada temannya atau gambar lainnya, Ide, dan kreatifitas dalam menggambar

c. Kegiatan Penutup ( ± 30 Menit ) Anak diajak bermain tebak gambar, Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan mengevaluasi kegiatan dalam satu hari. Dan tidak lupa pemberian reward/ penghargaan atas keberhasilan siswa dalam menyelesaikan tugas.

2. Pengamatan/Observasi Pada siklus kedua ini peneliti melakukan observasi yang dibantu oleh dua orang

penilai 1 dan penilai 2 dengan cara melakukan observasi dalam kegiatan menggambar dengan menggunakan APKG 1 dan 2. Observer mengisi instrumen berupa lembar observasi dan anecdotal record yang sudah disediakan. Dan pembelajaran berlangsung. 3. Refleksi Pada tahap ini merupakan tahap yang berisikan tentang upaya evaluasi atau penilaian dan kritik sehingga dimungkinkan terdapat perubahan – perubahan yang dibutuhkan. Hasil dari refleksi akan dianalisis dan selanjutnya diadakan revisi sebagai tindak lanjut atau tinjauan ulang terhadap pembelajaran yang dilakukan. Refleksi ini dilakukan oleh peneliti bersama dengan dua orang Penilai 1 dan 2 yang telah membantu dalam proses penelitian. Kegiatan ini dilakukan seusai proses pembelajaran berlangsung, bertempat di sekolah. Tahap ini merupakan tahap evaluasi atau penilaian dan kritik sehingga dimungkinkan terdapat perubahan – perubahan yang dibutuhkan. Refleksi dilakukan oleh peneliti dan observer dengan melihat hasil pengamatan. Kegiatan ini dilakukan setelah proses pembelajaran berlangsung. Hasil dari refleksi ini dianalisis dan selanjutnya digunakan sebagai bahan penyempurnaan yang dilakukan pada siklus II. Adapun kekuatan tindakan perbaikan ini adalah dapat merancang kegiatan dengan bervariatif dan bisa menyajikan kegiatan dengan baik. Adapun kelemahan didalam tindakan perbaikan ini adalah kurang maksimalnya dalam mengatur waktu.
1. Pelaksanaan.

Observasi dilakukan selama proses

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai.

Menurut Oja dan Sumarjan (dalam Titik Sugiarti, 1997; 8) mengelompokkan penelitian tindakan menjadi empat macam yaitu (a) guru bertindak sebagai peneliti, (b) penelitian tindakan kolaboratif, (c) Simultan terintegratif, dan (d) administrasi social ekperimental. Dalam penelitian tindakan ini menggunakan bentu guru sebagai peneliti/observer, penanggung jawab penuh penelitian tindakan adalah praktisi (guru). Tujuan utama dari penelitian tindakan ini adalah meningkatkan hasil pembelajaran di kelas dimana guru secara penuh terlibat dalam penelitian mulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti bekerjasama dengan Supervisor 1 dan 2 yang berperan aktif dalam memberikan orientasi penelitian, sebagai pembimbing dan penilai rancangan satu siklus. Kehadiran peneliti sebagai guru di kelas sebagai pengajar tetap dan dilakukan seperti biasa, sehingga siswa tidak tahu kalau diteliti. Dengan cara ini diharapkan didapatkan data yang seobjektif mungkin demi kevalidan data yang diperlukan. Penelitian ini akan dihentikan apabila ketuntasan belajar secara kalasikal telah mencapai 85% atau lebih. Jadi dalam penelitian ini, peneliti tidak tergantung pada jumlah siklus yang harus dilalui. 2. A. Pengamatan/pengumpulan data/instrumen Instrumen Penelitian

Dalam penelitian ini digunakan beberapa instrumen untuk merekam data yang dibutuhkan dalam penelitian. Instrumen–instrumen tersebut adalah sebagai berikut : Materi tanya jawab dan penugasan Instrumen ini digunakan untuk mengetahui tingkat ketercapaian indikator tindakan dan indikator hasil belajar. Materi tanya jawab yang diberikan berupa tes lisan. Lembar pengamatan Lembar pengamatan yang digunakan meliputi: Pengamatan aktivitas siswa, dan catatan khusus. a. Pengamatan aktivitas siswa meliputi : Minat, konsentrasi, motivasi bertanya dan menjawab pertanyaan. b. Anekdotal record berisikan catatan khusus atas kejadian yang terjadi dalam proses pembelajaran. b. Analisis Data

Dalam memperoleh data untuk mengetahui keberhasilan pada indikator tindakan diberikan angka 1 (satu) jika jawabannya ya dan 0 (nol) jika jawabannya tidak. Dan untuk mengetahui indikator hasil belajar digunakan tanda ‫( ٭‬bintang) pada lembar tanya jawab dan lembar kompetensi bidang pengembangan kognitif, dengan ketentuan tanda ‫ 1٭‬diberikan kepada siswa yang tidak menyelesaikan tugas/ tidak memberikan respon, ‫ 2٭‬bagi siswa yang menyelesaikan tugas/ memberi respon dengan bantuan guru, ‫ 3٭‬bagi siswa yang menyelesaikan tugas/ memberi respon dengan

sedikit bantuan dan ‫ 4٭‬bagi siswa yang dapat menyelesaikan tugas tanpa bantuan. Adapun dalam upaya mendapatkan data tentang aktivitas pembelajaran

dilakukan berdasarkan hasil pengamatan observer, dimana masing – masing observer memberikan tanda cecklist (centang) pada kolom kriteria yang disediakan sebagai lembar pengamatan. Analisis hasil belajar digunakan untuk menghitung kompetensi bidang pengembangan kognitif. Siswa dikatakan memiliki kompetensi pada proses pembelajaran bila telah mencapai ≥ ‫ ,3٭‬dan suatu kelas dikatakan tuntas jika mencapai ≥ 75 %. Adapun untuk memperoleh nilai individu digunakan rumus: ( Jumlah skor yang diperoleh )X100 % Jumlah skor maksimal

Nilai =

a.

Pengamatan/Observassi

Pada tahap ini peneliti dibantu oleh teman sejawat melakukan observasi dan mencatat di instrumen penilaian yang sudah tersedia, selama kegiatan pembelajarn berlangsung yang nantinya dapat bermanfaat untuk mengambil keputusan apakah berhasil atau tidaknya dan apakah tepat guru dalam menyampaikan penjelasan/ dengan penggunaan alat peraga kepada anak. 2. Refleksi Tahap ini merupakan tahap evaluasi atau penilaian dan kritik sehingga dimungkinkan terdapat perubahan – perubahan yang dibutuhkan. Refleksi dilakukan oleh peneliti dan observer dengan melihat hasil pengamatan. Kegiatan ini dilakukan setelah proses pembelajaran berlangsung. Hasil dari refleksi ini dianalisis dan selanjutnya digunakan sebagai bahan penyempurnaan yang dilakukan pada siklus II. Adapun kekuatan tindakan perbaikan ini adalah dapat merancang kegiatan dengan bervariatif dan bisa menyajikan kegiatan dengan baik. Adapun kelemahan

didalam tindakan perbaikan ini adalah kurang maksimalnya dalam mengatur waktu.

a. Pelaksanaan. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Menurut Oja dan Sumarjan (dalam Titik Sugiarti, 1997; 8) mengelompokkan penelitian tindakan menjadi empat macam yaitu (a) guru bertindak sebagai peneliti, (b) penelitian tindakan kolaboratif, (c) Simultan terintegratif, dan (d) administrasi social ekperimental. Dalam penelitian tindakan ini menggunakan bentu guru sebagai peneliti/observer, penanggung jawab penuh penelitian tindakan adalah praktisi (guru). Tujuan utama dari penelitian tindakan ini adalah meningkatkan hasil pembelajaran di kelas

dimana guru secara penuh terlibat dalam penelitian mulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti bekerjasama dengan Supervisor 1 dan 2 yang berperan aktif dalam memberikan orientasi penelitian, sebagai pembimbing dan penilai rancangan satu siklus. Kehadiran peneliti sebagai guru di kelas sebagai pengajar tetap dan dilakukan seperti biasa, sehingga siswa tidak tahu kalau diteliti. Dengan cara ini diharapkan didapatkan data yang seobjektif mungkin demi kevalidan data yang diperlukan. Penelitian ini akan dihentikan apabila ketuntasan belajar secara kalasikal telah mencapai 85% atau lebih. Jadi dalam penelitian ini, peneliti tidak tergantung pada jumlah siklus yang harus dilalui.
b. Pengamatan/pengumpulan data/instrumen

B. Instrumen Penelitian Dalam penelitian ini digunakan beberapa instrumen untuk merekam data yang dibutuhkan dalam penelitian. Instrumen–instrumen tersebut adalah sebagai berikut : Materi tanya jawab dan penugasan Instrumen ini digunakan untuk mengetahui tingkat ketercapaian indikator tindakan dan indikator hasil belajar. Materi tanya jawab yang diberikan berupa tes lisan. Lembar pengamatan Lembar pengamatan yang digunakan meliputi: Pengamatan aktivitas siswa, dan catatan khusus. a. Pengamatan aktivitas siswa meliputi : Minat, konsentrasi, motivasi

bertanya dan menjawab pertanyaan.

b.

Anekdotal record berisikan catatan khusus atas kejadian yang terjadi

dalam proses pembelajaran.
Kemampuan Berbicara no Nama Anak
Minat Konsentrasi Motivasi bertanya dan menjawab

1. 2. 3 4 5 6 7 8 9

Raisya K. K. Firdaus. D. Zacky Shafira R Raihan A Jamilah Z Alya AK Fayza A Luth L
(tabel lembar pengamatan siswa)

C.

Analisis Data Dalam memperoleh data untuk mengetahui keberhasilan pada indikator tindakan diberikan angka 1 (satu) jika jawabannya ya dan 0 (nol) jika jawabannya tidak. Dan untuk mengetahui indikator hasil belajar digunakan tanda ‫( ٭‬bintang) pada lembar tanya jawab dan lembar kompetensi bidang pengembangan kognitif, dengan ketentuan tanda ‫ 1٭‬diberikan kepada siswa yang tidak menyelesaikan tugas/ tidak memberikan respon, ‫ 2٭‬bagi siswa yang menyelesaikan tugas/ memberi respon dengan bantuan guru, ‫ 3٭‬bagi siswa yang menyelesaikan tugas/ memberi respon dengan

sedikit bantuan dan ‫ 4٭‬bagi siswa yang dapat menyelesaikan tugas tanpa bantuan. Adapun dalam upaya mendapatkan data tentang aktivitas pembelajaran

dilakukan berdasarkan hasil pengamatan observer, dimana masing – masing observer

memberikan tanda cecklist (centang) pada kolom kriteria yang disediakan sebagai lembar pengamatan. Analisis hasil belajar digunakan untuk menghitung kompetensi bidang pengembangan kognitif. Siswa dikatakan memiliki kompetensi pada proses pembelajaran bila telah mencapai ≥ ‫ ,3٭‬dan suatu kelas dikatakan tuntas jika mencapai ≥ 75 %. Adapun untuk memperoleh nilai individu digunakan rumus: ( Jumlah skor yang diperoleh )X100 % Jumlah skor maksimal

Nilai =

Untuk memperoleh hasil klasikal digunakan rumus:

( Jumlah siswa tuntas individual )X100 % Nilai = Jumlah seluruh skor

Analisa tindakan digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan tindakan per item, sebagai dasar melakukan evaluasi tindakan. Standar perolehan per item diharapkan dapat mencapai 20 % Untuk mengetahui tingkat keberhasilan tindakan per item digunakan rumus: ( Jumlah per item) X100 % Jumlah seluruh item

Nilai =

1. Tempat Penelitian Penelitian dilakukan di TK Bhayangkari 68 Mondokan, Kabupaten Sragen yang terletak di jalan raya Sumberlawang–Mondokan KM 1, Kecamatan Mondokan, Kabupaten Sragen. Lokasi TK Bhayangkari 68 relatif strategis, berada di pinggir jalan raya dan transportasinya mudah dijangkau. Peneliti mengadakan penelitian ini dengan pertimbangan sekolah ini belum memaksimalkan kegiatan bercerita dalam pembelajarannya. Pembelajaran hanya dititik beratkan pada pengembangan kemampuan akademik seperti membaca dan berhitung. Oleh karena itu kreativitas anak belum berkembang dengan baik. 2. Waktu Penelitian Pelaksanaan penelitian direncanakan pada semester II, tahun pelajaran 2009/2010. C. Subyek Penelitian Subjek penelitian adalah guru dan anak didik kelompok B TK Bhayangkari 68 Mondokan, semester II, tahun pelajaran 2009/2010 dengan jumlah 30 anak yang terdiri dari 18 anak laki-laki dan 12 anak perempuan.

SIKLUS I 1. Rencana Didalam pelaksanaan perbaikan Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Pembelajaran Penggunaan alat peraga Visual dengan harapan adanya peningkatan

didalam Kemampuan Menggambar sesuai dengan tema pada saat pembelajaran berlangsung. Dengan hasil diskusi tentang permasalahan dikelas dengan teman sejawat maka diperolehlah apa yang perlu dilakukan untuk perbaikan pembelajaran di kelompok B yang sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan, serta langkah- langkah yang sudah sesuai dengan penelitian tindakan kelas. Maka peneliti perlu menyusun kegiatan pada siklus I dan siklus ke II yang terdiri dari I siklus 5 SKH berturut- turut. Adapun langkah – langkah untuk merencanakan perbaikan
i.

2. Pelaksanaan 3. Pengamatan/ pengumpulan data/ instrumen 4. Refleksi

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan (action research), karena penelitian dilakukan untuk memecahkan masalah pembelajaran di kelas. Penelitian ini juga termasuk penelitian deskriptif, sebab menggambarkan bagaimana suatu teknik pembelajaran diterapkan dan bagaimana hasil yang diinginkan dapat dicapai. Menurut Oja dan Sumarjan (dalam Titik Sugiarti, 1997; 8) mengelompokkan penelitian tindakan menjadi empat macam yaitu (a) guru bertindak sebagai peneliti, (b) penelitian tindakan kolaboratif, (c) Simultan terintegratif, dan (d) administrasi social ekperimental. Dalam penelitian tindakan ini menggunakan bentu guru sebagai peneliti, penanggung jawab penuh penelitian tindakan adalah praktisi (guru). Tujuan utama dari penelitian tindakan ini adalah meningkatkan hasil pembelajaran di kelas dimana guru secara penuh terlibat dalam penelitian mulai dari perencanaan, tindakan, pengamatan dan refleksi. Dalam penelitian ini peneliti tidak bekerjasama dengan siapapun, kehadiran peneliti sebagai guru di kelas sebagai pengajar tetap dan dilakukan seperti biasa, sehingga siswa tidak tahu kalau diteliti. Dengan cara ini diharapkan didapatkan data yang seobjektif mungkin demi kevalidan data yang diperlukan. Penelitian ini akan dihentikan apabila ketuntasan belajar secara kalasikal telah mencapai 85% atau lebih. Jadi dalam penelitian ini, peneliti tidak tergantung pada jumlah siklus yang harus dilalui.

A. Tempat, Waktu dan Subyek Penelitian 1. Tempat Penelitian Tempat penelitian adalah tempat yang digunakan dalam melakukan penelitian untuk memperoleh data yang diinginkan. Penelitian ini bertempat di Taman Kanak-Kanak………………… Tahun Pelajaran ……….. sebanyak…………. siswa. Penelitian ini dilakukan secara collaborative, yaitu adanya kolaborasi peneliti dengan dua orang guru sebagai observer.

2. Waktu Penelitian Waktu penelitian adalah waktu berlangsungnya penelitian atau saat penelitian ini dilangsungkan. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan September semester gasal 2011/2012.

KEGIATAN Study Pendahuluan Penyusunan Proposal Pengiriman Proposal Persiapan Pelaksanaan PTK Pelatihan Anggota Penelitian a. Penyusunan Instrumen dan skenario penelitian b. Revisi Desain Operasional

JANUARI 1 2 3 4

FEBRUARI 1 2 3 4 1

MARET 2 3 4

KET

Pelaksanaan PTK Penyusunan Laporan Pelaporan Peneletian Publikasi hasil PTK Hasil

B.

Rancangan Penelitian Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan Stimulus Bercakap-cakap Pembelajaran Dengan Memberikan

dengan harapan adanya peningkatan Kemampuan

Menggambar dalam tema kegiatan keseharian. Dalam perencanaan penelitian dilakukan kegiatan antara lain : a. b. c. Penyusunan Proposal Persiapan Pelaksanaan PTK Persiapan partisipan     Memberikan simulasi kepada tim peneliti tentang penyelenggaran model Pembelajaran Dengan Memberikan Stimulus Bercakap-cakap . Melakukan konsolidasi dengan tim peneliti tentang tata cara melakukan penelitian dan job discription. Penyusunan Instrumen dan skenario penelitian Menyiapkan Alat Peraga yang digunakan dalam penelitian

C.

Pelaksanaan Penelitian Penelitian ini dilakukan melalui dua siklus, pada masing – masing siklus terdiri dari kegiatan sebagai berikut : 1. Perencanaan 2. Pelaksanaan Tindakan 3. Pengamatan/ Observasi 4. Refleksi

1.

Siklus 1 a. Perencanaan Dalam siklus satu dilakukan kegiatan dengan strategi dan desain pembelajaran menggunakan Pembelajaran Dengan Memberikan Stimulus Bercakap-cakap secara klasikal. Dengan harapan adanya peningkatan kompetensi kognitif siswa menjadi 39 % atau tiga kali dari hasil belajar sebelumnya. Dalam tahap rencana tindakan ini peneliti mempersiapkan Rencana pembelajaran dan instrumen– instrumennya. Rencana kegiatan yang dibuat adalah sebagai berikut:

3.

Pra KBM Dalam kegiatan pra KBM ini peneliti melakukan kegiatan, berupa:  Menyusun Satuan Kegiatan Harian (SKH)  Membuat Media Pembelajaran barupa perlengkapan tari  Menyiapkan media  Menata setting kelas

4.

Rencana kegiatan dalam KBM Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan: 1. Pembukaan 2. Kegiatan inti 3. Kegiatan penutup

b. Pelaksanaan Tindakan Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan strategi dan desain cakap . Pembelajaran dilakukan selama 2 X 20 Menit, dengan tindakan berupa: i. Pendahuluan ( ± 5 Menit ) Menjelaskan jenis kegiatan yang akan dilakukan. Guru mengajak siswa untuk menempati tempat yang sudah disediakan dengan perlengkapan yang sudah ada. (2) Kegiatan Inti (± 30 Menit) Guru menjelaskan materi kepada anak. Dengan metode dan mdia pembelajaran yang telah disiapkan. (3) Kegiatan Penutup ( ± 5 Menit ) a. Siswa diajak bernyanyi b. Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan tidak lupa pemberian reward/penghargaan atas keberhasilan siswa dalam Pembelajaran Dengan Memberikan Stimulus Bercakap-

menyelesaikan tugas. c. Pengamatan/Observassi Pada tahap ini peneliti dibantu oleh dua orang observer dengan cara melakukan observasi dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan

balok. Observer mengisi instrumen berupa lembar observasi dan anecdotal record. Observasi dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. d. Refleksi Tahap ini merupakan tahap evaluasi atau penilaian dan kritik sehingga dimungkinkan terdapat perubahan – perubahan yang dibutuhkan. Refleksi dilakukan oleh peneliti dan observer dengan melihat hasil pengamatan. Kegiatan ini dilakukan setelah proses pembelajaran berlangsung. Hasil dari refleksi ini dianalisis dan selanjutnya digunakan sebagai bahan penyempurnaan yang dilakukan pada siklus II.

b. Siklus II Siklus ini dilakukan atas dasar hasil dari refleksi pada siklus I. Kompetensi klasikal yang diharapkan pada siklus ini sebesar 75 %.

a. Rencana Tindakan Rencana tindakan dilakukan seperti halnya siklus satu, yaitu dengan menyusun program pembelajaran serta menyiapkan instrumennya. Rencana kegiatan yang dibuat adalah sebagai berikut : i. Pra KBM Dalam kegiatan pra KBM ini peneliti melakukan kegiatan, berupa: a. Menyusun Satuan Kegiatan Harian (SKH) b. Membuat Media Pembelajaran c. Menata setting kelas

ii.

Rencana kegiatan dalam KBM Kegiatan ini akan dilaksanakan dengan tahapan sebagai berikut : a. Pembukaan b. Kegiatan inti c. Kegiatan penutup

b. Pelaksanaan Tindakan Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan strategi dan desain Pembelajaran Dengan Memberikan Stimulus Bercakap-

cakap . Rencana pembelajaran 2 X 20 Menit, dengan tindakan berupa :

ii.

Pendahuluan ( ± 5 Menit ) Menjelaskan jenis kegiatan yang akan dilakukan. Guru mengajak siswa untuk menempati tempat yang sudah disediakan dengan perlengkapan yang sudah ada. (2) Kegiatan Inti (± 30 Menit) Guru menjelaskan materi kepada anak. Dengan metode dan mdia pembelajaran yang telah disiapkan. (3) Kegiatan Penutup ( ± 5 Menit ) c. Siswa diajak bernyanyi d. Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan tidak lupa pemberian reward/penghargaan atas keberhasilan siswa dalam

menyelesaikan tugas.

c. Pengamatan/Observasi Pada siklus kedua ini juga dilakukan observasi oleh peneliti dibantu yang dibantu dua orang observer dengan cara melakukan observasi dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan Pembelajaran Pendidikan Berwawasan Kebangsaan. Observer mengisi instrumen berupa lembar observasi dan anecdotal record. Observasi dilakukan selama proses pembelajaran

berlangsung.

d. Refleksi Tahap ini merupakan tahap yang berisikan tentang upaya evaluasi atau penilaian dan kritik sehingga dimungkinkan terdapat perubahan – perubahan yang dibutuhkan. Hasil dari refleksi akan dianalisis dan selanjutnya diadakan revisi sebagai tindak lanjut atau tinjauan ulang terhadap pembelajaran yang dilakukan. Refleksi ini dilakukan oleh peneliti bersama dengan dua orang pengamat yang telah membantu dalam proses penelitian. Kegiatan ini dilakukan seusai proses pembelajaran berlangsung, bertempat di sekolah.

c. Siklus 3 a. Perencanaan Dalam siklus satu dilakukan kegiatan dengan strategi dan desain pembelajaran menggunakan Pembelajaran Dengan Memberikan Stimulus Bercakap-cakap secara klasikal. Dengan harapan adanya peningkatan kompetensi kognitif siswa menjadi 85 % atau tiga kali dari hasil belajar sebelumnya. Dalam tahap rencana tindakan ini peneliti mempersiapkan Rencana pembelajaran dan instrumen– instrumennya. Rencana kegiatan yang dibuat adalah sebagai berikut: 5. Pra KBM Dalam kegiatan pra KBM ini peneliti melakukan kegiatan, berupa:  Menyusun Satuan Kegiatan Harian (SKH)  Membuat Media Pembelajaran barupa perlengkapan tari  Menyiapkan alat-alat  Menata setting kelas

6.

Rencana kegiatan dalam KBM Kegiatan ini dilaksanakan dengan tahapan: 4. Pembukaan 5. Kegiatan inti 6. Kegiatan penutup

b. Pelaksanaan Tindakan Pada tahap ini peneliti melaksanakan pembelajaran dengan menggunakan strategi dan desain cakap . Pembelajaran dilakukan selama 2 X 20 Menit, dengan tindakan berupa: i. Pendahuluan ( ± 5 Menit ) Menjelaskan jenis kegiatan yang akan dilakukan. Guru mengajak siswa untuk menempati tempat yang sudah disediakan dengan perlengkapan yang sudah ada. (2) Kegiatan Inti (± 30 Menit) Pembelajaran Dengan Memberikan Stimulus Bercakap-

Guru menjelaskan materi kepada anak. Dengan metode dan mdia pembelajaran yang telah disiapkan. (3) Kegiatan Penutup ( ± 5 Menit ) e. Siswa diajak bernyanyi f. Guru menutup kegiatan dengan memberikan kesimpulan dan tidak lupa pemberian reward/penghargaan atas keberhasilan siswa dalam

menyelesaikan tugas.

c. Pengamatan/Observassi Pada tahap ini peneliti dibantu oleh dua orang observer dengan cara melakukan observasi dalam kegiatan pembelajaran dengan menggunakan balok. Observer mengisi instrumen berupa lembar observasi dan anecdotal record. Observasi dilakukan selama proses pembelajaran berlangsung. d. Refleksi Tahap ini merupakan tahap evaluasi atau penilaian dan kritik sehingga dimungkinkan terdapat perubahan – perubahan yang dibutuhkan. Refleksi dilakukan oleh peneliti dan observer dengan melihat hasil pengamatan. Kegiatan ini dilakukan setelah proses pembelajaran berlangsung.

D.

Instrumen Penelitian Dalam penelitian ini digunakan beberapa instrumen untuk merekam data yang dibutuhkan dalam penelitian. Instrumen–instrumen tersebut adalah sebagai berikut : Materi tanya jawab dan penugasan Instrumen ini digunakan untuk mengetahui tingkat ketercapaian indikator tindakan dan indikator hasil belajar. Materi tanya jawab yang diberikan berupa tes lisan. Lembar pengamatan Lembar pengamatan yang digunakan meliputi: Pengamatan aktivitas siswa, dan catatan khusus. c. Pengamatan aktivitas siswa meliputi : Minat, konsentrasi, motivasi bertanya dan menjawab pertanyaan serta kerjasama siswa. d. Anekdotal record berisikan catatan khusus atas kejadian yang terjadi dalam proses pembelajaran.

E.

Analisis Data Dalam memperoleh data untuk mengetahui keberhasilan pada indikator tindakan diberikan angka 1 (satu) jika jawabannya ya dan 0 (nol) jika jawabannya tidak. Dan untuk mengetahui indikator hasil belajar digunakan tanda ‫( ٭‬bintang) pada lembar tanya jawab dan lembar kompetensi bidang pengembangan kognitif, dengan ketentuan tanda ‫ 1٭‬diberikan kepada siswa yang tidak menyelesaikan tugas/ tidak memberikan respon, ‫ 2٭‬bagi siswa yang menyelesaikan tugas/ memberi respon dengan bantuan guru, ‫ 3٭‬bagi siswa yang menyelesaikan tugas/ memberi respon dengan sedikit bantuan dan ‫ 4٭‬bagi siswa yang dapat menyelesaikan tugas tanpa bantuan. Adapun dalam upaya mendapatkan data tentang aktivitas pembelajaran dilakukan berdasarkan hasil pengamatan observer, dimana masing – masing observer memberikan tanda cecklist (centang) pada kolom kriteria yang disediakan sebagai lembar pengamatan. Analisis hasil belajar digunakan untuk menghitung kompetensi bidang pengembangan kognitif. Siswa dikatakan memiliki kompetensi pada proses pembelajaran bila telah mencapai ≥ ‫ ,3٭‬dan suatu kelas dikatakan tuntas jika mencapai ≥ 75 %. Adapun untuk memperoleh nilai individu digunakan rumus: Nilai = ( Jumlah skor yang diperoleh )X100 % Jumlah skor maksimal

Untuk memperoleh hasil klasikal digunakan rumus:

( Jumlah siswa tuntas individual )X100 % Nilai = Jumlah seluruh skor

Analisa tindakan digunakan untuk mengetahui tingkat keberhasilan tindakan per item, sebagai dasar melakukan evaluasi tindakan. Standar perolehan per item diharapkan dapat mencapai 20 % Untuk mengetahui tingkat keberhasilan tindakan per item digunakan rumus: ( Jumlah per item) X100 % Jumlah seluruh item

Nilai =

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

A. KONDISI SEBELUM DIBERI TINDAKAN Sebelum diberikan tindakan, dilakukan pretest dengan tujuan untuk mengetahui kompetensi anak dalam memahami kegiatan keseharian. Dalam kegiatan ini siswa menceritakan kegiatan sehari-hari dengan melihat gambar visual. Tabel 4.1 Rekap Nilai Kompetensi Siswa Sebelum Diberikan Tindakan NILAI No NAMA BINTAN G 1 2 3 4 3 3 3 1

5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28

1 2 1 3 2 3 1 2 2 1 1 1 1 2 1 3 2 2 2 3 3 3 2 3 3 JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG 1 2 3 :8 : 9 : 10

Tabel 4.1 menunjukkan bahwa masih ada 10 siswa yang mendapatkan ‫ 3٭‬dan yang mendapatkan ‫ 2٭‬hanya 9 siswa, sementara 8 siswa yang lainnya mendapatkan ‫ .1٭‬Hal ini menunjukkan bahwa ketuntasan klasikal hanya sebesar 27% dan masih 3 siswa yang telah mencapai ketuntasan minimal, sehingga dapat dikatakan bahwa masih terdapat 75% siswa

masih belum mencapai ketuntasan belajar seperti yang diharapkan peneliti yang mengacu kepada kurikulum sekolah.

B. SIKLUS I 1) Perencanaan I. Setting penelitian : 1) Hari/Tanggal 2) Kelompok 3) Jumlah 4) Waktu 5) Lokasi : ………………… : ………………….. : 24 Siswa,2 Observer, 1 Orang Dokumenter : 40 Menit : Ruang Kelompok …..

II. Perangkat pembelajaran A. Satuan Kegiatan Harian (Terlampir) B. Lembar Observasi C. Penilaian pembelajaran D. Alat pembelajaran

2)

Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan yaitu terdiri dari pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan dilakukan dengan memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini berjalan selama 5 menit. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan inti selama 30 menit berupa memperagakan gerakan tari dan sebuah cerita yang menampilkan drama kolasa dengan diiringi oelh gerakan tari. Pada kegiatan penutup, sebelum guru menutup kegiatan siswa diajak bernyanyi bersama. Guru kemudian memberikan motivasi serta reward agar siswa semakin aktif berkegiatan dalam keseharian.

b.

Kompetensi Bidang Pengembangan Kognitif Siswa Nilai yang diperoleh sebagai dasar kompetensi bidang pengembangan kognitif siswa adalah dari proses tanya jawab dan penugasan selama pembelajaran. Adapun pada Siklus I nilai kompetensi kognitif siswa adalah sebagai berikut:

Tabel 4.3

Rekap Nilai Kompetensi Bidang Pengembangan Kognitif

Siswa Siklus I KEGIATAN N o NAMA NILAI RATA2 1 2 3 4 5 BINTAN G 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 3 2 2 3 3 2 1 3 2 3 1 3 2 2 2 2 2 2 4 3 2 2 3 1 3 3 4 3 3 4 2 3 2 4 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 4 4 3 3 4 2 4 1 3 3 4 2 3 3 3 3 2 3 3 4 4 2 3 4 1 4 3 3 2 2 3 3 2 2 3 3 3 1 3 2 2 2 2 3 2 2 3 2 2 3 2 3 3 4 2 2 4 3 3 1 2 3 4 2 3 2 2 2 3 2 2 4 4 2 2 3 1 4 2 4 2 2 4 3 3 1 3 3 4 2 3 2 2 2 2 3 2 4 4 2 2 3 1 4 3

KEGIATAN N o NAMA

NILAI RATA2

1

2

3

4

5

BINTAN G

27 28 JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG 1 2 3 4 :2 : 13 :9 : 6

3 1

4 2

3 1

3 2

2 1

3 1

74

Pada tabel 4.3 menunjukkan bahwa sudah ada 15 siswa yang telah mencapai nilai seperti yang diharapkan, hal ini menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar menjadi 53%, Sehingga yang masih belum mencapai hasil maksimal klasikal ada 47%.

c. Aktivitas Selama Proses Pembelajaran Dengan menggunakan lembar pengamatan dan catatan khusus observer melakukan pengamatan aktifitas selama proses pembelajaran. Pengamatan ditujukan kepada 28siswa dan jika diakumulasikan masing-masing siswa diamati selama 1,7 menit. Adapun hasil pengamatan pada Siklus I adalah sebagai berikut:

Tabel 4.4 Hasil Pengamatan Siklus I N O 1 2 3 4 5 Keterangan ORIENTASI Minat anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran Konsentrasi anak saat kegiatan berlangsung Ketepatan waktu dalam menjawab pertanyaan Motivasi anak dalam menyelesaikan tugas Ketepatan anak dalam menjawab pertanyaan : B : Baik C : Cukup SIKLUS I B 1 1 2 1 1 C 1 2 1 1 K -

K : Kurang

4)

Refleksi Pada nilai bidang pengembangan kognitis sudah mengalami peningkatan. Dalam

aktivitas siswa ditemukan hambatan berupa suasana yang kurang bebas dan kondisi klasikal yang menyebabkan siswa berebut tempat. Dari perolehan data-data ini dapat melahirkan inspirasi bagi peneliti sebagai bahan penyelenggaraan kegiatan pembelajaran pada Siklus II yaitu penyediaan gambar disajikan dengan jumlah yang cukup (sesuai dengan indikator yang dibahas) dan pembelajaran dilakukan di luar ruangan dengan membagi kelompok.

C. SIKLUS II 1) Perencanaan III. Setting penelitian : 1) Hari/Tanggal 2) Kelompok 3) Jumlah 4) Waktu 5) Lokasi : ………………… : ………………….. : 28 Siswa,2 Observer, 1 Orang Dokumenter : 40 Menit : Ruang Kelompok …..

IV. Perangkat pembelajaran E. Satuan Kegiatan Harian (Terlampir) F. Lembar Observasi G. Penilaian pembelajaran H. Alat pembelajaran

2)

Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan yaitu terdiri dari pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan dilakukan dengan memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini berjalan selama 5 menit. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan inti selama 30 menit berupa memperagakan gerakan tari dan sebuah cerita

yang menampilkan drama kolasa dengan diiringi oelh gerakan tari. Pada kegiatan penutup, sebelum guru menutup kegiatan siswa diajak bernyanyi bersama. Guru kemudian memberikan motivasi serta reward agar siswa semakin aktif berkegiatan dalam keseharian. c. Kompetensi Bidang Pengembangan Kognitif Siswa Nilai yang diperoleh sebagai dasar kompetensi bidang pengembangan kognitif siswa adalah dari proses tanya jawab dan penugasan selama pembelajaran. Adapun pada Siklus I nilai kompetensi kognitif siswa adalah sebagai berikut:

Tabel 4.3

Rekap Nilai

Siswa Siklus II KEGIATAN NILAI RATA2 1 2 3 4 5 BINTAN G

N o

NAMA

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19

4 2 2 3 3 2 2 2 2 3 1 3 2 2 3 1 1 2 4

4 3 3 4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 3 4 2 2 3 4

3 3 3 3 2 4 1 2 3 4 2 3 3 3 4 1 1 3 4

4 3 3 3 3 2 2 2 3 3 1 3 2 2 3 2 2 2 2

4 2 2 2 3 3 2 2 3 4 2 3 2 2 4 2 2 2 4

4 3 3 3 3 3 2 2 3 4 2 3 2 2 4 2 2 2 4

KEGIATAN N o NAMA

NILAI RATA2

1

2

3

4

5

BINTAN G

20 21 22 23 24 25 26 27 28 JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG 1 2 3 4 :0 :4 : 13 : 6

3 2 2 3 1 3 3 2 2

4 3 3 4 2 4 4 3 3

4 3 3 4 1 4 3 3 3

3 2 2 3 2 3 3 2 3

4 3 2 3 2 4 2 3 2

4 3 2 3 2 4 3 3 3

80

Pada tabel 4.3 menunjukkan bahwa sudah ada 19 siswa yang telah mencapai nilai seperti yang diharapkan, hal ini menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar menjadi 67%, Sehingga yang masih belum mencapai hasil maksimal klasikal ada 33%.

c. Aktivitas Selama Proses Pembelajaran Dengan menggunakan lembar pengamatan dan catatan khusus observer melakukan pengamatan aktifitas selama proses pembelajaran. Pengamatan ditujukan kepada 24 siswa dan jika diakumulasikan masing-masing siswa diamati selama 1,7 menit. Adapun hasil pengamatan pada Siklus I adalah sebagai berikut:

Tabel 4.4 Hasil Pengamatan Siklus II N O 1 ORIENTASI Minat anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran SIKLUS I B 1 C 1 K -

dengan bercerita 2 3 4 5 Keterangan Konsentrasi anak saat kegiatan berlangsung Ketepatan waktu dalam menjawab pertanyaan Motivasi anak dalam menyelesaikan tugas Ketepatan anak dalam menjawab pertanyaan : B : Baik C : Cukup K : Kurang 4) Refleksi Pada nilai bidang pengembangan kognitis sudah mengalami peningkatan sebesar. 2 2 1 1 1 1 1 -

Dalam aktivitas siswa ditemukan hambatan berupa suasana yang kurang bebas dan kondisi klasikal yang menyebabkan siswa berebut tempat. Dari perolehan data-data ini dapat melahirkan inspirasi bagi peneliti sebagai bahan penyelenggaraan kegiatan pembelajaran pada Siklus II yaitu penyediaan gambar disajikan dengan jumlah yang cukup (sesuai dengan indikator yang dibahas) dan pembelajaran dilakukan di luar ruangan dengan membagi kelompok.

C.

SIKLUS III 1) Perencanaan Berdasarkan hasil refleksi pada siklus II disusunlah perencanaan sebagai bahan tindakan pada siklus III. Pembelajaran pada siklus III dilakukan perubahan setting yaitu lokasi pembelajaran yang senantiasa mengedepankan kebebasan dikarenakan lokasi yang luas, dan berada diluar ruangan sebagai bahan memunculkan stimulasi berfikir, dengan harapan ide yang keluar dari anak bersifat alami, dan berangkat dari natural situation a. Setting penelitian : 1) Hari/Tanggal 2) Kelompok 3) Jumlah 4) Waktu 5) Lokasi : :B : 28Siswa,2 Observer, 1 Orang Dokumenter : 40 Menit : ………

b.

Perangkat pembelajaran 1) 2) 3) 4) Satuan Kegiatan Harian Lembar Observasi Penilaian pembelajaran Alat pembelajaran

2) Pelaksanaan Tindakan Pelaksanaan tindakan dapat berjalan sesuai dengan yang direncanakan yaitu terdiri dari pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan dilakukan dengan memberikan penjelasan tentang kegiatan yang akan dilakukan dalam proses pembelajaran. Kegiatan ini berjalan selama 5 menit. Kemudian dilanjutkan dengan kegiatan inti selama 30 menit berupa kegiatan guru menampilkan beberapa gambar dan visualisasi animasi kartun berupa kegiatan keseharian dan aktifitas yang anak kerjakan, kemudian satu persatu siswa maju untuk menceritakan. Pada kegiatan penutup, sebelum guru menutup kegiatan siswa diajak bermain tepuk dan bernyanyi serta tak lupa diberikan motivasi serta reward agar siswa semakin aktif berkegiatan dalam keseharian. 1. Kompetensi Kognitif Siswa Pada Siklus III nilai kompetensi kognitif siswa adalah sebagai berikut:

Tabel 4.6

Rekap Nilai Kompetensi Bidang Pengembangan Kognitif

Siswa Siklus III KEGIATAN N o NAMA NILAI RATA2 1 2 3 4 5 BINTAN G 1 2 3 4 4 4 4 4 3 3 3 4 4 4 4 4 4 4 4 4 4

KEGIATAN N o NAMA

NILAI RATA2

1

2

3

4

5

BINTAN G

4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG JUMLAH BINTANG 1 2 3 4 :0 :3 : 15 : 10

3 3 2 2 2 4 3 1 3 3 2 4 4 2 2 4 4 4 3 3 1 3 4 2 3

4 2 3 2 3 3 4 2 4 3 3 3 3 3 3 4 4 3 3 4 2 4 4 3 4

3 2 4 4 2 3 4 2 3 3 3 4 4 3 3 4 4 2 3 4 1 4 4 3 4

3 3 2 4 4 3 3 1 3 2 2 4 2 3 2 2 3 4 3 3 2 3 3 2 2

2 3 3 4 4 3 4 2 3 3 2 4 4 2 2 4 4 3 3 4 2 4 4 3 4

3 3 3 3 3 3 4 2 3 3 2 4 3 3 2 4 4 3 3 4 2 4 4 3 3

Pada tabel 4.6 menunjukkan bahwa sudah ada 25siswa telah mencapai nilai yang diharapkan, hal ini menunjukkan adanya peningkatan ketuntasan belajar menjadi 89%, Sehingga yang masih belum mencapai hasil maksimal klasikal ada 11%.

c. Aktivitas Selama Proses Pembelajaran Secara garis besar hasil pengamatan pada Siklus II ini adalah sebagai berikut : Tabel 4.7 Hasil Pengamatan Siklus III N O 1 ORIENTASI Minat anak dalam mengikuti kegiatan pembelajaran dengan Pembelajaran Dengan Memberikan Stimulus Bercakap-cakap 2 3 4 5 Keterangan Konsentrasi anak saat kegiatan berlangsung Ketepatan waktu dalam menjawab pertanyaan Motivasi anak dalam menyelesaikan tugas Ketepatan anak dalam menjawab pertanyaan : B : Baik C : Cukup K : Kurang 4) Refleksi Nilai yang diperoleh pada siklus II ini sudah mengalami peningkatan yang cukup berarti dan telah mencapai target yang telah diharapkan, begitu juga tingkat ketercapaian tindakan sudah dapat emmenuhi target, sementara hambatan sudah tidak ditemukan lagi. 2 2 2 2 2 SIKLUS I B C K

D.

PEMBAHASAN Dari hasil penelitian yang dilakukan dalam dua siklus, diperoleh beberapa data yang dapat di deskripsikan bahwa hasil pretest dan siklus I mengalami ketuntasan klasikal sebesar 53%, Begitu juga pada siklus II sebesar 67%, sedang untuk siklus III sebesar 89% dengan pola pembelajaran yang lebih baik dapat lebih memudahkan munculnya

inspirasi, dan dengan dibentuknya kelompok motivasi menjadi meningkat karena adanya kerjasama sesama siswa. Aktivitas siswa selama pembelajaran menjadi meningkat. Siswa termotivasi dan memiliki konsentrasi, serta minat yang tinggi pada bidang Memberikan Stimulus Bercakap-cakap . Pembelajaran Dengan

BAB V PENUTUP

A.

SIMPULAN Berdasarkan hasil analisis dari penelitian di Taman Kanak-kanak.......... Tahun Pelajaran 2011/2012, maka dapat diambil kesimpulan sebagai berikut: 1. Pembelajaran Dengan Memberikan Stimulus Bercakap-cakap dapat

meningkatkan Kemampuan Menggambar siswa TK. Hal ini ditunjukkan dengan adanya peningkatan yaitu siklus I sebesar 63%, silus II sebesar 67% dan siklus III 89%. 2. Dengan adanya kegiatan pembelajaran dengan bercerita maka aktivitas siswa selama pembelajaran dapat meningkat.

B.

SARAN

Diakhir penelitian ini, dengan berdasarkan pada kesimpulan yang telah diambil, maka disarankan kepada: 1. Guru, hendaknya dapat menggunakan Stimulus Bercakap-cakap Pembelajaran Dengan Memberikan

sebagai strategi pembelajaran dalam rangka

peningkatan Kemampuan Menggambar. 2. 3. Siswa, hendaknya lebih aktif dalam proses pembelajaran. Komite sekolah, hendaknya dapat membantu menyiapkan fasilitas yang dibutuhkan dalam peningkatan pembelajaran melalui inovasi guru.

DAFTAR PUSTAKA

Ali, Mohamad. (1993) Strategi Penelitian Pendidikan. Bandung:Angkasa

Ardi, Sun. (1994) Mengkomunikasikan Ide dan Mendokumentasikan Lingkungan Lewat Lukisan. Yogyakarta:Aquarius Sanggar

Arikunto, Suharsimi. (1996) Prosedur Penelitian. Jakarta:Rineka Cipta

Arumi, Paula. (2009) Pengaruh Metode Pembelajaran Bermain Peran Terhadap Kreativitas Anak. Skripsi. Program studi PG PAUD UPI. Tidak diterbitkan

Dharsono. (2004) Seni Rupa Modern. Rekayasa Sains:Bandung

Furqon. (2002) Statistika Terapan Untuk Penelitian. Bandung:CV. Alfabeta

Garha, Oho. (1980) Pendidikan Kesenian Seni Rupa Program Spesialisasi II. Depdikbud, Jakarta:PT.Gramedia Garha, Oho. (1983) Memahami Dunia Anak Kesenirupaan Anak – anak. Bandung : Bina Cipta

Hadisaputra, Yanti. (2004) Kaji Banding Bahasa Rupa Gambar Anak Usia pra-sekolah. (2-6 tahun) di 4 kota Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Surakarta, Tesis Program Studi Desain Pasca Sarjana ITB, Tidak diterbitkan

Hurlock, Elizabeth B. (1999) Perkembangan Anak Jilid 1. Jakarta:Erlangga

Indriati. (2009) Menggambar Sarana Ekspresi Diri. Artikel. Tersedia : http//www.parents guide.com/147/keluarga.htm [15 Januari 2009]

Masitoh, Dkk. (2006), Strategi Pembelajaran TK. Jakarta:Universitas Terbuka

Moeslichatoen. (2004) Metode Pengajaran di Taman Kanak-Kanak. Jakarta : Rineka Cipta

Muharam, dan Sundaryati. (1992), Pendidikan Kesenian II Seni Rupa. Dirjen Pendidikan Tinggi.

Muliono, Agus. (2008) Menggambar Terpola Memasung kreativitas Anak. Artikel. Tersedia : http//www.bintang bangsaku.com [7 Desember 2008]

Munandar, S.C. Utami. (1999) Jakarta:Gramedia

Mengembangkan Bakat dan Kreativitas Anak Sekolah,

Munandar, S.C. Utami. (2004) Pertanyaan Pelik Mengenai Kreativitas. Jakarta : Intisari

Nugroho, Asri. (2009) Perkembangan Kreativitas Menggambar Anak. Artikel. Tersedia : http//www.jawa Pos.com [29 Mei 2009]

Runes, Dagobert. (1946) Encyclopedia Of The Arts. New York :Dagobert D Runes and Hurry G. Schrichel

Sachari, Agus. (2004) Seni Rupa Desain. Jakarta : Erlangga

Solehuddin. (2000) Konsep Dasar Pendidikan Prasekolah. Bandung:FIP UPI

Subana. (2005) Statistika Penelitian, Bandung:Pustaka Setia

Sudjana, dan Ibrahim. (2004) Penelitian dan Penilaian Pendidikan. Bandung : Sinar Baru Algesindo

Sudjono. (2002) Seni Kretif dan Terampil, Bandung:Remaja Karya

Supriadi,

Dedi.

(2001)

Kreativitas,

kebudayaan

dan

Perkembangan

IPTEK.Bandung:Alfabeta

Surakhmad, Winarno. (1994) Pengantar Penelitian Ilmiah Dasar Metoda Teknik. Bandung:Tarsito

Suryabrata, Sumadi. (1992) Metodologi Penelitian. Jakarta : Rajawali Pers

Tim Dosen Administrasi Pendidikan. (2001), Pengantar Pengelolaan Pendidikan. Bandung

Tresnawati, Tuti. (2005) Implikatur Percakapan Sebagai Unsur Utama Pengungkapan Humor Dalam Wacana Komedi Situasi Bajaj Bajur., Skripsi, Program Studi Sastra Indonesia, UPI. Tidak diterbitkan.

Wanei, Gerda. (2008)

Corat-coret Si Kecil, Ungkapan Perasaannya. [Online].

Tersedia:http//www.Inspire Kids.com

Wardhani, Metta. (2007) Pengembangan Kreativitas Siswa dalam Kegiatan Ekstrakurikuler Menggambar. Tesis. Sekolah Pascasarjana UPI. Tidak diterbitkan

Kelompok Semester/Minggu Tema/Sub Tema Hari, Tanggal Waktu

:B : I/1 : Diri Sendiri/Mengenal Diriku : Senin, 26 Juli 2007 : 07.30 – 10.15

Indikator:        

Berdoa sebelum dan sesudah melaksanakan kegiatan (Pembiasaan) Menyebutkan nama diri, nama orang tua, jenis kelamin, dan alamat rumah dengan lengkap (Bahasa) Mencoba dan menceritakan apa yang terjadi jika: air teh dicampur dengan gula (Kognitif) Membilang dan menyebut urutan bilangan dari 1 sampai 20 (Kognitif) Berjalan maju pada garis lurus, berjalan di atas papan titian, dengan berjinjit, berjalan dengan tumit sambil membawa beban (Fisik/Motorik) Meniru membuat garis tegak, datar, miring, lengkung, dan lingkaran (Fisik/Motorik) Menggambar bebas dengan berbagai media (kapur tulis, pensil warna, krayon, arang, dan bahan alam) dengan rapi (Seni) Bertepuk tangan dengan 3 pola (Seni)

Langkah-Langkah Menyusun Kegiatan Model Pembelajaran Kelompok dengan Sudut-sudut Kegiatan

1. KEGIATAN AWAL ± 30 MENIT (KLASIKAL)   Bernyanyi, berdoa, dan mengucap salam Membicarakan tema/sub tema (Bahasa)

Melakukan kegiatan fisik/motorik, dapat dilakukan di luar atau di dalam kelas (Fisik/Motorik).

2. KEGIATAN INTI ± 60 MENIT (INDIVIDUAL/KELOMPOK)  Guru menjelaskan kegiatan yang akan dilakukan anak secara klasikal, misalnya: Kelompok I : Meniru membuat garis lengkung (Fisik/Motorik) Kelompok II : Menggambar bebas dengan krayon (Seni) Kelompok III : Eksperimen membuat teh manis (Kognitif)  

Anak dapat memilih kegiatan yang disukai pada hari itu Anak bebas mengerjakan tugasnya dan duduk di kelompok atau di sudut yang disukai anak (sudut ke-Tuhanan, keluarga, pembangunan, alam sekitar, atau sudut kebudayaan)

Apabila anak tidak mau mengerjakan tugas dari guru dan memilih bermain di sudut yang disukainya, diperbolehkan, namun guru harus tetap memotivasi anak yang diprogramkan guru

  

Anak tidak diharuskan menyelesaikan semua tugas yang diprogramkan guru. Perpindahan anak sesuai dengan keinginannya Pada waktu kegiatan berlangsung guru tidak berada di satu kelompok saja, tetapi guru memberi bimbingan kepada anak yang menemukan kesulitan, walaupun anak tersebut berada di kelompok lain.

3. ISTIRAHAT ± 30 MENIT Cuci tangan, makan (berdoa sebelum dan sesudah makan) dan bermain.

4. KEGIATAN AKHIR ± 30 MENIT (KLASIKAL)     Menyebutkan urutan bilangan 1-10 (Kognitif) Bertepuk tangan dengan 3 pola (Seni) Diskusi tentang kegiatan satu hari Menyanyi, berdoa, pulang

No 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. 8. 9. 10. 11. 12. 13. 14.

Anak Nayla Dhirga Fauzi Gervani Gyan Mahesa Marsya Tania Meisya M. Danu Nabila Puji Rahma Adelia Riyandika Zsahira

Goresan

Orsinalitas

Ide

Kreatifitaas

INDIKATOR KEBERHASILAN SIKLUS KE I” Tema/ Sub. Tema Indikator Hari/ Tanggal : Pekerjaan / : :

 Keberhasilan yang dicapai = Nilai X Anak yang hadir 100 = .......................

(tabel lembar pengamatan siswa)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->