Cuaca adalah keadaan / fenomena fisik dari atmosfer (yang berhubungan dengan Suhu, Tekanan Udara, Angin, Awan

, Kelembaban udara, Radiasi, Jarak Pandang/Visibility, dsb) di suatu tempat dan pada waktu tertentu. Contoh : Pengamatan cuaca dilakukan setiap hari. Climate Change (Perubahan Iklim) adalah Perubahan signifikan jangka panjang dari pola cuaca rata-rata di suatu wilayah atau secara global dalam periode waktu yang signifikan.\ Cuaca Ekstrim adalah Keadaan atau fenomena fisis atmosfer di suatu tempat, pada waktu tertentu dan berskala jangka pendek dan bersifat ekstrim. BMKG mengkategorikan cuaca termasuk ekstrim apabila :
  

Suhu udara permukaan ≥ 35° C Kecepatan angin ≥ 25 knots Curah hujan dalam satu hari ≥ 50 mm

La Nina adalah Kondisi dimana terjadi penurunan suhu muka laut di wilayah timur Equator di lautan pasifik, ditandai dengan anomaly suhu muka laut negative (lebih dingin dari rata-ratanya) di equator pasifik tengah (Nino 3 4). Fenomena ini menyebabkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia meningkat.

11 April 2011. hilangnya lapisan ozon telah mencapai sekitar 40 persen. lapisan ozon baru bisa pulih ke level sebelum tahun 198an pada sekitar tahun 2045 sampai 2060 mendatang di kutub selatan utara dan sekitar satu atau dua dekade sebelumnya di kutub utara. Reaksi kimia di dalamnya kemundian mengubah senyawa dari halocarbon (yang tidak berbahaya bagi ozon) menjadi senyawa aktif. Sebagai informasi. Di Antartika ‘lubang ozon’ merupakan fenomena yang selalu terjadi di sana karena temperatur udara di kawasan stratosfir kutub selatan itu sangat rendah pada musim dingin. kerusakan ozon tahun ini mungkin akan lebih parah. VIVAnews . menurut para peneliti dari Laboratorie Atmospheres. Seperti diketahui. yang menentukan batas produksi halocarbon. Kali ini. Pada suhu ini. senyawa kimia yang mengandung klorin dan bromin dan menyebabkan kerusakan ozon di stratosfer. penipisan lapisan ozon seperti yang kamili ini terjadi akan kembali hadir di musim dingin yang sangat ekstrim di kutub utara. Dalam beberapa pekan terakhir. awan terbentuk di bagian bawah stratosfir. Namun di Arktik. pada akhir Maret lalu. Dari uji coba. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga musim semi. Milieux. konsentrasi ozon terus dipantau oleh lembaga internasional sejak penandatanganan Protokol Montreal pada tahun 1987.Hilangnya Ozon di Kutub Utara Pecahkan Rekor Fenomena ini terjadi akibat suhu dingin ekstrim yang terjadi di kawasan kutub utara. Selama konsentrasi klorin dan bromin di startosfir tetap tinggi. Tanpa Protokol Montreal. kondisi cuaca yang tidak lazim telah mengakibatkan penipisan lapisan ozon di kawasan Arktik. temperatur umumnya lebih hangat. secara rata-rata. Observation Spatiales. Proses ini menjurus ke rusaknya ozon saat sinar matahari menyinari kutub. Penipisan yang kali ini terjadi merupakan yang terburuk.Lapisan ozon merupakan lapisan yang berfungsi seperti tameng yang melindungi kehidupan di Bumi dari radiasi sinar ultraviolet berbahaya. Dikutip dari Science Daily. fenomena berkurangnya lapisan ozon terjadi akibat suhu dingin yang ekstrim dan musim dingin stratosferik panjang yang mengakibatkan perusakan ozon secara signifikan. rusaknya ozon pada stratosfir terjadi di kawasan kutub saat temperatur turun ke bawah -80 derajat Celcius. . peneliti memperkirakan. Perancis.

yang selanjutnya membawa angin dingin dari wilayah Antartika dan Siberia ke Eropa barat dan kepulauan di Inggris. hilangnya lapisan es Antartika memicu tekanan tinggi pada cuaca di utara Rusia. menyebabkan tekanan udara meningkat akibat perbedaan suhu yang berbenturan. dan Laut Barents-Kara telah menunjukkan mekanisme yang kuat. Dr Petoukhov. "Siapapun yang mengira hilangnya sebagian besar es di Antartika tidak berdampak apapun. Hasil penelitian Rahmstorf dan timnya ini dibenarkan oleh Riset Kutub dan Kelautan Alfred Wegener Institute." kata salah satu peneliti. pola angin berubah arah. Tim dari institut ini mengatakan bahwa saat es hilang dari lautan Antartika. Antartika. maka udara panas dalam jumlah besar dilepaskan ke udara yang lebih dingin di atmosfir. Para ahli mengatakan. (sj) . Akibatnya.Akibat Pemanasan Global Cuaca dingin yang ekstrem di Eropa diduga salah satu akibat dari pemanasan global. mereka salah. dilansir dari laman The Independent. mencair dan mengganggu pola udara di atmosfir." kata Rahmstorf. Ada interkoneksi yang kompleks di sistem iklim. "Perairan yang tidak lagi ditutupi es ibarat pemanas ketika suhu air lebih hangat dibandingkan wilayah Antartika di atasnya. peningkatan panas bumi membuat es di perairan Kara dan Barents. Tekanan udara yang meningkat kemudian membuat atmosfir tidak stabil akibat tekanan udara yang berbeda. Ini menyebabkan udara bertekanan tinggi di Laut Barents yang kemudian menimbulkan cuaca dingin di Eropa. Menurut Stefan Rahmstorf dari Riset Dampak Iklim dari Potsdam Institute.

menjelaskan. Pola pergerakannya mulai dari Chicago. bergerak ke bagian timur dan tengah Eropa hingga mencapai bagian barat dan selatan pada akhir Januari hingga awal Februari. dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). menyebabkan hujan salju yang lebat di bagian tenggara Eropa. Turunnya suhu udara pada musim dingin itu mulai terlihat pertengahan Januari di bagian timur Rusia dan Siberia. Lebih lambat . berupa curah hujan yang sangat tinggi. Edvin Aldrian. Romania. ”Gelombang ini bergeser dalam periode 10 hingga 15 hari.Cuaca Ekstrem di Eropa Berpengaruh ke Asia Jakarta. New York. ”Ini menyebabkan angin dingin dari wilayah tersebut bertiup ke Eropa. ke Inggris sampai daratan Eropa Barat. Cuaca buruk ini menimbulkan entakan udara yang membawa uap air dalam jumlah besar ke Asia Timur. Pengaruh tersebut terutama berupa angin kencang dan curah hujan tinggi. pendinginan ekstrem di kawasan subtropis Eropa dan lintang tinggi itu merupakan fenomena gangguan cuaca yang disebut Gelombang Rossby. termasuk Jabodetabek. Angin dingin Deputi Bidang Sains. Bulgaria.” ujarnya.” ujarnya. Kompas . Rusia Utara. Pengkajian. seperti Balkan. Senin (6/2). Kemudian dalam satu minggu akan berdampak pada wilayah bagian barat Indonesia.Cuaca ekstrem berupa suhu sangat dingin hingga minus 42. Pakar meteorologi dari Badan Meteorologi. seperti Guangzhou dan Hongkong. menghambat masuknya angin hangat dari Samudra Atlantik. Terjadinya hujan salju hebat di Eropa Timur disebabkan bertemunya angin Siberia yang membawa masa udara yang masif ini dengan udara lembab dari bagian tengah Laut Mediterania. Kondisi cuaca yang mulai terpantau awal Februari ini. dan Italia. Hampir seluruh Eropa dari Skandinavia hingga Mediterania saat ini dicengkeram cuaca dingin yang kuat. Thomas Djamaluddin. menurut laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO). Dampak yang ditimbulkannya adalah suhu yang sangat dingin. Klimatologi. lalu menjalar ke selatan hingga ke Indonesia.7 derajat celsius di Eropa yang telah menewaskan sekitar 360 orang bisa berpengaruh ke kawasan Asia Timur lalu ke Indonesia. dan Geofisika. Daerah yang dilewati. cuaca dingin yang ekstrem di Eropa sejak dua pekan lalu disebabkan oleh fenomena antisiklon berupa daerah tekanan tinggi di Siberia. Lalu. akan mengalami penurunan tekanan udara yang drastis. menjelaskan.

musim dingin ekstrem juga berpotensi dialami kawasan utara Benua Amerika karena dipengaruhi kondisi La Nina di Samudra Pasifik dekat ekuator. yaitu hampir mencapai minus 30 derajat celsius. Beberapa negara Eropa mulai 2 Februari hingga 3 Februari lalu mengalami malam terdingin pada musim dingin ini. Di Jerman. Pada tahun 2009/2010. Sebaliknya. Adapun kondisi dua minggu setelahnya masih sulit diprediksi. pantai. suhu udara terendah dialami penduduk di bagian timurnya. Berdasarkan model tersebut. pola presipitasi. DAMPAK PEMANASAN GLOBAL WARMING Para ilmuan menggunakan model komputer dari temperatur. yaitu minus 42. Karena itu. pertanian.4 derajat celsius.7 derajat celsius. Suhu terendah mencapai minus 11. Di kawasan pantai Belgia tercatat minus 17 derajat celsius.Dibandingkan dengan cuaca dingin yang ekstrem pada musim dingin tahun 2009/2010. kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia. Temperatur ini merupakan yang terendah di Swedia sejak tahun 2001. kondisi dingin sudah dimulai pada pertengahan Desember dan berlanjut hingga Februari. cengkeraman udara dingin tahun ini datang lebih lambat. musim dingin tahun ini tidak akan lebih dingin dibandingkan catatan suhu ekstrem seperti yang terjadi pada 2009/2010.3 derajat celsius tercatat di Wales. Menurut Mike Halpert dari NOAA. Namun. kejadian oskilasi kutub utara yang kuat biasanya berlangsung selama dua minggu. . pada Desember dan Januari suhu di sebagian besar wilayah Eropa tercatat di atas normal. suhu turun hingga minus 26. ada beberapa suhu rendah telah tercatat di beberapa tempat saat ini dan beberapa hari mendatang. Masa udara dari Siberia yang melanda Portugal menyebabkan cuaca terdingin dalam 10 tahun terakhir. para ilmuan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap cuaca. Di Polandia. pada musim dingin saat ini. tinggi permukaan air laut. Suhu paling dingin tercatat di Kvikkjokk di bagian utara Swedia. ahli meteorologi dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. La Nina Menurut Jonathan Erdman. Di Inggris juga mengalami malam terdingin pada musim dingin tahun ini.

sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. uap air yang lebih banyak juga akan membentuk awan yang lebih banyak. Pada pegunungan di daerah subtropis. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim. Akibatnya. sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa luar. Hal ini disebabkan karena uap air merupakan gas rumah kaca. Akan tetapi. gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. di mana hal ini akan menurunkan proses pemanasan (lihat siklus air). Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. Badai akan menjadi lebih sering. (Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir ini). Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. Selain itu. Para ilmuan belum begitu yakin apakah kelembaban tersebut malah akan meningkatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan. Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. Topan badai (hurricane) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air. secara rata-rata. Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi. . Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. akan menjadi lebih besar. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. sehingga keberadaannya akan meningkatkan efek insulasi pada atmosfer.Cuaca Para ilmuan memperkirakan bahwa selama pemanasan global. air akan lebih cepat menguap dari tanah. daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. mungkin tidak akan mengalaminya lagi. Tinggi muka laut Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kenaikan permukaan laut Perubahan tinggi rata-rata muka laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat.

sedangkan negara-negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai. Di lain pihak. tetapi tidak di area perkotaan dan daerah yang sudah dibangun. dan banyak pulau-pulau. terutama sekitar Greenland. Kenaikan muka laut ini akan menutupi sebagian besar dari Florida Everglades. Pertanian Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya. yang berfungsi sebagai reservoir alami. lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin. Akan tetapi. Erosi dari tebing. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya.5 persen daerah Bangladesh. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat. tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. . Perubahan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di daerah pantai. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub. Bagian Selatan Kanada. dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 – 35 inchi) pada abad ke-21. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai. pantai. lapisan permukaan lautan juga akan menghangat. Rawa-rawa baru juga akan terbentuk. sebagai contoh. dan bukit pasir akan meningkat. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah. 17. Dalam pemanasan global. Bahkan sedikit kenaikan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi ekosistem pantai. hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda. banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. Kenaikan 50 cm (20 inchi) akan menenggelamkan separuh dari rawa-rawa pantai di Amerika Serikat. Hewan dan tumbuhan Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat.Ketika atmosfer menghangat. yang lebih memperbanyak volume air di laut.

Penyakit-penyakit tropis lainnya juga dapat menyebar seperti malaria. para ilmuan memprediksi bahwa lebih banyak orang yang terkena penyakit atau meninggal karena stress panas. dan encephalitis. akan semakin meluas karena mereka dapat berpindah ke daerah yang sebelumnya terlalu dingin bagi mereka. seperti penyakit yang diakibatkan nyamuk dan hewan pembawa penyakit lainnya. 2008 . Saat ini. Mei 1. spora mold dan serbuk sari.Kesehatan manusia Di dunia yang hangat. persentase itu akan meningkat menjadi 60 persen jika temperature meningkat. Wabah penyakit yang biasa ditemukan di daerah tropis. seperti demam dengue. Para ilmuan juga memprediksi meningkatnya insiden alergi dan penyakit pernafasan karena udara yang lebih hangat akan memperbanyak polutan. demam kuning. 45 persen penduduk dunia tinggal di daerah di mana mereka dapat tergigit oleh nyamuk pembawa parasit malaria.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful