Cuaca adalah keadaan / fenomena fisik dari atmosfer (yang berhubungan dengan Suhu, Tekanan Udara, Angin, Awan

, Kelembaban udara, Radiasi, Jarak Pandang/Visibility, dsb) di suatu tempat dan pada waktu tertentu. Contoh : Pengamatan cuaca dilakukan setiap hari. Climate Change (Perubahan Iklim) adalah Perubahan signifikan jangka panjang dari pola cuaca rata-rata di suatu wilayah atau secara global dalam periode waktu yang signifikan.\ Cuaca Ekstrim adalah Keadaan atau fenomena fisis atmosfer di suatu tempat, pada waktu tertentu dan berskala jangka pendek dan bersifat ekstrim. BMKG mengkategorikan cuaca termasuk ekstrim apabila :
  

Suhu udara permukaan ≥ 35° C Kecepatan angin ≥ 25 knots Curah hujan dalam satu hari ≥ 50 mm

La Nina adalah Kondisi dimana terjadi penurunan suhu muka laut di wilayah timur Equator di lautan pasifik, ditandai dengan anomaly suhu muka laut negative (lebih dingin dari rata-ratanya) di equator pasifik tengah (Nino 3 4). Fenomena ini menyebabkan curah hujan di sebagian besar wilayah Indonesia meningkat.

Reaksi kimia di dalamnya kemundian mengubah senyawa dari halocarbon (yang tidak berbahaya bagi ozon) menjadi senyawa aktif. secara rata-rata. Seperti diketahui. rusaknya ozon pada stratosfir terjadi di kawasan kutub saat temperatur turun ke bawah -80 derajat Celcius. Kondisi ini diperkirakan akan terus berlanjut hingga musim semi. Proses ini menjurus ke rusaknya ozon saat sinar matahari menyinari kutub. kerusakan ozon tahun ini mungkin akan lebih parah. hilangnya lapisan ozon telah mencapai sekitar 40 persen. Namun di Arktik. Kali ini. temperatur umumnya lebih hangat. Perancis. Pada suhu ini. menurut para peneliti dari Laboratorie Atmospheres. VIVAnews .Hilangnya Ozon di Kutub Utara Pecahkan Rekor Fenomena ini terjadi akibat suhu dingin ekstrim yang terjadi di kawasan kutub utara. . Dalam beberapa pekan terakhir. fenomena berkurangnya lapisan ozon terjadi akibat suhu dingin yang ekstrim dan musim dingin stratosferik panjang yang mengakibatkan perusakan ozon secara signifikan.Lapisan ozon merupakan lapisan yang berfungsi seperti tameng yang melindungi kehidupan di Bumi dari radiasi sinar ultraviolet berbahaya. Tanpa Protokol Montreal. penipisan lapisan ozon seperti yang kamili ini terjadi akan kembali hadir di musim dingin yang sangat ekstrim di kutub utara. Di Antartika ‘lubang ozon’ merupakan fenomena yang selalu terjadi di sana karena temperatur udara di kawasan stratosfir kutub selatan itu sangat rendah pada musim dingin. konsentrasi ozon terus dipantau oleh lembaga internasional sejak penandatanganan Protokol Montreal pada tahun 1987. Milieux. awan terbentuk di bagian bawah stratosfir. Selama konsentrasi klorin dan bromin di startosfir tetap tinggi. lapisan ozon baru bisa pulih ke level sebelum tahun 198an pada sekitar tahun 2045 sampai 2060 mendatang di kutub selatan utara dan sekitar satu atau dua dekade sebelumnya di kutub utara. Penipisan yang kali ini terjadi merupakan yang terburuk. yang menentukan batas produksi halocarbon. kondisi cuaca yang tidak lazim telah mengakibatkan penipisan lapisan ozon di kawasan Arktik. senyawa kimia yang mengandung klorin dan bromin dan menyebabkan kerusakan ozon di stratosfer. Dari uji coba. Dikutip dari Science Daily. Observation Spatiales. Sebagai informasi. 11 April 2011. peneliti memperkirakan. pada akhir Maret lalu.

" kata salah satu peneliti. hilangnya lapisan es Antartika memicu tekanan tinggi pada cuaca di utara Rusia. mencair dan mengganggu pola udara di atmosfir. (sj) . Tim dari institut ini mengatakan bahwa saat es hilang dari lautan Antartika." kata Rahmstorf. pola angin berubah arah. Hasil penelitian Rahmstorf dan timnya ini dibenarkan oleh Riset Kutub dan Kelautan Alfred Wegener Institute. dilansir dari laman The Independent. mereka salah. dan Laut Barents-Kara telah menunjukkan mekanisme yang kuat. Para ahli mengatakan. Ini menyebabkan udara bertekanan tinggi di Laut Barents yang kemudian menimbulkan cuaca dingin di Eropa. Antartika. "Siapapun yang mengira hilangnya sebagian besar es di Antartika tidak berdampak apapun. peningkatan panas bumi membuat es di perairan Kara dan Barents. yang selanjutnya membawa angin dingin dari wilayah Antartika dan Siberia ke Eropa barat dan kepulauan di Inggris. "Perairan yang tidak lagi ditutupi es ibarat pemanas ketika suhu air lebih hangat dibandingkan wilayah Antartika di atasnya. Ada interkoneksi yang kompleks di sistem iklim. maka udara panas dalam jumlah besar dilepaskan ke udara yang lebih dingin di atmosfir. menyebabkan tekanan udara meningkat akibat perbedaan suhu yang berbenturan. Akibatnya.Akibat Pemanasan Global Cuaca dingin yang ekstrem di Eropa diduga salah satu akibat dari pemanasan global. Dr Petoukhov. Menurut Stefan Rahmstorf dari Riset Dampak Iklim dari Potsdam Institute. Tekanan udara yang meningkat kemudian membuat atmosfir tidak stabil akibat tekanan udara yang berbeda.

Hampir seluruh Eropa dari Skandinavia hingga Mediterania saat ini dicengkeram cuaca dingin yang kuat. Bulgaria.Cuaca ekstrem berupa suhu sangat dingin hingga minus 42. Kompas . dan Informasi Kedirgantaraan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan). Pakar meteorologi dari Badan Meteorologi. lalu menjalar ke selatan hingga ke Indonesia. menyebabkan hujan salju yang lebat di bagian tenggara Eropa. berupa curah hujan yang sangat tinggi. dan Geofisika. Thomas Djamaluddin. menjelaskan. cuaca dingin yang ekstrem di Eropa sejak dua pekan lalu disebabkan oleh fenomena antisiklon berupa daerah tekanan tinggi di Siberia. Dampak yang ditimbulkannya adalah suhu yang sangat dingin. termasuk Jabodetabek. Turunnya suhu udara pada musim dingin itu mulai terlihat pertengahan Januari di bagian timur Rusia dan Siberia. Senin (6/2). Daerah yang dilewati. pendinginan ekstrem di kawasan subtropis Eropa dan lintang tinggi itu merupakan fenomena gangguan cuaca yang disebut Gelombang Rossby. seperti Guangzhou dan Hongkong. Lalu. menurut laporan Organisasi Meteorologi Dunia (WMO). Pengkajian. ke Inggris sampai daratan Eropa Barat. Pola pergerakannya mulai dari Chicago. Angin dingin Deputi Bidang Sains. Terjadinya hujan salju hebat di Eropa Timur disebabkan bertemunya angin Siberia yang membawa masa udara yang masif ini dengan udara lembab dari bagian tengah Laut Mediterania. Kondisi cuaca yang mulai terpantau awal Februari ini.” ujarnya. Cuaca buruk ini menimbulkan entakan udara yang membawa uap air dalam jumlah besar ke Asia Timur. Klimatologi.Cuaca Ekstrem di Eropa Berpengaruh ke Asia Jakarta. Pengaruh tersebut terutama berupa angin kencang dan curah hujan tinggi. Lebih lambat . menjelaskan. akan mengalami penurunan tekanan udara yang drastis. ”Gelombang ini bergeser dalam periode 10 hingga 15 hari. Rusia Utara. dan Italia. New York. Romania. seperti Balkan. Kemudian dalam satu minggu akan berdampak pada wilayah bagian barat Indonesia.7 derajat celsius di Eropa yang telah menewaskan sekitar 360 orang bisa berpengaruh ke kawasan Asia Timur lalu ke Indonesia. ”Ini menyebabkan angin dingin dari wilayah tersebut bertiup ke Eropa. bergerak ke bagian timur dan tengah Eropa hingga mencapai bagian barat dan selatan pada akhir Januari hingga awal Februari. Edvin Aldrian. menghambat masuknya angin hangat dari Samudra Atlantik.” ujarnya.

Di Inggris juga mengalami malam terdingin pada musim dingin tahun ini. Suhu terendah mencapai minus 11. Di kawasan pantai Belgia tercatat minus 17 derajat celsius. pertanian.3 derajat celsius tercatat di Wales. DAMPAK PEMANASAN GLOBAL WARMING Para ilmuan menggunakan model komputer dari temperatur. kejadian oskilasi kutub utara yang kuat biasanya berlangsung selama dua minggu. Suhu paling dingin tercatat di Kvikkjokk di bagian utara Swedia. dan sirkulasi atmosfer untuk mempelajari pemanasan global. Pada tahun 2009/2010.7 derajat celsius. pola presipitasi. La Nina Menurut Jonathan Erdman. Di Polandia. pantai. suhu udara terendah dialami penduduk di bagian timurnya. Masa udara dari Siberia yang melanda Portugal menyebabkan cuaca terdingin dalam 10 tahun terakhir. Sebaliknya. Beberapa negara Eropa mulai 2 Februari hingga 3 Februari lalu mengalami malam terdingin pada musim dingin ini. yaitu hampir mencapai minus 30 derajat celsius. ahli meteorologi dari National Oceanic and Atmospheric Administration (NOAA). musim dingin tahun ini tidak akan lebih dingin dibandingkan catatan suhu ekstrem seperti yang terjadi pada 2009/2010. kondisi dingin sudah dimulai pada pertengahan Desember dan berlanjut hingga Februari. yaitu minus 42. kehidupan hewan liar dan kesehatan manusia. para ilmuan telah membuat beberapa prakiraan mengenai dampak pemanasan global terhadap cuaca. suhu turun hingga minus 26. cengkeraman udara dingin tahun ini datang lebih lambat. Berdasarkan model tersebut.4 derajat celsius. Temperatur ini merupakan yang terendah di Swedia sejak tahun 2001. Di Jerman. musim dingin ekstrem juga berpotensi dialami kawasan utara Benua Amerika karena dipengaruhi kondisi La Nina di Samudra Pasifik dekat ekuator. tinggi permukaan air laut.Dibandingkan dengan cuaca dingin yang ekstrem pada musim dingin tahun 2009/2010. Menurut Mike Halpert dari NOAA. ada beberapa suhu rendah telah tercatat di beberapa tempat saat ini dan beberapa hari mendatang. pada musim dingin saat ini. Namun. . Karena itu. Adapun kondisi dua minggu setelahnya masih sulit diprediksi. pada Desember dan Januari suhu di sebagian besar wilayah Eropa tercatat di atas normal.

Berlawanan dengan pemanasan yang terjadi. sehingga akan memantulkan cahaya matahari kembali ke angkasa luar. Tinggi muka laut Artikel utama untuk bagian ini adalah: Kenaikan permukaan laut Perubahan tinggi rata-rata muka laut diukur dari daerah dengan lingkungan yang stabil secara geologi. Hal ini disebabkan karena uap air merupakan gas rumah kaca. akan menjadi lebih besar. bagian yang ditutupi salju akan semakin sedikit serta akan lebih cepat mencair. Daerah-daerah yang sebelumnya mengalami salju ringan. Selain itu. Pola cuaca menjadi tidak terprediksi dan lebih ekstrim. daerah bagian Utara dari belahan Bumi Utara (Northern Hemisphere) akan memanas lebih dari daerah-daerah lain di Bumi. Para ilmuan belum begitu yakin apakah kelembaban tersebut malah akan meningkatkan atau menurunkan pemanasan yang lebih jauh lagi.Cuaca Para ilmuan memperkirakan bahwa selama pemanasan global. sekitar 1 persen untuk setiap derajat Fahrenheit pemanasan. Akan tetapi. Akibatnya. beberapa periode yang sangat dingin mungkin akan terjadi. . Kelembaban yang tinggi akan meningkatkan curah hujan. air akan lebih cepat menguap dari tanah. Daerah hangat akan menjadi lebih lembab karena lebih banyak air yang menguap dari lautan. Akibatnya beberapa daerah akan menjadi lebih kering dari sebelumnya. secara rata-rata. Topan badai (hurricane) yang memperoleh kekuatannya dari penguapan air. gunung-gunung es akan mencair dan daratan akan mengecil. Akan lebih sedikit es yang terapung di perairan Utara tersebut. Badai akan menjadi lebih sering. di mana hal ini akan menurunkan proses pemanasan (lihat siklus air). Musim tanam akan lebih panjang di beberapa area. sehingga keberadaannya akan meningkatkan efek insulasi pada atmosfer. Pada pegunungan di daerah subtropis. Angin akan bertiup lebih kencang dan mungkin dengan pola yang berbeda. uap air yang lebih banyak juga akan membentuk awan yang lebih banyak. Temperatur pada musim dingin dan malam hari akan cenderung untuk meningkat. mungkin tidak akan mengalaminya lagi. (Curah hujan di seluruh dunia telah meningkat sebesar 1 persen dalam seratus tahun terakhir ini).

tetapi hal ini sebenarnya tidak sama di beberapa tempat. Kenaikan 50 cm (20 inchi) akan menenggelamkan separuh dari rawa-rawa pantai di Amerika Serikat. sebagai contoh. Negara-negara kaya akan menghabiskan dana yang sangat besar untuk melindungi daerah pantainya. Tanaman pangan dan hutan dapat mengalami serangan serangga dan penyakit yang lebih hebat. Rawa-rawa baru juga akan terbentuk. . lahan pertanian tropis semi kering di beberapa bagian Afrika mungkin tidak dapat tumbuh. Di lain pihak. Bahkan sedikit kenaikan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi ekosistem pantai. Tumbuhan akan mengubah arah pertumbuhannya. Hewan dan tumbuhan Hewan dan tumbuhan menjadi makhluk hidup yang sulit menghindar dari efek pemanasan ini karena sebagian besar lahan telah dikuasai manusia. Beberapa tipe spesies yang tidak mampu secara cepat berpindah menuju kutub mungkin juga akan musnah. dan banyak pulau-pulau. yang lebih memperbanyak volume air di laut. Pertanian Orang mungkin beranggapan bahwa Bumi yang hangat akan menghasilkan lebih banyak makanan dari sebelumnya. Perubahan tinggi muka laut akan sangat mempengaruhi kehidupan di daerah pantai.5 persen daerah Bangladesh. Dalam pemanasan global. dan bukit pasir akan meningkat. lapisan permukaan lautan juga akan menghangat. Kenaikan 100 cm (40 inchi) akan menenggelamkan 6 persen daerah Belanda. pantai. yang berfungsi sebagai reservoir alami. Spesies-spesies yang bermigrasi ke utara atau selatan yang terhalangi oleh kota-kota atau lahan-lahan pertanian mungkin akan mati. Ketika tinggi lautan mencapai muara sungai. Akan tetapi. 17. akan mencair sebelum puncak bulan-bulan masa tanam. Bagian Selatan Kanada. sedangkan negara-negara miskin mungkin hanya dapat melakukan evakuasi dari daerah pantai. Kenaikan muka laut ini akan menutupi sebagian besar dari Florida Everglades.Ketika atmosfer menghangat. Pemanasan juga akan mencairkan banyak es di kutub. sehingga volumenya akan membesar dan menaikkan tinggi permukaan laut. Tinggi muka laut di seluruh dunia telah meningkat 10 – 25 cm (4 – 10 inchi) selama abad ke-20. pembangunan manusia akan menghalangi perpindahan ini. mencari daerah baru karena habitat lamanya menjadi terlalu hangat. Daerah pertanian gurun yang menggunakan air irigasi dari gunung-gunung yang jauh dapat menderita jika snowpack (kumpulan salju) musim dingin. banjir akibat air pasang akan meningkat di daratan. mungkin akan mendapat keuntungan dari lebih tingginya curah hujan dan lebih lamanya masa tanam. tetapi tidak di area perkotaan dan daerah yang sudah dibangun. Erosi dari tebing. dan para ilmuan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 – 88 cm (4 – 35 inchi) pada abad ke-21. hewan cenderung untuk bermigrasi ke arah kutub atau ke atas pegunungan. terutama sekitar Greenland.

Kesehatan manusia Di dunia yang hangat. Para ilmuan juga memprediksi meningkatnya insiden alergi dan penyakit pernafasan karena udara yang lebih hangat akan memperbanyak polutan. spora mold dan serbuk sari. 2008 . demam kuning. Penyakit-penyakit tropis lainnya juga dapat menyebar seperti malaria. 45 persen penduduk dunia tinggal di daerah di mana mereka dapat tergigit oleh nyamuk pembawa parasit malaria. para ilmuan memprediksi bahwa lebih banyak orang yang terkena penyakit atau meninggal karena stress panas. seperti penyakit yang diakibatkan nyamuk dan hewan pembawa penyakit lainnya. Saat ini. Wabah penyakit yang biasa ditemukan di daerah tropis. Mei 1. dan encephalitis. seperti demam dengue. persentase itu akan meningkat menjadi 60 persen jika temperature meningkat. akan semakin meluas karena mereka dapat berpindah ke daerah yang sebelumnya terlalu dingin bagi mereka.