BAB 3 GAMBARAN UMUM PERUSAHAAN

3.1 3.1.1 Perkembangan Perusahaan Sejarah Perusahaan PT. Mayora Indah Tbk (Perusahaan) didirikan pada tanggal 17 Februari 1977 berdasarkan akta No. 204 yang diubah dengan akta No. 320 tanggal 22 Juni 1977, keduanya dibuat dihadapan Notaris Poppy Savitri Parmanto S.H., sebagai pengganti dari Notaris Ridwan Suselo S.H., notaris di Jakarta. Akta pendirian tersebut telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan no. Y.A. 5/5/14 tanggal 3 Januari 1978 dan telah didaftarkan pada Kantor Kepaniteraan Pengadilan Negeri Tangerang No. 2/PNTNG/1978 tanggal 10 Januari 1978 serta diumumkan dalam Berita Negara RI No. 39 tanggal 15 Mei 1990, Tambahan No. 1716. Anggaran Dasar Perusahaan diubah dengan akta No. 421 tertanggal 30 Desember 1989 dan diubah kembali dengan akta No. 155 tertanggal 16 Januari 1990, keduanya dibuat dihadapan S.P. Henny Sidkhi S.H., notaris di Jakarta dan telah mendapatkan pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia No. C2-1696.HT.01.04.TH.90 tertanggal 26 Maret 1990. Anggaran Dasar Perusahaan juga diubah secara menyeluruh dengan akta No. 49 tertanggal 4 April 1990 dibuat dihadapan S.P. Henny Sidkhi S.H., notaris di Jakarta dan telah mendapat pengesahan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia berdasarkan Surat Keputusan No. C2-2609.HT.01.04.TH.90 tertanggal 7 Mei 1990. Perubahan tersebut antara lain meningkatkan modal dasar Perusahaan dari Rp. 20.000.000.000,- (dua puluh milyar rupiah) menjadi Rp. 30.000.000.000,- (tiga puluh milyar rupiah) yang terbagi atas Rp. 30.000.000,- (tiga puluh juta rupiah) saham biasa dengan nilai nominal Rp. 1.000,- per saham. Anggaran Dasar Perusahaan telah mengalami beberapa kali perubahan, yang terakhir dengan akta Notaris Adam Kasdarmadji S.H., No. 448 tanggal 27 juni 1997, antara lain mengenai maksud dan tujuan perusahaan. Akta perubahan ini telah

Pada tanggal 31 Desember 2004 seluruh saham Perusahaan sejumlah 766. Adapun tujuan perusahaan menawarkan sebagian dari modal sahamnya kepada masyarakat melalui Bursa Efek di Indonesia antara lain untuk memperkuat struktur permodalan Perusahaan dengan cara pengurangan kewajiban jangka panjang.570.000 saham. Pada tanggal 25 Mei 1990.000 saham kepada masyarakat melalui Bursa Efek di Indonesia. .000.mendapat persetujuan dari Menteri Kehakiman Republik Indonesia dalam Surat Keputusan No.584. Pada tanggal 26 Mei 1997. Perusahaan memperoleh surat dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. SI-109/SHM/MK. S-1710/PM/1992.10/1990 untuk menawarkan 3. atas penawaran umum terbatas kepada pemegang saham sebanyak 63. meningkatkan kegiatan usaha dengan ekspansi atau perluasan di bidang makanan ringan dan memberikan kesempatan kepada masyarakat luas baik perorangan maupun lembaga/badan usaha untuk memiliki saham Perusahaan.000 saham. atas penawaran umum terbatas II kepada para pemegang saham sebanyak 24. yang mulai tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tanggal 30 Desember 1992.000. Selanjutnya pada tanggal 16 Oktober 1992.HT. 001/MI/V/97 perihal pemberitahuan efektifnya Pernyataan Pendaftaran Perusahaan atas penawaran umum obligasi kepada masyarakat sebesar Rp.98 tanggal 6 Februari 1998.000 saham telah tercatat pada Bursa Efek Jakarta dan Surabaya. yang mulai tercatat di Bursa Efek Jakarta dan Surabaya pada tanggal 1 Maret 1994. C2-620. Perusahaan memperoleh surat dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No.TH. Perusahaan memperoleh surat dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No.04. S-219/PM/1994 perihal pemberitahuan efektifnya Pernyataan Pendaftaran Perusahaan. perihal pemberitahuan efektifnya Pernyataan Pendaftaran Perusahaan. Pada tanggal 7 Februari 1994. Perusahaan memperoleh persetujuan dari Menteri Keuangan Republik Indonesia dengan Surat Keputusan No.01. Saham tersebut mulai tercatat di Bursa Efek pada tanggal 4 Juli 1990.

Tomang Raya No. Jenis usahanya industri pengolahan kopi bubuk dan instan.000. Jl.pada tingkat bunga tetap sebesar 14% per tahun. Seluruh obligasi dijual dengan harga nilai nominal dan dicatat di Bursa Efek Surabaya. berdomisili di Tangerang. Mayora Nederland B. mulai beroperasi sejak tahun 1991. Pada tanggal 27 Juni 2003. 21-23. Perusahaan berdomisili di Tangerang dengan pabrik berlokasi Tangerang dan Bekasi. Jumlah karyawan perusahaan dan anak perusahaan pada tanggal 31 Desember 2003. 2004 dan 2005 masing-masing adalah 4. Jakarta 11440. Kantor pusat Perusahaan beralamat di Gedung Mayora. lebih dari 50% saham anak perusahaan berikut: 1. Yang jenis usahanya jasa keuangan dan mulai beroperasi sejak tahun 1996. 5. 4.000.300. 3. 2. mulai beroperasi sejak tahun 1990. S-1542/PM/2003 perihal pemberitahuan efektifnya Pernyataan Pendaftaran Perusahaan atas penawaran umum obligasi kepada masyarakat sebesar Rp.000. PT Sinar Pangan Barat (SPB) yang berdomisili di Medan. Jenis usahanya industri pengolahan biji kakao. PT Torabika Eka Semesta (TES) yang berdomisili di Tangerang. mulai beroperasi sejak tahun 1992.000..000.310 karyawan. Pada tahun 2004 obligasi telah dilunasi Perusahaan. Perusahaan memperoleh surat dari Ketua Badan Pengawas Pasar Modal No. Seluruh obligasi dijual dengan harga nilai nominal dan dicatat di Bursa Efek Surabaya. PT Sinar Pangan Timur (SPT) yang berdomisili di Surabaya. berdomisili di Belanda.65% per tahun. Perusahaan tergabung dalam kelompok usaha (group) Mayora. . 200. mulai beroperasi sejak tahun 1985. PT Kakao Mas Gemilang (KMG).pada tingkat bunga tetap sebesar 14..000. Perusahaan mulai beroperasi secara komersial pada bulan Mei 1978.650 karyawan dan 5. Jenis usahanya industri makanan dan olahan. baik secara langsung maupun tidak langsung. Jenis usahanya industri makanan dan olahan. dimiliki TES dengan kepemilikan 96%.317 karyawan. 4..V. Perusahaan juga merupakan induk perusahaan dengan memiliki.

. dll. kembang gula. Selain itu perusahaan juga memproduksi produk-produk sejenis untuk ekspor dengan menggunakan merk-merk yang berbeda. Perusahaan tidak mengalami kesulitan dalam pembelian atas bahan baku yang dipergunakan karena lebih dari 90% bahan-bahan tersebut dihasilkan di dalam negeri. Astor dan lain-lain. Biskuit : Roma (dalam berbagai jenis). Hits. Sando. Jelly : Long Jelly.3. Saat ini Perusahaan menjalankan bidang usaha industri makanan olahan. Wafer : Roma Chocolate Wafer. Kembang Gula : Kopiko.1. Danisa (dalam berbagai jenis) dan Better. b. Susu e. minyak cokelat. Bahan-bahan utama yang dipergunakan oleh Perusahaan dalam memproduksi produk-produk diatas antara lain: a. Cokelat. Minyak (minyak kelapa. cokelat. Tamarin. Swissel. Untuk menjangkau seluruh lapisan konsumen telah diciptakan berbagai macam produk dengan nama. Kopi f.2 Bidang Usaha Perusahaan Sesuai dengan pasal 3 anggaran dasar Perusahaan. Kiss. tapioka. antara lain biskuit. wafer. mentega. dan lain-lain. kualitas dan harga yang berbeda. c. jagung) b. dll) c. d. Beberapa merk dagangan dari Perusahaan yang telah dikenal masyarakat antara lain adalah: a. minyak kelapa sawit. Bahan-bahan pembungkus. dan lain-lain. Tepung (gandum. beras. Gula d. Oka. Pee Wee. perdagangan serta agen/perwakilan. Produk-produk perusahaan telah memasuki pasar dan telah mendapat tempat yang baik di kalangan konsumen makanan ringan. dan jelly. minyak kedelai. ruang lingkup kegiatan Perusahaan adalah menjalankan usaha dalam bidang industri. Cokelat : Choki-choki. e. Beng-Beng.

Untuk menjaga kualitas produk. administrasi. armada distribusi dan penjualan untuk menyebarluaskan produk-produk Perusahaan di seluruh Indonesia. Laboratorium. Perusahaan telah mendirikan laboratorium untuk setiap unit produk yang dihasilkan dengan melakukan penelitian tidak hanya pada produk akhir tetapi juga bahan-bahan baku yang dipergunakan. sebagai contoh. Lebih jauh lagi. Hongkong. 3. laboratorium Perusahaan juga berfungsi sebagai pusat pengembangan produk-produk baru tersebut berdasarkan atas hasil penelitian di kalangan konsumen mengenai jenis atau rasa yang tengah digemari oleh konsumen. banyaknya perusahaan dalam kegiatan menghasilkan barang. Inbisco Niaga didirikan oleh Inbisco Group pada tahun 1985 sebagai salah satu group perusahaan Inbisco Group.2 Kondisi Bisnis Perusahaan Berdasarkan pada ciri-ciri jenis barang yang dihasilkan.Bahan baku yang masih diimport oleh Perusahaan adalah “flavor” (pengharum) yang digunakan pada produk seperti kembang gula dan jelly. Inbisco Niaga yang bertindak sebagai pemasok dan distribusi tunggal Perusahaan. mudah tidaknya perusahaan baru menjalankan kegiatan untuk memproduksi barang dan besarnya kekuatan suatu perusahaan di dalam pasar. Inbisco Niaga memiliki kantor cabang di seluruh cabang di seluruh Indonesia yang dilengkapi dengan sarana pergudangan. Selain menjaga kualitas produk yang akan dihasilkan. laboratorium juga melaksanakan percobaan guna menghindarkan pencemaran terhadap produk yang akan dibuat. Perusahaan berhasil menembus pasaran ekspor seperti Singapura. baik pasar domestik maupun ekspor. Pada saat ini PT. Untuk meningkatkan pelayanan pemasaran dan kemudahan jalur distribusi. . melaksanakan percobaan terhadap seluruh bahan baku. Perusahaan telah menyerahkan masalah tersebut kepada PT. Dengan adanya PT. Canada. AS. Inbisco Niaga. PT. dan Eropa. Timur Tengah.

Perusahaan ini tergolong kedalam pasar persaingan monopolistik. daya tawar menawar pemasok. ancaman produk atau jasa substitusi dan pertarungan diantara para anggota industri (peserta) persaingan.Porter Jelly Drink . Arnott’s Indonesia PT.1 Analisa Harvard Michael E. Ultra Prima Abadi PT. General Food Industries PT. Mayora Indah Tbk yang dianalisis berdasarkan 5 kekuatan Porter: Pendatang Baru: PT. yaitu: ancaman pendatang baru. Monde Mahkota Biscuit Pembeli: PT. pasar persaingan monopolistik adalah pasar dimana terdapat lebih dari satu produsen yang menghasilkan barang berbeda corak. Berikut adalah kondisi bisnis PT. Nabisco Foods PT. Porter yang menjelaskan bahwa sifat dan derajat persaingan dalam suatu industri bergantung pada lima faktor atau kekuatan. Danone Biscuits Indonesia PT. Hero Supermarket Tbk Carrefour Ranch Market Daya tawar menawar pembeli Ancaman produk subtitusi Produk Substitusi: Roti Susu Mie Instan Gambar 3.maka terdapat bentuk-bentuk atau struktur pasar. daya tawar menawar pembeli (pelanggan). Magfood Inovasi Pangan Ancaman pendatang baru Daya tawar menawar pemasok Pemasok: PT. Kondisi bisnis perusahaan menurut Harvard Michael E. Kemang Food Industri PT. Inbisco Niaga Pesaing Industri: PT.

Pembeli atau pelanggan merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga kelangsungan hidup perusahaan dan juga dengan mendapatkan pembeli atau pelanggan dalam jumlah yang besar. dapat diartikan perusahaan memenangkan persaingan dalam suatu industri dengan perusahaan lainnya. Dalam hal ini PT. Pemasok dapat membantu perusahaan untuk meningkatkan laba yaitu dengan cara menjaga dan meningkatkan mutu bahan baku dan memenuhi pemesanan perusahaan dengan tepat waktu. yaitu PT.1. maka hal ini menjadi ancaman bagi para perusahaan lama dalam menguasai pasar yang sudah cukup lama dikuasai karena datangnya pendatang baru ke dalam suatu industri membawa masuk kapasitas baru. Pembeli. Kemang Food Industri dan PT. 2. Ranch Market. . Inbisco Niaga merupakan satu-satunya pemasok yang memiliki kualitas bahan baku yang baik. Dengan datangnya pendatang baru. Magfood Inovasi Pangan masih menguasai pasar dalam jumlah yang kecil. Pemasok. Magfood Inovasi Pangan. Pendatang Baru. keinginan untuk merebut bagian pasar (market share) dan seringkali mempunyai ancaman dengan masuknya beberapa pendatang baru ke dalam industri makanan olahan. Kemang Food Industri dan PT. Pemasok bertugas untuk menyediakan bahan baku yang akan digunakan perusahaan untuk melakukan proses produksi dan menghasilkan produk yang akan dijual kepada konsumen. Hero Supermarket Tbk. 3. Karena merupakan pendatang baru. agar mutu produk yang dihasilkan oleh perusahaan tetap terjaga. Untuk itu penting bagi perusahaan untuk dapat bekerjasama dengan pemasok yang memiliki bahan baku dengan kualitas yang baik. PT Mayora Indah Tbk mempunyai pembeli antara lain PT. Carrefour. PT.

PT. Arnott’s Indonesia. 4. General Food Industries. PT. yaitu: PT. . Produk substitusi dapat mengancam produk yang telah ada di pasaran. Danone Biscuits Indonesia. roti. kembang gula dan biskuit adalah jelly drink. Nabisco Foods. Mayora Indah Tbk mempunyai banyak pesaing dan merupakan kompetitor yang cukup lama berada di industri makanan. susu. Untuk dapat bertahan dan memenangi persaingan. dan PT. dan mie instan. Maka dari itu penting bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas produk dan pelayanan perusahaan agar kepuasan konsumen tetap terjaga dan pembeli tidak beralih kepada pesaing lainnya. Produk Substitusi. perusahaan harus menetapkan adanya sebuah strategi yaitu dengan cara meningkatkan mutu produk dan pelayanan kepada pelanggan. kembang gula dan biskuit.Tanpa adanya kesetiaan dari pelanggan maka akan sulit bagi perusahaan untuk bertahan. Pesaing. Ultra Prima Abadi. Produk substitusi yang layak diperhatikan adalah produk yang kualitasnya sebanding dengan kualitas produk yang sudah ada dan juga produk yang harganya sebanding bahkan lebih redah dari harga produk yang telah ada. selain itu juga dengan menekan harga produk sehingga bisa mendapatkan konsumen sebanyak-banyaknya. 5. Monde Mahkota Biscuit. PT. Produk substitusi yang patut diwaspadai oleh PT Mayora Indah Tbk yang memproduksi makanan. PT. Ancaman utama dalam suatu perusahaan adalah perusahaan pesaing yang menghasilkan barang sejenis untuk dijual kepada konsumen terutama perusahaanperusahaan yang telah lama menjadi pesaing perusahaan tersebut. PT.

3. Sumber: PT Mayora Indah Tbk 2005 .2 Struktur Organisasi PT. Mayora Indah Tbk.3 Struktur Organisasi dan Uraian Pekerjaan STRUKTUR ORGANISASI PT MAYORA INDAH Tbk Rapat Umum Pemegang Saham Dewan Komisaris Direktur Utama Internal Audit Direktur Pengembangan Produk Direktur Pemasaran Direktur Umum dan Personalia Direktur Keuangan Staff Project Manajer Divisi Biskuit Manajer Divisi Kembang Gula Manajer Divisi Cokelat & Wafer Manajer Perencanaan Manajer Divisi Akuntansi & Keuangan Manajer Akuntansi Manajer Teknik Manajer Perencanaan Manajer Perencanaan Manajer Laboratorium Manajer Produk Manajer Pengawasan Kualitas Produk Manajer Produk Manajer Pengawasan Kualitas Produk Manajer Produk Manajer Pengawasan Kualitas Produk Manajer Keuangan Manajer Proses Data Elektronik Gambar 3.

Kelancaran dan keberhasilan setiap aktivitas yang dijalankan perusahaan. Anggaran Dasar Perusahaan menetapkan bahwa perusahaan dipimpin oleh Direksi.Organisasi adalah kumpulan dari kelompok individu yang bekerja sama untuk mencapai tujuan yang sama. 4) Pedoman dalam menyusun prosedur-prosedur tertulis aktivitas perusahaan. 5) Menjelaskan tingkatan-tingkatan manajemen dan posisi masing-masing bagian. Adapun tugas dan wewenang komisaris dan direksi adalah sebagai berikut: • Tugas dan Wewenang Komisaris: 1. dan batasan masing-masing jabatan dan bagian pada lingkup masalah. Dewan komisaris melakukan pengawasan atas pengurusan Perusahaan oleh Direksi dalam menjalankan Perusahaan. dalam menjalankan tugasnya sehari-hari di bawah pengawasan Dewan Komisaris. wewenang dan tanggung jawab serta hubungan kerjasama dari berbagai pihak yang terlibat di dalam organisasi perusahaan. Dengan ketentuan keputusan tertinggi terletak pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). wewenang. sehingga proses pencapaian tujuan akan terkoordinasi dengan baik. yang semuanya diangkat oleh Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS). Struktur organisasi penting bagi perusahaan terutama membantu dalam hal sebagai berikut: 1) Memperjelas wewenang dan tanggung jawab atasan dan bawahan. melakukan pekerjaan lain sebagaimana dari waktu-waktu ditentukan RUPS dan memberikan nasihat kepada Direksi serta . Struktur organisasi adalah merupakan suatu gambaran mengenai pembagian tugas. 3) Memudahkan kontrol setiap bagian. banyak ditentukan oleh struktur organisasinya. Hal ini dikarenakan segala aktivitas yang ada di dalam perusahaan dan orang-orang yang terlibat didalamnya membutuhkan suatu pola pengaturan yang jelas mengenai tugas. 2) Memperjelas hubungan kerja antarbagian yang satu dengan yang lain. Susunan organisasi dibuat berdasarkan fungsi pokok yang ada di dalam perusahaan.

Tugas Pokok Direksi adalah: a. 2. 2. • Tugas dan Wewenang Direksi: 1.melakukan hal-hal lain sebagaimana ditentukan dalam Anggaran Dasar Perusahaan. surat. . berhak memasuki bangunan dan halaman atau tempat lain yang dipergunakan atau yang dikuasai oleh Perusahaan dan berhak memeriksa semua pembukuan. Anggota Dewan Komisaris baik bersama-sama maupun sendiri-sendiri setiap waktu pada jam kerja kantor Perusahaan. memeriksa dan mencocokkan keadaan uang kas dan lain-lain serta berhak mengetahui segala tindakan yang telah dijalankan oleh Direksi. Direksi bertanggungjawab penuh atas pengutusan Perusahaan untuk kepentingan dan tujuan Perusahaan. Memimpin dan mengurus Perusahaan sesuai dengan tujuan Perusahaan. Menguasai. b. Rapat Dewan Komisaris setiap waktu berhak memberhentikan untuk sementara seorang atau lebih anggota Direksi jika anggota Direksi tersebut bertindak bertentangan dengan Anggaran Dasar dan atau Peraturan Perundang-undangan yang berlaku. memelihara dan mengurus kekayaan Perusahaan untuk kepentingan Perusahaan. 3. Direksi dan setiap anggota Direksi wajib untuk memberikan penjelasan tentang segala hal tentang Perusahaan yang diminta oleh anggota Dewan Komisaris sebagaimana diperlukan oleh Dewan Komisaris untuk melaksanakan tugas mereka. Setiap anggota Direksi wajib dengan itikad baik dan penuh tanggungjawab menjalankan tugasnya dengan mentaati peraturan perundang-undangan yang berlaku. alat bukti lainnya. 4.

dengan kepentingan Perusahaan. mengikat Perusahaan dengan pihak lain dan pihak lain dengan Perusahaan. Direksi berhak mewakili Perusahaan di dalam dan di luar Pengadilan tentang segala hal dalam segala kejadian.3. Susunan pengurus Perusahaan pada tanggal 31 Desember 2005 adalah sebagai berikut: • Dewan Komisaris: Komisaris Utama Komisaris Komisaris Independen : : : Jogi Hendra Atmadja Hendrawan Atmadja Agustian Widjonarko • Dewan Direksi: Direktur Utama Direktur : : Gunawan Atmadja Hermawan Lesmana Andre Sukendra Atmadja Ongkie Tedjasurya . disyaratkan persetujuan RUPS yang diambil berdasarkan suara setuju terbanyak dari pemegang saham yang tidak mempunyai benturan. serta menjalankan semua tindakan baik yang mengenai pengurusan maupun kepemilikan. 4. Untuk melakukan perbuatan hukum dimana terdapat kepentingan antara kepentingan ekonomis pribadi anggota Direksi. Dewan Komisaris atau pemegang saham.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful