Model Pembelajaran Course Review Horay

COURSE REVIEW HORAY A. Model Pembelajaran Course Review Horay Model Pembelajaran Course Review Horay merupakan model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi meriah dan menyenangkan karena setiap siswa yang dapat menjawab benar maka siswa tersebut diwajibkan berteriak’hore!’ atau yel-yel lainnya yang disukai. Suatu metode pembelajaran dengan pengujian pemahaman menggunakan kotak yang diisi dengan nomor untuk menuliskan jawabannya, yang paling dulu mendapatkan tanda benar langsung berteriak horay. Pembelajaran Course Review Horay, merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yaitu kegiatan belajar mengajar dengan cara pengelompokkan siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil. Pembelajaran Course Review Horay merupakan suatu pembelajaran pengujian terhadap pemahaman konsep siswa menggunakan kotak yang diisi dengan soal dan diberi nomor untuk menuliskan jawabannya. Siswa yang paling terdahulu mendapatkan tanda benar langsung berteriak horay atau yel-yel lainnya. Melalui Pembelajaran Course Review Horay diharapkan dapat melatih siswa dalam menyelesaikan masalah dengan pembentukkan kelompok kecil. Course Review Horay adalah salah satu metode pembelajaran yang dapat mendorong siswa untuk ikut aktif dalam belajar. Metode ini merupakan cara belajar-mengajar yang lebih menekankan pada pemahaman materi yang diajarkan guru dengan menyelesaikan soal-soal. Dalam aplikasinya metode pembelajaran Course Review Horay tidak hanya menginginkan siswa untuk belajar ketrampilan dan isi akademik. Pembelajaran dengan metode Course Review Horay juga melatih siswa untuk mencapai tujuan-tujuan hubungan sosial yang pada akhirnya mempengaruhi prestasi akademik siswa. Pembelajaran melalui metode ini dicirikan oleh struktur tugas, tujuan, dan penghargaan kooperatif yang melahirkan sikap ketergantungan yang positif di antara sesama siswa, penerimaan terhadap perbedaan individu dan mengembangkan ketrampilan bekerjasama antar kelompok. Kondisi seperti ini akan memberikan kontribusi yang cukup berarti untuk membantu siswa yang kesulitan dalam mempelajari konsep-konsep belajar, pada akhirnya setiap siswa dalam kelas dapat mencapai hasil belajar yang maksimal. Pada pembelajaran Course

Penutup. Untuk menguji pemahaman. siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa. 2. Contoh Materi yang sesuai : . refleksi. Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi. Kekurangan: Siswa aktif dan pasif nilainya disamakan. Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan. Adanya peluang untuk curang. 3. Suasana belajar dan interaksi yang menyenangkan membuat siswa lebih menikmati pelajaran sehingga siswa tidak mudah bosan untuk belajar. Kelebihan: Pembelajarannya menarik mendorong untuk dapat terjun ke dalamnya. pemberian reward. 5. 10. fasilitator dan pembimbing. siswa yang punya nomor sama dengan nomor soal yang dibacakan guru berhak menjawab jika jawaban benar diberi skor dan siswa menyambutnya dengan yel hore atau yang lainnya. atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya. siswa atau kelompok menuliskan nomor sembarang dan dimasukkan ke dalam kotak. tanya jawab untuk pemantapan. 7. Melatih kerjasama. 1. penyimpulan dan evaluasi. Kesimpulan. guru membacakan soal yang nomornya dipilih acak. 4. 9. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut : Informasi kompetensi. Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh. 8. sajian materi. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. Siswa yang sudah mendapat tanda Ö vertikal atau horisontal. kalau benar diisi tanda benar (v) dan salah diisi tanda silang (x). Memberikan kesempatan kepada siswa bertanya jawab. Dalam hal ini pada proses pembelajaran guru hanya bertindak sebagai penyampai informasi.Review Horay aktifitas belajar lebih banyak berpusat pada siswa. B.

A. Titania. dan Oberon. Merkurius Planet merkurius letaknya paling dekat dengan matahari dan planet yang terkecil. uranus. Planet Dalam tata surya ada 8 planet yaitu merkurius. saturnus mempunyai cincin yang mengelilinginya. dan neptunus. saturnus. Akan tetapi yang paling besar ada 5 buah satelit yaitu Miranda. 5. Uranus juga mempunyai satelit yang jumlahnya 15 buah. Uranus Uranus diselubungi oleh awan tebal. 6. Planet-planet tersebut beredar mengelilingi matahari. yupiter. Saturnus Saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah yupiter. 8.Kelas 6 (Bumi Dan Alam Semesta) dan (Ciri Khusus Makhluk Hidup Dan Lingkungan Hidupnya) Tata Surya Tata surya adalah suatu tatanan atau sistem yang terdiri atas matahari dan benda-benda langit yang mengitarinya. 4. 1. 7. venus.kerikil kecil dan butiran es. mars. Umbriel. Mars Planet mars dikenal dengan planet merah karena permukaannya diliputi debu-debu merah. bumi. yupiter dapat melakukan rotasi jauh lebih cepat daripada bumi. meteoroid. Neptunus . Benda-benda langit yang mengitari matahari antara lain : planet. cincin tersebut berupa debu halus. Venus Venus adalah planet yang dekat dengan bumi dan ukurannya hampir sama dengan bumi. 2. Bumi Bumi adalah planet tempat tinggal kita yang berbentuk bulat tepat dikedua kutubnya dan permukaan bumi terdiri atas laut dan daratan. Ariel. komet dan satelit. Yupiter Yupiter merupakan planet terbesar di tata surya . 3. Peredaran planet mengelilingi matahari disebut revolusi selain berevolusi planet juga melakukan rotasi yaitu gerak planet berputar pada sumbunya. asteroid.

Nilai siswa dihitung dari jawaban benar dan jumlah horay yang diperoleh. 2. Adanya peluang untuk curang. 3. 2. menantang sekaligus menyenangkan. Guru mendemonstrasikan / menyajikan materi sesuai tpk. permukaan planet berwarna biru dan sebagian besar diselubungi lapisan es cukup tebal. 2. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan. Penutup. Siswa yang sudah mendapat tanda v vertikal atau horisontal. yang paling dulu mendapatkan tanda benar langsung berteriak horay. 11. Kekurangan: 1. 4. Pembelajarannya menarik mendorong untuk dapat terjun ke dalamnya. kalau benar diisi tanda benar (v) dan salah diisi tanda silang (x) 6. Kelebihan: 1. C. Alasan Materi tata surya ini sangat cocok atau sesuai dengan metode course review horay dan di samping itu juga model pembelajaran tersebut mengutamakan pembelajaran aktif. Memberikan siswa tanya jawab. . 5. Siswa aktif dan pasif nilainya disamakan. Untuk menguji pemahaman.Planet neptunus disebut planet kembar Uranus. Course Review Horay Suatu metode pembelajaran dengan pengujian pemahaman menggunakan kotak yang diisi dengan nomor untuk menuliskan jawabannya. atau diagonal harus segera berteriak horay atau yel-yel lainnya. Pembelajaran yang dirancang Guru dapat lebih bervariatif. Melatih kerjasama. 7. menarik dan menyenangkan karena menggunakan permainan-permainan. Langkah-langkah: 1. siswa disuruh membuat kotak 9 / 16 / 25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing. lebih bermakna. 8.

6. 4. Kesimpulan. siswa disuruh membuat kotak 9/16/25 sesuai dengan kebutuhan dan tiap kotak diisi angka sesuai dengan selera masing-masing siswa. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. 5. Model pembelajaran course review horay juga merupakan suatu metode pembelajaran dengan pengujian pemahaman siswa menggunakan soal dimana jawaban soal dituliskan pada kartu atau kotak yang telah dilengkapi nomor dan untuk siswa atau kelompok yang mendapatkan jawaban atau tanda dari jawaban yang benar terlebih dahulu harus langsung berteriak “horay” atau menyanyikan yel-yel kelompoknya. atau diagonal harus berteriak horay … atau yel-yel lainnya. Siswa yang sudah mendapat tanda Ö vertikal atau horisontal. Pengertian Model pembelajaran Course Review Horay merupakan model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi meriah dan menyenangkan karena setiap siswa yang dapat menjawab benar maka siswa tersebut diwajibkan berteriak’hore!’ atau yel-yel lainnya yang disukai. 9. model pembelajaran course review horay ini merupakan suatu model pembelajaran yang dapat digunakan guru agar dapat tercipta suasana pembelajaran di dalam kelas yang lebih menyenangkan. Sehingga para siswa merasa lebih tertarik. Guru membaca soal secara acak dan siswa menulis jawaban di dalam kotak yang nomornya disebutkan guru dan langsung didiskusikan. dalam pelaksanaan model pembelajaran course review horay ini pengujian pemahaman siswa . Untuk menguji pemahaman. Jadi. Langkah-langkah pembelajarannya sebagai berikut : 1. 7. apabila siswa dapat menjawab pertanyaan secara benar maka siswa tersebut diwajibkan meneriakan kata “hore” ataupun yel-yel yang disukai dan telah disepakati oleh kelompok maupun individu siswa itu sendiri. Model Pembelajaran Course Review Horay A. Memberikan kesempatan kepada siswa bertanya jawab. Jadi. 3. Nilai siswa dihitung dari jawaban benar jumlah horay yang diperoleh. 2. Karena dalam model pembelajaran course review horay ini. 8. kalau benar diisi tanda benar (Ö) dan salah diisi tanda silang (x). Guru mendemonstrasikan/menyajikan materi.Model Pembelajaran Course Review Horay merupakan model pembelajaran yang dapat menciptakan suasana kelas menjadi meriah dan menyenangkan karena setiap siswa yang dapat menjawab benar maka siswa tersebut diwajibkan berteriak’hore!’ atau yel-yel lainnya yang disukai. Penutup.

Bagi yang benar. Guru membaca soal secara acak dan siswa menuliskan jawabannya didalam kartu atau kotak yang nomornya disebutkan guru. Kelebihan Model Pembelajaran Corse Review Horay a. 2. Siswa lebih semangat belajar karena suasana pembelajaran berlangsung menyenangkan . b. Pembelajaran Course Review Horay. Dan siswa yang lebih dulu mendapatkan tanda atau jawaban yang benar harus langsung segera menyoraki kata-kata “horay” atau menyoraki yel-yelnya. Siswa yang paling terdahulu mendapatkan tanda benar langsung berteriak horay atau yel-yel lainnya. Agar pemahaman konsep materi yang akan dibahas dapat dikaji secara terarah maka seiring dengan perkembangan dunia pendidikan pembelajaran Corse Review Horay menjadi salah satu alternative sebagai pembelajaran yang mengarah pada pemahaman konsep. Pembelajarannya menarik dan mendorong siswa untuk dapat terjun kedalamnya. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. 5. Melalui Pembelajaran Course Review Horay diharapkan dapat melatih siswa dalam menyelesaikan masalah dengan pembentukkan kelompok kecil. 10. c. Penutup C. Guru memberikan rewardv pada yang memperoleh nilai tinggi atau yang banyak memperoleh horay. 6. merupakan salah satu pembelajaran kooperatif yaitu kegiatan belajar mengajar dengan cara pengelompokkan siswa ke dalam kelompok-kelompok kecil. 9. Pembelajarannya tidak monoton karena diselingi sedikit hiburan sehingga suasana tidak menegangkan. Langkah-Langkah Model Pembelajaran Course Review Horay 1. Setelah pembacaan soal dan jawaban siswa telah ditulis didalam kartu atau kotak. Guru membagi siswa dalam kelompok-kelompok. Nilai siswa dihitung dari jawaban yang benar dan yang banyak berteriak horay . Pembelajaran Course Review Horay yang dilaksanakan merupakan suatu pembelajaran dalam rangka pengujian terhadap pemahaman konsep siswa menggunakan kotak yang diisi dengan soal dan diberi nomor untuk menuliskan jawabannya. Untuk menguji pemahaman siswa disuruh membuat kartu atau kotak sesuai dengan kebutuhan dan diisi dengan nomor yang ditentukan guru. B.siswa memberi tanda check list ( √ ) dan langsung berteriak horay atau menyanyikan yel-yelnya. 7. 4. Guru menyajikan atau mendemonstrasikan materi sesuai topik dengan tanya jawab 3. 8. guru dan siswa mendiskusikan soal yang telah diberikan tadi.dengan menggunakan kotak yang berisi nomor untuk menuliskan jawabannya.

Selanjutnya guru dapat mengevaluasi setiap siswa tentang penguasaan materi yang meliputi kedua posisi tersebut dan mengevaluasi seberapa efektif siswa terlibat dalam prosedur debat. Pada dasarnya.com/docs/22466933/COOPERATIVE-LEARNING-SEBAGAI-MODEL-PEMBELAJARANALTERNATIF-UNTUK http://www.docstoc. Peran tersebut mungkin bermacam-macam menurut tugas. Siswa aktif dan pasif nilainya disamakan b. Materi ajar dipilih dan disusun menjadi paket pro dan kontra. Keterampilan sosial yang dibutuhkan dalam usaha berkolaborasi harus dipandang penting dalam keberhasilan menyelesaikan tugas kelompok. Melatih kerjasama D.com/search ANEKA METODE PEMBELAJARAN 1. . setiap model harus melibatkan materi ajar yang memungkinkan siswa saling membantu dan mendukung ketika mereka belajar materi dan bekerja saling tergantung (interdependen) untuk menyelesaikan tugas. Metode debat Metode debat merupakan salah satu metode pembelajaran yang sangat penting untuk meningkatkan kemampuan akademik siswa.blogspot. agar semua model berhasil seperti yang diharapkan pembelajaran kooperatif. Ketrampilan ini dapat diajarkan kepada siswa dan peran siswa dapat ditentukan untuk memfasilitasi proses kelompok.html http://www. Laporan masingmasing kelompok yang menyangkut kedua posisi pro dan kontra diberikan kepada guru.d. Di dalam kelompoknya.dinamikaebooks.com/2011/11/model-pembelajaran-course-review-horay. siswa (dua orang mengambil posisi pro dan dua orang lainnya dalam posisi kontra) melakukan perdebatan tentang topik yang ditugaskan. Adanya peluang untuk curang http://gittafaolina. Siswa dibagi ke dalam beberapa kelompok dan setiap kelompok terdiri dari empat orang. Kelemahan Model Pembelajaran Course Review Horay a.

c. Guru menjelaskan tujuan pembelajaran. Permainan merupakan penemuan yang mudah dan dapat digunakan dalam situasi dan waktu yang berbeda. b. peran guru menyajikan masalah. Langkah-langkah: . Pembelajaran Berdasarkan Masalah Problem Based Instruction (PBI) memusatkan pada masalah kehidupannya yang bermakna bagi siswa. atau fasilitator dan peran guru bisa sebagai pemonitor proses belajar. mengajukan pertanyaan dan memfasilitasi penyelidikan dan dialog. Siswa bebas mengambil keputusan dan berekspresi secara utuh. Kelebihan metode Role Playing sebagai berikut. melaksanakan eksperimen untuk mendapatkan penjelasan dan pemecahan masalah. tugas. Permainan ini pada umumnya dilakukan lebih dari satu orang. Pengembangan imajinasi dan penghayatan dilakukan siswa dengan memerankannya sebagai tokoh hidup atau benda mati. pembuat kesimpulan (summarizer). Langkah-langkah: a. Seluruh siswa mempunyai kesempatan untuk memajukan kemampuannya dalam bekerja sama.) c. hipotesis. 5. pengatur materi (material manager). pengumpulan data.misalnya. 2. Metode Role Playing Metode Role Playing adalah suatu cara penguasaan bahan-bahan pelajaran melalui pengembangan imajinasi dan penghayatan siswa. 3. Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving) Metode pemecahan masalah (problem solving) adalah penggunaan metode dalam kegiatan pembelajaran dengan jalan melatih siswa menghadapi berbagai masalah baik itu masalah pribadi atau perorangan maupun masalah kelompok untuk dipecahkan sendiri atau secara bersama-sama. e. b. hal itu bergantung kepada apa yang diperankan. jadwal. d. pemecahan masalah. Guru membantu siswa mendefinisikan dan mengorganisasikan tugas belajar yang berhubungan dengan masalah tersebut (menetapkan topik. peran pencatat (recorder). Memotivasi siswa terlibat dalam aktivitas pemecahan masalah yang dipilih. a. Cooperative Script Skrip kooperatif adalah metode belajar dimana siswa bekerja berpasangan dan secara lisan mengikhtisarkan bagian-bagian dari materi yang dipelajari. e. Guru mendorong siswa untuk mengumpulkan informasi yang sesuai. Orientasi pembelajarannya adalah investigasi dan penemuan yang pada dasarnya adalah pemecahan masalah. Menjelaskan logistik yang dibutuhkan. Guru membantu siswa untuk melakukan refleksi atau evaluasi terhadap penyelidikan mereka dan proses-proses yang mereka gunakan. 4. dll. Guru dapat mengevaluasi pemahaman tiap siswa melalui pengamatan pada waktu melakukan permainan. Permainan merupakan pengalaman belajar yang menyenangkan bagi anak. d. Guru membantu siswa dalam merencanakan dan menyiapkan karya yang sesuai seperti laporan dan membantu mereka berbagi tugas dengan temannya.

Metode ini menuntut para siswa untuk memiliki kemampuan yang baik dalam . semula sebagai pembicara ditukar menjadi pendengar dan sebaliknya. 7. Numbered Heads Together Numbered Heads Together adalah suatu metode belajar di mana setiap siswa diberi nomor kemudian dibuat suatu kelompok kemudian secara acak guru memanggil nomor dari siswa. Dari alasan / urutan gambar tersebut guru memulai menanamkan konsep / materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai. dengan memasukkan ide-ide pokok dalam ringkasannya. b. g. kemudian guru menunjuk nomor yang lain. Guru dan siswa menetapkan siapa yang pertama berperan sebagai pembicara dan siapa yang berperan sebagai pendengar. Guru memanggil salah satu nomor siswa dengan nomor yang dipanggil melaporkan hasil kerja sama mereka. e. Guru membagikan wacana / materi tiap siswa untuk dibaca dan membuat ringkasan. Guru memberikan tugas dan masing-masing kelompok mengerjakannya. c. Picture and Picture Picture and Picture adalah suatu metode belajar yang menggunakan gambar dan dipasangkan / diurutkan menjadi urutan logis. Kesimpulan guru. Metode ini melibatkan siswa sejak perencanaan. setiap siswa dalam setiap kelompok mendapat nomor. f. Pembicara membacakan ringkasannya selengkap mungkin. Guru menunjukkan / memperlihatkan gambar-gambar yang berkaitan dengan materi. Metode Investigasi Kelompok (Group Investigation) Metode investigasi kelompok sering dipandang sebagai metode yang paling kompleks dan paling sulit untuk dilaksanakan dalam pembelajaran kooperatif. Guru menyajikan materi sebagai pengantar. d. Kelompok mendiskusikan jawaban yang benar dan memastikan tiap anggota kelompok dapat mengerjakannya. Penutup. 6. Sementara pendengar menyimak / mengoreksi / menunjukkan ide-ide pokok yang kurang lengkap dan membantu mengingat / menghapal ide-ide pokok dengan menghubungkan materi sebelumnya atau dengan materi lainnya. e. b. d.a. Guru menunjuk / memanggil siswa secara bergantian memasang / mengurutkan gambargambar menjadi urutan yang logis. e. c. Tanggapan dari teman yang lain. Guru membagi siswa untuk berpasangan. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai. Siswa dibagi dalam kelompok. Langkah-langkah: a. Kesimpulan/rangkuman. f. Guru menanyakan alasan / dasar pemikiran urutan gambar tersebut. Bertukar peran. Langkah-langkah: a. b. c. Kesimpulan. f. g. 8. serta lakukan seperti di atas. baik dalam menentukan topik maupun cara untuk mempelajarinya melalui investigasi. d.

Penyajian hasil akhir Semua kelompok menyajikan suatu presentasi yang menarik dari berbagai topik yang telah dipelajari agar semua siswa dalam kelas saling terlibat dan mencapai suatu perspektif yang luas mengenai topik tersebut. Seleksi topik Parasiswa memilih berbagai subtopik dalam suatu wilayah masalah umum yang biasanya digambarkan lebih dahulu oleh guru. Para siswa selanjutnya diorganisasikan menjadi kelompok-kelompok yang berorientasi pada tugas (task oriented groups) yang beranggotakan 2 hingga 6 orang. Komposisi kelompok heterogen baik dalam jenis kelamin. b. mengikuti investigasi mendalam terhadap berbagai subtopik yang telah dipilih. Pembelajaran harus melibatkan berbagai aktivitas dan ketrampilan dengan variasi yang luas dan mendorong para siswa untuk menggunakan berbagai sumber baik yang terdapat di dalam maupun di luar sekolah. a. c. Metode Jigsaw Pada dasarnya. Para guru yang menggunakan metode investigasi kelompok umumnya membagi kelas menjadi beberapa kelompok yang beranggotakan 5 hingga 6 siswa dengan karakteristik yang heterogen. f. Analisis dan sintesis Parasiswa menganalisis dan mensintesis berbagai informasi yang diperoleh pada langkah c) dan merencanakan agar dapat diringkaskan dalam suatu penyajian yang menarik di depan kelas. dalam model ini guru membagi satuan informasi yang besar menjadi komponen-komponen lebih kecil. Guru secara terus-menerus mengikuti kemajuan tiap kelompok dan memberikan bantuan jika diperlukan. Evaluasi Guru beserta siswa melakukan evaluasi mengenai kontribusi tiap kelompok terhadap pekerjaan kelas sebagai suatu keseluruhan. Adapun deskripsi mengenai langkah-langkah metode investigasi kelompok dapat dikemukakan sebagai berikut. kemudian menyiapkan dan menyajikan suatu laporan di depan kelas secara keseluruhan. Selanjutnya guru membagi siswa ke dalam kelompok belajar kooperatif yang terdiri dari empat orang siswa sehingga setiap anggota bertanggungjawab . Para siswa memilih topik yang ingin dipelajari. d. etnik maupun kemampuan akademik.berkomunikasi maupun dalam ketrampilan proses kelompok (group process skills). 9. e. Evaluasi dapat mencakup tiap siswa secara individu atau kelompok. tugas dan tujuan umum yang konsisten dengan berbagai topik dan subtopik yang telah dipilih dari langkah a) di atas. atau keduanya. Pembagian kelompok dapat juga didasarkan atas kesenangan berteman atau kesamaan minat terhadap suatu topik tertentu. Presentasi kelompok dikoordinir oleh guru. Implementasi Parasiswa melaksanakan rencana yang telah dirumuskan pada langkah b). Merencanakan kerja sama Parasiswa beserta guru merencanakan berbagai prosedur belajar khusus.

b) merencanakan bagaimana mengajarkan subtopik bagiannya kepada anggota kelompoknya semula. Metode Team Games Tournament (TGT) Pembelajaran kooperatif model TGT adalah salah satu tipe atau model pembelajaran kooperatif yang mudah diterapkan. biasanya dilakukan dengan pengajaran langsung atau dengan ceramah. persaingan sehat dan keterlibatan belajar. Kebanyakan game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan sederhana bernomor. d. Sehingga seluruh siswa bertanggung jawab untuk menunjukkan penguasaannya terhadap seluruh materi yang ditugaskan oleh guru.terhadap penguasaan setiap komponen/subtopik yang ditugaskan guru dengan sebaik-baiknya. Fungsi kelompok adalah untuk lebih mendalami materi bersama teman kelompoknya dan lebih khusus untuk mempersiapkan anggota kelompok agar bekerja dengan baik dan optimal pada saat game. Siswa dari masing-masing kelompok yang bertanggungjawab terhadap subtopik yang sama membentuk kelompok lagi yang terdiri dari yang terdiri dari dua atau tiga orang. Pada saat penyajian kelas ini siswa harus benar-benar memperhatikan dan memahami materi yang disampaikan guru. Dengan demikian. c. melibatkan aktivitas seluruh siswa tanpa harus ada perbedaan status. Ahli dalam subtopik lainnya juga bertindak serupa. 10. Siswa-siswa ini bekerja sama untuk menyelesaikan tugas kooperatifnya dalam: a) belajar dan menjadi ahli dalam subtopik bagiannya. karena akan membantu siswa bekerja lebih baik pada saat kerja kelompok dan pada saat game karena skor game akan menentukan skor kelompok. melibatkan peran siswa sebagai tutor sebaya dan mengandung unsur permainan dan reinforcement. Ada lima komponen utama dalam komponen utama dalam TGT yaitu: a. b. setiap siswa dalam kelompok harus menguasai topik secara keseluruhan. kerja sama. Skor ini yang nantinya dikumpulkan siswa untuk turnamen mingguan. Game Game terdiri dari pertanyaan-pertanyaan yang dirancang untuk menguji pengetahuan yang didapat siswa dari penyajian kelas dan belajar kelompok. Turnamen Biasanya turnamen dilakukan pada akhir minggu atau pada setiap unit setelah guru melakukan presentasi kelas dan kelompok sudah mengerjakan lembar kerja. Turnamen pertama guru . jenis kelamin dan ras atau etnik. Aktivitas belajar dengan permainan yang dirancang dalam pembelajaran kooperatif model TGT memungkinkan siswa dapat belajar lebih rileks disamping menumbuhkan tanggung jawab. Setelah itu siswa tersebut kembali lagi ke kelompok masing-masing sebagai “ahli” dalam subtopiknya dan mengajarkan informasi penting dalam subtopik tersebut kepada temannya. diskusi yang dipimpin guru. Siswa memilih kartu bernomor dan mencoba menjawab pertanyaan yang sesuai dengan nomor itu. Siswa yang menjawab benar pertanyaan itu akan mendapat skor. Penyajian kelas Pada awal pembelajaran guru menyampaikan materi dalam penyajian kelas. Kelompok Kelompok biasanya terdiri dari 4 sampai 5 orang siswa yang anggotanya heterogen dilihat dari prestasi akademik.

b. g. Anggota yang tahu menjelaskan kepada anggota lainnya sampai semua anggota dalam kelompok itu mengerti. d. Guru memberi kuis / pertanyaan kepada seluruh siswa. “Great Team” apabila rata-rata mencapai 40-45 dan “Good Team” apabila rata-ratanya 30-40. 14. Model Student Teams Achievement Divisions (STAD) Siswa dikelompokkan secara heterogen kemudian siswa yang pandai menjelaskan anggota lain sampai mengerti. d. Langkah-langkah: a. suku. Melalui diskusi kelompok 2-3 orang siswa. tiga siswa selanjutnya pada meja II dan seterusnya. Metode ceramah . hasil diskusi dari analisa gambar tersebut dicatat pada kertas. Team recognize (penghargaan kelompok) Guru kemudian mengumumkan kelompok yang menang. c. Tiap kelompok diberi kesempatan membacakan hasil diskusinya.). e. Guru menyajikan pelajaran. Guru memberi petunjuk dan memberi kesempatan kepada siswa untuk memperhatikan/ menganalisis gambar. c. Team mendapat julukan “Super Team” jika rata-rata skor 45 atau lebih. b. f. guru mulai menjelaskan materi sesuai tujuan yang ingin dicapai. Mulai dari komentar / hasil diskusi siswa. Tiga siswa tertinggi prestasinya dikelompokkan pada meja I. Membentuk kelompok yang anggotanya 4 orang secara heterogen (campuran menurut prestasi. Contohcontoh dapat dari kasus / gambar yang relevan dengan KD. Guru menempelkan gambar di papan atau ditayangkan lewat OHP. 11. f. 13. Guru mempersiapkan gambar-gambar sesuai dengan tujuan pembelajaran. Lesson Study merupakan suatu proses dalam mengembangkan profesionalitas guru-guru di Jepang dengan jalan menyelidiki/ menguji praktik mengajar mereka agar menjadi lebih efektif. Kesimpulan. masing-masing team akan mendapat sertifikat atau hadiah apabila rata-rata skor memenuhi kriteria yang ditentukan. 12. Langkah-langkah: a. Memberi evaluasi.membagi siswa ke dalam beberapa meja turnamen. e. dll. Guru memberi tugas kepada kelompok untuk dikerjakan oleh anggota kelompok. Model Examples Non Examples Examples Non Examples adalah metode belajar yang menggunakan contoh-contoh. Penutup. Model Lesson Study Lesson Study adalah suatu metode yang dikembangkan di Jepang yang dalam bahasa Jepangnya disebut Jugyokenkyuu. jenis kelamin. Pada saat menjawab kuis tidak boleh saling membantu. Istilah lesson study sendiri diciptakan oleh Makoto Yoshida. e.

. Metode Penemuan Metode Penemuan adalah prosedur pembelajaran yang mementingkan pembelajaran perorangan. Metode tanya jawab Metode tanya jawab adalah cara penyampaian suatu pelajaran melalui interaksi dua arah dari guru kepada siswa atau dari siswa kepada guru agar diperoleh jawaban kepastian materi melalui jawaban lisan guru atau siswa. 15. kekuatan dan kelemahannya. tujuan. cara mengatasi kelemahan. 22. 19. 16. Metode Karya wisata Metode Karya wisata adalah metode pembelajaran yang dilakukan untuk mempelajari materi pelajaran dengan cara mengunjungi secara langsung tempat dimana materi pelajaran itu berada. dan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran. cara mengatasi kelemahan. Penggunaan metode ceramah sangat tergantung pada kemampuan guru. 21. Siswa dituntut untuk aktif agar mereka tidak tergantung pada keaktifan guru. kekuatan dan kelemahannya. Metode Simulasi Simulasi adalah pembelajaran untuk menguasai konsep atau keterampilan melalui kegiatan atau latihan dalam situasi tiruan. Metode Kerja kelompok Metode Kerja kelompok adalah metode pembelajaran yang dipilih guru untuk menguasai materi pelajaran yang harus diselesaikan oleh siswa secara kelompok. Metode Demonstrasi Demonstrasi adalah cara penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertunjukkan pada siswa tentang suatu proses. guru dan siswa sama-sama aktif.Metode ceramah adalah penyajian pelajaran oleh guru dengan cara memberikan penjelasan secara lisan kepada siswa. 20. Setiap metode pembelajaran dibahas menurut pengertian. 18. alasan penggunaan. dan percobaan sebelum sampai kepada generalisasi. tujuan. dan langkah-langkah pelaksanaan pembelajaran. Metode Pemberian tugas Pemberian tugas adalah metode pembelajaran untuk menguasai materi pelajaran melalui pemberian tugas-tugas yang harus diselesaikan siswa baik secara individual maupun secara kelompok. alasan penggunaan. Hal ini karena metode ceramah mudah disajikan dan tidak banyak memerlukan media. manipulasi objek. Setiap metode pembelajaran dibahas menurut pengertian. situasi atau benda tertentu yang sedang dipelajari baik dalam bentuk sebenarnya maupun dalam bentuk tiruan yang dipertunjukkan oleh guru atau sumber belajar lain yang ahli dalam topik bahasan yang harus didemonstrasikan. Metode Diskusi Metode diskusi adalah cara memecahkan masalah yang dipelajari melalui urun pendapat dalam diskusi kelompok. 17. Dalam metode tanya jawab. Dalam pembelajaran dengan metode diskusi ini makin lebih memberi peluang pada siswa untuk terlibat secara aktif dalam pembelajaran walaupun guru masih menjadi kendali utama.

9. 27. 32. 33.23. 22. 36. 11. 25. 16. Metode Pembelajaran dengan Modul Metode Pembelajaran dengan Modul adalah prosedur pembelajaran yang dilakukan dengan menyiapkan suatu paket belajar yang berisi satu satuan konsep tunggal bahan pembelajaran untuk dipelajari sendiri oleh siswa dan jika ia telah menguasainya baru boleh pindah ke satuan paket belajar berikutnya. 14. 13. 30. 25. 31. 2. 10. DAN METODE 1. 23. 24. Metode Debat Metode Role Playing Metode Pemecahan Masalah (Problem Solving) Metode Ceramah Metode Inkuiri Metode Tanya jawab Metode Demonstrasi Metode Diskusi Metode Simulasi Metode Pemberian tugas Metode Kerja kelompok Metode Karya Wisata Metode Penemuan Metode Eksperimen Metode Pembelajaran Unit Metode Pembelajaran dengan Modul Pembelajaran Kontekstual Pembelajaran Tematik 19. 12. 21. 34. 4. PRAKTIK PEMBELAJARAN DENGAN MENGGUNAKAN ANEKA MODEL. 24. 26. 17. Metode Pembelajaran Unit Metode Pembelajaran Unit adalah prosedur pembelajaran dimana siswa dan guru mengarahkan segala kegiatannya pada pemecahan suatu masalah yang dipelajarinya melalui berbagai segi yang berhubungan sehingga pemecahannya secara keseluruhan dan bermakna. 5. STRATEGI. 6. 29. 8. 18. 3. 20. 37. 28. Strategi Pembelajaran Ekspositorik Strategi Pembelajaran Heuristik Strategi Pembelajaran Deduktif Strategi Pembelajaran Induktif Strategi Pembelajaran Tertutup Strategi Pembelajaran Terbuka Strategi Pembelajaran Individual Strategi Pembelajaran Kelompok Kecil Strategi Pembelajaran Klasikal Pembelajaran Berdasarkan Masalah Cooperative Script Picture and Picture Numbered Heads Together Kepala Bernomor Struktur Artikulasi Mind Mapping Make a match (mencari pasangan) Think Pair and Share Talking Stick . 35. 7. 15. Metode Eksperimen Metode Eksperimen adalah prosedur pembelajaran yang memungkinkan siswa melakukan percobaan untuk membuktikan sendiri sesuatu pertanyaan atau hipotesis yang dipelajari.

56. 43. 55. 50. 51. 57. 58. 40. 49. 54. 59. 42.38. 53. Bertukar Pasangan Snowball throwing Student facilitator and explaining Course Review Horay Explisit instruction Cooperative Integrated Reading and Composition (CIRC) Inside – Outside Circle (Lingkaran Kecil – Lingkaran Besar) Tebak Kata Word Square Scramble Take and Give Concept Sentence Complete Sentence Time Token Keliling Kelompok Tari Bambu Dua Tinggal Dua Tamu (Two Stay Two Stray) Metode Investigasi Kelompok (Group Investigation) Metode Jigsaw Metode Team Games Tournament (TGT) Model Student Teams Achievement Divisions (STAD) Model Examples Non Examples Model Lesson Study . 60. 41. 45. 48. 47. 52. 44. 39. 46.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful

Master Your Semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master Your Semester with a Special Offer from Scribd & The New York Times

Cancel anytime.