PROYEKSI STEREOGRAFIS

2=m. 32.32 SISTEM KRISTAL • • • • Triclinic: 1. 422. 6/m2/m2/m • Cubic: 23. 42m. 4mm. 32/m • Hexagonal: 6. 43m. 3. 4/m32/m . 2/m3. 4/m. 2/m Orthorhombic: 222. 2/m2/m2/m (=mmm) Tetragonal: 4. 3m. 1 Monoclinic: 2. 432. 6m2. 2mm. 6mm. 622. 4/m2/m2/m • Trigonal: 3. 4. 6. 6/m.

(c) Koordinat Cartesian: ada tiga sumbu yang saling tegaklurus (b) (c) (a) (b) (a) Tiap sumbu memiliki nilai vektor tertentu Contoh: pada koordinat sistem kubus .

Sisi kanan koordinat Cartesia mengindikasikan posisi / koordinat bidang kristal Contoh: Bentuk tiga dimensi dari kubus .

PROYEKSI STEREOGRAFI PADA SISTEM KRISTAL • Untuk memperlihatkan morfologi kristal – X hemisfer atas. 30o . – O untuk hemisfer bawah.

• Proyeksi stereografi digunakan untuk: – plot kedudukan perpotongan sisi-sisi umumnya – Ekuivalen dari bentuk simetrinya (biasanya hkl) • Contoh: pada sistem kristal Triklinik 1 dan -1. .

ANALISIS GEOKIMIA MINERAL .

SISTEM PERIODIK .

KONSEP DASAR • STOIKIOMETRI – ANALISIS kimia oksigen dalam suatu mineral ditunjukkan sebagai % berat oksida – Analisis oksida dihitung dari seberapa % jumlah kation dalam suatu formula mineral – Contoh: Oksida pada kation Lithofil .

.

Contoh: pada solid solution .

.

.

.

.

jadeit .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful