Massa Jenis apaan sih? Kamu tentu pernah minum air es atau es teh.

Perhatikan, mengapa es batu selalu mengapung dalam air? Pernahkah kamu mencampur air dan minyak tanah? Mengapa minyak tanah selalu berada di atas air? Semua logam tenggelam di air, tetapi kayu atau gabus terapung di air. Apa yang menyebabkan semua ini? Untuk menemukan jawabannya kamu dapat melakukan percobaan berikut. Klik disini. Dengan memperhatikan hasil kegiatan percobaan tadi, diskusikan kembali tentang permisalan dua kantong plastik ukuran sama yang diisi kapas dan pasir, ketika kamu membahas massa. Meskipun volumenya sama, yaitu satu kantong plastik, ternyata pasir memiliki massa yang lebih besar dibanding kapas. Berdasarkan hal ini, dikatakan massa jenis pasir lebih besar daripada massa jenis kapas. Massa jenis merupakan perbandingan antara massa dan volume. Massa jenis benda sering disebut dengan kerapatan benda dan merupakan ciri khas setiap jenis benda. Massa jenis tidak tergantung pada jumlah benda. Apabila jenisnya sama maka nilai massa jenisnya juga sama. Misalnya, setetes air dan seember air mempunyai nilai massa jenis sama yaitu 1 gram/cm^3. Berbagai logam memiliki nilai massa jenis besar dikarenakan atom-atom dalam susunan molekulnya memiliki kerapatan yang besar. Gabus atau sterofoam mempunyai massa jenis kecil karena susunan atom-atom dalam molekulnya memiliki kerapatan kecil. Massa jenis dilambangkan dengan simbol ρ (dibaca rho), salah satu huruf Yunani.

Keterangan: ρ = massa jenis (kg/m^3 atau g/cm^3) m = massa benda (kg atau gram) V = volume benda m^3 atau cm^3) Tabel berbagai massa jenis zat

Dari tabel tersebut dapat diketahui bahwa kerapatan logam tertentu seperti platina atau emas jauh lebih besar dibandingkan zat-zat lainnya. Massa jenis berbagai zat berbeda-beda walaupun bendabenda tersebut jumlah atau volumenya sama. Massa jenis zat yang umum digunakan sebagai patokan adalah massa jenis air dan massa jenis raksa. Massa jenis air dalam wujud cair, yaitu 1000 kg/m^3 atau 1 g/cm^3, sedangkan raksa atau mercury memiliki massa jenis 13.600 kg/m^3 atau 13,6 g/cm^3. Penting: 1000 kg/m^3 = 1 g/cm^3

Selain massa jenis. Tangki tersebut terletak di antara lambung kapal sebelah dalam dan luar. kamu dapat mengetahui benda-benda tersebut terapung melayang. Ketika air laut dipompa masuk ke dalam tangki pemberat. dikenal pula berat jenis. Tahukah kamu mengapa kapal selam dapat terapung dan tenggelam di air? Ketika terapung massa jenis total kapal selam lebih kecil dari air laut dan sewaktu tenggelam massa jenis total kapal selam lebih besar dari air laut. Batu tenggelam dalam air karena memiliki massa jenis lebih besar daripada air. . massa jenis kapal selam lebih besar dan sebaliknya agar massa jenis total kapal selam menjadi kecil. Penggunaan Konsep Massa Jenis dalam Kehidupan Sehari-Hari Kapal Selam Tahukah kamu mengapa es dapat terapung di air. gas apa yang terdapat di dalamnya? Balon gas berisi gas helium. Ketika air dingin massa jenis air lebih kecil dan terpisah dari kapur sehingga kapur yang memiliki massa jenis lebih besar akan turun ke bawah dan mengendap. berat jenis benda adalah hasil kali antara massa jenis dengan percepatan gravitasi. Berat jenis adalah berat benda (w) tiap satuan volume (V). Bila berat jenis dapat dilambangkan dengan S. Tangki dapat berfungsi membesar atau memperkecil massa jenis total kapal selam. Menganalisis Benda Terapung. Dan Tenggelam Dengan membandingkan massa jenis zat cair dan benda yang dicelupkan kedalamnya. Gas helium memiliki massa jenis yang lebih kecil dari udara. dapat dinyatakan dengan persamaan Keterangan: S = berat jenis (N/m^3 atau dyne/cm^3) w = berat benda (N atau dyne) V = volume benda (m^3 atau cm^3) Jadi. air laut dipompa keluar. Melayang. sedangkan batu tenggelam dalam air? Es memiliki massa jenis lebih kecil dari air. Air Minum Dingin di Dalam Lemari Es Suatu ketika kamu mungkin pernah melihat dalam botol air minum dingin yang berasal dari lemari es terdapat endapan kapur. Balon Gas Pernahkah kamu melihat balon udara? Tahukah kamu. Kenapa hal itu dapat terjadi? Air yang jernih dapat juga mengandung kapur. sehingga balon gas bisa naik ke atas. sehingga es dapat terapung dalam air. atau tenggelam. Kapal selam memiliki tangki pemberat yang berisi air dan udara. namun apabila dilihat langsung dengan mata tidak kelihatan.

Mengapa hal itu bisa terjadi? . Suatu hari Bu Nani menyuruh anaknya yang bernama Sinta untuk membeli telur ayam di pasar. Semua batu bila dicelupkan ke dalam air secara langsung pasti tenggelam. Dapatkah kamu membantu Sinta cara memilih telur yang masih baru? 7.2 m × 40 dm. Balok memiliki massa 2. Sebelum berangkat ke pasar ibunya berpesan agar membeli telur yang masih baru. Apabila massanya 500 kg. Air mempunyai massa jenis 1000 kg/m^3. Massa jenis air 1000 kg/m^3 memiliki volume sama dengan 100 kg alkohol yang mempunyai massa jenis 800 kg/m^3. kecuali batu apung. Tentukan volume es tersebut! 4. Es memiliki massa 800 kg dan massa jenisnya 920 kg/m^3. Hitunglah massa jenis balok! 6. berapakah volumenya? 3. 2. Hitunglah massa air! 5. Apakah yang membedakan antara air dengan es? Sebagaimana kamu ketahui es terbuat dari air.Latihan Yuk!! 1.4 kg. Sebuah balok kayu berukuran 10 cm × 0.

24 kalori Kalor dapat Mengubah Suhu Benda Apa yang terjadi apabila dua zat cair yang berbeda suhunya dicampur menjadi satu? Bagaimana hubungan antara kalor terhadap perubahan suhu suatu zat? Adakah hubungan antara kalor yang diterima dan kalor yang dilepaskan oleh suatu zat? Semua benda dapat melepas dan menerima kalor. orang berpendapat bahwa kalor merupakan zat yang mengalir dari suatu benda yang suhunya lebih tinggi ke benda yang suhunya lebih rendah jika kedua benda tersebut bersentuhan atau bercampur. Tabel beberapa kalor jenis zat . artinya kalor yang diperlukan untuk menaikkan suhu 1 kg air sebesar 1 °C adalah 4.2 joule 1 joule = 0. Dengan demikian. pada waktu memasak air dengan menggunakan kompor. Kalor jenis suatu zat dapat diukur dengan alat kalorimeter. Dari manakah kalor itu? Kalor berasal dari bahan bakar. Jika kalor merupakan suatu zat tentunya akan memiliki massa dan ternyata benda yang dipanaskan massanya tidak bertambah. Demikian juga sebaliknya benda-benda yang bersuhu lebih rendah dari lingkungannya akan cenderung menerima kalor untuk menstabilkan kondisi dengan lingkungan di sekitarnya. Mengapa air menjadi panas? Air menjadi panas karena mendapat kalor.Kelas VII | Kalor Materi Kelas VII 25 comments Definisi Kalor Peristiwa yang melibatkan kalor sering kita jumpai dalam kehidupan sehari-hari. kalor jenis air 4.200 J. Benda-benda yang bersuhu lebih tinggi dari lingkungannya akan cenderung melepaskan kalor. Air yang semula dingin lama kelamaan menjadi panas. Misalnya. sedang satuan lainnya adalah kalori (kal). Kalor bukan zat tetapi kalor adalah suatu bentuk energi dan merupakan suatu besaran yang dilambangkan Q dengan satuan joule (J). dapat diambil kesimpulan bahwa kalor dapat mengubah suhu suatu benda. Sebelum abad ke-17. Sebagai contoh. Hubungan satuan joule dan kalori adalah: 1 kalori = 4. Kalor jenis suatu zat adalah banyaknya kalor yang yang diperlukan oleh suatu zat bermassa 1 kg untuk menaikkan suhu 1 °C. dalam hal ini terjadi perubahan energi kimia yang terkandung dalam gas menjadi energi panas atau kalor yang dapat memanaskan air. kalor yang diberikan pada air mengakibatkan suhu air naik. Suhu zat akan berubah ketika zat tersebut melepas atau menerima kalor.200 J/kg °C.

. massa zat. Peristiwa ini juga berlaku jika suatu zat melepaskan kalor terusmenerus dan mencapai suhu minimumnya. maka zat akan mengalami perubahan wujud. Keterangan: Q = Banyaknya kalor yang diserap atau dilepaskan (joule) m = Massa zat (kg) c = Kalor jenis zat (joule/kg °C) Δt = Perubahan suhu (°C) Kalor dapat Mengubah Wujud Zat Suatu zat apabila diberi kalor terus-menerus dan mencapai suhu maksimum. Perubahan wujud suatu zat akibat pengaruh kalor dapat digambarkan dalam skema berikut. kalor jenis zat. hubungan banyaknya kalor. juga dapat digunakan untuk mengubah wujud zat. selain kalor dapat digunakan untuk mengubah suhu zat.Banyaknya kalor yang diperlukan untuk menaikkan atau menurunkan suhu suatu benda bergantung pada:    massa benda (m) jenis benda / kalor jenis benda (c) perubahan suhu (Δt ) Oleh karena itu. dan perubahan suhu zat dapat dinyatakan dalam persamaan. Oleh karena itu.

Karena tidak terjadi perubahan suhu.Keterangan: 1 = mencair/melebur 2 = membeku 3 = menguap 4 = mengembun 5 = menyublim 6 = mengkristal Menguap (terjadi perubahan suhu) Apakah pada waktu zat menguap memerlukan kalor? Dari manakah kalor itu diperoleh? pada waktu air dipanaskan akan tampak uap keluar dari permukaan air. Habisnya air akibat berubah wujud menjadi uap atau gas. Zat cair yang mendidih jika dipanaskan terus-menerus akan berubah menjadi uap. namun terjadi perubahan wujud). Pada peristiwa menguap terjadi perubahan suhu. dan mengembun. Mendidih (tidak mengalami perubahan suhu. Peristiwa ini dapat dilihat dengan munculnya gelembunggelembung yang berisi uap air dan bergerak dari bawah ke atas dalam zat cair. maka besarnya kalor uap dapat dirumuskan: Keterangan: Q = kalor yang diserap/dilepaskan (joule) m = massa zat (kg) U = kalor uap (joule/kg) Tabel beberapa kalor uap zat . yaitu perubahan wujud dari cair ke gas. oleh karena itu berlaku: Sama halnya pada peristiwa membeku. Banyaknya kalor yang diperlukan untuk mengubah 1 kg zat cair menjadi uap seluruhnya pada titik didihnya disebut kalor uap (U). Kenyataan ini menunjukkan bahwa pada waktu menguap zat memerlukan kalor. lama-kelamaan air tersebut akan habis. Jika air dipanaskan terus-menerus. Peristiwa ini disebut menguap. melebur. karena molekul-molekul zat cair bergerak meninggalkan permukaan zat cairnya. Mendidih adalah peristiwa penguapan zat cair yang terjadi di seluruh bagian zat cair tersebut.

. Berapa kalor yang diperlukan untuk mengubah 2. konduksi (hantaran). jika kalor lebur es 336.100 J/kg°C. Apakah yang dimaksud dengan menguap.50 kg pada suhu 30 °C dipanaskan sampai dengan suhu 100 °C.000 J/kg? 7.0 kg es suhu -5 °C menjadi uap air seluruhnya pada suhu 100 °C. melebur.000 J/kg dan kalor uap 2. lamakelamaan akan menjadi nasi.260.50 kg air 0 °C. Air dengan massa 1. Sebutkan dua faktor yang mempengaruhi perubahan wujud zat! 5. yang disebut mengembun. jika kalor jenis es 2. Apakah yang dimaksud dengan kalor? 2. kalor jenis air 4. konveksi (aliran).200 J/kg°C? 4. mengembun.50 kg es 0 °C menjadi 1. Bagaimana kalor dapat berpindah? Apabila ditinjau dari cara perpindahannya.Jika uap didinginkan akan berubah bentuk menjadi zat cair. 2.200 J/kg °C. Sebutkan empat cara untuk mempercepat proses penguapan! Berilah masing-masing satu contoh! Kelas VII | Perpindahan Kalor Materi Kelas VII 25 comments Beras yang dimasukkan ke dalam panci berisi air dan diletakkan di atas kompor menyala. ada tiga cara dalam perpindahan kalor yaitu: 1.000 J/kg? 8. banyaknya kalor yang dilepaskan pada waktu mengembun sama dengan banyaknya kalor yang diperlukan waktu menguap dan suhu di mana zat mulai mengembun sama dengan suhu di mana zat mulai menguap. Api kompor mengeluarkan kalor yang berpindah dari panci ke air kemudian air menjadi panas dan memanaskan beras sehingga beras menjadi nasi. Berapa kalor yang diperlukan untuk melebur 1. radiasi (pancaran). Kamu telah mengetahui bahwa kalor merupakan salah satu bentuk energi dan dapat berpindah apabila terdapat perbedaan suhu. Berapakah kalor yang diperlukan jika kalor jenis air 4. dan membeku 6. Sebutkan tiga faktor yang mempengaruhi kalor dapat mengubah suhu zat! 3. kalor lebur es 336. Latihan Yuk!! 1. Pada waktu mengembun zat melepaskan kalor. Secara alami kalor berpindah dari zat yang suhunya tinggi ke zat yang suhunya rendah. dan 3.

Hal ini terjadi karena pada malam hari udara di atas laut lebih panas dari udara di atas darat. Kegiatan tersebut juga dapat digunakan untuk menjelaskan prinsip terjadinya angin darat dan angin laut. misalnya besi. karena terhalang oleh penyekat itu. dan plastic (jenis bukan logam). kertas. di mana molekulmolekul besi yang menghantarkan kalor tidak ikut berpindah. Maka terjadilah aliran udara dari laut ke darat. di malam hari yang dingin sering menyalakan api unggun. Perpindahan kalor tanpa melalui zat perantara atau medium ini disebut radiasi/hantaran. Dari peristiwa api unggun dapat disimpulkan bahwa: . sehingga kalor dari matahari sampai ke bumi tanpa melalui zat perantara. Angin darat dimanfaatkan oleh para nelayan menuju ke laut untuk menangkap ikan. Adapun penghantar yang kurang baik/penghantar yang buruk disebut isolator kalor. Hal ini berarti bahwa pada kayu tidak terjadi perpindahan kalor secara konduksi. Peristiwa perpindahan dari ujung besi kalor yang dipanaskan ke ujung besi yang kamu pegang mirip dengan perpindahan buku yang kamu lakukan. misalnya kayu. Hal ini terjadi karena pada siang hari udara di atas darat lebih panas dari udara di atas laut. Saat kita berada di dekat api unggun badan kita terasa hangat karena adanya perpindahan kalor dari api unggun ke tubuh kita secara radiasi. Perpindahan kalor yang diikuti oleh perpindahan partikel-partikel zatnya disebut konveksi/aliran. sehingga udara di atas darat naik diganti udara di atas laut. setelah beberapa lama ternyata ujung besi yang kamu pegang lama kelamaan terasa semakin panas. Pemanfaatan konveksi dalam kehidupan sehari-hari.  Angin Laut Angin laut terjadi pada siang hari dan berhembus dari laut ke darat. dan lemari es.Perpindahan Kalor secara Konduksi Cobalah membakar ujung besi dan ujung besi lainnya kamu pegang. pembuatan cerobong asap. misalnya pada waktu kita mengadakan kegiatan perkemahan. Maka terjadilah aliran udara dari darat ke laut. antara lain: pada sistem pendinginan mobil (radiator). kaca. tembaga. kemudian ujung yang satu dipanaskan sedang ujung kayu yang lainnya kamu pegang. Walaupun di sekitar kita terdapat udara yang dapat memindahkan kalor secara konveksi. Bahan yang dapat menghantarkan kalor disebut konduktor kalor. Hal ini disebabkan adanya perpindahan kalor yang melalui besi. ternyata hangatnya api unggun tidak dapat kita rasakan lagi. Contoh perpindahan kalor secara radiasi. Angin laut dimanfaatkan oleh nelayan untuk kembali ke darat atau pantai setelah menangkap ikan. Perpindahan Kalor secara Radiasi Bagaimanakah energi kalor matahari dapat sampai ke bumi? Telah kita ketahui bahwa antara matahari dengan bumi berupa ruang hampa udara. Hal ini berarti tidak ada kalor yang sampai ke tubuh kita. Apakah setiap zat dapat menghantarkan kalor secara konduksi? Ambillah sepotong kayu. ternyata konveksi juga dapat terjadi pada gas/udara.  Angin Darat Angin darat terjadi pada malam hari dan berhembus dari darat ke laut. Perpindahan kalor seperti ini dinamakan perpindahan kalor secara hantaran atau konduksi. wol. Apakah ujung yang kamu pegang terasa panas? Ternyata tidak panas. Selain perpindahan kalor secara konveksi terjadi pada zat cair. Perpindahan kalor secara konveksi terjadi karena adanya perbedaan massa jenis dalam zat tersebut. seng. tetapi udara merupakan penghantar kalor yang buruk (isolator). baja. dan aluminium (jenis logam). Peristiwa konveksi kalor melalui penghantar gas sama dengan konveksi kalor melalui penghantar air. Bagaimana halnya dengan air? Termasuk konduktor atau isolatorkah air itu? Coba apa ada yang tahu? Perpindahan Kalor secara Konveksi Perpindahan kalor secara konveksi terjadi pada zat cair dan gas. sehingga udara di atas laut naik diganti udara di atas darat. Jika antara api unggun dengan kita diletakkan sebuah penyekat atau tabir.

cair. Pemuaian Zat Padat Coba kamu amati bingkai kaca jendela di ruang kelasmu! Adakah bingkai jendela yang melengkung? Tahukah kamu apa sebabnya? Bingkai jendela tersebut melengkung tidak lain karena mengalami pemuaian. sedangkan siang hari menjadi sempit karena terkena sinar matahari. besar kenaikan suhu. Alat yang digunakan untuk menyelidiki pemuaian panjang berbagai jenis zat padat adalah musschenbroek. Apakah yang dimaksud dengan perpindahan kalor secara konduksi. pemuaian luas. dan tergantung dari jenis benda. Namun demikian. Pada sambungan rel kereta api terdapat sebuah celah. 1. karena cahaya dapat merambat dalam ruang hampa. dan pemuaian volume. Mengapa harus ada celah? Celah tersebut pada malam hari lebar. Sebagian besar zat akan memuai bila dipanaskan dan menyusut ketika didinginkan. Kereta berjalan di atas rel. yaitu pemuaian panjang. Pemuaian panjang suatu benda dipengaruhi oleh panjang mula-mula benda. maka kalor pun dapat merambat dalam ruang hampa. Pemuaian yang terjadi pada benda. dan radiasi? serta berikan masing-masing dua contoh? 2.  dalam peristiwa radiasi. Pemuaian adalah bertambahnya ukuran benda akibat kenaikan suhu zat tersebut. berilah masing-masing dua contoh? Kelas VII | Pemuaian Zat Materi Kelas VII 19 comments Kereta api merupakan alat transportasi darat yang relatif aman dan nyaman serta dapat mengangkut penumpang dalam jumlah yang banyak. Pemuaian Panjang Pernahkah kamu mengamati kabel jaringan listrik pada pagi hari dan siang hari? Kabel jaringan akan tampak kencang pada pagi hari dan tampak kendor pada siang hari. sebenarnya terjadi pada seluruh bagian benda tersebut. konveksi. kalor berpindah dalam bentuk cahaya. Apakah yang dimaksud dengan konduktor dan isolator. Alat Musschenbroek . akibatnya jarak antara molekul benda menjadi lebih besar dan terjadilah pemuaian. Latihan Yuk!! 1. Pemuaian dapat terjadi pada zat padat. dan gas. untuk mempermudah pemahaman maka pemuaian dibedakan tiga macam. Kabel tersebut mengalami pemuaian panjang akibat terkena panas sinar matahari. radiasi kalor dapat dihalangi dengan cara memberikan tabir/penutup yang dapat menghalangi cahaya yang dipancarkan dari sumber cahaya. Bila suatu zat dipanaskan (suhunya dinaikkan) maka molekul-molekulnya akan bergetar lebih cepat dan amplitudo getaran akan bertambah besar.

pertambahan luas suhu. Hubungan antara luas benda. Dengan demikian lempeng akan mengalami pemuaian luas atau pemuaian bidang. Hubungan antara panjang benda. dan koefisien muai luas suatu zat adalah .Besarnya panjang logam setelah dipanaskan adalah sebesar Besarnya panjang zat padat untuk setiap kenaikan 1ºC pada zat sepanjang 1 m disebut koefisien muai panjang (α). Pertambahan luas zat padat untuk setiap kenaikan 1ºC pada zat seluas 1 m^2 disebut koefisien muai luas (β). dan koefisien muai panjang dinyatakan dengan persamaan Keterangan: L = Panjang akhir (m) L0 = Panjang mula-mula (m) ΔL = Pertambahan panjang (m) α = Koefisien muai panjang (/ºC) Δt = kenaikan suhu (ºC) Beberapa Koefisien Muai Panjang Benda 2. Pemuaian Luas Jika yang dipanaskan adalah suatu lempeng atau plat tipis maka plat tersebut akan mengalami pemuaian pada panjang dan lebarnya. suhu.

Semakin tinggi suhu yang diberikan pada zat cair itu maka semakin besar muai volumenya. Pemuaian volume zat cair terkait dengan pemuaian tekanan karena peningkatan suhu. tetapi hanya dikenal muai ruang atau muai volume saja. 3. dan tinggi h0 dipanaskan hingga suhunya bertambah Δt. Pemuaian Volume Jika suatu balok mula-mula memiliki panjang P0. maka berdasarkan pada pemikiran muai panjang dan luas diperoleh harga volume balok tersebut sebesar dimana Keterangan: V = Volume akhir (m^3) V0 = Volume mula-mula (m^3) ΔV = Pertambahan volume (m^3) γ = Koefisien muai volume (/ºC) Δt = Kenaikan suhu (ºC) Pemuaian Zat Cair Pada zat cair tidak melibatkan muai panjang ataupun muai luas. Titik pertemuan antara wujud cair. padat dan gas disebut titik tripel.Keterangan: A = Luas akhir (m2) Δ0 = Pertambahan luas (m2) A0 = Luas mula-mula (m2) β = Koefisien muai luas zat (/º C) Δt = Kenaikan suhu (ºC) Besarnya β dapat dinyatakan dalam persamaan berikut. . lebar L0. akibatnya walaupun mula-mula volume zat cair sama tetapi setelah dipanaskan volumenya menjadi berbeda-beda. Pemuaian zat cair untuk masing-masing jenis zat cair berbeda-beda.

akan tetapi justru menyusut. Pemuaian tersebut terjadi karena adanya kenaikan suhu udara di ban mobil akibat gesekan roda dengan aspal. Lakukan kegiatan berikut untuk menyelidiki kecepatan pemuaian pada berbagai macam zat cair. yaitu 1/273 ºC^-1 Pemuaian gas dibedakan tiga macam. Pemuaian pada gas adalah pemuaian volume yang dirumuskan sebagai γ adalah koefisien muai volume. Hal yang sama juga terjadi pada bismuth dengan suhu yang berbeda. Peristiwa yang terjadi pada air itu disebut anomali air. Pengecualian ini disebut dengan anomali air. air menempati posisi terkecil sehingga pada suhu itu air memiliki massa jenis terbesar.Anomali Air Khusus untuk air. Pada suhu 4ºC. Ban mobil tersebut meletus karena terjadi pemuaian udara atau gas di dalam ban. Pemuaian pada Gas Mungkin kamu pernah menyaksikan mobil atau motor yang sedang melaju di jalan tiba-tiba bannya meletus?. Biasanya pada setiap benda bila suhunya bertambah pasti mengalami pemuaian. Hubungan volume dengan suhu pada air dapat digambarkan pada grafik berikut. dan bila suhunya dinaikkan dari 4ºC ke atas akan memuai. pada kenaikan suhu dari 0º C sampai 4º C volumenya tidak bertambah. Nilai γ sama untuk semua gas. yaitu: . pada suhu 4ºC air mempunyai volume terendah. Oleh karena itu. Jadi air bila suhunya dinaikkan dari 0ºC – 4ºC akan menyusut.

Pemuaian gas pada suhu tetap berlaku hukum Boyle. Pemuaian Gas Pada Volume Tetap (Isokhorik) Pemuaian gas pada volume tetap berlaku hukum Boyle-Gay Lussac. b.a. Dirumuskan sebagai: Keterangan: P = tekanan gas (atm) V = volume gas (L) 2. maka tekanan gas sebanding dengan suhu mutlaknya. maka volume gas sebanding dengan suhu mutlak gas. pemuaian gas pada volume tetap (isokhorik). yaitu gas di dalam ruang tertutup yang suhunya dijaga tetap. Dalam bentuk persamaan dapat dituliskan sebagai: Keterangan: V = volume (L) T = suhu (K) 3. yaitu jika volume gas di dalam ruang tertutup dijaga tetap. yaitu gas di dalam ruang tertutup dengan tekanan dijaga tetap. Apa yang kalian rasakan ketika baru pertama kali menekan pompa tersebut? Apa yang kalian rasakan ketika kalian menekannya lebih jauh? Awalnya mungkin terasa ringan. itu berarti volume gas tersebut mengecil. Hukum Boyle-Gay Lussac dirumuskan sebagai Dengan menggabungkan hukum boyle dan hukum Gay Lussac diperoleh persamaan Keterangan: P = tekanan (atm) V = volume (L) T = suhu (K) . pemuaian gas pada tekanan tetap (isobar). Pemuaian Gas pada Tekanan Tetap (Isobar) Pemuaian gas pada tekanan tetap berlaku hukum Gay Lussac. lama kelamaan menjadi berat. Hal ini karena ketika kita menekan pompa. Pemuaian Gas pada Suhu Tetap (Isotermal) Pernahkah kalian memompa ban dengan pompa manual. maka hasil kali tekanan dan volume gas adalah tetap. dan c. Namun. pemuaian gas pada suhu tetap (isotermal). 1.

Batang logam panjangnya 300 cm dipanaskan dari 25ºC hingga 225ºC mengalami pertambahan panjang sebesar 0. Berapa volume gas tersebut pada suhu 227ºC dan tekanan 3 atm? 9.5 x 10^-5 /º C. Berapa pertambahan batang logam yang sama dengan panjang 200 cm dan dipanaskan dari 20ºC hingga suhu 320ºC 2. Suatu gas suhunya 27ºC dipanaskan pada tekanan tetap. Berapa suhu gas tersebut saat volume gas menjadi 3 kali volume semula? 8.2 L. Jelaskan pengertian anomali air! 5. Berapakah tekanan gas setelah dipanaskan? .Latihan Yuk!! 1.6 cm. Kubus tersebut dipanaskan hingga suhu 220ºC. Besi berbentuk kubus pada suhu 20ºC memiliki panjang rusuk 10 cm. berapakah luas keping aluminium setelah dipanaskan? 3.2 x 10^5/ºC? 4. Sejumlah gas dengan volume 4 L pada tekanan 1. Sekeping aluminium panjangnya 40 cm dan lebarnya 30 cm dipanaskan dari 40ºC sampai 140ºC.5 atm dan suhunya 27ºC. Jika koefisien muai panjang aluminium adalah 2. Gas di dalam ruang tertutup pada suhu 27ºC dan tekanan 2 atm memiliki volume 2. Sebutkan tiga contoh pemanfaatan prinsip pemuaian zat cair dalam kehidupan seharihari! 7. Apa yang dimaksud dengan titik tripel dan titik kritis? 6. Berapa volume kubus pada suhu 220ºC jika koefisien muai panjang besi 1. Kemudian gas tersebut dipanaskan hingga suhunya 47ºC dan volumenya 3.4 L.

titik terbawah diberi angka nol. yaitu suhu terkecil yang dimiliki benda ketika energi total partikel benda tersebut nol. Berikut ini adalah penetapan titik tetap pada skala termometer. Ukuran derajat panas dan dingin suatu benda tersebut dinyatakan dengan besaran suhu. yaitu -114ºC. 3. Titik ini disebut suhu mutlak. Pertimbangan dipilihnya raksa sebagai pengisi pipa kapiler termometer adalah sebagai berikut:     raksa tidak membasahi dinding kaca. Termometer Kelvin. Namun demikian. Termometer sebagai Alat Ukur Suhu Suhu termasuk besaran pokok. Pada termometer Kelvin. maka kita mengatakan suhu air tersebut dingin. bukan? Untuk mendapatkan air hangat tersebut kita mencampur air dingin dengan air panas. Ketika tangan kita menyentuh air yang panas maka kita katakan suhu air tersebut panas. Termometer yang umum digunakan adalah termometer zat cair dengan pengisi pipa kapilernya adalah raksa atau alkohol. suhu adalah suatu besaran untuk menyatakan ukuran derajat panas atau dinginnya suatu benda. . Pengukuran suhu yang sangat rendah biasanya menggunakan termometer alkohol. Di antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi menjadi 80 skala. kalor jenis raksa rendah akibatnya dengan perubahan panas yang kecil cukup dapat mengubah suhunya. Jadi. Titik tetap termometer tersebut diukur pada tekanan 1 atmosfer. raksa merupakan penghantar panas yang baik.Kelas VII | Suhu dan Pengukurannya Materi Kelas VII 6 comments Kalian tentunya pernah mandi menggunakan air hangat. Diantara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi 100 skala. 4. Titik tetap bawah diberi angka 0 dan titik tetap atas diberi angka 100. Termometer Reaumur. Termometer Celcius. 1. Suhu es yang dicampur dengan garam ditetapkan sebagai 0ºF. 2. jangkauan ukur raksa lebar karena titik bekunya -39 ºC dan titik didihnya 357ºC. Ketika tangan kita menyentuh air yang dingin. Di antara kedua titik tetap tersebut dibuat skala suhu. termometer alkohol tidak dapat digunakan untuk mengukur suhu benda yang tinggi sebab titik didihnya hanya 78ºC. Kelvin menetapkan suhu es melebur dengan angka 273 dan suhu air mendidih dengan angka 373. Penetapan titik tetap bawah adalah suhu ketika es melebur dan penetapan titik tetap atas adalah suhu saat air mendidih. Titik tetap bawah diberi angka 32 dan titik tetap atas diberi angka 212. Titik tetap bawah diberi angka 0 dan titik tetap atas diberi angka 80. Rentang titik tetap bawah dan titik tetap atas termometer Kelvin dibagi 100 skala. Termometer Fahrenheit. Di antara titik tetap bawah dan titik tetap atas dibagi 180 skala. Pada pembuatan termometer terlebih dahulu ditetapkan titik tetap atas dan titik tetap bawah. Alat untuk untuk mengukur besarnya suhu suatu benda adalah termometer. Alkohol memiliki titik beku yang sangat rendah.

Suhu es yang sedang melebur dan suhu air mendidih apabila diukur dengan termometer A masing-masing besarnya 10ºA. kita akan menentukan skala termometer X dan Y. diperoleh hasil 50ºR. Skala termometer yang kita buat dapat dikonversikan ke skala termometer yang lain apabila pada saat menentukan titik tetap kedua termometer berada dalam keadaan yang sama. c) Kelvin 2. Suhu suatu benda diukur dengan termometer skala Celcius sebesar 50º C. Termometer X dengan titik tetap bawah Xb dan titik tetap atas Xa. Dengan membandingkan perubahan suhu dan interval kedua titik tetap masing-masing termometer. dan termometer Fahrenheit adalah: C : R : F = 100 : 80 : 180 C:R:F=5:4:9 Menentukan Skala Suatu Termometer Kita dapat menentukan sendiri skala suatu termometer. diperoleh hubungan sebagai berikut. Termometer Y dengan titik tetap bawah Yb dan titik tetap atas Ya. Misalnya. Suatu benda diukur suhunya menggunakan termometer Reaumur. Titik tetap bawah dan titik tetap atas kedua termometer di atas adalah suhu saat es melebur dan suhu saat air mendidih pada tekanan 1 atmosfer. Berapa suhu benda tersebut jika diukur dengan termometer A? . termometer Reaumur. Berapa suhu benda tersebut jika diukur dengan termometer a) Celcius. Keterangan: Xa = titik tetap atas termometer X Xb = titik tetap bawah termometer X Tx = suhu pada termometer X Ya = titik tetap atas termometer Y Yb = titik tetap bawah termometer Y Ty = suhu pada termometer Y Latihan Yuk!! 1.Perbandingan skala antara temometer Celcius. b) Fahrenheit.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful