Menuju Iman Hakiki Oleh : Zainal Arifin Abu Bakar Mukadimah

:

Setelah kita memuji dan bersyukur pada Allah SWT serta menyampaikan sholawat dan salam kepada Rasulallah SAW, selanjutnya kita berusaha untuk tunduk dan taat kepada Allah SWT serta berusaha menteladani Rasulullah SAW. Taat pada Allah SWT dan menteladani Rasulullah akan mudah dilaksanakan apabila dengan iman yang kuat Untuk menanamkan iman yang kuat terhadap seseorang tidaklah mudah, bahkan Rasulullah SAW dalam menanamkan iman kepada bangsa Arab diawal dakwahnya memerlukan kesabaran dan waktu yang lama Disebutkan dalam disebutkan dalam kitab Tarikh Tasyri’ Islami yang dikarang oleh syeh Khudori Bik, bahwa Rasulullah SAW berdakwah selama 13 tahun di kota Mekkah hanya menanamkan aqidah dan keimanan kepada bangsa Arab pada waktu itu, kemudian setelah Rasulullah hijrah beserta sahabat-sahabatnya ke Madinah dan iman mereka telah kuat, baru Allah SWT munurunkan ayat-ayat Al-qur’an kepada Rasulullah yang memerintahkan dan mewajibkan umat Islam untuk melaksanakan sholat, puasa, zakat, dan kewajiban-kewajiban yang lain Pengertian Iman Iman menurut etimologi/bahasa adalah percaya adapun menurut terminology/istilah adalah percaya atau membenarkan dengan hati dan mengucapkan dengan lisan serta diamalkan dalam kehidupan sehari-hari Orang yang beriman disebut mu’min, tanda seseorang itu mu’min yaitu apabila orang yang apabila berbuat baik di merasakan senang, dan apabila berbuat jelek dia akan merasa menyesal dan sedih sebagaimana dikatakan Rasulullah dalah hadisnya :

“apabila kebaikan-kebaikan yang kamu lakukan membuatmu senang maka berarti kamu mu’min dan apabila kejelekan-kejelekan yang kamu lakukan membuatmu tidak senang, maka berarti kamu adalah mu’min

karena islamnya hanya tertulis di kartu identitasnya saja tapi perbuatan kesehariannya bertentangan dengan ajaran islam hal ini dibenarkan oleh Allah SWT dalam Al-qur’an surat Al-hujarart ayat 15. tapi katakanlah (kepada mereka)kamu baru islam. dan orang – orang yang berpaling dari hal – hal yang tidak bermanfaat” (Al mu’min ayat 1-2) Sikap Seorang Mu’min Disaat seseorang sudah menjadi mu’min dalam arti yang sebenarnya maka baginya selalu siap untuk taat atas semua perintah Allah dan Rasulnya dan tidak akan mencari alternatif lain bahkan disaat mereka mendengar seruan atau perintah Allah dan Rasulnya maka mereka akan menyatakan “sami’na wa atho’na” (kami dengar dan kami patuh) . mereka itulah orang – orang mu’min yang sebenarnya “ (Al-anfal ayat 2) Dalam surat yang lain Allah juga menyebutkan tentang sifat – sifat seorang mu’min : “Sunguh telah beruntung orang – orang mu’min yaitu mereka yang khusyu’ dalam shalatnya.Setiap muslim berlum tentu mu’min sehinggan ada istilah islam KTP. karena iman belum masuk kedalam hati kamu” Ciri – ciri Khas Seorang Mu’min Setiap orang mu’min mempunyai ciri – ciri khas yang menandakan bahwa dia adalah seorang mu’min yang hakiki ciri – ciri ini disebutkan oleh Allah STW dalam Al-qur’an surat Alanfal : “Sesungguhnya orang – orang mu. katakanlah (wahai Muhammad) kalian belum beriman. “orang-orang Arab berkata: kami telah beriman.min adalah orang – orang yang apabila disebut nama Allah tergetar hati mereka dan apabila dibacakan ayat – ayat Allah kepada mereka bertambahlah iman mereka dan hanya kepada tuhannya leh mereka berserah diri (tawakal).

Akan mendatangkan keberuntungan dan kebahagiaan . ingatlah dengan dzikir pada Allah akan tenang hatinya “ (Ar-ra’d 28) b. kami tidak membedakan diantara salahsatu dari para Rasulnya. dan orangorang mu’min berkata kami dengar dan kami patuh” (Al-baqarh 285) Manfaat Iman Iman yang telah tertanam dengan kokohdalam diri seseorang akan sangat bermanfaat dan berpengaruh positif dalam kehidupannya bahkan akan memotifasi seseorang untuk selalu melakukan kebaikan.Sikap seorang mu’min tersebut diatas telah dijelaskan Allah SWT dalam surat Al-ahzab ayat 36 dan surat Al-baqarah ayat 285 “Tidak patut bagi seorang mu’min laki-laki dan mu’min perempuan apabila Allah dan Rasulnya telah memerintahkan sesuatu untuk mencari pilihan lain. malaikat-malaikatnya. Akan memberikan Ketenangan hati “orang-orang beriman dan hati mereka tenang dengan dzikir pada Allah.-betul tersesat” (Al-ahzab 36) “Orang – orang mu’min seluruhnya percaya kepada Allah. Manfaat iman yang dirasakan di dunia a. diantara manfaat iman adalah : I. Akan mendatangkan barokah “dan seandainya penduduk suatu desa beriman dan bertaqwa niscaya akan kami berikan barokah bagi mereka dari langit dan dari bumi” (Al-a’raf 96) c. dan barang siapa bermaksiat pada Allah dan Rasulnya maka dia telah betu. kitab-kitabnya dan para Rasulnya.

Mendapatkan ampunan dan pahal dari Allah “Orang-orang beriman dan orang-orang yang beramal saleh baginya akan mendapatkan ampunan dan pahala yang besar” b.“demi masa sesungguhnya manusia pasti dalam keadaan rugi kecuali orang-orang yang beriman” II. jadikanlah diantara hamba-hambamu yang beriman. tetapkanlah hati kami atas iman. Mendapatkan surga “Berilah kabar gembira oranag-orang yang beriman dan orang-orang yang beramal saleh bahwa mereka akan mendapatkan surga yang dibawahnya mengalir sungai-sungai” (Al-baqarah 25) Khotimah Dari manfaat iman yang disebutkan Allah dalam Al-qur’an seperti yang telah dijelaskan diatas maka sudah tentu setiap muslim sangat mendambakan untuk mendapatkan ketenangan. dan mendapatkan kebahagian duni dan akhirat” . Manfaat yang didapat di akhirat a. keberuntungan dan kebahagian serta mendapat ampunan dan surga Untuk mendapatkan semua itu kita harus berusaha keras untuk meningkatkan dan menamkan iman yang hakiki dalam diri kita. keberkahan. wahai dzat yang maha membolak-balikkan hati. Akhirnya hanya pada Allah kita memohon agar kita menjadi orang-orang yang beriman “Ya Allah sesungguhnya kami memohon kepadamu iman yang sempurna.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful