Menfasilitasi Pembelajaran

Evaluasi Diri Ketrampilan Melatih / Menfasilitasi / Presentasi
Petunjuk : Untuk menjadi pelatih / fasilitator / presenter yang lebih efektif, anda perlu memeriksa ketrampilan-ketrampilan anda yang ada sekarang ini. Evaluasi berikut ini dapat membantu menentukan bidang yang perlu mendapat fokus perhatian dalam meningkatkan kompetensi anda. Karena check list ini sifatnya untuk evaluasi diri dan feedback, maka bacalah pernyataannya dan kemudian beri tanda centang pada opsi yang mendiskripsikan diri anda secara jujur dan seobyektif mungkin.. Keterangan : SS : Sangat sering sekali S : Sering K : Kadang-kadang J=Jarang JS= Jarang

atau demam panggung. Aspek Ketrampilan Saya menentukan sasaran utama sebelum merencanakan presentasi. maka Saya justru menggunakan kecemasan tersebut untuk memberi energi bagi antusiasme presentasi saya. Kesimpulan saya buat mengacu kembali pada pendahuluan dan bila perlu mengandung pernyataan yang meminta tindakan. 3. S S 5 5 5 5 S 4 4 4 4 K 3 3 3 3 J 2 2 2 2 JS 1 1 1 1 4. sederhana. Alat Bantu visual yang saya gunakan saya siapkan secara cermat. 6. 2. 5 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 1 10 . Bila presentasi saya bersifat persuasive. mudah dibaca dan memiliki dampak. Saya menuliskan beberapa kunci materi atau gagasan utama terlebih dahulu lalu menjabarkannya dalam bentuk materi pengembangan.Menfasilitasi Pembelajaran N o. Saya menganalisis nilai-nilai. 9. Saya menggabungkan materi apersepsi dan pengembangan materi utama saat saya mengorganisir materi pelatihan / presentasi. kebutuhan dan kendala / keterbatasan dari khalayak saya. 5. Bila saya mengalami cemas. 5 4 3 2 1 . 7. saya menyajikannya dengan argumentasi yang logis dan menyokong pernyataan saya secara maksimal. Saya mengembangkan suatu pendahuluan (pembukaan) yang menarik sambil menyajikan latar belakang informasi yang dibutuhkan. Alat Bantu tersebut saya gunakan untuk meningkatkan presentasi saya. 1. bukan mengurangi makna presentasi saya. 8.

13 . Saya berlatih menggunakan alat Bantu sesuai dengan kapasitas ruangan. 11 . tidak monoton dengan menggunakan jeda secara efektif. Aspek ketrampilan Saya mengkomunikasikan pesan dengan penuh energik dan antusiasme Saya berlatih sehingga menfokuskan diri seminimum mungkin pada catatan dan memberikan perhatian maksimum kepada khalayak saya. 15 . 19 . 5 5 5 5 5 4 4 4 4 4 3 3 3 3 3 2 2 2 2 2 1 1 1 1 1 . Saya mengatur tempat duduk peserta (bila mungkin) dan mengecek peralatan-peralatan audio visual sebelum presentasi. 20 . Saya menyiapkan jawaban untuk mengantisipasi pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul pada saat presentasi dan berlatih merespon pertanyaan tersebut secara efektif. jelas. Saya menjaga mengenakan busana secara sopan dan menjaga penampilan diri secara proporsional. Saya menggunakan bahasa tubuh dan gesture (gerak isyarat) secara wajar tanpa adanya tekanan kecemasan atau ketakutan. Suara saya keras. 14 . Total Skore Selalu Tidak Pernah 5 5 5 4 4 4 3 3 3 2 2 2 1 1 1 5 5 5 4 4 4 3 3 3 2 2 2 1 1 1 16 . 12 .Menfasilitasi Pembelajaran N o. Catatan saya hanya mengandung “kata-kata kunci” sehingga saya menghindari membaca materi dari naskah tertulis. 18 . Saya mempertahankan kontak mata yang baik dengan semua khalayak. 17 .

--------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------- Skore Penilaian – Evaluasi Diri Bila Skore anda antara 80 – 100 Anda adalah seorang pelatih / fasilitator/ pembicara handal yang hanya perlu mempertahankan ketrampilan dasar melalui latihan. Untuk dapat menjadi seorang pelatih / fasilitator/ pembicara yang efektif. Anda mempunyai potensi untuk menjadi seorang pelatih / fasilitator/ pembicara Bila Skore anda antara 60 – 79 .Menfasilitasi Pembelajaran Skore Penilaian – Evaluasi Diri Bila Skore anda antara 80 – 100 Anda adalah seorang pelatih / fasilitator/ pembicara handal yang hanya perlu mempertahankan ketrampilan dasar melalui latihan. maka anda harus menunjukkan / memperlihatkan perbaikan yang dramatis dengan latihan yang sungguh-sungguh. Anda masih perlu latihan untuk peningkatan ketrampilan anda sebagai seorang pelatih / fasilitator/ pembicara yang efektif. Anda mempunyai potensi untuk menjadi seorang pelatih / fasilitator/ pembicara yang sangat efektif. Bila Skore anda antara 60 – 79 Bila Skore anda antara 40 – 59 Bila Skore anda antara 30 – 39 Bila Skore anda dibawah 30 Anda perlu kerja keras dan berusaha mulai dari nol untuk belajar dan belajar meningkatkan ketrampilan anda untuk menjadi seorang pelatih / fasilitator/ pembicara yang efektif.

Menfasilitasi Pembelajaran yang sangat efektif. Bila Skore anda antara 30 – 39 Bila Skore anda dibawah 30 Anda perlu kerja keras dan berusaha mulai dari nol untuk belajar dan belajar meningkatkan ketrampilan anda untuk menjadi seorang pelatih / fasilitator/ pembicara yang efektif. maka anda harus menunjukkan / memperlihatkan perbaikan yang dramatis dengan latihan yang sungguh-sungguh. Check List Latihan Menghadapi Kecemasan Sebelum Presentasi / Melatih Cek pernyataan – pernyataan yang anda ingin latih dan ingin anda masukkan di dalam presentasi / pelatihan yang akan anda lakukan. Menvisualisasikan diri saya yang tengah menyampaikan presentasi yang berhasil. Bila Skore anda antara 40 – 59 Anda masih perlu latihan untuk peningkatan ketrampilan anda sebagai seorang pelatih / fasilitator/ pembicara yang efektif. . Bernafas dalam-dalam tepat sebelum berbicara. Berlatih dengan berdiri dan menggunakan alat Bantu visual yang telah saya siapkan. Untuk dapat menjadi seorang pelatih / fasilitator/ pembicara yang efektif. Saya merencanakan untuk : Mengorganisir bahan materi pelatihan / presentasi yang akan saya sampaikan.

Kebutuhan khusus dari khalayak saya adalah : 4.Menfasilitasi Pembelajaran Berfokus pada relaksasi dengan teknik sederhana dan tidak menyolok. Berlatih menjadikan sempurna Lembar Kerja – Analisis Peserta Latihan 1. Nilai-nilai yang perlu dipertimbangkan dengan khalayak tertentu ini mencakupi : 3. Kendala yang harus dikenali sewaktu berbicara dengan khalayak ini : 5. Memperhatikan kontaks mata yang baik dengan khalayak Saya. Bergerak secara wajar saat saya berbicara agar tetap rileks. Melepaskan ketegangan saya dengan cara yang positif dengan mengarahkannya kepada khalayak saya. Sasaran saya sehubungan dengan khalayak saya adalah : 2. Saya akan menilai pengetahuan rata-rata khalayak saya tentang topic dan pengertian teknis sebagai : .

.Menfasilitasi Pembelajaran Tinggi Tahu 6. berpendapat tentang Saya sebagai Pelatih / Fasilitator yang : Baik Tahu 8. Contoh gagasan dan argument pendukung yang mungkin menyebabkan reaksi negative : Check List Latihan Mengembangkan dan Menggunakan Alat Bantu Visual Cek hal-hal yang anda rencanakan dan yang ingin anda masukkan di dalam presentasi / pelatihan yang akan anda lakukan. Penilaian Saya mengenai kesediaan khalayak saya untuk menerima materi yang akan saya sajikan : Tinggi Tahu 7. Saya berharap untuk : Menggunakan prinsip KISS (Keep it simple and short) sewaktu mendisain alat Bantu visual dan tidak terlalu membebani khalayak saya. Contoh gagasan dan argument pendukung yang mungkin bekerja dengan baik : Buruk Campuran Tidak Rendah Campuran Tidak Rendah Campuran Tidak 9. Khalayak Saya sebelum presentasi .

Saya berharap untuk : Memastikan bahwa catatan saya hanya memuat “kata-kata kunci” yang ditulis dengan huruf berukuran besar pada kartu indeks. bukan kepada alat Bantu visual saya. Menjalani secara mental keseluruhan presentasi untuk meninjau setiap gagasan secara berurutan. . Tetap sadar akan langkah-langkah ini akan membantu anda menyampaikan presentasi yang lebih rileks. percaya diri dan antusias. Ini akan melengkapi saya dengan isyarat pengingat tanpa mengharuskan saya” membacakannya” kepada khalayak saya.. Berlatih menjadikan sempurna Check List Bagaimana Melatih Presentasi Anda Berikut ini adalah daftar periksa untuk sessi latihan anda. Saya tidak akan memberikan khalayak saya dengan table atau grafik yang dirinci secara berlebihan. Berbicara dengan khalayak saya. Saya tidak akan menggunakan alat Bantu visual hanya untuk menyajikan gagasan sederhana yang sebenarnya dapat saya jelaskan secara verbal. Saya tidak akan menggunakan alat Bantu visual saya untuk hanya ingin menghindari interaksi dengan khalayak saya.Menfasilitasi Pembelajaran Hanya menggunakan “kata-kata kunci” atau frase untuk bagan kata saya. Menempatkan diri saya pada pusat presentasi. Menggunakan alat penunjuk secara hemat dan tidak memainkannya dengan gugup.

Mengantisipasi pertanyaan dan melatih jawaban. Memberikan presentasi yang lengkap kembali. Mulai latihan presentasi sambil berdiri. Memperhatikann orang yang mengajukan pertanyaan dan mendengarkan pertanyaan dengan cermat. Mencoba mengatur ruangan latihan yang serupa dengan ruang dimana saya akan benar-benar memberikan presentasi.Menfasilitasi Pembelajaran Mengulangi prosedur di atas hingga saya menjadi akrab dengan arus gagasan dan di mana saya merencanakan untuk menggunakan alat Bantu visual untuk menyokong gagasan tersebut. Bila mungkin.. Saya berharap untuk : Mengajukan pertanyaan dengan melangkah maju dengan tangan terangkat. saya akan membuat rekaman video atau berdiri di depan cermin atau minta teman mengevaluasi atau memberikan feed back. Mensimulasikan presentasi saya. Berlatih menjadikan sempurna Check List Latihan Memenejemeni Sessi Tanya Jawab Cek hal-hal yang anda rencanakan dan yang ingin anda masukkan di dalam presentasi / pelatihan yang akan anda lakukan. gagasan demi gagasan (bukan kata demi kata) dengan menggunakan semua alat Bantu visual serta menggunakan fokus yang minimum pada catatam. . Melakukan satu atau dua kali latihan presentasi lengkap dalam bentuk akhir. fokus maksimum pada khalayak. Berlatih menjawab pertanyaan-pertanyaan yang saya antisipasikan dari khalayak saya.

Untuk menghadapi kecemasan. Mengulangi pertanyaan tersebut dan memastikan semua orang mendengarkan pertanyaan atau untuk menjelaskan. Melepaskan ketegangan dengan isometric yang tidak kentara. Menggunakan kontak mata dan melibatkan seluruh khalayak dalam jawaban saya. saya merencanakan untuk : Bernafas dalam-dalam. Berfokus pada relaksasi.Menfasilitasi Pembelajaran Mengusahakan posisi tangan saya dalam posisi netral sewaktu mendengarkan pertanyaan. Mengusahakan gaya dan sikap yang sama seperti yang saya gunakan selama presentasi. Berlatih menjadikan sempurna Check List Bagaimana Mengorganisir Presentasi Cek hal-hal berikut ini sementara anda menyiapkan diri dan kemudian sampaikan presentasi anda. .

saya akan : Mengembangkan sasaran. Mengembangkan kesimpulan yang kuat. . Menggabungkan gagasan utama. Menjabarkan gagasan utama (kunci materi) ke materi-materi secara utuh. Merencanakan alat Bantu visual. Untuk merencanakan dan mengorganisir presentasi. Merencanakan energizer / warming up / pemanasan. Memilih jenis media yang tepat.at selama presentasi. Menempatkan diri saya di pentas pusat. Merencanakan humor. Untuk mengembangkan dan menggunakan alat banhtu visual. Menahan diri untuk tidak berbicara kepada alat Bantu visual.Menfasilitasi Pembelajaran Berpindah temp. Menjaga keutuhan dan koneksi antara satu gagasan dengan gagasan lainnya Merencanakan naskah pelatihan/ presentasi. Menganalisis khalayak saya. kalimat apersepsi dan peninjauan. Mempertahankan kontak mata yang baik dengan khalayak. Menggunakan judul yang tepat. Menyatakan manfaat. Menyusun pendahuluan saya. saya berharap untuk : Menggunakan prinsip KISS.

saya merencanakan untuk : Tetap sadar akan apa yang saya katakana dan bagaimana saya mengatakannya. Mengecek naskah. Mempertahankan kontak mata secara efektif. . Membuat presentasi saya memikat.Menfasilitasi Pembelajaran Menggunakan alat penunjuk media dengan hemat. Saya merencanakan untuk : Mengangkat tangan dan melangkah menghampiri khalayak. Menggunakan suara yang jelas dan keras. Bergairah. Mempertahankan gaya dan sikap saya. antusias dan energik. saya akan : Berlatih sambil berdiri dan menggunakan alat Bantu visual. Untuk menyiapkan presentasi. Mengecek penerangan. Untuk sessi Tanya Jawab. Mengecek tempat duduk. Menjawab kepada pertanyaan khalayak dengan kontak mata saya. Sementara menyampaikan presentasi saya. Mengecek ventilasi / AC dll. Memperhatikan dan mendengarkan orang yang mengajukan pertanyaan. Mengulang pertanyaan bila perlu. Mengecek alat audio visual. Melibatkan partisipasi khalayak secara aktif dalam proses pembelajaran.

Menfasilitasi Pembelajaran Berlatih menjadikan sempurna .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful