P. 1
Latihan Soal Dan Pembahasan Mid Semester Matematika

Latihan Soal Dan Pembahasan Mid Semester Matematika

|Views: 3,033|Likes:
Published by Pridana Ynwa
latihan soal dan pembahasan mid semester matematika sma kelas XI bab suku banyak dan fungsi
latihan soal dan pembahasan mid semester matematika sma kelas XI bab suku banyak dan fungsi

More info:

Published by: Pridana Ynwa on Mar 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/05/2013

pdf

text

original

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www

.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika

Soal-soal dan Pembahasan Matematika

Soal-soal Mid Semester
Matematika kelas XI

1. Jika diketahui P(x) = 2x3+4x2-3x+2, maka nilai dari P(5) adalah … a. 57 b. 75 c. 337 d. 373 e. 377 𝑃𝑃(5) = 2.125 + 4.25 βˆ’ 3.5 + 2 Jawab (C): 𝑃𝑃(5) = 337 2. Jika P(x) = 3x4-(m-1)x3+2(n-1)x+6 dan Q (x) = ax4-bx2+6x+c maka nilai dari m+n adalah … a. 3 b. 4 c. 5 d. 6 e. 7 𝑛𝑛

+ π‘šπ‘š = 1 + 5 = 5 3. Jika
3π‘₯π‘₯βˆ’1 π‘₯π‘₯ 2 βˆ’9 π‘Žπ‘Ž

adalah … a. 3 b. 2/3 c. -2 d. 1/3 e. ΒΎ

= π‘₯π‘₯+3 + π‘₯π‘₯βˆ’3 maka nilai a-b 𝑏𝑏

Jawab (D) 3π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 π‘Žπ‘Ž(π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) + 𝑏𝑏(π‘₯π‘₯ + 3) = (π‘₯π‘₯ + 3)(π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ 9 Masih tentang kesamaan fungsi
3π‘₯π‘₯βˆ’1 π‘Žπ‘Ž

+ 𝑏𝑏 = 3 Dengan π‘Žπ‘Ž =

βˆ’3π‘Žπ‘Ž + 3𝑏𝑏 = βˆ’1 π‘₯π‘₯

2 βˆ’9

=

(π‘Žπ‘Ž+𝑏𝑏)π‘₯π‘₯βˆ’3π‘Žπ‘Ž+3𝑏𝑏 π‘₯π‘₯ 2 βˆ’9

…(1) …(2) kedua

mengeliminasi

persamaan tersebut didapatkan

Jawab (C) Soal tersebut adalah tentang kesamaan fungsi, sehingga kita menyamakan koefisien dari suku yang mempunyai βˆ’(π‘šπ‘š βˆ’ 1) = 0 π‘šπ‘š = 1
1|Page π‘Žπ‘Ž

βˆ’ 𝑏𝑏 =

Sehingga

5 4 π‘‘π‘‘π‘Žπ‘Žπ‘›π‘› 𝑏𝑏 = 3 3

derajat pangkat sama. 2(𝑛𝑛 βˆ’ 1) = 6

4. Jika

2𝑛𝑛 βˆ’ 2 = 6 β†’ 𝑛𝑛 = 4

(π‘₯π‘₯ + 1)𝑄𝑄(π‘₯π‘₯) + π‘˜π‘˜ maka nilai k … a. -3 b. -2 c. -1

5 4 1 βˆ’ = 3 3 3 π‘₯π‘₯

6 βˆ’ 3π‘₯π‘₯ 4 βˆ’ π‘₯π‘₯ 2 + 2π‘₯π‘₯ + 4 =

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika

d. 3 e. 4

Pembagi adalah (π‘₯π‘₯ βˆ’ 1) maka x = 1 𝑃𝑃(1) = 5 𝑃𝑃(1) = 3 βˆ’ 2 + 4

Masih menggunakan teorema sisa.

Jawab (C) Suatu fungsi dapat dinyatakan dengan hasil kali antara pembagi dan hasil sisanya. Dalam soal tersebut (π‘₯π‘₯ + 1) merupakan pembagi, Q(x) merupakan hasil bagi dan k adalah sisanya. Teorema sisa menyatakan bahwa sisa merupakan fungsi dari nilai pembagi (π‘₯π‘₯ + 1), π‘šπ‘šπ‘Žπ‘Žπ‘˜π‘˜π‘Žπ‘Ž π‘₯π‘₯ = βˆ’1. fungsi tersebut. fungsi
6 4 2

Maka sisa dari hasil pembagian tersebut adalah 5 6. Jika P(x) dibagi π‘₯π‘₯ 2 + π‘₯π‘₯ sisanya 3π‘₯π‘₯ + 8, jika P(x) dibagi (π‘₯π‘₯ + 1) sisanya … a. -11 b. -8 c. 2 d. 3 e. 5

bagi kemudian dijumlahkan dengan

Pembagi

adalah

Selanjutnya

kita masukkan nilai tersebut ke dalam 𝐹𝐹(π‘₯π‘₯) = π‘₯π‘₯ βˆ’ 3π‘₯π‘₯ βˆ’ π‘₯π‘₯ + 2π‘₯π‘₯ + 4 𝐹𝐹(βˆ’1) = 1 βˆ’ 3 βˆ’ 1 βˆ’ 2 + 4 𝐹𝐹(βˆ’1) = βˆ’1 Berdasarkan teorema sisa maka -1 merupakan sisa dari fungsi tersebut. Maka nilai k= - 1 (π‘₯π‘₯ βˆ’ 1), maka sisanya … a. 5 b. 6 c. 7 d. 8 e. 10 𝑃𝑃(π‘₯π‘₯) = 3π‘₯π‘₯ 3 βˆ’ 2π‘₯π‘₯ + 4 Jawab (E) Jika suku banyak dibagi oleh fungsi bentuk (π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ + 𝑏𝑏). Pembagi berderajat 2 dalam soal tersebut adalah π‘₯π‘₯ 2 + π‘₯π‘₯ yang berderajat 2 maka sisanya dalam dan sisanya adalah 3π‘₯π‘₯ + 8. π‘₯π‘₯ 2 + π‘₯π‘₯ = π‘₯π‘₯(π‘₯π‘₯ + 1)

Untuk pembagi berderajat satu, maka berderajat 1 adalah (π‘₯π‘₯ + 1) yang juga sisanya adalah konstanta. Pembagi merupakan salah satu faktor dari 𝑆𝑆(π‘₯π‘₯) = π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ + 𝑏𝑏 𝑆𝑆(βˆ’1) = 5 pembagi berderajat 2, maka 𝑆𝑆(βˆ’1) = 3(βˆ’1) + 8

5. Jika

dibagi

Jawab (A)

2|Page

7. Suku banyak 2π‘₯π‘₯ 5 βˆ’ 3π‘₯π‘₯ 4 βˆ’ π‘₯π‘₯ 2 + 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 dibagi π‘₯π‘₯ 3 βˆ’ 1, maka sisanya … a. π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 d. π‘₯π‘₯ 2 + π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 Jawab (A) dapatkan hasil 2π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ 3π‘₯π‘₯ dan sisanya π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 Dengan cara pembagian biasa kita b. π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ c. βˆ’3π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ + 1 e. π‘₯π‘₯ 2 + 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika 𝑃𝑃

(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ 3 + 7π‘₯π‘₯ 2 + 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 3 Maka fungsi P(x) menjadi jika P(x) dibagi sisanya adalah: 𝑆𝑆(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ 2 + 8π‘₯π‘₯ + 6 maka persamaan 0 = 2π‘₯π‘₯ 2 + 8π‘₯π‘₯ + 6 faktorkan 0 = π‘₯π‘₯ 2 + 4π‘₯π‘₯ + 3

Dengan menggunakan cara horner, maka

(2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1)

Untuk mencari 2 faktor yang lain, tersebut kita

8. Jika (2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1) adalah faktor dari suku banyak maka faktor lainnya adalah … b. (π‘₯π‘₯ + 3) dan (π‘₯π‘₯ + 1) c. (π‘₯π‘₯ + 3) dan (π‘₯π‘₯ βˆ’ 1) d. (π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) dan (π‘₯π‘₯ βˆ’ 1) e. (π‘₯π‘₯ + 2) dan (π‘₯π‘₯ βˆ’ 6) Jawab (B) Teorema faktor menyatakan bahwa jika suatu fungsi dibagi menggunakan 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 = 0 π‘₯π‘₯ =
1 𝑃𝑃 οΏ½2οΏ½

a. (π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) dan (π‘₯π‘₯ + 1) 𝑃𝑃

(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ 3 + 7π‘₯π‘₯ 2 + π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ βˆ’ 3

9. Jika P(x) dibagi (π‘₯π‘₯ βˆ’ 2) sisanya -3 dan dibagi π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ βˆ’ 2adalah … a. – π‘₯π‘₯ + 5 c. π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 e. π‘₯π‘₯ + 3 Jika b. βˆ’3π‘₯π‘₯ + 3 d. βˆ’9π‘₯π‘₯ + 5 Jawab (B) π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ π‘₯π‘₯ βˆ’ 2

jika dibagi (π‘₯π‘₯ + 1) sisanya 6. Jika P(x)

0 = (π‘₯π‘₯ + 3)(π‘₯π‘₯ + 1)

akarnya maka sisanya adalah 0. 1 2

hasilnya adalah (π‘₯π‘₯ βˆ’ 2) dan (π‘₯π‘₯ + 1). kita faktorkan sisanya dalam bentuk π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ + 𝑏𝑏. Dengan 𝑆𝑆(π‘₯π‘₯) = π‘Žπ‘Žπ‘₯π‘₯ + 𝑏𝑏 dari pembagi Jika pembaginya berderajat 2, maka menggunakan teorema sisa dapat kita peroleh bahwa sisa merupakan fungsi 𝑆𝑆(2) = 2π‘Žπ‘Ž + 𝑏𝑏

0=2+2βˆ’3
3|Page π‘Žπ‘Ž

= 2

= + + βˆ’3
1 4 π‘Žπ‘Ž 7 4 π‘Žπ‘Ž 2

βˆ’3 = 2π‘Žπ‘Ž + 𝑏𝑏 6 = βˆ’π‘Žπ‘Ž + 𝑏𝑏 Dengan

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika 𝑆𝑆

(βˆ’1) = βˆ’π‘Žπ‘Ž + 𝑏𝑏

(1)

(2) kedua 𝑝𝑝

Γ— (βˆ’π‘π‘) Γ— π‘žπ‘ž = βˆ’

mengeliminasi 𝑝𝑝

Γ— (βˆ’π‘π‘) Γ— 0 = βˆ’π‘šπ‘š 0. π‘šπ‘š

1

Semua bilangan jika dikalikan 0 hasilnya juga 0, maka nilai m adalah 11. Jika 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ 2 + 5π‘₯π‘₯ dan 𝑑𝑑(π‘₯π‘₯) = π‘₯π‘₯ maka (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) adalah … a. 3 b. 2 c. 1 d. Β½ e. 1/3 Pertama kita cari fungsi (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(π‘₯π‘₯) Jawab (A) 1 2 1 (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(π‘₯π‘₯) = 2 οΏ½ οΏ½ + 5 οΏ½ οΏ½ π‘₯π‘₯ π‘₯π‘₯ dulu. 1 1 2 (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) = 2 οΏ½ οΏ½ + 5 οΏ½ οΏ½ 2 2 1 5 (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) = + 2 2 (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) = 3 Maka (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(2) adalah
1

persamaan tersebut, didapatkah a = -3 𝑆𝑆(π‘₯π‘₯) = βˆ’3π‘₯π‘₯ + 3 dan b = 3 sehingga sisanya adalah

10. Diketahui persamaan suku banyak

akarnya berlawanan adalah … a. -2 b. -1 c. 0 d. 2 e. 4 π‘₯π‘₯

3 βˆ’ 9π‘₯π‘₯ + π‘šπ‘š = 0, nilai m jika 2

Jawab (C) Persamaan tersebut mempunyai 2 akar π‘₯π‘₯1 = 𝑝𝑝 berlawanan, kita misalkan: π‘₯π‘₯3 = π‘žπ‘ž π‘₯π‘₯2 = βˆ’π‘π‘ (π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘π‘Žπ‘Žπ‘π‘π‘Žπ‘Žπ‘›π‘›π‘Žπ‘Žπ‘›π‘› π‘‘π‘‘π‘π‘π‘›π‘›π‘‘π‘‘π‘Žπ‘Žπ‘›π‘› π‘₯π‘₯1 ) Selanjutnya akar-akar tersebut kita masukkan ke sifat-sifat persamaan π‘₯π‘₯1 + π‘₯π‘₯2 + π‘₯π‘₯3 = βˆ’ 0 𝑝𝑝 βˆ’ 𝑝𝑝 + π‘žπ‘ž = βˆ’ 1 π‘žπ‘ž = 0 π‘₯π‘₯1 Γ— π‘₯π‘₯2 Γ— π‘₯π‘₯3 = βˆ’
4|Page

berderajat 3, yaitu: 𝑏𝑏

π‘Žπ‘Ž

12. Diketahui 𝑑𝑑

π‘Žπ‘Ž 𝑑𝑑

(π‘₯π‘₯)=√5 βˆ’ π‘₯π‘₯ domain fungsi (𝑓𝑓 + dan 𝑑𝑑π‘₯π‘₯

adalah …

a. {π‘₯π‘₯|π‘₯π‘₯ β‰₯ 3, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} b. {π‘₯π‘₯|π‘₯π‘₯ ≀ 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} 𝑓𝑓

(π‘₯π‘₯) = √2π‘₯π‘₯ βˆ’ 6

c. {π‘₯π‘₯|3 ≀ π‘₯π‘₯ ≀ 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅}

d. {π‘₯π‘₯|3 < π‘₯π‘₯ < 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} e. {π‘₯π‘₯|3 ≀ π‘₯π‘₯ < 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} Jawab (C)

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika 𝑑𝑑

= βˆ’1 π‘Žπ‘Žπ‘‘π‘‘π‘Žπ‘Žπ‘Žπ‘Ž 𝑑𝑑 =

4𝑑𝑑 2 βˆ’ 2𝑑𝑑 βˆ’ 6 =0

(2𝑑𝑑 + 2)(2𝑑𝑑 βˆ’ 3) = 0

Domain fungsi dalam bentuk akar kuadrat adalah yang didalam akar harus lebih besar atau sama dengan 0, 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 6 β‰₯ 0 maka π‘₯π‘₯ β‰₯ 3 dan π‘₯π‘₯ ≀ 5 kedua 5 βˆ’ π‘₯π‘₯ β‰₯ 0

14. Jika 𝑓𝑓

βˆ’1 (βˆ’4) adalah … a. -19 b. -11 c. -5 d. -3 e. 1 𝑓𝑓

(2π‘₯π‘₯ βˆ’ 3) = 5π‘₯π‘₯ + 1

3 2

maka

Karena fungsinya adalah (𝑓𝑓 + 𝑑𝑑)(π‘₯π‘₯) maka domainnya harus memenuhi {π‘₯π‘₯|3 ≀ π‘₯π‘₯ ≀ 5, π‘₯π‘₯ ∈ 𝑅𝑅} batas tersebut

Misalkan π‘Žπ‘Ž = 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 3, π‘šπ‘šπ‘Žπ‘Žπ‘˜π‘˜π‘Žπ‘Ž π‘₯π‘₯ = Jawab (C) π‘Žπ‘Ž + 3 οΏ½+1 𝑓𝑓(π‘Žπ‘Ž) = 5 οΏ½ 2 5π‘Žπ‘Ž + 17 𝑓𝑓(π‘Žπ‘Ž) = 2 5π‘₯π‘₯ + 17 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 2 Selanjutnya invers. 𝑦𝑦 = fungsi misalkan 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 𝑦𝑦 Untuk 5π‘₯π‘₯ + 17 2 π‘Žπ‘Ž

+3 2

13. Diketahui fungsi 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ + 1 dan (𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(𝑑𝑑) = 7 maka nilai t adalah … Jika a. 1 atau 2 b. -2/3 atau 1 c. -1 atau 2/3 d. -1 atau 3/2 e. -2 atau -1 Pertama kita hitung (𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(π‘₯π‘₯) Jawab (D) (𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(𝑑𝑑) = 7
4𝑑𝑑 2 βˆ’ 2𝑑𝑑 + 1 = 7 𝑑𝑑

(π‘₯π‘₯) = π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ 3π‘₯π‘₯ + 3.

nilai

tersebut

kita kita

menginvers

Selanjutnya fungsi tersebut kita balik 2𝑦𝑦 = 5π‘₯π‘₯ + 17 menjadi x= π‘₯π‘₯ = 𝑓𝑓 βˆ’1 (π‘₯π‘₯) = Maka 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 17 5 2(βˆ’4) βˆ’ 17 𝑓𝑓 βˆ’1 (βˆ’4) = = βˆ’5 5 2𝑦𝑦 βˆ’ 17 5

(𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(π‘₯π‘₯) = 4π‘₯π‘₯ 2 βˆ’ 2π‘₯π‘₯ + 1 = 0

(𝑑𝑑𝑓𝑓𝑓𝑓)(π‘₯π‘₯) = (2π‘₯π‘₯ + 1)2 βˆ’ 3(2π‘₯π‘₯ + 1) + 3

5|Page

15. Invers dari fungsi 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 5π‘₯π‘₯βˆ’1 βˆ’ 3 adalah … a. log 5 (5π‘₯π‘₯ + 15) b. log 5 (π‘₯π‘₯ + 4) c. log 5 (π‘₯π‘₯ + 3)

Artikel ini diupload oleh sahabat belajar Bintang Fisika – Semarang Untuk materi lainnya silakan kunjungi www.bintangfisika.com Atau follow kami di twitter @bintangfisika

Ada 2 cara untuk menyelesaikan soal tersebut, yaitu dengan menginvers masing-masing fungsi kemudian di (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)βˆ’1 (π‘₯π‘₯) = (π‘‘π‘‘βˆ’1 𝑓𝑓𝑓𝑓 βˆ’1 )(π‘₯π‘₯) komposisikan, (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)(π‘₯π‘₯) = 1 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 atau 𝑦𝑦 = Selanjutnya kita invers 2π‘₯π‘₯𝑦𝑦 βˆ’ 𝑦𝑦 = 1 π‘₯π‘₯ = (𝑓𝑓𝑓𝑓𝑑𝑑)βˆ’1 (π‘₯π‘₯) = Maka 1 + 𝑦𝑦 2𝑦𝑦 π‘₯π‘₯ + 1 2π‘₯π‘₯ 1 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 menggunakan

e. 1 βˆ’ log 5 (π‘₯π‘₯ + 3) 𝑦𝑦 = 5 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = 5π‘₯π‘₯βˆ’1 βˆ’ 3 Jawab (A) π‘₯π‘₯
βˆ’1

d. -1 + log 5 (π‘₯π‘₯ + 3) π‘₯π‘₯

= log 5 (𝑦𝑦 + 3) + 1 π‘₯π‘₯ = log 5 (𝑦𝑦 + 3) . 5
1 π‘₯π‘₯

= log 5 (𝑦𝑦 + 3) + log 5 5 π‘₯π‘₯ = log 5 (5𝑦𝑦 + 15) 𝑓𝑓 βˆ’1 (π‘₯π‘₯) = log 5 (5π‘₯π‘₯ + 15)
2π‘₯π‘₯βˆ’1 π‘₯π‘₯+1 π‘₯π‘₯βˆ’1 2π‘₯π‘₯ 2π‘₯π‘₯ π‘₯π‘₯ 2π‘₯π‘₯ π‘₯π‘₯

Ingat log π‘Žπ‘Ž 𝑏𝑏 = 𝑐𝑐 β†’ 𝑏𝑏 = π‘Žπ‘Ž π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 = log 5 (𝑦𝑦 + 3)

βˆ’3 𝑐𝑐

Ingat log π‘Žπ‘Ž 𝑏𝑏𝑐𝑐 = log π‘Žπ‘Ž 𝑏𝑏 + log π‘Žπ‘Ž 𝑐𝑐

16. Diketahui 𝑓𝑓(π‘₯π‘₯) = π‘₯π‘₯ dan 𝑑𝑑(π‘₯π‘₯) = 2π‘₯π‘₯ βˆ’ 1 maka nilai (π‘‘π‘‘βˆ’1 𝑓𝑓𝑓𝑓 βˆ’1 )(π‘₯π‘₯) adalah …

a.

b. c. d. e. π‘₯π‘₯

βˆ’1

2π‘₯π‘₯βˆ’1

Jawab (B)
6|Page

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->