- 421 8.

Standar Pelayanan Pembayaran Uang Persediaan oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara

STANDAR PELAYANAN PEMBAYARAN UANG PERSEDIAAN OLEH BENDAHARA PENGELUARAN PADA SATUAN KERJA SEKRETARIAT NEGARA

BAGIAN KESATU PENDAHULUAN

A. Dasar Hukum 1. Undang Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara 2. Undang Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara 3. Keputusan Presiden Nomor 42 Tahun 2002 tentang Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara 4. Keputusan Presiden Nomor 80 Tahun 2003 tentang Pedoman Pelaksanaan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, sebagaimana diubah dengan Keputusan Presiden Nomor 95 Tahun 2007 5. Peraturan Menteri Keuangan Nomor 134/PMK.06/2005 tentang Pedoman Pembayaran Dalam Pelaksanaan APBN 6. Peraturan Menteri Sekretaris Negara Nomor 1 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata Kerja Sekretariat Negara Republik Indonesia, sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Sekretaris Negara Nomor 7 Tahun 2008 7. Peraturan Menteri Sekretaris Negara Nomor 8 Tahun 2007 tentang Petunjuk Pelaksanaan Penyusunan Standar Pelayanan Sekretariat Negara Republik Indonesia B. Latar Belakang Dalam rangka memperlancar pelayanan pembayaran Uang Persediaan (UP) oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara secara efektif, efisien, dan tertib administrasi, dipandang perlu untuk menetapkan Standar Pelayanan. C. Maksud dan Tujuan Maksud penetapan standar pelayanan pembayaran UP oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara adalah sebagai panduan bagi pelaksana pelayanan dalam melakukan pembayaran UP oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara serta memberikan informasi kepada pengguna pelayanan. Tujuannya adalah untuk mewujudkan sistem pelayanan pembayaran UP oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara yang cepat, tepat, efektif dan efisien sehingga mampu memberikan kepuasan dalam penyelesaian pembayaran kepada pengguna pelayanan.

D. Ruang ...

dan akurat.000.00 yang telah mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan. Pejabat/pegawai pada Satuan Kerja Sekretariat Negara yang berhak menerima pembayaran.00 yang telah mendapat izin dari Ditjen Perbendaharaan. 5231. Memiliki Sertifikat Pendidikan dan Pelatihan Bendaharawan (A) b. b. 4.000. Ms Excel) c. Penanggung jawab pelayanan adalah Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan/atau Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Bendahara Pengeluaran. Bukti pembayaran kepada pejabat/pegawai pada Satuan Kerja Sekretariat Negara yang berhak menerima pembayaran.000. Departemen Keuangan. 8. Unit pelayanan pembayaran UP oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara adalah Biro Keuangan. Pejabat/pegawai pada Satuan Kerja Sekretariat Negara. Ruang Lingkup 1. Pihak Ketiga untuk nilai dibawah Rp10. b. b. tepat. Departemen Keuangan. Keluaran (output) pelayanan adalah: a. 7. Uang Persediaan adalah uang muka kerja dengan jumlah tertentu yang bersifat daur ulang (revolving).422 D. 6.000.000.000. Pengguna pelayanan adalah: a.00 atau di atas Rp10. Bukti pembayaran kepada Pihak Ketiga untuk nilai dibawah Rp10. 5221.000.. b. 3.000.00 atau di atas Rp10. Sasaran yang hendak dicapai adalah terwujudnya mekanisme pembayaran dengan UP yang cepat.. Standar kompetensi pelaksana: a. 5241 dan 5811. 2. 9.000. Pelaksana pelayanan adalah Bendahara Pengeluaran dan Staf Pengelola Keuangan pada Satuan Kerja Sekretariat Negara. Memahami .000. Departemen Keuangan.01 dan Bagian Anggaran 069. 5.00 atau di atas Rp10. diberikan kepada Bendahara Pengeluaran hanya untuk membiayai kegiatan operasional kantor sehari-hari yang tidak dapat dilakukan dengan pembayaran langsung. Pembayaran kepada Pihak Ketiga yang nilainya di bawah Rp10. Kemanfaatan (outcome) pelayanan adalah lancarnya pembayaran kepada: a. .03.000. Pihak Ketiga adalah badan usaha atau orang perseorangan yang kegiatan usahanya menyediakan barang/layanan jasa dan mempunyai perikatan dengan satuan kerja pada Bagian Anggaran 007.. yaitu pengeluaran belanja barang dengan klasifikasi belanja 5211.00 yang telah mendapat persetujuan dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan. 5212.000. Definisi peristilahan a. Menguasai aplikasi komputer seperti program Microsoft Office (Ms Word.

. Pemberian disposisi (10 menit/berkas) Penelitian dan pengujian tagihan UP yang ditagihkan pada Satuan Kerja Sekretariat Negara (1 jam/berkas) Penghitungan jumlah kebutuhan dana UP untuk pengajuan Cek untuk minta tanda tangan kepada KPA (1 hari) Pengambilan uang ke Bank dan menyimpan dalam brankas Bendahara Pengeluaran (1 jam) Pembayaran kepada: 1. Pejabat/pegawai pada Satuan Kerja Sekretariat (30 menit/berkas) 2. dan teliti e. Memahami peraturan keuangan negara... Kuitansi uang muka biaya perjalanan dinas dan/atau biaya kegiatan 2. Mampu bekerjasama dan memiliki inisiatif kerja BAGIAN KEDUA KERANGKA PROSEDUR DAN STANDAR PELAYANAN A. SPP-UP Pihak Ketiga. Pembayaran kepada Pihak Ketiga (30 menit/berkas) Pembukuan atas bukti pengeluaran yang telah dibayarkan sebagai pertanggungjawaban UP untuk pengajuan penggantian UP (revolving) B.423 c.. yang telah mendapat disposisi/persetujuan Sesmensesneg/KPA/Karo Keuangan (10 menit/berkas) 1. dan perpajakan d. Kerangka Prosedur Pencatatan dokumen dari PPK/Pejabat yang ditunjuk. Jujur. perbendaharaan. Prosedur . tekun.

. Melakukan pembukuan atas bukti pengeluaran yang telah dibayarkan sebagai pertanggungjawaban UP untuk pengajuan penggantian UP (revolving) C. Persyaratan 1.00 yang telah mendapat izin dari Ditjen Perbendaharaan. Prosedur Pelayanan 1.. Departemen Keuangan. Memeriksa kebenaran atas hak tagih yang menyangkut. berupa: a. Kuitansi uang muka biaya perjalanan dinas dan/atau biaya kegiatan.000. SPP-UP. Pihak yang ditunjuk untuk menerima pembayaran (nama orang/perusahaan.000. antara lain: 1). Memeriksa ketersediaan dana pagu anggaran dalam DIPA untuk memperoleh keyakinan bahwa tagihan tidak melampaui batas pagu anggaran d.. Bendahara untuk Dana UP melaksanakan pembayaran (30 menit/berkas) kepada: a. Staf Pengelola Keuangan meneliti dan menguji tagihan UP (1 jam/berkas): a. Bendahara Pengeluaran memberikan disposisi kepada Staf Pengelola Keuangan (10 menit/berkas). Staf Pengelola Keuangan mencatat dokumen dari PPK/pejabat yang ditunjuk yang telah mendapat disposisi/persetujuan Sesmen/KPA/Karo Keuangan (10 menit/berkas). Menghitung jumlah kebutuhan dana UP untuk pengajuan Cek untuk minta tanda tangan kepada KPA 5.000. 2. 7. b.00 atau diatas Rp10. 3. Mengambil uang ke Bank dan menyimpan dalam brankas Bendahara Pengeluaran (1 jam) 6.424 B. Adanya . Bukti pemotongan pajak-pajak 4. alamat.. Tersedianya Uang Persediaan pada Bendahara c.000. Menerima dokumen SPP/tagihan UP dari Bendahara Pengeluaran b. b. pembayaran kepada Pihak Ketiga yang nilainya di bawah Rp10. Memeriksa secara rinci dokumen pendukung SPP/tagihan UP sesuai dengan ketentuan yang berlaku c. pejabat/pegawai pada Satuan Kerja Sekretariat Negara yang berhak menerima pembayaran. Nilai tagihan yang harus dibayar (kesesuaian dan/atau kelayakannya dengan prestasi kerja yang dicapai sesuai spesifikasi teknis yang tercantum dalam kontrak) 3). Persyaratan administratif/teknis yang harus dipenuhi oleh pelaksana pelayanan: a. nomor rekening dan nama kantor) 2). 4). Tersedianya DIPA/DIPA Revisi dan POK/POK Revisi anggaran Satuan Kerja Sekretariat Negara b. Jadwal waktu pembayaran.

stempel). komputer berikut peralatan pendukungnya. Mengajukan permintaan pembayaran melalui KPA/PPK D. Bendahara Pengeluaran melakukan pengecekan. Penanganan/Tindak Lanjut Pengaduan/Keluhan/Masukan 1. . perlengkapan kerja (kalkulator. dan ruang arsip E. pembahasan dan memberikan penjelasan. Adanya KPA. Staf Pengelola Keuangan 2. Standar . 3. dan SSPB. Sekretariat Menteri Sekretaris Negara. penelitian. Bendahara Pengeluaran.. SSBP. mesin fotocopy. boxfile. Sarana dan Prasarana Pelayanan Alat Tulis Kantor (ATK). Tempat Pelayanan Pelayanan pembayaran UP oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara dilaksanakan di Biro Keuangan. G.425 c.. mesin tik. Persyaratan administratif/teknis bagi pengguna pelayanan: a. dan diterima oleh Bendahara Pengeluaran. formulir-formulir terkait dengan SSP. Pengaduan/keluhan/masukan berkaitan dengan pelayanan pembayaran UP oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara ditujukan kepada KPA/PPK/Kepala Biro Keuangan. 9. Mempunyai hak untuk memperoleh pembayaran b. loket pembayaran. Bendahara Pengeluaran melaporkan kepada KPA/PPK/Kepala Biro Keuangan apabila permasalahan tidak dapat diselesaikan. H. PPK.. 2. Jadwal Pelayanan Pelayanan pembayaran UP oleh Bendahara Pengeluaran pada Satuan Kerja Sekretariat Negara dilaksanakan pada jam kerja kedinasan. Biaya Pelayanan Tidak ada F.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful