Nama NIM

: Muhammad Syaifuddin : 10030002

KONSEP SISTEM INFORMASI

SIKLUS HIDUP SISTEM
Siklus hidup sistem (system life cycle – SLC) adalah proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. SLC sering disebut dengan pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaan sistem. Dilakukan dengan strategi Top-Down Design. Tahapan dari siklus hidup sistem yaitu : 1. 2. 3. 4. 5. Perencanaan Analisis Perancangan Implementasi Penggunaan

A. PERENCANAAN
· Menentukan lingkup dari proyek Unit organisasi, kegiatan atau sistem manakah yang terlibat dan mana yang tidak ? Hal tersebut akan memberikan perkiraan awal dari skala sumber daya yang diperlukan. · Mengenali berbagai area permasalahan potensial Akan menunjukkan hal-hal yang mungkin tidak berjalan dengan semestinya, sehingga hal tersebut dapat dicegah.

Agar proyek berhasil. · Memberikan dasar untuk pengendalian Tingkat kinerja metode pengukuran tertentu harus dispesifikasikan sejak awal. TAHAP ANALISIS Ketika perencanaan selesai dan mekanisme pengendalian telah berjalan. Mengorganisasikan Tim Proyek Tim proyek yang akan melakukan penelitian sistem dikumpulkan. pemakai sangat perlu berperan aktif daripada berperan pasif. 2. Analisis sistem adalah penelitian atas sistem yang telah ada dengan tujuan untuk merancang sistem baru atau diperbarui. Mengumumkan Penelitian Sistem Manajer khawatir terhadap penerapan aplikasi komputer baru yang mempengaruhi kerja para pegawainya. alasan perusahaan melaksanakan proyek b. tim proyek beralih pada analisis sistem yang telah ada. Tugas tersebut diatur dalam urutan logis berdasarkan prioritas informasi dan kebutuhan agar efisien. Adapun tahapannya yaitu : 1. . B.· Mengatur urutan tugas Banyak tugas-tugas terpisah yang diperlukan untuk mencapai sistem. bagaimana sistem baru akan menguntungkan perusahaan dan pegawai. Banyak perusahaan mempunyai kebijakan menjadikan pemakai sebagai pemimpin proyek dan bukannya spesialis informasi. Sehingga perlu dikomunikasikan kepada para pegawai tentang : a.

6. Menerima atau Menolak Proyek Rancangan Manajer dan komite pengarah SIM mengevaluasi usulan rancangan dan menentukan apakah akan memberikan persetujuan atau . dengan alasan : · Menyediakan komunikasi dua arah dan pengamatan terhadap bahasa tubuh. yaitu kriteria kinerja sistem. · Laporan harus membandingkan pendapatan dan biaya actual dengan anggarannya baik untuk bulan lalu maupun sepanjang tahun hingga sekarang (year to date). pemgamatan. 5. Dari semua metode tersebut. · Laporan harus disiapkan dalam bentuk salinan kertas dan tampilan komputer. wawancara perorangan lebih disukai. 4. · Dapat menjalin kepercayaan antara pemakai dan spesialis informasi. · Memberi kesempatan bagi peserta proyek untuk mengungkapan pandangan yang berbeda bahkan bertentangan. Dalam hal ini manajer harus menyetujui tahap rancangan dan kungan bagi keputusan tersebut termasuk di dalam usulan rancangan.3. Menyiapkan Usulan Rancangan Analis sistem memberikan kesempatan bagi manajer untuk membuat keputusan teruskan atau hentikan untuk kedua kalinya. pencarian catatan. Misalkan. · Laporan harus tersedia tidak lebih dari 3 hari setelah akhir bulan. Mendefinisikan Kriteria Kinerja Sistem Langkah selanjutnya adalah menspesifikasikan secara tepat apa yang harus dicapai oleh sistem. Mendefinisikan Kebutuhan Informasi Analis mempelajari kebutuhan informasi pemakai dengan terlibat dalam berbagai kegiatan pengumpulan informasi (wawancara. · Dapat meningkatkan antusiasme pada proyek baik dari pihak spesialis maupun pihak pemakai. dan survei).

dengan kendala-kendala yang ada. Jika disetujui. 3. diagram hubungan entitas (entity relationship duagram). Mengevaluasi berbagai alternatif konfigurasi sistem Analis bekerja sama dengan manajer mengevaluasi berbagai alternatif. Identifikasi merupakan suatu proses berurutan. Jika sistem itu berbasis komputer.tidak. Dalam beberapa kasus. 2. rancangan dapat menyertakan spesifikasi jenis peralatann yang akan digunakan. dan spesifikasi kelas. Mengidentifikasi berbagai alternatif konfigurasi sistem Analis mengidentifikasi konfigurasi – bukan merek atau model – peralatan komputer yang akan memberikan hasil yang terbaik bagi sistem dalam menyelesaikan pemrosesan. model hubungan objek. dimulai dengan gambaran besar dan secara bertahap mengarah lebih rinci. dimulai dengan berbagai kombinasi yang dapat menyelesaikan setiap tugas. C. Alat-alat dokumentasi yang popular yaitu diagram arus data (data flow diagram). Pendekatan top-down ini merupakan ciri rancangan terstruktur (structured design). yaitu rancangan bergerak dari tingkat sistem ke tingkat subsistem. flowchart. Menyiapkan rancangan sistem yang terinci Analis bekerja sama dengan pemakai dan mendokumentasikan rancangan sistem baru dengan alat-alat yang dijelaskan dalam modul teknis. tim mungkin diminta melakukan analisis lain dan menyerahkannya kembali atau mungkin proyek ditinggalkan. kamus data (data dictionary). Mimilih konfigurasi terbaik Analis mengevaluasi semua konfigurasi subsistem dan menyesuaikan kombinasi peralatan sehingga semua subsistem menjadi satu . Beberapa alat memudahkan analis untuk menyiapkan dokumentasi secara top-down. 4. proyek maju ke tahap rancangan. Langkah-langkah tahapan rancangan yaitu : 1. TAHAP PERANCANGAN Rancangan sistem adalah penentuan proses dan data yang diperlukan oleh sistem baru. Alternatif yang dipilih adalah yang paling memungkinkan subsistem memenuhi kriteria kinerja.

.. dan biayanya. Tiba saatnya . analis membuat rekomendasi kepada manajer untuk disetujui. IMPLEMENTASI SISTEM Setelah dianalisis dan dirancang secara rinci. Menyetujui atau menolak penerapan sistem Keputusan untuk terus pada tahap penerapan sangatlah penting. Waktu yang diperlukan untuk melakukan kegiatan juga perlu diatur dalam rencana implementasi dalam bentuk skedul waktu. Menyiapkan usulan penerapan Analis menyiapkan usulan penerapan (implementation proposal) yang mengikhtisarkan tugas-tugas penerapan yang harus dilakukan. Jika keuntungan yang diharapkan dari sistem melebihi biayanya. Anggaran biaya ini selanjutnya juga berfungsi sebagai pengendalian terhadap biaya-biaya yang harus dikeluarkan.konfigurasi tunggal. sistem untuk diimplementasikan. Tahap implementasi sistem terdiri dari langkah-langkah sebagai berikut ini : Menerapkan rencana implementasi Rencana Implementasi dimaksudkan terutama untuk mengatur biaya dan waktu yang dibutuhkan selama implementasi. Skedul waktu berfungsi sebagai pengendalian terhadap waktu implementasi. persetujuan selanjutnya dilakukan oleh SC MIS. Dalam rencana implementasi ini. Bila manajer menyetujui konfigurasi tersebut. Tahap ini termasuk juga kegiatan menulis kode program. maka penerapan akan disetujui. Setelah selesai. keuntungan yang diharapkan. Tahap implementasi istem merupakan tahap meletakkan sistem supaya siap untuk dioperasikan. karena usaha ini akan sangat meningkatkan jumlah orang yang telibat. 6. semua biaya yang akan dikeluarkan untuk kegiatan implemntasi perlu dianggarkan dalam bentuk anggaran biaya. D. 5.

Jadwal pemasangan Selanjutnya mereka membuat usulan tertulis. Tujuannya adalah untuk menginformasikan kepada para pegawai mengenai keputusan untuk menerapkan sistem baru dan meminta kerjasama mereka. yang berisi antara lain : a. Merencanakan penerapan. Surat yang ditransmisikan b. 3. bagaimana peralatan yang diusulkan akan membuat sistem mencapai kriteria kinerjanya. Mendapatkan sumber daya perangkat keras. perkiraan ukuran file. Mengumumkan penerapan. konfigurasi peralatan. 2. Tujuan dan kendala sistem c.1. Manajer dan spesialis informasi harus memahami dengan baik pekerjaan yang diperlukan untuk menerapkan rancangan sistem dan untuk mengembangkan rencana penerapan yang sangat rinci. kriteria kerja. Ketika . perkiraan volume transaksi. Proyek penerapan diumumkan kepada para pegawai dengan cara yang sama pada penelitian sistem. d. dokumentasi sistem ringkasan. Rancangan sistem disediakan bagi para pemasok berbagai jenis perangkat keras yang terdapat pada konfigurasi sistem yang disetujui. Rancangan sistem : deskripsi ringkasan. Setiap pemasok diberikan request for proposal (RFP).

Pengelola database (database administrator – DBA) bertanggung jawab untuks emua kegiatan ynag berhubungan dengan data. dan pengujian program. 5. Mendapatkan sumber daya perangkat lunak. Menyiapkan database. Programmer dapat menyiapkan dokumentasi yang lebih rinci seperti flowchart atau bahasa semu (psedudo code) yang terstruktur. Hal tersebut memerlukan pengumpulan data baru atau data yang telah ada perlu dibentuk kembali sehingga sesuai dengan rancangan sistem baru dan menggunakan sistem manajemen basis data (database management sistem – DBMS). dilakukan pengkodean. Ketika perusahaan memutuskan untuk menciptakan sendiri perangkat lunak aplikasinya. Jika peangkat lunak aplikasi jadi (prewritten application software) dibeli.semua usulan telah diterima dan dianalisis. dan mencakup persiapan database. Hasil akhirnya adalah software library dari program aplikasi. 4. Setelah disetujui. Spesialis informasi memberi dukungan bagi keputusn tersebut dengan mempelajari usulan dan membuat rekomendasi. perusahaan melakukan pemesanan. SC MIS memilih satu pemasok atau lebih. yaitu RFP dan Usulan. . pemilihan pemasok perangkat lunak dapat mengikuti prosedur yang sama seperti yang digunakan untuk memilih pemasok perangkat keras. programmer menggunakan dokumentasi yang disiapkan oleh analis sistem sebagai titik awal.

Pendidikan harus dijadualkan jauh setelah siklus hidup dimulai. bila manajemen menolak maka manajemen menentukan tindakan yang harus diambil dan . Sehingga pembangunan fasilitas tersebut merupakan tugas berat dan harus dijadualkan sehingga sesuai dengan keseluruhan rencana proyek. tim proyek merekomendasikan kepada manajer agar dilaksanakan cutover (dalam memo atau laporan lisan) 9. Menyiapkan fasilitas fisik. 8. Ketika seluruh pekerjaan pengembangan hampir selesai . Jika perangkat keras dan sistem baru tidak sesuai dengan fasilitas yang ada. Manajer dan SC MIS menelaah status proyek dan menyetujui atau menolak rekomendasi tersebut. Mendidik peserta dan pemakai. Namun. 7. Beberapa orang akan membuat sistem bekerja. Menyetujui atau menolak masuk ke sistem baru. pegawai coding. Proses menghentikan penggunaan sistem lama dan memulai menggunakan sistem baru disebut cutover. Bila manajemen menyetujui maka manajemen menentukan tanggal cutover. tepat sebelum bahan-bahan yang dipelajari mulai diterapkan. Semuanya harus dididik tentang peran mereka dalam sistem. dan pegawai administrasi lainnya. Sistem baru kemungkinan besar akan mempengaruhi banyak orang. Mereka disebut dengan peserta. perlu dilakukan konstruksi baru atau perombakan.6. yang meliputi operator entry data. Menyiapkan usulan cutover.

kemudian manajemen menjadualkan tanggal baru. f.tugas yang harus diselesaikan sebelum cutover akan dipertimbangkan kembali. yaitu : e. Masuk ke sistem baru. Paralel (parallel). h. Bertahap (phased). Serentak (immediate) merupakan pendekatan yang paling sederhana yakni beralih dari sistem lama ke sistem baru pada saat yang ditentukan. karena kedua sumber daya harus dipertahankan. g. Percontohan (pilot) yaitu suatu sistem percobaan yang diterapkan dalam satu subset dari keseluruhan operasi. 10. Cutover menandakan berakhirnya bagian pengembangan dari siklus hidup sistem. Akan memberikan pengamanan yang paling baik terhadap kegagalan tetapi yang paling mahal. sistem baru digunakan berdasarkan bagian per bagian pada suatu waktu. Ada 4 pendekatan dasar (cutover). Penggunaan sistem dapat dimulai sekarang. mengharuskan sistem lama dipertahankan sampai sistem baru telah diperiksa secara menyeluruh. .

selama penggunaan sistem berlanjut. 2. Menggunakan sistem Pemakai menggunakan sistem untuk mencapai diidentifikasikan pada tahap perencanaan. Hasil audit dilaporkan kepada CIO. Pemeliharaan sistem dilaksakan untuk 3 alasan. penelitian formal dilakukan untuk menentukan seberapa baik sistem baru itu memenuhi kriteria kinerja. yaitu : 1. Menjaga kemutakhiran sistem c. mungkin setahun sekali. TAHAP PENGGUNAAN Tahap penggunaan terdiri dari 5 langkah. berbagai modifikasi dibuat sehingga sistem terus memberikan dukungan yang diperlukan. 3. Memperbaiki kesalahan b. Usulan itu dapat berbentuk memo atau laporan yang mencakup dukungan untuk beralih pada suatu siklus hidup sistem baru. Modifikasinya disebut pemeliharaan sistem (sistem maintenance). Memelihara sistem Selama manajer menggunakan sistem. Dukungan tersebut mencakup penjelasan tentang kelemahan inheren sistem. Menyiapkan usulan rekayasa ulang Ketika sudah jelas bagi para pemakai dan spesialis informasi bahwa sistem tersebut tidak dapat lagi digunakan. Proses tersebut diulangi.E. statistik mengenai biaya perawatan. SC MIS dan pemakai. Audit sistem Setelah sistem baru mapan. dan lain-lain. tujuan yang . yakni : a. Studi tersebut dikenal dengan istilah penelaahan setelah penerapan (post implementation review). diusulkan kepada SC MIS bahwa sistem itu perlu direkayasa ulang (reengineered). Meningkatkan sistem 4.

Menyetujui atau menolak rekayasa ulang sistem Manajer dan komite pengarah SIM mengevaluasi usulan rekayasa ulang sistem dan menentukan apakah akan memberikan persetujuan atau tidak. .5.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.