Disusun oleh

:

Lia Nurmila Nesya Febrisabela Rika Arissa Rinanda

TAHUN PELAJARAN 2011 / 2012

buka penutup . Budidaya tanaman terong biasa tumbuh pada dataran rendah dengan suhu berkisar antara 27-30 derajat celcius. subur dengan PH 6. Syarat pertumbuhan .Campurkan 1 pak Natural GLIO + 25-30 kg pupuk kandang halus diamkan seminggu.siram pagi dan sore .Harus pada dataran rendah .Terong merupakan jenis tanaman sayuran yang dikomsumsi masyarakat pada umumnya. .suhu udara antara 27-30 derajat celcius .3 Pembibitan tanaman terong . Budidaya terong di Indonesia kurang begitu pesat sehingga dibutuhkan informasi tentang budidaya terong.jarak antara barisan satu ke barisan yang lain kurang dari 15 cm .permukaan bedengan ditutup dengan daun pisang .rendam benih dengan air hangat ditambah POC NASA dasis2/liter kurang lebih 15 menit. Informasi seputar budidaya tanaman terong bisa anda dapatan sekarang juga. Blogiztic akan mengulas cara budidaya tanaman terong sebagai berikut.jika benih sudah tampak.8-7.tanah lempung psir. kemudian masukkan benih satu persatu ke polibag yang telah berisi campuran tanah dan pupuk kandang halus yang telah dicampur Natural GLIO tadi dengan perbandingan 2 : 1 .

penyulaman maksimal 15 hari Pemupukan tanaman terong Pemupukan tanaman terong harus bertahap.Jika pakai Mulsa plastic. Pemangkasan tanaman Pemangkasan Pangkas tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama juga dirempel untuk merangsang agar tunas-tunas baru dan bunga yang lebih produktif segera tumbuh .siram dengan air yang telah ditanamn hingga lembab Pengairan tanaman terong Dilakukan pada siang hari.olah tanah sedalam 30-40 cm .perhatikan dan bersihkan jika ada hama yang menyerang .Bibit berumur 1-1. tutup bedengan pada siang hari .sulam tanaman yang trkena hama dan tanaman yang kuang normal . Penyulaman . yang lebih baik pada awal pertumbuhan dengan cuaca kering.ditanamn secara tegak .Buat lubang tanam dengan jarak 60×70 cm / 70×70 cm Penanaman tanaman terong .waktu yang baik adalah musim kering .Sebarkan Natural GLIO 1-2 sachet yang telah dicampur pupuk kandang 25-50 kg merata ke bedengan atau ke lubang tanam .Semprot POC NASA dosis 2-3 tutup per tangki setiap 7-10 hari sekali . Informasi selengkapnya sebagai berikut.Biarkan selama seminggu sebelum tanam .sebarkan pupuk kandang 15-20 ton/ha .jangan biarkan gulma tumbuh .jika PH endah tambahkan dolomit ..5 bulan atau berdaun empat helai siap dipindahkan untuk ditanam Pengolahan tanaman terong .

Di antara bedengan. kemudian di bentuk bedengan. Pembuatan bedengan dan cara penyemaian terung tidaklah berbeda seperti perlakuan pada tomat.Pemanenan . diperlukan 500 g benih terung dengan daya kecambah 75070. Kemudian bedengan dibuatkan lubang tanam masing-masing berjarak sekitar 60 cm. Namun demikian. Untuk lahan seluas 1 ha.2 – 1. Setiap bedengan memuat dua barisan tanaman. Cara menanam terong: Deskripsi Terung (Solanum melongena) merupakan tanaman setahun berjenis perdu yang dapat tumbuh hingga mencapai tinggi 60-90 cm. Selanjutnya setiap lubang tanam diberi pupuk kandang atau kompos sebanyak 0.5-1 kg agar tanah cukup mengandung bahan organik. haruslah dibuat parit yang berfungsi sebagai jalan dan pembuangan air saat musim hujan. Setelah lahan disiapkan. Manfaat Buah terung sudah sangat dikenal masyarakat dan banyak digunakan sebagai lalap (sayuran segar) atau disayur. tanah itu harus memiliki cukup banyak kandungan bahan organik dan berdrainase baik. pH tanah harus berkisar antara 5-6 agar pertumbuhannya optimal. Daun tanaman ini lebar dan berbentuk telinga.4 cm dan panjang sesuai lahan. Pedoman Budidaya BENIH DAN PERSEMAIAN Benih terung sebaiknya disemaikan dulu sebelum ditanam pada lahan yang tetap.ciri-cirinya sudah maksimal dan masih muda .200 m dpl. Selain itu.waktu yang paling tepat pagi atau sore .ah umur 3-4 bulan . biasanya terpisah dan terbentuk dalam tandan bunga. Bibit terung berada di persemaian hingga berumur kurang lebih 1. Setelah itu bibit terung sudah siap untuk dipindahkan di lahan penanaman. Bunganya berwarna ungu dan merupakan bunga yang sempurna. Hanya saja kebutuhan benih terung berbeda dengan benih tomat. Hal ini penting dilakukan karena terung tidak tahan genangan air. Syarat Tumbuh Terung sangat mudah dibiakkan karena ia dapat hidup di daerah dataran rendah hingga dataran tinggi sekitar 1. PENANAMAN Lahan penanaman disiapkan dan diolah terlebih dahulu.buah pertama dapat dipetik sete. Hal ini disebabkan oleh rasa buah terung yang enak dan banyak mengandung vitamin.5 bulan atau kira-kira telah berdaun empat helai. Bedengan dibuat selebar antara 1.pemetikan buah dilakukan tipa 3-7 hari hari skali dengan cara mmilih buah yang sudah siap dipetik. sebaiknya bibit yang telah siap tanam dimasukkan secara tegak . Jarak antarbarisan lubang tanam 70-80 cm.

dan akhirnya mati. bila dirasa perlu. lalu menjadi kuning. Hama ini menyerang daun dan cabang muda dengan cara mengisap cairan dalam jaringan tanaman. Daunnya berwarna kuning. Urea 300 kg 100 kg 100 kg 100 kg 3.2-0. Roxixon) 0.1 % atau larutan Sumithion 1:1.3 %). Pupuk dasar diberikan saat tanah mulai diolah. PENYAKIT KARAT DAUN Serangan penyakit ini ditandai dengan adanya bercak-bercak kuning (blight) dan kanker pada daun maupun -tanaman. dan susulan II. Sebenarnya penyakit ini dapat dikendalikan dengan perlakuan tanah. Pupuk kandang 15 ton 15 ton 2.000 (18 cc dalam 15 liter air). Panen dan Pasca Panen . penyiraman dilakukan kembali setiap 3 hari sekali hingga saat berbunga. yaitu sebagai pupuk dasar. maka penyiraman dapat dilakukan lebih sering agar tanaman tidak layu kekeringan. Pemberantasannya umumnya dilakukan dengan Basudin 40 WP dan Bayrusi125 EC. dan pupuk susulan II diberikan saat tanaman mulai berbunga. KCI 200 kg 200 kg Sumber : Rush Hukum. Dimetoate (Rogor. Pemeliharaan selanjutnya seperti penyiangan dan pendangiran dilakukan bersamaan dengan pemberian pupuk susulan.2 %. Penyakit ini sulit diberantas.2-0. lihat pada Tabel berikut. susulan I. Dosis pemupukan bervariasi untuk setiap jenis terung dan jenis tanahnya. pupuk susulan I diberikan 7 -14 hari sesudah tanam. Pengendalian serangan dilakukan dengan menggunakan larutan Kalthene 0. WAKTU DAN DOSIS PEMUPUKAN TERUNG No Jenis pupuk Total Pupuk Dasar Pupuk susulan I II 1. Pencegahan serangan selanjutnya dengan menggunakan Dithane M-45 (0. Pemupukan pada terung dilakukan tiga kali.3 %. kk. Pemeliharaan Setelah tanam. Hama dan Penyakit HAMA APHIS (KUTU DAUN) Serangan hama ini ditandai dengan mengerutnya daun karena mengering. Ajir dapat dibuat dari bambu atau kawat setinggi 60-90 cm. tetapi tidak sampai tergenang. penyiangan dan pendangiran dapat dilakukan lebih sering. BUSUK AKAR Serangan penyakit ini ditandai dengan warna daun menjadi lebih hijau. Kemudian di sekitar lubang tanam disirami air agar tanah cukup lembap. Daun pucuk atau tunas yang terserang berubah menjadi keriput dan berwarna kuning. apabila penanaman dilakukan pada daerah kering.1990. dan rotasi tanaman. antara lain fumigasi. drainase yang baik. Penyebabnya adalah Phomopsis vexans (Sacc & Syd) Harter atau Diaphote vexans Gratz. Untuk itu. penyiraman dilakukan 2 hari sekali. Namun. Ketika masa berbunga. Penyebabnya adalah cendawan Yerticilium alboatrum yang menyerang akar dan pembuluh pada jaringan tanaman. sebaiknya pada awal penanaman digunakan Dithane M-45 berkonsentrasi 0.. TSP 200 kg 200 kg 4.lurus ke dalam lubang tanam. Namun. Tanaman terung memerlukan penyangga agar cabang lateralnya tidak raboh terkena angin atau hujan. Tungau (Tetranychus) Serangan hama ini ditandai dengan pertumbuhan tanaman terung menjadi abnormal.

Sebarkan benih di atas bedengan persemaian menurut barisan. Waktu panen sebaiknya dilakukan saat pagi hari atau sore hari. subur. tapi sudah tampak bernas (berisi). SYARAT TUMBUH . Sebaiknya terung yang dipetik adalah buah muda yang bijinya belum keras dan daging buahnya belum liat. Selanjutnya selang seminggu sekali. Namun.Bungkuslah benih dalam gulungan kain basah untuk diperam selama + 24 jam hingga nampak mulai berkecambah .Campurkan 1 pak Natural GLIO + 25-30 kg pupuk kandang halus diamkan seminggu.Umur terung yang dapat dipanen tergantung dari varietas yang ditanam. Dalam pemanenan.3 . jenis lempung berpasir. aerasi dan drainase baik dan pH antara 6.Sinar matahari harus cukup . diperhitungkan pula lama pengangkutan sampai ke tangan konsumen. buah terung dapat dipanen 6-7 kali. kaya bahan organik.8-7.Jenis tanah yang paling baik. maka sebaiknya terung dipetik sebelum masak. Apabila pengangkutan memerlukan waktu lama.Suhu udara 22 – 30o C . Hindari waktu panen saat terik matahari karena dapat mengganggu tanaman dan membuat kulit terung menjadi keriput (kering) sehingga menurunkan kualitas. jarak antar barisan 10-15 cm .Rendamlah benih dalam air hangat kuku + POC NASA dosis 2 cc per liter selama 10 -15 menit .Cocok ditanam musim kemarau Cara Budidaya Terong PEMBIBITAN . kemudian masukkan benih satu persatu ke polibag yang telah berisi campuran tanah dan pupuk kandang halus yang telah dicampur Natural GLIO tadi dengan perbandingan 2 : 1 . secara umum terung dapat dipanen sekitar 4 bulan atau 90 hari sejak semai.Dapat tumbuh di dataran rendah tinggi .

Pilih bibit yang tumbuh subur dan normal .Sulam tanaman yang pertumbuhannya tidak normal. Akan lebih optimal jika ditambah SUPERNASA atau jika tidak ada pupuk kandang dapat diganti SUPERNASA 1020 botol / ha dengan cara : Alternatif 1 : satu botol SUPERNASA diencerkan dalam 3 lt air dijadikan larutan induk.Penyulaman maksimal umur 15 hari PEMASANGAN AJIR (TURUS) . ratakan permukaan bedengan .Setelah benih tampak berkecambah muncul.Bersihkan rumput liar (gulma) dari sekitar kebun .Jika pakai Mulsa plastic.Semprot POC NASA dosis 2-3 tutup per tangki setiap 7-10 hari sekali .Sebarkan Natural GLIO 1-2 sachet yang telah dicampur pupuk kandang 25-50 kg merata ke bedengan atau ke lubang tanam .Siram persemaian pagi dan sore hari . tambahkan Dolomit . jarak antar bedengan 40-60 cm.5 bulan atau berdaun empat helai siap dipindahtanamkan PENGOLAHAN LAHAN . Kemudian setiap 50 lt air diberi 200 cc larutan induk untuk menyiram bedengan Alternatif 2 : setiap 1 gembor volume 10 liter air diberi 1 sendok peres makan SUPERNASA untuk menyiram + 10 m bedengan .Permukaan bedengan yang telah disemai benih ditutup dengan daun pisang .Bibit berumur 1-1.Jika pH tanah rendah.Buat lubang tanam dengan jarak 60×70 cm / 70×70 cm PENANAMAN . buka penutupnya . dapat di-leb atau disiram dengan gembor PENYULAMAN . terutama pada fase awal pertumbuhan dan cuaca kering.Olah tanah dengan cangkul ataupun bajak sedalam 30-40 cm hingga gembur .Sebarkan pupuk dasar dengan campuran ZA atau Urea 150 kg + TSP 250 kg per ha dicampur dengan tanah secara merata atau sekitar 10 gr campuran pupuk per lubang tanam .Tutup benih tersebut dengan tanah tipis . tutup bedengan pada siang hari .Buat bedengan selebar 100-120 cm.Sebarkan pupuk kandang 15-20 ton / ha.Siram lubang tanam yang telah ditanami hingga cukup basah (lembab) PENGAIRAN Dilakukan rutin tiap hari.Biarkan selama seminggu sebelum tanam .Lakukan seawal mungkin agar tidak mengganggu (merusak) sistem perakaran . mati atau terserang hama penyakit .Tanam bibit di lubang tanam secara tegak lalu tanah di sekitar batang dipadatkan .Waktu tanam yang baik musim kering .Perhatikan serangan hama dan penyakit sejak di pembibitan . campurkan merata dengan tanah..

pencegahan dengan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 setiap 1-2 minggu sekali.5 gram per liter air.Tancapkan secara individu dekat batang .Penyiangan dilakukan pada umur 15 hari dan 60-75 hari setelah tanam PEMUPUKAN Jenis dan Dosis Pupuk Makro disesuaikan dengan jenis tanah. kocorkan larutan pupuk sebanyak 250 cc per tanaman Semprotkan 3-4 tutup POC NASA + 1 tutup HORMONIK per tangki setiap 1-2 minggu sekali PEMANGKASAN ( PEREMPELAN ) Pangkas tunas-tunas liar yang tumbuh mulai dari ketiak daun pertama hingga bunga pertama juga dirempel untuk merangsang agar tunas-tunas baru dan bunga yang lebih produktif segera tumbuh PENGENDALIAN HAMA PENYAKIT HAMA 1. varietas dan kondisi daerah menurut acuan dinas pertanian setempat.Turus terbuat dari bilah bambu setinggi 80-100 cm dan lebar 2-4 cm . atur waktu tanam. Kutu Daun (Aphis spp. Kumbang Daun (Epilachna spp.Rumput liar atau gulma di sekitar tanaman disiangi atau dicabut . 2.Ikat batang atau cabang terong pada turus PENYIANGAN . kumpulkan dan musnahkan kumbang..) Gejala serangan adanya bekas gigitan pada permukaan daun sebelah bawah Bila serangan berat dapat merusak semua jaringan daun dan tinggal tulang-tulang daun saja Cara pengendalian. keriput atau keriting atau menggulung Sebagai vektor atau perantara virus . Berikut salah satu alternatif : Pemupukan Susulan (kg/ha) Jenis Pupuk Umur Umur Umur Umur 15 hari 25 hari 35 hari 45 hari Urea SP-36 KCl 75 50 75 75 75 100 75 75 Pemupukan diletakan sejauh 20 cm dari batang tanaman sebanyak 10 gram campuran pupuk per tanaman secara tugal atau larikan ditutup tanah dan disiram atau pupuk dikocorkan sebanyak 3. terutama pada bagian pucuk atau daun-daun masih muda Daun tidak normal.) Menyerang dengan cara mengisap cairan sel.

aktif senja atau malam hari Menyerang dengan cara memotong titik tumbuh tanaman yang masih muda. Phytium sp. 6. Ulat Tanah ( Agrotis ipsilon Hufn. . Layu Bakteri Penyebab : bakteri Pseudomonas solanacearum Bisa hidup lama dalam tanah Serangan hebat pada temperatur cukup tinggi Gejala serangan terjadi kelayuan seluruh tanaman secara mendadak 2.Tungau ( Tetranynichus spp. Cara pengendalian. mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman. sehingga bentuk buah tidak normal.Cara pengendalian. semprot dengan Natural VITURA. mengatur waktu tanam dan pergiliran tanaman. pencegahan siram atau semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810. Alternaria solani. Phomopsis vexans. F.Ulat Buah ( Helicoverpa armigera Hubn.) Serangan hebat musim kemarau. Menyerang dengan cara merusak (memakan) daun hingga berlubang-lubang. 3. lakukan pergiliran tanaman dan waktu tanam sanitasi kebun. menyerang buah dengan cara menggigit dan melubanginya. kumpulkan dan musnahkan buah terserang. Cara pengendalian. 4. kumpulkan dan musnahkan ulat.) Bersifat polifag.) Bersifat polifag.) Bersifat polifag. sehingga terkulai dan roboh Cara pengendalian. Gejala serangan adanya bercak-bercak coklat kebasahan pada buah sehingga buah busuk. 3. dan mudah terserang penyakit busuk buah. pencegahan semprotkan PESTONA atau PENTANA + AERO 810 setiap 1-2 minggu sekali PENYAKIT 1. Botrytis cinerea Gejala bercak-bercak kelabu-kecoklatan atau hitam pada daun. Bercak Daun Penyebab : jamur Cercospora sp. sehingga menimbulkan gejala bintikbintik merah sampai kecoklat-coklatan atau hitam pada permukaan daun sebelah atas ataupun bawah. Cara pengendalian sama seperti pada pengen dalian kutu daun.. pencegahan semprot PENTANA + AERO 810 atau Natural BVR setiap 1-2 minggu sekali. 5. Busuk Buah Penyebab : jamur Phytophthora sp.Ulat Grayak (Spodoptera litura. Menyerang dengan cara mengisap cairan sel tanaman.

Ciri-ciri buah siap panen adalah ukurannya telah maksimum dan masih muda. Catatan : Jika pengendalian hama dan penyakit dengan pestisida alami belum mengatasi. atur kelembaban dengan jarak tanam agak lebar. .5 tutup botol per tangki PEMANENAN . . perbaikan drainase.Cara panen buah dipetik bersama tangkainya dengan tangan atau alat yang tajam. Agar penyemprotan lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan tambahkan Perekat Perata Pembasah AERO 810 dosis 0.Waktu yang paling tepat pagi atau sore hari. atur jarak tanam dan pergiliran tanaman.Pemetikan buah berikutnya dilakukan rutin tiap 3-7 hari sekali dengan cara memilih buah yang sudah siap dipetik. Sclerotium rolfsii Gejala pangkal batang membusuk berwarna coklat 6. sebagai alternative terakhir bisa digunakan pestisida kimia yang dianjurkan.Buah pertama dapat dipetik setelah umur 3-4 bulan tergantung dari jenis varietas . Antraknose Penyebab : jamur Gloesporium melongena Gejala bercak-bercak melekuk dan bulat pada buah lalu membesar berwarna coklat dengan titiktitik hitam 5. .4. Gejala batang bibit muda kebasah-basahan.Busuk Leher akar Penyebab . cabut dan buang tanaman sakit Rendam benih dengan POC NASA dosis 2 cc / lt + Natural GLIO dosis 1 gr/lt. mengkerut dan akhirnya roboh dan mati Cara pengendalian Penyakit: Tanam varietas tahan.Rebah Semai Penyebab : Jamur Rhizoctonia solani dan Pythium spp. Pencegahan sebarkan Natural GLIO yang telah dicampur pupuk kandang sebelum tanam ke lubang tanam. .

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.