P. 1
INFEKSI KULIT

INFEKSI KULIT

|Views: 1,006|Likes:

More info:

Published by: Rabbaniah Kadir Paloloang on Mar 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2013

pdf

text

original

INFEKSI KULIT

1. Kutil
Definisi Pertumbuhan kulit jinak yang menyebabakan timbulnya veruka. Etiologi Veruka vulgaris atau kutil disebabkan oleh HPV (human papiloma virus). Virus ini bereplikasi pada sel sel epidermis dan menular dari orang ke orang. Virus ini akan menular pada orang yang tidak memiliki imunitas spesifik pada kulitnya. Gejala klinis Veruka terlihat sebagai suatu nodul kutil yang kasar pada badan, tungkai, tangan, lengan, genitalia, dan bahkan membrane mukosa mulut. Di genitalia dan membran mukosa vagina, rektum, dan uretra, kutil disebut kondilomata akuminata. Penyakit ini tampak sebgai nodul basah seperti kutil yang dapat ditemukan dalam jumlah banyak. Kutil biasanya dapat menghilang secara spontan dalam waktu 2 tahun kalau sudah terbentuk imunitas terhadap virus. Namun, respons imun dapat berjalan lambat sampai beberapa tahun. Veruka biasanya dapat diuang dengan bedah beku atau kuretase yang dikombinasi dengan elektrodesikasi. Patogenesis :
Papillomavirus menyerang epitel gepeng (daerah yang peka infeksi) pada kulit dan mukosa inokulasi virus pada sel basal diferensiasi sel menjadi sel keratinosit

perubahan morfologi dan hiperplasia akibat percepatan proliferasi dan terhambatnya diferensiasi sel

memungkinkan virus berkembang secara vegetatif sehingga infeksi menjadi produktif

kepekaan sel berubah

Sifat kelainan yang ada tetap jinak dan ditandai oleh batas yang tegas dengan jaringan normal.

papul biasanya terdapat di wajah. massa tersebut banyak sekali terdapat pada suatu kavitas. Patogenesis MCV (Moluskum Kontagiosum virus)pertama kali masuk ke basal keratinosit lalu ke daerah lapisan supra basal masuk ke lapisan prickle cell. Lapisan basal tetap utuh sel yang terdapat pada inti lesi mengalami kerusakan berat . Infeksi kulit yang terjadi berupa papul (benjolan licin dan sewarna kulit). dan bokong sehingga dapat dikategorikan sebagai Penyakit akibat Hubungan Seksual. nodul biasanya timbul di lipatan paha. Di bagian tengah benjolan seringkali terdapat lekukan kecil yang berisi bahan seperti nasi dan berwarna putih. lipat paha. Kutil pada kaki. licin. 2. perut bagian bawah. yang merupakan ciri khas untuk moluskum kontagiosum. Pada orang dewasa. ketiak. Penyakit ini mudah menular. tidak nyeri dan dapat hilang dengan sendirinya tanpa pengobatan dalam waktu setahun. berbentuk kubah dan sewarna dengan kulit. Lesi biasanya menyerang anak-anak dan biasanya di bagian kepala dan tubuh. selangkangan. MOLUSKUM KONTAGIOSUM Definisi Moluskum kontagiosum merupakan infeksi virus pada kulit yang umum terjadi pada anak-anak. dan daerah periungual sering diobati dengan laser karbon dioksida. leher. Ukuran dari papul ini bervariasi. Penderita kutil pada genitalia disarankan puasa hubungan seks atau memakai kondom hingga kutil hilang. Papul yang meradang memberikan gambaran benjolan yang merah. Etiologi Disebabkan oleh virus DNA dari kelompok virus cacar. dan hangat. namun hanya menyerang kulit tidak menyerang organ-organ dalam. Papul ini dapat meradang secara spontan ataupun karena trauma akibat garukan. maka virus DNA ini melakukan sintesis Lapisan sel yang telah berproliferasi ini menjadi besar dan berbentuk papul terisi badan Moluskum yang terdiri dari massa sitoplasma virus. Pada anak-anak. Papul merupakan benjolan yang berbatas tegas. kaki dan tangan. Cara penularan yang biasa terjadi adalah lewat kontak langsung maupun kontak dengan benda lain yang terkontaminasi. Gejala klinis Moluskum kontagiosum menyebabkan gejala terbentuknya papul yang cukup banyak. papul dapat ditemukan di daerah genital (kemaluan).Pengobatan : Pengobatan kutil seringkali sulit dan membutuhkan waktu lama hingga membuat putus asa kadang-kadang menimbulkan nyeri. Pada masa dewasa muda. biasanya antara 2-6 milimeter. Penyakit ini menular dari orang ke orang.

dan memakai handuk bersama. Etiologi Herpes simpleks disebabkan oleh virus DNA. dalam keadaan ini virus merupakan sumber infeksi bagi orang lain. Pada infeksi primer. Penularan dapat melalui ciuman. Kelompok vesikel akan menjadi pustul dalam waktu beberapa hari dan biasanya sembuh secara spontan dalam waktu 2 minggu. tempat virus berada dalam stadium tidak aktif. Lepuhan yang dikelilingi oleh daerah kemerahan dapat muncul di mana saja pada kulit atau selaput lendir. pada jari tangan menyebabkan herpes jari tangan dan di bokong dan genitalia menyebabkan edema kulit yang berate vesikulasi yang luas dan nyeri yang sangat. Virus juga bisa ditemukan di dalam kulit tanpa menyebabkan lepuhan yang nyata.Timbul vesikel-vesikel berkelompok yang nyeri. tetapi paling sering ditemukan di dalam dan di sekitar mulut. atau tahun. di sekeliling mata menyebabkan konjungtivitis. yang menyebabkan gingivostomatitis. Tipe I biasanya menyerang bibir. yang berisi cairan dan terasa nyeri. Herpes simpleks menyebabkan timbulnya erupsi pada kulit atau selaput lendir. Sembilan puluh delapan persen herpes genitalis rekuren disebabkan oleh virus tipe II. HERPES SIMPLEKS Definisi Infeksi Herpes Simpleks ditandai dengan episode berulang dari lepuhan-lepuhan kecil di kulit atau selaput lendir. Bentuk herpes ini di peroleh dari kontak dekat dengan anggota keluarga atau teman yang terinfeksi. Infeksi herpes rekuren dapat mengikuti infeksi primer dalam beberapa minggu. Infeksi herpes dapat menimbulkan implikasi serius apabila terjadi pada mata. Tipe II biasanya menginfeksi daerah genital dan biasanya didahului oleh hubungan seksual. Erupsi ini akan menghilang meskipun virusnya tetap ada dalam keadaan tidak aktif di dalam ganglia (badan sel saraf). Seorang perempuan hamil yang . walaupun biasanya timbul di sekitar mulut dan hidung. dan pipi. virus ini akan kembali aktif dan mulai berkembangbiak. sentuhan. seringkali menyebabkan erupsi kulit berupa lepuhan pada lokasi yang sama dengan infeksi sebelumnya.Pengobatan : Cara pengobatan yang biasa dilakukan adalah pemberian larutan kantaridin pada anak-anak dan kuret ringan atau bedah krio dengan nitrogen cair pada orang dewasa. Gejala klinis Herpes simpleks yang kambuh ditandai dengan adanya kesemutan. bibir dan alat kelamin. Infeksi primer dapat terjadi pada sembarang tempat di kulit. Ada dua jenis herpes : tipe I dan tipe II. yang begabung satu sama lain membentuk sebuah kumpulan yang lebih besar. Herpes progenitalis rekuren menyebabkan tukak dan vesikel yang nyeri. Partikel DNA penular masuk ke dalam nukleus sel dan memanfaatkan mesin reproduksi sel untuk replikasinya sendiri. tetapi kebanyakan pasien tidak mengalami infeksi rekuren. bulan. pada bayi baru lahir. atau pada individu yang kekebalannya tertekan. skitar serviks. mulut. 3. yang dirasakan beberapa jam sampai 2-3 hari sebelum timbulnya lepuhan. virus ini berjalan naik melalui saraf perifer menuju ganglia radiks dorsalis. hidung. Secara periodik. Beberapa pasien dapat mengalami reaktivasi rekuren dari virus laten ini. setelah kontak primer dengan virus tersebut. rasa tidak nyaman atau rasa gatal. Lepuhan (yang bisa saja terasa nyeri) cenderung membentuk kelompok. yang mempersarafi rasa pada daerah yang terinfeksi.

Ensefalitis berat pada bayi baru lahir dapat menyebabkan kematian atau retardasi mental. mikroskop electron dan immunofluoresen. tidak terdeteksi lewat kultur jaringan. Asiklovir adalah obat pilihan untuk infeksi herpes simpleks. Infeksi herpes tipe I dapat menyebabkan penyakit yang sama beratnya dengan infeksi herpes tipe II. Barangkali yang berada di dalam akar nervus sensoris dorsalis atau ganglion otonom dalam tahap tidak bereplikasi. VARISELA (CACAR AIR) DAN HERPES ZOSTER Definisi Varisela merupakan infeksi kulit menular yang yang menyebabkan ruam kulit berupa sekumpulan bintik-bintik yang datar maupun menonjol. Diagnosis ini dapat diperkuat dengan melakukan biakan herpes. Herpes virus simplek yang laten. immunology. pakaian dalam. Patogenesis Virus berpenetrasi ke sel epidermis melalui langkahlangkah yang komplek Virus mulai bereplikasi dan merangsang protein dan sintesa DNA dengan mengumpulkan virus-virus yang utuh dan bahkan membrane sel dari host yang lisis. dan ensefalitis. yang terdiri dari glikoprotein spesifik virus. . Penyebaran herpes genitalis melalui hubungan seksual dapat dicegah dengan memakai kondom karet ketika ada vesikel dan diteruskan sampai 7 hari sesudahnya. Amplop virus. herpes diseminata. dibentuk oleh tunas melalui membrane inti dari host. Selain itu jangan memakai handuk. Kekambuhan dapat terjadi dengan reaktivasi dari siklus replikasi. Herpes Zoster (Shingles) adalah suatu infeksi yang menyebabkan erupsi kulit yang terasa sangat nyeri berupa lepuhan yang berisi cairan. Pengobatan : Diagnosis herpes biasanya ditegakkan berdasarkan anamnesis dan penamilan klinis. yang menghasilkan virus baru dan menyebar kembali ke nervus Efek merusak pada sel-sel epidermis yang dapat dilihat secara klinis berupa vesikel intraepidermal. Proses ini membutuhkan metabolisme cel host yang utuh untuk mensintesa substrat dan replikasi Keadaan laten di dalam sel-sel ganglion memungkinkan. Tidak ada pengobatan yang adekuat untuk infeksi herpes kulit. Virus DNA yang baru terbungkus dalam kapsul dan di lapisi dengan lapisan amorfus. dalam sel-sel ini relative terproteksi dari serangan . . 4. Infeksi herpes pada pasien yang sakit berat atau yang kekebalannya menurun dapat menyebabkan tukak kronik yang tidak sembuh. oleh karena genom virus herpes simplek di .yang terdapat rasa gatal.menderita herpes genitalis aktif dapat menularkan virus tersebut pada bayinya pada waktu bayi tersebut melalui jalan lahir. dan pakaian renang milik oramg lain.

demam. tetapi kadang juga menyerang orang dewasa muda. partikel virus akan menyebar ke seluruh tubuh dan mencapai epidermisyang mengakibatkan timbul lesi yang khas replikasi virus tersebut dapat mengalahkan mekanisme tubuh yang belum matang sehingga akan berlanjut dengan replikasi kedua yang terjadi di hepar dan limpa Pada Herpes Zoster belum diketahui pathogenesis belum diketahui seluruhnya. Pada ganglion tersebut terjadi infeksi laten dimana virus tersebut tidak lagi menular dan bermultiplikasi. penderita merasa tidak enak badan. berkrusta dan sembuh spontan biasanya dalam waktu satu minggu. dan sangat menular. Reaktivasi virus dapat diakibatkan dari turunnya imunitas seluler pada penderita . Lesi mula-mula timbul di tubuh dan wajah kemudian menyebar ke perifer menuju ekstremitas. Herpes zoster dapat berlangsung selama kurang lebih tiga minggu. Masa inkubasinya 14-21 hari. mual. 3-4 hari sebelum timbulnya herpes zoster. Virus varisela dorman yang diaktifkan dan timbul vesikel-vesikel meradang unilateral di sepanjang satu dermatorm. Vesikel-vesikel akan menjadi purulen. Pada anak-anak yang mengalami imunosupresi maka dapat timbul komplikasi akibat infeksi varisela yaitu pneumonitis atau ensefaltis. yang diikuti oleh erupsi multiple makula eritematosa kecil. Gejala klinis Varisela ditandai oleh malaise dan demam. menggigil. Siklus replikasi virus pertama terjadi hari ke 2-4 yang berlokasi pada lymph nodes regional primer. Patogenesis VZV (varisella zoster virus) masuk ke dalam tubuh melalui mukosa saluran pernafasan bagian atas. Keadaan biasanya didahului atau disertai nyeri hebat dan/atau rasa terbakar. Penderita lainnya hanya merasakan nyeri. VZV berpindah tempar dari lesi kulit dan permukaaan mukosa ke ujung syaraf sensoris dan di transportasikan secara centripetal melalui serabut syaraf ganglion ke ganglion sensoris. Herpes zoster biasanya menyerang pasien yang berusia lanjut. orofaring ataupun conjungtiva. tetapi dapat mempunyai kemampuan untuk berubah menjadi infeksius apabila terjadi reaktivasi virus. papula dan vesikel. virus akan bertahan pada ganglia radiks dorsalis. kesemutan atau gatal di kulit yang terkena. Infeksi biasanya timbul pada anak-anak sekolah . Herpes zoster disebabkan oleh virus herpes yang sama dengan virus penyebab varisela. Selama terjadinya varicella. Etiologi Virus yang menyebabkan varisela adalah virus DNA. Kulit disekitarnya mengalami edema dan pendarahan. diare atau sulit berkemih. mengakibatkan viremia sekunder. Setelah infeksi varisela primer. Pada fase ini. dan keduanya mungkin fatal. Saat ini penyakit ini sangat aktif.Herpes zoster bisa terjadi pada usia berapapun tetapi paling sering terjadi pada usia diatas 50 tahun. kemudian diikuti penyebaran virus dalam jumlah sedikit melalui darah dan kelenjar limpa yang menyebabkan terjadi viremia primer.

Diagnosis dipastikan dengan peningkatan titer antibodi IgM yang spesifik terhadap rubela.. Erupsi pada kulit yang terjadi pada tubuh berbentuk makula eritematosa dan papulovesikula. kaki. Rubela atau campak jerman juga disebabkan oleh miksovirus RNA. disertai dengan malese dan demam ringan. kaki dan. 5. kadang-kadang disertai demam ringan. . dan konjungtivitis. terlihat ruam polimorf pada ekstremitas distal. Penyakit tangan. Mononukleosis infeksiosa disebabkan oleh virus Eipstein-Barr. jari-jari. dan mulut disebabkan oleh infeksi virus Coxsackie A16 atau enterovirus 71. telapak kaki. demam. Campak yang atipikal muncul pada seorang yang sudah di imunisasi dengan vaksin yang virusnya sudah mati. Infeks ini berlangsung 1-2 minggu dan tidak perlu mendapatkan pengobatan. Etiologi Rubeola atau campak disebabkan oleh mikrovirus RNA. faringitis eksudatif. dan membrane mukosa mulut akan timbul banyak vesikel yang berbentuk oval dan dikelilingi oleh eritema. penyakit ini timbul 2-3 minggu sesudah kontak. Pada saat terjadi reaktivasi virus akan kembali bermultiplikasi sehingga terjadi radang dan gangguan ganglion sensoris. Pengobatan : Pengobatan herpes zoster lokal bersifat simfomatik dengan kompres pada tempat yang terserang dan member obat penghilang rasa sakit. adenopati pascaauricular dan hepatosplenomegali. Rubella atau campak jerman. sakit kepala. Pada penyakit eritema infeksiosum . merupakan penyakit virus yang biasanya terdapat pada anak-anak dan disebabkan oleh parvovirus. Terapinya adalah simtomatik. Gejala klinis Pada penyakit Rubeola sekitar 2 minggu sesudah kontak. Eksantema timbul pada wajah.Pada telapak tangan. mulut . tubuh dan bagian proksimal ekstremitas yang terdiri dari eritema merah terang dan makula-makula yang menyatu. Timbul pula makula-makula merah muda pada wajah dan dalam sehari akan menyebar ke tubuh. pasien akan mulai merasa demam. Mononukleosis infeksiosa Infeksi ini disertai malese. Penyakit tangan.karsinoma. Pada campak jenis ini. . EKSANTEMA VIRUS Definisi Penyakit yang ditmbulkan oleh virus yang menyebabkan demam dan timbul ruam-ruam pada kulit yang disertai demam. batuk. Eksantema akan memudar dalam waktu beberapa hari. malese dan erupsi kulit yang gatal. pipi dan ekstremitas timbul makula-makula pucat bagaikan jalinan jala. Biasanya terdapat pembesaran kelenjar limfe pasca aurikular dan suboksipital yang nyeri. Eritema infeksiosum. Pada mukosa bukalis atau palatum timbul bercak-bercak terang yang berbintik-bintik dikenal sebagai bercak Koplik. disebut juga penyakit kelima. Campak yang atipikal muncul pada banyak pasien. Campak atipikal bisanya muncul tanpa bercak Koplik. dan insidens pneumonia sangat tinggi.

Dermatomikosis memiliki definisi semua penyakit infeksi jamur yang menyerang kulit sementara itu dermatofitosis adalah penyakit pada jaringan yang mengandung zat tanduk. INFEKSI JAMUR PADA KULIT Definisi Jamur dapat mengakibatkan infeksi pada kulit. rambut dan kuku yang disebabkan oleh golongan jamur dermatofita. Juga terdapat udema. terjadi demielinisasi pada daerah otak dan medulla spinalis. Virus ini masuk melalui saluran pernafasan terutama bagian atas. Hanya terapi simptomatik dengan asetaminofen difenhidramin eliksir oral dan lidokain topical yang diberikan pada pasien. Virus menyebar pada semua sistem retikuloendotelial dan menyusul viremia kedua setelah 5-7 hari dari infeksi awal. superficial. Bercak koplik pada mukosa bukal pipi berhadapan dengan molar II terdiri darieksudat serosa dan proliferasi sel endotel serupa dengan bercak pada lesi kulit. Infeksi jamur dapat terjadi pada subkutan. atau sistemik. Pada kasus ensefalomielitis yang mematikan. Proses ini disebabkan karena pada awalnya terdapat perdarahan perivaskuler dan infiltrasi limfosit. . .Patogenesis Virus measles masuk melalui droplet. cough and conjuctivitis) dan demam yang makin lama makin tinggi. Dua sampai tiga hari setelah invasi. Adanya giant cells dan proses keradangan merupakan dasar patologik ruam dan infiltrate peribronchial paru. pilek. bendungan dan perdarahan yang tersebar pada otak Penularan infeksi terjadi karena menghirup percikan ludah penderita campak. 6. Gejala panas. juga kemungkinan melalui kelenjar air mata. Pengobatan: Pengobatan infeksi ini simfomatik. mata merah (3 C : coryza. Penderita bisa menularkan infeksi ini dalam waktu 2-4 hari sebelum rimbulnya ruam kulit dan selama ruam kulit ada. Virus dapat berbiak juga pada susunan saraf pusat dan menimbulkan gejala klinik encefalitis. Pemberian vaksin rubeola telah banyak menurunkan insidens penyakit ini. replikasi dan kolonisasi berlanjut pada kelenjar limfe regional dan terjadi viremia yang pertama. pilek makin lama makin berat dan pada hari ke 10 sejak awal infeksi (pada hari penderita kontak dengan sumber infeksi) mulai timbul ruam makulopapuler warna kemerahan. Pada SSPE (Subacute Sclerosing Panencephalitis) dapat terjadi degenerasi korteks dan substansia alba. menempel dan berbiak pada epitel nasofaring. misalnya stratum korneum pada epidermis. Setelah masa konvelesen pada turun dan hipervaskularisasi mereda dan menyebabkan ruam menjadi makin gelap. Kolonisasi dan penyebaran pada epitel dan kulit menyebabkan batuk. berubah menjadi desquamasi dan hiperpigmentasi. batuk. Bronkopneumonia dapat disebabkan oleh infeksi bakteri sekunder.

Pasien mengalami hyperkeratosis subungual dan pemisahan lempeng kuku dari bantalan kuku. Infeksi jamur pada kulit kepala dan kulit dikenal dengan infeksi cacing gelang. Infeksi jamur dapat dipastikan dengan pemeriksaan mikroskopis dari kerokan kulit dalam larutan kalium hidroksida. Rambut patah dengan panjang erbeda-beda dan permukaan kulit kepala bersisik dan berkrusta dengan papula yang diskret. leher dan ektremitas. Infeksi ini bisanya karena kontak dengan hewan dan disebabkan oleh T. mentagrophytes. terlihat pada tubuh. Tinea pedis dan tinea manuum adalah infeksi jamur pada kaki dan tangan. tonsurans ditularkan melalui kontak antara anak dengan anak dan mengakibatkan pitak berbentuk oval. . dari binatang ke manusia (zoofilik). berkrusta pada kaki. berskuama. T.Etiologi Infeksi jamur superficial dapat menyerang kulit. M. mentagrophytes menimbulkan peradangan erupsi pustular. canis atau Trichophyton rubrum. rambut. Tinea kruris merupakan infeksi jamur pada lipat paha. T. ditandai dengan kuku yang distrofik. dan Epidermophyton. tubuh. berwarna putih atau kecoklatan. Tinea versikolor disebabkan oleh pityrosporum orbiculare. Gejala klinis Tinea kapitis atau infeksi jamur kulit kepala biasanya disebabkan oleh Trychopyton tonsurans atau Microsporum canis. atau kuku. T. mungkin merupakan infeksi jamur yang paling sering terjadi. Tinea korporis adalh infeksi jamur kulit diseluruh wajah. atau tanah ke manusia (geofilik). Jamur ditularkan dari manusia ke manusia (antropofilik). rubrum dapat menimbulkan bercak berskuama disertai eritema pada telapak kaki dan tangan. Infeksi ini sangat resisten terhadap terapi dan sering kambuh jika pengobatan dihentikan. Tinea barbae ditandai dengan bercak berkrusta dan berskuama disertai dengan pustule diseluruh daerah yang berjenggot. dan ekstremitas. Infeksi jamur pada kuku atau onikomikosis. canis biasanya ditularkan dari anak kucing ke anak-anak dan dapat menimbulkan pitak-pitak radang purulen. Kebanyakan infeksi jamur pada manusia disebabkan oleh tiga jenis jamur: Microsporum. Trichopyton. Seringkali skuama di perifer disertai dengan eritema dan pustule yang terlihat dalam bentuk seperti cincin. Infeksi ini ditularkan dari hewan melalui M. Bercaknya berbatas sangat jelas. Infeksi ini leih sering dialami laki-laki disertai rasa gatal dan lesi berbentuk anular atau berbentuk lengkung dengan eritema perifer dan skuama yang seringkali meluas smapai ke paha.

eritema. bronki. thrush) sendiri adalah infeksi oleh jamur genus Candida. endokarditis. Etiologi Kandidiasis yaitu sejenis infeksi ragi disebabkan oleh candida albicans merupakan organism normal dari saluran cerna tetapi dapat menimbulkan onfeksi oportunistik. moniliasis. atau paru. Gejala klinis Infeksi kandida di daerah paronikia menyebabkan pembengkakan. pembentukan respon pejamu. 7. . dan pembentukan nanah. tampak sebagai lapisan putih pada lidah. Kandida pada mulut atau trush.albicans. beberapa bentuk dapat lebih parah pada pasien dengan tanggap imun yang lemah dan dapat mengenai mulut. atau orang-orang yang sedang mendapatkan antibiotika spectrum luas atau kortikosteroid dapat timbul infeksi kulit. kadang-kadang disertai bercak-bercak di sudut mulutyang mengalami maserasi dan retak-retak. KANDIDIASIS Definisi Kandidiasis (candidosis. Diagnosis infeksi kandida dipastikan dengan pemeriksaan mikroskopik dengan kalium hidroksida dari kerokan kulit. penetrasi melewati dan diantara sel spora harus tumbuh dengan kecepatan melebihi dekuamasi proses penetrasi diperlukan untuk germinasi dan penetrasi ke stratum korneum setelah spora melekat pada keratin. vagina. atau meningitis. Pengobatan: Pengobatan yang sering dilakuakn untuk tinea pedis. walaupun kadang-kadang bermanifestasi sebagai infeksi sistemik. Pasien juga diminta untuk menjaga hygiene kaki dan mengenakan pakaian dalam longgar dan terbuat dari katun dan sepatu yang tidak terlalu sempit . tinea kruris. Orang-orang yang gemuk dan pasien diabetes mellitus. dan biakan.Patogenesis Perlekatan pada keratinosit dimediasi oleh serabut dinding terluardermatofit yang memproduksi keratinaseyang dapat menghidrolisis keratin dan memfasilitasi tumbuhnya jamur Dermatofit juga melakuakan aktivitas ptoteolitik dan lipolitik dengan mengeluarkan serine proteinase. biasanya ini merupakan infeksi superficial kulit atau selaput lendir. dan tinea korporis adalah pemerian obat antijamur topical yang mengandung ekonazol. kuku. terutama C. kulit.

Lesinya sangat merah. alat dalam yang terbanyak terkena adalah ginjal. Pada kandidosis sistemik. Infeksi kandida dapat diobati dengan nistatin oral atau topical. Pada eritrasma disebabkan oleh Corynebacterium minutissimum. yang dapat hanya mengenai korteks atau korteks dan medula dengan terbentuk abses kecil dan keputihan. malese .. kering dan eritematosa pada daerah intertriginosa. Gejala klinis Impetigo dimulai sebgai vesikel purulen. 8. Infeksi biasanya dimulai pada wajah dan ekstremitas tetapi dapat menyebar ke permukaan tubuh mana pun. Penisilin oral adalah pengobatan pilihan. terutama anak-anak. demam. dan lunak. Pada kandidosis akut biasanya hanya terdapat blastospora. Aktifitas sel limfosit T sangat dipengaruhi oleh Protein Kinase C (PKC) yaitu protein yang mengatur alur sinyal transduksi yang berperan dalam aktifitas sel. berbatas jelas. . Pasien mengalami demam tinggi. Sesudah terjadi lesi. Kebanyakan karena streptokokus. dan limfangitis. dan toksik. Bila lesi menyebar maka akan mengalami erosi dan pada permukaannya berbentuk krusta berwarna keemasan. misalnya dahak.eritrasma. urin untuk menunjukkan stadium penyakit. Suhu panas.. pada stadium lanjut tampak hifa. atau klotrimazol topical atau krim amtoferisin. Kandidosis di permukaan alat dalam biasanya hanya mengandung blastospora yang erjumlah besar. Dapat terlihat bula yang berdarah pada kulit yang mengalami inflamasi. Hal ini dapat dipergunakan untuk menilai hasil pemeriksaan bahan klinik. Selulitis adalah infeksi streptokokus yang ditandai oleh daerah eritema yang meluas. sedang pada yang menahun didapatkan miselium.Patogenesis bentuk blastospora diperlukan untuk memulai suatu lesi pada jaringan Dibentuk hifa yang melakukan invasi.dan folikulitis. erispelas. Etiologi Impetigo merupakan infeksi bakteri pada kulit yang paling sering ditemukan dan disebabkan oleh streptokokus dan stafilokokus. selulitis. lembab. Infeksi ini sering berpindah dari manusia ke manusia melalui kontak. Erispelas merupakan suatu infeksi kulit toksis serius yang ditimbulkan streptokok. albicans dapat berupa peradangan. mikonazol. Pengobatan: Pengobatannya dengan menghilangkan faktor-faktor predisposisi. abses kecil atau granuloma. INFEKSI BAKTERI PADA KULIT Definisi Bakteri banyak yang dapat menyebabkan infeksi pada kulit.. dan hygiene yang kurang baikmerupakan faktor predisposisi infeksi tersebut. Eritrasma menimbulkan bercakbercak bersisik. Penyakit yang disebabkan bakteri ada impetigo. Lesi ini biasanya terjadi pada wajah dan ekstremitas. Dengan proses tersebut terjadilah reaksi radang Imunitas terhadap Candida ditentukan oleh keberhasilan sel limfosit T dan makrofag dalam menghancurkan sel Candida Rippon (1974) mengemukakan bahwa. Kelainan jaringan yang disebabkan oleh C. Folikulitis bak mandi air panas oleh pseudomonas aeruginosa.

Lipatan kuku menjadi eritematosa. ditandai dengan pustula-pustula kecil yang dikelilingi oleh eritema dan ditemukan pada muara folikel rambut. infeksi ini dikenal sebagai paronikia. Pasien erisepelas biasanya harus dirawat di rumah sakit dan diobati dengan penisilin intravena Eritrasma dan trikomikosis aksilaris dapat dengan antibiotic topikal. Infeksi stafilokokus dan stretokokus pada lipatan kuku dapat menimbulkan nyeri hebat. Kulit kepala dan ekstremitas merupakan daerah yang sering terserang. dan nanah yang tertimbun harus dikeringkan. Pada rambut terbentuk bagian-bagian yang keras berwarna kuning. bengkak dan nyeri. maka perlu dilakukan biakan jamur untuk memastikan penyebabnya. Patogenesis Imunitas terhadap Candida ditentukan oleh keberhasilan sel limfosit T dan makrofag dalam menghancurkan sel Candida Bakteri masuk ke dalam tubuh Adhesi-Kolonisasi : adhesi: proses bakteri menempel pada permukaan sel inang. merah atau hitam. Higiene yang kurang baik. Karena paronikia dapat juga disebabkan oleh candida. Pengobatan dilakukan dengan menggunakan sabun antibakteri dan kadang-kadang antibiotik sistemik. Infeksi ini dapat merupakan kelanjutan tersobeknya kulit jari di dekat atau dasar atau sisi kuku. Erupsi ini biasanya terdapat pada bagian tubuh yang terendam dan disebabkan. Folikulitis dapat dengan antibiotik sistemik. pelekatan terjadi pada sel epitel Perusakan organ/jaringan Kehidupan intraseluler Invasi : proses bakteri masuk ke dalam sel inang/jaringan dan menyebar ke seluruh tubuh. Infeksi ini tidak menimbulkan gejala dan tidak menular. Folikulitis superficial . maserasi dan kulit yang mengelupas merupakan factor predisposisi timbulnya infeksi ini. Folikulitis bak mandi air panas terdapat pada pasien yang berendam dalam bak air panas yang tidak cukup bersih. ..Trikomikosis aksilaris adalah infeksi rambut aksila dan kadang-kadang rambut pubis. Selulitis dapat dengan penisilin oral. akses yang lebih mendalam dari bakteri supaya dapat memulai proses infeksi Pengobatan: Pengobatannya dapat berupa nasihat tentang teknik kesehatan yang benar untuk mencegah penularan penyakit.siprofloksasin adalah obat yang efektif untuk infeksi ini. Paronikia akut akibat bakteri diobati dengan antibiotika sistemik. Folikulitis superficial disebabkan oleh stafilokokuss.

Mengonsumsi buah sirsak : vitamin dominanannya adalah vitamin C yang baik untuk kulit mengandung antioksidan. 2. Mengonsumsi makanan laut : asam omega 3 dapat memmengurangi terjadinya kulit kering dan peradangan 6. Menonsumsi gandum : mengandung vitamin B yang membantu kulit mengikat lemak 5. Meminum air putih : mengeluarkan toksin. . Mengonsumsi belimbing avokad jeruk nanas: mengandung vitamin C. 4. Mengonsumsi kedelai : mengandung lesitin untuk peremajaan sel. 3.Pencegahan melalui gizi: 1.

com .medicastore.DAFTAR PUSTAKA www.com www.indonesiaindonesia.klikdokter.kahiil.wordpress.com www.w3.com www.com www.org patofisiologi 2 www.berbagimanfaat.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->