P. 1
7 Perkataan Salib

7 Perkataan Salib

|Views: 148|Likes:

More info:

Published by: Bpw Gksi Jabodetabekban on Mar 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2012

pdf

text

original

AMPUNILAH MEREKA

Pdt. Ny. Nancy Nisahpih-Rehatta Ketika berada di atas kayu salib, Yesus mengucapkan 7 perkataan yang bermakna sangat dalam. Selama minggu sengsara ini, kita akan merenungkan satu persatu perkataan itu. 1. ”Ya Bapa, ampunilah mereka sebab mereka tidak tau apa yang mereka perbuat” (Luk 23:34). Kata ampunilah (Yun:kharizomai), bermakna melakukan atau menerima karena anugerah. Dengan kata lain, pengampunan itu membutuhkan ketulusan dan kerendahan hati baik yang memberi maupun yang menerima, dan bukan karena paksaan. Tanpa hal itu, maka pengampunan tidak akan terjadi. Karena itu dasar pengampunan bagi orang kristen, adalah penyaliban dan kematian Kristus. Kalimat yang disampaikan Yesus dalam bentuk doa kepada BapaNya, merupakan penyataan kasih di tengah-tengah kasih. Yesus memohonkan ampun bagi mereka yang menyiksa dan memaku diriNya, yang mengejek, yang mencambuk. Ia memohonkan ampun bagi mereka yang penyakitnya pernah disembuhkanNya, yang pernah ditolongNya dari kerasukan setan, yang dibangkitkan, yang dihiburkanNya. Ia memohon ampun bagi mereka yang hadir maupun yang tidak hadir pada saat Ia disalibkan, ”Ya Bapa, ampunilah mereka ....” Inilah penyataan cinta di atas segala cinta. Dalam permohonan ampun itu seluruh kasih Yesus terhadap umat manusia tercurah. Ia yang tidak bersalah, harus menanggung semua kesalahan kita. Bercermin pada permohonan ampun Yesus, bagaimanakah kita selayaknya menyikapi konflik yang sedang kita hadapi berkaitan dengan sakit hati, dendam, kemarahan dan ketidak adilan ? Masalah pengampunan seringkali dikaitkan dengan perasaan. Bagaimana mungkin saya mengampuni, kalau dampak perbuatan orang itu menghancurkan hidup bahkan mungkin masa depanku dan keluargaku ? Sebenarnya, pengampunan terhadap sesama, terkait erat dengan relasi kita dengan Tuhan. Dalam doa Bapa Kami, Yesus mengajarkan,”...ampunilah kami seperti kami juga mengampuni orang yang bersalah kepada kami” (Mat.6:12). Dengan kata lain Yesus katakan, sebelum engkau datang memohon ampun pada Tuhan, berdamai dulu dengan orang yang punya masalah denganmu. Pengampunan tidak boleh bergantung pada perasaan. Pengampunan berkait dengan kehendak/kemauan. Mau atau tidak mau mengampuni ! Waspadalah seringkali karena kekerasan hati untuk mengampuni, berkat dalam hidup kitapun terhambat. Anda tidak menginginkan hal itu terjadi kan ? Ampunilah. Pengampunan berarti melupakan. Melupakan kesalahannya, melupakan sakit hati, melupakan semua yang buruk, untuk hidup ke depan yang lebih damai. Dendam akan menghilangkan kedamaian dan kebahagiaan. Berpautlah pada Kristus yang sudah menanggung segalanya di atas salib, untuk kita semua.

HARI INI JUGA ENGKAU BERSAMA AKU

Pdt. Ny. Nancy Nisahpih-Rehatta Perkataan kedua ketika Yesus berada di atas salib : 2. ”Aku berkata kepadamu, sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di dalam Firrdaus” (Lukas 23:35-43) Ketika seseorang melakukan prestasi yang membanggakan, dan dirasakan bisa menguntungkan jika dekat dengannya sehingga kemudian menjadi figur panutan banyak orang,, tidaklah mengherankan kalau orang tersebut bagaikan mawar yang diminati lebah. Semua orang berada disekitarnya untuk menarik perhatiannya. Sebaliknya kalau seseorang dianggap bermasalah maka tidaklah mengherankan pula, kalau ia dihindari, dilecehkan bahkan difitnah dengan berbagai isyu tak sedap. Yesus mengalaminya !! Ketika kehadiranNya dirasakan bisa membawa keuntungan, Ia dikelilingi banyak orang karena mujizat2 penyembuhan dan terapi counseling yang dilakukanNya. Ia bahkan diagungkan dengan teriakan Hosana! Hosana! Tetapi ketika sudah berada di atas salib, dan dianggap berdekatan denganNya hanya berujung pada masalah, Ia dihindari bahkan dilecehkan para pemimpin (ay.35), diolok-olokkan para prajurit (ay.36). Mulai dari orang terpandang sampai orang ’kecil’ menghindariNya. Juga penjahat yang ada di sisiNya menghujat keAllahanNya (ay.39). Bahkan orang-orang yang paling dekat denganNya – para murid – khawatir berdekatan denganNya. Tetapi diantara reaksi negatif seperti itu, sangatlah mengejutkan ketika ada yang berpihak padaNya, dengan mengakui bahwa hukuman yang mereka terima sebagai penjahat, adalah konsekuensi dari kesalahan mereka. Sedangkan Yesus tidak mempunyai kesalahan. Karena itu sebenarnya penyalibanNya adalah sebuah kekeliruan besar. Penjahat itu bukan hanya berpihak pada Yesus, tetapi ia bahkan mengakui keAllahNya dengan memohon agar Yesus mengingatnya jika kembali sebagai Raja (ay.40-42). Jika berada pada posisi Yesus, mampukah kita setenang Yesus ketika menghadapi penghinaan, pelecehan dan penyangkalan seperti itu? Yang dilakukan orang yang paling dekat denganNya (Petrus) sampai orang yang untuk mereka, Ia mau menjalani jalan penderitaan, penyaliban dan kematian? Tidakkah kita akan mengalami rasa kekecewaan yang menghancurkan hati? Jika berada pada posisi terjepit, teraniaya dan dalam kondisi kritis, mampukah kita seperti si penjahat yang menempatkan posisi kebenaran dan keadilan di atas pementingan dirinya sendiri? Bahwa yang benar haruslah benar dan yang salah haruslah salah. Sekalipun konsekuensinya kitalah yang harus menanggung akibat dari prinsip itu. Bahwa kitapun harus mengalami penghukuman sebagai dampak kesalahan yang kita lakukan. Dan tidak berkelit agar tidak perlu menjalani penghukuman? Apapun yang akan kita tanggung, selama pandangan mata iman kita kepada Yesus Kristus Sang Juruselamat. Dan mengutamakan kebenaran dan keadilan di atas segalanya. Maka Yesus Kristus akan membimbing dan menguatkan kita. Dan anda akan mendengar bisikanNya yang penuh kasih,

. ijinkan ia menggantikan anaknya yang sangat dikasihinya untuk menanggung kesalahan sang anak. Ia berkata kepada ibunya. maka pengadilan memutuskan anak ini dihukum pancung. Si petugas juga heran.INILAH IBUMU” Pdt. seorang ibu akan berdiri di sisinya. tidak pernah bertahan lama. Sudah lewat 5 menit dari pukul 6 pagi. Tidak lama kemudian seluruh rakyat menyaksikan orang yang memanjat untuk melihat sumber darah itu. Tetapi akibatnya kepalanya menghantam lonceng tersebut berkali-kali hingga pecah . Seperti apapun dan bagaimanapun kondisi anaknya. ia akan menggantikan anaknya menanggung semua kesakitan dan kesengsaraan yang dialaminya. .. mengalir dengan deras darah segar. Nancy Nisahpih-Rehatta Perkataan ketiga ketika Yesus melihat ibunya. mabuk. tepat ketika lonceng gereja berdentang pukul 6 pagi.. mencuri dan melakukan berbagai tindak kriminal lainnya. Seandainya mungkin. sehingga tidak berbunyi ketika tali lonceng ditarik. algojo sudah siap pada tempatnya. Tiba-tiba.”Ibu inilah anakmu!” Kemudian kataNya kepada muridNya. Air matanya yang menetes bagi anaknya seakan berupaya mencuci semua kesalahan. anak ini makin terperosok dalam kehancuran. Semua orang dapat menyalahkan si anak. tetapi tidak terdengar suara dentangnya. lonceng gereja tidak berdentang. Esok paginya rakyat datang berbondong-bondong. ”IBU INILAH ANAKMU. Itulah cinta seorang ibu. Suatu hari anak ini mencuri di rumah seorang pembesar dan tertangkap. tetapi raja tidak mengabulkannya. Anak ini selalu mencemaskan hati ibunya karena tabiatnya yang sangat buruk. sesungguhnya hari ini juga engkau akan bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus”. Rupanya si ibu memanjat dan memeluk bandul lonceng. . Karena sudah berkali-kali mencuri serta melakukan tindakan kriminal.. Rasa sakit ketika anaknya memperlakukannya dengan kasar. .Darimana asal darah itu? Beberapa orang diutus untuk melihat ke atas. Berita itu segera sampai ke telinga ibunya. dosa. dan murid yang dikasihiNya di sampingnya.”Aku berkata kepadamu. Si anak sudah pasrah menunggu hukumannya. di lapangan di depan rakyat desa. Si ibu menangis dengan sedih dan memohon agar Tuhan mengampuni anaknya. Alkisah di sebuah desa hidup seorang ibu dengan anak lelaki satu-satunya. . Ny. sehingga setiap hari ibunya selalu meratapinya. Keluar masuk penjara ia jalani berkali-kali. Doanya senantiasa memohon agar Tuhan merubah anaknya sebelum ia meninggal dunia. ia telah menarik tali pemukul lonceng. Ia kembali berdoa dan memohon pada Tuhan. ”Inilah ibumu!” (Yohanes 19:26-27). tetapi bagi seorang ibu anaknya adalah permata hati yang tidak pernah salah dan butuh perlindungan. Hukuman itu akan dilaksanakan pada keesokan pagi. Ia menghadap raja untuk meminta keringanan hukuman. Ia senang berjudi. penderitaan dan kesakitan anaknya. menggotong ibu si anak yang kepalanya pecah bersimbah darah. Sebab air mata seorang ibu yang menetes juga menghapus rasa sakit di hatinya. tetapi heran. Namun semakin lama. dari tali penarik lonceng.

rindu pada khotbahNya.. menjeritlah dengan keras! Setelah itu tentukan pilihan. dihibur. Ia merasa Allah BapaNyapun memalingkan wajah daripadaNya (walaupun sebenarnya. Perkataan keempat Yesus di atas kayu salib. Aku merasakan kesedihan dan rasa sakitmu.. pada sesama dan pada orang yang paling dekat denganNya sempurna adanya. Seperti apakah kasih anda pada orang-orang yang dekat di hati? ” ELI. merupakan pernyataan kasihNya.” Allahku. tau bahwa kita tidak membawa keuntungan apa-apa bagi mereka lagi.. khawatir piring nasi mereka terancam. Dalam keadaan paling menderita. Orang-orang yang ketika Ia melayani ada di sekitarNya. Kalau perlu menjerit. ”Sampai kapanpun. ”Eli. ketika kita berdoa dan berdoa. ’rebutan’ dekat denganNya. bukan dari Yesus). mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Adalah pertanyaan sekaligus ungkapan rasa sakit dan kekecewaan yang mendalam. Tetapi Allahku. putus asa dan kehilangan harapan akan memilih jalan seperti itu. Aku anakmu dan engkau ibuKu. Orang yang kehilangan kekuatan imannya. tapi jalan ini harus Aku lalui. lamasabakhtani?” Artinya: ”Allahku. dijaga. dalam kalimat ini Yesus tidak menyebut Bapa. Allah memalingkan wajahNya dari dosa manusia. Tetapi ketika dengan mata imanNya. bahkan murid-muridNya yang selama 3 tahun begitu dekat denganNya. Yesus memposisikan diriNya sebagai ’umat’ yang berada dalam penderitaan yang teramat sangat. ”Ibu inilah anakmu”. M. ”Inilah ibumu”. tetapi sepertinya Tuhan ’tidak peduli’. Dengan kata lain Yesus mengatakan. ELI. Tidak heran keputusan seperti yang diambil ibu Mercy di Malang yang mengakhiri hidupnya bersama keempat anaknya bisa terjadi. Allahku. takut kita minta pertolongan.. dilindungi.Yesus memahami hal itu. Kalimat. Hati dan perasaanNya hancur. Ia menitipkan ibuNya untuk dikasihi. semuanya menjauh!! Ia memahami konsekuensi dan resiko yang harus ditanggungNya itu. tidak mengalami penyiksaan fisik sehebat diriNya. Perasaan sakit itu lebih menghancurkan lagi.” Kepada murid yang dikasihiNya. Seringkali kita harus menghadapinya sendirian. mengapa Engkau meninggalkan Aku ?” (Matius 27:46). lahir dan bathin. Perkataan Yesus bukanlah ungkapan keputus asaan melainkan ungkapan kesedihan yang teramat dalam. dll. 2 Penjahat yang disalibkan bersama denganNya saja.. berlomba-lomba minta disembuhkan olehNya. Secara fisik Ia mengalami penyiksaan yang tidak berperi kemanusiaan. Kita perlu mengeluarkan kesesakan yang membebani hati kita. menanti-nantikan kehadiranNya. kasihNya pada Allah Bapa. punya . Sebenarnya baik Yesus maupun kita.Th. Ia diam saja. karena tau ibunya menderita melihat anaknya tersiksa di salib. Perhatikan saudaraku. LAMASABAKHTANI?” Pdt. Secara psikis Ia merasa terkucilkan. Dalam keadaan seperti yang Yesus alami. pada orang yang dipercayaiNya. Allahku. khawatir keluarga mereka terganggu. dengan beragam alasan : takut terkait dengan kasus kita. kita merasa begitu dekat denganNya. Ny. Orang-orang yang dekat dengan kita menjauh. Sebab itulah perasaan kita ketika mengalami pergumulan yang berat.. Eli. Ia mewakili kita. Ia katakan. Pada saat itu. Nancy Nisahpih-Rehatta.

!” (Fil 4:4). Kalau Yesus mengajak kita mengikutiNya dengan memikul kuk . Karena itu saudaraku.. ” AKU HAUS!” Pdt. Jadi kalau Yesus berjalan di atas pasir. Ia benar-benar menderita dan merasakan haus. Sama seperti manusia biasa yang setelah belasan jam disiksa. sudah diambil alih oleh Yesus ketika berada di kayu salib. Salah satu alasan Yohanes menulis Injil ini. Nancy Nisahpih-Rehatta.. Itu cara aliran Gnostik menerima Yesus sebagai Tuhan. mereka sebenarnya menghancurkan rencana Allah. Maka baik Yesus maupun Paulus tidak bermaksud melecehkan/mengecilkan persoalan hidup kita.. tidak ada jejak yang ditinggalkanNya. Karena itu Allah adalah Roh murni dan tidak mungkin punya tubuh. Penderitaan yang paling menyakitkan dan menakutkanpun sudah dijalaniNya dalam kesendirian.. sadarilah! Ada saatnya kita menghadapi pergumulan yang berat seorang diri. Sebab Allah harus hadir sebagai manusia biasa. Perkataan kelima Yesus di atas kayu salib "Sesudah itu karena Yesus tahu bahwa segala sesuatu telah selesai. Hanya ada 2 pilihan. tanpa keluhan apalagi penolakan. Padahal dengan pemahaman seperti itu. tetapi ada saatnya kita akhirnya kecewa. mungkin jawaban yang didapatkan akan jauh berbeda dari harapan. Kalau seturut kehendak kita. Dan kalau Paulus mengajak kita untuk ”Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! . Tetapi pasti yang terbaik. Yang sesuai dengan kehendak Allah..dan jangan mengeluh ! .. Itu berarti.. . M.Th..pilihan bebas. mungkin awalnya kita puas. atau seturut kehendak kita. Tetapi jangan menyerah! Lihatlah itu sebagai kesempatan untuk bertumbuh dalam iman dan ujian untuk masuk Kerajaan Sorga. Kalau seturut kehendak Allah.. TubuhNya hanya ilusi mata.. ”Aku haus !” . berkatalah Ia – sudah genaplah yang apa tertulis dalam Kitab Suci -: ”Aku haus !” (Yohanes 19:28). Itulah yang dinyatakan Yesus.. maka salah satu kebutuhanNya adalah minum. Itulah Yesus adanya. tanpa makan dan minum sedikitpun. Yohanes menekankan tentang penderitaan sesungguh-sungguhnya dari Yesus. terkuras energi dan mengalami kesakitan yang teramat sangat. Ny. adalah dalam rangka menghadapi aliran Gnostik tersebut. Semua yang harus kita tanggung.. Mereka mengatakan demikian karena tau bahwa Yesus Kristus sudah melewati yang paling berat dan mengambil alih semua yang memberatkan kita. agar dapat menjadikan umat sebagai anak-anakNya. Salah satu ajarannya adalah: Roh itu baik adanya. Ada sebuah aliran di kalangan filsafat yang namanya aliran Gnostik.. Itu sebabnya dalam bagian ini.karena kuk yang dipasangkan pada kita itu enak (Mat 11:30). sebenarnya Yesus tidak pernah menderita di kayu salib. dan tubuh adalah jahat sepenuhnya. Lalu mengapa kita masih berkeluh kesah tanpa henti? Hidup terlalu berharga untuk diisi dengan omelan dan keluhan. serta menggantinya dengan sukacita kemenangan. Tidak ada perjuangan bersama Yesus yang berujung pada kesiasiaan.

berjuang memperkenalkan konsep keselamatan serta berbuat demi keselamatan tersebut. Mengangkat seorang anak kecil yang ingin melihat sebuah pesawat yang parkir. Tetapi Ia telah melakukan karya besar. kehidupan Yesus adalah kehidupan yang tanpa lelah. Harry seringkali menghilang. Banyak hal yang dilakukannya. ketika berjalan keluar. Dan ketika ia meneriakkan. ”Sudah selesai !” dalam bahasa aslinya bermakna: finish. disiksa. Dengan beriman menjalani penderitaan. kita sudah membagikan minum pada Yesus yang berkata. Kalau tidak aktif bergerak. belajarlah untuk berserah diri pada Tuhan. Menurut saya. Seorang profesor diundang sebagai pembicara disebuah basis militer. ia tersenyum lebar. Bagaimana anda melakukannya?” Jawab Harry. tetapi apa yang dilakukannya ketika ia hidup”. kebahagiaan seseorang bukan ditentukan oleh berapa lama seseorang hidup. anda akan mati. Ia lakukan semua itu dengan segala ketulusan dan kasih. selesai dengan sempurna. tanpa cacat.Kalau saat ini beban hidup kita dirasakan sedemikian berat. saya pasti mati menginjak ranjau. ”Aku haus !”.Th. Nancy Nisahpih-Rehatta. disalibkan.!” Pdt. Berdoa mohon Tuhan mengambil alih beban yang terlalu berat tersebut. Kalau salah memilih langkah. ”Wah. Disana ia berjumpa dengan seorang bernama Harry. dipakaikan mahkota berduri. Saya harus membersihkan ranjau. mereka menuju ke tempat pengambilan kopor. Sesudah itu kita jalani hidup dengan tetap tersenyum. Walaupun demi Keselamatan umat percaya. Ketika menjemputnya di bandara. Karena Tuhan tau ukuran beban yang paling tepat menurut kekuatan kita. ”SUDAH SELESAI. anda melakukannya dengan sukacita. Itulah cara kita menunjukkan penghargaan dan rasa terima kasih kita. anda akan mati karena tegang dan takut”. Ia sangat takjub melihat Harry.. menjadi bagian yang harus ditanggungNya. konsekuensi: dihina. Ia membantu seorang ibu tua yang kopernya jatuh. Dan setiap kali ketika kembali ke sisi sang Profesor. setelah diberi minum anggur asam. Saudaraku. Kalau tidak melakukannya dengan sukacita. Ny. Karena itu. ”Saya belajar di medan perang. ”Sudah selesai ” (Yohanes 19:30a). atas apa yang dialami Kristus di atas kayu salib. Berapa usia anda saat ini saudaraku? Apa yang sudah anda lakukan disepanjang waktu-waktu yang Tuhan anugerahkan dan percayakan pada anda selama ini? Siapa diantara kita yang tau batas umur kita? Jangan sampai terlambat! Kalau hidup yang anda jalani saat ini bergelimang pesta pora. Menolong orang yang butuh arah karena belum pernah datang ke kota itu. Sehingga kematianNya dimasuki tanpa penyesalan dan penuh kepuasan. Sisanya Dia yang akan tanggung bagi kita. dikhianati. . Perkataan keenam Yesus di kayu salib. setiap langkah yang saya lakukan adalah sebuah dunia baru. M. genap seperti yang difirmankan. anda tidak pernah lelah ya? Dan setiap kali anda menolong orang. setelah saling memperkenalkan diri. ”Saya belajar hidup ketika melangkah.Ia hanya hidup selama 33 setengah tahun sebagai manusia di dalam dunia..

anda akan berteriak ketakutan dan menghindarinya ?? ”Ya Bapa. siapkah anda mengatakan hal yang sama dengan Yesus. ”Ya Bapa. Nancy Nisahpih-Rehatta. Yesus melakukan itu pada Allah bapa di surga. Yesus sudah menyelesaikan tugas yang diberikan Allah Bapa kepadaNya dengan sempurna. ke dalam tanganMu Kuserahkan nyawaKu ” (Lukas 23:44-47). egoisme. ketakutan. Belajarlah pada Yesus. Sekarang tugas itu sudah selesai. Apalagi kalau persoalan yang datang bertubi-tubi. Merupakan sebuah penyerahan diri. Menyerahkan nyawa pada diri seseorang/sesuatu. Setelahnya Ia berserah diri pada Sang Pemilik pekerjaan tersebut. Dimana dampaknya manusia hidup dalam keraguan. perjudian dan lain sebagainya. Harapan membuat orang dengan berani melanjutkan hidup. Dan Aku menyerahkan diriKu pada kehendak dan kuasaMu”. asal percaya padaNya. Dan sekarang aku siap mempertanggung jawabkan semua di hadapanMu? Ataukah ketika kematian menghampiri anda. Yesus memiliki kepastian yang dibarengi dengan harapan. M. manusia seringkali diliputi kecemasan. Dan sebelum ia menjemputnya. karena itu jalan sengsarapun Aku lalui. menyenangkan hadiratMu.”Karena Aku percaya tugas yang Engkau berikan ini sangat penting. Ny.kemunafikan. lalu dalam waktu yang tidak terduga kematian menghampiri anda.Th. Ia yakin Keselamatan yang datang dari Allah Bapa akan segera menjangkau kehidupan seluruh umat manusia. Ketika menjalankan kehidupan. Bagaimana dengan anda?? Apakah anda masih mencari siapa yang patut anda percayai? Apakah hati anda masih diliputi keraguan untuk berserah diri padaNya? Jangan salah !! Ketika anda berpikir untuk memilih antara Allah dan lainnya. putus asa dan pesimisme. tidak selesai-selesai bahkan menambah tekanan pikiran dan perasaan. Dengan kata lain. kita tidak dapat berbuat apa-apa. menjadi berkat bagi banyak orang. hanya dilakukan orang-orang yang yakin/sangat percaya bahwa seseorang/sesuatu tersebut mampu berbuat hal-hal baik yang tidak pernah dipikirkannya sekalipun. ”Sudah selesai !” ?? Bahwa hidupku diisi dengan hal-hal yang memuliakan namaMu. Ke Dalam Tanganmu Kuserahkan Nyawaku ” Pdt. Dan Ia menyalakan api harapanNya pada umat manusia agar dengan sukacita mereka mau datang padaNya. Dan sesuatu itu pasti yang baik. Lalu apa yang menguatkan setiap orang? Harapan. anda sudah meragukanNya. bahwa Allah Bapa-lah . percabulan. Kita tau bahwa hidup itu sangat berharga. dimana setelahnya Ia mati adalah. karena kalau sudah mati. Tidak jarang manusia menjadi putus asa. Perkataan terakhir yang diucapkan Yesus. Harapan membuat seseorang tidak pernah berhenti berjuang. berserah diri dan kemudian dalam keyakinan serta kepastian. kebingungan. Yesus mengatakan. yang didasari kepercayaan total. Kepastian imanNya tidak tergoyahkan. KepercayaanNya luar biasa. pengkhianatan. zinah.

' KJV. Kata Yesus kepadanya: 'Aku berkata kepadamu. To day shalt thou be with me in paradise. VAPPILU GORAL. Hidup dan mati Yesus adalah milik Allah Bapa.ucapan kasih * Yohanes 19:26 LAI TB. And they parted his raiment. grant selicha to them. And Rebbe. ο δε ιησους ελεγεν πατερ αφες αυτοις ου γαρ οιδασιν τι ποιουσιν διαμεριζομενοι δε τα ιματια αυτου εβαλον κληρον Translit Interlinear. ampunilah mereka. forgive them. Then said Jesus. for they have no da'as of what they are doing. TR. But Rebbe Melech HaMoshiach was saying. ho de {dan} iêsous {Yesus} elegen {Dia berkata} pater {wahai Bapa} aphes {ampunilah Engkau} autois {kepada mereka} ou {tidak} gar {karena} oidasin {mereka sudah mengetahui} ti {apa} poiousin {mereka berbuat} diamerizomenoi {membagi-bagi} de {dan} ta himatia {jubah} autou {-Nya} ebalon {mereka melempar} klêron {undi} Perkataan kedua .' Dan mereka membuang undi untuk membagi pakaian-Nya." And dividing up his garments.ucapan pengampunan * Lukas 23:34 LAI TB. και ειπεν αυτω ο ιησους αμην λεγω σοι σημερον μετ εμου εση εν τω παραδεισω Translit Interlinear. yaitu nyawaNya. kai {dan} eipen {Dia berkata} autô {kepadanya} ho iêsous {Yesus} amên {Amin} legô {Aku berkata} soi {kepadamu} sêmeron {hari ini} met {bersama} emou {Aku} esê {engkau akan ada} en {di dalam} tô paradeisô {Firdaus} Perkataan ketiga . The Orthodox Jewish Brit Chadasha. hayom with me you will be in Gan-Eden. Melech HaMoshiach said to him. and cast lots. Yesus berkata: 'Ya Bapa. SELAMAT P A S K A H !!! Perkataan pertama . Verily I say unto thee. "Omein I say to you. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.yang paling layak menerima milikNya yang paling berharga. "Abba. Father. sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus. KJV.ucapan keselamatan * Lukas 23:43 LAI TB." TR. berkatalah Ia . And Jesus said unto him. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. for they know not what they do. Ketika Yesus melihat ibu-Nya dan murid yang dikasihi-Nya di sampingnya.

περι δε την εννατην ωραν ανεβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ηλι ηλι λαμα σαβαχθανι τουτ εστιν θεε μου θεε μου ινατι με εγκατελιπες Translit Interlinear.kepada ibu-Nya: 'Ibu. ειτα λεγει τω μαθητη ιδου η μητηρ σου και απ εκεινης της ωρας ελαβεν αυτην ο μαθητης εις τα ιδια Translit Interlinear. he saith unto his mother. My God. Melech HaMoshiach says to the talmid haahuv. behold thy son! The Orthodox Jewish Brit Chadasha. Eli. Then Rebbe. Melech HaMoshiach cried out with a kol gadol. says to his Em. And about the ninth hour. lama sabachthani? that is to say. Kira-kira jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eli. Eli. Allah-Ku. And about the ninth hour Jesus cried with a loud voice. saying "Eli. "Hinei.ucapan penderitaan rohani * Matius 27:46 LAI TB. my G-d. eita {kemudian} legei {Dia berkata} tô mathêtê {kepada murid} idou {lihatlah engkau} hê mêtêr {ibu} sou {-mu} kai {dan} ap {dari} ekeinês {itu} tês hôras {jam} elaben {ia menerima} autên {-nya} ho mathêtês {murid} eis {ke dalam} ta idia {miliknya} Perkataan keempat . and the disciple standing by. Rebbe. anakmu!' KJV. Kemudian kata-Nya kepada murid-murid-Nya: 'Inilah ibumu!' Dan sejak saat itu murid itu menerima dia di dalam rumahnya. Behold thy mother! And from that hour that disciple took her unto his own home. ιησους ουν ιδων την μητερα και τον μαθητην παρεστωτα ον ηγαπα λεγει τη μητρι αυτου γυναι ιδου ο υιος σου Translit Interlinear. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. saying. Melech HaMoshiach. "Isha. Emmecha! " And from that sha'ah the talmid took her into his own bais. KJV. When Jesus therefore saw his mother. my God. mengapa Engkau meninggalkan Aku?' KJV. TR. inilah. therefore. "My G-d. Eli. hinei your ben!" TR. having seen his Em and the talmid haahuv having stood by. whom he loved. Woman. lama sabakhtani?' Artinya: Allah-Ku. peri {sekitar} de {dan} tên ennatên {kesembilan} hôran {jam} aneboêsen {Dia berseru} ho iêsous {Yesus} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} legôn {berkata} êli {Eli} êli {Eli} lama {Lama} sabakhthani {Sabakhtani} tout {yang} estin {adalah} thee {wahai Allah} mou {-Ku} thee {wahai Allah} mou {-Ku} hinati {mengapa} me {-Ku} egkatelipes {Engkau meninggalkan}" . lema sabachthani! that is. Eli. Then saith he to the disciple. iêsous {Yesus} oun {oleh karena itu} idôn {melihat} tên mêtera {ibu} kai {dan} ton mathêtên {murid} parestôta {berdiri} hon {yang} êgapa {Dia mengasihi} legei {Dia berkata} tê mêtri {kepada ibu} autou {-Nya} gunai {wahai perempuan} idou {lihatlah engkau} ho huios {anak} sou {-mu} * Yohanes 19:27 LI TB. why hast thou forsaken me?" TR. Rebbe. why hast thou forsaken me? The Orthodox Jewish Brit Chadasha.

My God. why have you forsaken me?") TR. After this. Melech HaMoshiach received the vinegar. my G-d. Rebbe. "ELI ELI LAMAH AZAVTANI? ("My G-d. Rebbe. lama sabachthani? which is. saying. "Nishlam!" and having bowed his rosh. KJV. It is finished: and he bowed his head. And at the ninth hour Jesus cried with a loud voice. Therefore. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. bahwa segala sesuatu telah selesai. Eloi. μετα τουτο ειδως ο ιησους οτι παντα ηδη τετελεσται ινα τελειωθη η γραφη λεγει διψω Translit Interlinear. When Jesus therefore had received the vinegar. After this. why hast thou forsaken me? The Orthodox Jewish Brit Chadasha. Melech HaMoshiach cried out in a kol gadol. he said. saith. karena Yesus tahu. Melech HaMoshiach. Eloi. that the Kitvei Hakodesh may be fulfilled. my God. Eloi. "Eloi. mengapa Engkau meninggalkan Aku?' KJV. and gave up the ghost. Dan pada jam tiga berserulah Yesus dengan suara nyaring: 'Eloi.' Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. berkatalah Ia: 'Sudah selesai. says. Jesus knowing that all things were now accomplished. he said. And at the ninth hour. being interpreted. Allahku. yang berarti: Allahku. Sesudah itu. lama sabakhtani?'. Melech HaMoshiach gave up his .* Markus 15:34 LAI TB. Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. that the scripture might be fulfilled. having had da'as that already everything has become shleimah.ucapan penderitaan jasmani * Yohanes 19:28 LAI TB.ucapan kemenangan * Yohanes 19:30 LAI TB. kai {dan} tê hôra {jam} tê ennatê {kesembilan} eboêsen {Dia berseru} ho iêsous {Yesus} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} legôn {berkata} elôi {Eloi} elôi {Eloi} lamma {Lama} sabakhthani {Sabakhtani} ho {yang} estin {ia adalah} methermêneuomenon {diterjemahkan} ho theos {Allah} mou {-Ku} ho theos {Allah} mou {-Ku} eis {untuk} ti {apa} me {-Ku} egkatelipes {Engkau meninggalkan}" Perkataan kelima . meta {sesudah} touto {ini} eidôs {mengetahui} ho iêsous {Yesus} hoti {bahwa} panta {segala sesuatu} êdê {sudah} tetelestai {ia sudah selesai} hina {supaya} teleiôthê {ia dipenuhi} hê graphê {tulisan} legei {Dia berkata} dipsô {Aku haus} Perkataan keenam . berkatalah Ia-supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci-:'Aku haus!' KJV. και τη ωρα τη εννατη εβοησεν ο ιησους φωνη μεγαλη λεγων ελωι ελωι λαμμα σαβαχθανι ο εστιν μεθερμηνευομενον ο θεος μου ο θεος μου εις τι με εγκατελιπες Translit Interlinear. "Ani tzameh" TR. I thirst. when Rebbe. Eloi lamah sabachthani? " which means. being translated. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. Rebbe.

οτε ουν ελαβεν το οξος ο ιησους ειπεν τετελεσται και κλινας την κεφαλην παρεδωκεν το πνευμα Translit Interlinear. TR. keletihan itu barulah permulaan dari kesakitan yang berkepanjangan yang harus ditanggung-Nya. Rebbe. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat. hote {sesudah} oun {oleh karena itu} elaben {Dia menerima} to oxos {anggur asam} ho iêsous {Yesus} eipen {Dia berkata} tetelestai {sudah selesai} kai {dan} klinas {menunduk} tên kephalên {kepala} paredôken {Dia menyerahkan} to pneuma {Roh} Perkataan terakhir . TR. Father.' Dan sesudah berkata demikian Ia menyerahkan nyawa-Nya. Mereka tertidur karena letih. kai {dan} phônêsas {berseru} phônê {dengan suara} megalê {yang nyaring} ho iêsous {Yesus} eipen {Dia berkata} pater {wahai Bapa} eis {ke dalam} kheiras {tangan} sou {Mu} parathêsomai {Aku akan menyerahkan} to pneuma {Roh} mou {-Ku} kai {dan} tauta {ini} eipôn {berkata} exepneusen {Dia menyerahkan Roh}" Perkataan pertama s/d ketiga diucapkan oleh Yesus Kristus antara jam 09:00 hingga tengah hari sekitar jam 12:00 kemudian gelap gulita selama tiga jam hingga jam 15:00 baru disusul empat perkataan terakhir. ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku. KJV. And this having said. into thy hands I commend my spirit: and having said thus.” (Lukas 23:34) Ketika berdoa di Taman Getsemani. Siapakah YESUS saat itu? Ia adalah Anak Allah yang mengenakan kemanusiaan kita secara utuh. Rebbe Melech HaMoshiach said. Ia juga letih. Sementara . YESUS tahu. bahwa paku-paku besar akan segera menembus daging tangan-Nya. bahkan lebih letih dari pada para murid.neshamah. * Lukas 23:46 LAI TB. "Abba. he said. The Orthodox Jewish Brit Chadasha. murid-Nya tidak mampu turut berdoa. And having cried out with a kol gadol. sebelum tubuh-Nya yang sakit itu dinaikkan ke kayu salib. Ternyata.ucapan penyerahan. ampunilah mereka. B'YADCHA AFKED RUCHI". he gave up the ghost. και φωνησας φωνη μεγαλη ο ιησους ειπεν πατερ εις χειρας σου παραθησομαι το πνευμα μου και ταυτα ειπων εξεπνευσεν Translit Interlinear. Lalu Yesus berseru dengan suara nyaring: 'Ya Bapa. And when Jesus had cried with a loud voice. Melech HaMoshiach breathed out his last. Sumber : Yohannes/ Biblika TUJUH UCAPAN YESUS DI KAYU SALIB UCAPAN PERTAMA “Ya Bapa.

“Ya Bapa. YESUS menolak untuk menjalani penderitaan yang maha dahsyat dalam keadaan dibius.tergantung antara langit dan bumi. Kenyataan ini membedakan YESUS dari manusia lainnya yang seringkali berkata. dan mempercepat kematian. YESUS tidak memohon agar Allah menghukum mereka. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. masih dipraktekkan-Nya. Ucapan ini menunjukkan keagungan jiwa-Nya. Mendadak dihadapan-Nya. Tidak ada seorang pun yang mau berkorban bagi orang yang jahat. bahkan di tengah-tengah kebiadaban mereka yang paling keji! 2. serta terpelihara tidaknya relasi dengan Allah ditengah situasi terburuk sekalipun yang melanda hidupnya. Waktu itu pasti terasa berjalan sangat lamban bagi YESUS. YESUS tidak mau meminumnya (Mat 27:34b). YESUS berkata. YESUS rela secara sadar menanggung siksaan yang paling mengerikan bagi kita semua. Mereka menyadari bahwa . “Ampunilah mereka”. seluruh berat tubuh-Nya hanya bertumpu pada kedua tangan dan kedua kaki-Nya yang dipakukan. mengurangi rasa sakit. tetapi sesungguhnya tidak menyadari sebab perbuatan mereka dan akibatnya. Inilah dasar permohonan YESUS kepada Bapa-Nya untuk mengampuni mereka. YESUS tetap taat kepada kehendak Bapa-Nya dan cinta kasih ilahi kepada mereka yang memusuhi dan membunuh-Nya. keluar doa syafaat yang sangat manis bagi mereka yang menyalibkan-Nya. Pengertian-Nya Yang Tak Tergoyahkan Akan Kondisi Dasariah Manusia “Sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat”. Tuhan YESUS menyadari bahwa relasi-Nya dengan Bapa-Nya sama sekali tidak terpengaruh. Sungguh cinta yang sangat mengherankan dan tak tergoyahkan. Inilah ucapan yang mengungkapkan cinta di atas segala cinta yang tak akan pernah berubah dan tiada duanya. Ia menolaknya (Mrk 15:23). Padahal minuman itu ialah minuman yang biasa diberikan sebelum penyaliban. terganggu. tidak akan pernah melampaui penderitaan yang dialami oleh YESUS bagi kita. yaitu senantiasa bersekutu dengan Bapa-Nya. sebelum penyaliban berlangsung. Tetapi apakah mereka benar tidak tahu apa yang mereka perbuat? Bukankah mereka 100% sadar. apalagi terguncang oleh pengalaman yang sangat menyengsarakan tersebut. untuk mematikan syaraf secara perlahanlahan. Pada saat yang paling menyengsarakan dalam hidup-Nya itu. Bagaimana YESUS bisa mengetahui bahwa penderitaan dan kematian di kayu salib ialah kehendak Bapa-Nya? Jawabannya hanya satu. “Kalau Engkau benar-benar Allah dan peduli kepada saya. Itu karena YESUS memohon. bukalah jalan bagi saya”! Disini kita berjumpa dengan rahasia kemenangan iman sejati yang dinyatakan dengan kenyataan taat tidaknya seseorang kepada kehendak Allah. ampunilah mereka. betapapun mengerikan. Kehausan mendorong YESUS untuk segera meminumnya. ucap YESUS. 1. Penderitaan kita. Sungguh suatu keajaiban yang terjadi di Golgota saat itu ialah kenyataan bahwa Allah tidak mengirimkan api dari langit atau mendatangkan pasukan malaikat untuk membinasakan orang-orang yang terlibat dalam penyaliban YESUS. untuk menggantikan kita semua menerima hukuman ilahi atas dosa. Namun setelah mengecapnya. Dan kesakitan yang sangat dahsyat pasti akan dirasakan-Nya. Setidaknya ada tiga hal yang ditunjukkan dalam diri YESUS melalui ucapan ini. ketika terlibat dalam penyiksaan dan pembunuhan atas YESUS? Kalau begitu. YESUS mengawali ucapan-Nya dengan menyapa Bapa ditengah situasi tersebut. Cinta-Nya Yang Tak Tergoyahkan Bagi Musuh-Musuh-Nya Sampai di kayu salib. bersekutu dengan Bapa dan ketaatan kepada kehendak Bapa ialah rahasia kemenangan iman sejati. Daging dibagian itu akan robek. kecuali YESUS. tampak secawan anggur ditawarkan. Jadi. Dari mulut bibir-Nya. apa maksud ucapan YESUS? Orang-orang yang menyiksa dan membunuh YESUS menyadari apa yang mereka perbuat.

YESUS memiliki pengertian. Selanjutnya. tetapi tidak menyadari siapa YESUS sesungguhnya. Pengertian mereka sudah lama sekali digelapkan oleh dosa. Ia yakin akan kemesiasan YESUS. Namun tidak berarti “mereka tidak berdosa”. ”YESUS. Janji YESUS Menanggapi permintaan sang penjahat. UCAPAN KEDUA “Aku berkata kepadamu. kita berjumpa dengan tiga kenyataan menakjubkan dalam diri seorang manusia yang paling gelap hidupnya. Karena sesungguhnya manusialah yang memutuskan secara sadar untuk diperbudak oleh dosa. karena mereka hanya korban dosa”. Ia tidak meminta YESUS untuk menyelamatkannya karena ia menyadari sepenuhnya bahwa ia tidak layak memintanya. dan ketika saat itu tiba. Kenyataan kedua dalam diri sang penjahat ialah kesadaran tentang kebutuhan mutlaknya akan belas kasihan ilahi. apabila Engkau datang sebagai Raja”. Tetapi kata-katanya menunjukkan kesadarannya bahwa kematian bukanlah akhir segalanya bagi YESUS.” (Lukas 23:43) Ucapan YESUS yang kedua di kayu salib merupakan tanggapan terhadap ucapan salah seorang penjahat yang turut disalibkan dengan-Nya. sesungguhnya hari ini juga engkau bersama-sama dengan Aku di dalam Firdaus”. yaitu hukuman dari Allah sang Hakim Agung. Ia berkata. “YESUS. sedang engkau menerima hukuman yang sama? Kita memang selayaknya dihukum. sesungguhnya hari ini juga engkau akan ada bersama-samadengan aku di dalam Firdaus. ampunilah mereka. Betapa indahnya ucapan ini . “Tidakkah engkau takut. sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat) telah menerima hati dan pikirannya.42). “YESUS. ia berkata kepada YESUS. Yang dimohonnya hanyalah agar YESUS mengingatnya. apabila Engkau datang sebagai Raja” (Lukas 23:42). ya Bapa. Kenyataan menakjubkan yang pertama dalam diri sang penjahat ialah kesadaran akan keberdosaannya dan hukuman ilahi yang menantinya. Kita tidak dapat memastikan. Kepada YESUS ia berkata. dan sejak saat itu ia melihat diri dan hidupnya dalam terang kebenaran. Kepada temannya yang menghujat YESUS yang tersalib. “Aku berkata kepadamu. sejauh mana sang penjahat mengerti pribadi dan karya YESUS. sebab kita menerima balasan yang setimpal dengan perbuatan kita. Ia tidak minta diselamatkan. YESUS berkata. Perhatikan baik-baik. sang penjahat menyadari bahwa hukuman yang dijatuhkan oleh hakim dunia bukanlah akhir dari segalanya. ingatlah akan aku. juga tidak kepada Allah. Yang pasti. Ada hukuman lain yang menantinya di balik kematian. serta dibalik kematian menanti kerajaan. apabila Engkau datang sebagai Raja” (Luk 23:40-41. tetapi orang ini tidak berbuat sesuatu yang salah”. ia berkata. ia berharap YESUS mengingat dan mengasihaninya. “Kasihanilah mereka. Terjemahan yang lebih tepat ialah: “… apabila Engkau masuk ke dalam kerajaan-Mu”. YESUS akan tiba pada saat itu. Arti salib bagi sang penjahat ialah keadilan ditegakkan atas semua perbuatan jahat yang dilakukan. Ia tidak layak diselamatkan. Kapan YESUS akan masuk ke dalam kerajaan atau kemuliaan-Nya tidak diketatahuinya. Betapa mengharukan ucapan ini! Di dalamnya. Dan anggota tubuh mereka sudah lama sekali digunakan oleh dosa sebagai senjata kejahatan. Arti permintaannya ialah penyerahan dirinya kepada belas kasihan Allah! Kenyataan ketiga dalam diri sang penjahat ialah keyakinannya akan kemesiasan YESUS. ingatlah akan aku.yang mereka siksa dan bunuh bernama YESUS. Lebih dari pada itu. Firman tersebut menyentak batinnya. Sementara tubuhnya tersiksa di kayu salib. ia teringat akan kekejiannya dan menyadari bahwa ia sangat berdosa dan pantas dihukum. dengan secara sadar berbuat dosa. ingatlah akan aku. Hal ini bisa terjadi karena firman yang diucapkan pertama oleh KRISTUS (Ya Bapa.

Dan terlebih lagi ketika YESUS melihat salah seorang muridNya. Bagaimana dengan kita? Apakah saat ini kita sedang mengikuti kehendak Tuhan atau sedang mengikuti kemauan sendiri? Apakah kita sedang berdiri di samping Tuhan atau di samping berhala? Arti sesungguhnya dari ucapan “Wanita. inilah. lama sabakthani?” . “Barangsiapa mengasihi Allah. mengapa dari semua murid YESUS hanya ada seorang murid yang mau dan berani berdiri disamping salib YESUS? Jawabannya terletak pada sebutan “murid yang dikasihi-Nya”. Kehendak YESUS bagi murid-murid-Nya tidak pernah berubah. sang murid juga menerima-Nya sebagai Tuhan yang berdaulat penuh atas diri dan hidupnya. tetapi antara ciptaan dan Pencipta. Dan itu berarti ia juga mencintai Bunda Maria yang dicintai YESUS. inilah. Ia cuma minta diingat. Pertama. apa yang sebenarnya mau YESUS ajarkan kepada sang murid melalui ucapan-Nya? Di dalam Yohanes 17:24 berkata hanya mereka yang benar-benar mengikuti YESUS. tetapi “wanita” dalam ucapan-Nya untuk menunjukkan bahwa hubungan utama antara Maria dan diri-Nya bukanlah hubungan antara ibu dan anak. inilah. Dalam terang kenyataan ini. Alkitab mencatat tanggapan sang murid: “Dan sejak saat itu. Perhatian YESUS dalam bagian ini tertuju bukan terutama pada Maria ibu-Nya. Dia adalah Tuhan yang kekal! Ketiga. Ketika mendengar ucapan YESUS tersebut. isteri Klopas dan Maria Magdalena” (Yoh 19:25). kita menjumpai bentuk jamak.” Sebenarnya. yaitu “murid-Nya” (Grika: to matete). tetapi pada sang murid yang berdiri di samping salib YESUS. anakmu!” … “Inilah ibumu!” (Yoh 19:26-27) Ucapan YESUS yang ketiga di kayu salib dialamatkan pertama-tama kepada ibu-Nya: “Ibu. segala ucapan dan perintah-Nya harus diikuti dan ditaati secara penuh dan mutlak. Alkitab berkata. bentuk tunggal yang digunakan disini. anakmu”! Terjemahan yang lebih tepat ialah: “Wanita (Yungunai). yang sangat dicintaiNya. di situ pun pelayan-Ku akan berada” (Yoh 12:26).bagi sang penjahat. ia juga harus mengasihi saudaranya” (1Yoh 4:21). UCAPAN KETIGA “. murid itu membawanya ke rumahnya” (ay 27b). Bukan hanya itu. “Barangsiapa melayani Aku. Perhatikan baik-baik. di kayu salib YESUS menunjukkan kemuliaan-Nya kepada sang murid. mengenal. juga hadir di dekat salib-Nya. Alkitab berkata. Eloi. yang akan menyaksikan kemuliaan-Nya sebagai Tuhan yang kekal. karena tanggapan yang mengikuti peristiwa ini ialah tanggapan dari sang murid. Dengan demikian. Tetapi. dan menghayati betapa besar cinta YESUS kepadanya. anakmu”! Lalu kepada murid-Nya: “Inilah ibumu”! Dalam terjemahan versi LAI. Jadi. YESUS menyebut Maria bukan “ibu”. ia harus mengikut Aku dan di mana Aku berada. Maria. 21:20)? Karena ia menyadari. berdiri ibu-Nya dan saudara ibu-Nya. Ucapan Keempat “Eloi. Kedua. serta mau dan berani menaati setiap kehendak-Nya. sang penjahat pasti menangis karena sangat terharu. tetapi YESUS meberikan kepadanya tempat yang istimewa di dalam Firdaus. Mengapa ia selalu disebut atau menyebut dirinya sendiri “murid yang dikasihi-Nya” (Yoh 13:23. inilah. bukan hanya itu arti ucapan YESUS. yang berada dimana YESUS berada. anakmu!” … “Inilah ibumu!” ialah tindakan YESUS mempercayakan perawatan ibunya kepada sang murid. yaitu: “Murid-murid-Nya. mengapa tanggapan sang murid terhadap ucapan tersebut demikian positif dan langsung? Karena ia mencintai YESUS. “Dekat salib YESUS. YESUS memberikan kepadanya jauh melebihi apa yang dimintanya. kita bisa mengajukan tiga pertanyaan.

sekalipun ia melampaui segala pengetahuan” (Efesus 3:18-19). Ucapan Kelima. Mengapa YESUS mau menanggung hukuman ilahi atas segala dosa dan kejahatan manusia? Disini kita berjumpa dengan jantung salib. anak-Ku. Sebuah tanda tanya besar muncul dalam pikiran orang-orang yang hadir disekitar salib. dan dapat mengenal kasih itu.30 : Luk 23:46) Saat yang Penuh Kesadaran Saat YESUS mengucapkan ketiga ucapan-Nya yang terakhir di kayu salib ialah saat yang penuh kesadaran. kita akan menyadari bahwa dalam ucapan yang menyesakkan itu. termasuk dosa dan kejahatan yang mereka perbuat terhadap diri-Nya di Golgota. Ucapan ini mengikuti sebuah peristiwa ajaib. mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Hal ini merupakan sebuah seruan yang menyayat hati. Cinta Kasih Yang Tuntas Jika kita mengerti ucapan YESUS yang keempat. ”Pada hari itu akan terjadi. “Sebab oleh karena Ia sendiri telah menderita karena pencobaan. terkandung ucapan Allah yang menyejukkan: “Anak-Ku. Bukan cuma . lama sabakthani ?” Artinya. kegelapan meliputi seluruh daerah itu dan berlangsung sampai jam tiga” (Markus 15:33). Aku akan membuat matahari terbenam di siang hari dan membuat bumi gelap pada hari cerah”. “Barangsiapa tidak menghormati Anak. Aku tidak akan meninggalkanmu (karena Aku pernah meninggalkan KRISTUS bagimu). Allahku. Tidak ada satu dosa pun yang tertinggal.(Mrk 15:34. betapa lebarnya dan panjangnya dan tingginya dan dalamnya kasih KRISTUS. yaitu cinta kasih ilahi yang suci bagi umat manusia yang berdosa. kita berjumpa dengan penebusan YESUS yang tuntas atas kita. Alkitab berkata. The heart of the cross. ia juga tidak menghormati Bapa. Keenam. “supaya dapat memahami. eloi. sehingga ia hanya dapat berdoa bagi umat Allah disegala abad dan tempat. 3. yang mengutus DIa” (Yoh 5:23). kegelapan meliputi seluruh daerah itu. maka Ia dapat menolong mereka yang dicobai” (Ibr 2:18). Tinggal anugerah yang tersedia. 1. Cinta kasih yang membuat seorang Rasul Paulus pun tidak mampu mengerti dan menjelaskan secara tuntas. ketika YESUS disalibkan ialah tanda tentang hukuman Allah atas dosa. Sebuah kesadaran yang luar biasa dalam diri YESUS. YESUS tahu bahwa segala sesuatu telah selesai. sementara menjalani seluruh penderitaan-Nya di kayu salib. demikianlah Firman Tuhan Allah. Penebusan Yang Tuntas Dalam ucapan YESUS yang keempat di kayu salib. Karena Alkitab berkata. Jadi. & Ketujuh “Aku haus!” “Sudah selesai” “Bapa ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku” (Yoh 19:28. “Pada jam dua belas. kegelapan yang terjadi. Apa arti peristiwa yang sangat ganjil tersebut? Amos 8:9 berkata. Sampai akhirnya keluar ucapan keempat dari YESUS yang menanggung hukuman Allah atas segala dosa dan kejahatan manusia. Penghiburan Yang Tuntas YESUS yang pernah menyelami penderitaan sampai titik yang paling ekstrim. Mat 27:46) “Eloi.” 2. Kegelapan itu merupakan tanggapan ilahi atas segala kekejaman yang diperbuat oleh manusia yang menghina salib dan segala sengsara yang ditanggung oleh YESUS. “Allahku. Selama tiga jam. mampu menjadi Penolong yang bersimpati dan berempati secara sempurna terhadap penderitaan umat-Nya.

“sudah selesai”. serta saat dimana kematian-Nya akan segera tiba. ucapan itu sendiri diucapkan dengan semangat mentaati kehendak Bapa-Nya. Artinya. ke dalam tangan-Mu Kuserahkan nyawa-Ku”. Tuhan Yesus tidak bermaksud meminta . dan dengan demikian menegaskan kembali kesadaran-Nya yang penuh tentang identitas-Nya sebagai sang Mesias Rajani yang Allah janjikan. Akhir Hidup YESUS yang Sangat Gemilang Jauh sebelum menjalani penderitaan di kayu salib. dan dengan demikian menunjukkan hubungan-Nya yang sangat erat dengan BapaNya. Disini YESUS mengutip Mazmur 31:6. Bahwa Ia sudah menerima secara penuh hukuman ilahi atas segala dosa dan kejahatan umat manusia. sehingga Ia harus berteriak. saat dimana hukuman ilahi atas segala dosa dan kejahatan umat manusia telah ditimpakan secara penuh pada diri-Nya. tetapi sebenarnya tidak). sampai di akhir hidup-Nya. dalam ucapan-Nya tersebut. tidak ada satu dosa pun tersisa untuk dihukum oleh Allah. Bahwa setiap langkahNya sampai saat itu.kesadaran bahwa masa penderitaan-Nya sudah berakhir dan saat kematian-Nya sudah dekat. Ia menegaskan. YESUS menambahkan alamat kepada Allah sebagai Bapa. Apakah Tuhan Yesus membutuhkan air untuk menghilangkan rasa hausNya ketika Ia disalibkan? Perkataan Tuhan Yesus yang kelima. Dan ternyata. Lebih dari pada itu. Psalm 21 Successful Community Pontianak (artikel rangkuman dari buku 7 kata di kayu salib) Yesus adalah Air Hidup. Ia akan datang kepada Bapa. makanan-Nya tetap sama. YESUS berkata. Ketaatan-Nya Yang Tuntas Ketaatan YESUS kepada kehendak Bapa sangat menakjubkan. Dengan berkata demikian. Penyelesaian Tugas-Nya Yang Tuntas Ucapan YESUS yang keenam di kayu salib ialah: “Tetelestai” (Yoh 19:30). Hanya saja. bagi mereka yang percaya kepada KRISTUS. ucapan tersebut bersumber dari keyakinan-Nya bahwa melalui kematian. Dengan demikian. “Makanan-Ku ialah melakukan kehendak Dia yang yang mengutus Aku dan menyelesaikan pekerjaan-Nya” (Yoh 4:34). maka YESUS dihadapan kematian. YESUS mengucapkan ucapan terakhir-Nya di kayu salib: “Ya Bapa. sementara sekarat. Ketiga ucapan tersebut menjawab apakah pada akhirnya Ia berhasil menyelesaikan pekerjaan-Nya? 1. Juga. bahwa Ia telah menyelesaikan seluruh tugas kemesiasan–Nya. selaras penuh dengan kehendak bapa-Nya. seperti yang tertulis di dalam Yohanes 4:34. jika pemazmur menyerahkan nyawanya kepada Allah dalam konteks kehidupan. bahwa seluruh penderitaan-Nya di kayu salib ialah konsekuensi langsung dan mutlak dari pemenuhan tugas kemesiasan-Nya. Ini merupakan sebuah pekik kemenangan. Karena itu. yaitu melakukan kehendak Bapa. 2. “Aku haus!”. "Aku haus" (Yohanes 19:28) adalah suatu paradoks (sesuatu yang kelihatannya berlawanan. sumber : Majalah Vision Edisi II. Bahkan ketika kehausan yang menyiksa-Nya sudah mencapai titik klimaks. Ia menyadari sepenuhnya. 3. Ia juga mengajarkan bahwa hidup pada hakekatnya ialah pengabdian kepada Allah sang Pemberi hidup.

Hanya Dia yang dapat menggenapi nubuat ini sebagai bagian dari kesengsaraan-Nya. Setelah minum dari sumber Air Hidup ini (Yohanes 4:14). bahwa Juruselamat kita tidak mengharapkan air ketika berada di atas kayu Salib… Ia tahu bahwa Ia akan diberikan anggur asam bercampur empedu yang bertujuan untuk membuat Dia lebih . Mereka mencari berbagai alternatif. Dialah yang memulihkan dan mengubahkan hidup kita yang bobrok karena dosa. banyak orang yang mengalami kehausan secara rohani. lidahku melekat pada langit-langit mulutku. Tuhan Yesus mengatakan hal itu kepada perempuan Samaria yang akhirnya diselamatkan karena menerima Dia sebagai Air hidup. Ia tidak membutuhkan pertolongan manusia untuk memuaskan dahaga-Nya. “Aku haus. R. Namun bahkan dalam penderitaan dan kehausan-Nya Juruselamat kita mengingat Kitab Suci dan menggenapinya. Eddy Peter Purwanto Khotbah ini dikhotbahkan di Kebaktian Malam. [FW] TETELESTAI! SUDAH SELESAI! (TETELESTAI! IT IS FINISHED!) Oleh: Dr. Tuhan Yesus adalah Air Hidup yang memuaskan dahaga rohani kita. dan Kitab Suci yang harus digenapi. Pada permulaan hari itu Ia telah diberi minum anggur asam campur empedu dan Ia menolaknya. Tentang haus ini sebelumnya sudah dinubuatkan dalam Mazmur 22:15. Yesus tidak menuruti kehendakNya sendiri melainkan kehendak Bapa. Keletihan tubuh-Nya sudah mencapai puncak. Hymers.” Dr. “Kekuatanku kering seperti beling. Jr. Luka-Nya perih. L. Yesus tergantung di kayu Salib. Dia mengalami kehausan supaya kita memperoleh kepuasan. Namun selanjutnya. Tentu saja kita tahu. Kehidupan rohani yang memuaskan hanya bisa kita peroleh bila kita datang kepada Sumber Air Hidup itu. Diterjemahkan oleh: Dr. berkatalah Ia: "Sudah selesai. John R. Kehausan adalah bagian dari penderitaan yang harus Ia tanggung. “Aku haus!” Bahkan di dalam kematian-Nya. upah dosa bagi seluruh dunia. Rice berkata. kita tidak akan haus lagi selamalamanya. Lidah-Nya melekat pada langit-langit mulut-Nya." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya” (Yohanes 19:30). beberapa saat sebelum kematian-Nya. Darah mengalir selama enam jam saat Ia tergantung di kayu salib. tetapi tidak ada yang dapat benar-benar memuaskan. Kehausan adalah ekspresi kemanusiaan-Nya yang sejati. tetapi menyatakan kebenaran. Dia lapar dan haus. sehingga Ia berseru. Kesengsaraan yang diderita-Nya secara fisik menggenapi nubuat dalam Mazmur 22:16 (lidahku melekat pada langit-langit mulutku). Ia berseru. Pada masa kini.air. Semua itu dilalui-Nya saat demi saat.” Mulut-Nya kering. Ini adalah rasa haus yang sangat mengerikan. Tuhan Yesus adalah Air Hidup. dan dalam debu maut Kauletakkan aku. 29 Oktober 2006 di Baptist Tabernacle of Los Angeles “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. Kita semua harus tahu bahwa Ia menanggung di dalam tubuh-Nya sendiri penderitaan yang disebabkan oleh penghukuman.

bahwa seluruh Kitab Suci sekarang telah digenapi.tersiksa lagi. yang sekarang belum digenapi [terpenuhi dan sudah selesai] di dalam Kristus Yesus (C. “Sudah selesai” Tiga kata dalam bahasa Inggris ini [it is finished atau dua kata dalam bahasa Indonesia ini] diterjemahkan dari satu kata dalam teks Bahasa Yunani. Sword of the Lord Publishers.D. Pilgrim Publications. I. karena Yesus tahu. Namun saya ingin Anda memperhatikan hal terakhir yang Kristus ucapkan ini. baik dalam Taurat maupun Kitab Para Nabi. Dalam ayat 28." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya” (Yohanes 19:30).” namun seharusnya – “Sesudah itu.” The Metropolitan Tabernacle Pulpit. bahwa segala sesuatu telah selesai. berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!” (Yohanes 19:28). entah yang mereka terima di Babilonia. Dan kemudian. Rice.” Ini membawa kita kepada maksud perkataanNya menjadi sangat jelas.” Spurgeon berkata. Marilah kita bersukacita karena rasa haus kudus dari Yesus telah membeli kita sehingga kita memiliki hak untuk minum dan tidak akan pernah haus lagi (John R. “Sesudah itu. 377-378). Yaitu “tetelestai. karena Yesus tahu. Kata itu adalah “tetelestai” – “sudah selesai. Pertama. Spurgeon. “It Is Finished. atau di Samaria. pp. Kata Yunani yang dipakai di sini sama. untuk membakar mulut-Nya dan meretakkan bibir-Nya… rasa haus Tuhan Yesus di atas kayu Salib sebenarnya adalah rasa haus kita. VII. Perhatikan kata “selesai” di sini. 1976. berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:’Aku haus!’” Dan setelah itu Ia berkata. H. “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. p. “Sudah selesai.” Namun apa yang Kristus maksudkan di sini? Saya berpikir paling tidak ada lima hal yang berhubungan dengan kata “selesai” pada saat Kristus “menyerahkan” roh-Nya dan mati di kayu Salib. pada waktu Ia berkata. vol. “Sudah selesai. Kata Yunani [untuk “nyawa” dalam Alkitab bahasa Indonesia] ini seharusnya diterjemahkan “roh” (Strong #4151). 1986 reprint. Ia menderita menggantikan saya yang seharusnya menerima penderitaan itu. kita memiliki kata di dalam bahasa Yunani. The Son of God: A Verse-by-Verse Commentary on the Gospel According to John. telah digenapi di dalam Dia… Dan tak satupun nubuatan. atau di Yudea. . 586). seluruh nubuatan Perjanjian Lama berhubungan dengan kematian-Nya sudah selesai. Dalam ayat dua puluh delapan kita membaca.. itu diterjemahkan dalam versi kita [KJV] “accomplished.” Seluruh Kitab dari awal sampai akhir. Penderitaan-Nya adalah untuk menggantikan penderitaan yang seharusnya saya terima…. D. berkatalah Ia: "Sudah selesai. bahwa segala sesuatu telah selesai. Yesus memberikan roh-Nya dan kemudian mati.

dipukul dan ditindas Allah. “Allahku. ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya. dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh. mengapa Engkau meninggalkan aku? (Mazmur 22:1). penyakit kitalah yang ditanggungnya.Dalam khotbah singkat ini. keturunannya akan meremukkan kepalamu. tetapi TUHAN telah menimpakan kepadanya kejahatan kita sekalian. “Sudah selesai. Itu juga sudah selesai ketika Yesus mati di kayu Salib. note on Genesis 3:15). lihat Mazmur 22. “proto evangelium. yang di antaranya berkata. yang diberikan pada permulaan sejarah. dan engkau akan meremukkan tumitnya” (Kejadian 3:15).” Atau perhatikan perkataan-perkataan Yesus sendiri. Itu juga sudah selesai. Allahku. Kita sekalian sesat seperti domba. “Sudah selesai” Atau lagi. Atau bukalah pasal yang agung dari Yesaya 53. The Scofield Study Bible berkata bahwa ini adalah “Janji pertama tentang sang Penebus… ayat ini merupakan permulaan dari rangkaian referensi tentang janji-janji dan nubuatan-nubuatan yang berhubungan dengan Kristus yang telah digenapi…. dia diremukkan oleh karena kejahatan kita. antara keturunanmu dan keturunannya.” (The Scofield Study Bible.” penekanan tentang Injil untuk pertama kalinya. Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita. saya hanya dapat memberikan beberapa nubuatan Perjanjian Lama yang telah digenapi ketika Kristus berkata. dan kesengsaraan kita yang dipikulnya. Itu sudah selesai. Itu adalah nubuatan pertama yang telah digenapi ketika Kristus berkata. masing-masing kita mengambil jalannya sendiri. Allah pernah berkata kepada Setan. “Mereka menusuk tangan dan kakiku”(Mazmur 22:16). telah digenapi atau selesai. padahal kita mengira dia kena tulah. .” (Yesaya 53:4-6). “Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini. “Tetapi sesungguhnya. setelah Ia bangkit secara fisikal dari antara orang mati.” Sebagai contoh. Atau kata-kata dalam Mazmur yang sama ini yang mengatakan. “Sudah selesai. dan Ia berkata kepada murid-murid-Nya. yang menubuatkan tentang perkataan Yesus sebelum kematian-Nya.

mereka tidak akan dapat melakukannya… sampai seseorang tampil dan memproklamirkan. bahwa jika ada kaum intelektual yang paling tersohor dari sepanjang masa dapat menetapkan diri mereka sendiri untuk menyelesaikan masalah ini. mulai dari kitab-kitab Musa dan segala kitab nabi-nabi.. kapan korban ini akan berakhir? Kapan ini akan selesai? Akankah ini berakhir?” Dan kemudian dengarkan Kristus di atas kayu Salib berseru. Semua itu telah diselesaikan di dalam Kristus Yesus. Penantian Abraham telah tiba. dan lihatlah bahwa semua itu telah digenapi ketika Kristus berseru.” Lihatlah Harun dan para imam besar dan orang-orang Lewi. dengan cara lain untuk… nubuatan-nubuatan ini. Selanjutnya saya berkata dengan terus terang. “Sudah selesai. “Tuhan. Abraham. ketika ia memandang Tuhan yang menyatakan Kristus di dalam pribadi Ishak di Gunung Muria. pp. “Salib Kristus dan Anak Allah yang berinkarnasi. di dalam Dia kita menemukan bahwa segala sesuatu telah diselesaikan [digenapi]. “Sudah selesai. H. Dari zaman Nuh.” maka semuanya menjadi jelas… Juruselamat kita yang agung! Di dalam Dia kita menemukan segala sesuatu telah diselesaikan… yang Allah telah firmankan dalam Perjanjian Lama melalui para nabi. Kedua. ibid. 586-587). yang mana Allah telah menuliskan semua itu [dalam Kitab Suci Perjanjian Lama]. Kristus mengatakan kepada mereka bahwa segala sesuatu yang telah dikatakan oleh Musa dan “semua nabi-nabi” telah tergenapi dan diselesaikan di dalam Dia! “Sudah selesai.”” (Lukas 24:26-27).” Spurgeon berkomentar.” Sudah selesai! Sudah selesai! Setiap lembu jantan muda dan anak domba yang dikorbankan oleh umat Allah di bawah Perjanjian Lama telah berakhir dalam kematian Kristus. Ishak. berakhir dan menjadi jelas.“Bukankah Mesias harus menderita semuanya itu untuk masuk ke dalam kemuliaan-Nya?" Lalu Ia menjelaskan kepada mereka apa yang tertulis tentang Dia dalam seluruh Kitab Suci [Perjanjian Lama]. . “Sudah selesai. ketika Ia berseru. dan lihatlah dia dalam keingin-tahuannya. lihatlah asap yang mengepul dari mezbah dan korban pencurahan darah. Segala kemuliaan hanya bagi nama-Nya! “Sudah selesai” – segala sesuatu [yang ada dalam nubuatan] sudah disimpulkan [dan disempurnakan] di dalam Dia [Tuhan Yesus]! (C. setiap pagi dan malam mempersembahkan anak domba sebagai korban dan berkata.” II. Spurgeon. Yakub. Seluruh type dan typical nubuatan dalam Perjanjian Lama sudah selesai.

Kempat. Tidak. Yesus telah mencurahkan darah-Nya. Itu bukanlah tujuan dari pemberian Taurat Allah. dengan itu Ia menutupi orang percaya. Selanjutnya itu tidak perlu lagi manusia untuk mentaati seluruh hukum Taurat Allah untuk dapat diselamatkan. “Tetelestai! Sudah selesai!” IV. menggantikan kita di kayu Salib. ketika Yesus berkata. Itu diperlukan bagi manusia untuk diselamatkan. 1838-1876). namun dengan pembinasaan itu. Kristus telah menebus kita sekali untuk selamanya. ia tidak dapat diselamatkan dengan memelihara hukum-hukum Allah ini dengan sempurna. membeli kebenaran kita di kayu Salib itu. Alkitab berkata. dan mempercantik dia dengan mengimputasikan kebenaran. Kristus. “Sudah selesai. Ia membayar hutang-hutang kita terhadap Taurat. karena tak seorangpun di bumi ini akan melihat Allah. (“Once For All” by Philip P.“Tetelestai! Sudah selesai!” III. Tidak ada yang dapat menyatakan ketaatan Kristus terhadap Taurat secara lengkap selain ketundukan-Nya kepada Allah melalui kematian-Nya di kayu Salib.” Kristus masuk ke dalam kemenangan atas peperangan melawan Setan dan dosa. oleh kebenaran-Nya yang sempurna. Dosa telah membinasakan Kristus. supaya kita dibenarkan karena iman” (Galatia 3:24). bahwa hukum Taurat harus dipelihara atau dilakukan secara sempurna. anda disucikan dari dosa. Bebas dari hukum Taurat. Sekali lagi. “Hukum Taurat adalah penuntun bagi kita sampai Kristus datang. dan dikenakan kebenaran-Nya! Anda bebas dari “kutuk hukum Taurat” melalui apa yang Kristus telah lakukan bagi Anda di kayu Salib. Kutuk hukum Taurat telah dikalahkan. seluruh kuasa Setan dan dosa telah selesai bagi umat Allah di kayu Salib. Oh betapa bahagianya. dan di sana ada pengampunan. Ketaatan sempurna Kristus terhadap hukum Allah telah selesai. Ketiga. Seperti lagu pujian ini mengatakan. Ketika Anda datang kepada Kristus. Namun Kristus telah mentaati Taurat Tuhan dengan sempurna di tempat orang-orang yang percaya kepada Dia. seluruh ketaatan terhadap hukum Allah telah diselesaikan dalam Kristus yang disalibkan. Bliss. karena Taurat tidak pernah dimaksudkan untuk menyelamatkan manusia dengan ketaatannya terhadap Taurat. Kristus telah membinasakan dosa – dan Setan! . Kristus secara sempurna telah mentaati Taurat Allah di kayu salib. kecuali ia menjadi sempurna dalam kebenaran.

Ia telah mengalahkan mereka ketika Ia mati di atas kayu Salib! “Tetelestai! Sudah selesai!” Selanjutnya.” Ia telah mengalahkan atau menaklukkan dosa dan Setan – dan Ia juga telah membianasakan maut bagi orang-orang yang percaya kepada Dia.” Ia berkata Setan dan pengikutnya. Hal ini dibuat-Nya untuk menunjukkan keadilan-Nya. Ketika Kristus berseru. “Roh Tuhan ada pada-Ku… untuk memberitakan pembebasan kepada orang-orang tawanan. Dia membebaskan para tawanan. “Sudah selesai. bahwa Ia benar dan juga membenarkan orang yang percaya kepada Yesus” (Roma 3:24-26). Kristus Yesus telah ditentukan Allah menjadi jalan pendamaian karena iman. seluruh keadilan Allah telah dipuaskan atas nama umat-Nya ketika Kristus mati di kayu Salib. “Sudah selesai. “Biarkanlah umatku pergi! Engkau sudah terlalu lama memperbudak mereka!” Di rumah ibadat di Nazaret. “Sudah selsai. Kelima. (“O For a Thousand Tongues” by Charles Wesley.Ketika Kristus berkata. supaya nyata. Kuasa dosa binasa. 1707-1788). “Tetelestai! Sudah selesai!” Datanglah kepada Kristus melalui iman dan Ia akan membebaskan Anda dari perbudakan Setan dan dosa! Semua yang dibutuhkanNya untuk membebaskan Anda telah diselesaikan di kayu Salib. karena Ia telah membiarkan dosa-dosa yang telah terjadi dahulu pada masa kesabaran-Nya. dalam darahNya. Darah-Nya dapat menyucikan dosa.… untuk membebaskan orang-orang yang tertindas” (Lukas 4:18-19) Dan itu persis seperti apa yang Kristus akan lakukan bagi Anda – jika Anda mau datang kepada Dia dan menghempaskan diri Anda sendiri di bawah kaki-Nya. “Tetelestai! Sudah selesai!” V. Ketika Kristus berkata. “Dan oleh kasih karunia telah dibenarkan dengan cuma-cuma karena penebusan dalam Kristus Yesus. Keadilan Allah telah dipuaskan untuk orang percaya ketika Yesus berkata. Charles Wesley dapat memuji. Maksud-Nya ialah untuk menunjukkan keadilan-Nya pada masa ini. dan percaya kepada Dia dengan segenap hati Anda – karena Kristus memiliki kuasa penuh atas Setan dan dosa.” Ia telah memperdamaikan antara Allah dan manusia – karena keadilan Allah telah dipuaskan dengan kematian Kristus di kayu Salib itu. . Darah-Nya selamatkan daku. Yesus berkata.

” Ia tidak menginginkan yang layak. pada pagi ini. Ia akan menyambut Anda yang mau datang. Itu semua telah dibayar lunas oleh Kristus di atas kayu Salib. “Ah!” Anda berkata. dib’rikan harta penuh. (C. p.. 592). aku datang. Marilah kita berdiri dan menyanyikan lagu terakhir dalam lembaran di tangan Anda. kini sembuh. seluruh karya keselamatan Anda telah lengkap atau selesai]. Kini hidupku girang tentram.” Seluruh kemungkinan penghukuman atas dosa Anda telah pergi. Orang berdosa yang lemah. “Aku mau. Dari kongkongan malam kelam. apakah engkau mau memiliki Kristus atau [tidak]? “Ah.“Sudah selesai. Jika Ia telah memberikan kerelaan kepada Anda. “Sudah selesai. Ambilah lembar pujian Anda dan marilah kita menyanyikannya dengan segenap kekuatan kita. H. “tetapi Anda tidak memaksudkan itu adalah saya bukan?” Namun itu lah yang saya maksudkan [karena semuanya ini telah diselesaikan. karena Ia telah berkata. “Tetelestai! Itu sudah selesai! “Tetelestai! Itu sudah selesai!” “Tetelestai! Itu sudah selesai!” Segala sesuatu yang diperlukan bagi keselamatan Anda sudah diselesaikan oleh Kristus di atas kayu Salib! Tinggal apa yang harus Anda lakukan? Spurgeon berkata. Tuhan. Yesus. padamu. Mari kita berdiri dan menyanyikan lagu ini dengan segenap hati kita. dan saya berharap Anda mau mendengarkan Dia dan datang kepada Dia dan memperoleh keselamatan sekarang juga. Wahyu 22:17). pada pagi ini.” Semua yang Kristus inginkan dari Anda hanyalah kesediaan Anda [karena Ia berkata] “Barangsiapa yang mau datang” (band. namun aku tidak layak. ku datang … Dulu sakit. “Sudah selesai. “Sudah selesai.” Ketika Anda percaya di dalam Yesus melalui iman keadilan dan penghukum Allah tidak bergayut lagi di atas Anda. .” Kembalilah kepada Kristus. Miskin. Anda tidak lagi diperhitungkan sebagai orang yang bersalah dalam pemandangan Allah ketika Anda percaya kepada Tuhan Yesus Kristus.. Spurgeon.” kata seseorang. ibid. Anda boleh [datang] dan percaya di dalam Kristus. Yesus.

realconversion. Seluruh nubuatan Perjanjian Lama berhubungan dengan kematian-Nya sudah selesai. Wahyu 22:17. 131). Roma 3:24-26. . Hymers setiap minggu di Internet di www. II. Galatia 3:24. Klik on "Sermon Manuscripts. Seluruh type dan typical nubuatan dalam Perjanjian Lama sudah selesai. 1819-1904/Terjemahan Nanyian Pujian No. Lagu Solo Sebelum Khotbah oleh Mr. GARIS BESAR KHOTBAH TETELESTAI! SUDAH SELESAI! Oleh: Dr.com Pembacaan Alkitab Sebelum Khotbah oleh Dr. V. IV. band. Seluruh kuasa Setan dan dosa telah selesai bagi umat Allah di kayu Salib. 16. Sleeper. Yohanes 19:30.com. (Mazmur 22:15) I. 1838-1876). Bliss. Jr. Eddy Peter Purwanto @ http://www. Lukas 24:26-27. Benjamin Kincaid Griffith: “Once For All” (by Philip P.Dari sesat. Seluruh keadilan Allah telah dipuaskan atas nama umat-Nya ketika Kristus mati di kayu Salib. Kejaidan 3:15. padamu ku datang (“Jesus." Diterjemahkan oleh: Dr. R." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya” (Yohanes 19:30). Lukas 4:18.sttip. berkatalah Ia: "Sudah selesai. III. Yohanes 19:28. Mazmur 22:1. berakhir dan menjadi jelas. L. “Sesudah Yesus meminum anggur asam itu. Chan: Yohanes 19:16-30. (AKHIR KHOTBAH) Anda dapat membaca khobah-khotbah Dr.. Hymers. Yesaya 53:4-6. Seluruh ketaatan terhadap hukum Allah telah diselesaikan dalam Kristus yang disalibkan. sekarang patuh. Kreighton L. I Come” by William T. Yesus.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->