P. 1
Forecasting

Forecasting

|Views: 37|Likes:

More info:

Published by: Ibrahim 'Baim' Ali Marwan on Mar 29, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/19/2013

pdf

text

original

Definisi Peramalan atau Forecasting (Perancangan Teknik Industri

)

Peramalan merupakan aktivitas pertama dalam penentuan jadwal produksi di masa depan. Peramalan didasarkan pada penentuan (prediksi) jumlah demand sebuah produk yang kemudian akan dijadikan sebagai target produksi. Ada dua pengkategorian metode-metode peramalan : Berdasarkan Sifatnya : 1. Teknik-teknik kualitatif Teknik ini digunakan apabila data masa lalu tidak tersedia atau walaupun tersedia namun jumlahnya tidak mencukupi sesuai dengan yang dibutuhkan. Teknik kualitatif mengkombinasikan informasi dengan pengalaman, penilaian, dan intuisi untuk menghasilkan pola-pola dan hubungan yang mungkin dapat diterapkan dalam memprediksi masa yang akan datang. Teknik-teknik kualitatif didasarkan atas pendekatan akal sehat (common sense) dalam menyaring informasi ke dalam bentuk yang bermanfaat. Beberapa metode yang tercakup dalam teknik-teknik kualitatif antara lain visionary, panel consensus, brainstorming, antipatory survey, role playing, dan lain-lain. Teknik kualitatif paling sesuai diterapkan dalam dua kondisi berikut : 1. Tidak terdapat atau kurangnya data kuantitatif yang berkualitas. Misalnya, dalam peramalan peluang bagi produk atau pasar yang baru. 2. Terdapat data kuantitatif yang cukup, namun terdapat faktor-faktor tertentu yang menyebabkan teknik kualitatif lebih sesuai untuk diterapkan. Misalnya, meskipun terdapat data yang cukup mengenai kondisi historis ekonomi Indonesia, kondisi-kondisi non ekonomi (politik dan sebagainya) sangat mempengaruhi keadaan di masa depan. Sedangkan keterbatasan-keterbatasannya antara lain : 1. Bukti-bukti empiris menunjukkan bahwa hasil yang berbeda dapat timbul jika digunakan metode pengumpulan informasi yang berbeda. 2. Terdapat kemungkinan timbulnya penilaian-penilaian yang overconfidence. 3. Adanya fenomena “groupthink” dimana pemikiran yang menyimpang dari konsensus kelompok akan ditekan. Efek dari groupthink ini adalah berkurangnya pendapat-pendapat kritis. 2. Teknik-teknik kuantitatif Dalam teknik ini, pola historis data digunakan untuk mengekstrapolasi (meramalkan) masa datang. Terdapat dua teknik kuantitatif yang utama : analisis deret waktu (time series

2. Peramalan jangka panjang Peramalan jangka panjang digunakan untuk meramalkan kondisi dalam jangka panjang (lebih dari 5 tahun ke depan). Peramalan jangka pendek ini biasanya memberikan hasil yang paling akurat. 3. Hasil peramalan ini biasanya digunakan untuk bahan dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan perencanaan pasar. Berdasarkan Jangkauan (Horison) Waktunya : 1. dan lain-lain. studi kelayakan. Peramalan jangka menengah Peramalan jengka menengah digunakan untuk meramalkan kondisi dalam jangka waktu 1 tahun sampai dengan 5 tahun ke depan. perencanaan kapasitas.analysis) dan model struktural (structural model) atau model kausal. Peramalan jangka pendek Peramalan jangka pendek ini memberikan hasil peramalan dalam jangka waktu 1 tahun atau kurang. .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->