Gugus Fungsi Eter (Alkanoat

)
Oleh : Kelompok III Andi Tenri Angka Asrul Hardianti. M A. Hasbullah

ETER (ALKANOAT)    Eter merupakan senyawa turunan alkana dimana satu atom H diganti oleh gugus fungsi -O-. Struktur umum eter R – O – R’ Rumus umum eter CnH2n+2O .

A. . yaitu nama kedua gugus alkil diikuti kata eter (dalam tiga kata yang terpisah).. Tata Nama Eter  Nama Trivial dari eter adalah alkil-alkil eter. Cara penulisan yaitu berurutan berdasarkan abjad lalu diakhiri dengan kata eter. Jika terdiri dari dua alkil yang sama maka diberi awalan di.

Contoh:    CH3-CH2-O-CH3 etil metil eter CH3-CH2-O-CH2-CH3 Dietil eter CH3-CH2-CH2-CH2-O-CH3 Butil metil eter .

Rantai alkil yang jumlah atom C-nya paling sedikit disebut gugus alkil. Dalam hal ini eter dianggap sebagai turunan alkana yang satu atom H diganti oleh gugus alkoksi (-OR). Nama IUPAC eter adalah alkoksialkana. Gugus alkoksi diberi nama berakhiran –oksi sedangkan rantai induk diberi nama alkana. . sedangkan yang jumlahnya paling banyak disebut rantai induk.

Contoh :  CH3-CH2-O-CH3 gugus alkoksi rantai induk Metoksietana  CH3-O -CH2-CH2 -CH3 1.Metoksipropana  CH3-O-CH -CH3 | CH3 2-metoksipropana .

Pada suhu kamar. kelarutan etil eter dalam air hanya 1.5%. . Pada umumnya eter tidak bercampur dengan air. Demikian juga dalam hal kelarutan. Hal ini terjadi karena molekul eter kurang polar.Sifat Fisis Titik didih dan titik cair eter jauh lebih rendah daripada alkohol. eter lebih sukar larut dalam air daripada alkohol.

terutama oleh HI  Jika asam halida terbatas R-O-R’ + HI R-OH + R’-I .Sifat Kimia   Eter mudah terbakar membentuk gas karbon dioksida dan uap air. Eter terurai oleh asam halida. Contoh CH3-O-CH3 + 3O2 2CO2 + 3H2O Eter tidak bereaksi dengan logam natrium.

Reaksi dengan logam aktif (logam Natrium) R – OH R – ONA + ½ H2 <= Alkohol . Pembakaran Eter n 2. Jika asam halida berlebih R-O-R’ + 2HI  R-I + R’-I +H2O Eter terurai oleh asam halida terutama Hi Reaksi-reaksi Eter 1.

Reaksi dengan PCl5 Eter bereaksi dengan PCl5.R – O – R + Na (Tidak ada reaksi) 3. tetap tidak membesaskan HCl R – O – R’ + PCl5 R – Cl + R’ – Cl + POCl3 .

Kegunaan Eter     Salah satu kegunaan eter adalah sebagai obat bius yaitu dietil eter/ etoksi etana. karena dapat melarutkan banyak senyawa organik yang tidak larut dalam air Metil Tetra Butyl Eter (MTBE) ditambahkan dalam bensin untuk mengurangi emisi karbon monoksida dan menggantikan Tetra Etil Lead (TEL) sebagai zat antiknoking. Etilen oksida digunakan untuk membuat etilen glikol. . Etilen oksida merupakan siklo eter dengan dua atom karbon dan satu atom oksigen yang membentuk cincin dengan tiga anggota. sehingga sekarang diganti dengan metil propil eter dan metoksi fluorin. Akan tetapi sekarang sudah jarang digunakan untuk manusia karena menimbulkan efek samping. Etoksi etana juga dapat digunakan sebagai pelarut.

Keisomeran Struktur Keisomeran struktur pada eter dimulai dari eter yang memiliki 4 atom karbon. Contoh: C4H10O keisomeran strukturnya adalah: C2H5 – O – C2H5 dietil eter / etoksi etana CH3 – O – CH2 – CH2 – CH3 Metil propil eter/ 1-metoksi propana CH3 – O – CH – CH3 | CH3 Metil isopropil eter / 2-metoksi propana Jadi. CH4H10O memiliki 3 isomer .Keisomeran Eter 1.

dimetil eter dan etanol masing-masing memiliki rumus umum C2H6O. yaitu keisomeran yang terjadi karena perbedaan gugus fungsi di antara dua senyawa yang mempunyai rumus molekul sama. yaitu CnH2+nO. Meskipun demikian keduanya memiliki sifat-sifat yang berbeda.contoh : Rumus Struktur CH3 – CH2 – O – CH2 – CH2 – CH3 Berisomer fungsional dengan CH3 – CH – CH . Alkohol berisomer fungsi dengan eter Alkohol dan eter keduanya memiliki rumus fungsi yang sama. .2. Keisomeran Fungsional Keisomeran fungsi. Dua senyawa yang memiliki rumus umum molekul yang sama namun gugus fungsionalnya berbeda disebut keisomeran fungsional. Akan tetapi. Misalnya.CH3 Senyawa eter berisomer fungsional l I dengan alkohol CH3 OH . keduanya memiliki jenis gugus fungsional yang berbeda.

e. b.Soal 1. c. 1-etoksi propana 3-etoksi pentana 1-etoksi propana 2-etoksi heksana 3-metoksi heksana a. d. . Nama IUPAC dari CH3 – CH2 – CH – C2H5 I O I C2 H5 1-etil.

CH3 – CH2 – CH2 – O – CH2 c.2. 2-etoksi propana merupakan nama IUPAC dari…. CH3 – CH2 – CH2 – CH2 – O – CH3 e. CH3 – CH – O – CH2 – CH3 I CH3 b. a. CH3 – CH – CH2 – O – CH3 I CH3 . CH3 – CH2 – CH – O – CH3 I CH3 d.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful