TUGAS KEARSIPAN RETENSI ARSIP

Oleh : Ari Bahrudin 22100358 No.Absen 27

AKADEMI SEKRETARIS DAN MANAJEMEN BINA SARANA INFORMATIKA (BSI) KAMPUS D2 – MARGONDA DEPOK 2011

Jadual Retensi Arsip

Jadual retensi arsip disusun oleh suatu panitia yang terdiri dari pejabat yang benar-benar memahami kearsipan. . Jadual retensi arsip umumnya berupa daftar yang memuat : 1) Sebutan mengenai kelompok atau bidang 2) Uraian mengenai kelompok atau bidang. fungsi dan kegiatan instansinya masing-masing. 4) Sebutan tempat penyimpanan unit pengolah. Pemindahan adalah bentuk kegiatan pengurangan arsip dengan cara memindahkan arsip inaktif dari unit pengolah ke unit kearsipan. Adalah bentuk kegiatan yang didasarkan atas ketentuan yang berlaku untuk menentukan arsip yang sudah tidak perlu disimpan baik bagi kepentingan pelaksanaan tugas maupun bagi kepentingan penelitian sejarah berdasarkan pada peraturan perundangan yang berlaku yang menentukan pemusnahan arsip tersebut. dasar nilai kegunaannya dan dituangkan dalam bentuk jadual retensi arsip. Penyusutan Arsip Penyusutan merupakan upaya penanggulangan permasalah penumpukan arsip yang senantiasa bertambah sejalan dengan dinamika administrasi. untuk meningkatkan kegunaan arsip serta efesiensi kerja. 3) Uraian mengenai jangka waktu arsip dapat disimpan permanent (abadi) atau jangka waktu tertentu. Kegiatan penyusutan terdiri atas : 1) Pemindahan. Rancangan jadual retensi arsip yang merupakan hasil kerja panitia tersebut perlu mendapat persetujuan Kepala Arsip Nasional terlebih dahulu sebelum ditetapkan oleh Polri. b. Setiap arsip ditentukan retensinya.Untuk menyusutkan arsip diperlukan jadwal retensi arsip. 2) Pemusnahan. pusat arsip dan sebagainya. Jadwal retensi arsip adalah jadual yang memuat jangka waktu berapa lama kelompok arsip dapat disimpan atau dimusnahkan. 3) Penyerahan. a. Penyerahan adalah bentuk kegiatan menyerahkan arsip statis oleh Pusat Arsip Polri kepada Arsip Nasional atau Arsip Nasional Daerah bagi arsiparsip yang ada di tingkat daerah. 5) Petunjuk atau tindakan lebih lanjut pemindahan ke Unit Kearsipan Polda/Pusat Arsip Polri/Arsip Nasional atau dimusnahkan. sarana. biaya dan tenaga.

. 5) Menyelamatkan arsip-arsip yang bersifat permanen sebagai barang bukti pertanggung jawaban di bidang pemerintahan. Tujuan: 1) Penyisihan arsip-arsip dengan tepat bagi arsip-arsip yang tidak memiliki jangka waktu simpan lama. 3) Memudahkan penemuan kembali arsip dan dengan demikian akan meningkatkan efisiensi kerja. 3) Pemeliharaan arsip-arsip yang bernilai permanen. 2) Penyimpanan sementara arsip-arsip yang tidak di perlukan lagi bagi kepentingan administrasi. 2) Memudahkan pengelolaan dan pengawasan baik arsip aktif maupun arsip inaktif. 4) Memudahkan pemindahan arsip-arsip yang bernilai permanen/abadi ke arsip nasional.Keuntungan dan tujuan jadwal retensi arsip Keuntungan : 1) Arsip-arsip aktif secara langsung masih di pergunakan tidak akan tersimpan menjadi satu dengan arsip-arsip inaktif.

M.Yohanes Suraja.si. M.id .co.M .Sumber: http://google. manajemen kerasipan: Drs..

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful